By

Review SpeedUp Pad Genius: Satu Jutaan Tipis Dapat Tablet RAM 2 GB

Tanpa membaca spesifikasinya dulu, penulis langsung mencoba tablet SpeedUp Pad Genius. Saat itu penulis tak berani mematok harapan berlebihan. Seandainya sesekali tersendat bakal penulis maklumi. Sebab, harga Pad Genius hanya Rp 1.099.000.

Ternyata, tablet Android 4.4.2 KitKat tersebut relatif gegas. Kala penulis mengecek dari menu tablet, RAM-nya bukan 512 MB atau 1 GB, melainkan 2 GB. Kapasitas RAM sebesar itu termasuk hal langka untuk sebuah tablet berharga jual Rp 1 jutaan tipis. Maksud Rp 1 jutaan tipis adalah satu juta rupiah lebih sedikit.

Pad Genius-1

Read More

By

Cara WhatsApp Pakai Laptop

Hai… hai… hai….

Ada kabar gembira. Buah manggis eh… WhatsApp kini bisa diakses dari laptop atau PC tanpa menggunakan aplikasi tambahan. Mau tahu caranya? Ini langkah-langkahnya:

Read More

By

Bermain TTS Digital

Anda pasti mengenal TTS alias Teka-Teki Silang. Permainan itu sering dijumpai di koran, majalah, atau tabloid. Di zaman digital, TTS pun merambah ke perangkat elektronik. Anda yang menggunakan gawai Android, baik ponsel maupun tablet, leluasa menikmatinya. Caranya mudah. Buka Play Store, lalu ketikkan kata kunci “teka-teki silang”. Dalam waktu singkat ada banyak sekali pilihan aplikasi teka-teki silang yang siap diunduh.

Bingung memilih aplikasi TTS mana yang menarik? Tenang. Anda tak perlu mencobanya satu per satu. Penulis telah menginstalasikan banyak aplikasi TTS yang tersedia di Play Store. Menurut penulis, yang layak dipilih adalah Teka Teki Silang 2.0. Kalau ingin langsung masuk ke halaman pengunduhan, arahkan saja browser ponsel atau tablet Anda ke http://goo.gl/zjzg4u.

Teka Teki Silang-1

Read More

By

Review BlackBerry Passport: Kenyamanan di Balik Bentuk Aneh

Beragam komentar mengemuka saat melihat penulis memakai BlackBerry Passport. Orang yang mengenali Passport biasanya berkata, “Wuih sekarang pakai Passport. Enak nggak?” Sementara itu, yang tidak mengenal Passport seringkali akan bertanya, “Kamu pakai hape apa, Her? Bentuknya kok aneh.”

Pertanyaan pembuka itu biasanya penulis jawab seraya menyodorkan Passport. “Ini kalau mau coba-coba,” kata penulis. Penulis lalu membiarkan lawan bicara tersebut asyik mencermati, menimang, dan memencet Passport. Tak sampai semenit, nyaris semua di antara mereka sudah berkata-kata lagi. Mayoritas bernada negatif.

Passport-1

Read More

By

Dari Bekasi Sampai ke Cyrus

Sekali-sekali iseng menuliskan cerita ngalor ngidul ah. Masih berhubungan dengan gawai kok. Satu berhubungan dengan operator GSM, satu lagi terkait modem.

Yang pertama…

Indosat sempat bikin heboh karena mengeluarkan iklan “Liburan ke Aussie lebih mudah dibanding ke Bekasi.” Operator yang identik dengan warna kuning itu langsung dirisak alias di-bully.

Bekasi-1

Read More

By

Sakitnya Tuh Disini; Dari Lagu Jadi Aplikasi Android

Pengembang aplikasi Android asal Indonesia terlihat semakin pintar memanfaatkan momen. Menumpang ketenaran lagu Sakitnya Tuh Disini yang dinyanyikan Cita Citata, muncul permainan berjudul Sakitnya Dimana: Disini di Play Store. Permainan itu dibuat oleh Amagine Interactive yang bermarkas di Jogja.

Untuk mengunduhnya, Anda tinggal membuka Play Store dan mengetikkan kata kunci pencarian “sakitnya dimana”. Boleh pula mengarahkan browser ponsel atau tablet Android ke tautan http://goo.gl/qcIuiO. File yang harus diunduh berukuran 13 MB.

Sakitnya Dimana-1

Read More

By

Review ZTE Blade Vec Pro: Produk Menarik dari Produsen “Bermasalah”

Meskipun berstatus merek global, keberadaan ponsel ZTE di sini praktis jarang diperhatikan. Popularitasnya jauh di bawah Lenovo, sesama ponsel merek global kelahiran Negeri Tirai Bambu. Diadu dengan Oppo, merek asli Tiongkok yang oleh promotornya sering diklaim dari Amerika pun, brand awareness ZTE kalah.

Belum lama ini ZTE memasarkan tiga ponsel baru ke Indonesia. Yaitu, Blade G, Blade G Lux, dan Blade Vec Pro. Karena mustahil mencoba tiga ponsel sekaligus, penulis memilih satu saja. Blade Vec Pro yang dibekali prosesor delapan inti (octa core) menjadi sasaran utama.

Blade Vec Pro-1

Read More

By

Review MiLi Power Passion I dan Power Passion II: Tak Khawatir Kabel Tertinggal

Pernah gagal mengisi ulang baterai ponsel gara-gara kabel tertinggal, padahal Anda sudah membawa charger atau power bank? Penulis pernah mengalaminya 2-3 kali. Meskipun frekuensi lupa itu sangat jarang, kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas.

Barangkali desainer power bank MiLi pernah mengalami kejadian serupa. Hal itu lantas menginspirasinya merancang MiLi Power Passion I dan Power Passion II. Sisi unik power bank tersebut, keduanya dilengkapi ruang penyimpanan kabel. Sehingga, pengguna seharusnya tak perlu lagi khawatir kabel tertinggal.

Power Passion I

Read More

By

Vivo Mulai Memasuki Pasar Surabaya

Menjelang akhir tahun, ponsel Vivo mulai beredar di Surabaya. Setelah 1-2 minggu lalu membuka gerai pertama di WTC Surabaya, kini gerai kedua mulai beroperasi. Sebenarnya proses renovasi masih belum selesai. Neon box-nya saja belum diganti. Namun, mungkin tak ingin kehilangan momen Natal dan Tahun Baru, gerai tersebut sudah dibuka.

Vivo-GT

Dibandingkan gerai pertama Vivo di WTC, gerai kedua ini saya nilai lebih menarik. Alasannya:

Read More

By

Review Sony Xperia Z3 Compact: Cocok dengan Layanan LTE Operator GSM Indonesia

Bila untuk “versi reguler” Sony menghadirkan Xperia Z, Z1, Z2, dan Z3, hal serupa tidak berlaku untuk versi Compact. Setelah Xperia Z1 Compact, Sony langsung menawarkan Xperia Z3 Compact. Tak ada Xperia Z2 Compact di tengah-tengah dua tipe ponsel tersebut.

Sama dengan sebelumnya, Sony memilih tidak mengikuti jejak produsen merek global lain yang memangkas habis-habisan spesifikasi ponsel versi mini. Perbedaan utama versi Compact dengan “versi reguler” hanya pada dimensi fisik dan bentang layar. Prosesor yang digunakan sama. Spesifikasi kameranya juga kembar. Jadi, mudahnya, Xperia Z3 Compact adalah versi mungil Xperia Z3 yang harga ritel resminya lebih mahal Rp 2 juta.

Xperia Z3 Compact-1

Read More