By

Service Center Acer Tidak Tepat Waktu

Minggu lalu, ponsel Acer Liquid E700 yang saya gunakan mendadak bisu. Ia tak mau berdering kala ada panggilan masuk. Ketika speaker phone diaktifkan, ponsel Android triple SIM GSM-GSM-GSM itu juga tidak bersuara. Namun, E700 tersebut tetap sanggup bergetar dan dipakai bertelepon via handset mode. Ponsel tinggal didekatkan ke telinga, lalu saya leluasa bercakap-cakap sampai puas.

Karena gangguan di E700 itu terasa mengganggu, saya bergegas merencanakan kunjungan ke service center alias pusat perbaikan resmi Acer. Di Surabaya ada dua pusat perbaikan resmi Acer. Satu di antaranya berada di Hitech Mall, sebuah pusat perbelanjaan peranti IT yang sangat tidak nyaman. Parkir yang semrawut dan kondisi bangunan yang terkesan kurang terawat selalu menghampiri saya setiap kali berkunjung ke sana.

Servis Acer-12

Read More

By

Review Lenovo A850+: Seri A Pertama yang Bikin Tersenyum

Setelah mencoba aneka tipe ponsel Lenovo, penulis selalu kurang puas dengan kinerja ponsel Lenovo seri A. Lumayan rutin tersendat alias lag seolah menjadi “penyakit bawaan”. Tak peduli harga jualnya kurang dari atau lebih dari satu juta rupiah, tradisi tersendat masih penulis temukan.

Kondisi berbeda 180 derajat penulis rasakan saat memakai Lenovo A850+. Ia menjadi ponsel Lenovo seri A pertama yang sanggup membuat penulis tersenyum. “Penyakit bawaan” seri A relatif tak dijumpai di ponsel berdimensi fisik 150 x 77 x 8,9 mm dan berat 161 gram itu.

Lenovo A850+-1

Read More

By

Review Nokia Lumia 730 Dual SIM: Selfie Oke, Wefie pun Boleh

Pertengahan tahun lalu penulis menguji pakai Nokia Lumia 720. Hasil akhirnya, penulis puas dengan kinerja kamera ponsel yang dijual Rp 3,45 juta itu. Dulu penulis menyatakan, umpama selot micro SIM dan microSD Lumia 720 dapat diakses tanpa memakai alat bantu, ponsel tersebut akan lebih menarik. Apalagi, bila ia memakai baterai yang bisa dilepas pasang. Bukan baterai tanam.

Kini harapan penulis dipenuhi oleh Nokia Lumia 730 Dual SIM. Bahkan, sebenarnya bukan sekadar dipenuhi. Masih ada bonus kemampuan dual SIM GSM-GSM dan peningkatan spesifikasi umum. Asyiknya, harga jual perdana Lumia 730 justru lebih murah ketimbang Lumia 720 saat baru beredar. Ponsel itu dibanderol Rp 2,999 juta.

Lumia 730-1

Read More

By

Review Samsung Galaxy Note 4: Bukan Lagi Ponsel Plastik yang Dijual Mahal

Selama ini Samsung terbiasa menjual ponselnya dengan harga yang relatif tinggi. Hal lain, untuk ponsel flagship yang tidak murah pun, produsen asal Negeri Ginseng itu gemar menggunakan bodi plastik. Tradisi bodi plastik mulai berakhir kala Samsung memperkenalkan Galaxy Alpha yang promonya di sini laksana angin sepoi-sepoi saja. Produk berikutnya yang mendapatkan sentuhan logam, Galaxy Note 4, baru dipromosikan dengan sangat gencar.

Galaxy Note 4 hadir dengan rangka logam dan penutup baterai faux leather. Ketika diraba, sensasi penutup baterai ponsel itu seperti kulit. Padahal, permukaan tersebut sebenarnya bukan terbuat dari kulit. Pada menit pertama memandang dan menggenggamnya, Galaxy Note 4 terlihat elegan, lebih eksklusif, dan mahal. Harga ritel resminya yang Rp 9,499 juta kebetulan memang tak bisa dibilang murah.

Note 4-1

Read More

By

Review HP Slate 7 Beats Special Edition: Warna Merahnya Bikin Penasaran

Sejak belasan tahun silam, pasar Indonesia adalah pasar yang sangat unik. Kalau di negara lain penjualan gawai alias gadget biasanya berkorelasi dengan tingkat pendapatan per kapita, hal itu tak berlaku di sini. Masih ingat dengan betapa larisnya seri Nokia Communicator, bukan?

Uniknya pasar Indonesia juga terjadi dalam penjualan tablet Android. Pertanyaan yang sering dilontarkan calon konsumen adalah “Apakah bisa dipakai telepon?” atau “Ada televisinya nggak?” Tablet keluaran Hewlett-Packard alias HP ini tidak memenuhi dua kriteria itu. Meskipun demikian, ia sebenarnya memiliki aneka daya tarik yang pantas diketahui publik.

Slate 7 Beats-18

Read More

By

Inilah Alasan Membeli Xiaomi Redmi Note

Sejak minggu lalu Xiaomi Redmi Note resmi dipasarkan di Indonesia dengan harga ritel resmi Rp 1,999 juta. Sama dengan Redmi 1S, penjualan awal Redmi Note dilakukan secara online dan peminat harus berebut. Ada yang membeli untuk dipakai sendiri, ada pula yang sejak awal berniat mengulaknya untuk dijual lagi.

Redmi Note memiliki bentang layar 5,5 inci alias 0,8 inci lebih besar daripada Redmi 1S. Spesifikasi teknis lain Redmi Note juga lebih tinggi. Di antaranya, prosesor delapan inti (octa core) MediaTek MT6592 1,7 GHz, RAM 2 GB, ROM 8 GB, dan selot microSD. Ada pula Wi-Fi, bluetooth, GPS, dan kamera utama beresolusi 13 megapiksel. Ponsel Android dual SIM GSM-GSM itu mendukung layanan 3G maupun HSDPA.

New Redmi Note-3

Read More

By

Review LG G3 Stylus: Performa Melebihi Prediksi

Bulan lalu, selama tiga minggu berturut-turut LG G3 Stylus menjadi ponsel yang paling sering ditanyakan kepada penulis. Mayoritas penanya ingin mengetahui apakah ponsel itu layak dibeli. Mereka rata-rata menganggap G3 Stylus adalah LG G3 yang diberi tambahan stylus dan dijual murah.

Saat itu penulis belum bisa menjawab G3 Stylus pantas dibeli atau tidak. Sebab, penulis belum menguji pakai ponsel tersebut. Sekarang penulis telah mencobanya. Kesimpulan versi penulis, performa G3 Stylus melebihi prediksi semula. Bacalah tulisan ini sampai tuntas untuk mendapatkan informasi lebih detail.

G3 Stylus-1

Read More

By

Review Acer Liquid Jade: Tipis, Ringan, dan Berkamera Mantap

Saat meluncurkan Acer Liquid Jade, petinggi Acer Indonesia mengungkapkan, “Bertepatan dengan bulan parade fesyen di Indonesia, Acer memperkenalkan Liquid Jade untuk para fashionista.” Mendengar kata fashionista, pikiran penulis langsung melayang ke sosok manusia yang peduli desain. Biasanya mereka wanita. Biasanya mereka tidak terlalu peka harga. Asalkan sesuai selera, harga berapa pun dibeli deh.

Realitanya, tampilan fisik Liquid Jade memang cantik. Tak mengherankan kalau ponsel itu memperoleh penghargaan Good Design Award 2014 dari Japan Institute of Design Promotion. Sayang, Acer Indonesia justru memilih memasarkan Liquid Jade warna hitam dan putih. Seandainya yang dijual varian berwarna putih dan merah muda, product positioning ponsel tersebut bisa dibuat lebih menukik. Misalnya, Liquid Jade adalah ponsel pintar nan cantik untuk wanita cerdas.

Liquid Jade-1

Read More

By

Sony Xperia C3 Dual: Pilihan Bijak untuk Penyuka Selfie

Hingga beberapa tahun lalu, kamera di sisi muka ponsel terkesan asal ada. Asalkan bisa menghasilkan gambar, cukup deh. Resolusi foto dan ketajaman hasil jepretan urusan belakangan. Seiring mewabahnya aktivitas selfie yang melanda berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, produsen ponsel mulai memperhatikan spesifikasi kamera depan.

HTC 8X layak disebut sebagai ponsel peduli selfie pertama yang beredar di Indonesia. Kamera depannya memakai lensa sudut lebar dan mampu menghasilkan foto beresolusi 2,1 megapiksel. Berikutnya, ada Acer Liquid E3 yang kamera depannya dilengkapi lampu kilat. Belum lama ini, Sony menawarkan Xperia C3 dan Xperia C3 Dual yang diberi embel-embel smartphone PROselfie. Penulis memilih menguji pakai varian kedua: Xperia C3 Dual.

Xperia C3-1

Read More

By

Mengunjungi Pabrik Ponsel Polytron di Kudus

Sejak awal tahun ini Polytron mulai memproduksi ponsel di Kudus, Jawa Tengah. Aneka tipe ponsel berfitur sederhana (feature phone) dikerjakan di kompleks pabrik peranti elektronik audio dan video dengan luas area 130 ribu meter persegi itu. Salah satunya, Polytron C240 yang review-nya dapat dibaca di tautan ini. Mulai bulan depan atau paling lambat Januari 2015, proses produksi smartphone alias ponsel pintar Polytron bakal dilakukan di lokasi yang sama.

Saat ini terdapat dua line produksi dengan kapasitas produksi 30 ribu ponsel per line per bulan. “Kapasitas itu akan ditingkatkan menjadi 100 ribu per line per bulan. Targetnya, setiap tahun pabrik ini menghasilkan 2,4 juta unit feature phone dan smartphone,” kata Santo Kadarusman, Public Relations & Marketing Event Manager Polytron.

Polytron Kudus-1

Read More