Aturan Aneh ala Oppo untuk Jurnalis

Posted on April 16th, 2014 in Gawai (gadget), Oppo, Uncategorized | 21 Comments »

Oppo mulai bertingkah aneh yang sudah bisa dikategorikan sebagai belagu dan keterlaluan nih. Jurnalis diundang menghadiri acara peluncuran, tetapi diwajibkan mengisi formulir seperti ini. Menurut saya, mending pulang dan diboikot beramai-ramai deh.

Mestinya Oppo bisa membedakan mana yang bersifat liputan, mana pula kegiatan yang mengandung non disclosure agreement (NDA). Kalau acara peluncuran produk dicampuradukkan dengan NDA dan kegiatan yang bersifat rahasia, ya capek deh.

Kelakuan Oppo

Read the rest of this entry »

Suntik Play Store ke Nokia X Jadi Peluang Bisnis

Posted on April 15th, 2014 in Gawai (gadget), Nokia, Uncategorized | 6 Comments »

Nokia X tidak dibekali dengan Google Play Store. Pengguna yang ingin berburu aplikasi tambahan dipersilakan mencarinya di Nokia Store, memanfaatkan toko aplikasi pihak ketiga, atau melakukan instalasi file APK mentahan (sideload).

Kondisi itu memunculkan satu peluang bisnis baru. Wujudnya, menawarkan jasa menyuntikkan Play Store ke X. Hasilnya seperti screen capture di bawah ini.

Nokia X - Play Store

Read the rest of this entry »

Review IBomb Cube EX500, Thunder Ball EX800, dan Turbo TRX570: Beda Kebutuhan, Beda Pilihan

Posted on April 15th, 2014 in Gawai (gadget), IBomb, Uncategorized | No Comments »

Dibandingkan speaker eksternal berkabel berwujud kotak rokok atau kaleng minuman, volume penjualan speaker bluetooth pasti jauh lebih kecil. Maklum, selain harganya lebih mahal, masih banyak pengguna ponsel di sini yang lebih peduli harga daripada kualitas.

Walaupun demikian, karena potensi pasar terus meningkat, produsen speaker bluetooth tetap rajin menawarkan produk baru. Bahkan, produk yang ditawarkan kian variatif, baik dari bentuk maupun harga. Penulis usai menguji pakai tiga speaker bluetooth keluaran IBomb. Masing-masing tipe memiliki daya tarik tersendiri.

SONY DSC

Read the rest of this entry »

3 + 10 Plus Minus Nokia X

Posted on April 10th, 2014 in Gawai (gadget), Nokia, Tip, Uncategorized | 14 Comments »

Nokia X, ponsel pertama Nokia yang dapat menjalankan aplikasi Android, segera menghampiri pasar. Poin-poin plus minus yang dibuat berdasarkan pengalaman penulis mencoba ponsel itu mungkin dapat membantu Anda dalam mengambil keputusan.

Nokia X_2

Read the rest of this entry »

Review Alcatel onetouch Idol X: High End Pertama Usai Absen

Posted on April 9th, 2014 in Alcatel, Gawai (gadget), Uncategorized | 11 Comments »

Terpantau lama absen menawarkan ponsel high end ke negeri ini, Alcatel rupanya mulai bangun dari tidur panjangnya. Merek asal Perancis yang sekarang dimiliki oleh TCL Communication Tiongkok itu menghadirkan Alcatel onetouch Idol X alias 6040D. Mengikuti tren pasar, ponsel tersebut bersistem operasi Android dan dual SIM.

Idol X dibekali dua selot kartu SIM mikro. Satu di sisi kiri bodi, satu lagi di sisi kanan. Untuk memasangkan maupun melepaskan kartu SIM mikro, tak diperlukan jarum atau alat bantu lain. Cukup ditekan memakai kuku, penutup selot kartu bakal terbuka. Satu di antara dua nomor GSM yang sedang siaga dapat masuk ke jaringan 3G. Selain ber-video call, asalkan didukung oleh layanan operator, pengguna bisa menikmati layanan internet HSPA dual carrier 42 Mbps.

Idol X-1

Read the rest of this entry »

Review Nokia X: Ponsel Pertama Usai Kencing di Celana

Posted on April 8th, 2014 in Gawai (gadget), Nokia, Uncategorized | 17 Comments »

Pada September 2010, Anssi Vanjoki yang saat itu menjadi salah satu petinggi Nokia menyatakan tak berminat dengan Android. Menurutnya, mengadopsi Android ibarat (maaf) kencing di celana ketika musim dingin. Cuma hangat sebentar, kemudian menggigil kedinginan.

Dua bulan lalu, Nokia akhirnya (maaf lagi) pipis di celana. Hasil pertamanya adalah Nokia X yang mulai 12 April 2014 akan dijual di Indonesia. Ponsel pertama Nokia yang dapat menjalankan aplikasi Android itu dibanderol Rp 1,6 juta. Sedangkan harga promo yang berlaku dengan persyaratan tertentu konon dipatok Rp 1,2 juta.

Nokia X-1

Read the rest of this entry »

Review Evercoss A28S dan Mito Fantasy Type A350: Adu Qwerty Android Dual SIM Merek Lokal

Posted on April 8th, 2014 in Cross, Evercoss, Gawai (gadget), Mito, Uncategorized | 23 Comments »

Evercoss (dulu Cross) dan Mito adalah dua pemain papan atas di kategori ponsel merek lokal buatan Tiongkok. Produknya laris manis di pasar dan dikenal berani dalam beriklan di televisi. Mereka kebetulan sama-sama memiliki ponsel qwerty Android dual SIM. Bagaimana performanya?

Tampilan fisik Evercoss A28S mengingatkan penulis dengan BlackBery Q5. Papan ketik qwerty ponsel itu tergolong cukup nyaman. Setiap kali ditekan, ia memberikan tactile feedback alias umpan balik yang memanjakan ibu jari. Sayang, kenyamanan keypad tersebut tidak diimbangi layar yang prima. A28S berlayar sentuh kapasitif 3,2 inci dengan resolusi 320 x 240 piksel. Tampilan layar sangat tidak layak disebut tajam dan cemerlang.

Evercoss A28S-1

Read the rest of this entry »

Review Smartfren Andromax G: Tetap Laris Meski Dikunci

Posted on April 3rd, 2014 in Gawai (gadget), Operator, Smartfren, Uncategorized | 15 Comments »

Kalau pengguna Flexi sedang galau karena operator yang telah dipakainya bakal ditutup, hal bertolak belakang dialami pengguna Smartfren. Pengguna operator CDMA itu justru dibuat semakin lengket lewat beragam ponsel Android menarik dengan harga jual masuk akal. Salah satunya, Andromax G.

Andromax G adalah ponsel dual on CDMA-GSM bersistem operasi Android 4.1.2 Jelly Bean. Ponsel itu memanfaatkan sepasang kartu berukuran mini, bukan mikro. Nomor CDMA yang terpasang harus nomor Smartfren, sedangkan nomor GSM-nya bebas dipilih oleh pengguna.

Andromax G-1

Read the rest of this entry »

Review Sony QX10: Apa pun Ponselnya, Ini Kameranya

Posted on April 1st, 2014 in Gawai (gadget), Sony, Uncategorized | 23 Comments »

Benda berukuran 62,4 x 61,8 x 33,3 mm dan berat 105 gram ini boleh disebut sebagai lensa yang bisa memotret. Ia pantas pula dianggap sebagai kamera digital tanpa layar. Ehm… mau dinilai sebagai lensa kamera eksternal untuk ponsel pun tidak salah. Sebab, Sony QX10 memang memenuhi tiga kriteria di atas.

Tampilan fisiknya sepintas sama dengan lensa kamera konvensional. Bedanya, tanpa bantuan perangkat tambahan, pengguna bisa langsung memotret hanya dengan menekan tombol di sisi kiri QX10. Namun, karena peranti itu tanpa layar, si tukang potret mesti menerapkan jurus kira-kira.

QX10-2

Read the rest of this entry »

Hai, Aku Jolla…

Posted on March 31st, 2014 in Gawai (gadget), Jolla, Uncategorized | 15 Comments »

Hai, aku Jolla. Boleh kenalan?

Orang tuaku adalah alumni Nokia yang dulu terlibat dalam proyek MeeGo. Gara-gara Om Elop jadi CEO Nokia, lalu memutuskan memakai “jendela”, orang tuaku meninggalkan perusahaan itu deh.

Jolla-1

Read the rest of this entry »