<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ponselmu.com</title>
	<atom:link href="http://ponselmu.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ponselmu.com</link>
	<description>Informasi Ponsel, Operator Seluler, dan Pernak-Perniknya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 10:32:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Dijuluki Ponsel Ariel</title>
		<link>http://ponselmu.com/?p=290</link>
		<comments>http://ponselmu.com/?p=290#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 10:32:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herry SW</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponselmu.com/?p=290</guid>
		<description><![CDATA[Entah disengaja atau tidak, Elzio Mini 007 I Spy U beredar saat kasus video mesum yang melibatkan artis papan atas Indonesia masih hangat. Sebagian penjual menjulukinya ponsel Elzio Ariel. Sebab, di sisi kanan ponsel itu terdapat sebuah kamera VGA yang dipromosikan sebagai spy camera. Pengguna bisa melakukan pemotretan atau perekaman video secara diam-diam. Satu kamera [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Entah disengaja atau tidak, Elzio Mini 007 I Spy U beredar saat kasus video mesum yang melibatkan artis papan atas Indonesia masih hangat. Sebagian penjual menjulukinya ponsel Elzio Ariel. Sebab, di sisi kanan ponsel itu terdapat sebuah kamera VGA yang dipromosikan sebagai <em>spy camera</em>. Pengguna bisa melakukan pemotretan atau perekaman video secara diam-diam.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Ariel-1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-291" title="Ariel-1" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Ariel-1-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><span id="more-290"></span></p>
<p>Satu kamera lain Mini 007 berada di sisi belakang bodi. Resolusinya juga VGA, tanpa lampu kilat maupun fitur <em>autofocus</em>. Sementara itu, di bagian atas bodi terdapat lampu senter yang mampu memancarkan cahaya terang. Hal tersebut pantas dibilang wajar karena Elzio menanamkan tiga lampu sekaligus.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Ariel-2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-292" title="Ariel-2" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Ariel-2-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Ariel-3.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-293" title="Ariel-3" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Ariel-3-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<p>Selain dua diferensiasi itu, Mini 007 dibekali dengan fitur <em>black list</em> 20 nomor, pengubah suara, bluetooth, dan radio FM yang siarannya bisa direkam. Pengguna harus menancapkan <em>handsfree</em> berkabel dulu sebelum mendengarkan siaran radio.</p>
<p>Buku telepon ponsel <em>dual on</em> GSM-GSM itu mampu menampung hingga 500 nama <em>multiple entry</em>. Tiga aplikasi berbasis Java telah diinstalasikan. Yaitu, <em>browser</em> Bolt, aplikasi <em>chatting</em> eBuddy, dan aplikasi jejaring sosial Snaptu.</p>
<p>File MP3 dapat difungsikan sebagai nada dering telepon. Sedangkan untuk nada SMS, pengguna hanya bisa memanfaatkan satu di antara lima pilihan nada bawaan. Untuk membatasi akses ke menu pesan, buku telepon, riwayat panggilan, dan data personal, pengguna bisa mengaktifkan fitur <em>data security</em>. Dengan demikian, setiap kali hendak masuk ke menu itu, ponsel akan menanyakan <em>password</em>.</p>
<p>Rutin memakai layanan <em>mobile banking</em>? Kebiasaan tersebut tetap bisa dilanjutkan via Mini 007. Sebab, ponsel berharga jual Rp 450 ribu itu mendukung <em>SIM tool kit</em>, baik untuk nomor pertama maupun kedua.</p>
<p>Sisi minus ponsel dengan konektor <em>charger</em> mini USB itu, kapasitas memori internalnya hanya 123 KB. Amat terbatas. Jadi, kalau ingin menikmati Mini 007 dengan lebih optimal, pengguna mutlak memasangkan kartu microSD ke slot yang tersedia. Ketidakmampuan menggunakan file MP3 sebagai nada SMS dan tampilan sebagian menu yang berganda menjadi kekurangan lain ponsel itu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponselmu.com/?feed=rss2&amp;p=290</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Qwerty Tiga Telunjuk</title>
		<link>http://ponselmu.com/?p=286</link>
		<comments>http://ponselmu.com/?p=286#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 02:18:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herry SW</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponselmu.com/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini siklus hidup ponsel qwerty merek lokal buatan Tiongkok hanya sekitar dua bulan. Lewat periode tersebut, sebuah ponsel qwerty akan dianggap uzur. Hal itu terjadi karena vendor ponsel merek lokal buatan Tiongkok mencapai puluhan. Setiap vendor mengguyur pasar dengan produk baru. Di sisi lain, perkembangan fitur dan teknologi ponsel qwerty tidak secepat itu. Strategi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini siklus hidup ponsel qwerty merek lokal buatan Tiongkok hanya sekitar dua bulan. Lewat periode tersebut, sebuah ponsel qwerty akan dianggap uzur. Hal itu terjadi karena vendor ponsel merek lokal buatan Tiongkok mencapai puluhan. Setiap vendor mengguyur pasar dengan produk baru.</p>
<p>Di sisi lain, perkembangan fitur dan teknologi ponsel qwerty tidak secepat itu. Strategi yang kemudian diterapkan sebagian vendor adalah bermain dengan tampilan fisik. Misalnya, menghadirkan ponsel qwerty berdimensi fisik mungil seperti CSL Blueberry L900.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/L900.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-287" title="L900" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/L900-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><span id="more-286"></span></p>
<p>Lebar L900 setara dengan tiga kali lebar jari telunjuk penulis. Sedangkan panjangnya hampir sama dengan jari tengah penulis. Ponsel <em>dual on</em> GSM-GSM tanpa layar sentuh itu dibekali dengan <em>trackpad</em> yang lebih responsif daripada <em>trackpad</em> Taxco VX6. Tetapi, kalau diadu dengan <em>trackpad</em> BlackBerry Gemini, apalagi Onyx, ia kalah telak.</p>
<p>Ukuran <em>qwerty keypad</em> L900 sebenarnya masih cukup nyaman. Sayang, tombolnya terasa agak keras kala ditekan. Sebuah konektor mini USB terdapat di bawah bodi. Ia berfungsi sebagai konektor <em>charger</em>, kabel data, sekaligus <em>handsfree</em>.</p>
<p>Bluetooth, kamera VGA, buku telepon 1.000 nama <em>multiple entry</em>, dan perekam suara adalah sebagian spesifikasi lain L900. Tersedia pula alarm pengingat jadwal salat, <em>blacklist</em> 20 nomor, kalkulator, dan konverter kurs.</p>
<p>Bila hendak mendengarkan siaran radio FM, pengguna L900 harus memasangkan <em>handsfree</em> berkabel yang disertakan dalam paket penjualan. Kalau mau, siaran yang sedang dinikmati dapat direkam.</p>
<p>Memori internal ponsel yang dijual sekitar Rp 599 ribu itu hanya 123 KB. Dengan demikian, supaya bisa menikmati fitur kamera, perekam video, dan pemutar multimedia secara optimal, pengguna idealnya menambahkan kartu microSD.</p>
<p>Di menu utama, terlihat ikon Facebook, eBuddy, Yahoo, dan Twitter. Seluruhnya hanya <em>shortcut</em> untuk mengakses situs masing-masing layanan, bukan membuka aplikasi tambahan. Sebab, L900 memang tidak mendukung aplikasi Java.</p>
<p>Nada dering telepon nomor GSM pertama dapat dibedakan dengan nomor GSM kedua. Keduanya bisa memanfaatkan file MP3. Sedangkan untuk nada SMS, pengguna hanya dapat memilih lima nada standar yang tersedia atau sekalian sunyi.</p>
<p>Kalau dicermati, nyaris semua fitur L900 ditampilkan dua kali dalam daftar menu. Contohnya, kamera disajikan di menu utama dan di dalam menu <em>multimedia</em>. Sementara itu, games tampil sebagai menu tersendiri di layar utama. Plus, bakal ditemukan pula di dalam menu CSL Fun Club. Penggandaan itu mungkin sengaja dilakukan agar ikon yang tersaji di menu utama lebih banyak. Sehingga, tercipta kesan bahwa L900 adalah ponsel yang komplet dan canggih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponselmu.com/?feed=rss2&amp;p=286</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bebas Pasang Kartu CDMA</title>
		<link>http://ponselmu.com/?p=280</link>
		<comments>http://ponselmu.com/?p=280#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 05:05:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herry SW</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponselmu.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Sama dengan ponsel qwerty dual on GSM-GSM, harga rata-rata ponsel qwerty triple on GSM-GSM-CDMA terus menurun. Kalau dulu peminat harus menyiapkan anggaran minimal Rp 1 juta, kini dengan Rp 799 ribu pun satu unit SkyBee 83ST sudah bisa dibawa pulang. Ponsel yang namanya dapat dibaca sebagai SkyBee Best itu menggunakan tombol navigasi trackpad. Area kotak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sama dengan ponsel qwerty <em>dual on</em> GSM-GSM, harga rata-rata ponsel qwerty <em>triple on</em> GSM-GSM-CDMA terus menurun. Kalau dulu peminat harus menyiapkan anggaran minimal Rp 1 juta, kini dengan Rp 799 ribu pun satu unit SkyBee 83ST sudah bisa dibawa pulang.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/SkyBee.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-281" title="SkyBee" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/SkyBee-166x300.jpg" alt="" width="166" height="300" /></a></p>
<p>Ponsel yang namanya dapat dibaca sebagai SkyBee Best itu menggunakan tombol navigasi <em>trackpad</em>. Area kotak berwarna hitam tersebut cukup peka dan responsif terhadap sentuhan. Meski, kalau diadu dengan <em>trackpad</em> BlackBerry Onyx, tentu bakal bertekuk lutut.<span id="more-280"></span></p>
<p>Ukuran tombol <em>qwerty keypad</em> 83ST tergolong ramping. Namun, karena cukup menonjol, deretan tombol itu masih cukup nyaman bagi pengguna berjari tangan besar. Konektor mini USB di sisi kanan bodi difungsikan sebagai konektor <em>charger</em>, kabel data, sekaligus <em>handsfree</em> berkabel.</p>
<p>Berbeda dengan mayoritas ponsel <em>triple on</em> GSM-GSM-CDMA, pengguna 83ST tak perlu bingung harus menyelipkan kartu CDMA di slot mana. Silakan memasangkannya di sembarang slot. Kemudian, sisipkan dua kartu GSM di dua slot tersisa. Ponsel akan mengenalinya dengan akurat.</p>
<p>Sebuah kamera tanpa lampu kilat tersedia di bagian belakang bodi. Ia mampu menghasilkan foto berukuran 1,3 megapiksel dan rekaman video beresolusi 320 x 240 piksel. Anehnya, biarpun jelas-jelas tak ada <em>flash</em> di sekeliling kamera, pada menu kamera tersedia pilihan untuk mengatur <em>flash</em>.</p>
<p>Radio FM, memori internal 366 kilobyte, slot microSD, <em>blacklist</em>, bluetooth, dan lampu senter adalah sebagian spesifikasi lain 83ST. Dua aplikasi Java, eBuddy dan Opera Mini, telah diinstalasikan. Untuk membatasi akses masuk ke menu tertentu, contohnya, SMS, kontak, dan kamera, pengguna dapat mengaktifkan fitur <em>privacy protect</em>.</p>
<p>Nada dering telepon nomor GSM pertama, GSM kedua, dan CDMA bisa dibedakan. File MP3 dapat dimanfaatkan sebagai nada dering. Hal serupa berlaku pula untuk nada SMS.</p>
<p>Sisi minus 83ST, kapasitas buku teleponnya relatif kecil, hanya 300 nama <em>multiple entry</em>. Sebagai pembanding, buku telepon ponsel <em>triple on</em> HT Mobile G75 mampu menyimpan sampai 500 nama <em>multiple entry</em>. Sedangkan G78 malahan 3.000 nama.</p>
<p>Hal lain, kotak masuk SMS tiga nomor yang terpasang di 83ST dicampur dalam satu <em>folder</em>. Biarpun tetap bisa diidentifikasi, penggabungan tersebut menimbulkan sedikit ketidaknyamanan. Satu lagi. Penggunaan istilah bahasa Inggris di ponsel itu kadang agak menggelikan. Istilah <em>flight mode</em> yang lazim dipakai di beragam merek ponsel, di 83ST disebut sebagai <em>fly mode</em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponselmu.com/?feed=rss2&amp;p=280</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uji Pakai Layanan AHA (10 &#8211; tamat)</title>
		<link>http://ponselmu.com/?p=276</link>
		<comments>http://ponselmu.com/?p=276#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2010 12:52:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herry SW</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponselmu.com/?p=276</guid>
		<description><![CDATA[Uji Pakai AHA dalam Angka… Dilakukan di sembilan lokasi dalam dua hari Menghabiskan aneka makanan dan minuman dengan total tagihan Rp 229.914 Lalu, ditambah dengan biaya pembelian peranti seharga Rp 499.000 Ditambah lagi dengan biaya colok listrik di dua lokasi sebesar Rp 8.000 Plus, biaya hiburan nonton film di Sutos XXI yang bertarif Rp 35.000 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Uji Pakai AHA dalam Angka…</p>
<ul>
<li>Dilakukan di sembilan lokasi dalam dua hari</li>
<li>Menghabiskan aneka makanan dan minuman dengan total tagihan Rp 229.914</li>
<li>Lalu, ditambah dengan biaya pembelian peranti seharga Rp 499.000</li>
<li>Ditambah lagi dengan biaya colok listrik di dua lokasi sebesar Rp 8.000</li>
<li>Plus, biaya hiburan nonton film di Sutos XXI yang bertarif Rp 35.000</li>
<li>Belum termasuk ongkos parkir, bensin, pengikisan ban, berkurangnya pelumas mesin, dan penyusutan nilai ekonomis kendaraan bermotor. Lebay nih!</li>
<li>Memanfaatkan layanan EvDO AHA selama 15 jam 13 menit 34 detik</li>
<li>Mengonsumsi data sebanyak 3,672 GB yang merupakan hasil penjumlahan volume data yang diunduh dan diunggah</li>
<li>Tidak diketahui berapa kilometer yang telah ditempuh dalam dua hari tersebut</li>
<li>Penambahan berat badan akibat banyak makan minum selama proses pengujian juga tidak diukur<span id="more-276"></span></li>
</ul>
<p>Bila dirangkum, daftar kecepatan AHA kala digunakan untuk mengakses YouTube, mengunduh file dari <em>server</em> lokal, dan mengunggah file ke Ovi.com bisa dilihat pada tabel di bawah ini. Seluruh angka yang tercantum menggunakan satuan megabit per second (Mbps).</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Tabel-1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-277" title="Tabel-1" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Tabel-1-300x111.jpg" alt="" width="300" height="111" /></a></p>
<p>Sementara itu, hasil pengukuran kecepatan unduh dan unggah via tiga situs berbeda terpapar pada tabel berikut. Plasa Marina sengaja tidak dicantumkan karena hasil pengukuran kecepatan AHA di sana via Bandwidthplace.com tanpa sengaja ditimpa oleh hasil pengukuran lewat Speedtest.net. Satuan yang digunakan adalah Mbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Tabel-2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-278" title="Tabel-2" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Tabel-2-300x99.jpg" alt="" width="300" height="99" /></a></p>
<p>Mengacu pada hasil uji pakai pada Sabtu, 26 Juni 2010 dan Minggu, 27 Juni 2010 itu, kinerja layanan AHA pada hari-hari awal kehadirannya di Surabaya cukup bagus. AHA memang masih sangat jarang menyentuh kecepatan maksimal yang dijanjikan. Yaitu, kecepatan unduh hingga 3,1 Mbps dan kecepatan unggah sampai 1,8 Mbps. AHA juga kalah prima bila dibandingkan dengan layanan EvDO Smart ketika diluncurkan di Kota Pahlawan. Namun, ia masih layak diapresiasi positif.</p>
<p>Kita lihat saja bagaimana kinerjanya pada akhir Juli 2010. Mampukah AHA mempertahankan, bahkan meningkatkan kinerjanya? Sekadar pembanding, kecepatan rata-rata Smart ketika baru diluncurkan di Surabaya mencapai 2,4 Mbps. Sebulan kemudian, di lokasi yang sama, kecepatan akses data Smart telah merosot signifikan menjadi 200 kbps alias 0,2 Mbps.</p>
<p>Saat diluncurkan, harga modem EvDO Smart dibanderol Rp 999.000. Kini modem EvDO AHA dijual Rp 499.000. Berarti, potensi laris terjual terbuka lebih lebar. Berarti pula, probabilitas terjadinya lonjakan pelanggan yang biasanya berkorelasi terbalik dengan kecepatan akses lebih besar.</p>
<p>Kalau AHA berhasil mempertahankan kinerjanya, bolehlah ia disebut sebagai <em>affordable hyper-speed access</em> atau <em>always happy always</em>.</p>
<p>Sebaliknya, bila performa AHA ternyata merosot, berarti ia lebih pantas disindir sebagai <em>affordable hyper-slow access</em>. Atau, mau sekalian <em>always headache always</em>? Selalu bikin sakit kepala karena kecepatannya yang lambreta.</p>
<p>Ayo kita lihat realitanya pada beberapa waktu mendatang!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponselmu.com/?feed=rss2&amp;p=276</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uji Pakai Layanan AHA (9)</title>
		<link>http://ponselmu.com/?p=264</link>
		<comments>http://ponselmu.com/?p=264#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2010 11:54:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herry SW</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponselmu.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[Dari Pasar Atom, saya pulang ke rumah. Mandi-mandi sebentar, berganti pakaian, lalu melanjutkan uji pakai ke Plaza Tunjungan. Sasaran awal adalah Telkom Kafe di Plaza Tunjungan II (TP 2) lantai dasar. Namun, ternyata di atrium TP 2 sedang ada acara Gudang Garam Intersport Sokkerland. Ada penampilan band segala. Suasana sangat gaduh sehingga tidak nyaman untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari Pasar Atom, saya pulang ke rumah. Mandi-mandi sebentar, berganti pakaian, lalu melanjutkan uji pakai ke Plaza Tunjungan.</p>
<p>Sasaran awal adalah Telkom Kafe di Plaza Tunjungan II (TP 2) lantai dasar. Namun, ternyata di atrium TP 2 sedang ada acara Gudang Garam Intersport Sokkerland. Ada penampilan band segala. Suasana sangat gaduh sehingga tidak nyaman untuk bekerja.</p>
<p><span id="more-264"></span><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG00031-20100627-1719.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-265" title="Band TP" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG00031-20100627-1719-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Hiruk pikuk itu masih terdengar hingga beberapa lantai di atasnya. Karena itu, niat &#8220;ngantor&#8221; di Java Mocha, TP 2 lantai 1, saya urungkan. Saya sengaja menjauh ke Plaza Tunjungan IV alias TP 4 dengan harapan di sana lebih sunyi.</p>
<p>Di antara tiga gerai yang saya intip, Bakerzin yang berada di TP 4 lantai 2 tampaknya paling cocok. Ada sebuah meja kosong yang berada tepat di sebelah colokan listrik. Duduklah saya di sana.</p>
<p>Perut sebenarnya masih kenyang gara-gara melahap nasi goreng Ujung Pandang &#8220;porsi sampah&#8221; di Pasar Atom. Tenggorokan juga belum merasa haus. Namun, mustahil dong kalau saya menjawab, &#8220;Nggak pesan ya, Mas. Saya cuma numpang ngetik kok.&#8221;</p>
<p>Saya memesan <em>choco mint truffle </em>dan<em> </em>satu porsi <em>wedges crispy bacon</em>. <em>Choco mint truffle</em> tiba lebih dulu.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG00032-20100627-1743.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-266" title="Choco truffle" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG00032-20100627-1743-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Intinya, ia adalah teh panas yang diberi cokelat dan entah campuran apa lagi. Aroma cokelatnya terasa. Sedangkan <em>mint</em>-nya sama sekali tidak saya rasakan.</p>
<p>Sinyal EvDO AHA terlihat penuh. Uji pakai saya mulai dengan menyambungkan koneksi AHA. Langsung tersambung pada percobaan pertama, tetapi bengong. Sama sekali tak bisa digunakan untuk <em>browsing</em> maupun beremail.</p>
<p>Koneksi saya putuskan. Tunggu beberapa detik, lalu disambung lagi. Nah, sekarang baru berjalan dengan baik. Situs YouTube.com dibuka. Sebuah video berdurasi lebih dari satu jam saya akses. Kecepatan rata-ratanya 331 kbps, sedangkan kecepatan maksimal 1,48 Mbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/TP-1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-267" title="TP-1" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/TP-1-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Kini saatnya mengukur kecepatan unduh dan unggah lewat Speedtest.net, Bandwidthplace.com, dan Indosatm2.com. Di Speedtest.net, kecepatan unduh tercatat 2,64 Mbps, sedangkan kecepatan unggah 0,65 Mbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/TP-3.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-269" title="TP-3" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/TP-3-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Beralih ke Bandwidthplace.com yang selalu menyajikan hasil pengukuran lebih rendah daripada Speedtest.net. Kecepatan unduh 637 kbps. Nah, lebih rendah lagi <em>kan</em>? Sementara itu, kecepatan unggah 517 kbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/TP-4.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-271" title="TP-4" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/TP-4-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Terakhir melakukan pengukuran via <em>speed meter</em> di Indosatm2.com. Kecepatan unduh yang diperoleh 1,783 Mbps, sedangkan kecepatan unggah 680 kbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/TP-5.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-270" title="TP-5" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/TP-5-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Tiga tahapan umum uji pakai sudah selesai. Kurang satu tahap lagi, yaitu mengunggah puluhan file foto ke Ovi.com. Kecepatan unggah rata-rata yang diperoleh 333 kbps, sedangkan kecepatan tertinggi yang pernah didapat 1,01 Mbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/TP-6.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-272" title="TP-6" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/TP-6-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Uhui! Akhirnya selesai. Dalam dua hari, saya telah mengunjungi sembilan lokasi berbeda untuk melakukan uji pakai dan pengukuran kinerja AHA. Lantaran sudah lelah, saya memilih tak memasak eh&#8230; memaksakan diri pergi ke Bandara Juanda.</p>
<p>Di samping kiri laptop saya ada piring cekung besar yang &#8220;memanggil&#8221;. Isinya, kentang goreng, bacon, plus saus mayonaise.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG00033-20100627-1744.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-273" title="Potato wedges" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG00033-20100627-1744-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><em>Potato wedges</em>-nya sama sekali tidak istimewa. Sedangkan <em>bacon</em> dalam potongan kecil-kecil yang dicampurkan terasa terlalu asin untuk lidah saya. <em>Bacon</em> itu sama sekali tidak <em>crispy </em>alias renyah. Tak sesuai deh dengan nama menunya, <em>wedges crispy bacon</em>.</p>
<p>Untunglah ada saus mayonaise yang berfungsi sebagai &#8220;dewi penolong&#8221;. Cocolkan kentang dan <em>bacon</em> ke saus itu agar cita rasanya berubah menjadi sedikit lebih enak.</p>
<p>Total &#8220;kerusakan&#8221; di Bakerzin adalah yang terbesar dibandingkan lokasi-lokasi lain yang saya kunjungi pada dua hari terakhir. <em>Choco mint truffle</em> dibanderol Rp 27.500, sedangkan <em>wedges crispy bacon</em> Rp 30.000. Setelah ditambah dengan service charge dan pajak, total tagihan yang harus saya lunasi Rp 65.464.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponselmu.com/?feed=rss2&amp;p=264</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uji Pakai Layanan AHA (8)</title>
		<link>http://ponselmu.com/?p=253</link>
		<comments>http://ponselmu.com/?p=253#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 14:49:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herry SW</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponselmu.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Ketika hendak melakukan uji pakai AHA di kawasan Surabaya Utara, yang terbayang di benak saya adalah daerah sekitar Perak. Terbingung-bingunglah saya. Depot, kafe, atau resto apakah di Perak yang menyediakan colokan listrik untuk laptop? Saya coba mencari informasi kepada beberapa teman. Namun, mereka juga tak mengetahuinya. Hingga duduk manis di WTC, saya belum memperoleh wangsit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika hendak melakukan uji pakai AHA di kawasan Surabaya Utara, yang terbayang di benak saya adalah daerah sekitar Perak. Terbingung-bingunglah saya. Depot, kafe, atau resto apakah di Perak yang menyediakan colokan listrik untuk laptop? Saya coba mencari informasi kepada beberapa teman. Namun, mereka juga tak mengetahuinya.</p>
<p>Hingga duduk manis di WTC, saya belum memperoleh wangsit di manakah saya harus ngendon di Perak. Ketika adik saya menelepon dan bertanya, &#8220;Pasar Atom dan ITC apakah termasuk Surabaya Utara?&#8221;, saya bak mendapatkan durian runtuh.<span id="more-253"></span></p>
<p>Ah iya, mengapa tidak ke salah satu di antara dua lokasi itu. Menemukan depot, kafe, atau resto yang bercolokan listrik di dua tempat tersebut pasti lebih mudah. Seorang teman lantas menyarankan saya pergi ke Atoom Cafe. &#8220;Di sana tersedia colokan listrik,&#8221; tulisnya di email.</p>
<p>Maka, usai dari Urgent Store, saya meluncur ke Atoom Cafe di Pasar Atom Mall lantai 3. Perut mulai membunyikan alarm tanda perlu diisi makanan. Wajar. Saat itu menjelang pukul 14.30 dan saya belum makan siang. Saya memesan segelas es tarik dan satu porsi nasi goreng Ujung Pandang. Awalnya, saya hendak memesan nasi goreng Ujung Pandang porsi jumbo. Namun, seolah memperoleh peringatan batin, tiba-tiba saya mengurungkan niat dan memesan porsi biasa saja.</p>
<p>Komposisi es teh tariknya patut mendapatkan acungan jempol. Sehingga, tak sampai ada bahan baku tertentu yang cita rasanya dominan.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG00027-20100627-1439.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-254" title="Teh tarik" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG00027-20100627-1439-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p>Sesaat setelah teh diantarkan ke meja, pramusaji menghampiri dengan membawa satu piring besar nasi goreng. Nasinya menggunung. Waks! Ternyata itu nasi goreng Ujung Pandang yang saya pesan. Diagonal piringnya, dari ujung ke ujung, minimal 25 cm. Mungkin lebih besar, namun takkan lebih kecil.</p>
<p>Pfff… padahal saya memesan nasi goreng Ujung Pandang porsi biasa. Kalau porsi jumbo sebesar apa tuh piringnya. Daging &#8220;sapi kaki pendek&#8221; dan semacam kekian telah dicampurkan dalam jumlah yang tidak pelit.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG00029-20100627-1439.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-255" title="Nasi goreng UP" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG00029-20100627-1439-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Nasi gorengnya lezat. Tetapi, karena porsinya sudah layak disebut sebagai &#8220;porsi sampah&#8221;, saya lumayan kesulitan untuk menghabiskannya. Perlahan namun pasti, saya melahap nasi goreng itu sambil mulai melakukan pengukuran.</p>
<p>Tahapan pengukuran dimulai dengan mengakses video di YouTube. Kecepatan unduh rata-rata 287 kbps, sedangkan kecepatan unduh tertinggi 957 kbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Atom-1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-256" title="Atom-1" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Atom-1-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Pengukuran kedua dilakukan dengan mengunduh tiga file dari suatu <em>server</em> lokal. Dua file di antaranya berukuran 122,95 MB, sedangkan satu file lainnya 128,04 MB. Kecepatan yang diperoleh cukup mengesankan. Yaitu, rata-rata 2,32 Mbps dan maksimal 2,96 Mbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Atom-2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-257" title="Atom-2" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Atom-2-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Berikutnya, mengukur kecepatan unduh dan unggah via tiga situs berbeda yang menyediakan penguji kecepatan secara <em>online</em>. Pertama, Speedtest.net. Kecepatan unduh tercatat 2,08 Mbps, sedangkan kecepatan unggah 0,79 Mbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Atom-3.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-258" title="Atom-3" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Atom-3-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Kedua, Bandwidthplace.com. Pengukuran menghasilkan kecepatan unduh 516 kbps dan kecepatan unggah 454 kbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Atom-4.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-259" title="Atom-4" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Atom-4-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Situs ketiga yang digunakan adalah Indosatm2.com. Kecepatan unduh menembus 2,740 Mbps. Berapakah kecepatan unggahnya? 687 kbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Atom-5.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-260" title="Atom-5" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Atom-5-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Aktivitas penutup yang harus saya lakukan adalah mengunggah puluhan file foto ke Ovi.com. Saat itulah cobaan dimulai. Pukul 15.07 alias tak lama setelah proses penggunggahan berjalan, koneksi AHA bengong. Saya sengaja membiarkannya selama sekitar satu menit. Eh, bengongnya hilang. Tak lama kemudian, koneksi yang tidak pernah terputus itu kembali bengong. <em>Upload </em>tak bisa, <em>browsing </em>diam seribu bahasa.</p>
<p>Karena dinanti beberapa menit kebengongan tidak sirna, koneksi sengaja saya putuskan. Lalu, saya mengawali koneksi baru lagi. Walah… nggak lama kemudian kembali bengong. Koneksi saya putuskan lagi, kemudian kembali disambung. Hasilnya, bengong lagi.</p>
<p>Kondisi bengong yang menerpa sengaja saya biarkan selama beberapa menit. Aliran data kemudian lancar dengan sendirinya hingga saya tuntas melakukan pengukuran. Kecepatan unggah rata-rata 318 kbps, sedangkan kecepatan maksimal menyentuh 1,09 Mbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Atom-6.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-261" title="Atom-6" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Atom-6-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Rasa haus di tenggorokan yang menjadi-jadi usai menghabiskan satu porsi &#8220;raksasa&#8221; nasi goreng Ujung Pandang makin tak tertahankan. Saya memesan secangkir teh hijau panas. Sambil menyeruput teh, saya menyapukan pandangan mata ke sekitar. Ada pemandangan yang menarik mata. Tepat di seberang Atoom Cafe ada gerai penjual busana yang tampilan etalasenya seperti di bawah ini.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG00030-20100627-1528.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-262" title="Etalase" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG00030-20100627-1528-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Hmm… itu termasuk melanggar undang-undang pornografi dan pornoaksi atau tidak ya? :p</p>
<p>Sebelum beranjak pulang, tagihan harus dilunasi dulu. Es teh tarik dibanderol Rp 10.500, nasi goreng Ujung Pandang yang buaaanyaakk itu &#8220;hanya&#8221; Rp 18.000, dan teh hijau Rp 10.500. Ditambah dengan pajak, total saya mesti membayar Rp 41.100.</p>
<p>Perut terasa kenyang. Tubuh yang sejak sehari sebelumnya diajak keliling kota mencoba AHA terasa semakin lelah. Andaikan dipijat, lalu tidur, pasti nikmat banget nih. Sayangnya, harapan itu pasti takkan terwujud. Sebab, minimal saya harus melakukan uji pakai lagi di satu lokasi: Plaza Tunjungan. Kalau memungkinkan malahan ditambah dengan Bandara Juanda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponselmu.com/?feed=rss2&amp;p=253</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uji Pakai Layanan AHA (7)</title>
		<link>http://ponselmu.com/?p=243</link>
		<comments>http://ponselmu.com/?p=243#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 12:43:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herry SW</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponselmu.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Uji pakai di WTC sudah beres. Kini saatnya meluncur ke lokasi lain. Saya menuju ke Urgent Store. Posisinya di ujung Jl Tunjungan, namun secara legal beralamatkan Jl Pemuda 1 E. Ia bersebelahan dengan Hotel Inna Simpang Surabaya dan berhadapan dengan Plaza Tunjungan II. Lantai dasar Urgent Store terdiri atas minimarket dan warnet. Warnetnya terbagi dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Uji pakai di WTC sudah beres. Kini saatnya meluncur ke lokasi lain. Saya menuju ke Urgent Store. Posisinya di ujung Jl Tunjungan, namun secara legal beralamatkan Jl Pemuda 1 E. Ia bersebelahan dengan Hotel Inna Simpang Surabaya dan berhadapan dengan Plaza Tunjungan II.</p>
<p>Lantai dasar Urgent Store terdiri atas <em>minimarket</em> dan warnet. Warnetnya terbagi dalam dua area, area dilarang merokok dan area boleh merokok. Meski berada di area dilarang merokok, bau asap rokok sebenarnya masih tercium jelas. Namun, setidaknya tak ada &#8220;kabut&#8221; yang melayang-layang di ruangan.<span id="more-243"></span></p>
<p>Di deretan terkiri area dilarang merokok terdapat beberapa meja tanpa komputer dan tempat duduk. Meja-meja itu disediakan untuk pengunjung warnet yang membawa laptop sendiri. Di bawah setiap meja ada colokan listrik yang boleh digunakan. Saya tak tahu apakah di area boleh merokok juga terdapat deretan meja kosong seperti itu.</p>
<p>Agar ruang privasi sedikit terjaga, antarmeja dibatasi dengan sekat. Jadi, setiap pengunjung memiliki satu bilik terpisah. Ukuran biliknya terasa sangat sempit untuk ukuran tubuh saya. Kalau mau agak longgar, pilihlah bilik yang berada di ujung.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG00025-20100627-1302.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-244" title="Warnet" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG00025-20100627-1302-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Tahapan uji pakai dimulai dengan mengakses video di YouTube. Kecepatan rata-rata hanya 241 kbps. Sedangkan kecepatan maksimal sempat menyentuh 941 kbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Urgent-1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-245" title="Urgent-1" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Urgent-1-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Saat dipakai mengunduh file berukuran 100-an MB dari <em>server</em> lokal, kecepatan rata-rata yang didapatkan 2,87 Mbps. Sedangkan kecepatan tertingginya 3,00 Mbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Urgent-2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-246" title="Urgent-2" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Urgent-2-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Berikutnya saya mengukur kecepatan unduh dan unggah via situs tertentu. Sama dengan di tempat lain, pengukur kecepatan di Speedtest.net, Bandwidthplace.com, dan Indosatm2.com dijadikan tolok ukur.</p>
<p>Versi Speedtest, kecepatan unduh mencapai 2,54 Mbps, sedangkan kecepatan unggah 0,70 Mbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Urgent-3.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-247" title="Urgent-3" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Urgent-3-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Pengukuran kecepatan via Bandwidthplace.com menunjukkan kecepatan unduh yang justru lebih lambat daripada kecepatan unggah. Kecepatan unduh tercatat 425 kbps, sedangkan kecepatan unggah 502 kbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Urgent-4.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-248" title="Urgent-4" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Urgent-4-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Sementara itu, pengukuran lewat Indosatm2.com menghasilkan angka 2,543 Mbps untuk kecepatan unduh dan 661 kbps untuk kecepatan unggah.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Urgent-5.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-249" title="Urgent-5" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Urgent-5-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Tahapan paling buncit adalah mencari tahu kecepatan unggah rata-rata dan maksimal. Puluhan file foto saya unggah ke Ovi.com. Selama proses berlangsung, aplikasi NetWorx menghitung kecepatan unggah. Hasilnya, kecepatan rata-rata 577 kbps dan kecepatan maksimal 1,32 Mbps. Besaran kecepatan itu adalah yang tertinggi dibandingkan enam lokasi pengukuran sebelumnya.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Urgent-6.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-250" title="Urgent-6" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Urgent-6-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Namun, jangan terburu senang dulu. Ada catatan tambahan terkait uji pakai AHA di Urgent Store. Di lokasi tersebut, entah mengapa, layanan AHA berkali-kali bengong. Koneksi tetap terhubung, tetapi sama sekali tak bisa digunakan.</p>
<p>Jalan keluarnya, saya harus memutuskan koneksi, lalu menyambungkannya lagi. Itu pun tak bertahan lama. Pada 1-5 menit kemudian, koneksi kembali bengong. Hal itu terjadi sekitar tiga kali. Berikutnya, baru deh lancar jaya.</p>
<p>Sekarang saatnya melakukan uji pakai di kawasan Surabaya Utara. Ke manakah roda akan berputar?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponselmu.com/?feed=rss2&amp;p=243</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SMS NSP &#8220;Otomatis&#8221; Telkomsel</title>
		<link>http://ponselmu.com/?p=237</link>
		<comments>http://ponselmu.com/?p=237#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2010 02:45:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herry SW</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponselmu.com/?p=237</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin, 3 Juli 2010, sebagian pengguna Telkomsel menerima SMS dari 1212. Isinya (saya ketikkan seperti aslinya): PESTA BOLA Pada 5 Juli 2010 Anda OTOMATIS menerima NSP Ayo Semangat &#8211; The Changcuters. GRATIS 7hr lalu Rp3rb/2mggu.Utk menolak,ketik NO sms ke 1212. Bila tidak melakukan konfirmasi, berarti pengguna Telkomsel otomatis dianggap setuju berlangganan sebuah nada sambung pribadi. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin, 3 Juli 2010, sebagian pengguna Telkomsel menerima SMS dari 1212. Isinya (saya ketikkan seperti aslinya):</p>
<p><em>PESTA BOLA Pada 5 Juli 2010 Anda OTOMATIS menerima NSP Ayo Semangat &#8211; The Changcuters. GRATIS 7hr lalu Rp3rb/2mggu.Utk menolak,ketik NO sms ke 1212. </em></p>
<p>Bila tidak melakukan konfirmasi, berarti pengguna Telkomsel otomatis dianggap setuju berlangganan sebuah nada sambung pribadi. Parahnya, ketika pengguna tak ingin berlangganan dan merespons SMS itu dengan menjawab NO, ternyata si pengguna dikenai biaya pengiriman SMS.</p>
<p>Bagaimana komentar Anda terhadap kejadian itu? Tindak lanjut apa yang Anda inginkan? Seharusnya Telkomsel bersikap seperti apa?</p>
<p>Ketikkan komentar Anda pada bagian bawah halaman ini. Supaya pihak Telkomsel, bila berkenan, dapat menindaklanjuti respons Anda, mohon melengkapi data berikut:</p>
<p>*Pada baris &#8220;Name (required)&#8221; di bagian bawah halaman, ketikkan nama lengkap Anda.</p>
<p>* Pada baris &#8220;Mail (will not be published)&#8221;, ketikkan nomor Telkomsel Anda yang mendapatkan kiriman SMS dari 1212 plus kota domisli. Formatnya, nomorlengkap@namakota.com. Misalnya, 08123456@surabaya.com.</p>
<p>Saya minta diketikkan pada baris itu, bukan pada bodi posting, supaya nomor ponsel Anda tak bisa dibaca oleh umum. Mengapa harus ditambahkan &#8220;@&#8221; dan diakhiri dengan com? Sebab, kalau nggak ada @-nya, maka isian Anda akan dianggap salah ketik oleh sistem.</p>
<p>Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponselmu.com/?feed=rss2&amp;p=237</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uji Pakai Layanan AHA (6)</title>
		<link>http://ponselmu.com/?p=227</link>
		<comments>http://ponselmu.com/?p=227#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 12:30:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herry SW</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponselmu.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Minggu, 27 Juni 2010. Sebagian orang memilih menghabiskan tanggal merah itu dengan nggowes alias bersepeda angin keliling kota. Sebagian orang mencari &#8220;makanan batin&#8221; dengan beribadah ke gereja. Sebagian lainnya mungkin berkumpul dan bermain bersama anak tercinta. Bagi saya, hari itu justru bakal menjadi hari dengan penuh aktivitas. Saya harus meneruskan uji pakai layanan AHA. Minimal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu, 27 Juni 2010. Sebagian orang memilih menghabiskan tanggal merah itu dengan nggowes alias bersepeda angin keliling kota. Sebagian orang mencari &#8220;makanan batin&#8221; dengan beribadah ke gereja. Sebagian lainnya mungkin berkumpul dan bermain bersama anak tercinta.</p>
<p>Bagi saya, hari itu justru bakal menjadi hari dengan penuh aktivitas. Saya harus meneruskan uji pakai layanan AHA. Minimal empat lokas. Kalau memungkinkan ditambah dengan satu lokasi: Bandara Juanda.<span id="more-227"></span></p>
<p>Sekitar pukul 11.00, saya tiba di WTC yang oleh mayoritas orang dianggap sebagai pusat penjualan ponsel teramai di Surabaya. Begitu lekatnya WTC dengan ponsel, sampai-sampai kepanjangan WTC yang dulunya World Trade Center diplesetkan menjadi World Telephone Center.</p>
<p>Tiba di &#8220;kantor&#8221;, saya mengeluarkan laptop, <em>charger</em>, dan modem AHA. &#8220;Kantor&#8221;? Ya. Saking seringnya duduk di area itu untuk mengetik naskah atau membalas email, beberapa pemilik toko, manajer, bahkan <em>general manager</em> WTC secara bercanda menyatakan kalau area di WTC lantai dua tersebut adalah kantor saya.</p>
<p>Buat yang belum mengetahui tampilan fisik modem AHA, seperti ini penampakannya.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG_5458.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-228" title="Modem-1" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG_5458-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Bagian konektor USB bisa diputar dalam berbagai sudut. Jadi, kalau nggak ingin berdiri, pengguna tinggal mendorongnya sampai lebih mendatar. Kayak begini nih contohnya.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG_5473.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-229" title="Modem-2" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/IMG_5473-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Kurang datar? Dorong lagi saja. Sampai sejajar dengar permukaan meja pun bisa kok.</p>
<p>Sinyal EvDO AHA penuh. <em>Mentok</em>. Uji pakai diawali dengan membuka YouTube dan memutar sebuah klip video berdurasi satu jam 52 menit. Kecepatan rata-rata yang saya peroleh 469 kbps. Sedangkan kecepatan maksimalnya pernah menyentuh 1,62 Mbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/WTC-1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-230" title="WTC-1" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/WTC-1-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Pengukuran sempat tersendat ketika seseorang menghampiri saya dan  bersikap SKSD. Sok kenal sok dekat. Ia mengajak ngobrol soal ponsel,  bertanya-tanya tentang ponsel, dan memuji-muji sebuah ponsel merek  lokal. Awalnya saya meladeni pembicaraannya. Namun, karena ia terlihat  semakin menjadi-jadi, saya mulai memperlihatkan bahasa tubuh tidak  bersahabat. Akhirnya, ia pergi juga. Saya pun bisa melanjutkan  aktivitas.</p>
<p>Masuk ke percobaan kedua. Saya mengunduh tiga file berukuran puluhan MB dari suatu server lokal. Kecepatan unduhnya membuat saya tersenyum. Rata-rata 2,82 Mbps dan tertinggi 3,08 Mbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/WTC-2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-231" title="WTC-2" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/WTC-2-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Berikutnya, melakukan pengukuran kecepatan via beberapa situs. Yang pertama, Speedtest.net. Kecepatan unduh 3,12 Mbps, sedangkan kecepatan unggah 0,75 Mbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/WTC-3.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-232" title="WTC-3" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/WTC-3-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Merujuk Bandwidthplace.com, kecepatan unduh 927 kbps, sedangkan kecepatan unggah 514 kbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/WTC-4.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-233" title="WTC-4" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/WTC-4-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Mari kita coba mengukur kecepatan via Indosatm2.com. Hasilnya lebih tinggi daripada Bandwidthplace, namun lebih rendah daripada Speedtest. Berapa? Kecepatan unduh menembus 2,695 Mbps, sedangkan kecepatan unggah 678 kbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/WTC-6.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-234" title="WTC-6" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/WTC-6-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponselmu.com/?feed=rss2&amp;p=227</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uji Pakai Layanan AHA (5)</title>
		<link>http://ponselmu.com/?p=218</link>
		<comments>http://ponselmu.com/?p=218#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 05:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herry SW</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponselmu.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[Malam telah semakin larut. Para matahari sudah mengakhiri tugasnya masing-masing. Matahari yang biasa menyinari bumi mungkin sedang tidur. Sedangkan Matahari yang lazim beroperasi di pusat perbelanjaan telah menutup gerainya. Saya menuju ke lokasi uji pakai terakhir di Gubeng Kertajaya. Lokasi itu relatif dekat dengan perempatan Kertajaya-Dharmawangsa-Pucang. Mau lewat Jl Kertajaya mudah dijangkau, demikian pula dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Malam telah semakin larut. Para matahari sudah mengakhiri tugasnya masing-masing. Matahari yang biasa menyinari bumi mungkin sedang tidur. Sedangkan Matahari yang lazim beroperasi di pusat perbelanjaan telah menutup gerainya.</p>
<p>Saya menuju ke lokasi uji pakai terakhir di Gubeng Kertajaya. Lokasi itu relatif dekat dengan perempatan Kertajaya-Dharmawangsa-Pucang. Mau lewat Jl Kertajaya mudah dijangkau, demikian pula dari Jl Dharmawangsa.</p>
<p>Modem AHA saya tancapkan ke laptop. Beberapa saat kemudian, sinyal EvDO AHA muncul. Lima <em>bar</em> dari skala lima. Koneksi dilakukan. Terhubung.<span id="more-218"></span></p>
<p>Saya awali pengukuran dengan mengakses video di YouTube. Kecepatan rata-rata 128 kbps, sedangkan kecepatan maksimal sempat menyentuh 426 kbps. Dibandingkan empat lokasi lain yang hari saya kunjungi, kecepatan itu adalah yang paling lambat. Padahal, sinyal penuh. Prinsip &#8220;posisi menentukan koneksi&#8221; dalam layanan akses data secara <em>mobile</em> rupanya terbukti di sini.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Kertajaya-1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-219" title="Kertajaya-1" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Kertajaya-1-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Aktivitas berikutnya, coba mengunduh file berukuran besar dari sebuah <em>server</em> lokal. Kecepatan rata-rata yang diperoleh selama pengukuran adalah 1,73 Mbps. Kecepatan maksimalnya 2,53 Mbps. Layak dapat acungan jempol deh.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Kertajaya-2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-220" title="Kertajaya-2" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Kertajaya-2-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Selanjutnya saya melakukan pengukuran kecepatan unduh dan unggah via situs Speedtest.net, Bandwidthplace.com, dan Indosatm2.com. Menurut Speedtest.net, kecepatan unduh saat itu 1,89 Mbps, sedangkan kecepatan unggah 0,62 Mbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Kertajaya-3.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-221" title="Kertajaya-3" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Kertajaya-3-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Sementara itu, pengukuran via Bandwithplace.com menghasilkan angka 567 kbps untuk pengunduhan dan 483 kbps untuk pengunggahan.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Kertajaya-4.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-222" title="Kertajaya-4" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Kertajaya-4-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Terakhir, pengukuran dilakukan menggunakan <em>speed meter</em> yang tersedia di Indosatm2.com. Hasilnya, kecepatan unduh 1,365 Mbps, sedangkan kecepatan unggah 634 kbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Kertajaya-5.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-223" title="Kertajaya-5" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Kertajaya-5-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Sama dengan di lokasi lain, aktivitas paling buncit adalah mengunggah puluhan file foto ke Ovi.com. Kecepatan rata-rata pengunggahan 314 kbps. Kecepatan unggah tertinggi yang sempat diperoleh adalah 1,03 Mbps.</p>
<p><a href="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Kertajaya-6.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-224" title="Kertajaya-6" src="http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/07/Kertajaya-6-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Rasa lelah semakin menjalar. Laptop saya matikan, lalu berjalan masuk ke kamar. Tidur. Lho kok? Lha uji pakai terakhir pada Sabtu, 26 Juni 2010 itu <em>kan</em> saya lakukan di rumah. <img src='http://ponselmu.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponselmu.com/?feed=rss2&amp;p=218</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
