By

Review Smartfren Andromax E2+: Mendobrak Tradisi Seri E

Ponsel Smartfren Andromax seri E biasanya hadir dengan kapasitas memori relatif terbatas. Ia hanya dibekali RAM 1 GB dan ROM 8 GB. Lihat saja spesifikasi detail Andromax Ec dan Andromax Es yang diluncurkan pertengahan tahun lalu. Cermati pula spesifikasi Andromax E2 yang diperkenalkan Februari tahun ini.

Hal berbeda, tetapi menggembirakan buat konsumen, dapat ditemukan di Andromax E2+. Ponsel itu mendobrak tradisi Andromax seri E. Kapasitas memorinya dilipatduakan menjadi RAM 2 GB dan ROM 16 GB. Ia mendukung layanan 4G LTE Smartfren di frekuensi 850 dan 2300 MHz. Ponsel yang dijual Rp 1,199 juta tersebut juga siap dipakai ber-VoLTE.

Andromax E2+_1

Read More

By

Review Smartfren Andromax R2: Dukung VoLTE, Senyaman Pureshot

Memasuki 2016, Smartfren belum menurunkan gigi persneling. Operator yang identik dengan warna merah itu masih gencar menggaet pengguna baru 4G LTE. Salah satu caranya dengan meluncurkan ponsel Andromax R2 yang telah mendukung layanan VoLTE.

Tampilan fisik Andromax R2 terlihat elegan dan tidak murahan. Bingkai logam di sekeliling bodi membuatnya tampak lebih mewah. Saat kali pertama dikeluarkan dari kardus, layar dan sisi belakang ponsel telah dilapisi dengan selembar plastik transparan. Dengan demikian, pengguna tak perlu lagi mengeluarkan dana tambahan untuk membeli pelindung ekstra.

Andromax R2-2

Read More

By

Review Smartfren Andromax Qi: Bisa LTE Only, Bisa Berinternet via GSM

Permintaan review Smartfren Andromax R sangat sering penulis terima. Namun, kali ini penulis belum bisa meluluskan permintaan mereka. Dengan mempertimbangkan beberapa hal, penulis memilih menguji pakai ponsel yang berada di tengah-tengah: Andromax Qi.

Di tengah-tengah? Ya. Penjelasannya begini. Pada saat bersamaan Smartfren meluncurkan lima ponsel LTE. Yaitu, Andromax R sebagai tipe teratas, Andromax Q dan Andromax Qi di kelas menengah, serta Andromax Ec dan Andromax Es di tingkat terendah.

Andromax Qi-1

Read More

By

LTE Smartfren Siap Dicoba Publik di Enam Kota

Publik di enam kota di Pulau Jawa dan Bali bisa mulai mencicipi layanan LTE Smartfren. Tidak seperti biasanya, Jakarta justru tidak mendapatkan giliran pertama. Layanan LTE yang masih berstatus uji coba itu kini tersedia di Semarang, Jogja, Solo, Surabaya, Malang, dan Denpasar.

Agar adopsi LTE kian cepat, Smartfren meluncurkan mifi alias mobile Wi-Fi yang dijual Rp 399.000 saja. “Harga tersebut sudah termasuk bonus data 4,5 GB. Untuk mendapatkan kuota tambahan 19 GB per bulan, pengguna hanya perlu melakukan pengisian ulang pulsa minimal Rp 100 ribu per bulan,” jelas Sukaca Purwokardjono, Head of Device Planning & Management Smartfren, saat acara peluncuran di Conrad Hotel Bali, 19 Juni lalu.

Smatfren Bali-1

Read More

By

Review Smartfren Andromax G2 Touch Qwerty: Oasis di Padang Full Touchscreen

Pilihan ponsel Android dengan qwerty keypad fisik semakin terbatas. Padahal, peminat ponsel qwerty sebenarnya masih ada. Karena beragam alasan, mereka tetap lebih menyukai ponsel qwerty daripada ponsel yang sepenuhnya mengandalkan layar sentuh (full touchscreen).

Kehadiran Smartfren Andromax G2 Touch Qwerty (selanjutnya disebut G2 Qwerty saja) seolah menjadi oasis bagi penggemar ponsel qwerty. Apalagi, selain dual on CDMA-GSM, harga jual ponsel itu relatif terjangkau. Hanya Rp 999 ribu.

G2 Qwerty-1

Read More

By

Review Smartfren Andromax i3: Setiap Generasi Membesar Setengah Inci

Smartfren Andromax seri i generasi ketiga telah beredar di pasar. Bahkan, ada dua tipe yang diluncurkan bersamaan: Andromax i3 dan i3s. Harganya sama-sama dibanderol Rp 1,499 juta. Spesifikasinya juga sangat mirip, meskipun tidak seratus persen sama. Kalau Andromax i3 diproduksi Hisense, Andromax i3s dibuat oleh Haier.

Penulis menguji pakai Andromax i3.  Layar yang lebih besar daripada seri i keluaran sebelumnya menjadi pembeda utama yang paling mudah dikenali mata. Kalau dicermati, ukuran layar di setiap generasi baru seri i selalu membesar setengah inci. Ini buktinya: Andromax i generasi pertama hadir dengan layar empat inci. Berikutnya, Andromax i2 dibekali layar 4,5 inci dan kini Andromax i3 berlayar lima inci.

Andromax i3-1

Read More

By

Review Smartfren Andromax i2: Quad Core Kolektor Jari

Persepsi bahwa ponsel Android berprosesor quad core pasti mahal sampai sekarang masih melekat kuat. Kalau pun ada ponsel empat inti yang dibanderol murah, kinerjanya pantas diragukan. Hasil uji pakai yang dilakukan penulis terhadap Smartfren Andromax i2 mematahkan mitos tersebut. Ponsel quad core ternyata juga bisa murah sekaligus bukan murahan.

Andromax i2 yang kini dibanderol Rp 1,449 juta memanfaatkan prosesor empat inti (quad core) Qualcomm MSM8625Q berkecepatan 1,2 GHz. Memorinya terdiri atas RAM 1 GB, ROM 4 GB, dan selot microSD. ROM tersebut dipisahkan menjadi dua partisi, yaitu 3,69 GB internal storage dan 1 GB phone storage. Kala ponsel baru diaktifkan, kapasitas memori yang leluasa dioptimalkan pengguna meliputi 1,59 GB internal storage dan 1 GB phone storage.

Andromax i2-1

Read More

By

Review Smartfren Andromax G: Tetap Laris Meski Dikunci

Kalau pengguna Flexi sedang galau karena operator yang telah dipakainya bakal ditutup, hal bertolak belakang dialami pengguna Smartfren. Pengguna operator CDMA itu justru dibuat semakin lengket lewat beragam ponsel Android menarik dengan harga jual masuk akal. Salah satunya, Andromax G.

Andromax G adalah ponsel dual on CDMA-GSM bersistem operasi Android 4.1.2 Jelly Bean. Ponsel itu memanfaatkan sepasang kartu berukuran mini, bukan mikro. Nomor CDMA yang terpasang harus nomor Smartfren, sedangkan nomor GSM-nya bebas dipilih oleh pengguna.

Andromax G-1

Read More

By

Review Smartfren Andromax Z: Termahal karena Spesifikasi Tertinggi

Smartfren memiliki kebiasaan yang sama dengan Sony dalam pemberian nama ponsel. Semakin besar huruf yang dijadikan nama tipe, semakin tinggi spesifikasi yang diusung. Andromax I mempunyai spesifikasi lebih tinggi daripada Andromax C, sedangkan Andromax U memiliki spesifikasi lebih tinggi dibandingkan Andromax I. Begitu seterusnya.

Nah, karena Z adalah huruf terakhir pada deretan 26 huruf mulai A sampai Z, dapat ditebak kalau spesifikasi Andromax Z paling wah. Setidaknya, bila dikomparasikan dengan Andromax lain pada rentang waktu bersamaan. Konsekuensi logis dari kondisi tersebut, harga Andromax Z juga paling mahal, yaitu Rp 2,799 juta.

Andromax Z-1

Read More

By

Review Smartfren Andromax T: Versi Mungil Andromax V

Usai menguji pakai Sony Xperia C dan BlackBerry Z30, penulis mencoba Smartfren Andromax T. Berganti “mainan” dari acang alias gadget berlayar lima inci ke 4,3 inci sukses mengejutkan tangan. Andromax T terasa begitu mungil dan ringan. Namun, biarpun mungil, performa ponsel dual on CDMA-GSM itu bukan berarti ala kadarnya.

Kita mulai dari tampilan fisiknya dulu. Tebal Andromax T hanya 7,8 mm, sedangkan beratnya cuma 109 gram. Ponsel itu sangat nyaman digenggam maupun dikantongi. Mau dimasukkan ke saku kemeja pun takkan terlihat terlalu menonjol dan membebani pengguna.

Andromax T-1

Read More