By

Infinix Zero 4 dan Zero 4 Plus Dijual Mulai Januari 2017

Duet ponsel flagship Infinix terbaru, Zero 4 dan Zero 4 Plus, kemarin lusa (21/12) resmi diluncurkan. Ponsel dengan Optical Image Stabilization (OIS) dan fokus otomatis laser itu bakal dipasarkan di Indonesia mulai Januari 2017. Zero 4 dijual Rp 2,999 juta, sedangkan Zero 4 Plus Rp 3,699 juta.

“Membahas seri Zero berarti membicarakan tentang teknologi tinggi, baik perangkat keras maupun peranti lunak. Zero 4 dan Zero 4 Plus ditujukan untuk pengguna yang sangat memperhatikan kemampuan kamera,” kata Marcia Sun, Country Manager Infinix Mobility Indonesia.

Read More

By

Review Infinix Hot S: Akhirnya Bisa Cicipi 4G LTE Semua Operator

Tak perlu bingung membaca judul tulisan ini. Penjelasannya sederhana. Ketika diluncurkan, spesifikasi perangkat keras (hardware) Infinix Hot S sebenarnya sudah mendukung 4G LTE. Namun, lantaran masih dalam proses pemenuhan aturan TKDN, fitur 4G-nya harus dinonaktifkan.

Pada 14 November lalu, Hot S resmi lulus TKDN. Dengan demikian, ponsel berkode tipe X521 itu diizinkan dijual sebagai ponsel 4G. Karena ia kompatibel dengan layanan LTE di frekuensi 850, 900, 1800, dan 2300 MHz, berarti Hot S bisa mencicipi 4G LTE semua operator di Indonesia.

rev-hot-s-1

Read More

By

Infinix Hot 4 dan Hot 4 Pro Sasar Konsumen Berbeda

Hari ini (22/11) Infinix meluncurkan dua ponsel terbarunya di Indonesia, Hot 4 dan Hot 4 Pro. Sepasang ponsel itu mengusung tiga fitur unggulan. Yakni, pemindai sidik jari (fingerprint scanner) dan baterai tahan lama 4.000 mAh yang bisa diisi ulang dengan cepat. Keduanya juga dilengkapi pengolah suara yang lebih cerdas (smart voice). Teknologi yang diadopsi sanggup mengurangi gangguan (noise) suara dan menyesuaikan tingkat volume saat pengguna bertelepon.

Meskipun memiliki fitur unggulan yang seragam, Hot 4 dan Hot 4 Pro menyasar kelompok konsumen yang berbeda. Hot 4 membidik calon pengguna yang belum memerlukan layanan 4G LTE, sedangkan Hot 4 Pro untuk pemburu ponsel dengan kompatibilitas 4G LTE lengkap.

launch-hot-4-1

Read More

By

Servis Ponsel Infinix Kini Bisa Diantar Jemput

Ketersediaan pusat perbaikan resmi sering menjadi faktor penentu dalam membeli ponsel baru. “Saya tertarik dengan ponsel Infinix yang Pak Herry review. Namun, di kota saya belum ada service center-nya. Bagaimana ya?”

Kegundahan semacam itu seharusnya tak perlu terjadi lagi. Pasalnya, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober lalu, Infinix resmi memperkenalkan Pick Me Up Service. Mudahnya, itu adalah layanan antar jemput perbaikan ponsel Infinix.

pick-me-up-infinix

Read More

By

Infinix Hadirkan Dua Varian Hot S

Tak ada es yang hot alias panas. Sebaliknya, tidak ada makanan hot yang diberi es. Hidangan bernama es krim goreng pun tetap terasa dingin di mulut, bukan? Kalau kemudian ada produk bernama Hot S, itu sih bukan makanan, melainkan nama ponsel terbaru yang kemarin (26/7) diluncurkan Infinix di Jakarta.

Bodinya terbuat dari logam. Terdapat sensor sidik jari di sisi belakang. Kamera depannya beresolusi delapan megapiksel dan telah disesuaikan dengan karakteristik pengguna di Asia. Ya, tentu dual SIM. Kalau harganya Rp 1,749 juta, apakah Anda tertarik?

Launch Hot S-1

Read More

By

Review Infinix Xband: Pemberi Notifikasi Sekaligus Headset Bluetooth

Sama dengan Xiaomi, Infinix identik dengan ponsel berspesifikasi menarik yang harga jualnya dipatok relatif miring. Bedanya, Xiaomi masih kesulitan memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), sedangkan Infinix telah “lulus ujian” tersebut. Tradisi menghadirkan ponsel menggiurkan dengan harga jual terjangkau dilanjutkan Infinix saat menawarkan peranti sandang alias wearable devices.

Smartband Infinix Xband menjadi peranti sandang pertama Infinix yang resmi dipasarkan di sini. Xband ibarat aksesori 2-in-1. Ia berfungsi sebagai gelang pintar sekaligus headset bluetooth. Harga ritelnya Rp 599 ribu.

Xband-21

Read More

By

Ultah Pertama, Infinix Luncurkan Dua Aksesori

Hari ini (9/6), tepat pada ulang tahun pertama kehadirannya di Indonesia, Infinix meluncurkan dua aksesori baru. Yaitu, X-Band dan X-Earphone Noise Cancelling. Dua peranti tersebut akan dijual via Lazada mulai 13 Juni 2016 pukul 11.00.

“Konsumen smartphone di Indonesia sangat dinamis dan bertumbuh pesat. Mereka menginginkan adanya nilai tambah dari setiap produk yang ditawarkan. Karena itu, kami pun terus berinovasi menghadirkan produk berkualitas dengan harga jual terjangkau,” kata Marcia Sun, Country Manager Infinix Mobility Indonesia.

HUT I Infinix-1

Read More

By

Review Infinix Hot 3 X553: Untuk Pemburu Ponsel LTE Rp 1,5 Juta

Sampai saat ini, ponsel Infinix yang dijual resmi di Indonesia masih dibagi dalam tiga kelompok besar. Zero sebagai seri termahal, lalu Note, dan terakhir Hot. Sebagai seri termurah, sangat wajar bila Hot mempunyai spesifikasi lebih rendah. Walaupun demikian, bukan berarti seri Hot berkualitas abal-abal.

Infinix Hot 3 X553 menjadi bukti nyata. Dibanderol Rp 1,499 juta, ponsel dual SIM itu dibekali RAM 2 GB, ROM 16 GB, dan mendukung 4G LTE. Penulis alias HSW sukses memakainya untuk menikmati layanan 4G LTE Telkomsel, XL, Indosat Ooredoo, dan Smartfren.

Hot 3 LTE-1

Read More

By

Review Infinix Zero 3: Serasa Ponsel Global Empat Jutaan

Kelas dan segmentasi suatu ponsel sebenarnya bisa diketahui hanya dengan membaca nama tipe. Sony, misalnya, menamakan ponsel seri teratasnya Xperia Z yang diikuti angka. Sedangkan ponsel Samsung dengan kemampuan terbaik diberi nama Galaxy Note, Galaxy S, atau Galaxy S edge. Tepat setelah Note atau S diselipkan angka yang menunjukkan edisi atau urutan keluar.

Hal serupa diterapkan oleh Infinix yang Juni mendatang bakal merayakan ultah pertamanya di Indonesia. Ponsel Infinix berspesifikasi tertinggi dinamakan seri Zero. Di bawahnya ada seri Note, disusul seri Hot yang harga jualnya selalu dipatok paling rendah. Jadi, kalau kini penulis alias HSW membahas Infinix Zero 3, Anda sudah tahu ponsel itu berada di kasta mana, bukan?

Zero 3-1

Read More

By

Awas, Ada Ponsel Infinix Jadi-Jadian dan Palsu!

Ketika suatu merek ponsel mulai dicatut namanya, bahkan dipalsukan, berarti eksistensi, kualitas, dan popularitas merek itu telah diakui. Logikanya sederhana. Mengapa susah-susah memalsu ponsel yang tidak laris di pasar, bukan? Di masa jayanya Nokia pernah mengalami hal itu. Muncul beragam ponsel Nokia palsu. Ada pula ponsel yang sepintas bermerek Nokia, tetapi kalau dicermati ternyata bermerek Nokla atau Noika. Contohnya, Noika E72 berikut ini.

Kala Nokia mulai tenggelam, giliran BlackBerry yang menjadi sasaran. Penulis alias HSW, misalnya, pernah menjumpai ponsel BlueBerry alias Jinpeng ZL-9000 yang mendompleng popularitas BlackBerry Bold 9000. Ponsel merek Infinix, yang Juni mendatang genap setahun hadir di Indonesia, kini mulai dilirik pihak-pihak tertentu. Konsumen harus mewaspadai kehadiran ponsel Infinix jadi-jadian dan palsu.

Infinix palsu-1

Read More