Dalam menentukan ponsel yang diuji pakai lalu di-review, sesekali penulis melakukan pemungutan suara via akun Twitter @herrysw. Dua minggu lalu, voting dilakukan atas dua tipe ponsel yang sebenarnya sudah berada di tangan penulis: Lenovo S560 dan Sony Xperia J. Karena S560 memiliki pendukung lebih banyak, penulis membahas ponsel itu lebih dulu. Xperia J baru penulis kupas pada kesempatan berikutnya.

S560 boleh dianggap sebagai kembar tak identik dengan Lenovo P700i. Keduanya adalah ponsel Android dual SIM bersistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Nomor GSM yang diselipkan ke selot kartu SIM pertama dapat mengakses jaringan 3G. Pengguna leluasa melakukan video call dan menikmati akses data HSDPA. Sementara itu, nomor GSM di selot kartu SIM kedua hanya bisa masuk ke jaringan 2G. Bila dipakai berinternet, pengguna cuma dapat memanfaatkan layanan GPRS.

Prosesor dual core MTK6577 1 GHz, RAM 512 MB, Wi-Fi, bluetooth, GPS, dan layar sentuh kapasitif empat inci beresolusi 480 x 800 piksel adalah sebagian kesamaan lain di antara dua ponsel itu. Seperti halnya P700i, S560 dibekali dua kamera. Kamera di sisi belakang beresolusi lima megapiksel, autofocus, dan tanpa lampu kilat. Sedangkan kamera di sisi muka hanya beresolusi VGA. Dua kamera itu mampu menghasilkan klip video VGA.

Radio FM yang siarannya bisa dinikmati tanpa menancapkan handsfree berkabel, plus kalau mau dapat direkam, tersedia di S560. Ada pula Lenovo Note yang memungkinkan pengguna membuat catatan yang memadukan tulisan dengan gambar dan suara.

Ruang penyimpanan ponsel berukuran 125 x 63 x 12,3 mm dan berat 155 gram itu dibagi dua, internal storage dan USB storage. Ketika kali pertama diaktifkan, dari total 1,79 GB internal storage, sebanyak 681 MB di antaranya siap dioptimalkan pengguna. Sedangkan kapasitas USB storage yang mencapai 1,8 GB masih benar-benar kosong. Pengguna dapat memasangkan kartu microSD berdaya tampung sampai 32 GB untuk menambah memori.

Ditilik dari spesifikasi, selain perbedaan tampilan fisik, sekilas hanya ada dua perbedaan dasar antara S560 dan P700i. Pertama, S560 telah mengadopsi teknologi yang oleh Lenovo disebut sebagai Dolby Digital Plus. Hal serupa tak ditemukan di P700i. Kedua, baterai S560 berkapasitas 2.000 mAh, sedangkan baterai P700i 2.500 mAh.

Ketika dua ponsel itu dipakai dalam aktivitas sehari-hari, menurut penulis, minimal ada enam perbedaan yang bisa ditemukan. Hasil akhirnya, umpama komparasi di antara keduanya ibarat pertandingan sepak bola, S560 harus mengakui keunggulan P700i dengan skor 2-4.

Teknologi Dolby Digital Plus di S560 membuat ponsel itu lebih prima dalam memperdengarkan suara musik dan video. Perbedaan kualitas tersebut lebih kentara bila pengguna memanfaatkan handsfree berkabel yang disertakan dalam paket penjualan. Tombol power S560 juga lebih ramah tangan ketimbang tombol yang sama di P700i. Skor sementara 2-0 untuk S560.

Namun, P700i kemudian melakukan hattrick. Perbedaan kapasitas baterai sebesar 500 mAh sangat terasa dalam pemakaian sehari-hari. Pengguna P700i leluasa beraktivitas sejak pagi hingga malam, sedangkan pemakai S560 harus berharap-harap cemas.

Dengan tingkat pencahayaan yang persis sama, tampilan layar P700i terlihat lebih putih dan cemerlang daripada S560. Lampu tombol sentuh di bawah layar tampak lebih bercahaya pula. Skor berbalik menjadi 2-3 untuk P700i.

Pada injury time, P700i menambah keunggulan menjadi 2-4. Sebab, permukaan penutup baterai ponsel itu relatif tidak rawan gores. Hal bertolak belakang terjadi di S560. Permukaan penutup baterai S560 yang mengilap cenderung mudah tergores. Jangankan terkena benda tajam, bergesekan dengan permukaan meja atau kain celana pun berpotensi menimbulkan goresan halus.

Saat ini S560 dijual Rp 1,699 juta, sedangkan P700i ditawarkan Rp 1,999 juta. Meskipun harus mengeluarkan dana ekstra Rp 300 ribu, menurut penulis, meminang P700i lebih bijak ketimbang melamar S560. Kecuali, calon pembeli lebih mementingkan kualitas suara musik dan video.

***

Catatan:

Kalau Anda sudah membeli S560, segeralah berbelanja case tambahan untuk melindungi bodi ponsel, terutama bagian belakang yang rawan gores. Di bawah ini penampakan S560 saat penulis padukan dengan jelly case alias soft jacket warna biru bermerek V Power.