Tablet Android generasi kedua ala Smartfren meluncur ke pasar. Untuk membedakan dengan keluaran perdana, tablet terbaru yang ditawarkan diberi awalan “new”. Sehingga, nama lengkapnya menjadi New Smartfren Andromax Tab 7.0.

New Andromax Tab dibanderol Rp 1,65 juta atau Rp 162 ribu lebih tinggi daripada Andromax Tab yang dijual Rp 1,488 juta. Selain kapasitas baterai dan memori internal, spesifikasi dua tablet itu sepintas sama.

New Andromax Tab-1

Kenyataannya, New Andromax Tab memberikan sensasi yang sangat berbeda dengan Andromax Tab. Perbedaan kenyamanan pemakaian di antara dua tablet tersebut sungguh tajam. Umpama harus diungkapkan dengan kalimat yang agak hiperbola, ibarat beralih dari produk cacat ke produk sehat.

Dulu, saat menguji pakai Andromax Tab, penulis mengeluhkan munculnya peringatan baterai lemah. Padahal, daya baterai masih penuh. Tablet yang penulis gunakan juga berkali-kali mendadak kehilangan sinyal dan koneksi internet. Di notification bar muncul tulisan no internet connection. Padahal, di lokasi tersebut pasti ada sinyal Smartfren.

Dua kondisi tersebut tak sekali pun penulis jumpai selama menguji pakai New Andromax Tab. Bukan hanya itu. Masih ada sederet keunggulan lain New Andromax Tab dibandingkan Andromax Tab. Misalnya, finishing bodi yang lebih halus, tak lekas terasa hangat kendati dipakai terus menerus, dan GPS yang lebih cepat menginformasikan posisi.

Hal lain, meskipun layar sentuhnya sama-sama berukuran tujuh inci dengan resolusi 1.024 x 600 piksel, tampilan layar New Andromax Tab terlihat lebih tajam dan cemerlang. Layar sentuh kapasitif itu juga lebih responsif terhadap sentuhan.

Di situs Smartfren dan berbagai materi promosi, tablet itu disebutkan memakai prosesor Cortex ARM A9 1 GHz. Ketika penulis cermati, prosesor New Andromax Tab sebenarnya memiliki kecepatan sampai 1,2 GHz. Mungkin karena pertimbangan tertentu yang tidak diketahui publik, Smartfren memutuskan sengaja menyebutkan spesifikasi yang lebih rendah daripada semestinya.

RAM 1 GB, radio FM, Wi-Fi, GPS, bluetooth, konektor HDMI, selot microSD, dan penyimpanan internal 8 GB merupakan sebagian spesifikasi lain New Andromax Tab. Ruang penyimpanan internal di tablet Android bersistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich itu dibagi dua. Yaitu, system disk dan local disk. Saat tablet masih segar dan belum diperkaya dengan aplikasi tambahan, system disk yang berkapasitas total 4 GB menyisakan ruang kosong 3,48 GB. Sedangkan local disk yang berdaya tampung 3,94 GB masih memiliki kapasitas tersisa 3,92 GB.

New Andromax Tab-2

New Andromax Tab mendukung layanan EvDO Rev A 3,1 Mbps dan memiliki kemampuan Wi-Fi tethering. Tablet buatan Hisense itu dapat dipakai ber-SMS, tetapi tak bisa digunakan bertelepon.

Dalam paket penjualan disertakan kabel adapter USB on the Go. Secara bergiliran penulis mencoba menghubungkan tablet tersebut dengan USB flashdisk 8 GB, tetikus (mouse), dan harddisk eksternal 2,5 inci berkapasitas 320 GB. Hasilnya, tiga peranti itu sukses dibaca. Kesuksesan serupa tak terjadi kala penulis menancapkan modem USB SpeedUp SU-8900U.

Sepasang kamera bisa dijumpai di New Andromax Tab. Keduanya tanpa autofocus, tanpa lampu kilat, dan mampu memproduksi klip video VGA. Kamera di sisi belakang sanggup menghasilkan foto beresolusi maksimal 2.048 x 1.536 piksel atau setara dengan 3,15 megapiksel. Sedangkan kamera di sisi muka dapat menghasilkan foto berukuran 1.600 x 1.200 piksel. Kalau dibulatkan ke atas, resolusi sebesar itu setara dengan dua megapiksel.

Keluhan penulis selama mencoba New Andromax Tab, biarpun di-charge mulai malam sampai keesokan pagi, indikator baterai selalu bergerak. Baterai lithium polymer 4.000 mAh di dalam tablet itu seolah tak kunjung penuh. Padahal, tablet dalam kondisi padam dan penulis memanfaatkan charger bawaan dengan keluaran 2 Ampere.

Untunglah hal serupa tak lagi terjadi setelah penulis melakukan update firmware dari versi 50.7 ke 50.8. File sebesar 236 MB yang penulis unduh terbukti bermanfaat. Sejak firmware diperbarui, bila baterai telah terisi penuh, indikator baterai di layar langsung berhenti bergerak.

 

Tambahan informasi (22 Maret 2013):

Bagi pengguna New Andromax Tab 7.0 yang charger-nya rusak dan kesulitan membeli charger pengganti, silakan mencoba charger untuk Axioo Picopad GCC. Harga baru Rp 90 ribuan. Btw, saat membeli, jangan mengaku untuk mengisi ulang New Andromax Tab 7.0 ya. Bilang saja buat tablet Axioo yang sisi belakangnya berwarna-warni.