By

Review Nokia Lumia 920: Selipkan Sungai Kapuas dan Sumatera

Ketika Nokia mengumumkan kehadiran Lumia 920, September tahun lalu, pujian dan caci maki segera muncul bersamaan. Pujian menghampiri karena ponsel itu menawarkan sederet kemampuan yang terbilang wow. Sedangkan caci maki berdatangan karena Nokia dituduh merekayasa foto dan klip video yang mempromosikan kemampuan kamera Lumia 920.

Ponsel kontroversial itu akhirnya mendarat di Indonesia. Penulis menguji pakai sebuah Lumia 920 berwarna kuning. Bodi tunggal (unibody) ponsel yang dijual Rp 6,499 juta tersebut berbahan polikarbonat. Sementara itu, tombol fisik di kanan bodi dibuat dari keramik zirkonium yang diklaim tahan gores dan takkan berubah warna.

Lumia 920-1

Warna kuning Lumia 920 terkesan gaul, enerjik, dan ceria. Menurut penulis yang sudah melihat Lumia 920 berwarna kuning, merah, hitam, dan putih, varian warna kuning adalah yang terbaik. Merah menyusul di urutan berikutnya. Namun, soal warna sebenarnya masalah selera, bukan?

Di dalam bodi Lumia 920 dibenamkan baterai berkapasitas 2.000 mAh. Pengguna tak bisa melepas atau memasangkan baterai itu secara mandiri. Selot untuk menyelipkan micro SIM terdapat di sisi atas ponsel. Pengguna membutuhkan bantuan klip kertas, jarum, atau benda runcing kecil lainnya untuk mendorong keluar selot tersebut.

Ketika ponsel diaktifkan, kotak-kotak ala live tiles Windows Phone tersaji di layar pure motion HD+ 4,5 inci beresolusi 720 768 x 1.280 piksel itu. Layar IPS yang mengadopsi Corning Gorilla Glass tersebut lebih tahan terhadap goresan. Saat makan siang, penulis pernah iseng menggoreskan garpu dan sendok ke layar. Hasilnya, layar tetap mulus.

Berkali-kali penulis mempersilakan teman dan pemilik/penjaga gerai ponsel untuk mencicipi Lumia 920 yang penulis bawa. Komentar mereka sama. Layar Lumia 920 tajam dan responsif. “Bisa langsung serrrr… gitu ya saat digerakkan ke atas atau bawah,” kata salah seorang teman penulis. Umpama saat itu ia mengenakan sarung tangan, penulis yakin ia bakal lebih terkagum-kagum. Sebab, layar sentuh Lumia 920 tetap merespons meskipun pengguna mengenakan sarung tangan kala menyentuhnya.

Prosesor dual core Qualcomm Snapdragon S4 1,5 GHz, bluetooth, GPS, NFC, Wi-Fi, RAM 1 GB, dan memori penyimpanan massal (mass storage memory) 32 GB merupakan sebagian spesifikasi lain Lumia 920. Saat ponsel masih segar, sisa memori yang leluasa dioptimalkan pengguna 26,64. Tidak tersedia selot memori eksternal di ponsel bersistem operasi Windows Phone 8 itu.

Lumia 920 mendukung layanan HSPA 42 Mbps dan LTE. Untuk mengetahui lokasi dan navigasi, pengguna dapat memanfaatkan Nokia Maps dan Nokia Drive. Hal yang menarik, Nokia Maps bukan hanya dapat menampilkan jalan. Beberapa gedung dan pusat perbelanjaan di Jakarta bahkan disajikan lengkap dengan daftar plus lokasi tenant di setiap lantai. Katakanlah suatu saat pengguna berada di Grand Indonesia Jakarta, lalu ingin mencari gerai resto siap saji tertentu. Dengan memanfaatkan Nokia Maps, pengguna bisa menemukan lokasi resto itu secara mudah.

Lumia 920-2

Saat menelusuri menu dan daftar aplikasi, pengguna akan menjumpai nuansa Indonesia di Lumia 920. Tersedia aplikasi Garuda Indonesia dan Kompas.com yang siap dipakai pengguna. Berikutnya, ketika hendak memilih nada dering ponsel, pengguna bakal menemukan nada dering yang diberi nama Kapuas River dan Sumatra Ring.

Apakah ponsel Anda sering dimainkan oleh anak? Untuk membatasi akses, pengguna Lumia 920 dapat mengaktifkan Kid’s corner. Sementara itu, untuk mengolah file dokumen, pengguna bisa menggunakan aplikasi Office. Aplikasi tersebut dapat membuat file baru, menyunting, dan membaca file Word maupun Excel. Khusus file PowerPoint, aplikasi Office hanya mampu menyunting dan membacanya.

Tak mengizinkan pengguna mengatur ponsel supaya selalu berada di jaringan 3G menjadi salah satu sisi minus Lumia 920. Ponsel berdimensi fisik 130,3 x 70,8 x 10,7 mm dan berat 185 gram juga tidak bisa memberikan respons getaran kala papan ketik qwerty-nya disentuh. Dua poin itu sebenarnya merupakan kondisi standar Windows Phone 8. Umpama Nokia boleh dan bisa memodifikasinya, tentu akan lebih asyik.

Satu pesan penulis, kalau saat ini Anda telah memakai Lumia 920 dan muncul notifikasi update di ponsel, turutilah permintaan update itu. Sebab, penulis merasa, usai menjalani update, Lumia 920 yang penulis gunakan lebih mudah meraup sinyal 3G dari operator.

***

Dua jempol patut diacungkan kepada kamera Nokia Lumia 920. Sebab, kamera itu terbukti mampu menghasilkan foto yang tajam di berbagai tingkat pencahayaan.

Karena penasaran dengan kemampuan kamera Lumia 920, penulis sengaja menonton film di sebuah sinepleks. Hasilnya, ia ternyata tetap sanggup memproduksi foto yang mengesankan kala film sedang diputar dan seluruh lampu studio telah dipadamkam.

Hasil foto Lumia 920-4

Spesifikasi kamera Lumia 920 memang menggiurkan. Kamera belakang berlensa Carl Zeiss 26 mm dengan bukaan f/2.0. Kamera autofocus 8,7 megapiksel itu dilengkapi lampu kilat dual LED dan Optical Image Stabilization. Bila difungsikan sebagai perekam video, ia dapat memproduksi video full HD 1.920 x 1.080 piksel.

Sementara itu, kamera di sisi muka Lumia 920 mampu menghasilkan foto beresolusi 1.280 x 960 piksel dan klip video berdefinisi tinggi (HD) 1.280 x 760 piksel. Kamera itu tanpa autofocus maupun lampu kilat. Di http://goo.gl/Ryg89 penulis telah mengunggah beberapa foto dan video saat kamera Lumia 920 diadu dengan HTC 8X.

Tanpa menginstalasikan aplikasi tambahan, pengguna Lumia 920 akan menemukan Nokia City Lens dan Smart Shoot di daftar aplikasi. Dengan Nokia City Lens, pengguna cukup mengarahkan kamera ke jalan, gedung, atau bangunan tertentu. Ponsel selanjutnya bakal memberikan informasi mengenai jalan atau gedung itu dan aneka lokasi lain di sekitarnya. Misalnya, lokasi restoran, SPBU, dan tempat ibadah.

Sedangkan Smart Shoot memiliki dua kegunaan utama. Yaitu, memperbaiki wajah dan menghilangkan objek. Memperbaiki wajah? Misalnya, pengguna memotret tiga teman yang sengaja menatap kamera. Ketika pengguna memotretnya, ternyata salah satu teman sedang memejamkan mata. Pengguna tak perlu melakukan pemotretan ulang. Dengan Smart Shoot, pengguna bisa menemukan momen saat mata sang teman terbuka, memilih momen itu, dan menyimpannya. Sehingga, foto yang awalnya ternoda kini menjadi lebih sempurna.

Lain waktu, mungkin pengguna ingin memotret interior sebuah restoran. Eh, mendadak ada orang lewat. Santai saja. Orang yang nyelonong itu bisa dihilangkan memakai menu erase objects Smart Shoot.

Masih ada aneka aplikasi lain terkait kamera yang layak dicoba dan bisa diunduh di Windows Store. Di antaranya, Cinemagraph yang memungkinkan bagian tertentu foto bisa bergerak dan Panorama untuk memotret pemandangan. Ada pula aplikasi Reading Lens yang membantu pengguna membaca tulisan berukuran sangat kecil.

***

Di bawah ini ada beberapa contoh foto dan penerapan nyata fitur/aplikasi yang berhubungan dengan kamera di Lumia 920.

Mengabadikan suasana di dalam sebuah gedung bioskop. Pemotretan tanpa lampu kilat. Lampu di dalam studio masih menyala.

Hasil foto Lumia 920-1

Melakukan pemotretan jarak dekat. Titik fokus pada botol minuman. Latar belakang terlihat kabur.

Hasil foto Lumia 920-2

Melakukan pemotretan jarak dekat lagi. Kali ini fokus diarahkan ke nama depot yang berada di belakang.

Hasil foto Lumia 920-3

Foto panorama ala Lumia 920. Pemotretan dilakukan petang hari, tanpa lampu kilat, dan tanpa bantuan tripod. Silakan klik foto untuk melihatnya dalam ukuran tiga kali lipat lebih besar.

Panorama Lumia 920

Mencoba Smart Shoot. Perhatikan dua wanita yang berada di eskalator turun. Kita akan menghilangkannya.

Smart Shoot-1

Pilih menu “erase objects”.

Smart Shoot-2

Pilih dua wanita di eskalator tersebut.

Smart Shoot-3

Nah, sekarang sudah hilang.

Smart Shoot-4

Jangan lupa menyimpannya.

Smart Shoot-5

Harus membaca tulisan berukuran sangat mungil? Gunakan aplikasi Reading Lens. Misalnya, Anda ingin membaca deretan angka di balik kartu SIM. Tulisannya kecil-kecil nih.

Reading lens-2

Dengan Reading Lens, jadi lebih mudah deh.

Reading lens-1

Bagaimana kinerja kamera Lumia 920 kalau diadu dengan HTC Radar 8X? Dua ponsel itu saat ini menjadi ponsel Windows Phone 8 termahal Nokia dan HTC. Silakan masuk ke http://goo.gl/dTD3C

Update: setelah berkali-kali mencoba, akhirnya saya berhasil mengunggah hasil jepretan Cinemagraph di Lumia 920. Silakan masuk ke http://goo.gl/xLRDj. Foto sengaja tidak dirotasi. Sebab, entah mengapa, kalau dirotasi gambar menjadi tak bisa bergerak lagi.

24 Responses to Review Nokia Lumia 920: Selipkan Sungai Kapuas dan Sumatera

  1. Bima says:

    @Pak Herry, menu “erase objects” koq ajaib banget ya?? bener” halus hasilnya, beda kalau kita pake tools clone di app pengolah foto…

  2. Rifqi says:

    Cuman bisa bilang hebat!!! Banget!!

  3. Herry SW says:

    Pak Bima,

    Oh, fitur “erase objects”-nya tergolong ajaib ya, Pak. Selama ini saya jarang memakai aplikasi pengolah foto. Di laptop pun tak ada Photoshop.

  4. Rheza says:

    ini smartphoneku selanjutnya, tapi setelah liat Samsung ATIV S jadi agak galau sedikit mau memilih Windows Phone 8 yang mana…hehehe

  5. Jeng Sri says:

    siapa yg mau beli iPhone 5? saya mau tukar ke nokia lumia 920, kameranya WOW… hehe

  6. Herry SW says:

    He… he… ada yang keracunan Ativ S, ada pula yang keracunan Lumia 920. :)

    Jeng Sri cocoknya beli Lumia 920 yang warna merah. Tanggal 2-3 Februari 2013 di Grand City Surabaya ada pameran. Saat itu ada promo khusus.

  7. Harvey says:

    Boleh jg. Mudah2an harga 2nd-nya nnti murah… :P
    Salah satu kelemahan Lumia adalah harga jual kembalinya yg jatuh. Bandingin aja dgn BB atw Samsung. Tapi mudah2an aja kedepannya WP7/WP8 bakal pnya komunitas yg kuat sprti BB atw Android shingga bnyk org yg tertular untuk memakai WP..

  8. Herry SW says:

    Pak Harvey,

    Harga jual ponsel bekas bersistem operasi Windows Phone rata-rata terjun bebas. Hal itu juga berlaku untuk Lumia.

    Bahkan, bila dicermati, nyaris semua tipe Lumia harga bekasnya luar biasa hancur. Ketika ditawari Lumia bekas, toko penjual ponsel bekas seringkali langsung menolaknya. Mereka nggak mau kulakan karena jarang banget ada konsumen yang datang mencari Lumia bekas. Kalau pun ada toko yang mau beli, harganya sangat rendah. Misalnya, Lumia 900 yang harga barunya masih Rp 4,x juta cuma ditawar Rp 1,5 juta.

    Perkecualian patut disematkan kepada Lumia 920. Khusus tipe itu, saya lihat toko-toko masih berminat membeli bekasnya. Biasanya mereka akan menawar di rentang harga Rp 4,4 juta sampai Rp 4,5 juta. Kemudian mereka menjualnya kepada peminat dengan harga pembukaan sekitar Rp 5,2 juta.

  9. steve says:

    to HSW,

    kameranya kalo dibandingkan sama iphone 5 bagus mana ya ?

  10. yopie says:

    Pak Herry, klo dibandingkan dengan 808 Pureview masih bagusan 808? (dari kualitas lensa & fitur/aplikasi nya)

  11. nunoz says:

    Pak Herry… sebenernya apa sih beda windows phone dr berbagai merk? Nokia Lumia..Samsung ATIV S..HTC 8x..dan windows lain. Sama sih sebenernya dengan android, dr berbagai merk. Apa sih sebenrnya fitur pembeda yg paling berpengaruh? Dulu walaupun sama2 pake OS Symbian, Nokia dan Sony Ericsson kan beda, dimana SE pake Symbian UIQ.

  12. Herry SW says:

    Pak Steve,

    Kurang tahu, Pak. Saya belum pernah menguji pakai iPhone 5.

  13. Herry SW says:

    Pak Yopie,

    Maaf, kurang tahu, Pak. Saya belum pernah menguji pakai 808. Maksimal cuma towel-towel di pameran atau toko.

  14. Herry SW says:

    Pak Nunoz,

    Pembeda utamanya ya merek, lalu desain dan spesifikasi. Intinya kayak Android yang ditawarkan oleh aneka merek itu deh.

    Kalau kemudian dicermati, kadang ada aplikasi khas ponsel tertentu. Misalnya, di Nokia Lumia 920 ada Cinemagraph dan Smart Shoot. Fitur apa tuh? Saya sudah memaparkannya saat menulis naskah review Lumia 920. Silakan membacanya di bagian awal thread ini.

  15. nunoz says:

    Ada nggak Pak Herry… IOS di hp selain Iphone?

  16. melisa says:

    mungkin kameranya merekam beberapa saat sebelum shuter ditekan ya? sehingga bisa memperbaiki momen yang salah dan menghapus obyek. jadi seperti ditimpa dengan layer foto yang lain. atau ada penjelasan lain?
    btw, memotret di dalam bioskop bukannya dilarang keras pak? haha

  17. Herry SW says:

    Pak Nunoz,

    Tak ada. iOS kan hanya ada di produknya Apple. Nah, karena Apple baru mengeluarkan ponsel iPhone, ya berarti iOS baru ada di iPhone.

  18. Herry SW says:

    Bu Melisa,

    Saya bukan ahli fotografi. Namun, kalau melihat Smart Shoot di Lumia 920, dugaan saya begini:
    * Ketika shutter ditekan, maka ia akan merekam banyak frame. Ponsel sekaligus mengidentifikasi objek mana yang sebelumnya tak terlihat, kemudian ternyata muncul. Objek itu kemudian didefinisikan sebagai objek bergerak.
    * Usai pemotretan, kalau pengguna memilih menu erase object, maka Lumia 920 akan mengizinkan pengguna menghapus objek yang telah didefinisikan sebagai objek bergerak.

    Soal pemotretan di dalam gedung bioskop, nah… itu dia. Ketika saya masuk dan menonton bioskop dengan tujuan utama sebenarnya mengetes kamera Lumia 920, di benak saya yang terbayang adalah dilarang memakai perekam video/handycam. Sebab, kalau satu film direkam utuh kan kemudian bisa diangggap membajak film.

    Karena itu, saya santai saja saat memotret layar. Toh saya nggak bermaksud membajak. Ketika baru jepret-jepret sekitar tiga kali, ada petugas keamanan yang masuk. Ia terlihat melihat dan menunjuk ke arah saya, tanpa mendatangi saya atau memberikan isyarat tertentu.

    Beberapa hari kemudian, usai saya membagikan hasil jepretan Lumia via blog dan Twitter, saya baru tahu, ternyata memotret di gedung bioskop juga tak boleh.

  19. david says:

    sekedar komen, yg foto botol, itu pengambilannya di depot mahkota jl ngagel jaya tengah, dekat kampus iSTTS itu ya :))

  20. Herry SW says:

    Betul sekali, Pak David. Langganan di sana juga ya?

    Saya lumayan rutin makan di sana. Sudah jadi pelanggan saat masuk di tempat lama yang lebih sederhana. Dulu satu porsi nasi dan lauk cuma Rp 1.300 atau Rp 1.600. Lupa tepatnya, tapi pasti kurang dari Rp 2.000.

    Selain di Mahkota, saya juga rutin makan nasi kornet di depot yang berada di seberang sekolah Gracia. Duh, kok mendadak lupa namanya.

  21. Didy says:

    Pak HSW apakah nokia lumia 920 kalo di koneksikan ke PC, bisa drag and drop, seperti android ataupun yg lainnya

  22. Herry SW says:

    Pak Didy,

    Ya, bisa. Begitu dihubungkan via kabel data, langsung dikenali layaknya sebuah USB flashdisk. Beda dengan zaman Lumia 800 dulu.

  23. Christian Utomo says:

    Boss HSW, untuk WP8 apakah ada aplikasi chatting untuk sesama WP8? Misal blackberry punya bbm & Apple punya iMessage. Keunggulan WP8 dibanding bb10 apa ya? Thanks

  24. Herry SW says:

    Pak Christian Utomo,

    Saya tak tahu pastinya. Dulu waktu pakai WP8, saya cari aplikasi chatting yang multiplatform sih. Saya waktu itu pakai WhatsApp.

    Apakah keunggulan WP8 dibandingkan BB10? He.. he.. belum pernah uji pakai BB10, Pak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>