By

Tip Beli Tablet Lokal: Cek Layar dan Berdoa

Karena berbagai alasan, terutama dana terbatas dan hanya untuk mainan anak, sebagian orang ikhlas membeli tablet Android merek lokal buatan Tiongkok. Bila Anda termasuk dalam kelompok itu, silakan membaca tulisan ini dulu. Penulis tak menjamin Anda bakal memperoleh tablet Android yang memuaskan. Namun, setidaknya, peluang membawa pulang tablet Android yang memantik emosi bisa diminimalkan.

Hampir semua merek sama. Ada belasan, bahkan mungkin puluhan, tablet merek lokal buatan Tiongkok yang saat ini beredar di pasar. Bagi penulis, hampir semuanya sama saja. Hanya sebagian pebisnis tablet merek lokal yang berkomitmen jangka panjang terhadap eksistensi merek.

Umpama harus membeli tablet merek lokal, karena berbagai alasan, awalnya penulis akan mencari pilihan pada dua merek lokal saja. Merek pertama diawali dengan huruf A dan diakhiri dengan huruf O. Ia sebelumnya populer lewat aneka produk laptop. Sedangkan merek kedua diawali dengan huruf S. Merek yang mengandung makna “kecepatan” ini dikenal melalui berbagai tipe modem yang mayoritas dibundel dengan operator seluler terbesar di Indonesia.

Datang, lihat, dan coba. Nah, karena kebanyakan tablet merek lokal sebenarnya patut disebut sama, langkah terbaik sebelum membeli adalah datang ke pusat penjualan acang alias gadget. Pastikan di sana dipajang produk demo dari berbagai merek yang benar-benar boleh dicoba oleh calon pembeli.

Silakan mencoba sepuasnya dulu. Jangan langsung bertransaksi meskipun ada tawaran menggiurkan dari merek tertentu. Layar merupakan bagian utama yang perlu diperhatikan. Apakah layar sentuhnya responsif terhadap sentuhan? Apakah tampilan layar cukup halus? Rabalah permukaan layar atau cermati layar dari samping. Apakah layarnya rata? Aneh tetapi nyata, pernah ada lho tablet merek lokal yang permukaan layarnya terasa bergelombang saat diraba.

Cermati pula fitur dan spesifikasi tablet yang tersedia. Sesuaikan dengan anggaran. Kalau anggaran Anda kurang dari Rp 1 juta, tablet yang bisa Anda bawa pulang hampir pasti tanpa slot kartu SIM. Saran penulis, kecepatan prosesor sebaiknya minimal 800 MHz, sedangkan sisa memori untuk instalasi aplikasi tak kurang dari 200 MB.

Transaksi dan coba lagi. Bukalah unit baru yang disodorkan kepada Anda. Cobalah dengan seksama. Lagi-lagi, layar patut memperoleh perhatian ekstra. Pastikan kinerja layar sama bagusnya dengan produk demo yang sempat Anda coba.

Berdoa. Ya, penulis tidak bercanda. Kalau yang Anda beli adalah tablet merek lokal berharga jual kurang dari Rp 1 juta, berdoalah supaya tak mengalami masalah. Sebab, unsur keberuntungan kadang-kadang sangat berperan.

61 Responses to Tip Beli Tablet Lokal: Cek Layar dan Berdoa

  1. yopie says:

    pak Herry, postingan anda setidaknya cukup membantu bagi orang awam yang akan membeli tablet dengan budget sangat terbatas, namun merk huruf awal S masih jarang ditemui, kalo yang awal A akhir O sudah cukup sering ditemui, namun bagaimana dengan merk huruf awal A akhir N yang cukup sering diiklankan?
    tentang layar bergelombang saya juga pernah melihatnya sendiri, sangat parah, bisa membuat emosi, hehehe….
    memang paling aman membeli merk global dengan layar sekelas Gorilla glass, karena layar tablet merupakan layar sentuh yang pastinya sering kena tekanan.

  2. melisa says:

    pak, saya punya tablet lokal yang diawali huruf t, diakhiri huruf t. merk nya sangat mirip dengan kata “tablet”, hanya ditambahkan satu huruf saja.
    mungkin pak herry bisa coba, saya sejauh ini puas dengan performanya. layar responsif, keras, dual core 1,5 GHz, dual MALI-400

  3. Herry SW says:

    Pak Yopie,

    Merek A yang berakhiran N itu termasuk yang cenderung tidak saya rekomendasikan. Ia masih satu grup dengan ponsel merek lokal yang berawalan dengan huruf C. Dulu waktu belum laris, ponsel C itu cukup bagus. Tetapi, begitu laris manis, kondisinya berubah 180 derajat.

  4. Herry SW says:

    Bu Melisa,

    Terima kasih atas sharing informasinya. Tablet merek T itu biasanya suka mengklaim kalau spesifikasinya tak kalah dengan iPad ya. Namun, beberapa kali saya iseng mencobanya saat pameran, layarnya selalu kurang responsif. Bagus deh kalau kini sudah membaik.

  5. welly says:

    saya punya yg merknya t dan akhiran q lumayan Pak garansi 3tahun, sudah ada di tangan kurang lebih 5bulan, so far so good cuma kadang agak lemot responnya dan ngelag. cukup bagus sih menurut saya, kl nonton youtube daily motion cukup halus, cuman harus hati2 dengan layar karena pinggirannya agak kurang rata dan halus packingnya :D

  6. Herry SW says:

    Pak Welly,

    Terima kasih atas sharing informasinya. Itu yang terdiri atas empat huruf ya?

  7. welly says:

    iya Pak, 4 huruf

  8. Rizky says:

    Pak Herry, gimana menurut bapak kalau yang merknya A dengan akhiran L, denger denger sih cukup bagus di kelas harga 1 jutaan…

  9. Herry SW says:

    Pak Rizky,

    Saya belum pernah mencobanya sendiri. Namun, dengar-dengar merek A berakhiran L dan M berakhiran U itu cukup terkenal di negara asalnya. Keduanya termasuk dalam tablet merek China buatan China, bukan merek lokal buatan China.

  10. ukub says:

    Menanggapi pernyataan ini “Hanya sebagian pebisnis tablet merek
    lokal yang berkomitmen jangka
    panjang terhadap eksistensi merek.”

    Saya juga memiliki pengalaman tetapi ponsel, saya punya hitech h39 yg skrng perusahaannya juga gulung tikar, sempat berganti nama menjadi ht mobile, mungkin pebisnis rebranding hp china ini mengunakan taktik hit and run. Begitu produk tidak memenuhi target, mereka menghilang begitu saja…

  11. wendy says:

    Sekedar tambahan, fitur tablet lokal yg tidak ada di merk global, adalah TV Analog.

  12. bowo says:

    seminggu lalu saya mengantar temen tablet yg awalnya t dan akhiran yg 4 huruf, tablet ini bisa mutar video full hd dengan lancar, padahal video yg sama saya putar di a**s transformer saya agak lag, kalo layar cukuplah untuk yg bisa ditebus dengan harga 799 ribu, makasih

  13. Herry SW says:

    Pak Ukub,

    Untuk Hitech, kasusnya sedikit berbeda, Pak. Mereka bukan hendak bertindak nakal, melainkan karena terjadi pecah kongsi. Pemegang saham Hitech terdiri atas beberapa orang. Nah, mereka beda pemikiran, lalu pecah.

    Hitech saya nilai tidak melarikan diri. Sebab, ketika kemudian muncul HT Mobile, garansi atas ponsel Hitech masih dilayani di pusat perbaikan resmi HT Mobile.

    Kini HT Mobile juga sudah almarhum, lagi-lagi karena perpecahan internal. Kendati demikian, garansi terhadap ponsel HT Mobile tetap dilayani sampai masa satu tahun berakhir. Pusat perbaikan resmi memang tidak ditangani langsung oleh mereka lagi, melainkan di-outsource. Kalau saya tak salah ingat, kini ditangani Communicare.

    Tentang tidak memenuhi target, setahu saya, Hitech maupun HT Mobile penjualannya termasuk bagus. Apalagi, ketika masih zaman Hitech. Masa keemasan deh. Profit margin masih besar, pesaing juga belum banyak.

  14. Herry SW says:

    Pak Wendy,

    Benar, belum ada tablet merek global yang dibekali analog tv tuner.

  15. Herry SW says:

    Pak Bowo,

    Terima kasih atas sharing-nya.

  16. ukub says:

    maksud saya yg memakai strategi hit and run untuk pebisnis rebrand yg baru2 ini muncul.

    kalau hitech sih denger2 mereka ganti merk, strategi untuk menghindari/membayar lebih rendah pajak dari yg seharusnya, karena hitech h39/h38 termasuk booming pada jamannya.

    untuk analog tv di hp/tablet, wakil mediatech mtk yg baru2 ini ke indonesia juga mengungkapkan keheranannya dgn konsumen indonesia yg suka dgn analog tv, sebab di china nya sendiri mereka lebih suka dgn hp/tablet yg ada digital tv.

    ingat tv digital saya jadi ingat dgn merk skybee g0al, pak herry ada info knp skybee skrng sepertinya berhenti produksi?

    satu lagi pertanyaan saya kenapa pa herry belum mereview satu pun ponsel “lokal” merk 3 huruf, huruf pertama i huruf terakhir o, huruf tengah m..komplit deh nama merknya :-D

  17. Herry SW says:

    Pak Ukub, saya jawab satu per satu di bawah ya.

    >maksud saya yg memakai strategi hit and run untuk pebisnis >rebrand yg baru2 ini muncul.

    Oh ok. Pemain lama pun ada yang pakai jurus itu kok. Ada yang setelah pukul dan lari beneran keluar dari bisnis ponsel. Ada pula yang masih di bisnis ponsel, tetapi ganti merek.

    Misalnya, sebelumnya mengeluarkan ponsel merek Kuda. Setelah sekitar enam bulan sengaja ditutup. Lalu, meluncurkan ponsel merek Tikus. Tutup lagi. Ganti dengan merek Kucing.

    >kalau hitech sih denger2 mereka ganti merk, strategi untuk >menghindari/membayar lebih rendah pajak dari yg >seharusnya, karena hitech h39/h38 termasuk booming pada >jamannya.

    Yang saya tahu sih karena pecah kongsi.

    >untuk analog tv di hp/tablet, wakil mediatech mtk yg baru2 ini >ke indonesia juga mengungkapkan keheranannya dgn >konsumen indonesia yg suka dgn analog tv, sebab di china >nya sendiri mereka lebih suka dgn hp/tablet yg ada digital tv.

    Masalahnya di sini digital TV masih belum memasyarakat, Pak. Alasan lain, segmen utama ponsel bertelevisi itu kan di kota-kota kecil. Nah, di sana digital TV belum ada.

    >ingat tv digital saya jadi ingat dgn merk skybee g0al, pak >herry ada info knp skybee skrng sepertinya berhenti >produksi?

    Sepertinya holding company Skybee lebih berkonsentrasi di bidang lain yang lebih menggiurkan, Pak. Bisnis ponsel merek lokal sekarang kan sudah tidak semanis dulu.

    >satu lagi pertanyaan saya kenapa pa herry belum mereview >satu pun ponsel “lokal” merk 3 huruf, huruf pertama i huruf >terakhir o, huruf tengah m..komplit deh nama merknya :-D

    Ha… ha… awalnya seolah teka-teki, tetapi ujung-ujungnya disebut lengkap. Dulu saya beberapa kali pernah me-review ponsel Imo. Tapi, waktu itu saya belum rajin unggah ke blog. Makanya, di Ponselmu.com ini belum ada kategori Imo. Belakangan ini saya belum nulis Imo lagi karena belum ada produk yang “saya curigai”. :)

  18. yopie says:

    pak Herry, dulu anda pernah berkata kalau laptop merk huruf awal z akhiran x berkinerja kurang bagus, apakah tablet dengan merk tersebut juga kualitasnya kurang bagus?
    saya mau tanya lagi, boleh dijawab boleh tidak, karena agak menyimpang dari topik, apakah laptop/all in one pc merk hurup awal a akhiran o kualitasnya bagus dibandingkan laptop merk z akhiran x?
    terima kasih.

  19. Herry SW says:

    Pak Yopie,

    Saya belum pernah mencoba tablet bermerek Z…x. Beberapa bulan lalu saya sempat ingin menjajal Galaxy Note jadi-jadian bermerek tersebut. Tetapi, saya langsung mengurungkan niat ketika mengetahui harga jualnya jauh lebih mahal dibandingkan sesama merek lokal. Bahkan, diadu dengan merek global pun masih lebih tinggi.

    Untuk laptop, saya pernah dua kali menggunakan merek A…o. Secara umum lumayan. Sisi minusnya, baterai laptop pertama cepat drop. Hal serupa tidak terjadi pada laptop kedua.

    All in one PC merek A…o belum pernah saya coba.

    Kalau disuruh memilih merek Z…x atau A…o, tentu saya memilih yang kedua.

  20. Harvey K says:

    Saya heran dengan tablet keluaran produsen berawal A dan akhiran O.
    Dua bulan saya membelikan tablet 7 inch yg terbaru buat adik saya (hrga 1 jt), dgn spesifikasi yg lumayan bagus: prosesor 1 GHZ, RAM 512 MB, memory 4GB Kinerja bagus dalam memainkan game HD dan kakak saya puas dengan itu.
    Sebulan yg lalu saya membeli tablet 9,7 inc dr mrek trsebut (harga 1,7 jt), dan bisa dikatakan cukup mengecewakan. tampilan layar bagus IPS (sekelas iPad) prosesor 1,2 GHZ, memory 8GB, ram 1GB (GPU sya tdak tahu pake apa). Tapi, Sering Lag, restart sendiri pas maen game, dan ngelag swaktu memainkan game HD (gameloft).
    Jika dibandingkan, justru kinerja tab 7 inc lebih bagus daripada 9,7 inc.
    Ini hanya sharing saja, jika anda ingin membeli tablet lokal lebih baik beli yg 7 inch atau kebawah. Jika anda ingin membeli tablet lokal murah sperti iPad mendingan urungkan saja niat anda. karena hampir dipastikan bakal mengecewakan. Mungkin produsen lokal belum siap dgn tablet ukuran besar, atau mgkn saja itu merupakan produk prototype.

    Pokoknya diteliti dan cari informasinya terlebih dahulu sbelum membeli…!!!

  21. Herry SW says:

    Pak Harvey K, terima kasih atas sharing-nya.

  22. andry says:

    Pak Herry, tolong direview tablet Windows 8 Acer W510 yg kata teman teman sangat cocok buat orang kerja, baterei awet, layar cemerlang, software windows 8. thx.

  23. Herry SW says:

    Pak Andry,

    Apakah di sini sudah ada yang jual? Harga di luar negeri USD 499. Di sini jadi berapa ya?

  24. Andry says:

    Kata Teman 5.99 jt, tapi tidak mengikat, krn permintaan banyak sekali.

  25. Herry SW says:

    Pak Andry,

    Apakah itu bergaransi resmi Acer Indonesia? Hmm… kalau harga segitu, saya belum berani iseng beli sekadar untuk review.

  26. adnan says:

    gan klo tablet huruf dpnnya e… blkg z.. tengahnya ggpad.. gimana gan..
    mohon pencerahannya

  27. Herry SW says:

    Pak Adnan,

    Wah, saya malahan baru dengar ada merek itu. Lucu juga ya: Eggpadz. Kalau diterjemahkan bisa jadi “tablet telur” dong.

  28. Setiaji S. says:

    pak, kalo tablet depannya i blkngnya o trdiri dr 3 huruf itu gmn menurut bapak ?
    saya mau beli tablet tapi masih bingung mau pilih merek apa, saya masih awam untuk masalah ini.

  29. Herry SW says:

    Pak Setiaji S.,

    Sudah lama saya tidak mencoba ponsel merek tersebut. Dulu pernah coba beberapa kali dan hasilnya cenderung negatif. Buat saya sih merek tersebut layak beli ketika sudah tak ada ponsel merek lain yang bisa dibeli. :)

    Saran saya, mending beli yang merek global deh, Pak. Lebih baik menabung dulu untuk kemudian ambil yang bagus sekalian. Daripada beli dengan uang seadanya, lalu tidak puas bahkan emosi.

  30. ryllo pang says:

    gmna pak.. klo tablet yg new smartfren andromax tab 7.. bgus gg pak.. soal,a saya mao bli yg bgtu.. tpi tkut nysell juga sih..
    bisa bantuan,a pak

  31. Ahmad H says:

    Pak, saya mau beli asus nexus 7 wifi 32gb,7″ Type LED-backlit IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
    Size 800 x 1280 pixels, (~216 ppi pixel density)
    Corning Gorilla Glass
    Card slot No
    WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n
    Bluetooth Yes
    NFC Yes
    USB Yes, microUSB v2.0
    Ga ada camera belakang, kamera dpan 1.2MP
    OS Android OS, v4.1 (Jelly Bean)
    Chipset Nvidia Tegra 3
    CPU Quad-core 1.3 GHz
    GPU ULP GeForce
    Sensors Accelerometer, gyro, proximity, compass
    Li-Ion 4325 mAh

    Harga 3 Juta Pak

    Kira2 harganya sesuai ngga dengan spek diatas?
    Ada ngga tablet lokal yang speknya hampir mendekati yg diatas dg harga 2jt kebawah?

  32. Herry SW says:

    Pak Ryllo Pang,

    Tablet New Smartfren Andromax Tab lumayan kok. Ya, kategorinya hanya lumayan, belum bisa dibilang sangat bagus. Pesan saya, jangan ambil generasi lama yang tanpa embel-embel “new” ya, Pak.

  33. Herry SW says:

    Pak Ahmad H.,

    Saya belum pernah menguji pakai Nexus 7. Namun, saya sempat mencicipi sebentar milik seorang teman. Harga Rp 3 juta untuk unit baru dan bergaransi resmi tergolong rasional.

    Ah, jangan membeli tablet merek lokal deh. Apalagi, dengan kriteria yang seperti Bapak sebutkan.

  34. tasya says:

    Pak herry, gimana dengan tablet/phablet lokal merek p belakangnya m 6 huruf, kira2 bagus gak? Atau smartphone android merek L belakangnya O yg sudah byk memproduksi laptop, kira2 gimana? Trima kasih atas jawabannya.

  35. Herry SW says:

    Bu Tasya,

    Setelah P lalu huruf I dan diakhiri M ya? Hmm… silakan melirik yang lain saja deh.

    L lalu O dan diakhiri O kan? Nah, itu boleh dilirik.

  36. tasya says:

    L setelah itu E dan diakhiri O pak.

    Oh iya, yg awalan P dan akhiran M itu gak bagus ya? Yg kluaran terbaru’a edisi note kedua, Karena saya tertarik dgn spesifikasi layar’a yg IPS dan resolusi tinggi sudah dgn teknologi hi-bright gimana mnurut pak Herry, trimakasih sblm’a.

  37. Herry SW says:

    Bu Tasya,

    Eh iya, L, E, dan ekornya O. Berarti, tadi otak dengan jari tangan saya tidak sinkron. Merek itu layak beli.

    Soal P ekor M, dulu saya pernah mencoba tablet Android dan ponselnya. Nggak sip deh. Yang tablet Android malahan bisa merespons sendiri tanpa disentuh. Begitu tablet agak miring ke sini, ada yang merespons. Miring ke kanan sedikit, merespons lagi. Seolah jari saya menyentuh layar.

    Intinya, untuk Android merek lokal buatan Tiongkok, menurut saya, yang lumayan boleh dipertimbangkan hanya dua merek:
    * Awalan A, ekor O. Jumlah huruf lima karakter.
    * Awalan S, ekor P. Jumlah huruf tujuh karakter.
    * Awalan E, ekor E, dengan jumlah huruf tujuh karakter, boleh pula dilirik khusus untuk produk yang kelas menengah dan agak tinggi.

  38. tasya says:

    Baik trima kasih sarannya pak Herry. Oiya review tablet L****O a2107 dong pak. Saya tertarik, tp ragu2 dengan kinerja’a. Trimakasih.

  39. Herry SW says:

    Bu Tasya,

    Saya belum bisa me-review Lenovo A2107 karena belum pernah mencobanya.

  40. dedy says:

    pak herry,

    mohon reviewnya, Awalan A, ekor O 10.1 in…saya tertarik pake, bener memang untuk anak..tp kq byk keluhan2..tertarik jg dg awal A ekor L 9 in, spek luar biasa tp ga 3G & Serviscenter blm ada…mohon pencerahannya

    makasih pak herry

  41. Herry SW says:

    Pak Dedy,

    Silakan langsung menyebutkan mereknya.

    A ekor O maksudnya Axioo ya? Saya belum pernah mencobanya.

    A ekor L itu apa ya?

  42. dedy says:

    pak herry
    ainol novo 9 spark pak, speknya retina display, wifi, 3G dg modem…saya liat spek mantab, cm keknya blm ada servis center-nya

  43. Herry SW says:

    Pak Dedy,

    Oh, kalau Ainol tergolong merek China buatan China. Bukan merek lokal buatan China.

    Saya belum pernah mencoba tablet Ainol. Dulu sempat mau iseng beli. Namun, begitu tahu ternyata penjualnya sebuah toko online yang sudah masuk dalam daftar hitam saya, batal beli deh.

  44. rudy says:

    pak herry

    kalau untuk phone cyrus one apakah bisa di rekomendasikan / atau tablet merek cyrus, karena ada rencana beli ponselnya

  45. Herry SW says:

    Pak Rudy,

    Saya belum menguji pakai smartphone maupun tablet Cyrus. Kalau sebatas towel-towel sebentar di pameran sih pernah. Kesan saya, Cyrus sama dengan aneka acang merek lokal buatan Tiongkok. Saya masih lebih merekomendasikan Anda membeli merek global saja.

  46. doni says:

    Gimana dengan tablet merek K-touch apollo wifi pak ? Saya mau beli,soalnya harganya murah tapi spek lumayan tinggi

  47. Herry SW says:

    Pak Doni,

    Saya sama sekali belum pernah menyentuh tablet yang Anda sebutkan. Jadi, saya tak berani memberikan rekomendasi.

  48. doni says:

    Menurut pak herry sendiri merk K-touch ini gimana ? Bagus gak untuk harga yang jauh di bawah merk terkenal

  49. Herry SW says:

    Pak Doni,

    Karena belum mencobanya sendiri, saya belum tahu bagus atau tidak. K-Touch itu merek China buatan China.

  50. evren says:

    mas minta rekomendasi tab merk china ny,, sama minimal spek untuk game hd

  51. Herry SW says:

    Pak Evren,

    Sudah lumayan lama saya tidak mencoba tablet merek Cina nih. Jadi, belum bisa memberikan rekomendasi.

    Kalau merek lokal (merek Indonesia) buatan Cina apakah berminat? Ini saya sedang mencoba sebuah tablet merek lokal tersebut. Kesan pertamanya sungguh mengesankan. Unggul jauh dibandingkan produk merek Advan, Mito, Evercoss, dll deh.

    Merek apa? Tipe apa? Saya sengaja belum menyebutkannya. Sebab, tablet ini masih dalam proses uji pakai. Saya baru memegangnya selama belasan jam. Jadi, belum sampai pada kesimpulan akhir.

  52. Noor Rahmi says:

    Selamat pagi pak herry,
    saya mau nanya apa saja sch yg wajib diperhitungkan dalam pembelian tablet baruspesifikasinya & merk yang bagus apa ya pak? saya orangnya masih awam klo tablet ini mohon bantuannya?

  53. Herry SW says:

    Bu Noor Rahmi,

    Idealnya sih membeli berdasarkan kinerja, kebutuhan, dan anggaran. Masalahnya, kalau belum mencoba kan berarti belum mengetahui kinerja nyatanya. Jadi, silakan membeli tablet dengan memperhatikan beberapa hal berikut:
    * Kesepadanan antara spesifikasi dan harga.
    * Rekam jejak dan eksistensi merek.
    * Kalau Anda bisa melihat produk nyatanya dulu sebelum membeli: keberhasilan tablet itu menciptakan kesan pertama yang positif.
    *

  54. evren says:

    pak herry saya mau tanya klo tblet merk a…n t5c kira2 bagus ga ?? mohon jwaban nya nya pak soalnya agak tertarik dan mau beli tablet ini

  55. Herry SW says:

    Pak/Bu Evren,

    Saya belum pernah mencobanya. Kalau harus dijawab berdasarkan kira-kira, saya akan mengatakan, “Coba melirik merek global dulu saja deh.”

  56. evren says:

    dgn spek seperti t5c harga nya di atas 2jt y pak klo merk global

  57. Herry SW says:

    Bu/Pak Evren,

    Iya benar. Kalau memang mau merek lokal, coba cek SpeedUp Pad 7.85. Tablet itu kebetulan sudah pernah saya coba. Secara umum cukup bagus, kecuali kameranya. Tampilan fisik mirip iPad mini. Ini tautan review-nya: http://ponselmu.com/review-speedup-pad-7-85-fisik-elegan-tebal-setara-pensil/

  58. Rini says:

    Pak Herry, semoga anda tetap diberi kesehatan.Berkaitan dengan tema “Cek Layar Tablet Lokal”.Saya memiliki tablet lokal seharga 600 rb-an yang pada speknya layar TFT 7″ tanpa menuliskan resolusinya. Saya pernah baca ulasan bahwa resolusi 800×480 tidak nyaman dilihat pada layar 7″.Saya tidak tahu apa yg dimaksud tidak nyaman tsb. Karena saya melihat tablet saya pada tampilan icon,huruf,tampilan web cukup jelas. Cuma memang kamera yg cuma 2mp menghasilkan gambar yg tidak bagus,tapi pada informasi gambarnya tertulis 1600X1200.Bagaimana mengetahui resolusi tablet? Apakah informasi ukuran gambar hasil kameranya menggambarkan resolusi tablet tsb? Mohon perkenan pak Herry menjelaskannya.Terima kasih.

  59. Herry SW says:

    Bu Rini,

    Untuk mengetahui resolusi layar, Anda bisa menginstalasikan aplikasi tambahan. Misalnya, Antutu Benchmark. Informasi yang tersaji sebaiknya tidak 100 persen dianggap benar. Sebab, bila tablet yang Anda gunakan kebetulan memiliki tombol back, home, dan menu yang menyatu di layar sentuh (bukan di bawah layar), tombol itu akan mengurangi resolusi efektif layar.

    Resolusi 1.600 x 1.200 piksel itu adalah resolusi foto yang dihasilkan kamera, bukan resolusi layar tablet. Kalau dikonversi ke megapiksel, 1.600 x 1.200 piksel setara dengan 1,92 megapiksel dan biasa dibulatkan menjadi dua megapiksel.

  60. Rini says:

    Makasih pak Herry atas penjelasan resolusi layar.Tapi maaf pak,untuk tablet yg wifi only sepertinya kita mutlak harus mencoba wifinya ditempat sebelum membeli.Tablet saya yg wifi only bila disambungkan kehotspot speedy tdk masalah,tapi saat disambungkan ke hotspot laptop atau gadget lain tdk mendeteksi sama sekali.Menurut pak Herry,apa memang wifi tablet lokal hanya mampu menangkap hotspot speedy.Terima kasih pak.

  61. Herry SW says:

    Bu Rini,

    Hmm… kok aneh ya. Saya sudah lama tidak mencoba tablet merek lokal. Jadi, kurang tahu kondisi terkini seperti apa. Dulu sih bisa dan seharusnya memang dapat dikoneksikan ke hotspot laptop atau gawai lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>