Angpao Imlek untuk Sony Mobile

Tahun Baru Imlek identik dengan angpao. Nah, senyampang dalam suasana Imlek, saya memberikan kesempatan kepada Anda yang ingin memberikan angpao kepada Sony Mobile Communications Indonesia. Angpao itu boleh berupa apresiasi, pujian, atau sanjungan. Boleh pula berupa usulan, saran, keluhan, komplain, maupun curhat.

Gaya penulisannya bebas. Mau menggunakan majas hiperbola, litotes, ironi, sarkasme, atau jenis majas yang lain sepenuhnya menjadi hak Anda. Pesan saya, sampaikan dengan sopan, terstruktur, dan lengkap. Kalau Anda mengetikkan pengalaman berhubungan dengan pusat perbaikan resmi Sony, misalnya, paparkan kronologisnya. Bila Anda ingat, lebih baik sekaligus sebutkan tanggal, lokasi kunjungan, dan nomor repair order.

Di bagian akhir angpao, Anda wajib menuliskan nama lengkap, kota domisili, dan tipe lengkap ponsel yang saat ini Anda gunakan. Seluruh angpao yang masuk selambat-lambatnya pada Rabu, 5 Februari 2014 pukul 21.00 saya pastikan akan diteruskan ke petinggi Sony Mobile Communications Indonesia.

Oh ya, meskipun mereknya sama, Sony Mobile Communications sampai saat ini hanya menangani produk ponsel dan aksesorinya. Jadi, bila Anda berencana menebar angpao terkait televisi, notebook, atau kamera, maaf kotak angpao ini bukan tempat yang tepat.

Sampai di sini, mungkin di pikiran Anda timbul sebuah pertanyaan. Mengapa tiba-tiba ada kotak angpao seperti ini? Alasannya sederhana banget. Dalam pantauan saya, di pasar ada banyak sekali pengguna, mantan pengguna, dan calon pengguna ponsel Sony yang terlihat ingin menyampaikan unek-unek. Namun, mereka tak tahu harus melontarkannya di mana. Di sini saya berusaha menjadi jembatan antara konsumen dan produsen. Semoga saja itu bermanfaat.

Baiklah, tak perlu berpanjang lebar lagi. Silakan mengetikkan angpao Anda di bagian bawah halaman ini.

Sekali lagi, di bagian akhir angpao jangan lupa menyebutkan nama lengkap, kota domisili, dan tipe ponsel yang sekarang Anda gunakan. Kalau sedang memakai ponsel lain, tuliskan apa adanya. Lucu juga kalau ternyata ada yang memakai ponsel merek Soony atau Suny Elicsson. Saya jadi ingin melihat wujudnya. Ha… ha… ha….

32 thoughts to “Angpao Imlek untuk Sony Mobile”

  1. Wah, ini yang saya tunggu-tunggu pak herry.. Hehehe.
    Saya mau menyampaikan keluhan terkait pelayanan di Sony Mobile Shop Plasa Marina, Surabaya. Pada bulan september 2013, saya mendapatkan handphone SONY XPERIA Z tipe C6603 dari seorang teman. Tetapi simcard holder (tatakan simcard) untuk hp ini hilang karena keteledoran teman saya tadi. Pada tanggal 8 oktober 2013 saya datang ke pusat perbaikan resmi sony di plasa marina lantai 3 untuk menanyakan dan memesan spare part untuk simcard holder handphone sony xperia z saya. Awalnya semua berjalan baik, saya diterima oleh customer service bernama Ani. Setelah mengutarakan keinginan saya, mbak Ani kemudian mengecek stock barang dan ternyata kosong dan harus memesan dari jakarta dengan lama pemesanan kurang lebih 4minggu. Untuk harga simcard holder ini cuma 10 ribu rupiah. Saya menyanggupi dan membayar biaya tersebut saat itu juga dan saya di janjikan akan dihubungi via telpon apabila barang sudah ada. Tetapi hingga sekarang, saya tidak mendapatkan kabar dari pihak sony mobile plasa marina. 2 minggu yang lalu saya mendatangi kembali sony mobile plasa marina surabaya untuk menanyakan barang yang saya pesan dan ternyata barang tersebut belum juga ada. Oleh seorang customer service saat itu (saya lupa namanya), saya dijanjikan akan ditelepon dalam waktu 1 minggu dan jika barang tersebut tidak ada makan uang saya akan di kembalikan. Perlu di ketahui untuk nomor nota saya adalah 000712. Saya tidak masalah dengan uang yang saya keluarkan. Saya hanya kecewa dengan pelayanan dari pihak sony mobile plasa marina yang terkesan menyepelekan. Apakah karena harga yang murah sehingga tidak di respon dengan baik? Jujur saya kecewa sekali. Saat ini saya tinggal menunggu barang yang sama yang saya beli dari amerika melalui ebay. Semoga pelayanan sony mobile ke depannya semakin baik.

    Nama: Erdyan Tokede
    Domisili: Surabaya
    Tipe hp yang digunakan: Sony Experia Z tipe C6603

  2. Kejadian ini terjadi sebenarnya di tahun 2013 akhir tahun antara Okt – Des, saya lupa pastinya.

    Awalnya Z Ultra saya stuck di logo SONY, kemudian saya bawa ke SC TAM yang ada di Plaza Marina Surabaya, asumsi saya karena di box nya tertera sticker TAM, berarti ini termasuk garansi TAM. Dan setelah antri beberapa saat, tibalah giliranku, tapi saya mendapatkan jawaban yang tidak memuaskan, yakni pihak TAM tidak bisa menangani permasalahan HH saya dengan alasan tidak punya software nya dan menyarankan sebaiknya bawa langsung ke SONY. Yang jadi pertanyaan, terus apa gunanya sticker TAM di box tersebut? Kalo TAM hanya perpanjangan tangan saja? Kalo begitu caranya, lebih baik saja langsung bawa ke SC SONY aja, dalam hal ini permasalahan software aja tidak bisa menangani apalagi masalah hardware.OK… walaupun dalam masalah di HH saya, saya yakin itu masalah hardware bukan software. Singkat cerita, saya langsung bawa ke SC SONY yang letaknya bersebelahan dengan TAM (ini aja sudah membuang waktu untuk antri lagi)

    Beberapa hari kemudian saya dikabari bahwa HH saya udah sehat dan permasalahannya katanya cuma di software, tapi saya yakin permasalahan bukan di software, tapi hardware…

    Besoknya saya kembali memasukan HH saya ke SC SONY lagi, karena kejadian stuck di logo SONY terjadi lagi malam harinya, dan disuruh nunggu beberapa jam untuk coba di flash ulang, saya iyakan saja dan ternyata hasilnya sesuai dengan perkiraanku, tetap stuck di logo SONY.
    Oleh petugas saya diberitahu akan dikirim ke SC SONY kertajaya untuk didiagnosis lebih lanjut, dan kalau ternyata benar masalah hardware akan dikirim ke jakarta.

    Seminggu kemudian saya baru menerima SMS yang mengatakan HH saya baru dikirim perhari ini (jadi analisa aja sudah memakan waktu 1 minggu lamanya) dan dengan batas waktu minimal 2 minggu (bukan maksimal) berarti maksimal dengan waktu yang tidak dapat dipastikan…
    Saya sampai heran, apa selaris itukah produk SONY? sampai memakan waktu segitu lama? atau sejelek itukah produk SONY? sampai banyak yang masuk SC, makanya memakai patokan waktu minimal bukan maksimal.

    Dua atau tiga minggu lebih tidak ada kabar kemudian saya berinisiatif email ke SONY menanyakan kabar HH saya dan mendapat balasan email khas CS, kemudian saya email lagi dan membandingkan dengan merk lain serta mengatakan tidak akan merekomendasikan SONY ke relasi baru mendapat jawaban email yang menyuruh menyertakan data serta no RO.

    Sampai di sini belum selesai juga, waktu sejak saya menerima SMS sudah sebulan dan saya masih tidak mengetahui kondisi HH saya. Saya juga tidak tinggal diam, saya berkicau lagi di twitter dan FB SONY, kemudian lagi” disuruh mengirimkan data no RO lagi…

    Akhirnya… setelah menunggu sebulan atau dua bulan lebih (sorry, saya lupa pastinya… yang pasti lama deh) sejak saya menerima SMS pemberitahuan, saya mendapat telp yg mengatakan bahwa HH saya sudah siap diambil dengan penyelesaian ganti mesin. Dan sampai saat ini saya tidak belum dihubungi lagi untuk pengambilan sticker ganti mesin tersebut.

    Oh ya, saya juga pernah di email lagi waktu saya ikut serta di petisi online ke pihak SONY. Isi email tersebut lagi” disuruh mengirimkan data dan no RO, padahal waktu itu HH saya sudah sehat.

    Nama: Jimmy
    Domisili: Surabaya
    HP: Xperia Z Ultra

  3. inget banget pertama kali dibeliin hp sama ortu, merknya Ericsson type GH337 (gsm) untuk gantiin motorola microTAC (cdma) yang belum ada pre-paid nya waktu itu.
    berkali-kali upgrade hingga terahir pakai Sony Ericsson T650.

    walaupun didera dan disiksa iklan hp lain yang meng-klaim begitu kecil dan begitu cerdas, tapi ga tau deh emang udah Soner defender aja dari dulu. entah sudah berapa kali beli T39 dari milis, belum lagi T68.

    tapi kecintaan itu berhenti di Soner T650, sekali menjajal Soner SK17i (baca android) haduh. kok ilang ya ciri khas Sony Ericsson. ilang deh itu Soner Defender soul dari hati ini.

    bukan ga suka android. yang aku butuhin itu adalah hp candy bar yang simpel, dengan keypad numerik standar yang mudah dioperasiin satu tangan, DAN yang PALING PENTING bisa sync kontak dengan akun gmail atau yahoo atau apapun itu.

    oh iya, ternyata yang bikin hilang rasa cinta ini adalah berentinya layanan synchronization Sony Ericsson ahir tahun 2011 lalu.

    please, i LOVE my candybar phone, i DON’T need that fancy android, PLEASE give back sony ericsson sync service.

    Nama: Iwriduan Nurmohammad
    Domisili: Bandung
    HP: di atas meja: iphone & SK17i , di laci: T650

  4. Tahun 2009 saya meminang ponsel Seri walkman yaitu W830i. Blm sampai 6 bulan pemakaian sudah terjadi trouble. Saat itu saya membawa ke SC di WTC lt 1. Problemnya saat diaktifkan hanya stuck di logo Sony dan muncul indikator warna merah di bagian tombol power. Oleh CS di cek dan katanya ini adalah masalah hardware. Saya lupa rusak itu komponen apa, tapi yang pasti itu masalah hardware. Disini saya tegaskan bahwa pemakaian saya normal-normal saja. Problem itu datang dgn tiba”.Disuruh menunggu selama sekitar 2 minggu dan saya iyakan. Stlh 2 minggu sy dihubungi bahwa handset saya bisa diambil. Dan hanset itu pun telah sembuh. Tak lama, selang sktr 1 minggu “penyakit” itu datang lagi dhn kasus yang sama. Saya bawa lagi ke SC Di WTC . Sama dgn pertama kali dtg saya diminta menunggu selama 2 minggu, tetapi stlh 2 minggu itu saya mndpt telepon lg. bukan kabar gembira yg sy dapatkan, tetapi buruk. Diminta menunggu 1 bln lg karena brg hrs dikirim ke Jakarta karena komponen di Surabaya tdk ada. Dari sini sy mengalami kekecewaan yang luar biasa. Proses “penyembuhan” handset tak kunjung selesai, dikabari via telp pun nihil. Padahal dijanjikan untuk dikabari. 1 bln terlewati hingga sktr 3 bulanan akhirnya hanset itu kembali ke tangan saya. Mulai dari itu, pikiran negatif tentang SONY selalu ada dlm pikiran saya. Handset itu merupakan produk SONY yang terkakhir saya beli. Sekarang saya mempertimbangkan utk meminang lg produk Xperia C, tetapi dgn pengalaman terdahulu itu saya trauma, jikalau produk yang beli saya nanti mungkin mengalami trouble, akan kah peristiwa tersebut terulang lagi atau mungkin itu sudah menjadi tradisi bertahun-tahun SC SONY ? Nama : Gerry Domisili : Surabaya. Ponsel saat ini : Samsung Galaxy 551, BlackBerry 9700,iPod touch 4

  5. saya dari dulu sampe sekarang suka dgn produk sony… produk sony pertama yang saya beli sonyericsson T100. abis itu beli T230 buat ibu saya,,, berturut beli cybershoot K800. W950. terus smartphone P990i dan Xperia Neo V,,, dan sekarang saya memakai Xperia SP. untuk K800 dan P990 masih saya simpan… yang ingin saya sampaikan kapan nih Xperia SP dapat upgrade ke KitKat

    Agus teguh Pribadi
    Bekasi
    Hp yg dipake XPERIA SP
    K800 dan P990 masih dipakai buat alarm bangun tidur.

  6. Ikutan sharing tapi ga minta angpao…

    Sebenarnya ga pantas sharing karena terakhir pakai Sony Mobile masih jaman Sony Ericsson yaitu SE M600. Akhirnya dulu dijual dgn harga yg tidak seberapa, seharusnya disimpan saja buat kenang2an.

    SE saya cuma sempat pakai SE K750 dan SE M600 saja. Jaman itu terus terang suka pakai SE karena desainnya yg menarik, SE K750 kualitas kameranya saat itu sangat bagus utk camera hp (atau hp camera?). Lalu M600 yg QWERTYnya asik bgt dipakai. Sayang M600 sering ngehang.

    Back to topic kenapa tidak pakai hp Sony Mobile lagi terus terang karena baca2 layanan service centernya sangat buruk sekali. Padahal ingin juga coba Android Sony terutama high endnya seperti Sony Xperia Z, Z1 dan nantinya Z1 Compact. Berhubung tinggal di kampung yg tidak lengkap service centernya, akhirnya stick sama Samsung yg layanannya top, sudah tinggal di kampung kalau ada masalah pun penanganan cepat tidak sampai seminggu

    1. Pak Liat2aja,

      Silakan menyebutkan nama lengkap dan kota domisili. Kalau Anda hanya menyebutkan kampung, jumlah kampung se-Indonesia kan ada banyak banget.

  7. Maaf bung Herry, kampung saya di Jambi, di ibukotanya.

    Intinya saya kemakan isu bahwa Service Centre Sony Mobile Indonesia buruk makanya tidak pernah mempertimbangkan utk membeli hp Sony lagi. Bicara fanatisme sebenarnya saya paling suka produk Sony (SE) dan Nokia, cuma sejak jaman Android rasanya semua produk mirip2 saja (spec tinggi = harga mahal). Tidak ada lagi desain unik seperti dulu.

  8. Dari status FB seorang teman :
    Moel Yadee, Jakarta
    saya beli xperia ZL dibulan oktober 2013, dibulan desember xperia saya gagal startup, saya bawa ke ssc roxy,katanya sih 2 minggu, tetapi ternyata setelah menunggu penantian yang panjang yaitu 1 bulan setengah, baru lah dapat sms, saya untuk bisa mengambil xperia, sampai disana setelah menunggu antrian, saya terima xperia saya, kemudian saya cek, alhamdulillah sudah bisa startup kembali, namun ………masalah startup selesai, ternyata kameranya yg menurut spec 13 MP, skrg yg bermasalah, ( masalah satu hilang, timbul masalah baru). stelah saya beritahukan ke cs nya, wah harus nginep lagi paling lambat seminggu, gubrak…..udah nunggu 1 1/2 bulan ternyata sia2, ( yg jadi pertanyaan gw ini teknisi nya sembrono amat sih) dengan kekecewaan akhirnya gw terima, tapi gw pertegas lagi tuh ma cs “bener seminggu yah…!!” ditulislah di surat repair order yg baru gw diusahakan tgl 29/01/2014, ternyata sampai skrg belum juga ada kbr, sungguh mengecewakan sony service center, “kalau produk ada yg rusak wajar, tapi kalau pelayanan service center seperti ini sangat kurang ajar dan sangat merugikan konsumen”, itu xperia zl gw beli dengan uang halal yg pasti bukan korupsi dan lumayan harganya , baru gw pake 2 bulan dan skrg harus nginep di service center hampir 2 bulan, gila aja, buat sekelas sony pelayanan nya seperti itu, tolong dong ubah pelayanannya, jika sony tetep mw jadi brand yg dipercaya customer.

    Dengan mengalami kejadian seperti ini dan jika service center tidak bisa dan mw memperbaiki pelayanan terhadap customer, buat gw ini terakhir kali gw beli produknya, dan akan menginfokan sama temen2 gw, tentang kejadian yg gw alami, sehingga mereka bisa mengambil keputusan terbaik untuk beli produk. ( cukup gw aja yg ngerasain)

  9. sebenarnya produk sony mobile juga banyak yg bagus yg namanya produk masal meski ada juga cacatnya meski sdh ada QC nya. tp sayang sekali kalo dari pelayanan kurang bagus, dan saya juga pernah dibuat hampir emosi dgn pelayanan sony mobile di plaza marina lt 3 sewaktu saya memakai xperia tipo dual. ketika ada produk sony xperia yg baru dan hrg terjangkau oleh saya menjadikan pertimbangan untuk meminangnya kalo sewaktu waktu ada masalah jadi berpikir lagi tentang bagaimana pelayananya..

  10. Sony php mulu buat update os..
    4.3 officialnya gak keluar keluar (xsp)
    Moga secepatnya dilanjutkan dg 4.4

    Yuwono Yazid
    Tangerang Selatan
    Xperia sp

  11. maaf p.herry, ada tambahan kalo dibilang sony mobile bisa disebut merk branded ato kelas premium tapi kalo pelayanan konsumen sekelas merk “rekiplik” (bhs tren hp dibuat asal2an) amat sangat disayangkan. mudah mudahan diblog p.herry ini jadi “jembatan” yg baik antara konsumen dgn produk sony mobile membenahi pelayanan konsumen menjadi lebih baik.

  12. Pak HSW diantara ponsel berikut ini:
    iPhone 5S 64 GB, One 801E, C6902 Xperia Z1, G2 D802, Samsung Galaxy Note 3
    Manakah yang terbaik dan juga mana yang bapak pilih? terima kasih

    1. Pak Rahmad,

      Kalau saya sih pilihannya mengerucut ke Xperia Z1 atau G2. Bila yang diutamakan kamera dan kemampuan tahan air, ambil Xperia Z1. Kalau yang dicari kesepadanan harga, ambil G2.

  13. saya termasuk pemakai sony sejak lama, mulai dari Ericsson T65 (wapnya cepat untuk di kelasnya), SE K750i (hasil foto paling top di kelas 2 MP), SE W550i (speaker stereonya mantap),SE W810 (headsetnya keren,suaranya mantap) tapi di era android, untuk seri awal saya kurang yakin akan kualitasnya, namun saat xperia SP keluar, saya tertarik dan sekarang memakainya.

    nama besar sony dari dulu ada di kamera dan musik, untungnya sampai saat ini dipertahankan dan ditingkatkan, pengalaman saya untuk masalah servis so far oke-oke saja, karena milik saya jarang bermasalah dan tempat tinggal saya berpindah-pindah mulai dari probolinggo,surabaya dan sekarang di jember (all di jatim)

    namun untuk update andoidnya tergolong lambat ,untuk xperia SP ver 4.3 aja belum keluar apalagi kitkat

  14. Pada hari sabtu 18-january-2014, saya membeli smartphone SONY XPeria C di OKe Shop BEC Bandung,
    saya memilih XPeria-C karena design built in yang bagus dengan segala featurenya, dan saya memilih
    membeli di OKe Shop jelas karena pasti resmi dengan harapan akan mendapatkan unit yang bagus dan berkualitas
    layak untuk sampai ke konsumen.

    Setelah pemakaian sekitar 5 hari tepatnya hari rabu Tanggal 22-January-2014, XPeria C yang saya harapkan berkualitas baik karena brand-nya jelas terkenal dan sudah sangat lama di industri high technology juga saya beli di toko resmi (OKe Shop) mengalami kerusakan di LCD-nya (gambar garis-garis horizontal).

    Pada hari sabtu tanggal 25-January-2014 saya coba datang ke OKe Shop tempat saya membelinya. dari oke shop tidak bisa memberikan solusi karena itu sudah menjadi tanggung jawab Service Center Sony. oke saya bisa mengerti karena toko hanya membantu menjual yang bertanggung jawab dengan kualitas barang jelas SONY. (walaupan dalam hati merasa ironis barang baru beli belum seminggu harus sudah masuk service center)

    Senin tanggal 27-January-2014 saya menuju service center SONY di Senayan City, setelah diperiksa oleh teknisinya,
    disimpulkan bahwa unit tersebut rusak LCDnya karena kesalahan pabrikan (emang udah rusak dari pabriknya tuh)
    Dan petugas Service Center SONY mengatakan perbaikan unit tersebut PALING CEPAT 1 bulan, ketika saya tanya paling lama berapa lama, mereka tidak bisa menjawab (aneh service center sekelas SONY tidak punya SLA).

    Yang masih menjadi ganjalan dan pertanyaan saya,
    1. Kenapa barang rusak dari pabriknya bisa sampai ke tangan konsumen, dan dijual di toko resmi (dalam hal ini OKe Shop)..!!!
    2. Kenapa Service Center SONY tidak melakukan perbaikan internal walaupun sudah banyak sekali komplain baik di surat pembaca maupun forum2..???

    Terima Kasih

    Nama : Bony Irawan. S
    Alamat : Cibiru – Bandung

  15. * tambahan,
    tanggal 31 January 2014 dapat sms dari nomor hp dari sony senanyan city, bahwa konfirmasi XPeria C saya rusak hardwarenya dan sudah dikirim ke sony pusat untuk diperbaiki dengan estimasi waktu PALING CEPAT 2 minggu dan nomor order 157.

    HP yang sekarang masih dipakai :
    nokia 500, nokia C3

  16. Kepada pihak Sony,

    Untuk nilai plus saat ini,
    1. Update OS mulai terjadwal, bisa terlihat di xperiablog.net meskipun mmg agak lama, tapi saya suka dg info yg jelas saat ini.
    2. Design omnibalance di Xperia Z series, saya pribadi sangat suka, kotak hitam yg mantap menurut saya.
    3. Keyboard intuitif dg dictionary indonesia dan jawa, sangat saya suka, meskipun pakai aplikasi Swype tp kurang responsif kadang, dan automatic learning berdasarkan apa yg saya ketik, beda dg Swype musti input dan disuruh learn lg.

    Utk minusnya
    1. Service Center yang sangat amat kurang memadai, baik tingkat kemampuan bicara dari customer service sampai kemampuan keahlian servis hardware teknisi. Utk software saya bisa bilang tidak ada masalah. Tapi terutama utk customer service sebaiknya dibuatkan pelatihan atau panduan utk berbicara lbh tegas dan sopan, krn byk customer service Sony yg saya temui sampai saat ini kurang disiplin. Mgk ini masalah di kepemimpinan management tp saya tidak berani lgsg menuding kesalahan yg hanya saya kira2.
    2. Lamanya proses service krn poin yg pertama tidak ada kepastian yang jelas.
    3. Product release by online order jadi utk unit yg kurang diminati pasar Indonesia bisa di pesan online. Karena saya pribadi berminat Xperia Tablet Z tapi sangat sulit mencarinya, dan paling dekat di Singapura. Dan saya mengerti krn kurangnya volume penjualan Tablet S jadi pasar tablet Sony kurang bagus di Indonesia..

    Susilo S. Sulistiyo
    Semarang
    Xperia Z, Xperia Z1

  17. Kepada PT Sonny Indonesia

    Pada sekitar juli 2013, saya membeli 1 xperia E dual di oke shop. Menurut pengamatan saya salesnya kurang mengerti spec dan kelebihan Ponsel dual on android ini. Sampai sekarang masih dipakai anak saya yg berusia 8thn. Sekitar akhir desember kemarin sempat mampir ke sonny center TP membantu masalah layar yg digunakan mengetik agak loncat2. Petugasnya membantu dan menjelaskan pada saya dan anaknya fitur juga permasalahannya. Sy puas melihat pelayanannya padahal sy tidak service atau pun beli.
    Terima kasih

  18. Keluhan saya ini sebenarnya tentang adik saya sebagai pemilik xperia neo l.

    Ponsel dia mengalami kerusakan pada layar sentuhnya. Akhirnya Ponsel ia bawa ke pusat servis resmi Sony di Semarang dan kebetulan Ponsel dia masih dalam masa garansi.

    Ketika pertama kali masuk ke sony, dan menyampaikan keluhan terkait kerusakan, dari pihak sony langsung menyampaikan bahwa lama servis sekitar tiga bulan. Hal tersebut disebabkan semua komponen harus didatangkan langsung dari Jakarta.

    Benar, setelah tiga bulan Ponsel adik saya rampung diservis. Layar sentuh diganti baru dan berfungsi normal. Puas sih puas terkait produk yang diganti, tapi masa tanggungan itu lho, apa tidak bisa dikurangi?

    Karena saya sekarang juga pengguna xperia, dan memiliki ketakutan jika suatu saat Ponsel saya mengalami kerusakan. Semoga sony mendengar keluhan pengguna. Karena saya penggemar berat produk handphone sony yang menurut saya terbaik diantara hp Android lainnya..

  19. selamat siang om Herry,mau kasi angpau nya ya 😉
    saya kemarin tangggal 27 januari 2014 pk 14.00 wib berkunjung ke roxy mas dengan rencana mau memperbaiki sony xperia z1

    HH Sony yang rusak : Z1
    keluhannya : kalau bergetar sedikit(misal ada chat masuk atau tekan tombol back atau home) pasti ada bunyi kresek di earpiece

    solusi : saya baca2 dr berbagai sumber kalau itu defect hardware dan diganti unit(itu kalau di luar negeri),jadi mau saya bawa ke SC sony

    saya naik ke lantai dan mendapati kalu SC lagi renov dan disuruh ke ruko blok brp gitu(saya lupa) yang pasti samping BCA. Ternyata jadi satu ama TAM

    DI dalam saya sampai dan ternyata antriannya kacau.Alat komputer untuk ngantri distop dengan alasan sudah penuh(padahal masih jam 2an) dan terlihat walau ramai menurut saya masih lebih ramai di samsung Tomang dan SC Samsung tetap menerima antrian. Jadilah antrian seperti pasar,terutama di tempat Sony.
    Banyak kejadian menarik di sana,konsumen rata-rata mengeluh brand Sony tapi kok kualitas handsetnya jelek. Dan ada beberapa orang sampai menggebrak meja karena emosi tidak ada kepastian kapan waktu perbaikannya selesai.
    Ada juga ibu-ibu yang datang karena sudah 1 bulan lebih HH nya tidak ada kabar,disms dan telp ke no yang ddiberikan oleh SC tidak ada balasan.

    saya sabar menunggu dan akhirnya jam 16.30an saya dapat jg giliran,karena kebanyakan sudah pulang dan malas menunggu ketidakpastian.

    saya dijanjikan untuk menunggu paling cepat 2 minggu. saya heran untuk kerusakan seperti itu masa brand Sony sampai 2 minggu(itu juga paling cepat,rata-rata bisa berbulan-bulan),Entah teknisisnya yang tidak berkompeten atau saking banyaknya HH yang rusak.

    Karena penasaran dan masih banjir,saya coba hub dengan sms dan telp ke no yang diberikan,tapi ternyata tidak aktif

    Mohon pihak Sony mobile Indonesia melihat kondisi lapangan yang menyedihkan ini,Dan terbukti memang kasus perbaikannya memakan waktu yang amat sangat lama.Brand korea lebih memilik etos kerja yang efisien sepertinya dibanding jepang saat ini.

    Terima kasih om Herry,moga diteruskan angpaonya 😉

    nama : albert wijaya
    kota : jakarta
    ponsel yg digunakan : Samsung galaxy s4 dan LG G2,Picophone 2 pengganti z1 saat ini

  20. Cuma opini pribadi:
    1.Model fisiknya hampir semuanya ga bagus
    2. Sering menjumpai bugs
    3. Harga premium
    Kalau sampai masih mau beli lebih baik sekalian yang non garansi

    Surabaya – htc one max

  21. update : XPeria C saya sudah selesai per tanggal 08 Feb 2014, dan sudah saya ambil dari SSC senayan city kemarin 10 Feb 2014.

    efek dari nulis surat disini AMPUH, terima kasih pak Herry SW.

    1. Pak Bony Irawan S.,

      Apakah selesainya perbaikan Xperia C itu benar karena Anda mengirimkan “angpao” ke blog ini? Bagaimana Anda bisa meyakininya? Saya penasaran saja sih.

  22. Saya tidak yakin sih pak, tapi saya liat di surat order perbaikan dan kartu garansi saya dikasih tanda love pake kertas gitu, saya pikir itu pasti tanda dpt pwrhatian khusus karena suatu hal dan itu surat yang saya kirum kesini :D.
    Juga dibandingkan konsumen lain katanya biasanya diatas 1 bulan baru selesai.

    Sekali lagi terima kasih pak Herry & SONY

    1. Pak Bony Irawan S.,

      Oh begitu tho ceritanya. Entah sebenarnya berkat angpao Imlek atau tidak, yang penting ponsel Anda kini sudah sembuh. Saya turut senang.

  23. Telat kali yaa buat curhat angpao imleknya, tapi teteup mau curhat hiks..

    Tanggal 24 Nov 2013 resmi hijrah dari samsung galaxy ke sony xperia m dual. awalnya nggak ada masalah sama sekali, hapenya disayang banget, nggak pernah jatuh, nggak pernah basah, nggak pernah diutak-atik, diroot, atau apalah.. gamenya juga cuman pokopang & plant vs zombie 2 :p setelah 2 bulan tetiba hapenya sakit, nggak mau dicas, indikator & lednya sih idup (kayak lg ngecas gitu) tapi dayanya nggak masuk 🙁

    Tanggal 27 Jan 2014 resmi sony xperia m dual nya opname di SCM 🙁 kata CS-nya “ditunggu PALING CEPET 2 BULAN ya mbak..” langsung broken heart.. buset dah 2 BULAN!

    Setelah itu nggak ada kabar sama sekali. 2 minggu setelahnya muncul artiker “penggantian unit baru” saya tanya ke twitter sony xperia ID, ditanggapi “coba kakak kirim pesan ke facebook sony mobile indonesia” okelah, saya langsung kirim pesan ke facebook sony mobile, ditanggapi suruh kirim email ke cs sony -__- setelah itu nggak ada kabar lagi, sampe sekarang. Udah 1 bulan.. Beneran deh PHP ini SC sony. Saya bukan pengguna baru sony, sebelumnya saya pake soner Z610i. Tapi kalo SC nya gini terus, jujur aja saya kapok pake sony 🙁

    Nama: Mayang Sari
    Tipe Hp: Sony Xperia M Dual C2005
    IMEI: 35809905-522062-8
    RO Number: PLB/SCM/14-000007
    Lokasi: Palembang

  24. HP saya xperia L, baru beli 2 bln speaker rusak, saya bawa ke sc di denpasar, skrg dah 2 bln lebih belum kembali, dalam seminggu terakhir ktnya dalam proses pengiriman, sampai berapa lama prosesnya?

    1. Bu Yuni Fitriana,

      Mohon maaf karena saya baru bisa merespons pertanyaan pada saat ini. Beberapa hari terakhir saya terkena sinusitis sehingga kesulitan berlama-lama menatap layar laptop atau ponsel.

      Yang bisa memastikan berapa lama adalah pihak Sony. Btw, blog ini dimiliki oleh saya yang bukan karyawan Sony.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *