Bakrie Telecom akan Right Issue Rp 3T

Jakarta — PT Bakrie Telecom Tbk (Btel) segera melakukan penawaran umum terbatas (rights issue) senilai Rp 3 triliun. Dana tersebut diperkirakan dapat diperoleh perseroan pada pertengahan Maret 2008. Hasilnya digunakan untuk mencapai target perusahaan yang mencanangkan 14 juta pelanggan pada 2010.

Rights issue Btel akan ditawarkan pada harga pelaksanaan Rp 350 per lembar saham. Bertindak sebagai pembeli siaga adalah PT Danatama Makmur. Btel memprediksikan earning per share (EPS) melonjak tiga kali lipat pada tiga tahun mendatang.

Anindya N. Bakrie, Presiden Direktur Btel optimis pasar akan memanfaatkan rights issue yang dilakukan karena pencapaian perusahaan pada tahun lalu sangat baik. Jumlah pelanggan Btel meningkat dari 1,5 juta pada akhir 2006 menjadi 3,8 juta pada akhir 2007. Pencapaian itu melebihi target awal perusahaan yang dipatok 3,6 juta pelanggan.

Tahun lalu Btel sukses mengembangkan jaringan layanan ke 17 kota di Indonesia, sehingga total daerah yang telah dilayani bertambah menjadi 34 kota. Pendapatan kotor perseroan, Earnings Before Interest, Tax, Depreciation & Amortization (EBITDA), dan laba bersih meningkat lebih dari 80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Keberhasilan Btel mendapatkan pinjaman, baik dari institusi keuangan maupun melalui skema vendor financing menunjukkan tingkat kepercayaan tinggi terhadap kinerja perusahaan,” tegas Anindya dalam siaran pers yang dikeluarkan pada 16 Januari lalu.

Pada 2007, Btel mendapatkan pinjaman sindikasi USD 145 juta dari lembaga keuangan asing yang dikoordinasi oleh Credit Suisse Bank selaku lead arranger. Btel juga mendapatkan plafon pembiayaan USD 125 juta melalui jalur vendor financing dan dana obligasi Rp 650 miliar.

Menurut Anindya, dengan mengacu pada tingkat pertumbuhan saat ini, perseroan merasa perlu melakukan percepatan investasi untuk memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kapasitas. Dengan begitu, jumlah pelanggan yang bisa dilayani lebih banyak. Tingkat pelayanan pun lebih baik.

“Hingga akhir tahun ini target kami memiliki tujuh juta pelanggan dan pada 2010 diharapkan menembus 14 juta,” tandasnya.

Untuk mencapai target pelanggan yang ditetapkan, tahun ini Btel menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) USD 600 juta. Sumber pendanaan berasal dari penerbitan right issue Rp 3 triliun, vendor financing, dan dana kas internal perusahaan.

3 thoughts to “Bakrie Telecom akan Right Issue Rp 3T”

  1. Luar biasa. Luar biasa. Di pasaran ESIA perdananya dijual hanya Rp. 5.000 (aktif),- bahkan ada yang dijual Rp. 3.000,- (aktif). Beli di B-Tel Rp. 20.000,-. TANYA KENAPA? Orang Pintar Pasti Tahu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *