BrandCharger PowerBank dan PowerBoost 2: Promosi Sambil Suntik Tenaga

Suvenir gantungan kunci atau mug? Ah itu so yesterday. Sudah kuno. Ketika ponsel pintar telah mewabah, saatnya beralih ke suvenir yang terkesan lebih keren dan bermanfaat. Misalnya, power bank.

Menyadari peluang pasar yang tersedia, sebagian penjual power bank menawarkan layanan tambahan. Pembeli power bank dengan jumlah tertentu bisa menambahkan logo perusahaan di bodi peranti itu. Biasanya logo akan disablon. Kadang logo dicetak di stiker, baru kemudian ditempelkan.

BrandCharger-1

BrandCharger, perusahaan spesialis penyedia hadiah bagi korporasi, melakukan pendekatan yang berbeda. Wujud suvenir alias merchandise yang ditawarkan sama-sama power bank. Namun, perusahaan yang telah memiliki distributor di lebih dari 40 negara, termasuk Indonesia itu, mengemasnya secara premium.

Power bank yang digunakan bukan berkualitas abal-abal. Produk itu telah mengantongi beragam sertifikat penanda lulus pengujian kualitas dan keamanan. Misalnya, E Mark, RoHS, FCC, dan CE.

Hal yang paling menarik, power bank yang ditawarkan memiliki area kosong yang dilengkapi LED. Di area kosong itulah pemesan produk BrandCharger dapat memajang logonya. Saat power bank sedang bekerja mengisi ulang baterai ponsel, area tersebut akan bercahaya. Logo perusahaan bakal terlihat jelas dan menarik perhatian. Ibaratnya, berpromosi sambil menyuntikkan tenaga ke ponsel.

Ada dua contoh produk BrandCharger yang akhir Mei lalu dikirimkan kepada penulis. Yang pertama, BrandCharger PowerBank. Fotonya kala sedang mengisi ulang baterai ponsel dapat Anda lihat di bagian atas tulisan ini. Logo Symantec yang di Indonesia dikenal lewat Norton Antivirus tampak bercahaya.

Power bank itu berkapasitas 5.200 mAh. Konektor output-nya hanya satu buah dan mampu melewatkan arus listrik sampai satu ampere. Di dalam paket penjualan disertakan sebuah kabel USB mikro (micro USB). Bila pemilik power bank tersebut kebetulan memakai iPhone, ia tinggal menancapkan kabel data bawaan Apple ke konektor USB yang tersedia.

BrandCharger-2

Satu contoh produk lain yang penulis terima lebih imut. Namanya, BrandCharger PowerBoost 2. Dimensi fisiknya cuma sedikit lebih besar daripada korek api Zippo. Karena tidak bongsor dan tidak berat, pengguna bisa memfungsikannya sebagai gantungan kunci.

Kapasitas PowerBoost 2 1.600 mAh saja. Karena itu, ia lebih tepat diposisikan sebagai penyambung nyawa kehidupan ponsel selama beberapa jam. Pengguna idealnya tidak menugaskan PowerBoost 2 pengganti charger konvensional. Sebab, dengan kapasitas yang terbatas, ia takkan sanggup men-charge baterai smartphone keluaran terkini sampai penuh.

Sisi menarik PowerBoost 2, pengguna tak usah membawa kabel tambahan secara terpisah. Konektor USB mikro telah dibenamkan ke bodi power bank. Langsung saja menancapkannya ke konektor charger di ponsel. Kala daya PowerBoost 2 sudah lemah, pengguna cukup menghubungkan konektor USB peranti itu ke charger atau port USB di komputer. Praktis, bukan?

Satu pertanyaan yang biasanya tak lupa ditanyakan adalah harga jual. BrandCharger menyasar korporasi yang ingin melakukan branding atau memberikan cenderamata eksklusif kepada konsumennya. Itu berarti mereka tidak melayani pemesanan atau penjualan eceran.

Kendati demikian, bukan berarti pemesan perorangan bakal ditolak mentah-mentah. BrandCharger tetap melayani, asalkan calon klien melakukan pemesanan sesuai jumlah minimal yang ditetapkan. Berapa banyak? Paling sedikit 50 unit.

Harga jual ditetapkan mulai Rp 210 ribu, bergantung tipe produk, kemasan yang diinginkan, dan jumlah pemesanan. Bila hanya menggunakan kardus putih polos, harga per unit produk tentu lebih murah dibandingkan bila pemesan menginginkan kemasan berwarna-warni yang dilengkapi logo perusahaan. Kalau jumlah pesanan mencapai ribuan sekaligus, harga per unit otomatis lebih rendah daripada membeli 50 unit saja.

Bisakah menampilkan foto diri di bodi power bank BrandCharger? Terus terang penulis tak pernah terpikir menanyakannya kepada pihak terkait. Kemungkinan besar sih bisa. Pasalnya, setahu penulis, BrandCharger tidak menetapkan batasan warna logo. Berapa warna pun boleh. Jadi, mau memesan berapa banyak untuk suvenir pernikahan atau klub penggemar artis nih?

16 thoughts to “BrandCharger PowerBank dan PowerBoost 2: Promosi Sambil Suntik Tenaga”

  1. Pak HSW sorry oot, bisa minta rekomendasi untuk hp dengan budget 2jt – 2.5jt yg layak beli apa ya untuk penggunaan sehari-hari dan lebih mementingkan kamera

    1. Pak Marundruri,

      Bila Anda bisa menambahkan anggaran menjadi Rp 2,9 juta, silakan melirik Acer Liquid E3.

      Kalau anggaran kebetulan tak bisa ditambah, silakan membeli LG L70.

      Review dua ponsel itu sudah saya unggah ke blog ini. Anda bisa menemukannya secara cepat dengan mengetikkan tipe lengkap ponsel di baris pencarian di kanan atas halaman ini.

  2. Pak Herry SW yth,
    sorry OOT….Mohon rekomendasi HP dg anggaran 3,5 – 4 jt dg screen lebih dari 5 inch.
    Terima kasih.

  3. Wah bisa buaf souvenir nikahan nih,.
    Habis bulan puasa kan musim orang nikah..
    Asal nggak dicegat KPK aja..
    He..he

    1. Pak Yakin,

      Silakan mencarinya di Hi Tech Mall. Kalau Anda berminat dengan power bank Asus bekas, boleh kontak saya deh. 🙂

  4. Pak HSW sorry oot, bisa minta rekomendasi untuk tablet dengan budget paling tinggi 1,5 jta, yg layak beli apa ya untuk penggunaan sehari-hari dan main game.
    Terimakasih pak.

    1. Pak Rofiq,

      Maaf, baru hari ini saya bisa merespons. Sesuai pengumuman di blog ini, pada 15-20 November 2016 saya cuti sejenak karena bepergian ke NTT. Baru hari ini saya kembali aktif.

      Maaf, tak tahu. Sudah lama saya tidak mencoba tablet nih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *