Cermat Baca Spesifikasi Merek Lokal

Sebagai konsumen yang cerdas, idealnya Anda lebih cermat dalam membaca spesifikasi ponsel merek lokal buatan Tiongkok. Entah disengaja atau tidak, kadang ada produk merek lokal yang menuliskan spesifikasi dengan tidak lazim. Terserah Anda mau menyebutkan kreatif, nakal, menipu, atau menyesatkan.

Ini ada sebuah contoh nyata. Merek produk itu terdiri atas lima huruf. Diawali huruf A dan diakhiri huruf N. Merek ini sedang rajin menjalin hubungan dengan berbagai media massa. Bintang iklannya terkenal. Satu di antaranya mantan penyanyi cilik.

Spek Aneh

Sepintas tidak ada yang aneh dengan spesifikasi di atas. Padahal, sebenarnya ada penulisan yang berpotensi membuat penjual dikomplain oleh pembeli yang paham.

Perhatikan baris RAM. Tertulis RAM-nya 8 Gb DDR. Sekarang perhatikan baris internal memory. Tercetak 32 Gb.

Penjual dan konsumen yang tak paham langsung menganggap ponsel itu memiliki RAM 8 giga dan memori internal 32 giga. Wow… besar sekali. Ponsel Android merek global yang dijual Rp 7 jutaan pun “hanya” mempunyai RAM 2 GB. Lha ini kok 8 giga.

Kenyataaannya, kalau dicermati, ada hal tak biasa dalam penulisan spesifikasi di atas. Kapasitas memori dituliskan 8 Gb, bukan 8 GB. Keduanya berbeda lho. Gb singkatan dari gigabit, sedangkan GB kependekan dari gigabyte.

Satu gigabyte sama dengan delapan gigabit. Jadi, kalau tertulis RAM 8 Gb, ia berarti sama saja dengan RAM 1 GB. Sedangkan memori internal 32 Gb berarti cuma 4 GB.

Kesimpulan akhirnya, spesifikasi yang awalnya terlihat luar biasa sebenarnya biasa-biasa saja.

Bukan hanya itu. Perhatikan spesifikasi kameranya. Ada tambahan kata “up to” sebelum keterangan besaran megapiksel. Hal itu sangat tidak jamak dipakai dalam menyebutkan spesifikasi kamera. Resolusi 13 megapiksel ya cukup dituliskan “13 MP”, bukan “up to 13 MP”. Bila tertulis “up to 13 MP” lalu spesifikasi nyata kamera ternyata delapan megapiksel saja, konsumen tak berhak komplain lho. Sebab, delapan megapiksel masih termasuk dalam rentang “up to 13 MP” alias hingga 13 megapiksel.

Pesan moral atas kejadian ini:

* Hati-hati dalam membaca spesifikasi, terutama spesifikasi ponsel merek lokal buatan Tiongkok.

* Produk yang gencar beriklan, bahkan memakai bintang iklan artis terkenal, ternyata…. (silakan isi sendiri deh).

14 thoughts on “Cermat Baca Spesifikasi Merek Lokal

  1. repotttt… memangnya nggak ada standarnya ya? ini kayanya sama dengan produk lain dengan merek 5 huruf juga, depannya C…
    lebih parahnya lagi, yg jual, yang katanya dealer resmi, enggak paham apa arti speknya itu… beuuuhhhh..

    1. Pak Dhan,

      Setahu saya tak ada aturan dari regulator kalau menuliskan spesifikasi harus begini dan begitu. Namun, dalam pantauan saya, seolah ada “kesepakatan” antarprodusen acang dan operator seluler.

      Kapasitas memori biasanya ditulis pakai satuan byte. Entah MB atau GB. Sementara itu, kecepatan biasanya ditulis memakai satuan bit. Misalnya, Kpbs dan Mbps.

      Si C dan si A yang saya sebutkan itu sebenarnya masih satu holding company.

    1. Pak Yopie,

      Yang tautannya diberikan itu masih mendingan ya. Setidaknya masih disebutkan “sama dengan 4 GB dan 512 MB”.

  2. Betul pak Herry, bahkan merek yang kelihatannya sering beriklan di media kadang juga gak jelas service centernya, bahkan layanan online untuk mempermudah tanya2 pun gak ada. Kakak saya punya tablet B****d, pecah layarnya, ternyata service center resminya susah sekali dicari tempatnya.

  3. C= CYRUS
    A= atas ane gan,,

    semoga para konsumen indonesia tidak hanya melihat harganya yg murah, tapi tidak tahu benar kalau kita itu dijadikan pacar ecek2 oleh negara Tiongkok itu πŸ˜€ πŸ˜€

  4. *pasar maksudnya..

    mohon maaf, ini sangat kesal karna ane jg baru paham ada penipuan seperti ini, dan masyarakat kita yg semakin konsumtif atau ikut2an pengen punya Tab atau Hp android jadi kena tipu karena informasi yg dia dapat tidak benar sesuai kenyataannya..

    miris bener liat saudara2 kita yg tertipu mentah2 dengan perilaku org indo jg hanya karena mementingkan keuntungan semata, tapi tidak mencerdaskan saudara2 kita,,,

  5. nakal…

    saya pernah menemukan ponsel cina dgn resolusi kamera 8MP, pas dicek hasilnya buram dengan resolusi cuma setara VGA. malahan lebih bagus hasil jepretan ponsel samsung dgn resolusi VGA

  6. Saya sempat ( baru saja ) membeli tablet android dg spec : Internal Memory : 4Gb. Ternyata setelah saya cek di rumah, kapasitas internal memory hanya : 137MB. Setelah saya tanyakan ke Service Center ternyata memang ada perbedaan antara Gb & GB. Yang benar2 akurat adalah GB. Dan saya cek ternyata di kardusnya tertera 4 Gb. Kata pertugas CS nya wkt itu,…” tergantung dari sales marketingnya bagaimana dalam memberikan penjelasan produk apakah detail atau tdk”.

    Kalo menurut saya ini bukan penipuan, hanya saja saya yg kurang teliti seblm membeli. Biasanya sebelm membeli barang elektronika “X” saya selalu mencari info barang tsb di mbah google, tp wkt mo beli tab androind ini sengaja ngga cari2 info sih, alhasil ya….spt ini lah…akhirnya solusinya sy pake SD Card 32GB utk install aplikasi2 & game.

    Merk yg sy pake ( …..O )jelas dari china/tiongkok, namun iklan di TV begitu gembar-gembor.
    Saya jadi teringat teman saya memberi masukan bila membeli android, jgn pake merk china/tiongkok karena hasilnya 100% kurang maksimal kinerjanya, lebih baik pake merk yg branded, spt : “S”. Hg relatif aga mahal

  7. Dear Pak Herry,
    Melihat komentar Bpk pada tanggal 14 November 2013 diatas tentang k-touch apa sampai sekarang blm pernah mencoba? Jika pernah ada pengalaman pribadi atau teman mohon berkenan sharing mengenai merk tersebut apakah kinerjanya cukup mumpuni utk harga sekitar 700rbuan dengan spek yang lumayan tinggi dibanding tablet di rentang harga itu?

    Satu lagi Pak, bagaimana kalau diminta memilih (selain k-touch) itu antara Acer Iconia B1 dan Lenovo A1000 apa saran Bpk? Sebab infonya Acer Iconia One 7 akan segera hadir di Indonesia jg cuma belum tahu pasti kapan waktu launching di Indonesia, terimakasih.

    1. Pak Hanafi Harris,

      Saya akhirnya sempat mencoba K-Touch S100 Titan yang harga jualnya sekitar Rp 1,5 juta. Secara umum lumayan sih. Wah, untuk rentang harga Rp 700 ribuan, saya tak berani memberikan rekomendasi.

      A1000 saya belum pernah coba. Apalagi, One 7 yang jadwal edarnya di sini belum diketahui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *