Eh, Ada Tablet HP Slate 7 Beats Special Edition

Dua hari lalu saya mendapatkan paket berukuran cukup besar. Pengirimnya, Hewlett Packard Indonesia. Apakah isinya?

Ternyata ini, puyer eh… tablet edisi spesial. Special Edition Tablet. Itulah kalimat yang tercetak di sisi muka kardus. Di atasnya ada logo HP dan Beats Audio.

HP Special-1

Segel kardus disobek. Isi kardus dikeluarkan. Perkenalkan, HP Slate 7 Beats Special Edition.

HP Special-2

Perhatikan ujung kiri bawah foto berikut ini. Ada stylus yang terselip.

HP Special-3

Saat saya pegang dengan satu tangan.

HP Special-4

HP Special-5

Di atas layar ada speaker.

HP Special-6

Di bawah layar juga ada speaker. Beats Audio biasanya menjadi jaminan mutu dalam hal olah suara.

HP Special-7

Penampakan sisi samping.

HP Special-8

HP Special-9

Yang ini deretan konektor di sisi atas tablet.

HP Special-10

Spesifikasinya apa saja? Ini penggalannya:

Prosesor quad core NVIDIA Tegra 4 A15 – 1,8 GHz
Layar IPS tujuh inci 1.280 x 800 piksel
199,8 x 119,9 x 9,6 mm dan berat 360 gram
Android 4.4.2 KitKat
RAM 1 GB
ROM 16 GB
Selot microSD
Konektor micro HDMI
Kamera utama lima megapiksel, fokus otomatis dan instant HDR
Kamera depan VGA dengan fokus tetap
Baterai lithium polymer 4.100 mAh

Untuk berinternet, pengguna harus mengandalkan koneksi via Wi-Fi. Tidak tersedia selot kartu SIM.

Bagaimana kinerjanya? Apakah layak dibeli? Jawabannya, belum tahu. Lha belum saya coba. Pagi ini baru saya nyalakan sebatas untuk difoto, lalu dipamerkan di blog. πŸ™‚

50 thoughts on “Eh, Ada Tablet HP Slate 7 Beats Special Edition

  1. Wahhhh
    Liat warnanya jadi ngiler pak, kalo pake ini pasti langsung jadi perhatian orang2, warnanya centil habis
    Hahahah

    1. Pak Donny,

      Harga belum diketahui. Menurut Anda, pantasnya dibanderol berapa?

      Di paket yang saya terima tidak disertakan headset Beats. Entah ketika kelak resmi dijual di sini.

  2. Wow… Tampilannya sangat catchy. Ada yang tidak biasa disini, prosesornya pake Tegra 4 (jarang yang pake kan Pak Herry?). Jadi penasaran seperti apa performanya. Sayang tidak ada slot simcard. Reviewnya saya tunggu, Pak!

  3. kalo dilengkapi chipset audio beats bisa dipastikan harganya premium ko kaya seri HTC kemaren, kalo tablet saja tanpa 3G mungkin sekitar 2-3jt, kalo ditambah headset bisa jadi dikisaran 4-5jt
    denger2 si beats udah dibeli Apple ya setelah habis kontraknya sama HTC, cukup mengejutkan juga masih bisa kerjasama keluarin produk sama HP

    1. Pak Marundruri,

      Bukan karena anggaran, melainkan lantaran Anda mencari tablet dengan fitur televisi analog. Mau tak mau mesti bersentuhan dengan merek lokal buatan Tiongkok yang bagi saya tergolong “mengerikan”.

    1. Pak Marundruri,

      Sebenarnya ada tablet merek lokal buatan Tiongkok yang cukup bagus. Diadu dengan merek global pun berani. Masalahnya, selain harga lebih dari Rp 1 juta, tablet itu tanpa televisi analog. Jadi, tak sesuai dengan kebutuhan Anda.

  4. Maap pak hery melenceng dari bahasan…. Pak hery ada niat gak ngerview xiaomi mi3/mi4?????hp saya sekarang xiaomi redmi 1 s, saya putuskan beli redmi setelah melihat reviewnya dari bapak, saya puas sekali setelah pake redmi 1s ini, jadi tidak kepengen lagi beli android merk laen, apa lagi merk si samsul, kalo untuk android gak kan pindah ke lain hati lagi dari xiaomi, kecuali iphone, tapi harganya itu yang gak tahan hehehe….

  5. Pak herry maaf keluar dari yg dibahas.. Saya ingin tanya, saya punya xiaomi redmi 1s.. Tp baru tadi sore ini saya coba cas tidak bisa pak, saya coba pake charger lain tetap tidak bisa, charger saya buat hp samsung bisa.. Ada apa ya pak dgn hp saya? Mohon jawabannya pak, terimakasih..

    1. Pak Reza Maulana,

      Coba lakukan factory data reset. Bila tetap tak bisa di-charge, berarti ponsel Anda perlu dibawa ke tempat servis. Entah yang bermasalah konektor di bodi ponsel atau baterainya.

  6. Maaf ko mau nanya agak melenceng dari topik…mau nanya soal LG kontak pengaduan nomer telponnya berapa ya? Thx sebelumnya..

    1. Pak Charles,

      Layanan konsumen LG di 14010
      Senin s/d Jumat dari jam 07.00-20.00
      Sabtu & Minggu: 07.00 – 18.00
      Hari Libur: 07.00-18.00

  7. Ok terima kasi ko…ini saya baru ambil LG G3 gold dan sedikit baca review tentang seting yg menghidupkan thermal daemon dan high temperature property bisa meningkatkan kinerja LG G3 apa ko herry pernah mencobanya?soalnya saya coba benchmark sebelum dah sesudah kok nga terlalu banyak kenaikan scorenya..

    1. Pak Charles,

      Saya tak pernah melakukan hal itu. Apakah tak berbahaya? Sebab, ponsel berpotensi kepanasan tanpa terkontrol.

  8. Logikanya sih begitu tapi yg aneh kondisi standart bawan fungsi kontrolnya d buat disable….coba saya perhatikan lebih lanjut deh apa ada yg salah liat di petunjuknya…karena kalo dibuat enable seharusnya fungsi kontrolnya jalan…ini ko saya kasi kodenya mungkin bisa bantu reviewreview…3845#*855# nanti ada option thermal daemon ama high thermal bisa d lihat kondisi awalnya off (disable) atau on (enable)…terima kasih.

  9. hmmm sayang ya ga ada sim card nya. ditunggu yang bro herry untuk reviewnya (sama comparison dengan slate 7 voicetab)
    sekali lagi reviewnya x ini jadi panduan untuk beli tablet. (lagi nyari tablet dengan budget sedang, lebih banyak untuk nonton dan main), kmrn sudah kena sama moto g, semua yang dibahas di review sama persis seperti yang dialamin (4 thumbs up).

    ps : out of topic, ada yang bisa bantu jelasin ga, apa itu touchwi samsung, kenapa banyak user samsung ga suka dengan itu. thx

    1. Pak William,

      Karena saya tak pernah mencoba Slate7 yang pertama, yang ada selot kartu SIM-nya, kelak saya takkan membandingkannya.

      Touchwiz Samsung itu tampilan antarmuka ala Android Samsung. Jadi, gimana ikon-ikon aplikasi akan terlihat di layar, bagaimana model menunya, dll.

  10. Kalau menurut pengalaman bro Herry dari yang sudah sudah dengan HP dan samsung, secara umum hardware dan software, bisa dikira kira tidak antara : HP slate 7 voicetab / beats vs galaxy tab 4, akan pilih yang mana.

    1. Pak William,

      Spesifikasi HP Slate7 VoiceTab agak mirip dengan HP Slate6 VoiceTab. Jadi, kinerja umumnya lumayan bisa saya prediksi. Galaxy Tab 4 kebetulan juga mirip-mirip.

      Perkiraan saya, dengan asumsi tak perlu selot kartu SIM, saya akan memilih Slate 7 Beats Special Edition. Suara yang dihasilkan tablet itu sangat keren.

  11. Mohon pembaca berhati-hati dalam membeli produk handphone merek HP ini, saya punya pengalaman buruk.

    Pada tanggal 5 November 2015, kami membawa tablet merek HP yang masih dalam masa garansi ke Gerai Service HP di Intiland Tower Surabaya. Kerusakannya rupanya merupakan cacat produksi dari HP.

    Kami dijanjikan penggantian unit dengan yang baru dalam waktu tiga hari.

    Dalam hal ini layanan Antar-Jemput dan layanan perbaikan Onsite di 300 kota seperti yang dijanjikan di dalam setiap brosur maupun iklannya ternyata hanya isapan jempol belaka, sehingga pengguna perangkat merek HP harus mengantarkan perangkatnya ke service center nya sendiri.

    Namun sampai hari ini, setelah lebih dari tiga minggu, kasusnya tidak ditangani. Bahkan terkesan selalu ditunda-tunda dan sepertinya terjadi saling lempar tanggung jawab antara pihak Service Center di Surabaya dan di Jakarta. Hal ini tentunya sangat merugikan pengguna perangkat merek HP.

    Jadi mohon pikir beberapa kali sebelum membeli produk merek ini, sebaliknya pengalaman sangat baik saya alami dengan merek ASUS yang biasa menuntaskan kasusnya dalam waktu tiga hari.

    1. Pak Subandono,

      Boleh tolong diceritakan kronologis kejadiannya seperti apa? Di antaranya:
      * Gawai tipe apa yang Anda miliki?
      * Sudah berapa lama Anda memakainya?
      * Kerusakan apakah yang terjadi?
      * Hal apa yang membuat petugas menjanjikan penggantian denagn unit baru?
      * Dll.

  12. Cerita singkatnya begini Pak Herry,

    gawainya tipe HP VoiceTab 7, itu tipe yang pertama diluncurkan HP, tipe yang paling sederhana.

    Gawai itu kami gunakan akhir Maret 2015 ini, setelah kira-kira 6 bulan, mulailah timbul masalah dengan koneksinya, signal operator seluler hilang dan timbul, lama-lama makin parah, bahkan hilang sama sekali. Nah di awal November itu bahkan bluetooth dan koneksi melalui kabel USB pun tidak bisa dilakukan.

    Diagnosa saya pribadi adalah bagian antena dari gawai tersebut rusak, dan itu biasanya diakibatkan oleh adanya cacat produksi, dan hal ini tentunya saya ketahui sebagai orang yang mengetahui perihal antena.

    Sewaktu kami pertanyakan masalah layanan antar jemput seperti yang ramai diiklankan oleh salesnya dan tertera di setiap brosur dari HP, ternyata pihak service center Intiland Tower Surabaya membantah keberadaan layanan tersebut.

    Okelah, kami bawa gawai itu ke service center dan dijanjikan panggantian gawai baru, karena policy mereka seperti itu katanya (tentu mungkin mereka tahu policy yang sama juga diterapkan oleh Huawei).

    Karena gawai masih dalam masa garansi (satu tahun), maka kami dijanjikan lamanya pengadaan barang tiga hari (lagi-lagi ini sama dengan yang ditawarkan pabrikan dari merek lain), dan paling lama dalam waktu dua minggu. Dan kami dijanjikan untuk dihubungi kembali.

    Waktupun berjalan, setelah dalam dua minggu tanpa kabar dari pihak service center, kamipun mulai mempertanyakannya ke pihak service. Dan hari berganti hari, tapi jawaban yang kami terima tetap sama, tidak ada barang dan tidak ada sparepart. Ketika kami desak kapan dan apa solusi yang mereka bisa berikan, mereka selalu berkilah dan tidak pernah dapat memberikan jawaban pastinya.

    Sampai minggu lalu hari kamis, setelah lebih dari tiga minggu, kami pun mengancam untuk mempublikasikannya lewat surat kabar. rupanya mereka mulai panik dan menjanjikan memberikan kabar pada minggu itu juga. Namun ya itu rupanya hanya tipuan belaka, sepertinya mereka tidak peduli kepada kami dan kamipun mempublikannya melalui kompas online dan ditayangkan pada hari jumat tanggal 27 November.

    Pada hari senin ini, kami kembali mempertanyakan keberadaan dan solusi yang bisa diberikan, tentunya jawabannya kembali : barang tidak tersedia, sparepart tidak ada, harap tunggu kembali. Itu saja.

    Kemudian saya mulai membuka kartu dan menceritakan bahwa kasusnya sudah ditayangkan oleh kompas online serta saya mengancam untuk melaporkan kasus pelanggaran undang-undang perlindungan konsumen ini ke polisi, barulah mereka panik.

    Hanya dalam hitungan menit, mereka kembali menelepon dan mengatakan barang sudah dikirim dari Jakarta dan akan tiba siang itu juga. Mereka akhirnya mengantarkan barang yang katanya baru itu ke rumah.

    Tapi ternyata kejutan, itu bukan barang yang baru melainkan barang rekondisi dan kamera dari gawai itu ternyata mempunyai kualitas VGA atau bahkan di bawahnya, sangat buruk. tetapi gawai itu tetap kami terima dan rencananya akan kami laporkan kasus penipuan ini kembali ke service center. Rupanya pihak service center hanya mengirimkan gawai rusak untuk membungkam mulut kami.

    Tentunya tindakan tidak terpuji ini tidak dapat dibiarkan, maka kami berusaha untuk memperingatkan khalayak ramai untuk berhati-hati dengan layanan purna jual dari Hewlett Packard.

    Iseng-iseng saya mencari lewat google, ternyata ada pembeli lain yang mengalami nasib lebih buruk dari kami, ada yang bahkan menunggu sampai tiga bulan belum mendapatkan solusinya. Sungguh tidak terpuji tindakan dari service center HP ini. Untuk Surabaya dapat dihubungi melalui nomor 031-5357200. Namun hati-hati dipingpong oleh CS nya yang bernama Ayu,Tika maupun yang rupanya supervisor mereka Lisa.

    1. Pak Subandono,

      1. Oh, berarti maksudnya tipe HP 7 Voice Tab alias tablet Bali ya? http://ponselmu.com/review-hp-7-voice-tab-bali-edition-tablet-ini-bisa-masuk-ke-saku-belakang/

      2. Layanan antarjemput bekerja sama dengan perusahaan ekspedisi terutama ditujukan untuk konsumen di kota-kota yang belum ada pusat perbaikan resmi HP.

      3. Janji penggantian gawai baru sungguh mengejutkan saya. Untuk masa pakai Anda, mestinya ditawarkan perbaikan dan penggantian suku cadang. Bukan ganti unit baru. Apa pun itu, pemberian unit pengganti yang ternyata tidak sempurna patut disesalkan.

      4. Respons terhadap surat pembaca yang dimuat di media online, sampai saat ini biasanya tidak sedahsyat kala muncul di media cetak. Karena Anda di Surabaya, yang paling ideal adalah memasukkannya ke surat pembaca Jawa Pos.

  13. terima kasih untuk perhatiannya pak Herry.

    Sebenarnya dari pihak HP sendiri yang menawarkan layanan antar jemput itu, tapi akhir-akhir ini mereka mengatakan hanya untuk jenis tertentu. Herannya ada berapa jenis tablet sih yang mereka punya?

    Janji penggantian gawai memang untuk tablet Bali tertulis di boxnya hanya untuk tiga bulan pertama, namun prakteknya mereka mengatakan mau mengganti dengan yang baru selama masa garansi. Hal ini tidak mengejutkan, karena handphone maupun tablet pabrikan lainnya seperti Huawei juga memberikan service yang sama, bahkan mereka menjanjikan paling lambat pada hari ke tujuh, gawai sudah diganti. Untuk service memang pabrikan sekelas Huawei dan Asus masih yang terbaik saat ini (dari pengamatan saya pribadi).

    Follow-up dari kasus saya masih berlangsung, sementara itu, dari pihak HP Indonesia di Facebook juga sudah menawarkan bantuannya, karena kasus saya ini memang adalah contoh buruk luar biasa dari layanan purna jual HP.

    Sebenarnya saya tidak kaget dengan layanan buruk purna jual HP bila itu menyangkut produk laptop atau PC karena dari pihak service center HP sendiri mengakui kalau produk mereka jelek sejak perubahan dari bernama HP compaq.

    Jawa Pos hanya memiliki ruang sangat terbatas di kolom Pembaca Menulisnya, jadi belum tentu kasus yang kita adukan dapat dimuat. Selama ini dari pengamatan saya Surat Pembaca di Kompas
    Online dan Detik Online biasa mendapatkan respon yang bagus.

    Terima kasih pak Herry, semoga pembaca blog bapak dapat mendapatkan secuil peringatan dini mengenai layanan purna jual dari Hewlett Packard ini dan tidak lagi complain di kemudian hari bila mereka mendapatkan layanan yang mirip buruknya.

    Kita hanya harus ingat, pilihan ada di tangan kita, semua gawai yang ditawarkan di pasaran itu kurang lebih mirip-mirip kualitasnya bila berada di kelas harga yang sama, namun bila terjadi kerusakan, maka siapa yang memberikan layanan purna jual yang terbaik maka dialah adalah pemenangnya.

    1. Pak Subandono,

      Saya tak ingat pasti ada berapa macam tablet yang beredar. Yang saya ingat:
      * Dua tipe seri Slate.
      * Dua tipe Bali edition.
      * Satu tipe seri Stream.

      Ok. Semoga segera dapat solusi terbaik deh.

  14. Pak Herry, saya baru beli hp slate 7 beats audio, coba krim file via bluetooth tp tdk dapat menerima, menurut pak herry, apakah ada settingannya yang salah, meskipun kedua handset sdh d pairing, mohon bantuannya

    1. Pak Fadil,

      Setelah pairing, pastikan ponsel penerima dalam mode discoverable. Itu saja sih. Silakan mencoba lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *