Energea, Berpotensi Menggoda Penggemar Anker

Secara umum pembeli peranti pengisi daya (charger) dan kabel pengisi daya sekaligus kabel data di Indonesia terbagi dua. Pertama, pembeli yang sangat peka harga. Mereka berprinsip yang penting murah. Toh fungsinya sama. Titik.

Perkara performa lambat atau baru dipakai seminggu sudah rusak, ah… itu urusan belakangan. Percaya atau tidak, ada lho pengguna iPhone X yang mampir ke toko aksesori ponsel lalu mencari kabel Lightning Rp15 ribuan.

Kedua, pembeli yang memedulikan kualitas dan keamanan. Mereka bersedia mengeluarkan uang lebih banyak demi memeroleh produk yang diyakini bagus. Prinsip ada harga ada rupa dipegang teguh.

Sebagian di antara mereka selalu membeli aksesori orisinal. Entah di gerai resmi atau pusat perbaikan resmi ponsel yang dimilikinya. Diminta inden dengan menyetorkan sejumlah uang muka pun, mereka takkan keberatan.

Sebagian lainnya, termasuk penulis alias HSW, memilih jalur berbeda. Karena berbagai alasan, mereka lebih suka membeli pengisi daya dan kabel buatan pihak ketiga yang dianggap kredibel.

Di kelas menengah, merek Aukey dan Tronsmart saat ini sering dijadikan pilihan utama. Sedangkan konsumen yang memiliki anggaran lebih banyak langsung melirik merek premium. Biasanya yang disasar merek Anker.

Kini Anker tampaknya harus mulai mewaspadai kompetitor yang berpotensi menggoda penggemar setianya. Siapa? Energea. Datang diam-diam dan sepertinya tak pernah beriklan di media konvensional, dalam pantauan HSW, distribusi Energea lebih luas. Di Surabaya, misalnya, gerai yang menjual Energea berkali lipat lebih banyak ketimbang Anker. Klaim garansinya pun lebih mudah karena tak terpusat di Jakarta.

Kali pertama menjajal Energea, HSW langsung mencoba tiga produk. Yaitu, Energea PowerHub 4C, NyloTough, dan AluPac 20000PD+. Seberapa menarik?

Energea PowerHub 4C

Peranti berdimensi fisik 90 x 75 x 27,5 milimeter dan berat 220 gram itu adalah desktop charger dengan empat keluaran. Terdiri atas satu USB tipe C dan tiga USB tipe A yang dalam “bahasa pasar” lazim disebut sebagai colokan USB.

USB-C di PowerHub 4C mendukung Power Delivery (PD) yang memungkinkan pengisian daya lebih cepat kala dipadukan dengan perangkat yang kompatibel. Tegangan listrik yang dapat dihasilkan mulai 5 volt sampai 20 volt, dengan besaran arus hingga 3 Ampere.

Sebelum membahas lebih detail dan agak teknis, lebih baik HSW menanyakan satu hal dulu. Apakah Anda masih ingat rumus P = V x I? Dulu HSW mempelajarinya saat duduk di bangku SMP. Entah sekarang rumus itu mulai diajarkan di jenjang pendidikan apa.

Rumus di atas biasanya dipakai untuk menghitung daya listrik. P adalah daya listrik dalam satuan Watt (W). V tegangan listrik dalam satuan volt (V), sedangkan I arus listrik dalam satuan Ampere (A).

Kembali ke USB-C PD di PowerHub 4C. Pengisi daya itu sanggup menghasilkan tegangan listrik sampai 20V dengan arus maksimal 3A. Hal itu bermakna ia mampu membagikan daya maksimal 60W. Sekadar pembanding, daya maksimal Qualcomm Quick Charge 3.0 “hanya” 18W.

Dengan daya sebesar itu, PowerHub 4C bukan hanya sanggup mengisi ulang baterai ponsel atau tablet. Digunakan untuk men-charge laptop yang mendukung USB-C PD pun mampu. Contohnya, Apple MacBook, MacBook Pro, HP seri Spectre, Acer Swift 7, dan Spin 7. Pemilik Asus Zenbook UX370, UX390, UX391, dan UX490 juga bisa memanfaatkan PowerHub 4C sebagai pengganti pengisi daya yang disertakan dalam paket penjualan laptop.

Sementara itu, tiga USB-A di PowerHub 4C mampu melewatkan arus listrik sebesar maksimal 2,4A bertegangan 5V. Teknologi AmpSmart yang diterapkan membuat charger dapat mendeteksi kebutuhan masing-masing gawai yang sedang diisi ulang kemudian menyesuaikan besaran daya.

Jumlah USB-A yang digunakan tentu mempengaruhi kecepatan pengisian daya. Bila seluruh colokan USB-A digunakan, misalnya, kecepatan pengisian daya tentu takkan setinggi kalau yang dipakai hanya satu colokan USB-A. Sebab, arus maksimal sebesar total 2,4A itu harus dibagikan kepada tiga gawai yang sedang di-charge.

Saatnya ujian singkat. Setelah membaca paparan di atas, hitunglah kekuatan total PowerHub 4C. Ya, seratus kalau Anda menjawab 72W. Perhitungannya, kekuatan total = jumlah daya maksimal USB-C + jumlah daya maksimal USB-A = (20V x 3A) + (5V x 2,4A) = 60W + 12W = 72W.

Selama hampir tiga bulan memakai PowerHub 4C sebagai pengisi daya utama, charger itu sukses HSW padukan dengan belasan tipe ponsel, mifi, dan power bank. Ketika diberikan beban berat, suhu bodi peranti tersebut terasa lebih panas. Satu hal yang sangat wajar.

Energea NyloTough

Dalam bahasa yang paling sederhana, produk ini adalah kabel pengisi daya sekaligus kabel daya yang ekstrakuat. Menggunakan bahan nylon braided, NyloTough lebih tebal dan terlihat lebih kukuh daripada Anker PowerLine+ yang sampai sekarang rutin HSW gunakan.

Kedua ujung NyloTough menggunakan konektor USB-C. Pilihan panjang kabel ada beberapa macam. Namun, dalam uji pakai kali ini, yang dijajal hanya kabel sepanjang satu meter.

Sebelum diproduksi masal dan dipasarkan, konon NyloTough telah menjalani lebih dari 30 ribu kali uji bengkok. Kabel itu juga diberi beban sampai 30 kilogram. Ujian “kekerasan” yang dilakukan HSW meliputi sengaja melekukkan, melilitkan dengan kasar, maupun menarik-narik kabel dengan keras. Hasilnya, NyloTouch tetap berfungsi normal.

Karena telah mengantongi sertifikat Apple MFI, pengguna produk Apple seharusnya tak perlu menyangsikan keandalan produk itu. Pasalnya, pengujian yang dilakukan Apple terhadap produk yang ingin mendapatkan sertifikat MFI dikenal ketat. Tingkat kelulusannya rendah.

Energea AluPac 20000PD+

Hanya dengan membaca nama lengkapnya, bisa diterka kalau power bank ini berkapasitas 20.000 mAh dan mendukung Power Delivery. Ia dibekali satu port USB-A dan satu konektor USB-C.

USB-A di AluPac mendukung standar pengisi daya Qualcomm Quick Charge 3.0. Sementara itu, USB-C yang tersedia berfungsi sebagai konektor input maupun output. Ia mendukung Power Delivery hingga 45W.

Bisakah dipakai mengisi ulang baterai laptop? Bisa! HSW sudah membuktikannya sendiri. Dalam sepuluh menit, daya baterai Acer Swift 7 yang awalnya tersisa 6% meningkat menjadi 16%.

Laptop ultratipis itu sengaja dibiarkan tetap siaga, tetapi tidak terkoneksi dengan internet. Sepuluh menit kemudian baterai laptop telah terisi 25%. Tepat setengah jam sejak mulai dihubungkan dengan AluPac, persentase daya baterai menunjukkan angka 34%.

Karena berkapasitas besar, lumrah kalau ukuran AluPac tergolong bongsor dan berat. Dimensi fisiknya 171 x 81 x 22 milimeter dan berat 420 gram. Walaupun demikian, tak perlu ragu membawanya bepergian dengan menumpang pesawat terbang. Diizinkan kok.

Sambil membawa AluPac yang dimasukkan ke dalam ransel, HSW telah belasan kali terbang dari/ke berbagai kota. Satu kali menggunakan Citilink, satu kali Sriwijaya Air, dan selebihnya Garuda Indonesia. Lancar.

Mungkin lantaran terlihat panjang dan cukup tebal di monitor x-ray bandara, kadang petugas meminta izin dilakukan pemeriksaan fisik. Tak sampai satu menit, AluPac dikembalikan lagi dan HSW dipersilakan berlalu.

Untuk mempermudah pengguna mengetahui sisa daya, power bank itu dilengkapi LED digital. Angka 100 akan tersaji ketika daya masih penuh. Seiring berkurangnya daya, angka yang tampil bakal menurun.

Kala sisa daya habis, hubungkan AluPac dengan pengisi daya. HSW tidak merekomendasikan pemakaian charger bawaan ponsel. Sebab, kebanyakan pengisi daya bawaan ponsel memiliki keluaran maksimal 5V/2A. Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi AluPac sampai penuh pasti lama.

Idealnya AluPac diisi ulang menggunakan pengisi daya yang mendukung Power Delivery. Contohnya, Energea PowerHub 4C. Dengan memakai peranti tersebut, baterai 20.000 mAh yang dibenamkan ke bodi AluPac tuntas diisi ulang dalam waktu hampir dua jam. Antara 1 jam 45 menit dan 1 jam 55 menit saja.

Harga dan Garansi

Saat ini harga ritel resmi Energea PowerHub 4C dipatok Rp1,35 juta, sedangkan NyloTough Rp490 ribu dan AluPac 20000PD+ Rp1,45 juta. Ketiganya dapat dibeli di gerai PlayWorks, akun resmi PlayWorks di Tokopedia, maupun mitra penjualan di berbagai kota. Misalnya, Butik Dukomsel – Bandung dan Cellular World – Denpasar.

Daftar pedagang Energea di Surabaya paling lengkap karena sehari-hari HSW berdomisili di Kota Pahlawan. 😎 Di WTC Surabaya, produk Energea dapat ditemukan di My Rasch yang berdekatan dengan GraPARI Telkomsel. Sedangkan di Plasa Marina, Energea tersedia di Cititech, Las Vegas, Radja Handphone, Sakura, dan Seven.

Menyoal layanan purna jual, PowerHub 4C dan AluPac 20000PD+ bergaransi setahun. Sedangkan NyloTough bergaransi lima tahun. Klaim garansi dapat dilakukan di PlayWorks maupun mitra penjualan Energea. Unit yang bermasalah tidak akan diservis, melainkan diganti dengan unit baru.

Bagi pengguna yang lebih mementingkan kualitas dan pemakaian jangka panjang, menurut HSW, produk Energea pantas dicoba. Tak bisa dibantah harganya terlihat mahal. Kendati begitu, sepadan dengan yang bakal dinikmati pengguna kok. Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, tiga produk di atas sebaiknya dibeli satu paket sekaligus.

Kalau di antara pembaca ulasan ini kebetulan ada yang diam-diam termasuk kelompok #CrazyRich, don’t rich people difficult. Langsung beli satu deh. Satu lusin!

71 thoughts to “Energea, Berpotensi Menggoda Penggemar Anker”

  1. Wahh harus jual hape dulu nih buat dapet kabel pengisi daya Energea ?

    Satu pertanyaan OOT, boleh dijawab boleh tidak
    Kenapa maskapai “Singa Udara” tidak termasuk dalam jam terbangnya Pak Herry? Kebetulan atau alasan?

    Terimakasih sukses selalu ponselmu

  2. Salam kenal,pak herry. Mohon rekomendasi ponsel kisaran harga1,5-1,8 juta yang kameranya bagus. Kandidatnya Xiaomi redmi 6,realme c1,Asus zenfone max m1. Saya sebenarnya cenderung ingin redmi 6,tapi Kareena pakai chipset mediatek,saya masih ragu-ragu. Mohon pencerahannya,terima kasih

    1. Pak Norman,

      Saya tak pernah mencoba Zenfone Max M1. Di antara dua pilihan tersisa, kamera dan performa umum Redmi 6 lebih oke sih.

      1. Kebetulan setelah browsing di toko belanja online,saya juga menemukan zenfone 4 max pro dengan kisaran 1,7 juta. Menurut pak herry,jika dibandingkan dengan redmi 6 kira-kira lebih bagus mana kameranya?

        1. Pak Norman,

          Hmm… saya mesti bongkar-bongkar arsip dulu deh. Sebab, saya lupa hasil jepretan Zenfone 4 Max Pro seperti apa. Satu hal yang perlu diketahui, selain kapasitas baterai, spesifikasi lain ponsel itu sudah terasa ketinggalan lho.

          1. terima kasih pak atas sarannya. Kalau begitu saya rasa redmi 6 bakal jadi pilihan saya. Semoga pak herry sukses selalu

  3. Pak herry, mohon rekomendasi hape 2-3 juta, yang kameranya bisa manual mode. Bisa atur ISO dan Shutter speed. Trims pak.

    1. Pak Fiqih,

      Hmmm… apa ya. #bingung

      Ada Xiaomi Redmi Note 5 yang bisa mengatur ISO secara manual. Namun, kecepatan rana tidak bisa diubah manual.

  4. Pak Herry,

    Jika suatu smartphone memiliki charger bawaan dgn spec 5V/2A diisi dengan charger 20V/3A seperti Energea ini apakah baterenya tidak cepat rusak karena over voltase dan ampere?

    1. Pak Pandin,

      Tidak karena charger Energea-nya akan menyesuaikan keluaran sesuai kebutuhan ponsel. Jadi, takkan over.

  5. Salam Pak Herry.
    Saya ada pertanyaan OOT.
    Menurut Pak Herry, dari segi kamera dan baterai, antara Realme 2 Pro dan Xiaomi Redmi Note 5 lebih bagus mana?
    Lalu secara keseluruhan, Pak Herry lebih prefer Realme 2 Pro atau Xiaomi Redmi Note 5?
    Terima kasih.

    1. Pak Agus,

      Redmi Note 5.

      Redmi Note 5 dong. Di atas kertas spesifikasi Realme 2 Pro memang sangat menggiurkan. Apalagi, saya menggunakan yang varian 8/128. Namun, kenyamanan dalam pemakaian nyatanya jauh di bawah Redmi Note 5 deh.

  6. Maaf OOT Pak Herry SW , apakah di tahun ini LG v20 masih layak untuk dipinang dengan harga second 2 juta? saya juga ada pertanyaan iseng karena sekarang harga mereka “setara” dan sama sama mendapat review positif dari bapak dalam segi kamera, menurut bapak, apabila kamera LG v20 diadu dengan redmi note 5, lebih unggul mana?

    1. Pak Rian Permana,

      Harga segitu sebenarnya menggiurkan sekali. Namun, karena LG Mobile Indonesia kini sudah “setengah jalan” dari pasar Indonesia, saya menyarankan Anda tidak membeli ponsel LG lagi.

        1. Pak Rian Permana,

          Maaf karena baru hari ini saya bisa merespons pertanyaan Anda.

          Lupakan V20 deh. LG Mobile di Indonesia kan sudah sayonara. Langsung ambil Redmi Note 5 saja.

  7. Slamat malam Om Herry….
    Utk Energea PowerHub 4C yg memiliki daya sampai dengan 60W, apakah tidak merusak batrei HP Pak?
    Kemudian, dalam memilih charger HP, mana yg perlu lebih kita utamakan dan juga lebih aman Pak, Arus yg lebih besar atau Tegangan yg lebih besar?

    1. Pak Edwin,

      Bila pertanyaan Anda itu merujuk kepada kekhawatiran akan terjadi overvoltage, hal itu seharusnya takkan terjadi. Sebab, charger akan menyesuaikan keluarannya.

      Kalau voltasenya standar (misalnya 5V), ya tinggal melihat arusnya. Kalau charger itu mendukung Quick Charge atau PD, perhatikan saya reputasi produsennya.

  8. Pak HSW

    maaf out of topic
    mohon rekomendasi android yang ada fitur nfc dan infrared dengan harga paling ekonomis,
    terimakasih sebelumnya

    1. Pak Bambang Sujati,

      Hmm… tak ada deh. Sebenarnya ada LG V20, tetapi saya sudah tidak merekomendasikan ponsel LG lagi karena merek itu telah menghentikan mayoritas operasionalnya di sini.

      1. Dengan LG menghentikan mayoritas operasionalnya, service center apakah ditutup juga atau di-outsource ke pihak ketiga?
        Sayang ya padahal belum lama acara towel2 LG V30 kelihatannya mantap tim LG-nya….

        1. Pak Pandin,

          Pusat perbaikan resmi yang masih beroperasi tetap ditangani LG.

          Keputusan penghentian operasional sepertinya lumayan mendadak. Kebanyakan karyawan LG pun kaget kok.

  9. Pak, maaf out of topic. Dengan harga Rp2.299.000 apakah Huawei Nova 2i masih worth it untuk dibeli? Pemakaian untuk ibu, hanya sekedar untuk facebook, whatsapp, spotify, youtube, browsing dan kamera. Terima kasih

    1. Bu Danisha,

      Maaf karena baru hari ini saya bisa merespons pertanyaan Anda.

      Sudah kurang menarik sih. Lebih baik menambah dana Rp300 ribuan untuk membeli Xiaomi Redmi Note 5 varian RAM 4 GB dan ROM 64 GB.

  10. Pak mau tanya dari segi kamera, keawetan batrei, dan kinerja lebih bagus mana antara Pocophone F1 dan Xiaomi MI A2?

    1. Pak Agus,

      Maaf karena baru hari ini saya bisa merespons pertanyaan Anda.

      Kamera lebih bagus Mi A2.

      Daya tahan baterai dan kinerja umum lebih bagus Pocophone F1.

  11. Pak Herry

    Wah, baca artikelnya barusan bikin ketawa sendiri. Hehe. #CrazyRich

    Pak, adakah rekomendasi smartphone sebagai daily driver dengan budget maksimal 4jt? Prefer seken. Kebutuhan untuk chat WA yang cukup banyak, baterai tangguh, dan GPS yang sesekali dalam sehari nyala.

  12. Om mau tanya untuk hp harga maksimal 4juta bagusnya apa ya? Mengingat saat ini saya memakai xiaomi redmi note 4x sudah puas, saya mau update hape baru, yang saya cari adalah:
    1. Kameranya bagus
    2. Performanya keren
    3. Bisa untuk kloning banyak aplikasi seperti xiaomi
    4. Memory besar dan batrei yang tahan lama

    Terimakasih om herry sw πŸ™‚

    1. Pak Zein,

      Xiaomi Redmi Note 5 varian RAM 4 GB dan ROM 64 GB dengan harga jual maksimal Rp2,799 juta pun sudah memenuhi syarat deh.

  13. Hai Pak Herry, mohon rekomendasi HP dibawah 3 jt yang unggul di kamera, bisa manual mode, atur ISO dan Shutter Speed.
    Trims.

    1. Pak Bilal,

      Mohon maaf karena baru hari ini saya bisa merespons pertanyaan Anda.

      Hmm… yang paling mendekati sih Xiaomi Redmi Note 5 varian RAM 4 GB dan ROM 64 GB. Ada mode manual. ISO bisa diatur manual, tetapi kecepatan rana (shutter speed) tak bisa diatur.

  14. Koh Herry, maaf ott. Dengan harga hanya 1,3 juta (di bukalapak) untuk ponsel sharp R1s (ram 3gb, rom 32 gb, baterai 5000 mAh, fingeeprint)
    1. apakah sgt rekomendasi untuk dibeli? Alasannya?
    2. Adakah ponsel lain yg lebih bagus dari sharp r1s di harga max 1.5 juta?
    3. Harga2 ponsel sharp termasuk murah dan menyaingi harga xiaomi. Tapi kenapa Koh Herry tidak pernah mereviewnya?
    Terima kasih

    1. Pak Adi,

      1. Kalau perlu baterai besar boleh dilirik. Namun, jangan mengharapkan layanan purna jual yang bagus ya.
      2. Yang berbaterai besar sih tak ada.
      3. Harga bekasnya hancur. Jadi, nggak menarik deh.

  15. Salam koh herry
    Koh apa PD itu bisa di pake buat charger ponsel bertipe C???
    Btw apa koh herry tau tentang merk ROCK??
    Maaf oot dikit, apa aplikasi BABE itu semacam virus??? Kok pada girang ketika aplikasinya bisa di uninstal??

    1. Pak Arif,

      * Bisa.
      * Pernah dengar.
      * Bukan virus, tapi sering sekali mengirimkan notifikasi yang terasa mengganggu.

    1. Pak Aan,

      Kalau mau mengisi ulang secara bersamaan ya berarti perlu empat kabel. Anda bisa menggunakan kabel bawaan ponsel atau membelinya terpisah.

  16. Pak Herry, saya mau bertanya
    Skrg speed 4G di indonesia itu up to berapa ?

    Dulu waktu masih 3.5G kan seperti telkomsel itu up to 7.2mbps. Kartu halo sepertinya ada yg up to 14.4mbps.

    Tapi sekarang kok tidak disebutkan ya ?

    Lalu apakah sekarang speed internet di bali masih dibedakan ?
    Dulu di web simpati, speed internet di bali disebutkan lebih cepat dari pulau lain. Bahkan tulisan yg tertera itu 2x lipatnya.

    Sekalian tanya lagi, hp dibawah 2jt yg punya nfc dan paling worth di beli apa ya pak ?
    Saya sedang melihat Nokia 5 untuk menggantikan LG G Pro 2 saya.

    Terima kasih, salam sukses untuk Pak Herry

    1. Pak Jem,

      Saya tak terlalu mengikuti klaim operator saat ini tertinggi berapa. Sepertinya 150 Mbps. Realita di lapangan sih jauh di bawahnya.

      Rasanya tak ada pembedaan.

      Hmmm… di bawah Rp2 juta nggak ada rekomendasi. Kalau Rp2,5 jutaan ada Zenfone 5Q.

  17. Pak herry sw
    Saya beli charger samsung di service center samsung sidoarjo,
    Yang 5V 1A setelah saya ukur pakai usb doctor kalau buat ngecharge keluar hasil antara 5.30v sampai 5.40v ?
    Kalau baterai sudah penuh charger nya stabil di 5.30v
    Kira kira apa amankah pak herry buat smartphone saya ?
    makasih.

    charger samsung bawaan saya,
    kalau saya ukur waktu ngecharge keluarnya
    5.05 v lama lama turun ke 4.80v kalau sudah penuh jadi 5.09 v.

    Oya pak herry
    Kira kira xiaomi apakah ada rencana akan buka mi store di sidoarjo. Mungkin saja pak herry tau informasi hee hee

    1. Pak Sukari,

      Hmmm… kok bisa sampai 5,4V ya. Kalau itu orisinal sih mestinya tak apa-apa.

      Soal Mi Store, saya belum bisa berkomentar.

      1. Menurut pak herry kira kira rentang voltase yang aman sekitar berapa pak ?
        Saya liat artikel di google standart nya sekitar 4.8v – 5.2v
        Jadi agak ragu pakai 5.3v – 5.4v meskipun itu beli di service center samsung dengan harga 150rb.
        pak herry boleh minta rekomendasi merk charger yang kualitas lumayan ?
        Makasih

        1. Pak Sukari Widodo,

          Untuk charger 5V sih biasanya sampai 5,2V.

          Saya menyatakan charger yang Anda miliki itu seharusnya aman karena:
          * Orisinal dan dibeli di pusat perbaikan resmi.
          * Charger terkini yang mendukung Quick Charge malahan voltasenya bisa menyentuh 9V bahkan lebih.

          Coba cari merek Aukey. Kalau yang mau yang bagus sekalian, tetapi harga tentu premium, silakan melirik merek Anker dan Energea.

          1. Iya pak herry sw.
            Punya saya biasa kok pak 5v 1a
            Bukan quick charger πŸ˜€
            Kalau pakai quick charger kan percuma pak herry.
            Merk aukey ya pak.
            Coba saya liat liat di online.

          2. Pak Sukari Widodo,

            Ya, kalau ponselnya tak mendukung Quick Charge, pakai pengisi daya Quick Charge jalannya tetap akan non-quick charging.

            Ya, Aukey.

  18. Pak Herry,

    Saya bertanya diluar topik. Adakah rekomendasi untuk tablet ukuran 6-10inch yang resmi di indonesia? budget maksimal 6juta. saya pernah bertanta di twitter tapi belum dapat balasan.
    Terimakasih.

  19. Salam pak Herry
    Agak keluar topik diatas
    Untuk nokia 6.1 plus apakah pak herry sudah mencobanya?
    Jika sudah untuk harga sekelasnya apakah ada yang lebih baik?
    Apakah ada niatan untuk mereview nokia 6.1 plus

  20. Selamat siang Om Herry, mau bertanya, dimana saya bisa mendapatkan Xiaomi MiA2 128GB dengan garansi resmi secara online? Saya agak kesulitan menemukannya. Terima kasih, Om. Sukes selalu.

  21. Selamat malam koh HSW, pengen minta rekomendasinya untuk hp di kisara 2 juta setengah ke bawah, saya lebih mengutamakan baterai besar dengan fasilitas fast charhing dan layar tidak terlalu besar

  22. Salam Pak Herry.
    Maaf Pak, saya ada pertanyaan out of topic lagi.
    Saya lihat di twitter, Pak Herry sudah mengulas beberapa hal dari Asus Zenfone Max Pro M2.
    Pertanyaan saya:

    1. Menurut Pak Herry, dari segi kamera dan baterai, lebih baik mana antara Asus Zenfone Max Pro M2 dengan Xiaomi Redmi Note 5?
    2. Secara keseluruhan, Pak Herry prefer Asus Zenfone Max Pro M2 atau Xiaomi Redmi Note 5?
    3. Menurut Pak Herry, dengan budget 3 jutaan, lebih layak beli mana antara Asus Zenfone Max Pro M2 atau Xiaomi Redmi Note 5?

    Terima kasih Pak Herry.

    1. Pak Agus,

      1. Kamera lebih bagus Redmi Note 5, sedangkan baterai lebih mantap Zenfone Max Pro M2.
      2. Belum bisa menyimpulkan karena uji pakai Zenfone Max Pro M2 belum selesai.
      3. Sama dengan poin 2.

  23. Terima kasih atas sarannya Pak Herry SW atas informasinya mengenai Realme 2 Pro. Akibat gencarnya promosi dan pemberitaan di berbagai media, saya sebenarnya tertarik untuk memilikinya. Katanya, Hp baru ini laris banget dalam awal penjualan tempo hari.

    Tetapi, menurut Pak Herry, lebih baik Redmi Note 5 jika keduanya diperbandingkan. Di atas kertas spesifikasi Realme 2 Pro memang sangat menggiurkan. Namun, kenyamanan dalam pemakaian nyatanya jauh di bawah Redmi Note 5.

    Ya, sekali lagi terima kasih atas infonya. Saran ini sesungguhnya disampaikan atas pertanyaan Mas Agus.

  24. Pak Herry,

    Untuk Energea PowerHub 4C apabila power delivery tidak sedang dipakai, atau katakanlah yang sedang dipakai hanya 18W, apakah pengisian daya menggunakan USB A tetap total maksimum di ketiga colokan tersebut hanya 5V 2,4A Dan tetap terbagi 3 kalau dipakai kesemuanya?
    Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *