Hadirkan Dua Windows Phone Perdana

Sama dengan tahun lalu, tahun ini acara rutin Nokia World kembali diadakan di London, Inggris. Lokasinya tetap di pusat eksibisi dan konferensi ExCel London. Penulis kebetulan diundang menghadiri acara yang digelar pada 26-27 Oktober lalu itu. Sehingga, penulis turut menjadi saksi mata munculnya dua ponsel pertama Nokia yang menggunakan sistem operasi Windows Phone.

Awalnya, Stephen Elop, presiden dan CEO Nokia, tidak langsung mengumumkan kehadiran ponsel Windows Phone. Ia menyampaikan aneka update terkait Nokia, kemudian memperkenalkan empat ponsel yang diberi nama Asha. Saat itu relatif tak terdengar suara tepuk tangan di auditorium yang dipadati sekitar tiga ribu partisipan dari 70 negara.

Suasana berubah drastis ketika Elop mengungkapkan kemunculan Lumia 800 yang mengadopsi Windows Phone. Tepuk tangan bergemuruh dan tak kunjung berhenti. “Lumia berarti cahaya. Ia merupakan sebuah fajar baru bagi Nokia,” kata Elop.

Sambutan meriah, dengan kadar sedikit lebih rendah, kembali terjadi kala Elop memperkenalkan Lumia 710. Peserta Nokia World 2011 tampaknya memang telah sangat menantikan peluncuran ponsel Nokia berbasis Windows Phone.

Lumia 800 dibekali layar sentuh kapasitif AMOLED 3,7 inci dengan resolusi 800 x 480 piksel. Karena telah memanfaatkan clear black display yang kali pertama diimplementasikan di Nokia C6-01, layar Lumia 800 mampu menyajikan warna hitam yang hitam pekat. Bukan abu-abu kehitaman. Tampilan warna lain juga terlihat lebih maksimal.

Ponsel bersistem operasi Windows Phone 7.5 alias Mango itu memanfaatkan prosesor 1,4 GHz single core. Memori internal 16 GB, RAM 512 MB, Wi-Fi, bluetooth, A-GPS, dan mendukung layanan HSDPA 14,4 Mbps merupakan sebagian spesifikasi lain Lumia 800.

Di sisi belakang Lumia 800 terdapat sebuah kamera autofocus beresolusi delapan megapiksel plus LED flash. Kamera berlensa Carl Zeiss itu dapat pula difungsikan sebagai perekam video. Video yang dihasilkan berdefinisi tinggi 720p pada 30 frame per second (fps).

Ponsel berdimensi fisik 116,5 x 61,2 mm x 12,1 mm dan berat 142 gram itu akan dijual di kisaran harga EUR 420. Kalau dikonversikan ke rupiah, harga satu unit ponsel bertampilan fisik mirip Nokia N9 tersebut berarti setara dengan Rp 5,23 juta, belum termasuk pajak dan subsidi.

Pengguna di Perancis, Jerman, Italia, Belanda, Spanyol, dan Inggris bisa menikmati Lumia 800 lebih dulu. Bulan ini ponsel tersebut sudah tersedia di sana. Berikutnya, sebelum 2011 berakhir, Lumia 800 menghampiri Hongkong, India, Rusia, Singapura, dan Taiwan. Kalau tak ada perubahan, ponsel itu baru bakal beredar resmi di Indonesia pada kuartal pertama tahun depan.

Dari harga jualnya, mudah ditebak bila Lumia 800 membidik konsumen kelas atas. Untuk menyasar konsumen yang lebih luas, Nokia menggunakan “senjata” Lumia 710. Harga jualnya lebih terjangkau, EUR 270 atau sekitar Rp 3,36 juta. Itu berarti Lumia 710 lebih murah hampir Rp 1,9 juta dibandingkan Lumia 800.

Salah satu konsekuensi perbedaan harga itu, spesifikasi Lumia 710 tidak setinggi Lumia 800. Lumia 710 memang tetap memakai prosesor 1,4 GHz single core dan sistem operasi Windows Phone 7.5. Tetapi, kameranya “hanya” beresolusi lima megapiksel dan bukan memakai lensa Carl Zeiss.

Spesifikasi lain Lumia 710, di antaranya, layar sentuh kapasitif TFT 3,7 inci, RAM 512 MB, dan memori internal 8 GB. Ada pula Wi-Fi, bluetooth, dan HSDPA 14,4 Mbps. Bodi ponsel berdimensi fisik 119 x 62,4 x 12,5 mm dan berat 125,5 gram itu tersedia dalam dua pilihan warna: hitam dan putih. Sedangkan penutup baterainya tersedia dalam lima pilihan warna yang mudah diganti sesuai selera pengguna.

Lumia 710 dijadwalkan beredar di Hongkong, India, Rusia, Singapura, dan Taiwan menjelang akhir tahun ini. Lalu, pada awal 2012 ponsel itu bakal didistribusikan ke negara lain.

8 thoughts on “Hadirkan Dua Windows Phone Perdana

  1. Setelah si (Putus) Asha kapan giliran Lumpia eh Lumia di launch di Indonesia ya? Mudah2an harganya reasonable, Nokia suka mabok kasih harga hp high endnya terlalu tinggi dibandingkan kompetitor, jadinya ga laku d. Kompetitor ini bukan RIM/BB ya :p BB itu kan hp canggih dgn fasilitas camera dan BBM saja :p

  2. Pak Liat2aja,

    Lumia seharusnya muncul di Indonesia paling lambat Maret 2012. Kalau Nokia mencari momen khusus, berarti bisa-bisa Februari. Diambilkan momen Valentine tho.

    Feeling saya yang Lumia 800 bakal dibanderol minimal Rp 5 juta. Jujur saja, harga segitu agak susah diserap pasar sih. Orang pasti bakal berkomentar, mending beli BlackBerry atau Android deh.

    Padahal, ya gitu deh. Saya setuju dengan Bapak. BB itu sebenarnya ponsel pintar yang nggak canggih-canggih banget. Harga cenderung overpriced dan belakangan ini selalu saja ditemukan masalah. Praktis cuma menang push email dan BBM deh.

  3. kira2 Lumia 800 5,5 jt dan Lumia 710 3.5-4 jt. Tapi ya itu Nokia Indonesia suka ajaib kasih harga hp high endnya.

    Dipikir-pikir Nokia di Indonesia itu kenapa ya, apa memang benar ditinggalkan customernya atau Nokia yg kurang menganggap serius pasar Indonesia skrg? Untuk harga murah Nokia dihajar hp Indonesia rasa China sedangkan Mid sampe High end oleh Android dan BB (iya BB 6 jt yg fiturnya cuma BBM!).

    Biarlah Nokia sadar sendiri suatu hari, sebuah system operasi mobile (Symbian) sudah seharusnya “mati” oleh kurangnya demand bukan dengan “dibunuh” secara marketing oleh CEO-nya sendiri…

  4. Untuk high end, konsumen kok yang meninggalkannya. Sebab, konsumen sudah terlanjur keracunan dengan peranti BB yang sebenarnya overpriced, tetapi ada BBM-nya.

    Untuk kelas low end, Nokia sebenarnya masih cukup kuat. Tak sedikit pengguna yang pernah iseng beli ponsel merek lokal buatan China lalu kapok dan kembali lagi ke Nokia.

  5. Kalo di daerah saya di salah satu kota kecil di Sumatra ponsel merk lokal rasa China laku keras lho, kemana-mana semua orang punya dua nomor dipasang di hp dual on made in China

    Saya kayaknya bakalan cobain Lumia 710 atau 800 kalo tidak overpriced. Kayaknya ga mungkin beli Symbian lagi, Android masih pakai di hp utama. Kemana-mana nenteng 2 hp jadi yg kedua mungkin akan cobain Windows Phone

  6. Wow… ternyata ponsel merek lokal buatan Tiongkok mendapatkan tempat di hati para pengguna di daerah Bapak ya.

    Lumia 800 sih feeling saya akan dijual Rp 5,x juta. Kalau Lumia 710 pasti lebih murah.

  7. Ya dimana-mana ada pameran hp lokal disini dan harganya sangat2 murah. Dan mereka berani buka service centre, sedangkan BB serta SE saja tidak ada service center resminya disini, hanya ada Nokia dan Samsung. Saya di Jambi (Kota) btw.

    Baru saja baca di detikcom ternyata ada beritanya untuk Lumia di Indonesia baru keluar Feb nanti. Mungkin menunggu Marketplace dibuka untuk Indonesia, mungkin nyiapin bundling operator, atau mungkin barangnya saja yg memang ga ada… Harga Lumia 710 tiga jutaan dan 800 lima jutaan menurut artikel tsb. Rp 5.999.900 juga lima jutaan lho!

  8. Terima kasih atas informasinya, Pak. Lumia 710 seharusnya memang Rp 3 jutaan. Kalau Lumia 800 benar Rp 5 jutaan. Tapi, masak sih sampai mepet banget ke Rp 6 juta. Di Singapura kalau dirupiahkan sekitar Rp 5,5 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *