Hujan Ponsel Baru di Asus Zenfestival 2015 Jakarta

Hujan apakah yang tidak membuat tubuh basah kuyup? Hujan ponsel baru di Asus Zenfestival 2015 Jakarta, 19 November lalu. Pertanyaannya garing ya? Biarin deh. He… he… he….

Zenfestival yang digelar di Ballroom Ritz-Carlton Pacific Place pantas dibilang bertaburan ponsel. Sebab, beraneka tipe ponsel terbaru Asus diperkenalkan bersamaan. Yaitu, Zenfone 2 Deluxe Special Edition, Zenfone 2 Laser, Zenfone Max, Zenfone Selfie, dan Zenfone Go. Sebagian tipe ponsel ditawarkan dalam beberapa varian.

Zenfestival-1

Zenfone 2 Deluxe Special Edition

Ponsel ini merupakan versi upgrade Zenfone 2 varian tertinggi yang telah diperkenalkan Asus Indonesia pada 21 April 2015. Perbedaan utama yang bisa ditemukan, Zenfone 2 Deluxe Special Edition hadir dengan illusion cover dan ruang penyimpanan 256 GB.

Zenfestival-2

Zenfestival-3

Cara termudah untuk membayangkan mewahnya penampakan illusion cover, imajinasikan potongan berlian atau batu kristal. Tekstur poligon itu membuat pengguna merasakan sensasi yang berbeda kala menyentuh sisi belakang Zenfone 2 Deluxe Special Edition.

Zenfestival-4

Beralih ke ruang penyimpanan yang berdaya tampung 256 GB. Kapasitas sebesar itu terdiri atas memori internal (ROM) 128 GB dan kartu microSD 128 yang disertakan dalam paket penjualan. Spesifikasi lain Zenfone 2 Deluxe Special Edition, antara lain, prosesor 64-bit empat inti (quad core) Intel Atom Z3580 2,3 GHz, RAM 4 GB, 4G LTE, dual SIM, dan layar IPS full HD 5,5 inci dengan Corning Gorilla Glass 3.

Kamera utama Zenfone 2 Deluxe Special Edition beresolusi 13 megapiksel, sedangkan kamera depannya lima megapiksel. Sumber daya ponsel berasal dari baterai tanam 3.000 mAh. Harga jual ponsel itu dipatok Rp 5.999.000.

Saat mengumumkan harga ritel resmi Zenfone 2 Deluxe Special Edition, CEO Asus Jerry Shen sempat bercanda. Awalnya ia menyebutkan harga Rp 15.999.000, persis sama dengan yang tersaji di layar lebar. Ketika para tamu undangan terlihat terkejut, harga dikoreksi menjadi Rp 10.000.000. Teriakan huuuu… sempat terdengar. Saat itu barulah Jerry mengungkapkan harga sebenarnya. Angka 1 di Rp 15.999.000 dibuang, meninggalkan angka Rp 5.999.000.

Zenfestival-5

Zenfestival-6

Zenfestival-7

Selain Zenfone 2 Deluxe Special Edition, Asus menawarkan Zenfone 2 Deluxe “reguler”. Dua varian bakal dipasarkan ke Indonesia. Zenfone 2 Deluxe RAM 2 GB dan ROM 16 GB dipatok Rp 2.999.000. Kurang besar? Ada Zenfone 2 Deluxe RAM 4 GB dan ROM 32 GB yang dijual Rp 3.299.000.

Zenfestival-8

Zenfone 2 Laser

Ada tiga varian Zenfone 2 Laser yang diperkenalkan di Zenfestival. Yakni, Zenfone 2 Laser berlayar 5 inci (ZE500KL); layar 5,5 inci (ZE550KL); dan layar 6 inci (ZE601KL). Semuanya mendukung layanan 4G LTE.

Tanpa mengindahkan ukuran, bentuk dasar tiga ponsel itu sama. Seluruhnya memanfaatkan Corning Gorilla Glass 4 dan fokus otomatis laser. Dengan fokus otomatis laser, Asus mengklaim proses pemfokusan kamera hanya membutuhkan waktu 0,03 detik.

Zenfestival-9

Zenfestival-10

Untuk menunjukkan kalau permukaan layar ponsel itu relatif lebih tahan terhadap goresan, seorang pemandu stan Asus sengaja ditugaskan mengiris buah. Uniknya, yang dijadikan alas pemotong adalah satu unit Zenfone 2 Laser. Ah, mengapa pemandu stan itu bukan diminta mengiris-ngiris hati Anda saja ya?

Zenfestival-11

Zenfestival-12

Zenfone 2 Laser 5.0 dibanderol Rp 2.099.000, sedangkan Zenfone 2 Laser 5.5 dijual Rp 2.399.000. Keduanya mempunyai RAM 2 GB dan ROM 16 GB. Zenfone 2 Laser 6.0 yang harganya dipatok Rp 3.499.000 menjadi varian termahal. Selain berlayar paling besar, kapasitas memorinya paling lega: RAM 3 GB dan ROM 32 GB.

Kok mahal? Di toko saya pernah melihat Zenfone 2 Laser dijual tak sampai Rp 2.000.000. Barangnya bergaransi resmi.” Kalau Anda berpendapat seperti itu, periksa lagi spesifikasi Zenfone 2 Laser yang dilihat. Pasalnya, selain tiga varian yang diperkenalkan di Zenfestival, masih ada tiga varian lain Zenfone 2 Laser. Kode tipenya berakhiran huruf KG dan belum mendukung layanan 4G LTE.

Apa saja? Pertama, Zenfone 2 Laser 5.0 (ZE500KG) berlayar 5 inci, RAM 2 GB, dan ROM 8 GB. Harganya saat ini Rp 1.799.000. Kedua, seperti varian pertama, tetapi ROM 16 GB. Varian ini dijual Rp 1.949.000. Ketiga, Zenfone 2 Laser 5.5 (ZE550KG). Ponsel tersebut dibekali layar 5,5 inci, RAM 2 GB, dan RAM 16 GB. Harganya Rp 2.299.000.

Singkatnya, total ada enam varian Zenfone 2 Laser yang beredar di Indonesia. Kalau Anda merasa bingung, tenanglah…. Tak usah risau. Penulis yakin Anda memiliki banyak teman.

Zenfestival-13

Zenfone Max

Kelak penulis sangat ingin menguji pakai ponsel ini. Alasan utamanya, ponsel dengan kode tipe ZC550KL tersebut dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh. Ya, lima ribu mAh. Ia juga dapat difungsikan sebagai power bank. Kalau iklan sebuah produk minuman mengatakan jeruk makan jeruk, Zenfone Max memungkinkan terjadinya ponsel makan ponsel.

Zenfestival-14

Prosesor 64-bit empat inti Qualcomm Snapdragon 410 MSM8916 1,2 GHz, RAM 2 GB, ROM 16 GB, 4G LTE, dan dual SIM merupakan sebagian spesifikasi Zenfone Max. Bentang layarnya 5,5 inci HD dengan Corning Gorilla Glass 4.

Biarpun dibekali baterai bongsor, ponsel itu tidak lantas menjadi supertebal. Ketebalannya 10,55 milimeter saja. Sedangkan panjang dan lebarnya 156 x 77,5 milimeter. Bobot Zenfone Max 202 gram.

Zenfestival-15

Zenfestival-16

Kamera Zenfone Max beresolusi 13 megapiksel dan 5 megapiksel. Kamera utamanya dilengkapi fokus otomatis laser dan lampu kilat. Ponsel itu akan dipasarkan dengan harga eceran Rp 2.499.000.

Zenfestival-17

Selama Zenfestival, dalam pantauan penulis ada dua jenis back cover Zenfone Max yang dipajang. Satu bertekstur kulit, satu lagi polos doff.

Zenfestival-18

Zenfestival-19

Mengacu kepada presentasi yang disampaikan saat acara berlangsung, tampaknya yang akan dijual di sini adalah Zenfone Max bertekstur kulit (embossed leather). Lebih mantap deh.

Zenfestival-20

Zenfone Selfie

Dari namanya, fitur unggulan dan konsumen sasaran ponsel itu mudah ditebak: ponsel selfie untuk penggemar swafoto alias selfie. Kamera depannya beresolusi 13 megapiksel, lengkap dengan fokus otomatis dan lampu kilat. Karena kamera belakangnya juga beresolusi 13 megapiksel, Asus menyebut Zenfone Selfie (ZD551KL) sebagai ponsel dual 13 MP camera with dual LED realtone flash.

Zenfestival-22

Spesifikasi lain Zenfone Selfie meliputi layar IPS full HD 5,5 inci dengan Corning Gorilla Glass 4, prosesor 64-bit delapan inti Qualcomm Snapdragon 615 MSM8939 1,7 GHz, 4G LTE, dual SIM, dan RAM 3 GB. Ponsel itu tersedia dalam enam pilihan warna, yaitu merah muda, putih, biru muda, emas, merah, dan abu-abu. Zenfone Selfie dengan ROM 16 GB dijual Rp 2.799.000, sedangkan Zenfone Selfie ROM 32 GB dipatok Rp 2.999.000.

Zenfestival-21

Zenfestival-23

Zenfestival-24

Saat penulis mengetikkan naskah ini, Zenfone Selfie sudah didistribusikan di Jakarta. Minggu depan ponsel itu mestinya telah tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.

Zenfestival-25

Zenfone Go

Inilah ponsel termurah yang diperkenalkan di Zenfestival. Ponsel dual SIM berlayar lima inci itu menggunakan prosesor empat inti MediaTek MT6580 1,3 GHz. Kamera belakang 8 megapiksel dengan fokus otomatis, kamera depan 2 megapiksel, dual SIM, dan RAM 2 GB adalah spesifikasi lain Zenfone Go (ZC500TG).

Zenfestival-26

Zenfestival-27

Ponsel yang mendukung layanan HSPA+ itu mempunyai dua varian memori internal. Pertama, varian ROM 8 GB yang dijual Rp 1.599.000. Kedua, varian ROM 16 GB yang Rp 100.000 lebih mahal alias Rp 1.699.000.

Kalau layar 5 inci dianggap terlalu besar, tersedia Zenfone Go berlayar 4,5 inci (ZC451TG). Spesifikasi lain ponsel itu tak setinggi Zenfone Go berlayar lima inci. Di antaranya, RAM 1 GB, ROM 8 GB, kamera belakang 5 megapiksel, dan kamera depan VGA alias 0,3 megapiksel. Harga jualnya Rp 1.099.000 saja.

Ingin mengetahui harga resmi terkini aneka tipe ponsel Asus? Berikut tabel harganya. Silakan menyimpan foto tabel itu untuk melihatnya dalam ukuran lebih besar.

Zenfestival-28

Baca pula Cerita Foto dari Asus Zenfone Festival 2015 Jakarta.

115 thoughts on “Hujan Ponsel Baru di Asus Zenfestival 2015 Jakarta

    1. Pak Priyo,

      Iya. Distribusi saya lihat sudah membaik signifikan dibandingkan tahun lalu. Sedangkan layanan purna jualnya masih bersaing dengan Sony.

    1. Pak Shinosuke Nohara,

      He… he… iya. Asus sekarang kan masih bersaing dengan Sony dalam hal layanan pusat perbaikan resmi.

  1. Penasaran, gimana pendapat on Herry saat dan setelah ini. Apa masih tetep nganggep hp snsv not recomended 😀

    Soalnya saya sendiri sejak baca review om Herry tentang merk ini sebelumnya dan beberapa pengalamn temen jadi ga tertarik ama asus

    1. Pak Muqtafun,

      Belum tahu akan berubah atau masih sama, Pak. Lha belum coba. Di antara aneka ponsel yang diperkenalkan di Zenfestival, saya paling ingin menguji pakai Zenfone Max.

      Sebelum itu, saya akan me-review ZenFlash dulu. Barangnya sudah ada di lemari, tetapi belum dicoba. Karena saat mencoba ZenFlash saya perlu memadukannya dengan Zenfone 2 Laser, ponsel itu bakal sekalian saya uji pakai. Zenfone 2 Laser yang saya gunakan bukan varian yang diluncurkan di Zenfestival.

    1. Pak Rey,

      Alergi udang? Sudah tidak alergi lagi setelah menjalani pengobatan di seorang dokter. Padahal, sebelumnya makan satu biji kerupuk udang saja sudah membuat badan saya bentol-bentol.

      Oh, yang Anda maksud alergi Asus ya? Belum tahu masih alergi atau tidak. Sebab, deretan ponsel yang diperkenalkan di Zenfestival kan belum saya coba.

    1. Pak Akbarjember,

      He… he… belum tahu, Pak.

      Dari sisi distribusi, saya lihat Asus sudah ada perkembangan signifikan dibandingkan tahun lalu. Namun, kalau soal kinerja ponsel yang kemudian dikaitkan dengan kelayakan beli, mesti menanti sampai saya menguji pakai ponselnya dulu.

    1. Pak Okky Bimo,

      Saya maafkan Anda. Ha… ha… ha….

      Tidak ada kaitan antara datang ke Zenfestival dengan pandangan saya terhadap ponsel Asus. Bila produknya memang bagus, tanpa diundang ke acara itu pun saya akan bilang bagus. Namun, bila produknya saya nilai jelek, biarpun sudah diundang ke Zenfestival, saya tetap akan bilang jelek.

      Sedikit mundur ke belakang, April lalu saya diundang ke acara peluncuran Zenfone 2. Ini cerita yang saya buat http://ponselmu.com/cerita-foto-peluncuran-asus-zenfone-2-di-indonesia/.

      Sebuah Zenfone 2 gratis saya dapatkan. Setelah saya uji pakai, hasilnya saya tuangkan ke http://ponselmu.com/review-asus-zenfone-2-satu-tipe-empat-varian/. Silakan Anda simpulkan sendiri deh. 🙂

    1. Pak Kurniawan,

      Belum tahu. Yang saat ini sudah tersedia di pasar baru Zenfone Go, Zenfone 2 Laser (tetapi belum semua varian), dan Zenfone Selfie.

  2. duuh,. bener ni pak., saya juga ingin tau riview tentang zenfone maxx., penasaran sama SOT nya., tp sayang kenapa mereka pake SD 410., bakalan lemot gaa ya.,
    saya tunggu yaa pak riviewnya

  3. Mengingatkan kepada tipe-tipe mobil “sejuta umat”, ada tipe E, tipe G, tipe Luxery. Dari tipe E ada yang manual dan automatis. Dari yang manual dibagi lagi menjadi 2, ada yang 1,3 L dan 1,5 L. Demikian juga yg automatis pun juga tipe yang lainnya. Bikin bingung? Tenang kan ada salesnya tinggal tanya-tanya, gak cocok ya jangan beli .. He..he

  4. Fitur dan harganya menarik sekali ya Pak beda dengan samsung, apakah itu terkait dengan kualitas barang dan purna jualnya ?
    Samsung dengan harga seperti itu belum dapat hp dengan spesifikasi sebaik itu.
    purna jual asus bagaimana pak?
    Apakah sudah ada perbaikan?
    Terima kasih sebelumnya

    1. Bu TasaLina Yohana,

      Satu faktor lain yang tak boleh dilupakan adalah popularitas merek. Semakin populer suatu merek, dia bisa menjual produknya dengan harga lebih mahal.

      Layanan purna jual Asus belum bagus. Bersaing dengan Sony deh.

  5. Nah, apakah pendapat om herry atas produk asus yang baru ini? dan yang lebih penting apakah rekomendasinya sudah berubah menjadi boleh dilirik setelah insiden geripisnya acang asus? Mari kita nantikan bersama reviu yang akan keluar 😀

    Hehehehe, ditunggu om kalau mau reviu zenfone dengan baterai 5000mAh.

    1. Pak Kuatwj,

      Belum tahu, Pak. Lha belum uji pakai.

      Iya, saya penasaran mencoba Zenfone Max gara-gara baterainya yang monster.

      Satu hal yang pasti, sebelum menguji pakai Zenfone Max, ada produk Asus lain yang akan saya review lebih dulu. Yakni, ZenFlash. Karena aksesori itu salah satunya kompatibel dengan Zenfone 2 Laser, ponsel tersebut sekalian saya review.

  6. Salah satu hal yang tidak saya suka dari ponsel Asus adalah penamaan ponsel-ponselnya dengan varian yang begitu banyak. Menurut saya itu amat sangat buruk. Tidak cuma membingungkan, tetapi juga bikin mual. Geleng-geleng aja lah…

  7. Om herry zenfone max kayanya paling menarik ya? Kalau liat fotonya desainnya unibody ya? Harganya juga terjangkau banget saya kita saat launching akan dibanderol 3jt ++

  8. Informasi lnya mantap pak herry. Apakah smartphone asus sudah bisa dilirik pak alias sudah ada perbaikan layanan, dll? Mengingat selama ini pak herry agak mati rasa dengan merk asus…hehehe.

  9. Pak Herry.
    Menurut Pak Herry, kenapa Asus cenderung mengeluarkan satu produk dengan beberapa varian berbeda? Seperti yang telah disinggung, hal itu membuat masyarakat bingung saja. Hehe

    1. Pak Nezar,

      Saya pernah menanyakan hal itu. Salah satu alasannya, supaya promosinya lebih mudah dan terfokus. Misalnya, saat promosi tinggal bilang Zenfone 2 Laser. Ketika calon pembeli datang, baru ditanya mau Zenfone 2 Laser yang mana nih? Sebab, ada enam macam Zenfone 2 Laser.

  10. Semuany terlihat sma pak :),jdi g dpet feelny…klo sya liat seri asus in semuany pke sensor kamera yg sma sprti zenfone 2 y pak?jdi g ad bedany hasil kamera asus yg 2 jt at yg 6 jtny…setau pak herry bonus mmc yg 128 gb itu yg class brpa at malah seri extrem lumayan bsa hemat budget hmpir 1.5jt soalny…btw sya tggu review lumia 950ny :),sya tertarik fitur continum n Windows 10ny…akhir blan sya rencana meminang oneplus One 64gb pak,ad saran at pengalaman bpak memakai at berurusan dgn merk in…trma ksih,maju trus ponselmu

    1. Pak Danar,

      Saya tak tahu microSD-nya dapat yang seperti apa.

      Lumia 950? Saya nggak berani me-review-nya. Kecuali, ada yang berbaik hati mengirimkan satu paket untuk saya uji pakai.

      Saya belum pernah menguji pakai OnePlus One.

      Terima kasih atas doanya.

  11. Pak Herry..asus dengan layar maksimal 5 inch, RAM minimal 2GB, resolusi layar 1920×1080..atau 1920×780…dan….daya tahan baterai besar. Kira2 asus tipe apa?

    1. Pak Nunoz,

      Kalau baterai bongsor dan layar 1280 x 720, ada Zenfone Max.

      Kalau layarnya yang full HD, belum ada deh. Baterainya maksimal cuma 3.000 mAh.

  12. Pak herry, saya suka Review bapak ya objektif selalu. Saya dari bulan lalu mengikuti perkembangan zenfone max, tunggu rilis nya. Saya tidak masalah dengan dapur pacu nya yang penting baterai nya. Sangat menggoda. Sebenarnya bukan buat saya tapi buat istri saya yang saya lihat repot sekali mengisi daya sehari bisa dua kali di zenfone 5 nya. Dia kerjaannya kebanyakan di email. Di zenfone5 nya dia mengaktifkan 5 Account email dan whatsap yang berkaitan dengan koordinasi dengan para dosen di luar daerah.
    Dari gambaran pak herry saya tangkap bahwa merk zenfone adalah bukan rekomendasi bapak.
    Tapi saya akan tetap coba beli zenfone max. Semoga tidak ada masalah ya dengan aftersales service nya.

  13. Pak Herry, apa keseluruhan tipe Zenfone kali ini bisa dibeli secara resmi lewat jalur offline (erafone dkk)? Atau cuma yg mahal2 aja? Yg murah harus rebutan ala ala Lazadut? Terima Kasih Pak.

    1. Pak Amaris,

      Semua akan tersedia via jalur offline, baik di toko milik perorangan maupun gerai berjaringan nasional seperti Erafone.

  14. Maaf Pak Herry melenceng dari tema. Kalau Blackberry Z10 yang sekarang harganya hanya 1,9jt apakah layak beli? saya mau nyari HP yang kameranya bagus dengan budget tidak lebih dari 2 juta, kalau Android suka kurang bagus walau MP nya sampai 13MP. Kali aja jepretan BB hasilnya kinclong walau cuma 8 MP. Terimakasih.

    1. Pak Abu Hayami,

      Harga Z10 baru tidak setinggi itu deh. Coba kontak penjual ini: edwin.dulam@gmail.com. Satu unit Z10 baru dan bergaransi resmi bisa didapatkan dengan Rp 1,55 juta saja kok. Dengan harga segitu, masih boleh dilirik deh.

      Kamera bagus dan anggaran tak lebih dari Rp 2 juta? Silakan melirik Xiaomi Redmi 2 Prime. Biarpun kameranya hanya 8 megapiksel, tetapi hasil fotonya tergolong bagus.

      Menurut saya, hasil jepretan BlackBerry Z10 tergolong kurang bagus.

  15. Pak Herry, maaf OOT. Apakah ponsel Asus yg dual sim, kedua slot simcard-nya bisa dipakai mengaktifkan 3G/4G secara bergantian? Atau hanya salah satu slot simcard saja yg support 3G/4G? Karena saya pernah membaca review Pak Herry (tapi lupa ponsel Asus yg mana) salah satu slot simcard-nya hanya mendukung 2G. Ini sangat krusial bagi saya.

    1. Pak Michel,

      Di Zenfone 2 yang pernah saya coba, SIM2 hanya bisa 2G. Kalau di ponsel-ponsel terbaru yang diperkenalkan di Zenfestival, saya belum tahu karena tak sempat mencobanya dengan detail satu per satu.

  16. Pak herry saya juga tidak sabar pak herry utk mencoba zenfone max… buruan donk pak herry zenfone maxnya di review… kira” produk asus bakal kaya sblum2’y gk ya abis launching produknya harganya markup di konter”… oya saya juga penasaran review zenflash mohon review yg detail ya pak dan mnrt pak herry layak gk dg harga 229 ribu…

  17. @Pak Herry or @Pak Dhan,

    1) “SOT” itu apa ya ?
    2) Apakah chipset SD 410 sungguh lemot ? Bagusan mana dengan kelompoknya Mediatek ?

    Terima kasih

    1. Pak Ignatius Tanoto,

      Tak bisa dijadikan patokan mutlak.

      Contoh:
      * Pengguna A sangat sering menggunakan ponselnya untuk tethering. SOT pasti rendah dong.
      * Pengguna B sangat sering melihat-lihat foto di ponsel, tetapi ponsel tidak terkoneksi ke internet. SOT bisa tinggi, bukan?

  18. Pak Herry maaf melebar dari topik , saya pengguna Redmi2Prime dan PC Windows XP. Saat mau pindahkan data (foto & video) dari ponsel ke PC kok tidak terdeteksi yaa? Apa Redmi2Prime tidak kompatibel dengan Win XP? Thanks.

    1. Pak Aditya DS,

      Kebetulan saya sudah lama beralih ke Windows 7 kemudian Windows 10. Saya belum pernah mencoba menghubungkan Redmi 2 Prime dengan Windows XP.

  19. Pak Herry,

    Mengapa Pak Herry tidak berani menguji Lumia 950 ?
    Apakah karena faktor harganya yg cukup tinggi ?
    Bukankah dapat dijual lagi, seperti yg biasa Pak Herry lakukan ?

    Terima kasih

    1. Pak Ignatius Tanoto,

      Ya, karena harga jual barunya tinggi, sedangkan harga jual Lumia bekas terjun bebas. Bisa sampai setengah dari harga baru.

  20. saya tunggu reviewnya zenfone 2 laser pak, karena saya lumayan tertarik beli itu, oiya yang mau bapak review zenfone 2 laser yang mana pak? ditunggu segera ya

    1. Pak Rio,

      Yang akan saya uji pakai Zenfone 2 Laser varian tertinggi di harga kurang dari Rp 2 juta.

      Segera? Pasti masih lama, Pak. Antre dulu.

  21. Quote : “wah, sepertnya om Herry sudah tidak antipati terhadap merk Asus di kancah smartphone ya???”
    Quote : “Eits… belum tentu, Pak. Bergantung bagaimana hasil uji pakai ponsel terbaru Asus itu.”

    Itulah mengapa sy suka sekali mengikuti ulasan Pak Herry… terasa sekali… objektif, berpijak dari posisi sbg user, dan tidak asal nulis — tidak seperti ulasan2 gadget lain yg banyak bertebaran di internet yg nulisnya asal2an dan cuma mementingkan trafik saja.

    Terima kasih Pak Herry. Sukses selalu dan semoga tidak bosan menjawab pertanyaan2 sy.

  22. Pak herry,
    Sebenarnya saya lumayan suka produk asus. Tapi yang kadang bikin jengkel adalah bloatware nya bejibun dan satu lagi, up date nya itu juga bertumpuk-tumpuk. Padahal daripada membuat bloatware banyak-banyak, mending buat OS sendiri, macem tizen samsung atau apple. Terus update bukannya menyelesaikan masalah justru kadang bikin lemot perangkat. Jadi lebih betah pake siomay deh…eh, salah.. Xiaomi. Maaf..

  23. maaf oom herry, mau tanya…
    dlm waktu dekat, pengin beli gawai nih.. saya sudah condong ke merk2 tertentu.. tolong minta saran, utk anggaran max 3,5 juta, bagusnya beli apa ya?
    sama tolong dipilihkan, antara Asus Zenfone 2, Oppo Mirror 5, dan Xiaomi Mi 4i, oom Herry pilih mana? tolong disertakan alasannya ya oom. terima kasih.

    1. Pak Paijo,

      Dengan anggaran segitu, pilihan terbaik adalah Hisense Pureshot+ Rp 3.199.000. Kalau tak keberatan dengan tipe lama yang masih tersedia dalam kondisi baru, ada LG G2 Rp 3.299.000.

      Zenfone 2 boleh langsung coret. Demikian pula Mirror 5. Mi 4i boleh dilirik karena enak digenggam, layarnya bagus, dan kameranya oke. Namun, Mi 4i saat ini sebenarnya kalah menarik dibandingkan Pureshot+.

  24. Sebenernya sy tergoda dengan fitur dan harga yg ditawarkan asus,hanya saja model yg seperti g4 tidak saya sukai.coba desainnya seperti xperia misalnya.maka dr itu sy malah membeli lenovo p70 dengan harga 2.350.000 baru.diluar dugaan ni hp di luar ekspetasi saya,batere kuat bgd,double tap to wake berguna,ada bonus case dan screen guard,layar ok,kamera sepan ok.desainnya jossss

  25. apa ada peningkatan build quality di zenfone generasi baru? kayaknya yg menarik perhatian itu zenfone selfie karena pake snapdragon 615 dan dual sim nya bisa 4G.

  26. Hisense bagus ya oom? Layanan purna jualnya apa juga bagus? Saya kok masih merasa asing dg merk itu…
    Klo oppo saya penasaran dg Color-OS nya, dan dengar2 oppo masuk di kelas hp premium dan kemampuan kamera nya di atas rata2, apa benar itu oom?
    Satu lagi, kalo utk merk di luar merk dr pabrikan Asia, gawai apa yg bagus dg anggaran td (max 3,5jt)? Bagus performa dan purna jualnya.. Terimakasih atas jawabannya.

    1. Pak Paijo,

      Pureshot+ bagus kok. Saya sudah coba.

      Layanan purna jual belum diketahui. Kalau melihat langkah nyata Hisense yang membuka pusat perbaikan resmi di beberapa kota dan dikelola sendiri, mestinya mereka tidak main-main ya.

      Hisense sebenarnya bukan pemain baru. Mayoritas ponsel Smartfren Andromax dipasok oleh Hisense. Namun, karena tertutup identitas Andromax, nama Hisense jadi relatif tidak terdengar.

      Oppo? Buat saya sih Oppo adalah merek ponsel yang paling layak dihindari. Silakan baca ini http://ponselmu.com/yang-perlu-anda-ketahui-tentang-oppo/

      Kalau berbicara purna jual atau layanan pusat perbaikan resmi bagus, baru ada tiga merek: LG, Samsung, dan Acer. Ketiganya kebetulan dari Asia. Jadi, ya belum ada lagi deh.

  27. Produk gadget ASUS seru-seru ya, sayang nyarinya susah kalau di mal-mal masih didominasi samsung, LG, BB dan Sony. Produk ASUS masih di satu dua gerai saja itupun sering gak lengkap stocknya….soalnya saya bukan tipe pembeli online kalau gadget masih milih model COD dan kalau bisa cicilan 0%. 😀

  28. wahh, ditunggu reviewnya pak, dulu saya juga tidak melirik asus sama sekali karena komentar bapak, hahahah.. kalau seandainya sudah ada kemajuan dari merk asus ini boleh juga nih dimasukkan dalam salah satu kandidat seandainya nanti mau beli gadget baru. karena biasanya harga asus tidak terlalu mahal” banget.

    ngom” pak dengar” kalau merk xiaomi itu tidak bagus disisi batery, karena mudah korosi dan bocor?? apa benar yaa..

    1. Pak Adit,

      Soal baterai Xiaomi, menurut saya, hal itu tidak benar. Ini kita bicara ponsel Xiaomi yang bergaransi resmi lho ya. Kalau yang tidak resmi, siapa tahu baterainya sudah diganti yang non-orisinal.

  29. pak saya copas spek Zenfone 2 Laser berlayar 5 inci (ZE500KL) dari web asus sbb:
    4G:
    FDD-LTE: (WW version)
    2100MHz(1)/1900MHz(2)/1800MHz(3)/850MHz(5)/2600MHz(7)/900MHz(8)/800MHz(20).
    ini full support provider smartfren 4G LTE… apa bisa untuk telpon juga atau data saja…
    kalau di sby outlet yg sudah ada dimana… kota saya belum nemu yg “KL” trims

    1. Pak Rudy,

      Kalau yang beredar di sini spesifikasinya benar seperti itu, berarti cocok dengan Smartfren-nya hanya di 850. Tidak kompatibel dengan 2300. Hanya untuk internet, takkan bisa digunakan untuk telepon.

      Di Surabaya rasanya varian ZE500KL belum tersedia. Yang sudah ada ekor KG, bukan KL.

  30. Hai Pak Herry.
    Saya sudah setahun ini aktif ngikutin baca blog ini. Selama ini jadi silent reader aja.
    Tapi setelah membaca sekilas tentang Zenfone Max yang bapak bilang ingin uji pakai itu rasanya saya cenat cenut kalo nggak komen.

    Saya nantikan review-nya Pak, apalagi jika bisa diuji adu sama Lenovo Vibe P1, bakal sengit tuh.

  31. sore ko..
    ko mau tanya ..jenis zenfone apa yang pakai layar retina display..jenis zenfone mana yang mengusung quick charge

    1. Pak Benny,

      Retina display? Tak ada deh. Lha istilah marketing itu kan dipakai oleh Apple. Layar dengan ppi lebih dari 300 sudah bisa dianggap sebagai retina display.

      Zenfone 2 sudah mendukung Quick Charging.

  32. Pak saya ingin membeli smartphone baru dengan budget max 3,5 Juta. Saya ingin yang kameranya bagus, multitaskingnya oke kira kira ada rekomendasi pak ? Kandidat saya sih Zenfone Selfie tapi takutnya kameranya kurang oke. Saya juga tertarik Galaxy Note 3 bekas, apakah masih oke untuk sekarang? Sekarang saya pakai padfone mini kameranya lumayan tapi gampang panas dan sering kehilangan sinyal, multitaskingnya juga jelek. Terimakasih

  33. Saya kasih hint ya pak herry………. snsv batreinya perlu di perhatikan karena pake lipo sehingga perlu perlakuan khusus. Semoga dalam user experiencenya mendapat ilmu baru……. terutama jika bersedia pura-pura menjadi power user. Saya penasaran saja capability merk ini

  34. Menarik ya… Saya juga dari kemarin lagi ‘hunting’ Zenfone 2 laser berekor ‘KL’ nih, tapi yg sudah beredar di toko offline maupun online masih dari distributor non resminya. Mau beli atuuut…. Kira2 ready-nya masih lama ga ya?

  35. Mau nanya nih Ko Herry,

    Maaf kalau oot ya ko.

    Kalau ZenPad yang 10 inch masuk ke Indonesia nggak ya? Tertarik buat beli ZenPad tp yang beredar baru yang 7 inch, kurang manteb rasanya. Hehehe.
    Makasih ko

  36. pak herry,, di foto bapak di artikel ini ada zenfone selfie yang back casenya mirp dengan zenfone deluxe (illusion cover).. Apakah dijual di Indonesia juga??

    1. Pak Daniel,

      Tidak. Yang dijual di sini hanya yang polos biasa. Kelak illusion cover itu mungkin dijual sebagai aksesori terpisah.

  37. permisi Pak Herry, yang asus zenfone laser ze500kl udah rilis belum ya?
    kalau belum, kira kira rilisnya kapan dan masih lama tidak?
    Terimakasih Pak Herry 🙂

  38. Salam sejahtera, Pak Herry. Saya mau curhat agak panjang ini, Pak. Saya dulu pengguna Zenfone 5 (1GB/8GB), tapi saya berikan ke adik karena dia perlu ganti hp. Setelah itu saya berniat membeli lagi Zenfone 5, tapi yang versi Lite. Sayangnya, pas itu saya terlena bujuk rayu karyawan toko. Setiap pembeli hp yang datang pasti diarahkan untuk membeli OPPO. Hiks. Sedih rasanya uang 1,9juta untuk menebus Oppo Neo 3 (1GB Ram 4GB Rom), kata penjualnya pabrikan amrik yang jauh di atas speksifikasi Zenfone 5 (2GB ram 8GB rom) yang waktu itu ‘hanya’ 1,7juta. Saya tidak sempat cek spek Oppo Neo 3 karena sewaktu beli tidak bawa hp yang bisa untuk browsing. Niat upgrade malah terjerumus. Apalagi baru 2 hari pakai sudah masuk service center oppo karena restart terus dan GPS tidak bisa dimatikan. Setelah membaca ini ponselmu.com/yang-perlu-anda-ketahui-tentang-oppo/ rasanya darah mendidih. Selang 3 hari pakai, oppo tersebut hendak saya jual, hanya dihargai 1,2juta. Lemas sudah, Pak.

    Saya pernah pegang beberapa hp punya saudara dan rasanya tetap nyaman dengan UI-nya Zenfone. Saya sebenarnya sudah ancang-ancang beli Zenfone 2, tapi ngempet dulu karena biasanya kurun waktu 2-3 bulan harganya bisa turun hampir 400ribuan hehehe. Lumayan. Tapi, pas Bapak mereview Zenfone 2 itu, saya tahan untuk beli. Namun, saya agak kurang sreg dengan Xiaomi, yang beberapa kali Bapak rekomendasikan daripada beli Zenfone 2.

    Ada 3 pilihan yang sedang saya lirik Zenfone 2 Laser (ZE550ML), Zenfone 2, dan Zenfone Max. Hmmm.. Zenfone 2 Laser sepertinya akan saya coret karena setelah melihat replika di toko, ukurannya lebih kecil dari Zenfone 2. Sekarang tinggal Zenfone 2 dan Zenfone Max. Susah memutuskan pilihan. Tergiur Max dengan baterai 5000mAh-nya. Tapi CPU Max yang Snapdragon 410 kalo dibanding CPU Zenfone 2 pakai Intel Atom Z3560, apakah setara? Oh ya, fitur ZenMotion double-tap-to-wake pada Zenfone 2 nantinya apakah juga disematkan di Zenfone Max? Itu yang saya sangat ingin tahu. Mengingat ponsel saya yang dulu-dulu agak bermasalah dengan tombol power. Kalau benar, ZenMotion ada juga di Zenfone Max, sepertinya pilihan saya akan jatuh di Max. Nah, kali ini saya akan menunggu review Bapak soal Zenfone Max itu. Semoga segera. Terima kasih, Pak Herry. Semoga selalu sehat. Salam. 🙂

    1. Pak/Bu Ayyu Fikry,

      1. Turut sedih. Lain kali jangan beli ponsel Oppo lagi ya.

      2. Wah, masih bagus tuh beli Rp 1,9 juta lalu tiga hari kemudian dijual ditawar Rp 1,2 juta. Berarti, penurunannya tak sampai 40 persen. Biasanya ponsel Oppo hanya laku setengah harga. Jadi, kalau Anda beli Rp 1,9 juta, dijual lagi hanya ditawar Rp 950 ribu.

      3. ZE550ML bukan Zenfone 2 Laser, melainkan Zenfone 2 lho. Ukuran layar Zenfone 2 Laser ada dua macam, yaitu lima inci (seperti yang sedang saya pakai) dan 5,5 inci (sama dengan Zenfone 2).

      4. Saya belum pernah mencoba Zenfone Max sehingga belum bisa berkomentar. Saya pribadi menantikan kehadiran ponsel itu karena penasaran dengan baterainya.

  39. Oh iya, Pak, bukan ZE550ML tapi ZE500KG (5 inch), itu yang tersedia di daerah saya. Apakah akan terlambat distribusinya seperti Zenfone 4, 5, 6, dahulu? Mengingat Zenfone 2 Laser dan Max diperkenalkan bersamaan pada akhir November, dan Laser sudah beredar duluan. Maaf, bila Bapak berkenan, mohon Bapak sedikit mengulas CPU Snapdragon 410 pada Zenfone Max dibanding CPU Intel Atom di Zenfone 2, apakah berpengaruh banyak perbedaannya, dan fitur ZenMotion double-tap-to-wake itu apakah juga disematkan di Max. Itu saja, Pak, yang saya ingin tahu (nantinya). Terimakasih, Pak Herry. 🙂

    1. Bu Ayyu Fikry,

      Mohon maaf karena pada 14-17 Januari 2016 saya libur merespons komentar dan membalas pertanyaan yang masuk ke blog ini. Selain sedang padat aktivitas, kebetulan mata saya bengkak sehingga tak nyaman melihat layar terlalu lama.

      Oh, maksud Anda Asus Zenfone 2 Laser (ZE500KG) tho. Ponsel itu sudah lama tersedia di pasar kok. Review-nya barusan saya unggah ke http://ponselmu.com/review-asus-zenfone-2-laser-titik-balik-status-kelayakan-beli/

      Saya belum bisa mengulas Zenfone Max karena belum pernah menguji pakai ponsel itu. Saya baru pernah towel-towel sebentar.

  40. Pak HSW, Zenfone deluxe versi “reguler” ini apakah sama dengan zenfone 2 generasi pertama?? saya lihat tipenya sama2 ZE551ML, Spesifikasi hardware juga sama.
    Menurut bapak lebih bagus mana dibandingkan zenfone selfie? (tidak terlalu suka selfie).
    Terima kasih.

    1. Pak Daniel,

      Ya, intinya begitu. Cuma beda casing belakang. Saya sih merekomendasikannya untuk jangan dibeli. Ya, jangan dibeli.

      Zenfone Selfie saya belum pernah coba.

  41. Pak Herry,
    saya malah penasaran sama hp yg bapak pke utk foto2 di acara ini, itu kelihatan dikit waktu foto zenfone selfie…
    hasilny bgs pak… hp apa ya…?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *