Kali Pertama Ada Radio FM

Tak ada yang menyangkal kalau saat ini Indonesia merupakan salah satu pasar terpenting bagi Research In Motion (RIM). Ketika di berbagai negara penjualan peranti BlackBerry menunjukkan tren negatif, hal berbeda 180 derajat terjadi di negara ini. BlackBerry terus bertumbuh. Sampai-sampai ada yang menyematkan predikat BlackBerry Nation ke Indonesia.

Karena itu, tidak perlu heran bila aspirasi pengguna di Indonesia sangat diperhatikan oleh RIM. Salah satu wujud nyatanya dapat ditemukan di BlackBerry Curve 9220 alias Davis.

Sebelum peranti penerus Curve 8520 alias Gemini itu diproduksi, RIM menjaring suara konsumen di Indonesia. Ada dua harapan yang menonjol. Para responden survei mengidamkan tombol khusus BBM dan fitur radio FM. Hasilnya, dua keinginan tersebut benar-benar diwujudkan.

Tombol khusus BBM yang terletak di sisi kiri bodi Curve 9220 sebenarnya tidak istimewa. Ia sama dengan sepasang convenience key yang telah lama eksis di peranti BlackBerry. Pengguna bebas mengatur sepasang tombol itu hendak dijadikan tombol akses cepat ke fitur apa.

Bedanya, kini convenience key di sisi kiri Curve 9220 memiliki pengaturan standar sebagai jalan pintas untuk membuka BBM. Kalau merasa tak cocok, pengguna bisa mengubahnya sesuai keinginan.

Hal yang lebih istimewa, menurut penulis, adalah ketersediaan radio FM. Sepanjang sejarah per-blackberry-an, Curve 9220 merupakan peranti pertama yang dibekali dengan radio FM. Untuk mendengarkan siaran radio, pengguna harus menancapkan handsfree berkabel. Sebab, aksesori itulah yang bakal berfungsi sebagai antena. Siaran yang sedang dinikmati tak dapat direkam, baik secara spontan maupun terjadwal.

Selain tombol BBM dan radio FM, ada aneka perbedaan lain yang dapat dijumpai di Curve 9220. Misalnya, terkait dimensi fisik. Panjang dan lebar Curve 9220 memang sama persis dengan Curve 8520. Namun, ia lebih tipis dan ringan. Curve 9220 memiliki ketebalan 12,7 mm dan berat 102 gram. Bandingkan dengan Curve 8520 yang setebal 13,9 m dan berbobot 105 gram.

Uniknya, kendati lebih tipis dan ringan, kapasitas baterai bawaan Curve 9220 justru lebih besar. Kalau Curve 8520 tiga tahun lalu hadir dengan baterai 1.150 mAh, Curve 9220 muncul dengan baterai 1.450 mAh.

Kapasitas RAM dan ROM Curve 9220 masing-masing berukuran 512 MB. Itu berarti lebih lapang daripada Curve 8520 yang dibekali RAM 128 MB dan ROM 256 MB.

Layar 2,44 inci beresolusi 320 x 240 piksel, prosesor 800 MHz, Wi-Fi, bluetooth, dan slot microSD adalah sebagian spesifikasi lain Curve 9220. Peranti bersistem operasi BlackBerry OS 7.1 itu belum mendukung layanan 3G. Ia sebatas kompatibel dengan layanan GPRS/EDGE. Ia juga tak dilengkapi dengan GPS.

Sebuah kamera beresolusi dua megapiksel terdapat di sisi belakang Curve 9220. Kamera itu tanpa autofocus maupun lampu kilat. Untuk sebuah kamera dengan fixed focus, foto yang dihasilkan tergolong cukup bagus. Kalau mau, pengguna dapat memfungsikan kamera itu sebagai perekam video beresolusi VGA.

Dua permainan telah diinstalasikan di Curve 9220. Yaitu, Brick Breaker dan Word Mole. Untuk mengolah dokumen, spreadsheet, dan materi presentasi, pengguna bisa memanfaatkan aplikasi Documents To Go. Aplikasi tersebut bukan hanya dapat membaca file, melainkan mampu membuat file baru maupun menyunting file.

Menyoal qwerty keypad, dibandingkan Curve 8520, penulis menilai papan ketik Curve 9220 lebih ramah jari. Deretan tombol lebih empuk kala ditekan. Tetapi, ia masih belum bisa mengalahkan kenyamanan BlackBerry Bold 9000, Bold 9900, maupun Bold 9790.

Curve 9220 yang penulis uji pakai memakai versi firmware 7.1.0.337. Setiap hari, peranti itu penulis manfaatkan untuk menerima sekitar 700 email dan mengirimkan sekitar 70 email. Pemakaian BlackBerry Messenger (BBM) sangat minim.

Penulis sesekali mengaktifkan Yahoo Messenger. Twitter selalu terkoneksi, namun penulis tidak terlalu aktif memantau tweet maupun mengirimkan tweet. Fitur telepon dan SMS sama sekali tak dipakai.

Dengan perilaku pemakaian seperti itu, sekali diisi ulang sampai penuh, baterai Curve 9220 rata-rata mampu bertahan 15 jam. Lebih hemat daripada BlackBerry Bold 9900 alias Dakota yang menggunakan BlackBerry OS 7.0 kala dikunci di jaringan 2G alias GPRS/EDGE. Tetapi, lebih boros daripada Curve 8520 yang sama-sama hanya dapat digunakan di jaringan GPRS/EDGE.

Bagi calon pengguna baru BlackBerry yang memiliki anggaran maksimal Rp 2 juta, Curve 9220 boleh dipertimbangkan. Sekarang harga jual resminya Rp 1,999 juta. Mayoritas toko di pusat penjualan ponsel menawarkannya Rp 1,9 juta.

Bila kebetulan memiliki dana tambahan sekitar Rp 250 ribu, melirik BlackBerry Curve 9300 alias Keppler alias Gemini 3G tampaknya lebih bijak. Dalam kondisi tertentu, ber-BlackBerry di jaringan 3G seringkali lebih nyaman.

Apa pun tipe BlackBerry yang akhirnya Anda pilih, pastikan bahwa peranti itu bergaransi TAM, SS, atau Comtech. Seyogianya Anda menghindari membeli BlackBerry bergaransi distributor independen, kecuali Anda ingin mengadu keberuntungan atau berlatih mengendalikan emosi.

37 thoughts to “Kali Pertama Ada Radio FM”

  1. Pak Heri, lebih recommended mana, BB Curve 9300 (Keppler) atau Curve 9320? Ini buat kuda beban sih, heavy BBM & push email.

  2. Pak Herry, apakah ada blackberry OS 5.1 ? karena saya ingin meng-upgrade blackberry aries saya, yang sepertinya lelet. trims Pak.

  3. Pak Ari, setahu saya tidak ada OS 5.1. Yang ada OS 5.0 diikuti beberapa digit angka lagi.

    OS 5.0 mestinya relatif trengginas lho. Kalau Bapak merasa Aries yang dipakai lelet, coba cermati peranti yang dipakai. Jangan-jangan Bapak terlalu banyak ikut BBM grup atau memori internal yang tersisa sangat sedikit.

  4. Hmm… Saya coba cek dulu Pak Herry. Apakah perbedaan OS milik saya (5.0.0.973) dengan OS 5.0.0.1030 ya Pak Herry? Bagaimana kinerjanya? Trims Pak.

  5. Pak Herry, apakah ada baterai blackberry 9700 dan blackberry 8530 yang ber mAh 1500?? Kalau ada, merek apa?

  6. Satu lagi pertanyaan Pak Herry, kenapa blackberry app world saya selalu error ketika saya buka, katanya : There’s an issue with blackberry app world. Blackberry app world must now close. Kenapa kok bisa begitu ya Pak? Bagaimana cara mengatasinya Pak Herry?

  7. Pak Ari,

    Perbedaan kinerja nyata dua OS BB baru ketahuan setelah kita gunakan sendiri. Merujuk pada dua versi OS yang Bapak sebutkan, yang kedua lebih baru daripada yang pertama. Pemakaian OS yang persis sama di dua peranti yang berbeda kinerja nyatanya bisa berbeda lho. Saya tak mengerti mengapa hal itu bisa terjadi. Namun, praktiknya memang demikian.

    Satu hal yang perlu diketahui sejak awal, OS versi lebih baru belum tentu lebih baik daripada versi sebelumnya. Dulu waktu masih pakai BB Onyx 1 alias 9700, saya memilih bertahan di OS 5.0.442 karena saya merasa OS itu lebih baik daripada OS lain yang lebih baru.

  8. Pak Ari,

    Coba cari merek Delcell. Saya berkali-kali pernah memakai merek Delcell dan tak pernah bermasalah. Merek Yoobao konon juga bagus, namun saya belum pernah mencobanya sendiri.

    Bila Bapak memakai baterai high capacity, dimensi fisik otomatis lebih tebal. Berarti, bukan mustahil penutup baterai asli tak dapat digunakan. Bapak harus memakai penutup baterai non-orisinal yang biasanya disertakan dalam paket penjualan baterai berkapasitas besar.

  9. Pak Ari,

    Hmm… aneh. Sebelum ke service center, kalau masih mau coba sendiri, lakukan reload OS atau upgrade OS deh.

  10. Pak Herry, kalau saya upgrade OS, kan beresiko kalau misalnya ada ketidakcocokannya ke handheldnya… OS 5 yang terbaru apa ya Pak Herry?

  11. Pak Herry, screen protector spy saya yang bagian paling atas (lapisan paling luar) itu “nglontok”, apakah kalau dilepas sekalian apa spynya tetap ada?

  12. Pak Herry, screen protector spy aries saya yang bagian paling atas (lapisan paling luar) itu m?? lepas, istilahnya “nglontok”. kalau dilepas sekalian apa spynya tetap ada?

  13. Pak Ari,

    Lebih baik beli screen protector baru deh. Kalau pun antispy-nya masih berfungsi, mungkin bakal kurang nyaman dipandang.

  14. Pak Herry, saya pakai layanan smartfren blackberry social, semuanya bisa dan tidak lelet. Tetapi kalau saya broadcast message kok pending semua ya? Kenapa bisa begitu Pak Herry??

  15. Pak Hasan,

    Kalau BBM yang bukan broadcast lancar atau juga pending? Kalau yang pending cuma broadcast, saya ikutan bingung.

  16. Pak Herry, kalau saya bbm teman saya, tidak peding. Tapi hanya broadcast message yang pending. Apakah dari smartfren nya ya Pak?

  17. Pak Hasan,

    Hmm… kasusnya agak aneh. Bisa dari Smartfren-nya, bisa dari operator yang dipakai oleh pengguna tujuan.

  18. Pak Herry yg baik.
    Salah satu diantaranya aspirasi pengguna yg terlewat dari perhatian RIM adalah fitur aplikasi flash player (cmiiw),diluar youtube. Sulit menemukan aplikasi ini yg embed dgn blackberry. Web browser recommended pun tak menyediakan extension/add on utk ini (cmiiw). Pdhl sebagian besar web interaktif / internet banking mengandung unsur flash. Pak Herry bs bantu dmnkah menemukan flash player yg kompatibel dgn device BB? Terima kasih banyak pak.

  19. Pak Dennykoi,

    Maaf, saya tak tahu jawabannya. Mau coba langsung dari ponsel juga tak bisa karena sudah lama saya tidak memakai BlackBerry. Bagi saya, BB yang saat ini tersedia di pasar kurang menarik dan harganya terlalu tinggi.

    Saya baru tertarik mencoba BB lagi kalau kelak BB10 beredar di sini.

    Rekan yang memantau thread ini mungkin bisa memberikan pencerahan. Silakan….

  20. Pak Herry,
    Saya perlu membeli blackberry untuk anak saya. Saya bingung beda harga yang signifikan antara garansi TAM dkk dengan BBM dkk. Terus terang sy tertarik membeli yg lebih murah. Garansi TAM pernah sy alami, hasilnya toh juga tidak memuaskan dan mengundang emosi karena lama sekali hasilnya.
    Yang saya takutkan adalah barang yang lebih murah tsb ternyata adalah barang rebuild atau reject. Bgm menurut Bapak? Karena yg dijual oleh operator cdma pun saya lihat meragukan, spt rebuild saja.

    Bagaimana mengidentifikasi kualitas BB yg baik?
    Dan bila saya juga memilih berdasarkan negara pembuatnya yg lebih bonafid apakah salah? (misalnya buatan negara Eropa)

    Terima kasih atas perhatiannya..

  21. Pak Marin,

    Kalau Bapak pernah membeli BB garansi TAM dan ternyata sempat emosi, andaikan membeli garansi non-resmi mungkin bakal emosi pangkat dua.

    Intinya begini, membeli garansi resmi (TAM, SS, SCM, dan Comtech) tidak menjamin puas. Tapi, setidaknya ada beberapa hal yang membuatnya tetap lebih layak beli. Apa saja?
    1. Barang dijamin baru dan orisinal. Dengan catatan, Bapak membeli di penjual yang tepercaya ya. Kalau pas kena penjual yang nakal, ya repot juga sih.
    2. Layanan purna jual lebih pasti.
    3. Ada garansi dengan eksistensi yang jelas.
    4. Terlindung dari unit dengan PIN yang bermasalah.

    Membeli barang yang bukan bergaransi resmi saat sebuah BB barusan meluncur secara global, menurut saya, lebih terjamin dalam hal kebaruan. Kalau Bapak baru membelinya berbulan-bulan setelah tipe tersebut dipasarkan secara global, tingkat kebaruan kadang perlu diragukan. Sebab, bukan mustahil Bapak mendapatkan BB yang sebenarnya bekas, tetapi diakui sebagai baru. Pengguna dan penjual awam, termasuk saya, sulit membedakannya.

    Soal negara pembuat, mau buatan mana pun, seharusnya memiliki kualitas sama. Jadi, nggak masalah mau dapat buatan Malaysia atau Kanada.

  22. Ko Herry,
    Kalau di BB 8520 kan ada column view atau page view. Sedangkan kalau BB 9320 sudah OS 7.1 tidak ada lagi column view atau page view.
    Apakah bisa downgrade OS BB 9320 dari OS 7.1 ke OS 5.0 ?
    Saya mau BB 9320 pakai OS 5.0, apakah bisa ?

    1. Pak Raymond,

      Column view dan page view itu di menu apa ya?

      9320 tidak bisa downgrade ke OS 5.0. Lha tidak ada OS 5.0 untuk 9320.

  23. Maksudnya sebelumnya saya pakai BB Gemini, saat browsing kalau page view hurufnya terlalu kecil susah dibaca dan kalau di-zoom-in tidak pas dengan lebar layar, daripada harus scroll kiri-kanan, bisa dipilih column view maka textnya akan disesuaikan dengan lebar layar, semacam wrap text di microsoft excell gitu.

    Nah sejak saya ganti ke BB Armstrong sudah tidak ada lagi page view & column view.

    Apa memang page view & column view tidak ada di OS7.1?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *