“Kelebihan Utama” Dipangkas, realme C25 Kini Lebih Menarik

realme Indonesia baru saja mengurangi “kelebihan utama” realme C25. Hasilnya, ponsel itu justru menjadi lebih menarik untuk dipinang.

Kok bisa?

Penulis alias HSW sudah mencoba beragam tipe ponsel realme seri C. Ada satu hal yang berkali-kali dijumpai di seri C. Saat baru melantai di pasar, layar sentuh ponsel terasa kurang responsif. Kinerjanya baru membaik signifikan usai mendapatkan 1-2 kali pembaruan firmware. Hal serupa tidak ditemukan di realme C25. Sejak awal layarnya peka dan responsif.

Menggunakan prosesor MediaTek Helio G70, dalam pemakaian sehari-hari, C25 terasa gegas. Nirlemot dan tidak tersendat.

Baterai 6.000 mAh-nya, dengan perilaku pemakaian ala HSW, bisa bertahan hingga 40 jam.

Kualitas fisik bodi C25 layak dipuji. Terasa lebih solid daripada Poco M3 dan Xiaomi Redmi 9T yang harga ritel resminya memang lebih murah. Diadu dengan bodi Redmi Note 9 pun, C25 tetap lebih kukuh. Namun, bila dipandang mata, C25 jelas kalah cantik.

Kamera di sisi belakang ponsel terdiri atas tiga lensa: lensa utama 48 megapiksel, lensa hitam putih dua megapiksel, dan lensa makro dua megapiksel. Cukup perhatikan kamera utamanya. Abaikan yang lain.

Foto-foto yang dihasilkan kamera C25 melebihi ekspektasi. Detail objek bisa ditangkap dengan cukup bagus. Ia baru ngos-ngosan kala dipakai memotret di lokasi berpencahayaan terbatas.

Selamat menikmati perbedaan hasil foto pada mode normal dan mode malam (night mode). Terlihat jelas bedanya, bukan?

realme C25 yang HSW uji pakai dibekali RAM 4 GB dan ROM 64 GB. Kamera depannya beresolusi delapan megapiksel. Performanya cukup bagus. Bokehnya pun relatif rapi. Hanya kecolongan sedikit. Masih bisa dimaklumi karena ini ponsel realme seri C, bukan X.

Bagaimana hasil rekaman videonya? Nah… ini dia. Kurang prima. Guncangan yang terjadi karena merekam video sambil berjalan kaki, misalnya, amat kentara di file video yang dihasilkan.

Kalau dirangkum, ponsel dengan konektor pengisi daya USB-C itu memiliki sederet kelebihan. Mulai dari layar responsif, gegas dalam pemakaian sehari-hari, baterai awet, dan hasil foto bagus.

Sayang, ada satu “kelebihan utama” yang sebelumnya membuat C25 terasa kurang kompetitif. Ya, tepat sekali kalau teman-teman menebak “kelebihan harga” alias harganya terlalu tinggi. Harga ritel resmi realme C25 yang Rp2.299.000 membuatnya kurang menggiurkan.

Kalau ingin terlihat seksi, setidaknya membuat bimbang calon pembeli Poco M3 dan Redmi 9T, idealnya harga C25 dipatok Rp1.999.000. Maksimal Rp2.099.000 alias sama dengan harga spesial flash sale.

Nah, dua hari lalu (24 Mei 2021), realme Indonesia mengumumkan harga baru C25. Harga varian 4/64 seperti yang HSW uji pakai turun menjadi Rp2.099.000. Sedangkan harga varian 4/128 tetap Rp2.499.000.

Selamat membeli realme C25!

30 thoughts to ““Kelebihan Utama” Dipangkas, realme C25 Kini Lebih Menarik”

  1. Salam sejahtera Pak Herry. Ingin bertanya apakah wajar di handphone dengan layar amoled muncul green tint? Saya pribadi memakai Poco F3. Namun
    pada saat kondisi ruang redup cahaya, dark mode, kemudian brightness layar handphone diatur 30%, pada browser mode incognito (background abu-abu) muncul warna hijau dibagian atas.

    Apakah unit Poco F3 milik Pak Harry juga seperti itu? Atau unit saya yang bermasalah hehe. Karna saya searching ada juga beberapa/banyak orang yang Poco F3 nya mengalami green tint.

    Dan apakah masalah green tint itu bisa hilang atau diminimalisir dengan update software? Terimakasih atas perhatian Dan jawaban nya. Sehat selalu Pak Herry.

    1. Pak Arya Danny,

      Kalau dibilang wajar, seharusnya tidak. Namun, kejadian muncul green tint di layar AMOLED bukanlah hal baru. Aneka produk merek terkenal mengalaminya. Pemicunya beragam. Ada yang baru terlihat ketika refresh rate diatur pada angka tertentu, ada yang terlihat ketika pencahayaan layar diatur 15-20%, dll.

      Dalam beberapa kasus, permasalahan itu bisa hilang atau menjadi lebih minimal ketika ponsel mendapatkan pembaruan firmware.

      Saya tidak mengalaminya di Poco F3. Kebetulan, kebiasaan pengaturan kita berbeda. Saya tidak mengaktifkan dark mode dan bukan browsing pada mode incognito.

  2. Pak Herry,
    Jika Realme 8 dan Poco X3 NFC punya harga yang sama, mana yang lebih menarik untuk dipinang?

    1. Bu Linda Zumariatin K.,

      Kualitas produk Ugreen biasanya bagus kok. Merek itu di sini memang tidak populer, padahal bisa diandalkan.

      Kabel Ugreen untuk iPhone biasanya ada dua macam, tanpa MFI dan berlisensi MFI. Saran saya, belilah yang MFI. Harganya memang lebih mahal, tapi kompatibilitasnya lebih terjamin.

  3. Prediksi om herry jaringan 5G di indonesia mulai layak/ mulai ramai di pakai di tahun berapa om ?
    Ini kan 5G masih uji coba om herry

    1. Pak Edo,

      Sekarang sebenarnya sudah 5G komersial lho, bukan uji coba. Namun, memang masih jauh dari ideal. Terkesan dipaksakan segera meluncur.

      Menurut saya, kira-kira pada 2024.

      1. Pak Erfadila,

        Prosesornya beda. realme C25 menggunakan MediaTek Helio G70, sedangkan C25s memakai Helio G85.

        1. Kalau diminta memilih, Ko Herry memilih Realme C25S 4/128 atau Xiaomi Note 9 6/128, Ko? Galau karena harganya sama :”D saya buat pemakaian sehari-hari aja. Paling sosmed, foto2, dan browsing..

          Terima kasih Ko Herry

          1. Pak Erfadila,

            Xiaomi Note 9? Apakah maksudnya Redmi Note 9? Jika iya, lupakan ponsel itu. Performanya jauh di bawah harapan saya.

            realme C25s saya belum pernah (dan tampaknya takkan pernah) mencobanya.

  4. Halo pak, saya baca2 sepertinya bapak lebih merekomendasikan Realme Narzo 30A dibandingkan Xiaomi Poco M3 ya? Boleh tau alasannya kenapa pak karena teman-teman saya bilang lebih baik ambil Poco M3 yang sudah snapdragon sedangkan Narzo 30A masih menggunakan MediatTek yang katanya cepat panas,

    Sama ingin bertanya apakah ada rekomendasi HP dibawah harga 2,5juta. Untuk digunakan oleh lansia pak jadi tidak perlu kamera yang bagus, paling hanya dipakai WA dan youtube saja.

    1. Pak Anton,

      Betul sekali. Kalau mengutamakan kinerja, bukan tampilan fisik, realme Narzo 30A lebih saya rekomendasikan dibeli daripada Poco M3.

      Mengapa? Ponsel itu terasa jauh lebih gegas daripada Poco M3. Cepat panas? Tidak benar.

      Untuk lansia, Bapak juga boleh membeli realme Narzo 30A.

  5. Om herry untuk cek kuota biasa nya bisa cek lewat dial atau pun aplikasi. Tapi biasanya antara sisa kuota di cek lewat dial dan aplikasi hasil nya berbeda om. Yang jadi patokan kira kira yang mana om antara dial atau aplikasi om ? Terima kasih

    1. Pak Zainur Afriyanto,

      Saya selalu cek via aplikasi sih. Jadi, saya tak tahu berbeda dengan via dial atau tidak.

      Selama mengecek kuota aneka nomor dari berbagai operator, yang informasinya paling sering kurang real time adalah Indosat. Kadang sisa kuota tak langsung berkurang usai dipakai banyak. Beberapa saat kemudian baru mendadak turun banyak.

      1. Om herry setelah produk simpati kartu as di lebur jadi satu nanti skema tarif nya ikut mana om ?
        Soalnya kalau kartu As masa aktif otomatis di perpanjang 30 hari ke depan di bulan berikutnya setiap ada pemakian minimal 100 rupiah dalam 1 bulan. Kalau simpati kan masa aktif nya dari isi pulsa om herry.

        1. Pak/Bu Dwi Vita Lestari,

          Terus terang saya juga belum tahu. Saya sudah menanyakannya ke rekan Telkomsel via email, tetapi sampai saat ini belum direspons.

  6. Halo pak, saya Bingung antara realme c25 atau realme narzo 30A, secara keseluruhan lebih baik yg mana?

    1. Bu Nana,

      Cara memilihnya sederhana.
      * Lebih mengutamakan kamera: C25.
      * Lebih mengutamakan kegegasan: narzo 30A.

  7. Pak Herry kenapa sekarang blognya jarang update ya? Padahal saya selalu nungguin ulasan pak Herry karena gaya penulisannya menurut saya khas & nyaman dibaca. Oh iya mengenai pelayanan service center realme ini sendiri bagaimana menurut pak Herry? Karena saya tipe orang yang make hp untuk jangka waktu yang relatif lama dan saya tertarik sama realme C25 ini buat menggantikan Xiaomi redmi 5a saya yang mulai terasa kesusahan untuk menemani aktivitas sehari-hari saya. Oh iya satu hal lagi, apakah dihp realme C25 ini ada iklan diaplikasi bawaannya? (seperti dixiaomi)

    1. Pak Dhani,

      * Sedang ada kendala yang saya harapkan segera berakhir, Pak. Lelah deh rasanya.

      * Cukup bagus.

      * Selama saya memakai ponsel itu, tak dapat “bonus” iklan sih.

    1. Pak Rifqi,

      Mohon maaf baru bisa merespons pertanyaan masuk karena selama sebelas hari saya sibuk mondar-mandir ke rumah sakit.

      Maaf, ini pernyataan atau pertanyaan ya?

  8. Pak Herry apakah realme C25 recommended digunakan untuk berjualan online? Atau ada saran HP merek lain? Terimakasih

    1. Pak Ken,

      Tergantung kebutuhan dan anggaran sih.

      Kalau anggaran agak longgar, saya merekomendasikan minimal Poco X3 NFC. Namun, kalau anggaran mepet banget, realme C25 masih boleh deh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *