Jepret Basah dengan Xperia acro S

Kompetisi fotografi atau lomba memotret bukanlah aktivitas baru, apalagi bagi penggemar jepret-jepret. Meskipun demikian, kompetisi fotografi yang digelar Minggu, 30 September lalu, di Ciputra Golf, Club & Resort, Surabaya, pantas mendapatkan perhatian ekstra.

Mengapa? Ada berbagai alasan. Pertama, acara hasil kerja sama antara Sony Mobile dan Inspira Photo Club yang didukung pula oleh InSight Technology itu melarang peserta memakai kamera saku maupun kamera SLR. Seluruh peserta diberi pinjaman ponsel Sony Xperia acro S dan diwajibkan memotret menggunakan ponsel tersebut.

Kedua, peserta ditantang melakukan pemotretan di bawah air. Ponsel takkan rusak karena Xperia acro S telah memenuhi standar IP57. Jadi, ia boleh dibenamkan ke air tawar sedalam satu meter dengan durasi maksimal 30 menit. Praktiknya, Minggu lalu Xperia acro S sebenarnya “agak diperkosa”. Sebab, air di kolam renang Ciputra Golf, Club & Resort Surabaya ternyata mengandung garam.

Pagi itu tercatat ada 61 peserta yang hadir di lokasi acara. Jumlah peserta terdaftar sebenarnya lebih dari itu. Namun, karena berbagai faktor, sebagian di antara mereka tidak datang.

Awalnya peserta mendapatkan sedikit pembekalan mengenai teknik fotografi dan cara mengoperasikan kamera ponsel Xperia acro S.

Berikutnya, peserta dibagi menjadi empat kelompok besar dan secara bergiliran diajak beraktivitas di kolam renang.

Inilah kolam renang yang menjadi area pemotretan.

Belum pernah melihat penampakan Xperia acro S? Seperti inilah tampilan fisiknya. Ia tersedia dalam tiga varian warna: hitam, putih, dan pink.

Penyelenggara menyiapkan lima model. Dua di antaranya akan berendam di kolam, sedang tiga model lain berada di daratan.

Sebelum beraksi, para model dan peserta berfoto bersama. Foto “keluarga” dalam ukuran jauh lebih besar bisa diunduh di sini.

Pemotretan dimulai. Ini model pertama yang berendam di kolam renang. Awalnya hanya di bagian kolam renang yang disediakan untuk anak-anak.

Mungkin karena dianggap kurang seru, peserta kompetisi meminta sang model berpindah ke sisi kolam renang untuk dewasa. Ketinggian air sekitar 1,6 meter.

Seiring bergulirnya waktu, si model diminta semakin membenamkan diri ke dalam air.Yang di atas air tinggal kepala. Sang fotografer semakin bersemangat berbasah-basah.

Berikutnya, model maupun tukang foto sama-sama menyelam.

Tak jauh dari model bergaun merah yang sedang bercengkerama dengan air, ada satu model lain yang juga mengenakan busana merah. Bedanya, ia berada di daratan. Beberapa peserta bergantian mengarahkan kamera ponsel Xperia acro S kepadanya.

Di sisi lain kolam, seorang model yang berendam di air tak kalah ramai dikerubuti oleh peserta. Ada peserta yang rela menceburkan diri, ada pula yang memilih memotret dari tepi kolam.

Ayo menengadah ya…

Eh, ada yang memotret dengan menyelam sambil bertelanjang dada.

Sudah tiga model. Masih ada dua model lain yang boleh dijadikan sasaran kamera lho. Keduanya berada di sekitar kolam.

Yang ini seperti noni Belanda.

Kalau yang ini, tatapan matanya tajam. Garis wajahnya terlihat tegas.

Ketika satu kelompok peserta tuntas berburu gambar, bukan berarti para model leluasa beristirahat. Mereka tetap harus berpose karena kelompok peserta lain bakal menghampirinya.

Acungan dua jempol patut diberikan kepada dua model yang bertugas di air. Total mereka mesti berendam selama hampir 3,5 jam. Salut!

Bila enggan menceburkan diri, peserta mesti berjongkok atau menungging untuk mendapatkan sudut pemotretan terbaik.

Kala waktu pemotretan habis, peserta harus menyerahkan hasil karyanya ke meja panitia. Tersedia laptop yang boleh dipakai bergantian.

Alternatif lain, silakan menggunakan Xperia ion LTE ini untuk menyeleksi foto.

Ketika waktu yang disediakan untuk para peserta telah habis, dua model yang berjam-jam berendam di air naik ke permukaan. Hanya beberapa menit, keduanya harus kembali berendam. Sebab, ada jurnalis dari media cetak yang datang meliput.

Penasaran dengan kemampuan Xperia acro S, dua fotografer dari dua harian terkemuka di Surabaya ini mencoba kamera ponsel itu. Ponsel boleh dicelupkan ke dalam air, namun tubuh biarlah tetap kering. Cukup berbaring di tepi kolam.

Kumpulan Xperia acro S ini sedang beristirahat. Maklum, usai bekerja keras dipakai memotret di dalam air maupun di atas air, selama berjam-jam.

Hasil karya seluruh peserta sudah terkumpul. Juri melakukan penilaian secara terbuka. Hasilnya, inilah foto-foto yang tampil sebagai pemenang. Tiga foto di baris atas berturut-turut meraih predikat juara I, II, dan III. Sedangkan tiga foto di baris bawah terpilih menjadi pemenang harapan.

Para pemenang berpose bersama juri dan pendukung acara. Coba perhatikan, masing-masing pemenang memegang ponsel baru tuh.

Terakhir, inilah flyer informasi kegiatan. Kalau dicermati, ada empat logo penyelenggara dan pendukung acara. Salah satu di antaranya adalah InSight Technology, gerai penjual gadget di Plasa Marina yang saya pantau terus mengikuti tren perkembangan teknologi. Dulu rajin berjualan Palm dan Pocket PC, lalu beralih ke BlackBerry, dan kini mulai merambah ke Android. Kalau Anda ke sana dan menjumpai seseorang bertubuh besar plus berkacamata, percayalah, itu bukan saya. Banyak orang menyatakan wajah kami memang mirip. He… he… he….

 

12 thoughts on “Jepret Basah dengan Xperia acro S

  1. Moga2 panitianya sudah siap sedia jamu tolak angin buat mbak2 modelnya 🙂
    Btw, pak HSW apakah juga ikut2an nyebur? 😛

  2. Pak Herry, mungkin bisa di tambahkan foto2 yg berasal dari XacroS underwater. Foto2 yg skrg ada, lebih mengutamakan model hp XacroS dan model wanitanya, bukan pada qualitas foto underwater XacroS nya. Thx

  3. Pak Adi Gn,

    Posting saya ini memang bertujuan menceritakan acara kompetisi pemotretan memakai Xperia acro S, bukan me-review ponsel itu. Saya sendiri belum menguji pakai Xperia acro S.

    Coba cermati foto ketiga dari bawah, Pak. Empat di antara enam foto yang ada dijepret di bawah air memakai Xperia acro S.

  4. Pak Herry

    Untuk juara harapan, ponsel yang saya terima Soner Mix Walkman WT13i pak. Saya kurang tahu untuk juara harapan lainnya. Baterenya bagus dipake 2 hari full musik masih 55% (dari minggu malem hingga menulis komentar ini)

  5. Pak Angki,

    Oh Mix Walkman. Itu ponsel bagus kok. Kalau dipakai untuk mendengarkan musik via handsfree bawaan, suaranya mantap banget. Tingkat kemantapan menurun kalau musik didengarkan lewat speaker internal.

    Saat musik mengalun, ada lampu yang bisa “bernafas” di bagian atas ponsel. Oh ya, “gelang” di sekeliling bodi juga dapat diganti.

    Andaikan Mix Walkman mendukung layanan 3G, pasti lebih asyik.

  6. Pak Rifqi,

    Spesifikasi Xperia acro S sebenarnya hanya memperbolehkan ponsel direndam di air tawar. Namun, praktiknya, daya tahan ponsel tersebut ternyata melebihi hal itu. Buktinya, tiga hari lalu saat dipakai untuk acara di kolam renang yang berair garam, ponsel tetap berfungsi normal.

    Btw, kalau kelak membeli Xperia acro S, patokannya tetap direndam di air tawar saja ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *