Lumia Resmi Hadir di Indonesia

Hari ini, 17 Februari 2012, Nokia Lumia 800 dan Lumia 710 resmi hadir di Indonesia. Peluncuran sepasang ponsel Windows Phone pertama Nokia itu dilakukan di Atrium Senayan City. Selama tiga hari, mulai hari ini hingga 19 Februari 2012, dilakukan penjualan langsung dengan promo menarik. Di antaranya, diskon khusus untuk pemilik kartu kredit Mandiri dan notebook gratis untuk 50 pembeli pertama Lumia 800 per hari.

Mulai sekitar pukul 09.00 hingga menjelang pukul 19.30, saya sengaja berada di Senayan City. Sesekali menengok lokasi pameran, pindah lantai, berputar-putar, lihat pameran lagi, putar-putar lagi, dan seterusnya.

Biarpun mal belum buka, pengantre sudah membuat barisan di atrium.

Terus berdiri tentu melelahkan. “Melantai” dulu ah.

Pemilik kartu kredit Bank Mandiri berhak mendapatkan diskon khusus. Nokia Lumia 800 yang normalnya dibanderol Rp 5,25 juta cukup ditebus dengan Rp 4,699 juta. Sedangkan Lumia 710 yang normalnya Rp 2,9 juta boleh dibawa pulang dengan Rp 2,699 juta. Inilah aturan lengkap yang diberlakukan.

Tak punya kartu kredit Bank Mandiri? Ada tawaran lain kok. Sebanyak 50 pembeli pertama Lumia 800 per hari langsung mendapatkan satu unit notebook gratis. Kalau 50 pembeli pertama itu kebetulan juga memiliki kartu kredit Bank Mandiri, mereka diminta memilih mau harga diskon atau dapat bonus notebook.

Duduk santai menanti penjualan dimulai. Hanya 50 pengantre pertama yang diperkenankan berbaris di lajur antrean. Pengantre selanjutnya tak perlu berbaris. Mau ditinggal jalan-jalan dulu juga boleh kok.

Andrea Facchini, Direktur Pemasaran Nokia Indonesia (kanan) menjabat tangan Hendra Kejet, pengantre pertama Nokia Lumia 800. Hendra mengaku tiba di Senayan City pada 16 Februari 2012 pukul 17.00. Ia “menginap” di Senayan City, namun sama sekali tidak dapat tidur karena kedinginan.

Hendra memamerkan kantung konsumsi yang diperolehnya. Penyelenggara memang membagikan kue dan minuman kepada 50 pengantre pertama.

Para pemandu stan berkumpul. Siap menunaikan tugas.

Suasana area pameran dan penjualan ketika belum dibuka. Di sisi kanan foto terlihat 50 pengantre pertama dengan tertib membentuk barisan. Antrean tidak sampai mengular panjang karena setelah pengantre mencapai 50 orang, maka barisan antrean ditutup. Tak boleh ditambah lagi. Peminat berikutnya disarankan tidak perlu mengantre karena penjualan berlangsung selama jam operasional mal.

Ada booth Adidas di area pameran Lumia. Apa hubungannya dengan Nokia? Sampai 23 Februari 2012, pembeli Lumia 800 dan Lumia 710 di Nokia Store berhak memperoleh voucher belanja produk Adidas. Besarannya, Rp 500 ribu untuk pembeli Lumia 800 dan Rp 300 ribu untuk pembeli Lumia 710. Ada pula kontes berfoto memakai produk Adidas yang tentu saja menawarkan aneka hadiah.

Martin Chirotarrab yang baru beberapa hari bertugas sebagai presiden direktur Nokia Indonesia memberikan kata sambutan. Ia berasal dari Argentina.

Berikutnya, giliran Andreas Diantoro, presiden direktur Microsoft Indonesia, yang memberikan sambutan.

Prosesi peluncuran Lumia dimulai.

Petinggi Nokia Indonesia dan Microsoft Indonesia berfoto bersama dua model.

Triari Senawirawan, senior marketing manager mobile computing device Nokia Indonesia, menunjukkan tampilan peta Nokia yang telah tiga dimensi.

Pembawa acara mewawancara Hendra sebagai pengantre pertama Lumia 800.

Hendra berfoto bersama petinggi Nokia Indonesia dan Microsoft Indonesia. Neil Gordon, vice president sales South East Asia Nokia (kedua dari kanan), turut tampil di atas panggung.

Tukar hadiah. Notebook gratis HP DM1-3016AU berhak dibawa pulang oleh 50 pembeli pertama Lumia 800. Selama persediaan masih ada, seluruh pembeli dipersilakan mengambil undian berhadiah.

Pembeli Lumia 800 yang satu ini sangat beruntung. Karena termasuk 50 pembeli pertama, ia memperoleh notebook gratis. Saat mengambil kupon undian, eh… dapat Xbox 360.

Inilah wajah pembeli Lumia 800 yang sangat hoki.

Pintu lift di Senayan City di-branding Lumia.

Dua pria dan satu wanita ini adalah pengelola gerai penjualan ponsel di ITC Roxy Mas. Mereka ikut antre sejak pagi lho. Lumayan, dapat notebook gratis. Cuma terlihat satu pria? Cermati baik-baik. Di depan dua sosok berpakaian hitam, ada satu lagi yang berbaju putih kan.

Suasana atrium menjelang maghrib.

Kumpulan foto hasil jepretan fotografer Jerry Aurum saat “dipersenjatai” dengan Lumia 800 dipajang rapi.

Penampilan pemusik menyemarakkan suasana.

Pemandu stan ini bukan sedang merayu atau berdoa, melainkan menjelaskan keunggulan Lumia kepada seorang pengunjung.

Ada dua stan penjualan ponsel. Satu ditangani Erafone, satu lagi oleh Sentraponsel.

Selama persediaan masih ada, pembeli boleh mengambil kupon undian berhadiah. Ini sebagian hadiahnya.

Nostalgia ala Nokia.

 

10 thoughts to “Lumia Resmi Hadir di Indonesia”

  1. Laporan pandangan mata yang cukup provokatif om,ehehe….kira2 lebih dahsyat dari android ice cream gak om? #cekdompet

  2. Pak Ardi, kebanyakan orang Indonesia sih lebih gemar BlackBerry. Urutan berikutnya, Android. Market share Windows Phone sangat rendah. Nah, ini tantangan untuk Nokia dan Microsoft.

  3. Pak Jusak,

    Saya tak tahu kapan ada pameran Lumia 800 di Surabaya. Kalau berminat, kan bisa beli di Nokia Store. Sampai 23 Februari 2012 ada promo, pembeli Lumia 800 di Nokia Store dapat voucher belanja produk Adidas senilai Rp 500 ribu.

  4. Wah makasih banget ya om. Liputannya dalem dan kaya sehingga bener2 bisa membayangkan kondisi disana.

    Kalo pemikiranku sih acara launching yang terlalu bagus hanya akan mengurangi jumlah orang yang menikmatinya. Dengan jumlah yang hanya 50 org per hari malah justru membuat orang yang pesimis bisa ikut memperolehnya tidak begitu tertarik untuk datang ke Senayan City saat acara berlangsung.
    Kalo boleh sumbang saran, bisa dicoba dengan sistem lelang via social media seminggu sebelum acara berlangsung.
    Kepada 50 org dengan nilai lelang tertinggi akan langsung bisa beli dengan bonus laptop Windows 7
    Bagi peserta lelang yang belum memenangkan lelang akan diundi, 50 pemenangnya akan bisa beli denganbonus laptop Windows 7.
    Sisa yang 50 laptop lagi diberikan sebagai undian pembeli yang bertuntung tiap 30 menit 1 pemenang.

    Dengan kondisi seperti ini maka :
    1. Peminat dari luar kota juga bisa ikut menikmati sehingga kegiatan launching hanya perlu sekali saja, di kota lain hanya diikutkan di pameran semisal Mega Bazaar.

    2. Perhatian peminat akan tinggi sejak 1 minggu sebelum acara launching.

    3. Saat 3 hari acara launching, peminat tidak tertumpuk pada subuh-pagi hari namun penjualan terjadi pada siang-malam hari juga

    Walau bagaimanapun, kolaborasi 2 nama besar Microsoft dan Nokia semestinya lebih menarik daripada Google dan Samsung. Do you think so?

  5. Pak Samuel, terima kasih atas komentar dan masukannya. Ya, idealnya gebyar peluncuran Lumia bisa dirasakan pencinta gadget di berbagai kota ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *