Review Delcell Magicharger: Bekal Pergi ke Luar Negeri

Jangan lupa membawa charger dan kaki tiga. Kalimat yang singkat, jelas, dan padat itu rutin penulis dengar saat ada kenalan yang hendak bepergian ke luar negeri. Meskipun tata bahasanya kurang sempurna, penulis yakin yang diajak berbicara memahami maknanya.

Charger yang dimaksud adalah charger gawai. Entah ponsel, tablet, atau peranti lain. Sedangkan kaki tiga yang disebutkan bukan merek minuman, melainkan adapter colokan listrik. Delcell Magicharger meringkas dua benda itu menjadi satu kotak putih yang mudah dibawa-bawa.

Magicharger-3

Magicharger mempunyai fungsi utama sebagai universal travel adapter. Kala berada di negara yang wujud colokan listriknya berbeda dengan Indonesia, pengguna cukup menancapkan charger miliknya ke Magicharger. Berikutnya, hubungkan Magicharger ke soket listrik yang tersedia di kamar hotel atau tempat lain.

Ada empat macam colokan yang dibenamkan ke Magicharger. Yaitu, colokan dua bundar seperti yang dipakai di Indonesia, dua gepeng tegak lurus, dua gepeng miring, dan tiga kotak. Selain di sini, colokan dua bundar biasanya digunakan di Eropa dan Rusia. Colokan dua gepeng tegak lurus dipakai Amerika, Kanada, Jepang dan Meksiko.

Sementara itu, soket listrik dua gepeng miring lazim dijumpai di Australia, Selandia Baru, Tiongkok, dan Argentina. Sedangkan colokan tiga kotak bakal ditemukan di Singapura maupun Malaysia. Hong Kong, Inggris, dan Irlandia juga mengimplementasikan colokan serupa.

Magicharger-2

Awalnya, seluruh jenis colokan di Magicharger tersimpan rapi di dalam bodi. Untuk mengeluarkannya, pengguna cukup menekan dan menggeser tombol berwarna oranye. Lakukan hal serupa untuk memasukkannya kembali.

Peranti yang dijual Rp 298 ribu juga dapat difungsikan sebagai charger. Ia dibekali dua port USB yang total mampu melewatkan arus sampai 2,1A. Pasangkan saja kabel data atau kabel charger ke port USB itu. Selama terhubung dengan sumber listrik, lampu mungil berwarna biru di bodi Magicharger bakal menyala.

Magicharger-1

Apakah dua colokan USB di Magicharger dapat dipakai mengisi ulang dua ponsel secara bersamaan? Jawabannya, bisa. Namun, merujuk kepada uji pakai yang dilakukan penulis, ada informasi tambahan yang perlu diketahui calon pengguna. Pengguna silakan mengisi ulang dua ponsel biasa (feature phone) secara bersamaan. Pengguna boleh pula menghubungkan satu ponsel biasa plus satu ponsel pintar (smartphone).

Hal yang sebaiknya dihindari adalah men-charge dua ponsel pintar berbarengan. Mengisi ulang satu tablet dan satu ponsel, apa pun tipenya, seyogianya juga tidak dilakukan. Sebab, dalam beberapa kasus aktivitas itu membuat Magicharger bekerja ekstrakeras. Ujung-ujungnya setelah sekian belas menit proses pengisian terhenti otomatis. Bodi Magicharger terasa sangat panas sehingga sulit digenggam memakai tangan telanjang.

Seandainya pengguna mengalami kondisi tersebut, tak perlu panik. Diamkan Magicharger selama beberapa jam. Pengguna kemudian silakan memakainya lagi sesuai saran yang penulis paparkan di atas.

19 thoughts to “Review Delcell Magicharger: Bekal Pergi ke Luar Negeri”

  1. Pak Herry, jika outputnya 1A,apakah aman jika dipakai secara jangka panjang ke hp yang membutuhkan masukan daya dari charger yang outputnya kurang dari 1A ? Terimakasih

    1. Pak Kurniawan,

      Output akan menyesuaikan secara otomatis kok. Saat saya pakai untuk mengisi ulang LG A230, saya pernah coba mengukur arus yang lewat. Ternyata hanya sekitar 0,4A.

    1. Pak Kristianto,

      Silakan mencarinya di pusat penjualan ponsel. Paling gampang sebenarnya pesan via Delcell.com. Hubungi saja kontak yang tertera di kiri bawah halaman.

  2. saya pakai charger ini waktu ke australia beberapa waktu yang lalu.
    HP sy charge langsung via port yg tersedia. eh layar hp jadi ngaco kalau disentuh2.
    tapi kalau dicharge via kepala charger lain yg ditancapkan di port listriknya, layar hp jadi normal.

    waktu dibawa ke indonesia ternyata tetap seperti itu.
    hmm..kenapa ya om?

    1. Pak Sammy,

      Dengan asumsi proses charging dilakukan saat ponsel dalam kondisi padam total, carilah power bank berkapasitas 7.000 mAh.

  3. Boleh minta rekomendasi power bank yang real kapasity dengan harga terjangkau? Apakah vivan robot terjamin kualitasnya? Terima kasih

  4. Om HSW, sori naikin post lama. Mau nanya kemarin waktu ke China apakah pake adaptor jni disana ? Kalau tidak lalu pakai adaptor apa ya sekarang ?
    Kebetulan sama mau ke china dan lagi cari rekomen adaptor yang bagus.

    Makasi,

    1. Pak Robert,

      Tidak. Di hotel kebetulan sudah ada colokan listrik dengan aneka bentuk konektor.

  5. Koh Herry, mau nanya yg berkaitan dgn postingan ini. Jika ingin membeli charger untuk ponsel, lebih baik beli di mana yg merk apa ya koh? Mau beli di toko2 aksesoris ada charger merk spt merk ponsel (Asus, xiaomi, samsung, dll) tapi sy takut itu KW. Mending beli yg merk/tipe apa ya koh? Atau lebih baik beli di service center resmi?

    1. Bu Anita,

      Kalau mau beli yang mereknya sama dengan ponsel, misalnya, Samsung, Asus, atau LG, lebih baik membeli di pusat perbaikan resmi ponsel tersebut.

      Sementara itu, bila berencana membeli yang mereknya tak sama dengan ponsel, paling mudah carilah yang sejauh ini belum ditemukan KW-nya di Indonesia. Misalnya, merek Tronsmart dan Anker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *