Mau Coba Ponsel Cabe-Cabean?

Cewek cabe-cabean? Ah… itu sih biasa. Kini yang terbaru ada ponsel cabe-cabean. Nama lengkapnya, Red Chili Plus. Terserah Anda mau menyebutnya ponsel cabai merah, lombok abang, atau cabe-cabean.

Ponsel Android dual SIM itu mendukung layanan 4G LTE. Penulis telah membuktikan sendiri kalau si Cabai Merah kompatibel dengan layanan LTE Smartfren dan Indosat. Berminat mencoba? Siapkan dana Rp 1,5 juta untuk meminang ponsel tanpa garansi resmi itu. Hanya ada garansi dari distributor independen berinisial B.

Red Chili-1

Logo cabai juga terlihat di sisi belakang bodi.

Red Chili-2

Nah… logo cabai merah tersaji di layar.

Red Chili-3

Tampilan antarmuka Red Chili Plus.

Red Chili-4

Kardus si Lombok Abang. 🙂

Red Chili-5

Inilah penggalan spesifikasinya.

Red Chili-6

50 thoughts on “Mau Coba Ponsel Cabe-Cabean?

  1. Halo selamat pagi pak. Saya. Pengguna layannan smartfren,mungkin agak fanatik dng operator ini. Di daerah saya hampir tidak perah lelet. Saya ingin mengganti bb 9930 cdma saya dengan yg terbaru. Yg bisa utk data maupun utk tlp. Apa kah ponsel ini support pak?
    Bb q 10 apa kah juga support cdma pak? Atau bb priv yg di amazon punya verizon apa kah bisa di pakai layanan smartfren pak. Maaf pertanyaan saya banyak. .. makasih banyak perhatian nya pak

    1. Pak Yudi,

      Ponsel cabe-cabean di atas kalau dipadukan dengan Smartfren hanya bisa dipakai untuk berinternet. Itu pun wajib di jaringan 4G LTE. Tidak bisa di jaringan EvDO. Ponsel tersebut tak dapat dipakai telepon dan SMS.

      Terkait aneka pertanyaan terkait BlackBerry, saya tak tahu karena belum pernah mencobanya sendiri.

      Kalau Anda ingin mencari ponsel baru yang bisa dipakai untuk telepon, SMS, dan berinternet via Smartfren, beli Hisense Pureshot atau Pureshot+ saja lho. Ini review-nya http://ponselmu.com/review-hisense-pureshot-cocok-dengan-layanan-lte-dan-telepon-semua-operator/

      Harga baru Pureshot kini Rp 1.999.000, sedangkan Pureshot+ Rp 2.499.000.

  2. wah, keren juga nih, semakin banyak varian dari negeri panda. smartphone dalam negeri harus serius meningkatkan kualitas nih, agar tidak kalah dan pupuk bawang

    1. Pak Dinno,

      Lha memang takkan ada. Saya coba towel-towel sepintas di sebuah toko kok. Buat iseng-iseng karena mereknya lucu sih boleh. Namun, kalau untuk pemakaian serius sehari-hari, saya tak berpikir membelinya.

  3. Melihat merek, spec, dan garansinya, sepertinya hape ini terkesan biasa2 aja ya om Herry… Udah gitu, masih kitkat lagi..

  4. Itu ponsel keluaran mana ya Pak? Trus kelanjutannya seperti apa ya? Saya juga penasaran apa nantinya keluar lagi merk smartphone terong-terongan?

    1. Pak Sunarto,

      Merek Tiongkok buatan Tiongkok. Saya cuma towel-towel sebentar kok. Jadi, takkan ada review-nya.

      Ha… ha… ha… ponsel terong-terongan. Keren tuh. 🙂

  5. Sore Koh Herry, mau nanya aja. Ada rencana review redmi note 3 tidak. Sama tidak resmi nya dengan hp cabe ” an ini.

  6. Ini kalo di tengah pemakaian tiba2 rusak gimana ya … apalagi kalo distributor B nya tuh yg ‘itu’ yg terkenal caur purnajualnya, wkwkwk

    1. Pak Rahadian Masaliha,

      Nah… itu masalahnya. Jadi, saat awal membelinya, lebih baik dianggap tanpa garansi sama sekali. Kalau ragu, mending lupakan ponsel tersebut.

  7. Serius ada yang jual itu Pak? 🙂
    Quad core, android 4.4, kamera depan tanpa flash, garansi distributor, 1.5 jt?
    Wow…
    Direview dong Pak HSW, tapi jangan minta saya yang menyediakan HPnya. hehehe

  8. Pak Herry,

    Apakah ada rencana mereview Xiaomi Mi 4I dan / atau Xiaomi Redmi Note 3 ?
    Seandainya tidak, boleh tahu mengapa ?

    Terima kasih

    1. Pak Ignatius Tanoto,

      Review Mi 4i sudah lama tersedia di blog ini. Silakan cari deh.

      Redmi Note 3 akan saya review kalau kelak beredar resmi.

  9. Kpn om heri review infinix note 2,penasaran banget dgn spesifikasi dan kekuatan batreanya yg 4000 mah..infinix note 2 waoow deh ,hrga gk sampai 2 jt bs dpt spek tinggi.apkah produk infinix,udah bisa di sejajarkn dgn lenovo dan merk2 global lainnya?mksih

  10. ZTE blade A711 keren om,hrga 2 jt,an udah ada finger printnya dan body udah alumunium,ada gk rencana om utk ngereview hp tersebut?

      1. Mending jangan nyoba om :v
        Kalau misal nyoba tahun 2016 aja biar bisa bilang hape terburuk yang saya pegang di 2016. Soalnya kalo nyoba di 2015 nanti si Flash Plus tergusur dari predikat hape terburuk yang dipake om HSW ,ha ha ha …

        Masalah :
        lag
        panas
        touhscreen ngadat
        sering ngehang & restart
        kamera standar
        UI Membosankan. hehehe

    1. Pak Donny,

      Belum ada bocoran. Setahu saya, Xiaomi sudah berusaha mengurus perizinan, tetapi gagal karena tidak berhasil memenuhi persyaratan TKDN.

    1. Pak Purwanto,

      Yang dekat Rp 2 juta tidak ada nih. Adanya langsung turun ke kisaran Rp 1,3 juta. Di rentang harga itu ada HP 7 Voice Tab.

        1. Pak Purwanto,

          Karena sedang ada acara di luar kota dan jadwal aktivitas di sana relatif padat, baru sore ini saya bisa mulai merespons pertanyaan dan komentar yang dikirimkan ke blog ini. Mohon maklum.

          Tak tahu. Saya belum pernah mencoba ZenPad tersebut.

  11. wow…merk ponsel ini tuh dulu pernah di rebranding sama merk indonesia yaitu himax pure 2 kalo gak salah…pernah booming di sebuah forum…

    1. Pak Fernando Hose,

      Ada, bahkan lebih dari satu tipe.

      Kalau Anda mengutamakan performa keseluruhan, silakan melirik Xiaomi Redmi 2 Prime Rp 1,799 juta dan Hisense Pureshot Rp 1,999 juta.

      Kalau yang penting murah, tetapi kinerjanya tidak ala kadarnya, silakan melirik Infinix Hot 2 Rp 1,299 juta.

      Review tiga ponsel yang saya sebutkan di atas dapat Anda baca di blog ini. Ketikkan saja nama lengkapnya di baris pencarian (kolom kanan bila Anda mengakses blog ini via PC/laptop dan bagian akhir halaman bila Anda mengakses via ponsel).

  12. Dari sekilas penampakkan di atas,terlihat masih banyak Bloodware nya nih si Cabe2an.Dan gak sampe disitu aja nih si cabe Belum ada Bahasa Indonesianya…

  13. saya penguna hp acer kok susah dijual dan harganya turun banyak gk kyak asus apa om HSW memiliki pengalaman yg sama? tentang hp acer.. tentang harga jual kembali yg payah’

    1. Pak/Bu Tyo,

      Boleh tahu dulu ponsel Acer yang akan dijual tipe apa?

      Harga ponsel Acer bekas memang tidak sebagus merek lain yang lebih populer. Namun, seharusnya tak sampai terjun bebas. Biasanya harga bekasnya sekitar 75% dari harga baru.

    1. Pak Sonj,

      Karena tidak beredar resmi di sini, cobalah menjadi tukang servis independen yang diduga memiliki suku cadangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *