Mengenang Dolanan Doeloe

Saat melihat foto yang melengkapi tulisan ini, Anda yang duduk di bangku sekolah dasar pada 80-an sampai awal 90-an mungkin langsung teringat dengan satu pemandangan. Ada abang yang duduk di depan pintu gerbang sekolah. IaΒ  membawa banyak konsol game alias video game yang masing-masing diikat seutas tali. Siapa pun yang ingin bermain harus membayar. Ketika waktu bermain habis, tali itu akan ditariknya.

Kenangan atas permainan masa kecil itu kini bisa dinikmati oleh pengguna ponsel Android. Sebab, di Play Store ada beberapa judul aplikasi yang berusaha melahirkan kembali dolanan doeloe tersebut. Di antaranya, Western Bar, Heli Battle, dan SL Bankman.

Dolanan-1

Penampilan aplikasi itu mirip dengan konsol game aslinya. Penulis kebetulan menyimpan konsol game Casio CG-300 Western Bar. Cermatilah barang aslinya di foto, lalu bandingkan dengan aplikasi Western Bar ketika dijalankan di ponsel Android Sony. Kecuali sedikit perbedaan warna kuning di “sampul muka”, tampilan keduanya bak pinang dibelah dua.

Bagian dalamnya juga kembar. Yang tersaji di layar ponsel malahan lebih enak dipandang mata karena lebih kontras. Warna hitamnya benar-benar hitam, bukan cenderung abu-abu. Betapa pun, sensasi bermain di peranti aslinya terasa lebih asyik. Sebab, ada tombol fisik yang harus ditekan dan akan memberikan umpan balik.

Dolanan-2

Dolanan-3

Tak mengenal aneka judul permainan yang penulis sebutkan di atas? Berarti, hampir pasti Anda baru menghirup udara bumi pada 90-an atau sesudahnya. Silakan mencobanya untuk merasakan permainan masa lalu kakak atau malahan orang tua Anda.

20 thoughts on “Mengenang Dolanan Doeloe

  1. halo pak Herry

    saya melihat ini serasa kembali ke zaman SD dl deh hehe..
    dulu saya punya yg tuh yg western bar sama heli battle..sisanya ya main sewa sama abang2 yg sering nongkrong di SD saya sekolah hehe..
    zaman itu kami menyebut nya “gembot” bukan game watch hahaha..
    thx pak Herry share nya..mau saya download dl deh western bar buat nostalgia πŸ™‚

    1. Pak Adhit,

      Kalau saya punya yang Western Bar dan Submarine (kapal selam). Yang kapal selam hilang waktu rumah dibobol maling.

      He.. he… iya, waktu itu lebih sering disebut “gimbot”. Mungkin karena mengatakan “game watch” jauh lebih sulit ya.

      Terima kasih.

  2. saya pernah nyoba yang western bar, ternyata tidak seindah yang peranti aslinya. agak sulit memainkannya. disamping itu ternyata freemium, cuma dapat kesempatan 3 kali main setelah itu harus beli πŸ™‚

  3. Pak Welly Prazh,

    Iya, menurut saya, memainkan peranti aslinya lebih asyik. Sebab, terasa ada sensasi tombol fisik. Namun, kontras warnanya lebih enak yang di Android sih.

    Soal freemium, di tempat saya konfirm tidak. Saya sudah coba menginstalasikannya di dua peranti Android berbeda. Biarpun sudah main puluhan kali, tak sekali pun muncul pop up untuk beli.

  4. Pak Rudy,

    Nokia N900 mestinya bisa. Tapi, dulu waktu mencoba ponsel itu, aplikasi game jadul ini belum ada.

  5. Pak HSW,

    Saat saya SD dulu (sekitar 80-an awal) di Surabaya yang populer malah gimwot buatan Nintendo (Game & Watch), Kalau lihat pic di atas, bentuknya sih 11-12, terutama tombol n layarnya. Yang populer kalau gak salah seperti Octopus dan Parachute.
    Saat itu juga populer serial video silat Cina yang bisa berpuluh-puluh seri per judulnya. Itu teman kita saat liburan tiba.

    Makasih atas memorabilia-nya. πŸ˜‰

  6. Cak Hananto,

    Oh, yang masih pakai baterai jam ya, Pak?

    Yang Parachute di Windows Phone sudah ada. Kalau tak salah ingat, judulnya juga “Parachute”. Bila kebetulan memakai peranti Windows Phone, silakan mencoba mencarinya di Store.

  7. Kalimat singkatnya om “80′ an tidak ada matinya”
    * saya lulus sd 89 an, udah nyoba semua game ini. Merasakan atari dan ibm pc sebelum x86. Dan kita sudah merasa sangat puas dan terhibur. Sekarang rasanya kita dipebudak sama gadget, dan “kita menikmati”

    1. Pak Khaidir,

      He… he… he… iya. Saya sering sedih kalau melihat ada orang jalan sambil asyik mengetik plus memandang layar acangnya. Sedang makan bersama teman di food court juga seperti itu.

  8. setelah baca tulisan pak herry, saya langsung download dan tujet tujet.. hahaha

    gadget temen2 juga iseng saya install game ini semua, meraka juga langsung ngakak.. inget jaman masih SD.

    dari beberapa gadget yang saya install, nampaknya game ini paling sempurna dipakai di gadget yang punya layar 4 inch.

    saya install di huawei ideos slim s7 saya, grafiknya terpotong. karakter si penembaknya malah tak terlihat.
    di galaxy mini2 dan di lenovo s880, sudah oke sih, tapi agak melenceng dikit.

    btw thanks pak infonya, jadi bisa nostalgila game2 jaman dulu ini

  9. hahaha langsung download western bar dan heli battle…
    asyeeeekkkkk… inget masa SD..

    ada lagi pak Herry?

  10. Pak Dhan,

    Saya kangen dengan gimbot kapal selam Submarine Battle. Namun, ubek-ubek di Play Store masih nggak nemu.

  11. wah memang kalo tombolnya ga kerasa gak seenak aslinya ya…
    dulu main western bar seharian sampe angkanya penuh, balik nol lagi πŸ™‚ game simpel gini kenapa dulu bisa suka banget yak..

    iya submarine battle, itu yang parasut juga…

    1. Pak Dhan,

      Sudah berhasil menemukan aplikasi Submarine Battle di Play Store? Saya belum berhasil. Kalau sudah nemu, kabar-kabari ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *