Mengunjungi Pabrik Ponsel Polytron di Kudus

Sejak awal tahun ini Polytron mulai memproduksi ponsel di Kudus, Jawa Tengah. Aneka tipe ponsel berfitur sederhana (feature phone) dikerjakan di kompleks pabrik peranti elektronik audio dan video dengan luas area 130 ribu meter persegi itu. Salah satunya, Polytron C240 yang review-nya dapat dibaca di tautan ini. Mulai bulan depan atau paling lambat Januari 2015, proses produksi smartphone alias ponsel pintar Polytron bakal dilakukan di lokasi yang sama.

Saat ini terdapat dua line produksi dengan kapasitas produksi 30 ribu ponsel per line per bulan. “Kapasitas itu akan ditingkatkan menjadi 100 ribu per line per bulan. Targetnya, setiap tahun pabrik ini menghasilkan 2,4 juta unit feature phone dan smartphone,” kata Santo Kadarusman, Public Relations & Marketing Event Manager Polytron.

Polytron Kudus-1

Bersama dengan undangan dari berbagai kota, kemarin (5/11) penulis mendapatkan kesempatan melihat langsung proses produksi ponsel di pabrik Polytron, Kudus. Seluruh foto yang tersaji di bawah ini, kecuali tiga foto terbawah, disiapkan oleh tim Polytron. Sebab, seperti yang lazim diterapkan di pabrik ponsel lain yang pernah penulis kunjungi, di ruang produksi dilarang memotret.

Sekarang telah aktif dua line produksi. Di setiap baris produksi yang kemarin penulis kunjungi terdapat sekitar 30 pekerja. Seluruhnya wanita. Ada yang tahu alasannya?

Polytron Kudus-5

Rata-rata ada 30 macam aktivitas yang dilakukan di setiap baris produksi. Banyak sedikitnya aktivitas ditentukan oleh tipe atau jenis ponsel yang dikerjakan. Kemarin siang, proses paling awal yang penulis lihat adalah memasangkan dome ke PCB.

Polytron Kudus-2

Setiap pekerja hanya melakukan beberapa aktivitas. Ponsel itu kemudian diletakkan ke ban berjalan, diterima oleh pekerja berikutnya yang mengerjakan beberapa aktivitas lagi, dan diletakkan di ban berjalan lagi. Begitu seterusnya.

Penulis tak berani menantang karyawati ini beradu cepat menyolder. Anda pun kemungkinan bakal ditaklukkannya dengan mudah.

Polytron Kudus-3

Pemasangan vibrator, speaker, casing belakang, casing depan, keypad, dan “kaca” layar merupakan sebagian proses lain yang dilakukan di ruang produksi. Tampilan layar dan fungsi kamera juga diperiksa satu per satu.

Seorang pekerja kemarin terlihat menancapkan charger maupun menyelipkan kartu SIM dan kartu microSD dengan sangat cekatan. Ternyata, ia bertugas menguji konektor charger, selot memori eksternal, dan selot kartu SIM. Satu saja tidak berfungsi normal, ponsel langsung dikeluarkan dari proses produksi yang sedang berjalan.

Ingin tahu kartu SIM operator apa yang kemarin diselipkan ke ponsel? Setumpuk kartu SIM di meja produksi yang penulis lihat kebetulan milik operator GSM yang identik dengan warna merah. Ya, Anda pasti bisa menebaknya dengan mudah. Namun, asal tahu, tahun depan ada satu operator GSM di tanah air yang tampaknya bakal berganti warna menjadi merah juga lho.

Kala ponsel tuntas dirakit, sukses dites menelepon, dan dinyatakan lolos pengujian RF (radio frequency), ponsel memasuki bagian pemasangan “kaca” layar atau lensa layar. Berbeda dengan rekan-rekannya, karyawati yang bertugas menempelkan “kaca” layar dikelilingi tirai transparan. Tirai itu untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap partikel debu. Pasalnya, proses pemasangan “kaca” layar harus lebih bebas dari debu, biarpun hanya partikel debu yang superkecil.

Berikutnya, ponsel memasuki bagian pengemasan yang berada di baris terpisah. Stiker IMEI dicetak dan ditempelkan. Masukkan ponsel ke kardus, lalu tambahkan aksesori yang disertakan dalam paket penjualan.

Polytron Kudus-4

Satu foto di bawah ini sih numpang narsis. Sebelum memasuki ruangan produksi, penulis harus membersihkan diri. Sepatu dilapisi plastik yang dipasangkan dengan cara dipanaskan. Baju dan topi khusus wajib dikenakan.

Polytron Kudus-6

Eits… belum selesai. Masih ada satu tahapan lagi yang mutlak dilalui. Entah apa nama proses sterilisasi tersebut. Intinya, di sebuah ruangan yang dibatasi dua pintu, penulis menerima embusan angin dari berbagai arah selama lima detik. Setelah itu, baru deh menginjakkan kaki ke ruang produksi.

Menjelang pulang, dapat oleh-oleh satu unit ponsel Polytron buatan Kudus.

Polytron Kudus-7

Polytron Kudus-8

Kalau dulu pernah ada promo beli ponsel Samsung berhadiah Sarimi, tampaknya asyik juga bila kelak beli ponsel Polytron berbonus jenang Kudus. šŸ™‚

52 thoughts to “Mengunjungi Pabrik Ponsel Polytron di Kudus”

  1. Semangat polytron…..
    Smngat jg pak herry. šŸ™‚ review nya mantap-mantap dah.
    Lama-lama hh polytron disematkan bazzoka ala di compo. Menurut pak herry bagaimana?
    Biar makin jleb,cis,crincing….

  2. Pak hsw, Ini tampaknya komponen masih buatan tiongkok tapi dirakit di Indonesia ya ?
    Seperti moto X komponen di rakit d US.

    1. Pak Zedi,

      Benar. Proses produksi di sini belum dimulai sejak awal banget. PCB dan komponen lain masih impor. Kemarin pendamping dari Polytron menginformasikan, mereka sebenarnya sudah memiliki rencana memproduksi sendiri sejak dari “mentah”. Semakin tinggi volume produksi, semakin cepat pula aktivitas itu akan terwujud.

  3. saya pernah lewat didepan pabriknya, kalau nggak salah satu jalan sama pabrik djarum, dan kalau nggak salah lagi jalan menuju ngabul (jepara) dari kudus pak

    1. Pak Alfan,

      Kata salah satu orang pabrik yang kemarin saya tanya, lokasi pabrik yang saya kunjungi itu berada di daerah Krapyak, Kudus. Entah itu sesuai dengan ancar-ancar yang Anda sebutkan atau tidak.

    1. Pak Taufik Siswanto,

      Betul, Polytron merek asli Indonesia. Zaman saya kecil terkenal dengan televisi Digitec Ninja.

  4. Wah?? Kayaknya qta harus mulai melirik produk dlm negeri. Mdh2n built in quality nya terjaga, hehe…jangan sampe kayak produk lokal buatan tiongkok hehe…

    Kapan review smartphone polytron pak Herry? Hehe..

    1. Pak Dinno,

      Kalau kelak sudah ada smartphone Android Polytron yang diproduksi di Kudus, saya mungkin akan me-review-nya.

  5. Menurut saya,hp Polytron akan memiliki nilai tambah di masyarakat jika Polytron mampu mengimplementasikan kualitas audio yang sudah menjadi trademark perusahan pada ponsel produksinya,seperti halnya Sony.

  6. ” Namun, asal tahu, tahun
    depan ada satu operator GSM di
    tanah air yang tampaknya bakal
    berganti warna menjadi merah juga
    lho .”

    Edisi kurang update. Kira2 operator yg mana nih pak? ada clue?

  7. Operator yg ganti warna itu operator yg msk 3 besar di indonesia kan om. Harusnya dl tuh tahun ini ganti warnanya ????
    Oh ia om,brarti smartphone polytron sekarang tuh rebranding merk cina (kaya smartphone merk lokal) atau dipesan ke vendor ky foxconn dgn spek&desain dari polytron?

    1. Pak Bayu Aditya,

      Lho, maju tahun ini?

      Asal usul smartphone Polytron saat ini ada dua:
      * Ada yang rebranding merek Tiongkok. Rebranding-nya dari merek yang termasuk terkenal.
      * Polytron mendesain tampilan fisik dan spesifikasi, lalu pesan dari pabrikan di Tiongkok.

  8. Maksudnya sekitar tahun lalu,isunya tahun 2014 ini berubahnya(krn yg grup lain dah berubah),tapi entah kenapa menguap aja beritanya. Terus tahun 2014 baru ada berita lagi klo tahun 2015 berubahnya.

    Nah om jika rebranding,kok malah harganya smartphone polytron(low-mid) kadang overprice dibandingkan merk lokal yg jg rebranding?
    Terus jika desain&spesifikasi dr polytron trs pesan dari luar(mgkn yg segmen mid-high) mlh harganya nempel pabrikan besar yg terkenal ky lenovo?
    Apa slh nerapin harga?atau mmg targetnya merk global?

    1. Pak Bayu Aditya,

      Soal perubahan logo, oh begitu tho ceritanya.

      Tentang harga, bahasa kasarnya sih ya suka-sukanya Polytron. Mungkin itu bagian dari strategi mereka.

  9. sudah pakai tuh……oke punya….ini yg terakhir kacanya pecah ,nunggu sparepart…..secara keseluruhan baik produknya W2430……….
    oh ya……kenapa crew pekerjanya cewe?…..lha jawabnya mudah…..mereka lebih teliti dan rapi dlm bekerja , terutama yg peka dan rumit….pokok’e POLYTRON oke…….
    maju terus ya….

    1. Pak NF,

      Kaca pecah biasanya dianggap sebagai kesalahan pengguna alias tidak bisa klaim garansi. Kena biaya berapa, Pak?

      Soal mengapa pekerjanya cewek, yup jawaban Anda jitu.

  10. ini masih dicarikan sparepartnya om Herry……memang ini ponsel “ketekuk” , menurut tehnisi di SS Polytron biaya dan parts sekitar 225 ribu dan kalo ndak ada , ktnya ada program trade in šŸ™‚

    1. Pak Rahmad,

      Apakah yang dimaksud adalah tablet Android yang dilengkapi televisi? Kalau iya, terus terang saya tidak berani memberikan rekomendasi. Rekomendasi saya justru lebih baik Anda mengurungkan niat membeli tablet seperti itu.

  11. service POLYTRON plasa simpanglima semarang OKE ………touchscreen W2430 dah diganti dan biaya total rp 200 rb………….waktu yg lama cuma perjalanan dari rumah dan cari tempat parkir…….servicenya cuma 30 menit…………..oke POLY..(ini nama panggilan dari anakku yg pake buat hapenya)….maju dan tambah sukses…..

  12. Bangga saya sebagai orang kudus. Kebetulan suami temen saya termasuk karyawan polytron yg waktu itu dikirim ke china sebelum polytron memproduksi hape. Tapi terus terang saya belum berani membeli produk handphone nya polytron. Mungkin nunggu review dari Om Herry. Sama seperti sebelum saya membeli xiaomi redmi 1 S dan Bb Q10 dan hape2 lain sebelumnya. Review dari om herry masih akan selalu jadi acuan buat saya jika ingin membeli gadget. Terima Om..

    1. Pak Agung,

      Terima kasih atas sharing-nya. Saya juga belum pernah menguji pakai ponsel pintar merek Polytron nih. Yang pernah saya review baru feature phone Polytron.

  13. Pak, katanya 2015 Ini Ada HP polytron yang sudah total produksi di Indonesia? Tidak dgn komponen tiongkok lagi? Kalau Ada, model apa ya?

    1. Pak Didi,

      Saya belum memiliki informasi terbaru soal produksi ponsel Polytron di Indonesia.

  14. benda electronic smcm audio,video,hp/ponsel dll memang rakitan by polytron kudus tapi componen tersebut apakah masih import kah pak? apakah itu bisa dibilang buatan indonesia

  15. Sy nyari accsesories sprti LCD gak ada ya… Gimn nih… Mgkin saya bs beli lgsg di pabrikx… Gmn pesennya y…. Soalx pntg bgt hpx…. Type Polytron R2452….

    1. Bu Ariska Dwi Saputri,

      Beli langsung di pabrik? Ya nggak bisa deh. Silakan mampir ke pusat perbaikan resmi Polytron untuk perbaikan dan penggantian suku cadang.

    1. Bu Marlia Susanti,

      Lah… saya ya nggak tahu. Silakan langsung datang ke pusat perbaikan resmi Polytron.

  16. Hp nya sih udah keren,, tp kekurangan nya pelindung hp ( cover ) nya untuk tipe R2508 belum ada,, mohon segera di terbitkan,, terimakasih,,

    1. Pak Chandra Aprianto,

      Kalau Anda request di sini, amat mungkin takkan terwujud. Lha blog ini bukan milik Polytron maupun produsen aksesori.

      1. Pak herry
        Klo mau beli polytron rocket r3 harga nya brp ya…dan minimal pembelian brp pcs ya…soalnya saya susah nyari nya pak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *