Review Delcell P180: Modal Buka Warung Charger

Dibandingkan 2-3 tahun lalu, saat ini power bank alias portable charger berkapasitas besar lebih mudah ditemukan. Harganya pun semakin terjangkau. Tak lagi menembus angka Rp 1 juta, kecuali untuk segelintir merek global terkemuka.

Salah satu produk terbaru yang menghampiri pasar adalah Delcell P180. Dimensi fisiknya 15 x 8 x 2,3 cm dengan berat 378,2 gram. Kalau bingung memperkirakan ukurannya, cukup bayangkan penampakan sebuah harddisk eksternal untuk laptop.

Delcell P180

P180 berkapasitas 18.000 mAh. Ia memiliki dua konektor output, 1 Ampere dan 2 Ampere. Sederet dengan dua konektor output itu terdapat lampu mungil yang siap difungsikan sebagai senter. Cahaya yang dipancarkan tergolong terang, meski tak sedahsyat lampu senter di power bank Bazel 7000 yang pernah penulis uji pakai.

Ketika daya baterai yang dibenamkan ke P180 telah lemah, pengguna cukup menghubungkannya dengan charger yang menancap di colokan listrik. Konektor input di P180 berwujud micro USB dan siap menerima “aliran tenaga” sebesar maksimal 1,5 Ampere.

Satu hal yang perlu diketahui, paket penjualan P180 tidak termasuk charger. Karena itu, pengguna idealnya mempunyai charger berkualitas prima dengan output minimal 1 Ampere. Kalau kebetulan memiliki yang ber-output 1,5 Ampere atau 2 Ampere, ah… itu lebih baik lagi. Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi ulang baterai internal di P180 sampai penuh selama 12-18 jam, bergantung charger yang dipakai dan kondisi tegangan listrik di lokasi pengisian.

Dengan memperhatikan karakteristik P180, power bank yang dijual Rp 789 ribu itu sebenarnya hanya cocok untuk pengguna acang alias gadget dengan kriteria tertentu. Pertama, seseorang yang sehari-hari membawa lebih dari dua buah acang rakus baterai. Kedua, individu yang rutin bepergian ke lokasi dengan keterbatasan listrik selama berhari-hari. Ketiga, P180 pantas pula dijadikan bekal tim SAR saat mengevakuasi korban bencana alam atau kecelakaan.

Terakhir, kalau ingin membuka lapangan usaha baru, P180 mestinya bisa dijadikan modal utama sebuah warung charger bergerak. Jasa pengisian baterai acang itu bebas digelar di mana saja. Calon konsumennya pengguna acang yang baterainya melemah dan kesulitan menemukan colokan listrik.

16 thoughts to “Review Delcell P180: Modal Buka Warung Charger”

  1. Pak Sandi,

    He.. he.. iya, Pak. Bisa pula ketersediaan power bank itu dijadikan nilai tambah sebuah warung kopi. Misalnya, kalau beli secangkir kopi, boleh numpang nge-charge selama 15 menit.

  2. Pak Anto,

    Review Lenovo A800 akan mengudara besok siang.

    Kalau review Lenovo P770 belum tahu kapan. Lha sekadar menyentuh ponselnya pun belum.

  3. Pak Herry
    maaf mau tanya pada komen2 ini kok tidak ada informasi waktu dd/mm/yy, kapan komen ini dibuat ,trmksh.

  4. Pak Anto,

    * Tadi siang saya kebetulan dari Garuda Teknik. P770 belum tersedia di sana.

    * Iya, Pak. Saya sebenarnya ingin di sisi kiri tiap komen ada nomornya (1, 2, 3, dst). Plus, juga tercantum tanggal posting. Namun, biarpun saya sudah mencoba mencari-cari pengaturannya, tetap nggak ketemu.

  5. #Saya tidak tahu pastinya pak karena hanya baca dari forum sebelah katanya di Wtc sudah tersedia

    #Iya maksud saya seperti itu pak jadi bisa di ketahui sudah berapa lama komen di tulis,yang di link kenapa bisa tetapi ini tidak bisa pak Herry ?
    # Satu lagi maaf pak apakah saya bertanya di tempat yang salah karena tidak ada form atau semacamnya untuk tempat menulis pertanyaan ,saran atau kritik dll,karena saya tertarik review2 yang ditulis Pak Herry dan selalu menyempatkan untuk membuka http://www.ponselmu.com untuk melihat perkembangan dan review acang (istilah Pak Herry) terbaru.

  6. Pak Anto,

    * Oh ok. Di daftar harga memang sudah dicantumkan, tetapi barangnya belum ada. Mungkin rekan yang memberikan informasi sebatas melihat daftar harga.

    * Sepertinya karena perbedaan themes yang dipakai, Pak.

    * Bertanya di blog Ponselmu.com ini memang boleh kok. Bila pertanyaan terkait ponsel tertentu, sebaiknya pertanyaan diketikkan di thread yang sama. Namun, bila tak tersedia, ya silakan diketikkan di mana saja.

    Contoh:
    – Bapak ingin bertanya tentang Sony Xperia go. Maka, silakan mengetikkan pertanyaan di bawah naskah review Xperia go.

    – Bapak ingin bertanya mengenai Sony Xperia Z. Di blog ini belum ada naskah review-nya. Nah, pertanyaan bisa diketikkan di bawah naskah review ponsel Sony apa pun.

    Alternatif lain, pertanyaan bisa diajukan via akun Twitter @herrysw

  7. Pak Mahendra,

    Iya, diduga karena theme-nya. Terima kasih atas tawarannya. Maaf, kalau boleh tahu, maksimal saya memilih berapa theme, Pak?

    Biarpun ada demonya, cocok tidaknya theme baru benar-benar ketahuan saat kita instalasikan di blog ya.

  8. Pak Edo,

    Delcell P150 itu yang ada indikator digitalnya ya? Saya malahan belum coba. Setelah ini mencicipi itu ah.

  9. boleh pilih berapa saja pak, ini sudah saya download semua, tapi memang bukan yang terbaru. kalau ada yg cocok baru saya donlotkan yang terbaru. ukuran file total 225MB. bawa flashdisk saja ketemuan. btw untuk komunikasi, sebaiknya email saya saja pak. tidak selalu monitor blog ini soalnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *