Mudah Dengar dan Rekam Radio

Nokia semakin giat menghadirkan ponsel dual SIM alias dual on GSM-GSM. Dalam pantauan penulis, saat ini tersedia tujuh tipe ponsel dual SIM Nokia yang siap dibeli. Yaitu, X1-01, C2-00, C2-03, Asha 200, 101, X2-02, dan C2-06.

Di situs Nokia, spesifikasi X2-02 dipaparkan lengkap. Tampilan fisiknya sepintas mirip X1-01, namun dengan fitur yang lebih komplet. Maklum, harga jual dua ponsel itu memang berbeda signifikan. Kalau X1-01 ditawarkan Rp 375 ribu, harga jual ritel yang disarankan untuk X2-02 Rp 700 ribu. Kemarin (14 April 2012), harga terendah di gerai-gerai penjual ponsel yang penulis pantau Rp 650 ribu.

Setelah menyobek segel kardus, lalu mengeluarkan X2-02, penulis bergegas mengamati keypad ponsel itu. Senyum penulis merekah. Sebab, keypad X2-02 bukan datar dan agak keras ala X1-01, melainkan cukup menonjol dan empuk. Diadu dengan keypad C2-00 dan C2-03 pun masih lebih nyaman.

X2-02 dibekali layar 2,2 inci beresolusi 240 x 320 piksel yang mampu menyajikan sampai 65.536 warna. Di sisi kiri bodi terdapat tombol akses pemutar media dan slot microSD. Sedangkan di sisi kanan tersedia tombol pengatur volume dan slot kartu SIM2. Kartu SIM2 dapat dilepas maupun dipasangkan tanpa perlu menonaktifkan ponsel. Nokia menyebut kemampuan itu sebagai easy swap.

Sementara itu, di bagian atas ponsel bakal dijumpai konektor audio 3,5 mm, konektor micro USB, dan konektor charger dua milimeter alias bundar kecil ala Nokia. Konektor micro USB itu hanya berfungsi sebagai penghubung kabel data. Pengguna tak bisa memanfaatkannya untuk mengisi ulang baterai.

Ketika ponsel siaga, pengguna cukup menekan dan menahan tombol tanda bintang selama sekitar dua detik untuk membuka menu SIM manager. Dengan mudah pengguna dapat mengatur nomor mana yang ingin senantiasa digunakan untuk menelepon, SMS, MMS, dan berinternet. Misalnya, karena merupakan nomor utama, pengguna hendak selalu memakai SIM1 untuk menelepon dan SMS. Sedangkan untuk berinternet, pengguna memilih via SIM2 yang telah berlangganan paket internet unlimited. Lebih suka disodori pilihan manual setiap kali akan menelepon, SMS, MMS, dan berinternet? Bisa. Pengguna tinggal memilih ask every time.

Nada dering telepon dan SMS dua nomor yang terpasang di X2-02 tak bisa dibedakan. File MP3 yang tersimpan di ponsel atau kartu microSD dapat diaktifkan sebagai nada dering.

Sementara itu, di kotak masuk SMS, kumpulan SMS dari dua nomor juga digabungkan. Pengguna mesti melihat angka mungil di ikon SMS untuk mengetahui suatu SMS dikirimkan ke nomor pertama atau kedua. Kalau mau, tampilan SMS bisa diubah ke conversation alias thread SMS. Pada mode ini, SMS akan tersaji layaknya sebuah percakapan. SMS masuk dan keluar dari nomor yang sama ditampilkan secara berurutan.

Buku telepon di X2-02 mampu menampung sampai seribu nama kontak multiple entry. Berbekal aplikasi Nokia Suite yang terinstalasi di komputer dan kabel data, pengguna bisa menyinkronkan kontak di Microsoft Outlook dengan ponsel atau sebaliknya.

Ponsel yang mendapatkan tenaga dari baterai lithium ion BL-5C 1.020 mAh itu mendukung layanan GPRS/EDGE. Pengguna bisa memanfaatkan Nokia Browser untuk mencari informasi di dunia maya. Browser tersebut diklaim Nokia lebih efisien karena sanggup menghemat pemakaian data. Untuk beremail, pengguna bisa layak menjajal menu Mail. Aneka akun email, mulai dari Ovi Mail, Yahoo, Gmail, hingga Hotmail dapat diakses dengan cepat sekaligus mudah.

Bluetooth, memori internal 14,3 MB, slot microSD yang kompatibel dengan kartu memori berkapasitas sampai 32 GB, dan radio FM adalah sebagian fitur lain X2-02. Hal yang menarik, pengguna dapat menikmati siaran radio FM tanpa perlu menancapkan handsfree berkabel. Siaran yang sedang didengarkan bisa direkam, kemudian diputar kapan saja. Tersedia pula fitur Play via Radio yang berfungsi layaknya peranti FM transmitter.

Suara yang terdengar saat X2-02 menjalankan pemutar musik maupun radio FM tergolong prima. Keras dan jernih. Kalau pun ia belum bisa memuaskan penikmat audio berselera tinggi tentu lumrah. Sebab, harga satu unit ponsel X2-02 memang lebih murah daripada harga satu unit earphone kelas atas.

Di kala senggang, pengguna leluasa memainkan tiga permainan bawaan. Silakan pilih, mau mencicipi Bounce Tales, City Bloxx, atau Diamond Rush. Ada pula aplikasi Converter, Facebook, Store, dan Tweets by Nokia.

Sebuah kamera tanpa autofocus maupun lampu kilat terdapat di sisi belakang ponsel. Ia mampu menghasilkan foto beresolusi 1.600 x 1.200 piksel atau setara dengan dua megapiksel. Kamera itu juga bisa difungsikan sebagai perekam video.

Menurut penulis, kinerja kamera terintegrasi di ponsel berdimensi fisik 113 x 50 x 15 mm dan berat 71 gram itu relatif prima. Asalkan bukan dipakai untuk membidik objek dalam jarak dekat atau di lokasi minim cahaya, ia sanggup menghasilkan foto dan klip video yang relatif tajam.

Bila dirangkum, tingkat pencahayaan layar yang tak bisa diatur dan penggabungan kotak masuk SMS maupun nada dering menjadi sisi kurang menarik X2-02. Satu sisi minus lain, fitur pengunci otomatis alias automatic keyguard ponsel itu sering sekali tidak berfungsi, meskipun sebenarnya telah diaktifkan.

41 thoughts to “Mudah Dengar dan Rekam Radio”

  1. Om HSW, untuk hasil rekaman video, resolusinya berapa? formatnya 3GP ato MP4? kemudian suara rekaman video jelas dan jernih apa nggak?
    lumayan lah kalo hasilnya bagus, bisa buat klip ngejam akustikan bareng temen2.. hehehe
    kemudian untuk hasil jepretan foto kamera, kalo dibandingkan dengan Samsung C3322 kira2 bagus mana??
    trimakasih…

  2. Pak/Bu Heidyvai,

    Resolusi video kecil, hanya 176 x 144 piksel, dalam format 3gp. Suara rekaman video cukup jelas dan jernih. Kalau buat rekam klip, kayaknya tidak direkomendasikan deh. Resolusi sebesar itu cuma pantas buat dilihat di layar ponsel.

    Soal hasil kamera, kalau diadu dengan C3322 saya lebih pilih X2-02. Warna fotonya lebih vivid.

  3. Semenjak pengalaman pake Asha 200 jadi rasanya segan pakai Nokia dual on. Teknologinya sepertinya kurang bagus.

  4. Pak Ancon, kapok karena apa nih? Sisi minus utama Asha 200, menurut saya, respons menunya tergolong lemot.

  5. klo menurut pak Herry, misalnya nokia x2-02 dibandingkan dengan nokia 2700, tanpa membandingkan ada/tiada nya dual sim & fungsi radio tanpa handsfree, lebih pilih yang mana?

  6. Pak Yopie,

    Tanpa melihat dua fitur itu, saya lebih pilih 2700. Alasannya, layar 2700 lebih nyaman di mata.

  7. Pak Sandi,

    Saya tidak coba Whatsapp. Kalau lihat di daftar kompatibilitas, X2-02 tak termasuk. Nokia seri 40 yang disebutkan bisa Whatsapp adalah C3-00, C3-01, X2-01, X3-02, 201, 300, dan 303.

    Daftar kompatiblitas itu seharusnya tak 100 persen mutlak. Sebab, Asha 302 yang tidak disebutkan setahu saya bisa Whatsapp.

  8. padahal kan layarnya sama2 262.000 TFT 320×240,pak, cuma beda lebarnya 2 & 2,2 inci, apakah ada perbedaan yg lain yg menyebabkan 2700 lebih nyaman?
    apa karena kepadatan pixelnya lebih bagus yg 2700 (200 ppi) dibanding x2-02 (182 ppi)?

  9. Pak Yopie,

    Di luar ppi yang disebutkan, saya tak tahu kualitas LCD yang digunakan di dua ponsel itu sama atau berbeda. Namun, saya merasa layar 2700 lebih halus.

  10. saya telah beli X2-02. Apa benar X2-02 Nada Dering/Pesan antara SIM.1 dan SIM.2 tidak bisa dibedakan?? saya tlah Otak Atik sana sini kayaknya memang Nada Dering/Pesan memeng Tak Bisa di Bedakan ya Bos??

  11. Pak Gundala,

    Benar, memang tak bisa dibedakan. Entah mengapa, Nokia memilih “gaya” seperti itu untuk ponsel dual on yang ditawarkan. Menu untuk menonaktifkan salah satu nomor juga tidak tersedia.

  12. nokia X2-02 ini bisa buat rekam percakapan telepon apa gak om herry?

    komentar diatas disebutkan bahwa nokia X2-02 ini dual on dual standby, apakah artinya jika sedang menelpon di SIM1, kemudian ada panggilan telepon di SIM2 tetep terdengar nada sambung dan sekaligus bisa diajak multiparty call??

  13. Pak Heidy,

    Tentang merekam percakapan telepon, saya tak pernah mencobanya. Yang pasti tak ada tombol shortcut untuk melakukan hal itu.

    Kalau sedang telepon pakai SIM1 lalu ada orang yang menelepon ke SIM2, maka penelepon mendengarkan notifikasi kalau nomor tujuan sedang tidak aktif, Pak.

    Bila ingin ponsel yang memungkinkan penelepon ke SIM2 mendengarkan nada sambung, berarti harus cari ponsel dual on dual connection, bukan sekadar dual on dual standby. Setahu saya kini sudah tak ada lagi yang seperti itu.

  14. Pak Iqbal,

    Sebelum X2-02 sudah ada beberapa tipe Nokia yang punya fitur FM transmitter. Yang pasti sih N78. Tipe lainnya saya lupa, kalau bukan N8 ya N9.

  15. Mas! sekarang aku pakai nokia c2-03 kendala saya saat pakai kartu As di sim1 itu signal u/ sim2 (3 dan xl) kyk lumba2 timbul tenggelam pokoknya gak stabil beda kalau As di sim2 atau gak pakai kartu As signalnya jadi stabil. dan kartu As ini yg jadi no. utama saya. jadi agak sulit buat gonta ganti sim 3 dan xl. apa memang seperti itu ini resiko dual sim dan solusinya bagaimana. tengkiyou

  16. Pak Rifqi,

    Ini tergolong kasus aneh nih. Kalau ada waktu, coba mampir ke kantor layanan Telkomsel deh. Minta dilakukan penggantian kartu SIM dengan nomor sama.

    Biar nggak diwawancara terlalu panjang, kepada petugas yang melayani bilang saja kalau sering “insert SIM card”. Padahal, kalau pakai kartu SIM Telkomsel lain di ponsel yang sama baik-baik saja.

  17. apa mungkin karena kartu As udah kusam ya 🙂 emang sih kartu as nya udah lama. tengkiyou mas nanti ada waktu ke telkomsel nya 🙂

  18. Pak Heidyvai,

    Maaf baru balas. Komentar Bapak ternyata dianggap spam. Malam ini saya baru melihatnya saat iseng-iseng masuk ke folder spam.

    Nokia 101 termasuk S30, bukan S40, Pak.

  19. Mas Herry SW apa kabar..? Review nokia asha 202 dong mas. Ada kabar di forum internet bahwa nokia X2-02 banyak masalah,kadang restat kadang ngeflik kalau buka sms. Betulkah mas Herry? Matur nuwun.. dari Wonogiri

  20. Pak Darmawan,

    Saya belum bisa menulis review Asha 202. Sebab, belum pernah mencoba ponselnya.

    Selama saya memakai dua unit X2-02 yang berbeda, ponsel tak pernah restart sendiri atau error saat membuka SMS.

  21. Hehehe..iya mas Herry,ini Darmawan Binsel mania dulu skali itu. Jadi kesimpulannya X2-02 layak beli mas? Saya tunggu juga review Asha 202 lho mas Herry.. Matur nuwun

  22. Pak Darmawan,

    Benar, X2-02 layak beli. Di antara ponsel dual on GSM-GSM Nokia yang pernah saya coba, menurut saya, X2-02 adalah yang terbaik.

    Ok, semoga kelak bisa mencoba Asha 202.

  23. Pak Fat,

    Saya pernah mempunyai dua unit X2-02. Selama memakainya, ponsel sama sekali tak pernah mengalami restart.

    Soal baterai, dengan perilaku pemakaian ala saya, baterai rata-rata bertahan dua hari. Kadang malahan lebih lama daripada itu. Ponsel dalam kondisi selalu siaga. Jadi, kalau dibilang boros baterai, mestinya tidak juga ya.

  24. malem pak herry,
    saya kemaren baru beli hp N x2-02, d hp sebelumnya saya biasa menforward sms temen, kok saya belum menemukan cara forward sms nya ya?
    terus insert phonenumber saat buat sms, masuknya jadi pesen multimedia ya? ngga jadi karakter di sms.
    mohon pencerahannya.
    terimakasih

    1. Pak Rasid,

      Saya sudah tidak memakai X2-02 lagi sehingga tidak bisa mengecek langsung menu yang Anda tanyakan.

      Seingat saya, menu forward SMS tersedia. Saat Anda membuka SMS yang ingin Anda forward, tekanlah Options kemudian cari pilihan forward di situ.

      Soal insert phone number, dulu saya tak pernah mencobanya.

  25. pak Herry, saya mencari hp candybar dual on (gsm-cdma/gsm- gsm) yg dual standby juga, dan ada kameranya, yg bagus apa ya pak?

    1. Pak Wisnu,

      Yang GSM-CDMA saya tak berani memberikan rekomendasi. Sebab, yang kini beredar ya.. begitulah. 🙂

      Kalau GSM-GSM, ada Nokia 301 yang kameranya lumayan, meskipun tanpa fokus otomatis.

  26. pak herry, apakah semua dual simnya nokia smsnya tidak dapat dibedakan? atau hanya X2-02?

    trus bisakah x2-02 ini menerima sms berbahasa arab, oh ya cara agar x2-02 ini ngetik arab gimana ya? thaks

    1. Pak Udin,

      Ini maksudnya soal inbox SMS ya? Seingat saya, semua ponsel dual SIM Nokia kotak masuk SMS-nya digabung. Untuk mengidentifikasi suatu SMS ditujukan ke nomor 1 atau 2, pengguna tinggal melihat angka 1 atau 2 di baris SMS.

      Tentang bahasa Arab, maaf, saya tidak memperhatikannya saat mencoba X2-02.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *