Nomor XL Hangus, Padahal Masa Aktif Sampai 2019

Walaupun masih memiliki masa aktif sampai Juli 2019, nomor XL prabayar saya pada 21 September lalu dinyatakan hangus. Cerita lengkapnya saya paparkan di bawah. Semoga yang saya alami tidak menimpa pengguna lain. Pesan saya untuk para pengguna XL, mulai sekarang biasakan menyimpan segala bukti transaksi.

Cerita bermula pada 21 September malam. Dalam perjalanan dari kawasan Pluit ke Thamrin, Jakarta, saya membeli pulsa untuk sebuah nomor XL prabayar. Nomor itu telah saya miliki sejak masih berkuliah di sebuah PTS.

Selama belasan tahun, nomor tersebut saya gunakan sebagai nomor utama. Namun, seiring memburuknya performa XL di Surabaya, sejak sekitar sembilan tahun lalu nomor itu lebih banyak menghuni kotak penyimpanan kartu SIM. Hanya sesekali saya memakainya untuk mengetahui kondisi terkini layanan XL.

Walaupun jarang dipakai, kadang saya mengisikan pulsa ke nomor tersebut. Untuk menjaga masa aktif, saya membeli masa aktif tahunan. Dari hasil pembelian terakhir masa aktif tahunan, masa aktif nomor XL tersebut hingga Juli 2019. Saya lupa tanggal tepatnya. Pasti 20-an Juli 2019.

Tidak seperti biasanya, proses pengisian pulsa ke nomor XL sepuluh digit yang tergolong cantik itu dinyatakan gagal. Saya coba mengulangnya. Gagal lagi.

Dari nomor utama saya saat ini, kartuHalo Telkomsel, saya coba menelepon nomor XL tersebut. “Nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi. Mohon periksa kembali nomor tujuan Anda.” Begitu suara yang terdengar. Aneh. Kalimat seperti itu biasanya hanya terdengar bila nomor tujuan tidak/belum terdaftar di sistem.

Sesampai di hotel, kartu nano SIM XL bergegas saya keluarkan dari kotak penyimpanan lalu memasangkannya ke ponsel Huawei P20 Pro. Hingga bermenit-menit kemudian sinyal XL tak muncul di layar ponsel.

Saya menelepon call center XL di 021-57959817. Informasi detail saya sampaikan kepada petugas yang melayani. Setelah melakukan pengecekan, petugas menyatakan nomor saya telah hangus per 21 September 2018 pagi.

Jawaban itu spontan saya debat. Sebab, saya yakin masa aktif nomor XL tersebut sampai Juli tahun depan. Petugas tetap menyatakan nomor telah hangus. Bila tetap ingin memakai nomor itu lagi, saya diminta datang ke XL Center bla… bla… bla….

Jalur lain saya coba. Kali ini saya menghubungi customer service XL di akun Twitter @myXLCare. Merujuk kepada pengalaman saya yang sesekali iseng mengetes layanan customer service aneka operator seluler, jawaban petugas di @myXLCare seringkali lebih menukik dan solutif daripada petugas call center.

Ternyata… kali ini sama saja. Bahkan, data awal yang saya berikan tampaknya sempat terabaikan. Tiga petugas berbeda merespons keluhan saya dengan agak berputar-putar. Nomor saya tetap dinyatakan hangus. Kalau ingin mengaktifkannya kembali, saya harus bla… bla… bla….

Baiklah. Berarti, sesampai di Surabaya, saya lebih baik datang langsung ke XL Center. Di Xl Center, informasi awal dan keluhan saya sampaikan dengan rinci kepada petugas. Jawaban yang saya dapatkan sama dengan jawaban dari petugas di call center dan Twitter. Nomor saya dinyatakan telah hangus.

Saya menyatakan yakin nomor XL itu seharusnya memiliki masa aktif sampai Juli 2019. Saya meminta petugas untuk mengecek transaksi pembelian masa aktif setahun yang pernah saya lakukan. Namun, kata petugas, hal itu tak dapat dilakukan olehnya. “Ketika suatu nomor sudah dinyatakan hangus, yang bisa saya akses hanya nomor XL dan nama pemilik nomor. Kalau Bapak masih menyimpan screen capture pembelian masa aktif, saya bisa coba ajukan,” tuturnya.

Sampai di sini saya merasa percuma berbincang lebih lanjut. Saya tidak menyimpan tangkapan layar transaksi pembelian masa aktif. Sedangkan petugas yang saya nilai cekatan itu juga tak bisa mengakses sistem dengan lebih mendalam.

“Begini saja deh, Mbak. Saya ikuti prosedur untuk mengaktifkan ulang nomor XL itu dulu. Yang penting nomornya aktif lagi. Tentang masa aktif yang sebenarnya sampai Juli 2019 saya urus belakangan,” kata saya.

Saya membayar dengan uang tunai Rp26.000. Sekitar dua menit kemudian nomor XL saya sudah aktif lagi dengan saldo pulsa Rp25.000.

Hikmah dari kejadian ini, mulai sekarang saya harus membiasakan diri menyimpan segala bukti transaksi terkait nomor XL prabayar. Bertahun-tahun silam, ketika masih berlangganan nomor XL pascabayar, suatu “hal kecil” di sistem membuat saya didatangi debt collector. Bukan hanya sekali.

Eh… kini nomor XL prabayar saya mendadak hangus. Masa aktif tahunan yang seharusnya berlaku sampai Juli 2019 diamputasi di tengah jalan. Entah ada berapa banyak pulsa yang ikut raib. Saya tak mengingatnya. Pada Juli 2018 saja, setidaknya saya mengisikan pulsa Rp300 ribu. Bila tidak silap ingatan, sebagian pulsa itu lalu saya gunakan untuk membayar layanan roaming internasional ke Madrid, Spanyol.

Pesan saya untuk pengguna XL, rajin-rajinlah menyimpan bukti transaksi. Kalau ternyata di antara Anda ada yang pernah mengalami hal serupa dengan saya, silakan berbagi cerita di bagian bawah halaman ini.

Kepada XL, tolong lakukan penelusuran dengan lebih mendalam. Bila memerlukan informasi lebih detail, saya dapat dihubungi lewat kolom komentar di blog ini atau akun Twitter @herrysw. Kalau yang saya alami ini ternyata bug atau glitch di sistem, segeralah membenahinya. Sebaliknya, bila kasus yang saya alami tergolong wajar, harap sosialisasikan syarat dan ketentuan itu karena saya tak menemukannya di https://www.xl.co.id/terms-and-condition.

Selamat ulang tahun ke-22 pada 8 Oktober mendatang, XL Axiata. #XLhebat

Update 24 September 2018 pukul 14.20:
Setelah kejadian nomor hangus di atas saya unggah ke blog Ponselmu, saya merasa customer service XL di akun Twitter @myXLCare lebih proaktif. Mereka juga dapat memberikan jawaban yang menukik atas pertanyaan saya. Padahal, pada 21 September lalu mereka tak menjawabnya.

Tadi pagi, setelah sejak kemarin mencari-cari di tumpukan file laptop dan Twitter, saya berhasil mendapatkan bukti kalau masa aktif nomor XL saya sampai Juli 2019. Perhatikan bagian yang saya tandai dengan kotak biru.

Nomor lengkap sengaja saya tutupi. Saldo pulsa tidak terlihat angka-angkanya, tetapi tampak ada enam digit angka yang bermakna ratusan ribu rupiah. Hal itu berarti sesuai dengan informasi yang disampaikan petugas @myXLCare.

Update 27 September 2018 pukul 10.06:

Pada 24 September 2018 menjelang sore, petugas XL menelepon dari nomor 0274-557604. Dia menginformasikan:
1. Masa aktif nomor XL saya telah dikembalikan ke 23 Juli 2019.
2. Pulsa Rp100 ribu ditambahkan ke nomor XL saya. Saya tetap meminta jawaban pasti mengapa nomor saya bisa mendadak hangus.

Hari ini, 27 September 2018 pukul 09.33, customer service XL menelepon saya dari nomor 0818 01 1108. Ada tiga poin penjelasan.

1. Masa aktif nomor saya telah dikembalikan menjadi 23 Juli 2019. (Di dalam hati saya langsung berkata, “Sudah tahu. Kan beberapa hari lalu sudah diiinformasikan.”)

2. XL memberikan complimentary pulsaRp100 ribu dan saat ini sudah dimasukkan ke dalam nomor saya. (Ah… ini saya juga sudah diberitahu. Itu sih bukan complimentary melainkan menggantikan saldo pulsa yang hilang akibat nomor tiba-tiba dinyatakan hangus.)

3. Nomor saya dinyatakan hangus, walaupun masa aktif sebenarnya masih sampai Juli 2019, karena ada bug di sistem. (Di dalam hati saya berkata, “Wah… bahaya juga kalau ada bug seperti ini.” Walaupun kata petugas XL bug itu hanya menimpa nomor saya, terus terang saya meragukannya.)

Dengan mengacu kepada penjelasan terakhir customer service XL, permasalahan berarti dapat dianggap tuntas. Pesan saya kepada pengguna XL, tetaplah waspada dan rajin menyimpan segala bukti transaksi. Seandainya saya tak bisa menunjukkan tangkapan layar masa aktif nomor XL saya, saya menduga hasil akhirnya bakal berbeda.

49 thoughts to “Nomor XL Hangus, Padahal Masa Aktif Sampai 2019”

  1. Kalau memang ada ketentuan nomor tidak terpasang di HP sekian hari atau bulan maka akan hangus, seharusnya ada di syarat dan ketentuan.
    Kalau memang semestinya sudah hangus, seharusnya XL bisa menunjukkan data history.

    Saya sendiri tahun lalu sempat dirugikan (namun akhirnya telah diganti rugi) oleh XL.
    Saya beli paket internet baru. Paket lama seharusnya diakumulasi (sesuai S dan K) namun ternyata tidak.
    Yang saya lakukan adalah mencari aturannya di S dan K dan menanyakan ke CS apakah aturan akumulasi di website itu berlaku, sudah lengkap dan valid. CS menjawab valid, baru kemudian saya laporkan bahwa paket saya tidak terakumulasi.

    Jika saya langsung lapor, saya skeptis XL akan berikan ganti rugi.
    Jadi prosesnya saya balik, saya minta konfirmasi aturan detail dari CS baru kemudian membuat laporan.
    XL mengganti rugi dengan pulsa senilai paket awal meskipun sebenarnya paket yang awal sudah hampir habis kuotanya.

    Terkait menyimpan bukti-bukti, saya selalu waspada penuh ketika menggunakan XL maupun Indosat karena dalam kurun waktu tertentu, sering kena begal pulsa oleh layanan sampah (yang mereka sebut sebagai VAS).

    Saya juga sempat menggunakan kartu Halo sekitar empat tahun. Namun awal September kemarin saya tutup karena beberapa alasan, salah satunya praktik bisnis tidak adil di mana akses Netflix tidak segera dibuka.

    Maaf komentarnya jadi banyak ngawur.
    Hanya ingin memberikan testimoni bahwa saya belum menemukan layanan yang bisa digunakan tanpa perlu was-was.

    1. Saya yang no terpasang saja tiba tiba ada pesan, no anda masuk masa tenggang, padahal dalam seminggu sudah 2x isi pulsa, kalo xl gak percaya, chek ni no saya 085920012700,seminggu yang lalu saya baru complian, lihat durasi panggilan nya, krn jawaban yang muter muter.

  2. Saya pikir cuma saya aja masa aktif menghilang. Saya juga pernah mengalami kejadian serupa, Koh HSW. Tepatnya tahun lalu sekira bulan Oktober 2017 bahwa nomor XL saya seharusnya aktif sampai Januari 2018. Nomor juga jarang diaktifkan karena punya 4 nomor sedangkan hp cuma 1 (dual SIM). Persis sama, nomor XL saya kotakkan dulu karena jaringan internetnya semakin buruk. Begitu saya cek kembali (biasanya setiap bulan), masa aktif saya tetiba menjadi November 2017. Kemudian saya komplain dan dikembalikan ke Januari 2018, karena masih punya bukti SMS. Sebenarnya tak cuma ini komplain ke CS, masih ada kejadian lain yang aneh pula, seperti kuota habis dan makan saldo pulsa yang jumlahnya banyak hingga 0. Kuota habis tak ada notif sama sekali, baik SMS maupun app myXL. Komplain ke CS tak mau kembalikan saldo pulsa karena saya dianggap tetap salah karena tak pantau sisa kuota (bilangnya begitu), tak seperti operator-operator lain langsung dikembalikan. Saya menganggap kok makin lama XL ini semakin arogan sekali terhadap pelanggan. Akhirnya beli hp lagi dan nomor XL diaktifkan terus meski tanpa aktivitas SMS/call keluar, cuma sering pantau *123# kuatir beli masa aktif panjang nanti terulang kembali kejadian serupa.

  3. baru tau om, rincian 36rb itu 25rb pulsa 1rb adm 10rb ganti sim. kemaren ngurus kartu hilang juga segitu dan lupa tanya. sedangkan telkomsel kemaren ganti kartu hilang harus bayar 100rb untuk beli pulsa 100rb dan harus lanngsung beli paket internet/telp bulanan dari sistem mereka.

    xl di surabaya jelekkah om ? dijakarta bagus kok. tapi kemaren pulang kampung di semarang jga jelek.

    skalian tanya, budget under 3jt. rekomendasi hp apa ya ? kebutuhan sih gegas, batere awet, dan kamera cukup bagus. terimakasih.

    1. Pak Madsholeh,

      * Oh, saya tidak terkena biaya penggantian kartu SIM karena fisik kartu yang lama masih ada.
      * Iya, koneksi internet relatif kurang bagus, walaupun sudah lebih bagus daripada zaman dulu saat XL saya gusur sebagai nomor utama.
      * Xiaomi Redmi Note 5 varian RAM 4 GB Rp2,799 juta.

  4. Itu kejadian mirip sama yang saya alami, malahan saya gak pernah menyimpan no xl saya, artinya sedang normal saya pake, isi pulsa seperti biasa, tiba tiba ada pesan, “no anda dalam masa tenggang “akibatnya transaksi ke bank lewat phone banking gagal total, saya sudah tanyakan ke pihak bank, dan xl, dan jawaban dari xl sangat berbelit belit sampe pulsa saya hampir habis, yang aneh, masuk masa tenggang koq bisa nelphone, itu kejadian seminggu yang lalu, eh.. Sekarang berulang lagi (23/09/2018 sampai gak tau nie kapan benernya)
    Kalo pihak xl ragu silahkan chek nie no saya, 085920012700,bener gak seminggu yang lalu saya complain, dan lihat durasi saya nelphone krn disuruh menungu dan menungu lagi.
    Kalo gue mah gak mau ngucapin xl hebat, krn yang ada xl masih jauh dari hebat.

  5. Kalau saya pk xl tiba2 tiap hr kepotong tarif Internet 1000/KB pdhl sy pk wifi dirumah dan jaringan seluler pd hp sudah sy matikan logikanya klo jaringan seluler aktif sy akan selalu terpotong seribu untk setiap akses Internet perKB jika tidak menggunakan wifi.. tp ini hanya terpotong 1x setiap hr wlpn sy tdk dlm cakupan wifi. entah brp kali sy komplen ke cs gk ada hasilnya..terakhir marah2 cm dikembalikan pulsa pdhl sy gk minta itu cm minta diberhentikan yg memotong pulsa..

  6. Kejadiannya hampir mirip dengan saya, pd tgl 31 agustus saya mengisi pulsa di nomor xl untuk perpanjangan masa aktif, pulsa yang ada sekitar 145rban, tapi saya krg ingat karena sering jg saya gunakan menelpon, tgl 1 september pd saat saya mau membeli masa aktif tiba2 pulsa saya tinggal 30rb, kemudian saya tanyakan ke pihak xl via call center, dijawablah katanya terpotong menggunakan smule dan spotify. Dan oke, saya ingat memang spt nya digunakan oleh keponakan saya untuk mainan smule dan terpotong, karena saya tidak tahu berapa yg terpotong untuk berlangganan smule, kemudian saya mengecek ada sms dari 6006 untuk pembelian smule sekitar 13rban, yg kemudian saya komplain lagi via twitter, saya menanyakan hal yg sama tapi saya tambahkan kalo “terpotong smule hanya 13rban, kenapa pulsa saya bisa habisnya banyak!”. Kemudian saya minta record transaksi yg terjadi katanya tidak bisa diproses harus ke xl center terdekat. Okelah, pagi hari nya mumpung hari kecepit saya akhirnya ke xl center menanyakan hal yg sama saya tanyakan sebelumnya, dan jawaban nya sama!. “Mohon maaf kami tidak bisa memproses permohonan untuk meminta record transaksi”.
    Saya nanya dan nerocos sambil emosi muka sudah sampe merah, kok bisa dari ratusan ribu jadi tinggal segini, katanya ada pembelian smule, habis itu ketambahan spotify, suatu alasan yg tidak masuk akal untuk memotong pulsa sebanyak itu hanya untuk smule dan spotify, kalau bukan karena nomor saya nomor lama dan nomor ini dari jaman pack masih pake bungkus plastik kaca saya ngga akan pakai lagi, terus percuma juga saya kesini cuma mau minta track record transaksi buat pulsa saya yg hilang ga bisa juga ya sama aja, heran deh, kalo di bank kami minta rekening koran aja lgsg di kasi, cuma di xl konsumen datang sendiri minta track record ga diijinkan.
    Sudah cukup berurusan dg xl, kalau pas isi pulsa lgsg buat perpanjangan, dan semua langsung di scr cap, biar bisa jadi bukti, ini mungkin satu dari berbagai kasus xl, pulsa saya ngga seberapa yg terpotong, namun kalo bukan hanya satu atau dua tapi ratusan bahkan ratusan ribu pelanggan xl dg kasus yg sama, semoga xl bisa lebih memperbaiki kualitas. Dan berhenti memotong pulsa konsumen tanpa ada alasan, yg kemudian saat dimintai track record mengelak.

  7. Hal serupa jg pernah saya alami saat pake kartu IM3.. Sayangnya nmrx tidak bs diaktifkan lg pdhl nmr itu saya pake sejak awal saya pny HP thn 2005… Jawaban bernada PHP disampaikan oleh petugas.. Dan akhirnya saya merelakan nmr itu hangus.. Dan beralih ke operator lain..

  8. Axis apa sama ya dengan XL?
    Saya nggak pernah pakai XL.
    Tapi saya pakai Axis.
    Masalahnya Axis kan sudah dibeli XL.
    Namun Alhamdulillah sampai sekarang
    belum ada masalah dengan Axis.
    Semoga demikian seterusnya.

  9. Syukurlah kalau nomor lama akhirnya berhasil kembali, Om. Alhamdulillah XL di Lamongan malah paling bagus dibanding Indosat. Semoga lancar terus.

    1. Pak Rudi G. Aswanr,

      He… he… kalau diadu dengan Indosat, rasanya mau operator mana pun pasti menang deh. Belum ada yang mampu mengalahkan buruknya Indosat.

  10. Semoga bisa terselesaikan dengan baik ya Pak permasalahannya (saya sih hampir 100% yakin bahwa problem akan terselesaikan, mengingat siapa penulis blog ini hehehe).
    Hal yang lebih penting adalah: semoga setelah kasus penulis blog ini terselesaikan dengan baik, XL juga serius membenahi sistemnya, karena saya yakin yang mengalami kejadian semacam ini bukan hanya Pak HSW yang nan beken. Lebih banyak lagi orang-orang kurang beken yang akhirnya hanya bisa pasrah saja “menerima nasib” dirugikan oleh sistem XL. Jangan sampai kemudian timbul dugaan jelek bahwa kejadian-kejadian semacam ini bukan hanya kesalahan sistem komputerisasi semata.

  11. Nomor XL saya pun pernah mengalami hal serupa.
    Saya menggunakannya sejak tahun 2005 kartu xl bebas.
    Karena ada 2 kartu lain sehingga menjadi penghuni dompet sesekali dipasang untuk pengecekan setelah isiulang masa aktif.
    Menghubingi xl center untuk klarifikasi kartu xl saya yg dinyatakan tidak aktif.
    Tenyata semenjak ada peraturan dari menkominfo untuk registrasi ulang, kartu xl saya tidak di lakukan registrasi ulang.
    Mungkin itu permasalahannya….
    Trims..

  12. Sepertinya saya (lebih tepatnya asisten RT saya) juga mengalami kejadian serupa Om. Biasanya tiap bulan isi pulsa, nah minggu lalu waktu isi pulsa gagal melulu. setelah di cek ternyata sinyal XL nya udah gak ada…. Kalo ada banyak kejadian apa mgkn dari sistem nya ya Om….

  13. Sekarang nomor seharusnya dipermudah. nomor saya juga pernah hangus. Padahal kita registrasi sudah makin susah. Kenapa operator tidak memberi fasilitas setahun ya? Kalau alasana kenapa prabayar dan tidak ke pasca rasanya sudah jadi rahasia umum. Benefit pra-bayar lebih banyak dari pasca. Dan Pasca sering terjadi tagihan siluman yang pernah dialami dan juga akibat kesalahan anak-anak tanpa mau taunya operator.

    1. Pak Agung,

      Operator seluler kan bukan lembaga nirlaba. Kalau langsung diberi masa aktif setahun, pendapatan operator akan turun deh.

  14. Ko herry mau tanya kira2 hp yg baterai tahan lama, lumayan lancar dibuat main game, kamera lumayan bagus, menyediakan 3 slot (sim,sim, memory card) dan budget sekitar 3 jt kira2 ko herry rekomendasi apa ya? Kemarin sempat ngelirik xiaomi Mi A2 lite tapi ragu sama android stock dan kameranya… Menurut ko herry waktu towel2 apakah MI A2 lite kameranya lumayan bagus ko? Lalu apakah android stock itu enak ko pemakaiannya soalnya kemarin2 pakainya yg miui terus jd tidak pernah tau android stock…

    Terima kasih banyak ko

    1. Pak Steven,

      * Zenfone Max Pro M1.
      * Belum berani menyimpulkan. Saya kan cuma mencoba Mi A2 Lite singkat banget.
      * Enak kok. Bergantung selera sih.

  15. malam koh HSW yg selalu up2date
    pengalaman saya menggunakan XL dari edisi peterpan waktu itu msh 10 digit hingga sekarang.
    pernah pegang kartu xl 2 sekaligus- yg edisi xl bundling HP pernah suatu waktu kelupaan isi hingga akhirnya hangus..tapi…ga sampe panik karena posisi saya di jakarta barat cukup mudah mencari XL center – untuk pelayanan saya akui paling beda konsep dengan operator lain-klo sekarang bisa di sebut kekinian ,pelayanan dengan suasana santai tanpa nunggu lama untuk ganti sim card yg baru ( karena hilang / terblokir / hangus ).
    kekukarang nya operator XL beda dengan yang lain yang bila isi tenggang waktu mundur jauh. tapi xl tidak…jadi kita ga boleh lengah kelupaan cek masa aktif / tenggang….sedang punya koh Herry ajah yg jelas jelas beli masa aktif ajah bisa hanguss….masalahnya penuh pengorbanan untuk mempertahankan xl 10 digit ini yg jadi barang langka..

  16. Om HSW, mohon penegasan…
    jadi hangusnya nomer sampeyan itu dikarenakan bug di systemnya XL….
    bukan karena kebijakan baru XL, yang konon katanya ada kebijakan XL mematikan nomer secara otomatis bila nomer tersebut tidak aktif digunakan selama sekian periode, walaupun nomer tersebut masih dalam masa aktif..

  17. waduh, saya pengguna XL prioritas nih om,bayar tiap bulan lancar jaya,ngeri kalo smpe di datengi dept collector,sebenernya saya suka banget pke XL prioritas krna internetnya cepet..drpd indosat yang ketika di ajak bermain game online tiba2 4G mendadak mati…lama muncul kembali…itu sampai sekarang saya alami dan selalu kalo pakai indosat…

  18. koh,minta info alamat 3Store di area surabaya dan gresik di mana saja?.karena saya berencana menukar kartu Three saya yg lama dengan model NanoSim.terima kasih atas jawabannya.

  19. Apakah ini modus?
    Karena nomor indosat mertua saya juga seperti itu. Jika ingin diaktfkan harus bayar sejumlah uang, bisa dibayangkan jika 100 ribu orang yang terkena masalah ini maka lumayan juga. Apalagi pelanggan yang jutaan.
    Nah yang lebih menarik adalah kita tidak bisa dapat record pemakaian, entah karena SOP customer service atau masalah lain yang menurut saya agak disayangkan.

  20. “Mungkin” perusahaan d Indonesia aftersales hampir sama seperti ini, jika tidak diviralkan maka mereka akan diam atau menjawab seenaknya saja semua permasalahan yg datang (tidak disaring mana yg krusial). Beberapa diantaranya yg pernah saya alami:
    1) Pulsa Indosat tiba2 raib,
    2) JNE YES rasa Regular,
    3) Isi Pulsa di Elevania tidak masuk, bukan dikembalikan berupa uang tapi malah berupa voucher belanja,
    4) Kembalian berupa permen dan donasi uang tidak dikonfirmasi terlebih dahulu, (Karena Viral ini sudah berubah)
    5) FlashSale yg tiba2 ditolak dan uang dikembalikan (padahal sudah bayar)
    6) Kartu Telkomsel yg tiba2 berlangganan RBT dan sms zodiak
    7) Ekspedisi menyatakan rumah kosong, Padahal saya menunggu barangnya seharian.
    8) Akun wifi.id Indihome tiba2 penuh slotnya (padahal baru pakai 1 dari 5 slot).
    9) Bonus telpon ke operator lain 150rb dan telpon Sesama 3jt saya hilang (Sudah Solved dengan berkali-kali dan berbulan-bulan komplain)

  21. makasih koh atas sarannya, hal yang sama pernah saya alami pada bulan juni 2018 pada kartu Indosat saya dengan hasil nomer bisa kembali dengan pasca bayar paling murah 66 ribu, apalah daya saya mahasiswa dengan nominal segitu sangat besar hanya untuk pulsa bulanan (nelp & sms) karena untuk paket internet saya menggunakan provider lain. mau nggak mau saya harus ganti nomer dan merelakan nomer yang telah saya gunakan selama 8 tahun lebih.
    oh iya koh seumpama itu terjadi pada konsumen biasa (bukan penulis ataupun sejenisnya) apakah bakal ditanggapi “sebaik” itu? dengan catatan konsumen biasa tsb memuat keluhan dalam media sosialnya ataupun sejenisnya

    1. Pak Wisnu,

      Asalkan punya bukti kuat, mestinya akan ditanggapi dengan baik.

      Dalam kasus saya ini, awalnya XL juga tak mengakui lho. Ketika saya bisa menyodorkan bukti, mereka langsung berubah sikap.

  22. Hi, perkenalkan saya Maya. Saya juga pengguna kartu xl, saya juga heran kartu xl saya. Kartu saya aktif sampai tanggal 30 Oktober 2018, namun saya mendapatkan sms dari xl perhari ini sampai 3 kali yang menyatakan nomor xl saya sudah masuk masa tenggang, padahal kan masih aktif. Sedangkan no sim saya yang 1 nya lagi dengan provider yang berbeda baik” saja.

    1. Bu Icha,

      Pertanyaan yang sama lain kali cukup dikirimkan sekali. Kali ini masuk tiga kali lho. Sebagian sudah saya hapus.

      Secara umum XL masih lebih bagus daripada IM3, meskipun XL sebenarnya juga tergolong buruk.

      1. Maaf Om aku baru dalam dunia blog kaya gini
        Jadi aku kira klo pesannya ga muncul
        Itu belum masuk 🙁
        Terima kasih jawabannya Om
        Karena saya ada rencana mengganti provider dan yg akrab di sekitar saya memakai antara 2 provider trsbt

        1. Bu Icha,

          Oh begitu tho ceritanya. Di blog ini, pertanyaan Anda baru muncul saat pertanyaan itu saya jawab. Sengaja saya atur begitu untuk memastikan 99,9% pertanyaan masuk benar-benar terjawab. He… he… he….

          Mending XL deh.

  23. Barusan kena juga. Sisa pulsa sekitar 50rb lebih. Tiba tiba aja di hp sudah tidak ada jaringan. Dihubungi jawabnya periksa kembali nomor anda. Saya kebetulan lupa screenshoot masa aktif. Sudah hampir 10 tahun nomor ini menemani. Ya sudahlah makin menyusut kemampuan xl sekarang. Ini lagi otw ngurus ke xl center.

  24. Ko sorry mau tanya di luar topik, ko saya punya modem xl go, tetapi kenapa ya antara signal di ponsel yg sama-sama mengunakan kartu xl tetapi kekuatan signal berbeda. Xl go saya cuma dapat 1 bar signal sedangkan xl di ponsel 4 bar signal. Apa memang berbeda frekuensi ya ko ? Trims

    1. Pak Leo,

      Idealnya yang dilihat bukan jumlah bar sinyalnya, melainkan masing-masing gawai mendapat kekuatan sinyal berapa dBm. Di ponsel Android biasanya bisa dilihat di settings, about phone, status, lalu SIM status.

      Saya lebih menyarankan pakai acuan itu karena standar tampilan sinyal di tiap ponsel kadang berbeda. Anggaplah dua ponsel yang berbeda sebenarnya sama-sama mendapatkan sinyal 80 dBm. Di ponsel A, sinyal segitu dianggap setara dengan tiga bar. Sedangkan di ponsel B, sinyal segitu disetarakan dengan dua bar saja.

  25. Ko sorry mau tanya di luar topik ini, ko menurut anda pemakaian baterai dummy sehingga bisa di colok ke listrik terus terusan di modem aman nga? Trims

  26. saya malah baru beli sim card xl kemarin eh pas mau cek pulsanya malah gak bisa dan muncul tulisan seperti berikut “”‘max retry on post error action”” udah aku coba beberapa kali jangka waktu berjam jam masi muncul tulisab itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *