Nyaman dengan Layar Doff

Rekam jejak CSL dalam menghadirkan peranti android mulai patut diperhitungkan oleh pesaingnya. Ia terbukti sukses memasarkan Handroid Pad CSL Mi700 dan smartphone CSL Mi320. Kini CSL menawarkan Mi410 yang diposisikan di atas Mi320. Harga lebih tinggi, demikian pula spesifikasinya.

Mi410 dibekali layar sentuh kapasitif 4,1 inci beresolusi 800 x 480 piksel. Tampilan layar cenderung doff sehingga tidak menyilaukan mata. Layar yang relatif responsif itu mendukung multitouch dan “cubit-cubitan”.

Sepasang kamera dibenamkan ke peranti bersistem operasi android 2.2 alias froyo tersebut. Kamera utama beresolusi lima megapiksel, autofocus, dan dilengkapi lampu kilat. Saat dipakai memotret kulit kacang yang berserakan di meja, kamera itu sanggup merekam guratan kulit kacang dengan baik. Satu kamera lain, hanya VGA dan tanpa lampu kilat, berada di sisi muka.

Perekam video high definition 1.280 x 720 piksel, wifi, bluetooth, GPS, dan mendukung layanan HSPA 14,4 Mbps adalah sebagian spesifikasi lain Mi410. Peranti berprosesor Qualcomm Scorpion MSM8225-1 Snapdragon Family 1 GHz itu juga dibekali radio FM dan aplikasi Documents To Go.

RAM Mi410 berkapasitas 512 MB. Dalam kondisi masih segar, tersedia memori internal berdaya tampung 0,98 GB yang siap dioptimalkan pengguna. Kurang besar? Silakan menyelipkan kartu micro-SD ke slot yang tersedia.

Selama menguji pakai peranti berdimensi fisik 122 x 66 x 10 mm dan berat 143 gram itu, penulis tak menjumpai kekurangan fatal yang membuatnya pantas dicoret dari daftar rencana pembelian gadget. Hanya ada dua poin yang sedikit mengurangi daya tarik Mi410. Apa saja?

Pertama, tepat di bawah layar terdapat empat tombol sentuh. Dari kiri ke kanan, berturut-turut adalah tombol return/back, menu, home, dan search. Penempatan tombol return di paling kiri sebenarnya kurang lazim. Andaikan tombol return dan home di Mi410 bertukar posisi, penulis yakin mayoritas pengguna akan merasa lebih nyaman.

Kedua, lokasi lensa kamera Mi410 tampaknya kurang sempurna. Idealnya lensa itu digeser beberapa milimeter ke kiri. Dengan posisi sekarang, saat memotret, jari tengah tangan kiri pengguna berpotensi menutupi sebagian lensa.

Menurut penulis, Mi410 yang kini dijual di rentang harga Rp 2,3 juta hingga Rp 2,399 juta pantas dimasukkan dalam daftar belanja peranti android. Kesepadanan antara harga jual dan kinerjanya tergolong tinggi. Bila spesifikasi Mi410 dikomparasikan dengan merek global, sepintas ia hampir setara dengan Sony Ericsson Xperia X10 yang sekarang masih dibanderol Rp 3,799 juta.

8 thoughts to “Nyaman dengan Layar Doff”

  1. CSL Mi410 lebih unggul, kecuali untuk satu hal. Yaitu, pemotretan dalam jarak dekat. Hasil jepretan kamera LG Optimus One lebih oke.

  2. Sekitar satu hari, bergantung perilaku pemakaian. Kalau fungsi data dimatikan, bisa mendekati dua hari sih, Pak.

  3. Pak Herry, mau tanya kalau di sby, distributor resminya dimana ya?
    Kalau di WTC/Marina, toko apa yang sedia?
    Thanks

  4. Di WTC maupun Plasa Marina Surabaya ada banyak toko yang jual CSL kok.

    Master dealer-nya setahu saya G-Shop di WTC lantai 1. Nomor ruangannya saya tak hafal. Sekitar nomor 120-an. Ancar-ancarnya, masuk lewat lorong di samping Akar Daya. Di sisi kiri Bapak akan melewati Hallo Cell. Maju lagi. Di sisi kanan, sekitar 10 meter kemudian, ada G-Shop.

  5. mnrt sy kelemahan yg plg fatal csl mi410 adalah layarx suka mencet2 sendiri. Bs kebayang gmn sebelx waktu kt sms misalx, maux tekan huruf a eh ga tau napa layar mencet p atau hurup yg lain. Sempat pake csl mi410 sktr 6blnan.

  6. Pak Santoso,

    Selama beberapa bulan (tapi tak sampai enam bulan seperti Bapak), saya sempat pakai Mi410. Masalah di layar yang Bapak sebutkan kebetulan tak pernah saya alami.

    Apakah Pak Santoso waktu itu sempat membawa Mi410 itu ke pusat perbaikan resmi CSL?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *