Paling Optimal dengan Android

Meskipun tidak secepat ponsel, headset alias handsfree bluetooth sebenarnya juga terus berkembang. Munculnya headset bluetooth stereo i.tech Splash merupakan salah satu bukti nyata. Ada beragam sisi menarik yang bisa ditemukan di peranti tersebut.

Splash telah mengadopsi teknologi aptX yang diklaim mampu menghasilkan suara lebih jernih, setara dengan kualitas audio sebuah keping CD. Ia juga dibekali radio FM terintegrasi. Sehingga, pengguna leluasa memantau informasi terkini maupun menikmati aneka lagu terbaru.

Bukan hanya itu. Splash diyakini merupakan headset bluetooth pertama di dunia yang dapat menunjukkan status baterai, baik di iPhone maupun gadget Android. Pengguna iPhone tak perlu menginstalasikan aplikasi tambahan, sedangkan pemakai Android mesti menginstalasikan sebuah aplikasi dulu.

Hmm… berarti pengguna Android kalah beruntung dibandingkan pemilik iPhone dong. Eits, jangan cepat mengambil kesimpulan! Di satu sisi, pengguna Android memang tampak harus lebih repot. Namun, di sisi lain, pengguna Android bisa mendapatkan kenikmatan ekstra.

Pengguna yang memadukan Splash dengan gadget Android layak mencoba masuk ke Play Store. Carilah aplikasi berjudul i.Tech Splash bila memakai smartphone atau i.Tech Splash Tablet kalau menggunakan tablet. Unduh dan instalasikan aplikasi tersebut.

Berikutnya, hubungkan Splash dengan gadget Android via bluetooth. Sudah? Kini jalankan aplikasi i.Tech Splash. Beberapa detik kemudian, peranti Android yang digunakan otomatis memiliki empat fungsi tambahan. Yakni, mengetahui status baterai, mengendalikan radio FM, mengatur volume, dan mengaktifkan voice SMS di Splash langsung dari ponsel atau tablet.

Kondisi baterai Splash dapat dipantau dengan memperhatikan gambar pria pengendara motor air (water bike) yang tersaji di layar gadget. Bila si pria masih segar, berarti daya baterai Splash masih penuh. Ketika wajah pria terlihat pucat keunguan, hal itu bermakna daya baterai tinggal 20 persen. Baterai Splash harus segera di-charge kalau hiu ganas telah memangsa pria tersebut.

Berkat aplikasi i.Tech Splash pula, pengguna tak perlu lagi tebak-tebak buah manggis kala mendengarkan siaran radio FM. Frekuensi stasiun radio FM yang sedang diputar muncul di layar. Mengubah dan menyimpan daftar stasiun radio FM yang disukai juga dapat dilakukan dengan mudah.

Sementara itu, pengaturan volume bisa dipantau lewat layar yang memperlihatkan sepasang pria-wanita duduk santai di pantai. Semakin banyak jantung hati atau bunga, berarti semakin tinggi pula tingkat volume.

Kala mencoba Splash, langkah pertama yang penulis lakukan adalah mengisi ulang baterai peranti itu. Kabel bawaan penulis tancapkan ke bodi headset bluetooth dan port USB laptop. Sayang, Splash memakai konektor proprietary, bukan micro USB yang lebih universal.

Setelah baterai penuh, secara bergiliran penulis memadukan Splash dengan Nokia Asha 302, Nokia X2-02, Motorola Defy XT, dan Motorola RAZR XT910. Harus bergantian karena Splash bukan headset bluetooth multipoin yang dapat simultan terhubung ke lebih dari satu peranti. Penulis bisa bertelepon, memantau radio FM, dan mendengarkan koleksi musik yang tersimpan di ponsel dengan baik. Suara terdengar relatif prima.

Tahapan berikutnya mencicipi Splash lewat aplikasi Android i.Tech Splash. Aplikasi itu mensyaratkan peranti Android yang dipakai minimal bersistem operasi versi 1.6 alias Donut. Sepasang gadget Motorola yang penulis gunakan telah mengadopsi Android 2.3 alias Gingerbread. Jadi, mestinya memenuhi kriteria.

Meskipun sudah terkoneksi via bluetooth, aplikasi i.Tech Splash di Defy XT menganggap Splash belum terhubung. Hampir dua jam penulis mengutak-atik, namun tetap gagal. Penulis lalu beralih ke RAZR XT910 dan langsung berhasil. Tetapi, karena resolusi layar ponsel itu bukan 240 x 320, 320 x 480, atau 480 x 800 piksel, di sekeliling tampilan menu i.Tech Splash terdapat bingkai hitam.

Splash hadir dengan warna dan corak grafis yang terinspirasi suasana pantai. Paket penjualannya termasuk headset stereo, headset mono, kabel untuk mengisi ulang baterai, dan kantong yang tahan cipratan air. Harga jualnya bervariasi, mulai Rp 565 ribu hingga Rp 595 ribu.

Satu informasi tambahan, peranti itu sebenarnya bernama lengkap i.Tech Splash Clip Music 802. Namun, supaya tidak rancu dengan i.Tech Clip Music 802 yang beredar lebih dulu, ia lebih sering disebut i.Tech Splash saja. Jangan sampai salah beli ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *