Pasang Kartu tanpa Lepas Baterai

Setelah resmi kembali hadir di Indonesia, seluruh ponsel Alcatel yang beredar praktis membidik pengguna pemula dan menengah. Ponsel Android 3G Alcatel One Touch 906 menjadi tipe termahal. Harga jualnya kemarin Rp 999 ribu.

Sekarang Alcatel menawarkan gadget untuk segmen berbeda. Wujudnya berupa Alcatel One Touch T60. Tablet bersistem operasi Android 2.2 alias Froyo itu dibanderol Rp 2,999 juta.

Beragam sisi menarik penulis jumpai di T60. Paket penjualannya telah termasuk leather case dan kartu microSD 2 GB. Dengan demikian, pengguna tak perlu mengeluarkan dana ekstra untuk membeli “baju” pelindung bodi.

Tampilan fisik peranti tersebut juga cukup mewah. Di sekeliling layar ada bingkai krom yang mengilap. Permukaan sisi belakang peranti bernama lain One Touch Wind itu cukup kasat. Sehingga, tablet seharusnya takkan tergelincir saat dipegang oleh pengguna.

Prosesor 1 GHz, memori internal 8 GB, dan dibekali baterai lithium 3.000 mAh yang mudah dibongkar pasang menjadi sisi menarik lain T60. Pengguna dapat menyelipkan kartu SIM maupun microSD tanpa perlu melepaskan baterai.

Sesaat setelah T60 dinyalakan untuk kali pertama, penulis masuk ke menu SD card & Device storage. Kapasitas local disk yang dapat dioptimalkan tercatat 6,4 GB, sedangkan daya tampung internal device storage 845 MB.

Untuk menemukan ikon aplikasi tertentu dengan cepat, pengguna tinggal menyentuhkan jari ke sisi paling kiri layar sentuh kapasitif T60 yang berukuran tujuh inci. Berikutnya, gerakkan jari ke atas atau bawah untuk menemukan huruf awal aplikasi atau menu yang dicari. Misalnya, saat ingin mengakses Gmail, berhentilah di huruf G.

T60 dapat dipakai bertelepon, ber-SMS, dan tentu saja berinternet. Supaya tak seperti bertelepon memakai nampan, selain memakai speaker phone, pengguna dapat memanfaatkan handsfree berkabel maupun bluetooth. Untuk berinternet, pengguna bisa mengoptimalkan konektivitas Wi-Fi maupun layanan HSDPA yang ditawarkan oleh operator GSM.

Di bagian bawah tablet terdapat beberapa konektor. Salah satunya, konektor micro USB yang berfungsi sebagai penghubung charger maupun kabel data. Mengacu pada deretan konektor yang tersedia dan menu di T60, tablet itu tampaknya bisa dihubungkan ke televisi. Namun, karena kabel penghubung tidak ditemukan di paket penjualan, pengguna harus membelinya terpisah. Entah di mana.

Sepasang kamera dibenamkan ke T60 yang berdimensi fisik 196,9 x 118,9 x 13,3 mm dan berat 430 gram itu. Kamera di bagian belakang beresolusi tiga megapiksel, sedangkan kamera muka hanya beresolusi VGA. Keduanya tanpa autofocus maupun lampu kilat.

Kalau mau, pengguna dapat memfungsikan kamera itu sebagai perekam video. Ada satu kejanggalan yang penulis temukan. Kala kamera diatur untuk menghasilkan rekaman video 640 x 480 piksel, pilihan itu tertulis sebagai QCIF. Padahal, resolusi video sebesar itu termasuk VGA. Kalau benar QCIF, resolusi video seharusnya 176 x 144 piksel saja.

Sisi minus T60, menurut penulis, ia tak dapat dipaksa selalu berada di jaringan 3G. Resolusi layar yang cuma 800 x 480 piksel tergolong rendah untuk sebuah tablet tujuh inci. Performa kamera yang tidak mengesankan turut mengurangi daya tarik tablet tersebut. Betapa pun, dengan memperhatikan harga jual, spesifikasi, dan kinerjanya, T60 masih pantas dikategorikan sebagai tablet Android yang layak beli.

8 thoughts to “Pasang Kartu tanpa Lepas Baterai”

  1. NFS dan Asphalt 6 tak pernah coba. PES itu apa ya, Pak? Yang pernah coba Raging Thunder Lite dan bisa berjalan lancar.

  2. Suhu….. mau tanya itu alcatel bagus ga sih kok saya beli Alcatel One Touch 906 dua kali bermasalah, yg pertama setiap terima telpon setelah beberapa detik selalu mati, kemudian sudah saya tukar dengan yang baru juga ada masalah, kadang mati karepe dewe, kalau sudah mati minta cabut batere baru hidup lagi…. Thanks Suhu….

  3. Pak Jefri, sejak pertengahan 2011 sampai sekarang, saya sudah mencoba beberapa tipe ponsel Alcatel. Menurut saya, secara umum cukup bagus.

    Saya juga pernah mencoba Alcatel one touch 906 dan tidak mengalami kejadian seperti yang Bapak paparkan. Boleh tolong diinformasikan di kota mana Bapak berdomisili? Plus, nomor HP-nya sekalian. Saya coba teruskan kepada pihak terkait. Dua info itu harap diketikkan di bagian mail saja, Pak. Biar nggak bisa dilihat orang lain.

  4. Mlm pak…sy br beli alcatel t60. Br sy bl tgl 31 des kmrn. Lambat banget pak sering ngehang…waktu browsing kdg ada tulisan terlalu bnyak pengarahan server… Terus ga semua aplikasi bisa jln. Kl download aplikasi kdg ada tulisan perangkat tidak memadai. Kalaupun bisa download apk nya ga bs dibuka dan tab lgs ngehang… Leather case nya jg rapuh bgt udah sobek lg… Kira2 itu knp ya pak? Sy pk 3 dan tmbh memori ext 16 mb.
    Ma kasih pak…

    1. Bu Dewi,

      Apakah yang Anda maksud tablet Android Alcatel onetouch T60? Kalau iya, tablet itu beredar resmi di sini lima tahun lalu. Spesifikasinya untuk ukuran saat ini sudah sangat ketinggalan zaman. Wajar kalau lambat banget.

      Memorinya juga kecil. Anda hanya bisa menginstalasikan beberapa aplikasi tambahan ke ponsel itu. Ukuran aplikasinya pun tak boleh terlalu besar.

      Leather case rapuh dan mudah sobek karena sudah tersimpan selama lima tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *