Pengalamanku Bersama XL

Hari ini, 4 September, adalah hari pelanggan nasional. Bulan depan, 8 Oktober 2008, kebetulan XL merayakan ulang tahunnya yang ke-12.

Sebagai pengguna XL, tak ada salahnya kita memberikan bingkisan untuk operator GSM yang sedang naik daun itu. Wujudnya dengan membagikan pengalaman Anda selama menikmati layanan XL.

Ketikkan pengalaman mengesankan maupun “mengesankan” Anda bersama XL di bagian bawah halaman ini. Semua yang Anda ceritakan harus mengacu pada pengalaman pribadi yang terjadi antara 1 Agustus 2008 sampai saat ini. Tidak boleh menceritakan pengalaman orang lain, apalagi yang berdasarkan “katanya”, “kata orang”, “konon”, dan sejenisnya.

Di bagian akhir cerita Anda, jangan lupa sebutkan nama asli dan kota domisili. Misalnya, Herry SW dan Surabaya.

Saya sediakan lima paket merchandise untuk lima orang partisipan yang mampu berbagi cerita dengan runtut, enak dibaca, dan memikat. Ongkos kirim saya tanggung, asalkan partisipan yang beruntung itu tinggal di Indonesia. 🙂

Setiap orang boleh mengirimkan lebih dari satu cerita yang berbeda. Bila ada lebih dari satu cerita yang masuk dalam “daftar lima besar”, satu di antaranya akan saya keluarkan dari daftar “pemenang” dan digantikan urutan selanjutnya.

Seluruh pengalaman yang disampaikan akan saya teruskan kepada petinggi XL. Hitung-hitung untuk kado ulang tahun.

Saya tunggu cerita rekan-rekan sampai Senin, 8 September 2008 pukul 20.00 WIB. Lima partisipan yang mendapatkan paket merchandise berisi aneka suvenir akan saya umumkan paling lambat pada Rabu, 10 September 2008.

Ssst… kalau ada yang mau menyumbang hadiah juga boleh lho. Silakan japri saya. Btw, agar lebih gimana gitu lho, dalam kesempatan kali ini tidak menerima sumbangan hadiah dari operator seluler mana pun. 😀

24 thoughts to “Pengalamanku Bersama XL”

  1. saya pengguna XL udah sekitar 2-3 tahun ini. Ketika itu di ITC fatmawati ada sale untuk nomer perdana, akhirnya menemukan sebuah nomer yg cukup cantik dan cocok untuk saya.

    kemudian saya pindahkan ke Xplore, pada saat itu saya cukup puas dengan layanan dari XL ini… setelah beberapa bulan muncul pake layanan internet kuota 250mb. kembali saya mendaftarkan….

    namun selang setahun berjalan… nomer saya sering bermasalah, tak ada sinyal, mau telepon gak bisa…even sinyal penuh. duh sungguh merepotkan, saya kemudian komplen ke CS via hp…dan hanya mendapatkan jawaban yg tidak pasti sampai liwat 3 bulan kemudian masih seperti ini jg…

    saya putuskan untuk mengganti kartu ke XL Center terdekat, sekali lagi saya berikan keluhan saya… kenapa kartu saya seperti ini ? padahal saya pelanggan Xplore, yang seharusnya mendapatkan pelayanan lebih baik dari pada xl bebas toh….

    saya minta tukar kartu, dan tidak diberikan jawaban yang memuaskan.. sejak saya migrasi dari xl bebas tidak pernah tukar kartu. hingga saat ini masih saya pakai dan masih sering mengalami gangguan… yang dimana XL tidak pernah mau menanggapi keluhan customernya dengan serius…bisakah diperbaiki layanan untuk customer ??? jangan cuma iklan yg dibanyakin, pelayanan juga donkkkk………

    regards
    Johan

  2. XL ya…., saya menggunakan Xplor -nya, utk voice selama ini sih tidak ada masalah yg cukup berarti, terlebih saya juga jarang ber-voice ria, paling SMS
    Cuma….saya mengambil pake data/internet ,MegaData dgn kapasitas 250Mb/bln dgn biaya Rp 99rb/bln. Mengapa saya mengambil paket data ini, karena saya senang dan sering menggunakan internet di Hp, baik itu browsing2, download2 dan tentu saja e-mail.
    Tetapi sayang-nya , paket ini jarang saya pakai karena lambat-nya speed internet , padahal seingat saya dulu sebelum ada 3G, masih GPRS masih cukup Ok utk mengecek email, tetapi sekarang yang bukan 3G lagi, tetapi HSDPA…malah lebih lambat, padahal saya menggunakan Hp 3G, bahkan pernah beberapa kali menggunakan Hp 3,5G alias HSDPA.
    Lagi2 saya juga bingung, XL ini HSDPA di mana yah, saya sudah coba beberapa kali di daerah pusat/segitiga emas seperti di Senayan, tetapi tidak mendapatkan sinyal HSDPA, sedang di waktu yg sama dgn operator lain…langsung full sinyal HSDPA, ditandai di Hp saya dgn logo “H” , bukan “3G” lagi
    Padahal, 3G asalkan dengan mendekati real tehknis speed-nya, sudah sangat mencukupi utk saya pribadi

    Akhirnya bulan kemaren saya menutup paket MegaData saya yang boleh dibilang sudah cukup lama, hampir pertama kali paket ini di launch

    Kedepannya yg bukan berarti tahunan, kalo bisa dlm bulan ini, data/internet XL di perhatikan lagi, jangan hanya voice saja, memang mungkin layanan data ini masih sangat kecil dibanding voice, dan spt saya juga pemakaian hanya di Hp, bukan utk PC dgn download unlimited, bahkan saya mengharapkan ada paket yg lebih kecil/ringan, spt Rp 50rb dgn memperoleh data sebesar 150Mb 🙂 , tetapi tetap dgn layanan yg prima, 3G ya speed sesuai dgn yg seharus-nya 3G, apalagi 3,5G yg dikatakan bisa 3,6Mbps, tdk perlu full, cukup 2-3Mbps minimal saja, sudah sangat baik….

    Apakah saya hanya bermimpi ?

    Salam,
    Justinus
    Jakarta

  3. Pro XL – Bening
    Begitulah iklan awalnya dan membuat saya memakaian.
    Awal coba coba saya membeli perdana sama orang yang jualan di jembatan penyeberangan, dan akhirnya saya pindahkan ke xplore setelah saya merasa puas dengan pelayanannya.
    Bahkan saya menambahkan lagi satu xplore untuk layanan blackberry.
    Beberapa saat yang lalu XL keliatannya didera problem system yang mengakibatkan 2 nomor XL saya tidak bisa menerima panggilan dari luar padahal sinyal penuh, saya sampaikan keluhan ke CS dan mereka menanggapin setiap keluhan kita walaupun kadang solusinya itu itu saja.
    Tapi kadang kita tanyakan lagi ke cs apa ada gangguan di jaringan dan mereka mengiyakan, itu membuat saya salut karena berani mengakui akan adanya gangguan atau kerusakan dan itu merugikan berjuta juta pelanggan.
    Berusaha sabar itulah kunci terahkir, setiap operator punya kelebihan dan kekurangan masing masing.
    Semoga XL semakin berbenah diri dengan seiring bertambahnya umur.

    Terimakasih
    Joko W
    Jakarta

  4. Nomor XL dengan nomor cantik (menurut pribadi sih hehehe..) saya dapatkan ketika masih bertugas di batam dengan apply xplore. Karena sudah pindah ke jogja dan ditimang-timang ternyata promo xplore tidak sebanyak bebas, dengan sempat ada sedikit perbedaan pendapat akhirnya nomor kesayangan berubah menjadi bebas terhitung tanggal 11 agustus 2008

    Kecewa karena ternyata bea sms kena 350/sms ?
    Karena nomor lebih sering digunakan untuk sms, mencoba untuk melakukan pindah promo menjadi “sms semaumu” via *878# seperti yang sering lihat di tv, radio, flyer, spanduk, baliho.
    Namun apa daya belum bisa, karena syaratnya adalah nomor yg aktif mulai tanggal 8 agustus 2008. Walau nomor saya dimigrasi tgl 11 agustus, tetap tidak berhak mendapatkan promo tsb…*kelu*

    Beberapa hari kemudian lagi-lagi melihat iklan tv dengan tulisan “berlaku untuk semua nomor xl prabayar lama dan baru”!! Wah kabar gembira nih….buru-buru melakukan registrasi dengan *878# dan mendapat jawaban yang kira-kira bunyinya seperti ini : “mohon maaf nomor anda tidak dapat diproses, silahkan mencoba lagi”
    Seharian coba lebih dari 5x namun tetap tidak bisa. Begitu terus hingga 2-3 hari. Akhirnya nomor dikeluarkan dari hp dan disimpan dengan rapi dikotak simcard *kelu* (untuk yang kedua kalinya).

    Setelah 1-2 hari coba lagi deh…siapa tahu sudah bisa kali ini. Mungkin karena banyak yang registrasi, jadi penuh di server kira-kira begitu sisi positif saya berkata ?
    Dan kali ini mendapat jawaban yang kira-kira bunyinya seperti ini : “mohon maaf nomor anda tidak dapat diproses, silahkan mencoba ESOK HARI”
    Woooww…ada perasaan senang karena xl telah meng-update informasi gagal proses, sekaligus tidak senang karena kali ini ditegaskan coba besok lagi yang artinya “ga usah dicoba lagi kirim hari ini ya mas…cape tau balesnya” hehehehe…
    Kali ini sisi negatif saya yang bekerja *kelu* (untuk yang ketiga kalinya)

    Tanggal 3 september 2008 walau milis sangat ramai mengatakan xl sedang tidak fit, dicoba lagi aahh…mana tahu sudah minum obat dan sudah sembuh (walaupun agak pesimis juga sih…hehehe..)
    Kali ini mendapat jawaban yang berbeda, kira-kira bunyinya seperti ini “proses registrasi sedang diproses, silahkan menunggu sms konfirmasi layanan sms semaumu”
    Waaahh…hebat euy…berhasil…berhasil (sambil bergoyang ala Dora). Eitss…tapi ntar dulu…kan disuruh nunggu sms konfirmasi? Bisa aja ga berhasil…*menghela napas*
    Ya wislah dengan naik motor kesayangan, pulang aja…kebetulan saat itu sedang dilapaknya teman (ga penting ya?? hehehe)

    Sesampainya dirumah mendapat sms dari nomor 87823. Kali ini tidak mengira-ngira isi smsnya karena masih tersimpan di inbox “Selamat Mulai saat ini, Anda bisa nikmati Tarif Murah SMS semauMu ke semua operator. Info lebih lanjut ketik *878#”
    Wah beneran berhasil euy…bergoyang lagi ah seperti Dora…berhasil…berhasil…
    Biar aman cek dululah statusnya di *878# dan memang sudah SMS semaumu. Mantaaaabbb!!!!

    Selanjutnya sms teman dulu aaahhh…kebetulan dia pakai xl…mau pamer kalau nomor saya sudah jadi sms semaumu karena teman juga kesusahan hehehe…gile jahat bener ya temen kesusahan malah dipamerin ?
    Namun apa yang didapatkan? “Sending Failed Unknown Recipient” WHAT???
    Bagaimana mungkin unknown recipient? Wong teman cuma punya 1 nomor xl dan sudah tersimpan lama di address book dan sering smsan.
    Coba deh kirim ke teman lain yang pakai xl…lha kok sama?
    Sekarang coba deh kirim ke nomor saya yang lain tapi beda operator….tetap unknown recipient.
    Aduh XL….SemauMu lah (nomor) saya mau diapain…..*kelu* (untuk yang keempat kalinya…sampai 5x saya beri bonus payung cantik)

    Bowo – jogja

  5. XL- setia mendampingi dalam suka dan duka, dalam connect dan disconnect…..

    pertemuanku dengan si XL terasa baru terjadi kemarin hari, dan pertemuan itu terjadi secara tidak sengaja.

    Tadinya saya berhubungan dengan Operator Lain sebut saja Indosat. Cuman beberapa tahun yang lalu,tepatnya 5-6 tahun lalu, dimana godaan dari operator lain terasa begitu menggoda sedangkan hubunganku denngan Indosat terasa hambar. Pulsa-nya mahal ( kala itu), isi cepek ceng (langsung habis), kemudian tidak ada promo apapun. Sampai akhirnya aku bertemu dengan operator lain, yaitu telkomsel yan kala itu si Kartu As begitu seksi nan menggoda dengan gratis sms-nya. Tak pikir panjang, langsung saya “dua”kan si Indosat secara diam2. Pagi sampai sore dengan Indosat, kemudian malam hari berganti ke si Kartu As. Cuman yah namanya cuman hasrat bukan cinta sebenarnya, hubunganku berlangsung tidak lama. Begitu si kartu AS bagiku tidak “seksi” lagi alias tidak gratis lagi, langsung saya putusin si kartu AS tanpa ba-bi-bu.

    Tapi saya lupa…selama ini sewaktu saya berkencan trus dengan si Kartu AS, ternyata saya lupa dengan kehadiran si Indosatku, ternyata doi sudah ngambek dan memutuskan aku secara sepihak dengan cara : kartunya sudah hangus gara2 lupa isi pulsa dan sudah lewat tenggang waktu”.

    Wah sedihnya bukan mainnn. Bingung mau kemana lagi. rasanya mau bunuh diri saja (banting HP), cuman sampai saya ketemu dengan XL ( yang sekarang sudah menjadi “pendampingku”. Awalnya pun saya dikenalin lewat teman ( blind date), dikasih kartunya, waktu itu si XL panggilannya adalah Jempol. Mukannya pun tidak cantik ( nomornya ngasal.com) tapi yang penting dia baik hati dan tidak pelit ( gratis sms 100 kali/hari).

    Awal pertemuanku dengan si Jempol kemudian berlanjut menjadi hubungan yang lebih mendalam ( mulai inform ke teman2 kalo nomorku sekarng pake xl). Walaupun kadang2 pada malam hari saya masih suka kepikiran ama Indosat. Bagaimana kabarnya indosat sekarng? koq ga pernah ada berita lagi, ga ada promo2 gitu.

    Nah, tak dinyata, hubunganku dengan xl berjalan dengan seiringnya jaman, sampai suatu saat si Jempol mengatakan hal yang sangat menyakitkan. Kayanya mulai hari ini hubungan kita sampai di sini saja. Aku ( si jempol) oleh orangtuaku (xl maksudnya) tidak mengizinkan lagi. Aku mesti mencharge tiap kali kamu sms ( Rp.99/sms kalo ga salah).

    Wah bak petir di siang bolong. Tak mampu berkata apa2, emang si Xl itu begitu yahh? Di saat hatiku sedang berbunga2 dengan Jempol, tega nian engkau menghancurkan diriku ( ala Afgan).

    Tak putus asa, beribu caranya mesti aku dapatkan kembali hati si Jempol, sampai suatu hari temanku berkata, “napa ga diupgrade aja lagi jadi Bebas, ntar masih gratis koq smsnya). Wah komitment yng sangat besar bagiku. Maklum baru wisuda, trus baru dapet kerjaan setelah nganggur hampir satu tahun), akhirnya saya bulatkan saja tekadku. Takut sakit hati dengan Indosat terjadi lagi, akhirnya akupun mengajak si Jempol untuk berganti menjadi si Bebas.

    ” Saya nikahkan anda dengan si Bebas”,begitu kata2 begitu terucap dari customer service-nya XL center di mall puri indah, langsung hati2 berbunga2. Maklum pengantin baru, langsung saya dan si jempol ( sekarng uda menjadi si bebas) mencoba segala posisi (maksdnya sms, hehhee).

    Well, memang kata orang itu benar ( kate sapeee), Kalo manisnya cuman di awal, badai pun segera menyerang bahteraku dengan si Bebas. Cuman koq makin lama aku makin ga sreg dengan sikap si Bebas setelah menikah denganku.

    Memang si Bebas masih tetap saja seperti dulu ( gratis sms) cuman itu lho. ortu-nya ( si XL) selalu saja bermasalah denganku. Susah ditelepon cust. servicenya (818), sampai telp yang sering tidak bisa call out, memang benar2 sangat menyiksa. Sangat berbeda dengan awal2 masa pacaran).

    Tapi sekarng uda terlambat. Nama si Bebas sudah tercetak di kartu nama kerjaan. Kemana2 orang selalu tau kalo si Bebas sudah menikah dengan saya. Mau putusin sudah terlanjur married. Akhirnya saya pun hanya bisa pasrah setiap malamnya, apalagi sekarng promo si luna maya ( sepupu jauhhnya) yang bilang gratis telp. iyalah gratis telp, lha wongg ga bisa nyambung kalo mau telp…..

    Sekarng nasi sudah menjadi bubur. Hubunganku dengan si XL binti Bebas hanya sebatas formal saja, malamnya sudah pisah ranjang. Hatiku memang sakit menerima perlakuan si XL dan si Bebas sehingga curhatanku dapat menjadi bahan pertimbangan teman2 jomblo yang sedang mencari tambatan hati..

    Tetapiiii…lebih sakit hati lagi kalo aku ga dimenangiinnnn hadiahhh. Pedihhhh hatiku melihat yang lain yang menang, hahahahhha.

    salam curhat,

    Kenny
    Jakarta, 4 September 2008.
    0818-082287** ( nama dirahasiakan, kasian ntar si XL)

  6. singkat aja. saya pakai XL sejak puasa thn lalu. kalo ga salah ada promo tarif murah all day long ke sesama XL. memang terbukti sih, saya nelpon teman di Surabaya selama kurang lebih 15 menit cuma 1300an pulsa yg terpotong. Jadi saya keep terus terutama untuk nelpon ke sesama XL.
    Cuma 3 bulan belakangan ini lebih sering drop call ya. Lalu tarif yg kebanyakan syarat dan ketemtuan berlaku bikin jatuhnya lebih mahal. Jadi lagi jarang dipakai.
    Pesan saya: kualitas jaringan diperbaiki dong, supaya ngga sering drop call.

  7. Thanks XL.
    Tanggal 1 Agustus 2008 lalu saya mengantar istri ‘kulakan’ baju pesanan beberapa pelanggan. Seperti biasa saya kalau mengantar, saya mampir di toko langganan penjual baju jas dan celana schouler dan lawell. Harga lumayan miring dari harga aslinya hingga 70%. Bukan tembakan atau palsu, hanya saja barangnya ada cacatnya atau juga sudah lama tidak terjual. Dan ini salah satu kesenengan saya mengapa saya mau saja mengantar istri ke JMP Plasa Surabaya. Karena saat itu haru Jum’at dan waktu sudah pukul 11.30 segera saja saya mencari masjid untuk shalat Jum’at. Setelah berwudhu di lantai bawah dekat parker, saya dengan beberapa orang dengan tujuan yang sama berangkat menuju masjid yang terletak di depan JMP. Ternyata masjid tersebut terletak didalam gedung tepatnya di dalam ruangan. Pantas saja dari luar tidak terlihat sama sekali aktifitas persiapan shalat Jum’at.

    Dengan terkantuk-kantuk saya mencoba mengikuti khutbah Jum’at. Namun mata ini tidak tertahan lagi hingga saya tertidur beberapa menit. Kaget saya terbangun karena jamaah di sebelah saya menyenggol. Dan tidak beberapa lama khutbah Jum’at selesai dilanjutkan dengan shalat Jum’at. Lumayan juga bacaan imamnya. Makroj huruf dan tajwid sesuai dengan kaidah. Setelah selesai shalat sunnah ba’da Jum’at segera saya susul istri yang menunggu di toko tempat kami ‘kulakan’. Saya berniat melihat sms yang masuk selama menjalankan shalat Jum’at. Karena hp saya pindah ke silent mode jadi saya tidak tahu ada sms masuk atau tidak.

    Betapa kagetnya saya, hp saya tidak ada ditempatnya. Saya coba cari dibagian dalam tas. Tetap juga tidak ada. Saya coba panggil nomor saya dari hp saya yang lain, malah yang keluar mailbox. Astaghfirullah. Sepertinya saya kecopetan. Hp Siemens saya ternyata tidak mau ikut saya lebih lama lagi. Saya hanya berfikir, bagaimana caranya mendapatkan nomor yang ada di hp tersebut. Karena nomor tersebut sudah banyak mengenal. Selain itu nomor tersebut tergolong nomor cantik.

    Setelah saya sampai ditoko tempat istri saya menunggu, saya ceritakan musibah ini dan saya mencoba mengurus simcard saya yang ikut terbawa di hp itu. Terbayang birokrasi yang panjang dan ‘mbulet’, karena saya belum sama sekali kehilangan simcard. Dari pada menduga-duga, sepulang dari JMP Plasa saya segera mampir di XL Center jalan Pemuda.

    Setelah mengambil nomor urut tunggu, akhirnya beberapa saat kemudian saya dipanggil menghadap customer service. Saya ceritakan semua musibah yang menimpa hp saya. Customer tersebut meminta nomor yang hilang itu dan mencoba mencek pemilik nomor itu. Tentu saja tidak sesuai dengan nama saya karena saya membeli nomor tersebut tangan kedua. Lalu customer tersebut meminta nomor yang sering dipanggil melalui nomor yang hilang itu, tidak hanya nomor, nomor yang saya sms juga bisa.

    Nomor-nomor yang saya tulis diform kehilangan dicoba dicocokan dengan billing.

    Alhamdulillah. Semua nomor-nomor yang saya tulis cocok dan saya diminta mengganti simcard yang baru sebesar Rp. 18.000,-. Custumer tersebut mengatakan nomor dapat dipakai 1 jam ke depan.

    Esok paginya saat saya ikut taklim Abi Ihya’ saya mencoba mengaktifkan nomor lama dengan simcard yang telah diganti. Alhamdulillah, nomor tersebut sudah dapat dipakai. Tentu saja semua nomor-nomor yang tersimpan, sms yang masuk dan juga catatan-catatan yang ada di kalender tidak ikut kembali. Itu semuakan ikut tersimpan di hp yang di ambil pencopet.

    Terimakasih XL nomor saya sudah kembali, sekali lagi terimakasih XL.[]

  8. Saya pengguna XL Xplor. Kebetulan kantor saya berada satu gedung dengan XL Business Solution Division.

    Aneh bin ajaib, sinyal XL di HP saya ada, kadang penuh, kadang setengah, tetapi tidak bisa dihubungi oleh rekan-rekan saya. Saya pun tidak bisa menggunakan untuk outgoing call. Bahkan untuk SMS, sering harus diulang karena sering gagal. Dan lucunya, apabila saya turun ke lobi, secara beruntun, baru masuk sms-sms yang dikirim rekan saya. Saya pernah menghubungi CS XL, saya malah disarankan mematikan HP saya, menunggu 5 menit, kemudian dinyalakan lagi. Sayangnya ini tidak menyelesaikan masalah sampai sekarang.

    Untung saja, XL Xplor bukan nomor utama saya. Bisa dibayangkan, betapa kacaunya saya di mata klien, karena nomor saya tidak bisa dihubungi.

    Padahal saya telah memiliki nomor ini sejak tahun 1998.

  9. Jumat 15082008,

    Pulang kantor janjian ama istri mau belanja kebutuhan bulanan…
    Sampai deket rumah sekitar pukul 18:45 coba telpun kerumah dengan hp (dan cek signal FULL dan disitu tertulis XL), untuk ngasih info dan meminta dia utk siap2 jd bisa langsung pergi, karena istri udah ada dirumah sejak jam 17:00 (dan menunggu dg setia krn tau kl suaminya lg berjuang di “rimba” jalanan yg “serba macet” dr kantor ke rumah…)
    percobaan pertama terdengar suara “ngik…” ngelirik dikit ke hp ah “network busy” …, tunggu beberapa saat. Coba lagi untuk yg kedua…tak lama kemudian terdengar bunyi “ngok …”, lirik hp lagi eh masih “network busy” …
    yg ketiga …tunggu dulu … eh ternyata udah sampai depan rumah …!?!!!, MATIIN HP dan jalan kaki masuk ke rumah … (dan siap2 di omelin ama anak & istri …:-)

    — salam dr pengguna XPLOR —

  10. P’ Herry, mau nambahin keluhan berdasar investigasi :

    Ada sedikit kecurigaan kenapa kok selalu “unknown recipient” ketika sms ke nomor operator apapun. Memang sih sisa pula cuma Rp. 250 tapi kalau nomor ini sudah resmi menjadi “sms semaumu”, seharusnyakan cukuplah buat kirim 1-2x sms ke sesama xl/operator lain?? Karena asumsinya bila sudah menjadi “sms semaumu”, maka biaya sms paling sial hanya Rp. 99/sms

    Hari ini tanggal 6 September 2008 diisi dengan pulsa 5000. Langsung sms ke rekan pengguna xl….dan….berhasil…sudah sempat senang, tapi kok kayanya ada yang ga beres nih…. Buru-buru cek pulsa dan ternyata….masih tetap kepotong 350/sms

    XL….BENAR-BENAR SEMAUMU!!!

    Bowo – Jogja

  11. masih ragu….

    jempol, aku kenal xl dari jempol.
    maklum dulu masih jaman kuliah, gonta-ganti kartu dengan yang satunya meskipun harus copot batre (maklum 5110 )ga masalah karena “yang penting murah”. jogja merupakan kota yang enak buatku, cari signal masih mudah akan tetapi malapetaka terjadi…
    lulus kuliah aku harus angkat kaki dari sana.. Mudik oi, balik kampung ke kota kecil di jawa tengah, kudus oi.
    ah ga masalah yang penting masih bisa sms’an sama yayang yang di yogya (batinku) akan tetapi inilah yang terjadi… signal xl di kotaku terutama di daerahku ternyata masih sulit, bahkan kadang hilang.. (matik aku..), ah paling-paling bentar, ternyata hehehehe agak lama juga.. males ah gonta-ganti kartu kalo signal ga ada terus.
    akhirnya aku lari ke kartu satunya sampai sekarang…. sambil tunggu ada perkembangan terbaru dari XL….
    SEMOGA…

    salam.

  12. Lupa tahun berapa ya pakai XL, pastinya pas baru XL muncul di Bandung, saat itu saya masih kuliah. Pelayanan dan feature paling oke di banding provider yang lain. Paling oke adalah bisa tau berapa tagihan berjalan saat itu juga. Provider lain belum ada yang bisa.

    Customer Service nya juga paling OK.

    Pindah ke Jakarta saya beralih pakai Satelindo, kemudian namanya berubah jadi Matrix hingga beberapa tahun.

    Suatu saat dirayu teman untuk kembali pakai XL, dan saya pindah pakai XPLOR. Matrix saya tidak gunakan lagi.

    Ternyata banyak hal-hal yang mengecewakan dengan pelayanan XL dibanding dulu waktu saya kuliah. Suara bening yang dulu XL jagonya, sekarang sudah susah berbicara dengan penuh echo. Tarif XPLOR terasa mahal sekali..

    Hingga akhirnya saya putuskan migrasi pakai XL BEBAS.

    Lagi-lagi kecewa, proses migrasi yang katanya hanya 2 hari ternyata memakan waktu satu minggu.

    Teman di XL kasih tips bagus… Komplain saja lewat email, pasti dibaca.. tetapi harus disertakan ancaman, misalnya masalah akan dipublish di koran.

    Benar!.. pagi tulis email, siang sudah langsung dikontak Customer Service hingga 2 kali, dan sore harinya, proses migrasi terwujud.

    Thanks XL!, tingkatkan pelayanan dan mutu produkmu!.

    Saya masih pakai XL.

    Saftari
    http://www.saft7.com

  13. Saya menggunakan nomor XL ini sudah 10 thn an. Dan merupakan provider ke-3, setelah AMPSnya Komselindo dan Kartu Halo, … karena berbagai alasan, dicoba saja XL ini, apalagi sekitar 6 tahun di bayrin kantor. dalam perjalanan lebih, banyak sekali dukanya, dari pada sukanya, mulai dari refund roaming international, signal, migrasi, billing dsb lah. Semua kartu sudah dipake, yang ini masih lumayan, dari pada yagn lain. Kalo XL bisa lebih memberikan servis, mungkin tidak akan goyah, dikantong masih ada 2 kartu pasca bayar dan 3 kartu prabayar. jangan sampai XL masuk dompet ya …

  14. Saya menggunakan XL pasca bayar sejak pertengahan tahun 2006 dikarenakan istri saya dulu sudah menggunakan XL dan saya masih Matrix 0855, dengan pengertian apabila sesama XL maka tagihan “seharusnya” lebih bisa ditekan.

    Kekecewaan pertama saya, ternyata SMS dari XL sebesar 350 per sms dan paket data nya 15 per KB. Lebih mahal dari Matrix saya, namun ada “obat” dari XL pd saat itu, yaitu Paket 3G Mega Data Rp 100rb per bulan dengan quota 250MB. Yang awalnya merupakan tarif paling murah dengan coverage yang cukup luas juga.

    Kekecewaan kembali muncul sejak awal 2008, yaitu saya selalu mengalami kesulitan untuk melakukan koneksi data (GPRS/3G). Untuk melakukan koneksi, diperlukan sekitar 3-5 kali retry, dan terkadang tidak bisa sama sekali dan terkadang setelah terkoneksi pun saya tidak bisa browsing ke mana2, sehingga saya sering menggunakan Matrix saya kembali untuk koneksi Data di saat darurat. Kondisi jaringan Data yang seperti ini tidak memungkinkan saya menggunakan XL untuk teknologi pushmail (non Blackberry). Akhirnya pada bulan April 2008, saya menghentikan paket 3G Mega Data XL saya.

    Kekecewaan yang paling saya rasakan hingga saat ini adalah kualitas jaringan XL untuk melakukan hubungan suara yang parah sekali. Kesulitan untuk dihubungi dan menghubungi orang lain. Saya rasa dikarenakan kesibukan jaringan XL yang luar biasa akibat perang tarif dan produk andalan XL yaitu XL bebas nya. Hal ini juga terkadang mempengaruhi kualitas layanan SMS nya.

    Untuk itu, mulai bulan Juli 2008, saya kembali menggunakan Matrix saya sebagai nomer utama, dan XL “hampir” tidak digunakan. Nomer XL saya taroh di handphone yang murah, yang baterei nya sudah drop. Saya pasang Call Divert apabila Unreachable. Saya hanya menggunakan handphone XL untuk membaca dan membalas SMS-SMS yang masih masuk ke sana.

    Begitulah pengalaman bersama XL, Ingin saya matikan nomer saya, tapi sudah banyak orang yang hanya mengetahui nomer XL tersebut.

    Semoga XL tidak melupakan nasib pelanggan Pasca Bayarnya.

  15. REPOST (Lupa nama dan kota)

    Sudah setahun lebih mengunakan xplor selama ini masih sangat nyaman. Fitur dari produk xplor yang sangat mengesankan adalah pemberian limit yang variatif dan informasi penggunaan pulsa berjalan nya yang bisa dikatakan sangat akurat. Jadi pemakaian lebih terkontrol.
    Kebanyakan dari produk pascabayar seluler yang ada hanya xplor yang sesuai dengan kebutuhan saya, walaupun ada satu produk pascabayar yang saya gunakan juga. Melihat promo-promo untuk melariskan produk prepaid nya BEBAS sangat berpengaruh terhadap kualitas jaringan dan pelayanannya. Call center jadi susah dihubungi, melakukan panggilan sesama operator pun susah dan sinyal nya pun jadi doyan jogat joget.
    Semenjak ada istilah Xlamasi … di rumah status network name nya jadi sering EMERGENCY CALL ONLY malah sampai NO NETWORK COVERAGE. Ada sinyal 1-2 bar pun ada panggilan masuk, menggangkat telepon saat ada panggilan masuk pun lansung lenyap suaranya. Padahal sebelum ada promo tersebut walapun sinyal 1-2 bar saat ada panggilan lancar jaya melakukan komunikasi.
    Komplain via call center dan email, 1bulan kemudian mendapat jawaban dari teknisi nya bahwa mau survey tempat tinggal saya dan sampai saat ini saya belum merasakan perubahan yang lebih baik dengan produk xplor.
    Apa daya konsumen di indonesia jika merasa dirugikan, dengan rasa kecewa saya lansung memBEBASkan xplor saya.
    XL memberikan pengalaman seperti ini sangat “mengesankan”. Pelanggan seperti saya malah jadi berpikir MAHAL ITU BAGUS. Harus nya XL mengikuti salah satu motto merk pembasmi nyamuk, EMANG ADA YANG LEBIH BAGUS DARI *** ? … YANG LEBIH MAHAL BANYAK.

    Handi – Bandung

  16. Saya mantan penguna xl dari tahun 1995 sampai 2001 kalau tidak salah waktu pertama kali saya punya hp ericson 388gf
    Ketika itu pemakai hp belum banyak seperti sekarang
    Saya lokasi di jakarta
    Sampai terkagum kagum masih bisa bicara kalau masuk lift di gedung wisma nusantara
    Dan kalau rooming ke daerah jawa sampai bali tidak perlu pusing ganti kartu

    Kemudian mantan pacar saya di surabaya -sekarang istri tercinta juga saya suruh memakai xl supaya bisa sms dan call murah
    Dan tidak ketinggalan lagi billing bisa masuk ke nomor induk saya

    Pengalaman yang paling berkesan
    Ketika saya di surabaya kehilangan hp, kemudian lapor ke cs xl surabaya langsung diberi nomor penganti. Yang sama tanpa perlu tunggu dari jakarta
    Biasanya kita harus mengurus kembali dimana kita mendapftar

    Tetapi sejak 2001
    Saya pelanggan setia seperti di abaikan
    Karena xl lebih mementingkan pelanggan yang prabayar
    Sehingga kami dipersulit dalam pelayanan cs yang pertama-tama sangat memuaskan

    Sekarang no induk sudah pindah ke lain hati
    Tetapi no cadangan tetap xl
    Dengan harapan semoga pelayanan dan service dapat di tingkatkan

    Salam
    Djody

  17. (repost untuk kekurangan)

    Dengan XL? sebuah awal yang indah, ditutup dengan yang menyakitkan 😀
    Nomor XL saya menjadi mantan, sejak tanggal 19 Agustus 2008 kemarin.

    Tahun 2000, saya ditawari saudara dari Semarang, sebuah nomor (second) XL prabayar Jakarta 10 digit, seharga Rp 75ribu (kosong,tanpa pulsa). Sebuah harga yang “masih wajar” mengingat masa itu susah sekali punya nomor prabayar.

    Nomor itu aktif saya gunakan selama beberapa tahun, dan bergeser menjadi cadangan sejak perang tarif belakangan ini.
    Karena nomor ini cuma cadangan, no XL hidup kalau “sedang ingat” menghidupkan.
    Inilah yang menjadi malapetaka 19808.

    Pada tanggal 19-8-08, saya hidupkan HP XL, dan ketik SMS Aktif ke 8484. Setelah mendapat jawaban SMS : “nomor anda aktif sampai tanggal 21 Agustus 2008? saya coba hubungi 123 (susah sekali masuknya) untuk cek pulsa dan masa aktif yang ternyata sama, “Masa aktif sampai 21-Agustus-2008, dan masa tenggang sampai 20-September-2008?.

    Sore harinya, saya beli Voucher Fisik (karena disebutkan di ForumPonsel bahwa XL bermasalah dengan Isi Ulang Elektronik) di SuperIndo Teluk Gong, Jakarta.
    Pertama kali isi (saya biasanya pakai Elektronik), langsung ditolak dengan jawaban “Anda sudah 10x salah kode. Nomor diblokir”. Saya cek ulang, ternyata tidak ada yang salah dengan kode saya.
    Setelah 3x coba isi mendapatkan jawaban yang sama, saya hubungi 817. Bussettt, Call Center 817 ini seperti 911 yang di televisi, susahhh sekali masuknya. Begitu masuk, saya menunggu 7-10 menit untuk tersambung ke “manusia”/officer sambil dengerin iklan 1818.
    Di 817 ini jawaban CSnya cuma “kita catat & investigasi dulu. Besok bisa dicoba kembali”

    Tanggal 20 saya coba isi kembali, jawabannya tetap sama. Saya kirim email ke CS. Jawabannya juga sama “akan investigasi”

    Tanggal 21, HP XL saya idupin lagi, ternyata gak dapat sinyal. Coba call dari luar, ternyata nomor saya sudah dimatikan/dihanguskan. Email lagi ke CS, jawaban tetap sama. Capek deeeh.

    Setelah tiap hari saya kirim email, tanggal 25-Agustus saya mendapat jawaban via email berjudul Ref.CM/CU/E/32431/0808/BP, yang berisikan “Surat Cerai”. Nomor XL saya dinyatakan sudah hangus pada tanggal 19.
    Saya langsung meradang. Tanggal 19 itu saya mendapatkan SMS bahwa aktif masih sampai 21-8-08. Informasi dari “bagian terkait” via CS sungguh-sungguh tidak bisa diterima dengan akal yang masih sehat.
    Saya coba sampaikan kembali via email tentang SMS 8484 dan info 123, ternyata jawaban masih sama via email Ref.CM/CU/E/32926/0808/TO.

    Saya reply :
    Berarti sudah CONEIRMED bahwa SMS dari 8484 yang saya terima dan
    informasi dari 123 tentang MASA AKTIF adalah TIDAK BOLEH DIPERCAYA
    walaupun itu resmi dari XL.

    Ternyata di-”amin”-kan melalui email Ref.CM/CU/E/33168/0808/TO:
    Informasi tersebut adalah berdasarkan pengecekan ulang dari bagian terkait.

    Akhirnya saya mendapat kesimpulan dan kepastian dari CS XL, bahwa info dari 123 dan SMS dari 8484 itu tidak boleh dipercaya.
    Padahal 123 itu satu satunya pengecekan masa aktif XL. Apakah ini berarti bahwa XL tidak bisa dipercaya?
    Silakan simpulkan sendiri.

    Indra Sanjaya
    Jakarta

  18. Hari itu tanggal 21 Agustus 2008,sekitar jam 9.30 handphone ku berbunyi…ring…ring…ring….
    aku angkat dan aku melihat nomornya lumayan cantik 0818blablabla beliau mengatakan kalau si penelpon berasal dari bagian aktifasi korporat XL.
    Beliau menjelaskan kalau 2 nomor yang sekarang sudah existing menjadi pelanggan XL-Xplore akan mengalami pemadaman semantara(istilah PLN) dikarenakan akan upgrade menjadi ke corporat.dan saya hanya berpesan kalau beliau harus menghubungi boss saya langsung untuk masalah tersebut,beliau meng-iyakan.
    Tak lama sesudah itu boss saya bercerita kalau orang XL sudah menelepon dirinya dan berpesan kalau handphonenya akan mati kurang lebih 2 jam dan paling lama adalah 2 jam selama proses aktifasi berlangsung,aku hanya menjawab “yup” karena orang XL sudah konfirmasi kepada saya sebelumnya.
    Waktu terus berlalu sampai sekitar pukul 18.30 boss saya sms saya mengatakan kalau “XL belum menyala sampai sekarang” saya pun membalas “sebentar,saya mencoba untuk koordinasi dengan PIC koroporat” sekitar 5 menit mencoba menghubungi sales korporat saya,bapak “M” saya menanyakan mengenai hal ini,dan “M” hanya menjawab ‘baik pak akan saya koordinasikan dengan bagian terkait,seharusnya sie sudah oke pak’
    saya pun menyampaikan hal yang sama kepada boss saya.
    sekitar pukul 19.30 sms lagi dari boss ‘XL belum menyala , saya sudah lelah bermain dengan XL saya ingin tidur saja’
    ups saya tidak berani menggangu boss saya karena hal itu,namun saya mencoba menghubungi XL ajaib baru pada panggilan ke 31 saya bisa bicara langsung dengan CS XL,lalu saya menceritakan keadaan yang terjadi lalu apa yang terjadi…..
    CS’mas XL sedang gangguan system semenjak 17 agustus 2008 s/d saat ini sehingga mungkin pihak bapak terkena imbasnya’ OMG saya syock banget saat itu gimana tidak,BB boss aku sangat diandalkan untuk menerima email dari kantor pusat karena ada perbedaan waktu,sehingga hanya melelui BB komunikasi dapat terus berjalan dengan baik.akrhinya saya memaksa supaya malam ini juga bisa online nomor boss saya,lalu sang cs berkata’maaf pak bapak bisa menghubungi kami kembali jam 20.30 karena jam shift CS coroprate sudah akan habis dan informasi yang bapak sampaikan akan saya catat dan teruskan ke CS yang biasa’ oh noooooooooooooooooo,capek sekali mendengarnya,aku kesal sekali dan akhirnya ‘okeh deh pak makasie’ CS’pak saya bukan laki-laki(dengan nada ketus) huaahuaahuhau baru kali ini saya komplain malah saya yang dimarahi,nama CS it Tony itu kan identik dengan laki-laki,mana saya tau kalo beliau adalah wanita,dan suaranya juga seperti pria….hiks
    waktu terus berlanjut sampai sekitar jam 1/2 12 (atau 1/2 11 saya agak lupa)saya berhasil menghubungi sales corporat bapak ‘M’ dan saya mencoba mem-push dia supaya masalah ini bisa selesai malam ini juga. “M” menjawab “okeh”

    besok pagi saya sampai di kantor sekitar jam 6.30 dan saya langsung menuju ke ruangan boss saya,lalu habislah saya dimarahi,selesai dimarahi saya menelepon CS sangat-sangat sulit masuk,kemudian sekitar pukul 7 saya mennulis curhatan saya di salah satu milist yaitu “GAdtoXXX” direspon oleh bapak HSW,kemudian saya mengirimkan biodata saya dan pak HSW mengatakan email saya akan diteruskan ke XL.
    saya lelah akhirnya sekitar pukul 8 saya menghubungi XL kembali dan langsung bisa,sesudah itu saya ulangi lagi kronologis kejadian….sampai si CS mengatakan ” okeh pak saya reset sajah deh nomor bapak yang bermasalah” okeh terserah what ever you say i just follow,because u have your system.
    sekitar 15 menit kemudian signal BB boss saya ada signal,kemudian saya langsung aktifasi korporat BES paket nya…..ajaib lagih…..15 menit kemudian mati lagi hanya muncul “data connection refused” ah lelah sekali XL membuat saya dimarahi kembali.akhirnya aku memutuskan datang ke XL center menara rajawali menunggu,menunggu akhirnya datang keputusan harus mengganti sim card dan harus menunggu 1 X 24 jam kembali maksimal supaya sim card baru kembali aktif…aduh-aduh apalagi ini,akhirnya CS XL center saya suruh menjelaskan langsung ke boss saya.dan untungnya boss saya mau mengerti….uh lelahnya 2 hari menghubungi XL…untungnya sampai dengan saat ini ga bermasalah dan jangan ada masalah..walaupun masih nomor XL
    yang saya register-kan untuk ikut program data plan masih belum bisa digunakan.hiks…

    Heri Bertus
    Jakarta

  19. Pada mulanya tertarik dengan XL karena tarif murah, hitungan per detik, juga kualitas suara yang konon katanya lebih bagus di banding operator lain.
    Baru mencoba XL sekitar 1-2 tahun yang lalu, itupun karena ada promo untuk BB yang unlimited, juga pas dapat nomor lumayan cantik (ada triple 8 nya).
    Sebetulnya cukup puas juga sih untuk layanan BB ini, namun karena ternyata lebih banyak di kantor dan cek email bisa di lakukan via notebook, lama lama BB mulai saya non aktifkan.
    Kemudian nomor saya migrasikan ke bebas karena tarif lebih murah menurut saya.
    Persoalan terjadi pada bulan bulan terakhir ini dimana GPRS saya tidak bisa aktif lagi, padahal sudah menghubungi 817 sebanyak 4-5 kali untuk minta di aktifkan, juga sudah mengirimkan email ke CS XL sebanyak 2 x, akhirnya setelah menunggu beberapa hari aktif lah GPRS saya. Juga kendala dalam mengisi ulang, pernah suatu hari sangat sulit untuk mengisi ulang.
    Pada malam hari setelah jam 6 sore, sulit sekali untuk di pakai menghubungi sesama XL selalu tu lalit, padahal saya pakai Halo saya untuk menghubungi ke rekan saya yg pakai XL bisa langsung masuk ,.. aneh ya ? Akhirnya saya pikir tarif murah tapi sulit untuk menelpon, yah apa mau di kata, untung saja bukan nomor utama saya, hanya di pakai sebagai nomor cadangan, Mudah mudahan ke depan XL bisa memperbaiki kualitas jaringan, tarif murah memang sangat menarik, tetapi kiranya juga di dukung dengan service jaringan yang baik, apalagi hari ini ada iklan di kompas, operator “telu” (3) gratis sms max 100 sms per hari ke semua operator, berlaku setelah sms ke 5 (per sms 75 rp) hehehe, wah bakal persaingan makin sengit nih,….

  20. Tahun 2006, adalah kali pertama menggunakan layanan operator XL. Pada awal nya, layanan XL ini benar2 sempurna (dari pandangan saya). Mulai dari tarif hingga layanan CS nya yg sangat2 responsif dibandingkan layanan CS operator lainnya.

    Hingga akhirnya pada tahun 2007, saya bujuk istri untuk menutup nomor miliknya dari salah satu operator dan pindah ke XL. Padahal nomor itu sudah menemaninya sejak lama sebelum menikah dengan saya.

    Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan. Hingga akhirnya sampailah di hari yg penuh “cobaan”.

    Permulaan tahun 2008, mulailah operator ini “berulah”. Kenapa berulah? Kadang2 nomor ini sinyalnya hilang sendiri. Sehingga untuk melakukan panggilan sulitnya minta ampun. Istri sampai “ngedumel” karena telpon keluar gak bisa, dan ditelpon pun sering susah. Sama halnya dengan saya. Wah, mulai “tertular” penyakit nih, pikir saya.

    Saya layangkan aduan melalui jalur email. Karena dengan email, kita punya bukti otentik berupa tulisan. Saya sampaikan keluhan mulai dari jaringan yg sering drop hingga sambungan internet yg “semau gue”. Belum lagi logo 3G yang sepertinya cuma sekedar logo. Soalnya saya melakukan panggilan 3G, sulitnya minta ampun. Setiap melakukan eksekusi panggilan 3G, logo 3G nya menghilang. Akhirnya batal deh ber-video call. Namun, respon dari CS masih bisa diandalkan. Tak lama berselang, problem sudah tak sering muncul. Namun tetap ada.

    Nah, menginjak bulan September ini, tepatnya hari Jumat (05 Sep 08) ada problem baru lagi yg muncul. Mendadak telpon istri saya gak bisa melakukan panggilan keluar. Ada pesan bersuara merdu yang mengatakan bahwa kredit tidak mencukupi untuk melakukan panggilan. Wah, setahu saya masalah pembayaran sudah di-“handle” oleh CC saya yg selalu “ready”. Sudah saya pastikan bahwa CC tersebut “berfungsi baik” pada saat itu.

    Saya penasaran, cek melalui #108* muncul sisa kredit yg masih cukup untuk melakukan panggilan. Karena mendesak, saya lewatkan kebiasaan saya untuk menulis email, jadi langsung call ke CS. Menurut CS nya pada waktu itu juga dikatakan kalau kredit nya seharusnya masih cukup untuk melakukan panggilan. Dan berjanji akan meneruskan masalah ini ke pihak terkait. Lalu saya diminta untuk melakukan prosedur: matikan hp, keluarkan SIM card, tunggu 5-10 menit.

    Setelah menunggu 20 menit (saya kasih bonus 10 menit tuh), saya masukkan kembali SIM card nya dan nyalakan. Hasilnya: NIHIL! Telpon istri saya tetap mengeluarkan bunyi merdu yg mengatakan bahwa kredit tidak mencukupi untuk melakukan panggilan keluar. Oya, panggilan keluar ini ke beda operator ya. Sedangkan untuk ke nomor saya no problem yg sama2 XL. Kemudian saya telpon kembali CS nya melalui 817 menyampaikan keluhan yang sama. Jawaban dari CS nya: Mohon maaf pak, saat ini kami belum bisa online, karena sistem sedang dalam perawatan. (Glodak!). Lho, padahal 20 menit sebelumnya, Mbak CS-nya bisa kok ngecek sisa kreditnya berapa. Mba CS nya menyarankan untuk menelpon 30 – 60 menit lagi. Mungkin sistemnya sudah jalan lagi, pak, begitu ujarnya. Tanpa babibu, saya end call karena “mangkel”.

    Dan benar saja, saya coba untuk cek pemakaian melalui 818, disebutkan bahwa saat ini sistem sedang menjalani perawatan (nyalon, kali).

    Hingga tulisan ini dibuat, saya belum dapat tanggapan/tindak lanjut yang memuaskan dari CS XL.

    Apakah ini kado XL pada hari pelanggan nasional bagi seluruh pelanggan XL? Cocok sih dengan produk XL terkini yg ber-tag “SEMAU-MU”. 🙂

  21. pengalaman pribadi pake XL yg paling tidak terlupakan.

    lagi mo jemput nyokap di depok hari jumat sore (15 agt).
    berangkat dari kebun jeruk maunya naik bis “Debora” yg langsung ke depok itu.
    selagi nunggu bis, kirim SMS kasih kabar.
    setelah beberapa lama, dapet deh bisnya. dan kemudian, di dalam bis, sms lagi kasih kabar kalau udah di dalam bis.
    setelah sampai ke LA, gue kasih kabar lagi lewat SMS.
    gak lama, nyokap gue telepon nanya gue udah dijalan apa gak.
    wah… ternyata semua SMS yg gue kirim gak ada yg sampe!

    info: nyokap pake telkomsel, jadi SMS-nya lintas operator.

  22. Setelah membaca seluruh hasil karya peserta dan memperhatikan kelengkapan tulisan seperti yang sejak awal telah diumumkan, maka saya sebagai juri tunggal telah menentukan lima pemenang sayembara ala kadarnya ini.

    Inilah lima partisipan yang masing-masing berhak atas satu paket merchandise:
    1. Joko W., Jakarta
    2. Bowo, Jogja
    3. Kenny Japar, Jakarta
    4. Indra Sanjaya, Jakarta
    5. Heri Bertus Triadmaja, Jakarta

    Selamat! Pemenang diharapkan mengirimkan nama lengkap, alamat lengkap plus kode pos, dan nomor telepon yang bisa dihubungi via email ke milis (at) hsw9900.com.

    Terima kasih kepada seluruh peserta dan yang awalnya berniat menjadi peserta, namun belum sempat mengetikkan pengalamannya bersama XL sampai batas waktu yang ditetapkan. Terima kasih juga kepada Anda yang telah mengikuti proses sayembara dan membaca cerita-cerita para peserta sayembara ini.

  23. saya pengguna xl sudah 10 tahun saya cukup puas dengan performanya tapi akhir akhir ini saya sangat kecewa dengan signal yang selalu naik turun sering hilang di area juanda surabaya dan di wonokromo bahkan dibeberapa tempat di surabaya. Saya pengguna xplore.

  24. Hmm… saya 10 tahun pake XL, saya merasa terbantu dan kadang bete juga kalo signal putus putus. Setidaknya saya gak ada masalah pake XL dari tarif maupun signalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *