Ponsel Tiongkok yang Mana?

Sebagian pengguna ponsel di Indonesia sangat mudah memberikan predikat ponsel Tiongkok alias ponsel China. Ketika berhadapan dengan ponsel merek Evercoss, Maxtron, atau Mito mereka langsung berkata, “Oh, itu ponsel China ya.” Lain waktu mereka juga memberikan label yang sama terhadap ponsel Acer, Huawei, dan Xiaomi. Uniknya, mereka justru yakin kalau Oppo berasal dari Amerika.

Padahal, membicarakan ponsel Tiongkok sebenarnya tidak sesederhana itu. Kala berbincang tentang ponsel Tiongkok, Anda mestinya mengajukan pertanyaan lanjutan, “Ponsel Tiongkok yang mana nih?” Sebab, ponsel Tiongkok dapat dibagi ke dalam berbagai kategori. Kali ini mari kita membahas tiga kategori di antaranya, yang paling banyak bersentuhan dengan pengguna ponsel di Indonesia.

Ponsel merek lokal buatan Tiongkok. Anda boleh pula menyebutnya sebagai ponsel merek Indonesia buatan Tiongkok. Merek ponsel itu diciptakan, dikembangkan, dan didaftarkan oleh orang Indonesia. Namun, ponsel tersebut masih diproduksi di Tiongkok.

Sekitar enam tahun lalu, ada lebih dari seratus merek ponsel yang termasuk kategori ini. Sekarang jumlahnya telah menyusut signifikan. Tersisa tak sampai setengahnya. Contohnya, Advan, Aldo, Asiafone, Himax, Imo, Maxtron, Mito, Nexcom, Pixcom, TiPhone, dan Venera.

Selama perjalanan hidupnya, ada merek lokal yang sempat berganti merek. Misalnya, Cross yang berubah menjadi Evercoss. Sampai sekarang merek tersebut masih eksis. Nexian yang sempat berganti nama menjadi S Nexian, sejak tahun lalu kembali lagi sebagai Nexian.

Seiring dengan munculnya peraturan dari pemerintah, sebagian tipe ponsel merek lokal yang dulu dibuat di Tiongkok mulai diproduksi di Indonesia. Advan dan Evercoss, contohnya, mulai melakukan produksi di Semarang. Sedangkan Polytron telah melakukan hal serupa di Kudus.

Ponsel merek Tiongkok buatan Tiongkok. Tidak salah kalau Anda menyebutnya sebagai ponsel 100 persen Tiongkok. Mereknya berasal dari Tiongkok. Proses produksi juga dilakukan di sana. Deretan merek ponsel yang termasuk kelompok ini, contohnya, Meizu, Oppo, THL, dan Xiaomi.

Karena sudah mendunia, beberapa merek ponsel yang dulu termasuk kategori ini sekarang sudah naik kelas. Mereka layak disebut sebagai ponsel merek global buatan Tiongkok. Siapa saja? Misalnya, Huawei, Lenovo, dan ZTE. Kalau perkembangan Xiaomi tahun ini sedahsyat 2014, tahun depan mungkin Xiaomi sudah pantas naik kelas menjadi ponsel merek global.

Ponsel merek global buatan Tiongkok. Sepengetahuan penulis, sebenarnya tidak ada kriteria baku kapan sebuah merek ponsel disebut sebagai merek global. Meskipun demikian, seolah ada kesepakatan tidak tertulis, sebuah merek layak dikategorikan merek global kalau telah berhasil menembus pasar di puluhan negara.

Penghuni kelompok ini adalah merek ponsel dari berbagai negara yang sudah sukses mengglobal. Misalnya, si mantan penguasa, Nokia. Acer, BlackBerry, HTC, Huawei, Lenovo, LG, Motorola, Samsung, dan ZTE merupakan contoh lain merek-merek global.

Bila diperhatikan, asal usul merek itu sangat beragam. Ada yang dari Amerika, ada pula yang berasal dari Kanada, Korea, Taiwan, atau Tiongkok. Karena beragam alasan, terutama efisiensi, sebagian produk mereka dibuat di Tiongkok. Hasil akhirnya adalah sebuah ponsel merek global buatan Tiongkok.

Mengaku Amerika agar Laku

Supaya terkesan lebih keren, lebih berkualitas, dan ujung-ujungnya lebih laku, penjual kadang sengaja mencatut nama negara lain. Negara yang paling sering dicatut adalah Amerika. Dalam pantauan penulis, minimal ada satu merek lokal dan satu merek Tiongkok yang pernah mempraktikkannya.

Pada enam tahun lalu, ketika merek Venera baru memasuki pasar, merek tersebut dipersepsikan sebagai merek Amerika. Padahal, pemilik merek itu sebenarnya adalah sebuah perusahaan terkemuka yang berkantor pusat di Jakarta. Untunglah kondisi itu hanya dilakukan atas satu produk, Venera Voyager V1.

Berikutnya, entah karena sadar atau ada alasan lain, Venera kembali ke jalan yang benar. Venera diakui sebagai ponsel merek lokal yang dibuat di Tiongkok. Sampai saat ini ponsel Venera masih dapat dijumpai di toko-toko penjual ponsel, baik di kota besar maupun kota kecil.

Langkah serupa secara tidak resmi dilakukan oleh Oppo sejak April 2013 sampai sekarang. Promotor atau tenaga penjual ponsel Oppo sangat sering menyatakan bahwa Oppo adalah ponsel dari Amerika. Padahal, Oppo jelas-jelas ponsel merek Tiongkok yang dibuat di Tiongkok.

Mengacu kepada pengalaman penulis yang telah puluhan kali berakting sebagai pembeli awam di gerai penjual Oppo, ada promotor yang terang-terangan mengklaim Oppo sebagai merek Amerika. Ada pula promotor yang “lebih sopan”. Mereka agak “berputar”, tetapi tetap berusaha mempersepsikan Oppo sebagai produk Amerika. Jika ditanya Oppo berasal dari mana, mereka akan menjawab, “Lisensi Amerika yang dibuat di Tiongkok. Jadi, sama dengan iPhone.”

Di Tiongkok Itu Aluguda

Citra bahwa ponsel buatan Tiongkok pasti jelek sampai sekarang masih melekat. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian. Mari kita berpikir berdasarkan nalar.

Penulis berikan satu contoh sederhana. Apple dikenal memiliki pengendalian kualitas yang sangat tinggi. Jangankan ponsel atau tablet, untuk urusan kardus pun, Apple diketahui superketat menjaga standar. Begitu diketahui sedikit saja tidak memenuhi standar, tumpukan kardus siap pakai bakal ditolak. Reject. Buang. Nah, kalau Apple yang seperti itu berani memilih Tiongkok sebagai lokasi produksi, kualitas barang buatan Tiongkok mestinya bukan ala kadarnya dong.

Kondisi yang sebenarnya terjadi, di Tiongkok itu berlaku prinsip aluguda. Apa lu mau, gua ada. Apa saja yang diinginkan konsumen, mitra di Tiongkok siap melayaninya. Terhadap konsumen yang peduli kualitas, mereka siap menghasilkan produk berkualitas jempolan. Sebaliknya, kalau konsumen cenderung lebih peka harga daripada kualitas, dengan senang hati mereka juga akan melayani. Tentu saja berlaku hukum ada harga ada rupa. Kalau murah, apalagi murah sekali, ya jangan memimpikan produk berkualitas nomor satu.

Ada cerita nyata yang pernah penulis dengar dari beberapa pelaku bisnis yang rutin bepergian ke Tiongkok. Mereka menceritakannya pada kesempatan yang berbeda-beda. Namun, intinya sama.

“Di sana kamu akan disodori pilihan. Misalnya, kualitas terbaik harganya Rp 300 ribu per biji. Mereka menjamin bisa bertahan minimal setahun. Ada juga kualitas nomor dua. Harganya Rp 250 ribu dengan daya tahan sekitar setengah tahun. Mau yang lebih murah? Bisa. Per biji cuma Rp 175 ribu, tetapi setelah dipakai 2-3 bulan biasanya mulai bermasalah. Tinggal pilih mau pesan yang mana,” jelas mereka.

Jadi, ponsel buatan Tiongkok tidak selalu jelek lho. Ada harga, ada rupa. Asalkan ponsel buatan Tiongkok itu bermerek global yang pengendalian kualitasnya telah teruji, mestinya Anda tak perlu risau lagi.

147 thoughts to “Ponsel Tiongkok yang Mana?”

  1. Lagi nunggu Review Andromax 4G-nya smartfren nih Pak Herry?
    Saya penasaran banget. Terutama dari kualitas layar dengan
    harganya apa sudah sesuai? Sepertinya Pak Herry review yang
    Andromax Q ya pak?

  2. seperti ponsel ori, oem kw1, kw2 ya om Herry? kl ponsel dibedakan karena garansinya masuk kategori apa om Herry? garansi resmi ato distributor apa menganut kelas2an jg om?

    1. Pak Harjito,

      Oh beda. Kalau yang saya bahas itu, dikaitkan dengan istilah Anda, adalah ponsel ori alias asli. Bukan ponsel replika.

      Normalnya, perbedaan antara garansi resmi dan tidak resmi (distributor independen) hanya di jalur distribusi dan layanan purna jualnya. Namun, di sini, praktiknya bisa pula berbeda di tingkat kebaruan ponsel. Ponsel tanpa garansi resmi yang dijual bukan mustahil adalah ponsel bekas yang disulap jadi baru.

  3. Saya setuju sama postingan bapak. Kadang2 saya suka kesel sendiri kalo ngerekomendasiin smartphone baru ke temen -_- terakhir rekomen oneplus one malah dikatain produk cina cepet rusak, akhirnya malah beli iPhone 5 refurbish (yang penting iPhone, gaya)

  4. Kalau saya setuju dgn apa yg anda bilang.. org hanya tau info tentang ponsel “cina” setengah-setengah.
    yaa.. Xiaomi, Acer, OnePlus dll yg pure Cina tp jempolan malah di kata-katain.
    yaa istilahnya org pada demen “Beli Merek” dari pada beli smartphone yg sesuai dgn kebutuhan.

    saya semenjak pakai XIAOMI Redmi 2 selalu di katain ponsel cina murahan.. tp saya mah santai aja pak, saya bilang aja kalau bisa keluar uang sedikit, dapat yg bagus, spesifikasinya bagus & setara harga ponsel mahal kenapa gak.. kan garansi resmi juga ada

    1. Pak Wandy,

      Iya, di Indonesia masih banyak pengguna yang “beli merek”. Btw, Acer itu dari Taiwan lho. Kata Tiongkok atau China biasanya merujuk ke RRC.

  5. Hal itu juga terjadi saat ditanya kenapa transformator (trafo) produksi tiongkok sering bermasalah… Saat kunjungan industri ke tiongkok langsung, dijawab sama org sana… Kurang lebih “ada harga ada rupa” kalau org indonesia mau yg harga berapa kami siap bikin… Mau murah ya material nya dimainkan

    Tapi cerita diatas cuma cerita dr instruktur diklat perusahaan saat dia kunjungan ke tiongkok…

  6. Pak mending beli Xiaomi Mi 4i atau Meizu M2 Note ya? Saya juga lihat2 layanan purna jualnya dari kedua ponsel tersebut sih. Ada rekomendasi untuk smartphone dengan harga antara 2-3 juta Pak? Mohon dibantu, terimakasih.

    1. Bu Meli,

      Tak tahu. Saya belum pernah mencoba M2 Note.

      Soal layanan purna jual, apakah sudah ada Meizu bergaransi resmi? Kalau belum, jangan mengharapkan layanan purna jual bagus deh. Lha garansi resmi pun belum tentu layanan purna jualnya bagus.

      Setahu saya, di Indonesia memang akan ada distributor resmi Meizu. Namun, lagi-lagi setahu saya, masih dalam proses akhir.

      Di rentang harga segitu ya Mi 4i.

  7. minggu tadi saya makan malam & ketemuan dgn bbrp kawan.. dan ada pengguna samsung Grand Prime.. yg bisa di bilang bisa utk di saingi oleh Redmi 2 baik dr harga dan keunggulan.

    dan saya bilang, spesifikasinya hampir sama, layar bahkan menang Redmi 2.. knapa harus beli mahal klo dpt murah & berkualitas.. eh samsungnya di masukin kantong lg pak ma temen saya.
    hee.. seneng saya pak

      1. Wkwkwk btul org indo pda lol smua mrk gatau knp samsung & apple itu mhal krn biaya iklan gede klau ga d mhalin ntr bsa bangkrut tu prusahaan ga bsa bayar tagihan iklan :v

  8. Om HSW, bukan nya Polytron itu udah produk lokal alias made in Indonesia & ke punya an salah satu group ” rokok Djarum” cmiw
    & lokasi di Kudus juga?

    Btw se7 dgn istilah : ada harga ada rupa

    1. Pak Santoso,

      Ya, sebagian ponsel Polytron sudah diproduksi di Kudus. Tidak sejak tahap awal sih, tetapi lumayan deh. Sebagian ponsel Polytron lainnya masih diimpor dari Tiongkok.

  9. Pak ada rencana mau review lenovo a7000? Kalo ada saya tunda dulu rencana beli hp hehe.. 1lagi pak kalau mau beli xiaomi redmi note 3g new masih ada yg garansi resmi(erajaya) ? Kalau terpaksa beli yg garansi distributor ga jelas apa yg patut dipertimbangkan selain after sales
    Trimaksih

    1. Pak Tiendri,

      Saya tidak berencana me-review A7000.

      Redmi Note bergaransi resmi sudah sangat sulit ditemukan. Boleh dibilang 99 persen mustahil deh. Saran saya, beli yang garansi resmi atau tidak beli sama sekali.

      Saat membeli yang bukan bergaransi resmi, selain mempertimbangkan layanan purna jual, pikirkan pula soal keaslian barang, ketersediaan Play Store, dll.

  10. Pak Herry, tolong kasih rekomendasi smartphone dual sim yg gampang pemakaiannya (buat saudara yg rada susah belajar pakai smartphone ini), harga di rentang 2-3 juta, bukan baterai tanam (karena tinggal di malang susah klaim kalau ada masalah dg servis center). Ukuran bisa masuk kantong baju. Kamera dan suara oke. Tapi jujur saya kapok pakai xiaomi karena waktu awal xiaomi redmi note keluar setelah saya pakai 2-3 bulan bermasalah dg charging baterai seharian gak penuh2, mau urus ke Surabaya ribet jadi saya jual akhirnya . Hehe maaf syaratnya banyak, tapi rekomendasi Bapak selama ini bagus banget kok. Makasih banyak Pak

    1. Pak Sofy,

      Hmm… silakan melirik LG G2 Mini yang harga barunya Rp 1,7 jutaan saja. Memang tipe lama sih. Namun, cocok dengan kriteria yang Anda sebutkan. Harga malahan di bawah anggaran.

  11. Pak Herry tolong kasih beberapa pilihan ya untuk pertanyaan saya di atas. Tapi minta yang Pak Herry paling rekomendasikan juga ya.
    Sekali lagi makasih banyak Pak

    1. Pak Sofy,

      Karena Anda tak mau baterai tanam dan ada kriteria kamera bagus, tak banyak pilihan sih. Menurut saya, LG G2 Mini pilihan terbaik.

  12. Denger nya Samsung S6 dirakit di Indonesia. Kalo dirakit di Indonesia di kardus tercantum MADE IN INDONESIA. Hanya langkah samsung jadi terealisasi atau gak saya blm tau?

    1. Pak Djunaedi,

      Jadi kok. Kalau tidak dirakit di sini, Samsung takkan diizinkan berjualan Galaxy S6 di sini.

  13. Sempet sebel juga ketika ada temen yang ingin beli powerbank, tanya ane merek power bank yang bagus, akhirnya ane rekomendasikan merek xiaomi, dy bilang merek cina jelek gampang rusak. Malah sekarang dy beli powerbank samsung 13000 mAh palsu (yang penting gaya)

    1. Pak Isa,

      Hmm… jawaban singkat, tetapi jawabannya susah nih. Bila tetap harus dijawab, Axioo dan Polytron biasanya mendingan.

  14. Saya masih pegang unit mulus K-Touch V908 yg notabene merk tiongkok buatan tiongkok (produksi 2008, harga dulu 2jt) nih ampe skrg, ini hape jaman2 TV phone pertama keluar di indo barengan Hi-Tech H38/H39 …
    Kalo dibandingin kualitasnya hp itu sama yang ponsel tiongkok buatan sekarang (huawei, xiaomi, lenovo), wah berkembang pesat banget kualitasnya, jempol deh tiongkok dalam beberapa tahun aja bisa bikin hape yg tadinya yah… kamera lebih cocok buat foto hantu, menu2 yg acakadut, desain n bahan cheap (padahal ktouch ini termasuk yg bagus dibandingkan puluhan merk lokalan dulu), eh sekarang bisa buat yg kualitas desain bahan dan performa yg ngalahin vendor ternama kyk samsung LG dsb πŸ˜€

  15. pak herry diantara smua ponsel buatan cina seperti xiaomi,meizu,one plus,huawei,lenovo,zte,oppo,acer dan asus.
    masalah build quality n layanan servis center, mana yg terbaik dr mereka.?

    1. Pak Ncak Nardi,

      Yang Anda maksud buatan Tiongkok atau merek Tiongkok nih? Acer dan Asus adalah merek dari Taiwan, bukan Tiongkok.

      Belum semua ponsel yang mereknya Anda sebutkan pernah saya coba. Kalau Anda peduli dnegan layanan service center, ya berarti Acer (ini sebenarnya dari Taiwan) dan Xiaomi (ini dari Tiongkok). Yang lain bisa dicoret dulu.

      1. Bentar tho…. Bukannya kl masalah layanan servis, lebih luas lenovo drpd xiaomi. Soalnya sy tinggal di batam, dan xiaomi belum ada dealer resminya malah.

        1. Pak Denio,

          Mohon maaf karena saya lambat sekali dalam merespons komentar/pertanyaan Anda. Hingga awal Juni 2016 saya harus sering ke luar kota sehingga tak bisa membalas komentar/pertanyaan dengan cepat.

          Jadi, yang Anda cari adalah banyaknya pusat perbaikan resmi atau bagus tidaknya layanan di pusat perbaikan resmi? Jumlah pusat perbaikan resmi tidak selalu seiring sejalan dengan kualitas layanan lho.

  16. maaf Pak diluar topik. Kira kira HP dibawah 1,5 juta yang spesifikasi baik dan kamera cukupan yang recommended apa ya?

    Seberapa penting kah support pabrikan terhadap update firm ware dan OS pada sebuah android?

    1. Pak Erwin,

      Paling bijak sih Redmi 2 bergaransi resmi. Harganya Rp 1,5 juta kurang seribu rupiah. Masih di bawah Rp 1,5 juta kan. πŸ™‚

      Cukup penting, terutama bila di firmware sebelumnya ditemukan aneka bug. Adanya update firmware berpeluang memperbaiki masalah-masalah di firmware versi lama.

      1. redmi 2 distributor itu dapet kartu garansi kah Pak? Minggu lalu saya tanya di konter, katanya tidak dapat. Sementara distributor trikomsel dapat kartu garansi tapi hanya ditempel di luar kerdus.. Apakah info tersebut benar??

        1. Pak Erwin,

          Redmi 2 distributor yang Anda maksud apakah Redmi 2 tanpa garansi resmi? Biasanya dapat kartu garansi.

          Kalau Redmi 2 bergaransi resmi (importir Erajaya dan Trikomsel) justru lebih sering tak dapat kartu garansi.

        2. Mending beli resmi 2 garansi resmi… Di grup redmi 2, Suka bermasalah saat update software bua OTA kl yang distributor… Beda dengan yg garansi resmi

          Lagipula yang garansi resmi sudah bisa di dapat di gerai kok… Beli online juga udah ga flash sale lagi

          Soal kartu garansi,karena ke 3 produk xiaomi yg ku pake, resmi note,resmi 2 dan mi4i ga menyertakan kartu garansi… Tp saat klaim di service centre data imei nya sudah ada… Bawa aja faktur pembelian

          1. Pak Yuda,

            Wah, ada ponsel tipe baru ya. Resmi 2 dan Resmi Note. πŸ™‚ *kaburrrrrrrrrr*

          2. Aduh,typo lg…. Hehehe maaf om herry,auto correct lumia 430 terlalu offensive… Setiap nulis redmi dia pasti mengoreksi jadi redmi… Kurang teliti nih jd nya… Niat mw komentar malah jd typo…

            sepertinya benar-benar harus beli hp qwerty fisik.

  17. sama dengan beberapa teman saya yg masih memandang sebelah mata brand2 China, pokoknya jelek semua. maunya cuma samsung ama apple. biasanya dari generasi agak tua yg begitu..

    untungnya generasi muda sudah mulai melek teknologi dan mulai pandai mencari hape yg price to perfomance nya bagus.

  18. Oh iya Pak Herry, saya pernah baca di Blog lain tapi lupa namanya, kalau Redmi 2 ada mau keluar yang RAM 2 Giga itu bener apa enggak ya Pak? Kalau beneran ya bagus ya pak Herry.Wong Smartphone saya itu BB Onyx 2 RAMnya cuma 512 kayaknya lemot banget kalau dibuat loading gambar untuk kirim via WA atau BBM.Kalau ada yang 2GB RAMnya Redmi 2 saya mau beli Pak.

    1. Pak Sunarto,

      Benar. Memang ada varian Redmi 2 dengan RAM 2 GB. Yang tanpa garansi resmi sudah mulai muncul di sini kok. Harganya sekitar Rp 2,1 juta. Entah akan beredar resmi di sini atau tidak.

  19. setuju Pak Herry, ponsel tiongkok sekarang boleh diadu ama korea dll, dan mulai merasa merk korea adalah malah mahal. Tapi ya itu harus pintar pintar millih. kalo xiaomi saya berani beli lagi kapan kapan. lenovo cukup sekali. huawei menurut saya ponsel tiongkok yang cukup mahal.
    kalau infinix zero 2 gimana pak? spek dan harganya cukup menggiurkan….

    1. Pak Yuwono,

      Iya, apalagi Samsung. Mahal dan, kecuali seri S dan Note, kurang mantap.

      Lenovo cukup sekali karena nggak puas dengan ponselnya atau ngeri dengan service center-nya, Pak? Waktu itu Anda beli Lenovo tipe apa?

      Iya, sejak dulu Huawei sering percaya diri dalam menetapkan harga jual. Hanya sebagian kecil yang harganya rasional. Misalnya, Honor 3C.

      Infinix Zero 2? Entahlah. Saya belum pernah coba.

    1. Pak Kevink,

      Ya. Namun, belum tahu kapan karena antrean ponsel yang perlu saya coba masih ada sekitar setengah lusin.

  20. Pak Herry….

    Kalo untuk HH Cina yg Xiaomi Redmi 1s atau 2 apa bener bisa dibilang bagus pak untuk kisaran harga 1,5 jutaan?
    Bagaiman kalo dibandingkan sama LG G2 mini pak? Dari segi kapasitas memory internal, camera, baterai, awet tidaknya barang, OS, dan layanan purna jualnya pak?

    Mohon sarannya. Maaf kalo pertanyaannya cukup ribet pak.
    Terimakasih.

    1. Pak Anjar,

      Ya, bagus. Lebih baik ambil Redmi 2, Pak. Biar bisa merasakan LTE. Kamera juga lebih bagus daripada Redmi 1S.

      Kapasitas baterai, kinerja kamera, dan layanan purna jual lebih bagus LG. Redmi 2 terasa lebih gegas plus sudah mendukung LTE. Memori internal, awet tidaknya, dll sih relatif imbang.

  21. om herry, saya seorang mahasiswi. Tolong rekomendasi hp dibawah 1,3 jt. Saya cari hp buat app chat, browsing, sama rajin selfie om… Kira kira yg cocok apa om…

  22. Dari jawaban komen pak Ncak Nardi tadi, jadi Lenovo juga dicoret dulu ya Pak mengenai layanan purna jualnya?

    “Manajemen RAM pake persentase, jd otomatis diatur software menyesuaikan dengan aplikasi yg berjalan di background, sama jumlah total RAM, manajemen RAM paling bagus tu klo sisa RAM nya dikit, tapi jalanin aplikasi apa aja tetep lancar, klo RAM sisa banyak, berarti sistem manajemen RAM nya gak bisa optimalin besaran RAM yg ada.” -@obatgaptek
    Jadi lebih bagus RAM yang 1GB ya daripada yang 2GB, Pak? Saya bingung mau cari yang 1GB aja atau 2GB.

    Terimakasih atas jawabannya, Pak.

    1. Bu Meli,

      Ya, kalau mementingkan layanan purna jual, silakan mencoret Lenovo dulu.

      Mending yang 2 GB dong. Bayangkan saja ada satu botol air 330 ml dan satu botol air 600 ml. Masing-masing terisi 75 persen. Manakah yang lebih bisa menghilangkan rasa haus Anda? Yang 600 ml kan?

  23. om herry, tolong rekomendasikan hp om, saya seorang mahasiswi, budget yg saya punya hanya 1,3 om, terakhir kali pake asus zenfone 2 om, mengecewakan banget. saya sih cuman pngen hp yg gak panasan kayak asus zenfone 2 ketika browsingan om terus kameranya radak bagusan om, kira kira apa ya om? mohon infonya

    1. Bu Nazil,

      Kalau kriterianya begini, bukan seperti pertanyaan Anda sebelumnya, silakan mencari LG L70 baru atau Xiaomi Redmi 2 bekas. Pastikan membeli Redmi 2 yang bergaransi resmi.

      1. Seandainya anggarannya bisa dinaikin jadi 1,5 ya bisa dapet redmi 2 baru… Masalahnya anggaran yg disebutin 1,3 jadinya ga ada pilihan… Apalagi kriteria nya selfie

        Kecuali kriteria kamera nya di coret dan cuma buat browser dan sosmed mungkin om herry bisa kasih pilihannya

    1. Pak Uwashi,

      Terakhir saya dapat di Erafone dengan harga Rp 1,799 juta. Jadi, lebih dekat ke Rp 1,8 juta sih.

  24. Tiongkok memang beda dari Japan Atau USA yang sadar akan kebanggaan terhadap nama bangsa dan negara. Sangat abai, kalau di negara lain seperti di Indonesia nama2 produk Made in China dicap BURUK. Mengabaikan brand Indo-China, Semoga brand Indonesia terus berkembang dan konsisten mengedepankan kualitas seperti yang dilakukan Polytron atau Maspion. Indonesia bisa belajar dari Tiongkok yang tidak mengirim buruh ke luar negeri, tapi memasukkan investor produk2 laku ke negaranya dan tetap mempekerjakan rakyatnya yang banyak di dalam negerinya sendiri. Vietnam saja tuh sudah bisa memproduksi dan mengekspor Samsung Made In Vietnam ke Indonesia.

  25. Pak Herry, saya dulu beli s880, tombol power gampang rusak, lock posisi di map lama, kamera apa adanya. Seri seri terbarunya sdh banyal saingan jadi gak menonjol kaya dahulu.

    1. Maaf pak tidak juga itu trgantung pemakaian kta klau sering jtuh atau di geletakan dmna sja pstinya rusak pak
      Kembali ke diri msing2 smuanya pak

  26. Salam kenal pak,
    Searching google tentang ciri-ciri powerbank xiaomi asli atau palsu, eh ketemu ini..
    Seneng deh.. Soalnya saya pengguna Xiaomi Redmi 1s nih pak..
    Jadi ketemu banyak pengguna smartphone yang lebih peduli sama spek daripada merk..\
    Oh ya pa, Xiaomi Redmi 1s itu udah discontinue ya yang garansi resmi nya.
    Soalnya waktu november lalu beli Redmi 1s di Care**ur garansi erajaya cuma tinggal 1 dan kemaren kesana lagi sudah ga ada..
    Ada rekomendasi pa yang jual Xiaomi resmi di jakarta??

    1. Bu Puput,

      Ya, Redmi 1S sudah diskontinyu. Namun, toko-toko masih memiliki sisa stok Redmi 1S bergaransi resmi kok. Karena selisih harganya berbeda tipis dengan Redmi 2, saran saya, mending beli Redmi 2 bergaransi resmi.

      Silakan cari di Erafone, Global Teleshop, dan Oke Shop.

  27. Ko lg l70 dan redmi 2 mana lebih awet untuk pemakaian sehari – hari misal main game. Yg saya masih ragu redmi 2 apakah panas.

  28. Kalau bapak saya malah bukan menganggap rendah produk China, tpi terlalu mendewakan produk global terutama yg dr Korea. Hahaha
    Itu masuk kriteria apa ya?
    Jadi sekalipun mengakui produk China ada yg bagus, tpi produk Korea dianggap selalu lbh bagus sekalipun kualitasnya sepantaran dan harga produk China jauh dibawah .hehehe

    Untuk produk China yg identik dgn cpt rusak, dari pandangan saya itu lbh dikarenakan pola belanja org kita yg lbh suka produk murah, lebih baik lagi murah dan ada stempel brandnya ga peduli aseli apa palsu, dan semuanya tentu bisa diadakan oleh pasar China. Sungguh deh saya heran kenapa ada yang mau beli HP replika buatan China yg ada brandnya Samsung atau apalah, kan udh jelas itu brg tiruan, sama aja menyerahkan diri minta di tipu. Padahal ga jarang harga HP replika sama dgn HP keluaran CHINA yg kualitasnya jelas. Jadi, kalau ada org yang mendiskreditkan China scr berlebihan, saya malah greget, soalnya lebih kpd sensi gak berdasar ( seperti kasus beras palsu yg nyatanya hoax itu ) dan terkesan asal tebang, semua dianggap jelek. Kan malu, cuman konsumen, lbh suka milih jelek, lantas yang disalahkan produsennya.

    1. Bu Diana,

      He… he… merek global asal Korea tidak saya bahas di tulisan ini.

      Produk Korea yang mana sih? LG biasanya saya anggap bagus. Kalau Samsung, nggak deh. πŸ™‚

      Betul. Citra produk Tiongkok jelek ya salah satunya karena sumbangsih konsumen. Mereka memiliki perilaku seperti yang Anda sebutkan.

  29. Maaf OOT bung Herry.
    Mau tanya di mana ya yg jual LG G2 mini Rp 1,7 jutaan seperti saya baca di komen di atas?

    1. Pak Riyanto,

      Lebih tepatnya Rp 1,799 juta. Coba cari di Erafone. Entah masih ada stok atau tidak. Stok terakhir di Erafone Mal Galaxy Surabaya sepertinya sudah diambil teman saya.

  30. yahh maklumin saja Pak Herry, fakta dilapangan kayak begitu, kebanyakan masyarakat tidak tahu bedanya, kalo udah denger barang itu keluaran cina, pikiran pertama yang keluar pasti cepet rusak. masyarakat sekarang kebanyakan makan merek, gengsi yang penting gaya.
    saya sering ditanya sama teman kalo mau beli ponsel pilih yang mana kalo budget sekian, saya sodorin semua terutama keluaran tiongkok dengan spesifikasi oke sesuai budget. ehh di bilang cepet rusak.
    maunya samsung, iphone, LG. udah 3 merek itu aja. lhaa piye tokh.

  31. mungkin agak melenceng keluar topik, tapi tetep saya tanya ya Pak Herry,

    bagaimana menurut pendapat Pak Herry dengan mulai banyaknya brand brand baru yang sebagian besar bermodalkan flash sale dengan kuantitas terbatas dengan promo ‘word of mouth’ dan ‘twitter buzzing’ buat membangkitkan animo publik yang mulai menjejakkan kaki di pasar smartphone Indonesia?

    kedua, semisal ada budget kisaran 3 juta s/d max 4,5 juta, Pak Herry menyarankan smartphone merek dan tipe apa?

    1. Pak Ragil Sunyoto,

      Ya, itu kan strategi pemasaran mereka. Sah-sah saja. Buat saya pribadi, kalau flash sale-nya hanya di Lazada, itu sangat mengurangi daya tarik. πŸ™‚

      LG G2, LG G Pro 2, dan Sony Xperia Z1.

      1. Tp kl budget nya bisa naik jd 5jt apakah om herry nyaranin lg g3 kepada pak ragil?

        Kalau pandangan pribadi awam seperti saya sih om,yg jualan flash sale,masih q liat dulu seberapa kuat brand dia di luar negri…

  32. wah luar nya biasa artikel sangat bermanfaat dan menambah informasi

    nah Pa kalau produsen OnePlus ituu termasuk kategori yang mana?

  33. maaf out of topic om herry πŸ™‚

    saya user redmi 2s,baru beli sekitar 1 mingguan di apollo wtc,posisi HH masih MIUI v644,
    kalo saya upgrade ke MIUI v6666 gimana? apa batre nanti akan jd lebih boros dan HH jd cepet panas?
    terus soal kamera,kenapa kalo di pakai jepret dlm kondisi gelap hasil jepretannya agak ke kuning2-an? apa harus di upgrade dulu biar ke kuning2-anya hilang?
    atas jawbanya saya ucapkan matur suwun,.heheheee

    1. Pak Eddy,

      Oh, Redmi 2. Saya sudah tidak memakai ponsel itu lagi. Jadi, saya tak mengetahui kinerja firmware terbaru ponsel tersebut.

  34. Saya Mau Bantu Pak Eddy tp saya gak pakai Redmi 2S, saya memakai Xiaomi Redmi 2 tanpa S.

    Saya masih setia dgn MIUI 6.4.4.0 dgn Alasan BUG/Masalah Hanya pada SIM 2 tidak bisa Dial *# lbh dr 1x.
    karena juga saya memakai Xiaomi Redmi 2 utk Sosmed, Browsing, Foto & Game Ringan.. masih sangat aman & nyaman.

    Nah.. utk Foto memang agak kuning, walaupun anda Update Versi MIUI nya. Namun Ada Tips & Trik Memoto pada malam hari.. yaitu anda matikan Flash pada kamera anda.. stand by kan kamera, lalu tarik dr atas ke bawah utk menampilkan menu yg biasa ada wifi, data, lokasi, senter dll.. Lalu anda hidup Senter/Torch tsb, jika sudah lalu kembali ke kamera, maka Kamera & Senter on, lalu lakukan lah pemotretan.. maka hasil akan lebih bagus.

    Memang BUG ini msh ada sampai saat MIUI 6.6.7 hari ini.

    tapi kalo punya pak Eddy Xiaomi Redmi 2S, gak tau sama atau gak.
    hee

  35. Pak Herry, Brand Merek Smartphone GLOBAL Mana aja yg Buatan Korea, Jepang, Tiongkong & Amerika ??
    sehingga yg lain bisa tahu.. yaa agak detail gitu lah.
    karena saya sendiri banyak gak tahu. dan kadang juga ikutan bilang Merek TIONGKOK. Hee,,

    1. Pak Wandy,

      Hmm… sekarang sudah jarang banget sih. Meskipun merek global itu berasal dari berbagai negara yang Anda sebutkan, produksinya dilakukan di Tiongkok. Oh, LG G4 masih buatan Korea.

  36. Iyaa.. kalau utk produksi & perakitan 75%-90% dilakukan di Tiongkok.
    Yaa semoga Indonesia bisa spt China yaa pak.. jadi SmartPhone gak mahal tp Kualitas tetap oke punya

  37. Pak Herry,
    Budget saya 2-3 jt
    Kebutuhan sy yang paling penting, HP harus bagus untuk foto resi pengiriman (karena sy berbisnis online), tidak perlu sampai bagus untuk seperti kamera DSLR. Cukup bisa memfoto alamat kirim, nama penerima dengan jelas, serta nomor resi yang jelas.
    Memori 2 GB, ROM 16 GB saya rasa cukup, dan yang paling penting, Baterai awet. Sy gak terlalu butuh untuk games, yang penting krn bisnis online, BBM WA lancar saya sudah bersyukur. Layar butuh 5.5 inch Pak karena jempol gede-gede ini dan butuh 2 SIM Pak.

    Dulu sy pakai Redmi Note, baterai bagus, performa oke, tapi kamera ampun2..buat foto resi buram sekali, apalagi klo malam. kena cahaya lampu jadi buram fotonya.

    Migrasi ke Sony C3 Dual, ngejar kamera bagus. Dapat bener kamera bagus, mantap buat foto resi, tapi lemotnya minta ampun. Buat buka aplikasi chat sangat lambat. Susah buat kerja bisnis online.

    Sekarang pakai Zenfone 2 RAM 4 Gb ROM 32 GB, performa dan kamera bagus, Baterai nya yang saya ampun, boros sekali, sampai HP gak bisa jauh dari charge.

    Jadi bingung mau pakai HP apa ini PAk. Beli murah sama mahal kok ya sama saja semua. Thanks

    1. Pak Doni,

      Saat saya membaca pertanyaan Anda sampai paragraf pertama, saya berencana mengusulkan Infinix Hot Note yang harga barunya Rp 1.599.000. Namun, karena Anda ternyata tidak puas dengan kamera Redmi Note, niat itu saya batalkan. Sebab, kamera Hot Note tak sebagus Redmi Note. Btw, menurut saya, kamera Redmi Note cukup bagus lho.

      Nah… kini saya yang bingung deh. Memperhatikan standar Anda tentang kamera plus aneka kriteria yang Anda sebutkan, rasanya belum ada ponsel berharga jual maksimal Rp 3 juta yang memenuhi semua kriteria Anda.

  38. Selamat Pagi Pak Herry
    Thanks atas responnya. Kamera Redmi Note utk ketajaman masih kalah dg Redmi 1S Pak, apa karena sy pakai Redmi Note generasi pertama dan processor ya dimana Redmi Note pakai MTK dan Redmi 1S tidak pakai MTK (Snapdragon)?

    Klo diatas budget 3jt, ada saran Pak Herry HP yg layak beli utk kebutuhan sy diatas? Thanks

    1. Pak Doni,

      Dulu saya memakai Redmi Note MTK kok. Sama dengan yang dijual resmi di sini. Hasil foto saya nilai lumayan.
      http://ponselmu.com/review-xiaomi-redmi-note-prosesor-8-core-harga-2-jutaan/

      Kalau anggaran lebih dari Rp 3 juta, lagi-lagi belum ada yang mampu memenuhi semua kriteria Anda. Bagaimana kalau LG G4? Baterainya tidak awet, tetapi dalam paket penjualan telah disertakan dua baterai. Silakan baca ini dulu deh:
      http://ponselmu.com/review-lg-g4-tak-perlu-lagi-kantongi-kamera-saku/

  39. Halo Pak Herry,

    Thanks atas responnya. Hmmm…melihat review Pak Herry, rasanya mungkin ada yang salah dengan HP saya ya waktu itu. Kebetulan ssat itu dipegang juga dengan teman yang pakai Redmi 1S dan di head to head kan hasil jepretannya. Saya akui, hasil foto HP saya dengan hasil review Pak Herry kalah jauh.

    Anyway..thanks atas sarannya. Akan sy pertimbangkan meminang LG G4. Sukses Pak buat blog nya. Saya banyak terbantu dengan artikel-artikel Bapak!

  40. Salam kenal pak herry.
    minta pendapatnya, saya ada budget 1,7 juta, menurut bapak mana yang diambil antara xiaomi redmi 2, redmi note atau zenfone 5 (spesifikasi untuk game dan kamera yang diutamakan) ?, atau bapak punya rekomendasi lain selain itu ?.

    Terimakasih sebelumnya pak.

    1. Pak Arief,

      Kalau ngejar kamera, mestinya Asus Zenfone 5. Namun, terus terang saya tidak menyarankan Anda membeli ponsel dan tablet merek Asus. Ada banyak faktor yang membuat saya memberikan saran itu. Intinya, Asus masih harus “sekolah” dulu deh.

      Tersisa Redmi 2 dan Redmi Note. Karena Redmi Note bergaransi resmi sudah sangat sulit ditemukan di pasar, Anda saya persilakan membeli Redmi 2 bergaransi resmi saja.

      1. Makasih pak jawabannya.
        Saya punya 1 pertanyaan lagi pak jika berkenan. Antara vivo x3s dengan one+1 dari segala fiturnya anda akan pilih/rekomendasi yang mana, mengingat di vivo sudah ada label hi-fi yang membuat kemampuan audionya mumpuni.

        Sekian pak, terimakasih

        1. Pak Septyan,

          One+1? Yang Anda maksud OnePlus One, bukan? Kalau iya, saya belum pernah menguji pakai ponsel tersebut. Karena itu, saya tak bisa memberikan rekomendasi soal OnePlus One.

          Terus terang, dulu saya sempat tertarik meminangnya. Namun, niat itu saya urungkan karena OnePlus One ternyata single SIM, bukan dual SIM.

          Kalau Vivo X3S, kebetulan saya sudah pernah memakainya. Silakan membaca review-nya di http://ponselmu.com/review-vivo-x3s-tipis-cantik-dan-tampak-mewah/

  41. Pak Herry..
    bagaimana mnurut anda ttg layanan purna jual dan kebandelan antara hp huawei & lenovo?
    saya ingin membeli hp dgn budget max 3 jt..
    ingin cari yg batrainya tahan lama, g gampang panas, game kuat, 4G lte, kamera bagus & layanan purna jual oke..
    mkci pak..

    1. Bu Wulan,

      Layanan purna jual dan kebandelan dua merek itu relatif setara deh.

      Kalau layanan purna jual boleh dicoret, ada Lenovo P70. Kalau layanan purna jual tetap harus dimasukkan, hmm… saya bingung juga harus menyarankan ponsel apa. LG G4 bagus banget, tetapi baterainya nggak tahan lama. Kriteria lainnya sih memenuhi syarat.

  42. wah, tulisan menarik nih pak.

    saya sendiri punya pengalaman dengan salah satu dari merk ponsel tiongkok diatas.. tp yg saya perhatikan bukan build quality/spesifikasi secara umum, tapi SoC.

    saya perhatikan, dari 3 kali kesempatan menggunakan SoC MediaTek, 2x diantaranya berakhir dengan kerusakan, padahal umurnya belum 1 tahun. hanya 1 dari 3 kesempatan itu yg ponselnya bertahan lebih dari 1 tahun.

    apa ini ada hubungannya dengan fakta yg bapak kemukakan diatas?

    terima kasih pak.

    1. Pak Hari,

      Mohon maaf karena saya baru bisa menjawab pertanyaan Anda pada pagi ini. Sesuai pengumuman di blog, pada 8-11 September 2015 saya libur merespons pertanyaan. Sebab, saya sedang berada di Jakarta dan Belitung. Selama di sana, jadwal aktivitas saya tergolong padat.

      Waktu itu yang rusak apanya, Pak? Ya, bisa jadi terkena hukum “ada harga ada rupa”.

  43. Pak Herry SW, diantara ponsel merk Tiongkok/global buatan Tiongkok yang pusat perbaikan resminya bagus atau lumayan bagus apa saja? Mohon infonya. Trima kasih

    1. Pak Adrian,

      Mohon maaf karena saya baru bisa menjawab pertanyaan Anda pada hari ini. Sesuai pengumuman di blog, pada 8-11 September 2015 saya libur merespons pertanyaan. Sebab, saya sedang berada di Jakarta dan Belitung. Selama di sana, jadwal aktivitas saya tergolong padat.

      LG, Samsung, lalu Acer.

  44. Ah gapapa Pak Herry, terima kasih banyak atas tanggapannya.
    Yg waktu itu rusak tangkapan jaringannya pak, yaitu sulit sekali menangkap 3G di luar kota / kota kecil.. Hanya mudah jika kita sedang di kota besar.
    Pada salah satu dari kedua kesempatan yg saya dapati rusak tersebut, saya dapat membandingkannya dengan tipe ponsel yg sama milik rekan saya.. tidak terjadi hal yg serupa.
    Sementara di kesempatan lain, kerusakan ini justru menimpa ponsel saya yang secara harga lebih tinggi dari yang lainnya.
    Entah memang ada pengaruh build quality.. tapi bagi saya, sepertinya lebih ke luck. Hahaha..

  45. Terima kasih atas tanggapan pertanyaan saya sebelumnya. Pak Herry SW mohon info dari merk Tiongkok berikut yang produknya sudah beredar resmi dan layanan pusat perbaikannya tergolong baik, menurut pandangan Anda apa saja : Coolpad, Huawei, Lenovo, Meizu, Oppo, Oneplus, TCL/Alcatel, Vivo, Xiaomi atau ZTE? Xièxie

    1. Pak Adrian,

      Yang layanan pusat perbaikannya tergolong baik, untuk saat ini hanya LG, Samsung, dan Acer. Kebetulan ketiganya bukan merek Tiongkok.

  46. Wah, sayang sekali ya Pak. Mungkin ini salah satu sebab kenapa banyak orang yang antipati merk Tiongkok atau prinsipalnya yang kurang mengalokasikan anggaran untuk customer care πŸ™‚ Btw terima kasih pak tanggapan dan infonya. Melalui ulasan bapak, saya telah terbantu memilih gawai yang tepat sesuai budget dan kebutuhan saya. Sukses terus Pak

  47. Untuk acer dan xiaomi oom lebih Herry lebih menyarankan yg mana ya? saya tertarik dengan xiaomi redmi 2 dan acer liquid z520. Tapi sepertinya dari beberapa segi dan harga, Acer Liquid z520 lebih unggul.

  48. Pak Herry,
    Kalau Infinix itu termasuk kategori ponsel tiongkok yang mana?
    Kalau saya berpendapat, merek (sedikit banyak) mempengaruhi kualitas sebuah produk. Karena kalau produk dikeluarkan oleh merek yang sudah terkenal, asumsi saya, pasti kualitasnya lebih terjaga (Mereka menerapkan Quality Control yang ketat untuk menjaga citra). Kalau menurut bapak bagaimana?

    1. Pak Dimas Putera P.,

      Tidak termasuk dalam kategori di atas. Infinix adalah merek Hong Kong buatan Tiongkok.

      Ya. Pengendalian kualitas merek global biasanya tergolong ketat. Namun, bukan berarti merek Tiongkok dan merek lokal tidak ketat. Ada merek yang ketat juga kok.

  49. Boleh nanya om?
    untuk ponsel merk meizu, tipe meizu m2, apakah sudah pernah diuji pakai/sekedar towel-towel?
    Dari segi kualitas produk apakah merk meizu bisa disejajarkan dengan ponsel2 merk xiaomi, lenovo, & oppo?
    Terimakasih..

    1. Pak Radi,

      Belum. Pesanan M2 dari Blibli sejak 1 Oktober lalu baru tiba kemarin sore. Saya belum mencobanya. Antre dulu.

      Karena belum mencobanya, maka pertanyaan kedua Anda belum bisa saya jawab.

  50. Coolpad soar termasuk hp yg bagus gk y?soalny saya lg cari hp harga 5 jt an yg bagus,kebetulan sy nemu coolpad soar..ap itu hp yg bagus?

  51. Pak Harry, saya mau beli hp dengan budget 2jtan. saya tertarik dengan lenovo a7000 spesial edition dan asus zenfone 2 ze551ml yang 16gb ram 2gb. sebenernya saya lebih tertarik lenovo tp menurut bapak lebih bagus yg mana? apa hasil jepretan lenovo bagus? soalnya saya pernah baca review orang2 yg pake lenovo p70 yg kamera nya sama2 13mp dan kamera depan 5mp kalau kamera nya ga sesuai dengan bersar nya jumlah megapiksel nya. selain soal kamera, hp mana kah yg lebih bagus. saya menginginkan hp yang cukup luas, gambar tajam, gak ngelag, kamera baik, buat internetan oke, dan baterai awet. oh iya zenfone 2 ini kan menggunakkan baterai tanam. sebenernya lebih baik menggunakan baterai tipe apa ya pak.
    atas jawabannya saya ucapkan terima kasih banyak.

  52. maaf pak, saya salah sebut nama. sekali lagi maaf. jadi menurut bapak, ponsel mana yang lebih baik sesuai kebutuhan saya tadi? terimakasih.

    1. Bu Farihah,

      saya tertarik dengan lenovo a7000 spesial edition dan asus zenfone 2 ze551ml yang 16gb ram 2gb. sebenernya saya lebih tertarik lenovo tp menurut bapak lebih bagus yg mana? apa hasil jepretan lenovo bagus?
      *** Saya belum pernah menguji pakai Lenovo A7000 Special Edition. Jadi, saya tak tahu bagus tidaknya ponsel itu. Kalau Zenfone 2, yang pernah saya coba varian RAM 4 GB dan ROM 32 GB. Hasilnya, biasa-biasa saja. Varian lebih rendah seharusnya sama atau malahan lebih buruk ya.

      Soalnya saya pernah baca review orang2 yg pake lenovo p70 yg kamera nya sama2 13mp dan kamera depan 5mp kalau kamera nya ga sesuai dengan bersar nya jumlah megapiksel nya.
      *** Saya pernah menguji pakai P70. Hasil fotonya benar 13 megapiksel dan 5 megapikel kok. Jadi, sesuai yang disebutkan Lenovo.

      selain soal kamera, hp mana kah yg lebih bagus. saya menginginkan hp yang cukup luas, gambar tajam, gak ngelag, kamera baik, buat internetan oke, dan baterai awet.
      *** Dengan anggaran Rp 2 juta dan kriteria sebanyak itu, jawabannya belum ada ponsel yang memenuhi syarat. Kalau yang mendekati kriteria Anda sih Hisense Pureshot. Harga barunya Rp 2,699 juta.

      oh iya zenfone 2 ini kan menggunakkan baterai tanam. sebenernya lebih baik menggunakan baterai tipe apa ya pak.
      atas jawabannya saya ucapkan terima kasih banyak.

  53. wahhh dulu sebelum kepingin a7000 se saya tertarik dengan p70. tapi sempet ragu karena kata nya dan kata nya tentang kamera nya. sekarang setelah denger apa kata bapak, saya jd kepengen p70 lagi kok ya hahahaha. terimakasih banyak pak atas jawabannya.

  54. Om…saya mahasiswi…punya budget dibawah 2.8,saya ingin mencari hp dengan kriteria batre kuat,fisik tidak rapuh/awet,build qualitynya bagus,kamera mantap,purna jual lumayan,service center aman,hp apa ya om yg cocok?
    Kalo menurut om lebih baik beli xiaomi mi4i atau meizu note?alasannya apa ya om?terimakasih

    1. Bu Unik,

      Dengan kriteria seperti itu, tidak ada yang memenuhi semua kriteria Anda. Anda harus memilih:
      * Baterai kuat, tetapi kamera tidak terlalu mantap, atau
      * Kamera mantap, tetapi baterai tidak terlalu kuat.

      Kalau yang baterainya kuat, silakan beli Lenovo P70 atau Wiko Ridge Fab 4G. Kalau yang kameranya mantap, silakan ambil Hisense Pureshot atau Xiaomi Mi 4i.

      Mi 4i atau Meizu M2 Note? Tak tahu. Sebab, saya belum pernah mencoba M2 Note.

    1. Pak Lathiful,

      Ponsel Infinix resminya hanya dijual online via Lazada. Tidak ada toko offline, termasuk di Kudus, yang menjadi jaringan pemasaran resmi Infinix.

  55. selamat malam pak HSW, ketemu lagi.

    saya mau mastiin, diantara merk lokal buatan tiongkok yg bapak kemukakan diatas, yaitu Advan, Aldo, Asiafone, Axioo, Evercoss, Himax, Imo, Maxtron, Mito, Nexcom, Nexian, Pixcom, Polytron, TiPhone, dan Venera..

    yang mana yg menurut bapak lebih baik?

    terima kasih..

    nb:
    saya sedang tertarik dengan ponsel berkamera putar pak, namun sayang pilihannya terbatas. karena faktor budget + persepsi negatif terhadap merk Oppo (N3, N1, N1 mini), yg ada tinggal merk Mito & Himax… saya jelas tidak akan memilih merk Mito, tp mengenai Himax.. belum yakin juga pak.

    1. Pak Hari,

      Bukannya saya tidak mendukung merek lokal, tetapi kalau melihat kondisi saat ini, menurut saya, mending beli merek global dulu deh. Apalagi, harga merek global kini sudah semakin terjangkau.

      Himax? Jangan deh. Mengecewakan. Etika bisnisnya saya nilai juga kurang bagus. Coba deh buka situs http://www.xiaomi.co.id dan lihatlah hasilnya. Padahal, Himax tidak ada hubungan dengan merek Xiaomi.

  56. Selamat sore om. Minta rekomendasinya yah. Aku masih aja bingung antara lenovo, vivo, infinix, dan xiaomi. Manakah merk yg kamera ok, bterai awet, tdk pnas krna utk jualan online, dan ram min 2gb. Aku lg nunggu lenovo lemon 3 tpi tkut klamaan. Jd antra vivo y21 dan y35, infinix note 2 dan zero 3, xiaomi redmi 3 dan redmi note 3 bagusan yg mana yah om? Tapi budget aku ksaran 2-3 juta. Tlng yah om. Mksh.

    1. Bu Tia,

      Maaf, baru hari ini saya bisa merespons. Sesuai pengumuman di ujung kanan blog, pada 21-24 Maret 2016 saya berada di luar kota dan tak sempat menjawab pertanyaan/komentar masuk.

      Dengan kriteria seperti itu, nggak ada deh. Anda harus memilih mau yang kamera bagus, tetapi baterai kurang awet atau baterai awet, tetapi kamera kurang bagus.

  57. Pak Herry SW, saya mau mnta rekomendasinya. saya rncna mau beli hp Sony Xperia M4 Aqua tp baru2 ini baru rilis Hisense Kingkong 2 yg kualitas spesifikasinya bs menandingi Xperia M4 dan harganya juga jauh lebih murah. nah, pada titik ini saya masih ragu harus beli brand sony yg sdh dikenal global dan kualitas mumpuni atau harus prcaya pd merk Hisense yang mgkin belum terlalu di kenal. mohon rekomendasinya Pak Herry?

    1. Pak Irvan Eka Putra,

      Xperia M4 Aqua sudah diskontinyu.

      Kingkong 2 saya belum pernah coba. Mengacu kepada pengalaman pribadi mencoba ponsel merek Hisense, kualitasnya secara umum bagus kok.

  58. saya mau tanya pak, merk asus sama xiaomi itu bagusan mana ya pak, dari segi keawetannya secara fisik dalem dan luarnya?
    terimakasih ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *