Review AHA Touch (1)

Rabu, 9 Februari 2011. Tiba di rumah menjelang pukul 23.00, di samping meja kerja saya telah nongkrong sebuah kardus berwarna cokelat. Ah, kiriman AHA Touch yang saya beli dari seorang penjual di Solo akhirnya tiba.


Dengan menggunakan cutter, dua stiker segel yang melekat di kardus saya sobek. Unit Touch saya ambil dan langsung saya balikkan. Saya ingin melihat warna penutup baterainya. Ternyata… jauh di luar dugaan saya.

Sebelum memutuskan membeli Touch warna biru, saya telah mengamati varian warna yang tersedia via situs AHA. Hanya dua warna yang saya cermati, hijau dan biru. Sebab, dua varian warna itulah yang kebetulan ready stock di penjual. Warna hijaunya terlihat norak, sedangkan birunya tampak lebih elegan. Karena itu, saya memilih Touch biru.

Hasilnya, mungkin saya tertipu layar laptop. Ketika menyentuh dan melihat langsung penutup baterai Touch biru, warna birunya sungguh berbeda dengan di situs maupun kardus Touch. Biru yang kini berada di hadapan saya sama sekali tidak terlihat elegan. Kesan murahan atau bahkan kampungan justru lebih mengemuka.

Tombol power saya tekan. Muncul tulisan AHA I Like It dan gambar enam orang yang tampak terperangah. Hmm… booting-nya kok lama ya.

bersambung….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *