Review Asus Zenflash: Gelap? Ah, Siapa Takut!

Setiap kali mendengar kata Xenon Flash, ingatan penulis alias HSW langsung melayang ke aneka ponsel yang dikenal memiliki kamera andal pada zamannya. Misalnya, Sony Ericsson K800i yang diluncurkan pada 2006 dan Motorola ZN5. Ada pula Nokia N82, N8, dan 808 PureView, dan Lumia 1020.

Saat dipadukan dengan kamera ponsel, Xenon Flash dikenal mampu memberikan tambahan pencahayaan yang memadai. Bukan sekadar menyala. Karena itu, kala mengetahui Asus Zenflash telah resmi dijual di Indonesia, HSW langsung tertarik menjajalnya.

Zenflash-4

Zenflash merupakan Xenon Flash eksternal yang mungil dan portabel. Dimensi fisiknya 48 x 30 x 15,7 milimeter dengan berat 20 gram. Ia dilengkapi kabel micro USB yang saat tidak digunakan dapat diselipkan di sekeliling bodi. Dengan demikian, tak ada kabel yang menjulur ke sana kemari. Untuk mempermudah pengguna membawanya, di paket penjualan disertakan sebuah silicone case.

Zenflash-2

Lampu kilat itu siap dipadukan dengan ponsel Asus Zenfone 2, Zenfone 2 Deluxe, Zenfone 2 Laser, dan Zenfone Selfie. Kalau disebutkan lebih detail, ia kompatibel dengan ponsel berkode tipe ZE551ML, ZE550ML, ZE500CL, ZE500KL, ZE500KG, ZD551KL, ZE551KL, ZE600KL, ZE601KL. Saat HSW mengetikkan ulasan ini, sebagian di antara ponsel tersebut belum tersedia di Indonesia.

Cara pemakaian Zenflash tidak ribet. Pengguna cukup menginstalasikan aplikasi ZenFlash dari Google Play Store, lalu menghubungkan Zenflash dengan ponsel via kabel micro USB. Agar tidak kerepotan memegang ponsel dan Zenflash, pengguna amat disarankan menempelkan aksesori tersebut ke permukaan ponsel. Zenflash sudah dilengkapi pita berperekat dengan velcro yang siap pakai. Velcro? Itu lho… krek-krekan yang sering dipakai di sepatu anak-anak dan tas.

Zenflash-3

Zenflash-1

Langkah selanjutnya, lewat aplikasi Zenflash di ponsel, pengguna tinggal membidik objek menarik, mengatur kekuatan pancaran lampu kilat, dan menjepret. Kalau mau, pengguna dapat melakukan pengaturan ISO kamera secara manual. Tersedia empat pilihan ISO, yaitu, 50, 100, 200, dan 400.

Buat Anda yang memiliki pengetahuan dasar fotografi, guide number Zenflash sebesar 4,8. Dalam bahasa yang lebih sederhana, bila pemotretan dilakukan memakai ISO 100 dengan bukaan diafragma f/2, jangkauan efektif Zenflash sejauh 2,4 meter.

Semakin rendah ISO, semakin pendek jangkauan Zenflash. Sebaliknya semakin tinggi ISO, semakin jauh jangkauan Zenflash. Pada ISO 50, misalnya, Zenflash hanya bisa memberikan suntikan cahaya hingga 1,5 meter. Sedangkan pada ISO 400, aksesori yang sama sanggup menambah pencahayaan atas objek berjarak empat meter dari ponsel.

Zenflash-5

Sampai di sini Anda mungkin berpendapat, “Kalau begitu lebih baik selalu diatur di ISO tinggi.” Hmm… nggak juga. Sebab, semakin tinggi ISO, semakin kasar foto yang dihasilkan. Untuk menghasilkan foto dengan detail objek yang prima, penggunaan ISO rendah lebih direkomendasikan.

Berapa lamakah daya tahan baterai Zenflash? Lampu kilat eksternal itu tidak dibekali baterai internal. Ia mengandalkan pasokan daya dari baterai ponsel yang dialirkan via kabel. Jadi, asalkan daya baterai ponsel masih memadai, Zenflash bisa didayagunakan.

Zenflash-6

Zenflash-7

Zenflash-8

Zenflash-9

Zenflash-10

Sekarang Zenflash dijual dengan harga ritel Rp 299 ribu. Cara termudah untuk membelinya adalah berbelanja online di Asus Store Indonesia. Di bagian bawah tulisan ini, Anda dapat mencermati perbedaan foto yang dihasilkan tanpa memakai Zenflash dan dengan menggunakan Zenflash. Berbekal Zenflash Anda bisa berkata, “Gelap? Ah, siapa takut!”

Zenflash-11

Zenflash-12

Zenflash-13

Zenflash-14

Zenflash-15

Zenflash-16

Zenflash-17

Zenflash-18

Zenflash-19

Zenflash-20

Zenflash-21

Zenflash-22

Zenflash-23

Zenflash-24

Zenflash-25

Zenflash-26

Zenflash-27

Zenflash-28

Zenflash-29

Zenflash-30

Zenflash-31

Zenflash-32

Zenflash-33

Zenflash-34

Zenflash-35

Zenflash-36

Zenflash-37

90 thoughts to “Review Asus Zenflash: Gelap? Ah, Siapa Takut!”

    1. Pak Arjo K. Bardijan,

      Menurut saya, pemotretan tanpa lampu kilat memang akan lebih natural.

      Kalau ingin pakai lampu kilat dan ingin hasilnya terlihat natural, lampu kilat sebaiknya tidak langsung mengenai objek, melainkan dipantulkan dulu. Masalahnya, sampai saat ini hal tersebut masih sulit dilakukan di kamera ponsel.

  1. Berarti zen flash hanya kompatible dgn zenfone dgn seri yg pak herry sebutkan ya? Sayang sekali pak, padahal saya sangat berminat untuk membeli produk tersebut untuk lenovo vibe x2 saya 🙁 . apakah ada produk sejenis dari pabrikan/merk lain yg kompatible untuk ponsel saya pak? Terima kasih.

    1. Pak Hanafi,

      Ya, sejauh ini kompatibilitasnya terbatas dengan tipe-tipe yang saya sebutkan. Sebenarnya masih ada tipe lain yang kompatibel, tetapi tidak saya tuliskan karena ponsel itu takkan beredar resmi di Indonesia.

      Lampu kilat eksternal tanpa merek untuk ponsel sebenarnya banyak dijual di toko-toko online. Carilah dengan menggunakan kata kunci “flash lampu selfie”. Aksesori itu mestinya dapat dipakai di Vibe X2. Namun, saya tidak mengetahui kualitas produknya ya.

      Di pasaran sebenarnya ada

    1. Pak Eko,

      Canon Flash? Hmm… tidak ada deh.

      Kalau asal lampu kilat eksternal untuk segala ponsel, coba cari di penjual online dengan kata kunci “flash lampu selfie”. Saya tidak mengetahui kualitas produk tersebut.

        1. Pak Fikri,

          Tak tahu. Saya sudah lama banget berpisah dengan Zenflash. Jadi, ketika Zenfone generasi ketiga keluar, saya tak pernah memadukannya dengan Zenflash.

      1. Xenon di sony tuh makan batre koh,klo di asus ini gimana? Klo xenon harus nya lebiih natural daripada led ya koh?

        1. Pak Lekpujo,

          Makan daya baterai sih pasti. Namun, saya merasa konsumsinya masih dalam taraf wajar deh.

          Xenon biasanya lebih kuat dan natural.

    1. Pak Hafiz,

      Pada daftar kompatibilitas yang tertulis di situs Asus Store Indonesia, ZE550KG tidak tercantum. Namun, karena ZE500KG dan ZE500KL dinyatakan kompatibel, mestinya Zenflash juga bisa dipadukan dengan ZE550KG.

  2. bung HSW

    aku mau sharing saja.
    dulu saya penguna sony ericsson K850 dengan kamera cyber-shot & xenon flash-nya.
    berkat lampu kilat halilintar-nya memotret dalam gelap tetap gambar terlihat jelas.
    putaran baling-baling kipas angin langsung berhtenti saat di bekukan menggunakan K850.
    hasil auto-focus cukup detil tanpa app editan sana sini.
    kenapa smartphone sekarang cuma mengunakan lampu LED sampai memakai dual tone segala.
    apa bung HSW tahu alasan-nya?
    trima kasih?

    1. Pak Yoobee,

      Alasan pastinya saya tak tahu. Saya menduga harga dan dimensi fisik menjadi pertimbangan utama produsen.

  3. Sebenarnya zenfone dengan laser AF-nya paket yang menarik untuk hape ber-kamera apalagi dilengkapi flash macam begini, sayang belum dilengkapi OIS kalau ya maka untuk low light pihak lain susah melawan….

  4. Kabel nya pendek ya ko? Seandainya Panjang kan bisa dipakai buat pencahayaan dr samping.

    Kl photo tanpa pakai app zenflash, bakal ga nyala ya? Misalkan photo nya pake app Instagram atau VSCO Cam.

    Kl zenflash nyala, flash built-in nya apa juga nyala?
    App zenflash bisa buat Kamera depan ga?

    1. Pak @halloarie,

      Ya, kabelnya tidak terlalu panjang.

      Tak pernah coba pakai aplikasi kamera tambahan selain ZenFlash. Dugaan saya tidak menyala.

      Ya, lampu kilat internal ponsel tetap menyala. Nyalanya lampu kilat internal itu yang menjadi trigger menyalanya ZenFlash. Tak bisa dipakai untuk kamera depan. Kalau Anda berencana memakainya buat kamera depan, produk yang dibeli bukan Zenflash, melainkan Asus Lolliflash. http://store.asus.com/id/item/201511BM120000003/B6824

  5. Pak herry untuk ponsel asus aja gk semua support ya pak… oya pak herry maksud dr ada ponsel lain yg mndukung zenflash namun tidak perlu di sebutkan karena tidak akan masuk sini itu zenfone zoom kah? 1 lg pak herry jd kalo mau bisa pake zenfone minimal harus beli zenfone generasi terbaru ya pak ? jd generasi awal tidak bisa menikmati zenflash pdhl sgt berminat sama zen flash…

    1. Pak Aldy,

      Benar. Tidak semua tipe kompatibel.

      Betul, Zenfone Zoom.

      Generasi awal ini maksudnya Zenfone 4, Zenfone 5, dan Zenfone 6 ya? Iya, generasi itu tak kompatibel dengan Zenflash.

  6. Oom Herry, dulu kan tidak merekomendasikan Asus, apakah sekarang sudah recommended?
    OOT: Gawai apa yg support smartfren 4G LTE 850 dan 2300 budget < 2 juta yg bukan bundling smarfren? Terima kasih

    1. Pak Wim,

      1. Asus yang keluaran lama tetap saya beri status jangan dibeli. Kalau yang keluaran baru, Zenfone 2 Laser boleh dilirik.

      2. Beli Hisense Pureshot Rp 1,999 juta saja deh. Ponsel itu memang dibundel dengan kartu perdana Smartfren, tetapi tidak dikunci. Anda bisa memakainya untuk menikmati layanan LTE Smartfren, Telkomsel, XL, maupun Indosat.

    1. Pak Najih,

      Silakan mempertimbangkan:
      * Hisense Pureshot Rp 1,999 juta.
      * Asus Zenfone 2 Laser ZE500KL Rp 2,099 juta.

    1. Pak Doni,

      Maaf karena baru hari ini saya bisa merespons pertanyaan Anda. Kebetulan saya baru pulang dari Jakarta dan Belitung. Selama di luar kota, jadwal aktivitas sangat padat sehingga saya tak sempat membalas pertanyaan yang masuk.

      Nah, itu yang belum saya ketahui. Kebetulan saya mendarat di Surabaya lagi kemarin. Jadi, belum sempat keliling memantau pasar.

  7. Koh Herry, perkenalkan saya Adrian dari Surabaya.
    Mohon sarannya jika saya ingin smartphone dengan performance okay, kamera kualitas menengah ke atas (sudah support laser autofocus atau phase detection) dan budget antara 2 s/d 3,5 juta, kira-kira pilihannya apa saja ya koh?

    Terima kasih.

    1. Bu Rara,

      Sementara ini Asus Zenfone 2 Laser. Kameranya tergolong cukup bagus, tetapi belum sampai ke taraf istimewa.

  8. pak herry
    maaf sebelumnya tapi yang jual zenflashnya khusus kota surabaya di mna ya pak..
    dan mungkin harganya berapa ya pak…trimakasih pak..
    senang bisa bertanya kepada anda..mohon balasanya..

    1. Pak Robby,

      Jangan menuliskan seluruh kalimat menggunakan huruf besar. Di dunia internet itu berarti marah-marah, berteriak, atau hal lain yang berkonotasi tidak sopan.

      Tak ada. Zenflash hanya berkabel.

  9. Maaf pak herry.. kemren keyboard saya rusak. saya tidak ada maksud marah2. bahkan berkonotasi tidak sopan. sekali lagi saya mohon maaf sebesar besar nya pak. hehehe.. kalau dari merk lain ada gak pak herry..

  10. Wah keren . Saya sdah berapa kali membaca artikel bapak, em knapa gk sekalian riview loliflash pak . Soalnya saya pengen tau hasil dari loliflash.

    1. Pak Sarif,

      Saya memang tidak tertarik mencoba Lolliflash kok. Sebab, aksesori itu lebih ditujukan kepada pencinta swafoto alias selfie, padahal saya nggak suka berswafoto.

  11. Itu smartphone sudah jelas bangetlah jika hasil dari jepretan via kameranya akan bagus dan bening dikualitas pada fotonya. Tapi buat saya pribadi sih mending pakai Nokia N82 dengan 5 MP plus Xenon Plash saja, sebab hasil dari kualitas tangkapan kameranya sudah setara juga 99% dengan kamera digital tuh mas. Xixixi.. :mrgreen:

    1. Pak Firmansyah,

      Wah, Anda masih punya Nokia N82? Ponsel yang mantap tuh. Saya cuma kurang suka dengan tombolnya yang bentuknya seperti beras.

  12. Kalau di pasaran memang banyak mas tapi belum ada yg bisa sinkron dengan waktu pengambilan gambar,coba aja zenflash bisa sinkron dengan banyak tipe hp pasti penjualannya bakalan meroket.

  13. Pak Herry,
    Saya baru beli seharga lima puluh ribu rupiah, hasilnya memuaskan, sayangnya untuk jarak foto jauh hasilnya berkurang. Untuk daya jangkau xenon flash itu sebenarnya brp meter Pak?

    1. Pak Akiryo,

      Wah, murah tuh. Baru atau bekas?

      Wajar kalau semakin jauh jarak pemotretan, efektivitas Zenflash menjadi turun. Saya lupa jarak efektifnya maksimal berapa meter. Sepertinya tidak lebih dari empat meter deh. Bacalah lagi buku panduannya. Carilah penjelasan tentang GN atau guide number.

  14. Bpk herry
    apakah zenflash bisa di gunakan di seri Asus zenGo serti lama dan baru ?
    terimakasih. kemaren saya downlod software zenflash di Googleplay iseng2 saya kira buat apa..ternyata ada pasangannya musti pake Accecoris ZENFLASH hehe. terima kasih…

  15. pak, kalau untuk asus zenfone 5 compatible tidak ya?
    terima kasih sebelumnya jika dapat membalas pertanyaan saya ini 🙂

  16. Mohon bantuanya .saya pake asus selfie kok gx nyala ya.apa ngaruh ya klo di android marsmallow gx bisa

  17. Saya sangat salut dengan om hery yg dengan sabar menjawab semua pertanyaan yg berulang… padahal klo baca koment dari atas semua pertanyaan sdh djawab, terima kasih om hery atas infonya gak jd nanya deech… Karena udh pada terjawab apa yg akan sy tanyakan, hehehe….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *