Review Asus Zenfone Max Pro M1: Empat Kali Diulang dari Awal

Aktivitas menguji pakai Asus Zenfone Max Pro M1 tergolong melelahkan. Pembaruan firmware berkali-kali muncul. Awalnya ponsel yang dipakai penulis alias HSW masih menggunakan firmware versi 238. Berikutnya, muncul pembaruan firmware ke versi 244, 247, 252, 305, lalu 309.

Pada sebagian pembaruan firmware peningkatan kinerja ponsel sangat terasa, terutama terkait kamera dan sensor sidik jari. Karena itu, uji pakai yang hampir selesai diputuskan dimulai lagi dari awal. Hal tersebut berulang sebanyak empat kali. Ya, empat kali!

Zenfone Max Pro M1 dibekali layar IPS enam inci beresolusi full HD+2.160 x 1.080 piksel. Rasio layarnya 18:9 atau lazim disebut fullview display. Di sisi kanan ponsel terdapat tombol volume dan power. Konektor audio 3,5 milimeter, konektor micro USB, dan speaker dapat dijumpai di bagian bawah.

Sementara itu, di sisi kiri ponsel pengguna akan menemukan selot kartu. Dua kartu nano SIM dan satu kartu microSD dapat dipasangkan sekaligus. Sepasang nomor yang diselipkan bisa siaga bersamaan.

Mengacu kepada hasil uji pakai, Zenfone Max Pro M1 kompatibel dengan layanan 4G LTE Telkomsel, XL, Indosat, Tri, dan Smartfren. Ponsel dengan kode tipe ZB602KL itu juga mendukung native VoLTE Smartfren.

Hal yang menarik, ponsel itu memungkinkan dua nomor yang siaga berada di jaringan 4G LTE secara simultan. Misalnya, selot SIM1 diisi kartu Telkomsel. Nomor itu berada di jaringan 4G LTE dan digunakan untuk berinternet. Pada saat bersamaan, selot SIM2 dipadukan dengan kartu Smartfren. Nomor Smartfren tersebut rutin dipakai untuk bertelepon dan ber-SMS dengan memanfaatkan layanan native VoLTE.

Kamera belakang Zenfone Max Pro M1 berlensa ganda dengan resolusi 13 megapiksel dan lima megapiksel. Kamera beresolusi lebih besar bertugas merekam objek, sedangkan kamera beresolusi lebih kecil membantu menghasilkan efek bokeh.

Dibekali fokus otomatis dan lampu kilat, kamera itu sanggup memproduksi foto beresolusi maksimal 13 megapiksel dan klip video 4K DCI 4.096 x 2.160 piksel. Pada mode bokeh, sebelum melakukan pemotretan pengguna dapat mengatur intensitas bokeh yang ingin dihasilkan. Tidak tersedia pilihan mode manual atau profesional di kamera Zenfone Max Pro M1.

HSW memiliki satu catatan khusus menyangkut kamera belakang. Ketika kamera akan diaktifkan, beberapa kali terjadi ponsel memunculkan notifikasi Camera error. Can’t connect camera. Lain waktu, kala kamera sedang dipakai, kamera itu tiba-tiba tertutup. Camera has stopped. Begitu pesan yang tersaji di layar. Solusinya sederhana. Kembali ke home screen kemudian mengaktifkan ulang kamera.

Beralih ke kamera depan. Kamera berlampu kilat itu dilengkapi mode portrait. Dengan memanfaatkan mode tersebut, hasil swafoto yang beresolusi delapan megapiksel bisa dipercantik dengan efek bokeh. Kalau difungsikan sebagai perekam video, kamera depan Zenfone Max Pro M1 mampu menghasilkan klip video full HD 1080p.

Ponsel berbodi logam itu memanfaatkan prosesor delapan inti (octa core) Qualcomm Snapdragon 636 1,8 GHz. Wi-Fi, bluetooth, GPS, sensor sidik jari, face unlock, dan radio FM yang siarannya bisa direkam merupakan sebagian spesifikasi lain ponsel itu. Memorinya terdiri atas RAM 3 GB dan ROM 32 GB. Ketika ponsel kali pertama diaktifkan, sisa memori internal mencapai 23,26 GB.

Ketika intensif dioperasikan, dengan perilaku pemakaian ala HSW, baterai tanam 5.000 mAh di Zenfone Max Pro M1 rata-rata sanggup bertahan 18 jam. Kalau kuantitas pemakaian tak terlalu tinggi, baterai ponsel itu baru perlu diisi ulang sekitar 30 jam terhitung sejak dipisahkan dari charger.

Selama uji pakai, HSW selalu menggunakan charger Anker yang mendukung Qualcomm Quick Charge 3.0 untuk mengisi ulang baterai Zenfone Max Pro M1. Proses isi ulang selalu tuntas dalam waktu maksimal 2 jam 37 menit.

Berbeda dengan aneka ponsel Asus yang pernah HSW uji pakai, Zenfone Max Pro M1 menggunakan sistem operasi pure Android 8.1 Oreo. Android polosan. Walaupun demikian, sebagian kecil fitur Zen UI tetap disematkan ke ponsel itu. Misalnya, fitur ketuk-ketuk layar untuk mengaktifkan dan memadamkan layar. Pengguna dapat mengaturnya dengan masuk ke menu settings, system, gesture, lalu ZenMotion.

Sekarang saatnya membuat rangkuman yang disusun berdasarkan hasil uji pakai dengan versi firmware 309. Ketika proses pengetikan terhenti beberapa hari karena kesibukan HSW, sebenarnya muncul pembaruan firmware ke versi 311. Kali ini HSW mengabaikannya. Ha… ha… ha….

Tak perlu menyangsikan kegegasan ponsel berdimensi fisik 159 x 76 x 8,45 milimeter dan berat 180 gram itu. Daya tahan baterainya juga tergolong baik. Kemampuan dual SIM 4G-4G secara simultan sangat membantu pengguna yang menjadikan Smartfren sebagai nomor utama untuk bertelepon.

Dibandingkan ketika masih menggunakan firmware versi awal, performa kamera Zenfone Max Pro M1 telah meningkat pesat. Namun, kalau diadu dengan sesama ponsel gaib versi warganet, harus diakui kinerja kamera ponsel itu belum bisa menandingi Xiaomi Redmi Note 5.

Dulu sensor sidik jari yang berada di sisi belakang Zenfone Max Pro M1 kurang trengginas. Ada jeda yang sangat terasa, terhitung sejak pengguna menempelkan ujung jari di sensor sidik jari sampai layar terbuka dan menyala. Mulai versi firmware 305, ketidaknyaman itu telah lenyap. Sensor sidik jari jauh lebih responsif.

Beberapa pengguna Zenfone Max Pro M1 terpantau mengeluhkan kondisi yang mereka sebut multitouch ghost. Layar bergerak liar. Contohnya, saat pengguna menjalankan game atau memperbesar tampilan foto di Instagram dengan merenggangkan dua jari. Kebetulan HSW tidak suka bermain game. Sedangkan ketika men-zoom foto di Instagram, HSW tak mengalami hal yang dikeluhkan sebagian pengguna tersebut.

Konon multitouch ghost merupakan bug di Android 8.1 Oreo. Permasalahan tersebut sudah diidentifikasi dan kelak akan disembuhkan melalui pembaruan firmware. Terjadinya multitouch ghost bukan karena perangkat keras (hardware) Zenfone Max Pro M1 milik pengguna cacat.

Apakah Zenfone Max Pro M1 cepat panas? Tidak. Ponsel yang relatif cepat panas sebenarnya telah menjadi masa lalu Asus. Sejak beralih dari prosesor Intel ke Snapdragon, ponsel Asus tidak lagi mudah panas.

Namun, tak bisa dimungkiri sampai sekarang citra tersebut belum sepenuhnya hilang. Apalagi, sebagian pramuniaga ponsel merek tertentu masih sangat gencar mengembuskan kabar tersebut. Hal itu dilakukan semata-mata agar calon pembeli beralih ke ponsel asal Tiongkok yang mereka tawarkan.

Saat ini harga ritel yang disarankan untuk Zenfone Max Pro M1 varian 3/32, seperti yang HSW uji pakai, sebenarnya Rp2,399 juta. Realitanya harga segitu hanya bisa diperoleh kalau peminat sukses berebut dalam flash sale di Lazada. Kecepatan dan keberuntungan sangat diperlukan. Ujian pengendalian emosi seringkali menyertai.

Di luar flash sale, harga pasar Zenfone Max Pro M1 bervariasi. Mulai Rp2,425 juta sampai Rp2,6 juta. Mahal? Itu sudah turun lho. Ketika persediaan di pasar belum sebanyak sekarang, harga ponsel tersebut sempat menembus Rp3 juta, bahkan Rp3,2 juta.

Selain varian 3/32, ada Zenfone Max Pro M1 varian 4/64 dan 6/64. Zenfone Max Pro M1 4/64 hanya berbeda kapasitas memori dengan varian 3/32. Spesifikasi lainnya sama persis. Harga ritel resminya Rp2,899 juta, sedangkan harga pasar lebih mahal Rp400 ribu hingga Rp500 ribu.

Zenfone Max Pro M1 varian 6/64 bukan cuma berbeda di kapasitas memori. Resolusi kamera ponsel itu lebih tinggi. Kamera belakangnya beresolusi 16 + 5 megapiksel, sedangkan kamera depan 16 megapiksel. Harga ritel resminya Rp3,399 juta. Harga pasar masih misterius karena HSW belum pernah menjumpainya di pasar luring maupun daring.

***

Inilah contoh hasil jepretan kamera Zenfone Max Pro M1.

Monumen Kapal Selam ini dijepret pada suatu sore, ketika cuaca sedang mendung.

Objek yang sama dijepret dua hari kemudian, pada waktu/jam hampir sama, tetapi cuaca sedang cerah.

Ketika spanduk ini diproduksi, sebagian di antara pembaca ulasan ini mungkin belum lahir.

Intensitas bokeh yang dihasilkan kamera Zenfone Max Pro M1 dapat diatur. Bisakah Anda menemukan perbedaannya di dua foto berikut?

Titik fokus pemotretan juga dapat diubah.

Kamera depan dipakai untuk menghasilkan dua foto di bawah ini. Satu tanpa efek bokeh, satu lagi dengan efek bokeh.

***

Tangkapan layar Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

Zenfone Max Pro M1 yang HSW uji pakai tidak dilengkapi sensor giroskop. Ponsel bertipe sama yang kini beredar di pasar pasti telah dibekali sensor giroskop.

Berkaca kepada frekuensi pembaruan firmware di Zenfone Max Pro M1 dan peningkatan kinerja yang terjadi, mulai saat ini HSW akan menyertakan tangkapan layar versi firmware ponsel yang diuji pakai di naskah review.

166 thoughts to “Review Asus Zenfone Max Pro M1: Empat Kali Diulang dari Awal”

  1. Selamat pagi pak HSW,
    Semoga selalu sehat dan dalam lindungan Tuhan YME.

    Mohon ijin bertanya diluar seputar asus zenfone max pro m1 pak. Apa bapak punya rekomendasi tempat membeli aksesoris untuk asus zenfone 5 ZE620KL terutama untuk tempered glass selain yang sudah bapak rekomendasikan di twitter? Karena kemarin saya coba kesana kata penjualnya habis. Lalu apakah ada kendala dalam memakai tempered glass di zenfone 5 pak seperti ada efek pelangi atau gelembung di tepiannya karena layarnya yang 2,5D?

    Terima kasih bapak, selamat pagi dan selamat beraktivitas.

    1. Pak Arief Hidayatullah,

      Amin. Semoga Bapak juga selalu sehat.

      * Sementara belum ada rekomendasi lain, Pak. Sebab, saat keliling di Surabaya, saya belum menemukan tempered glass lain untuk ZE620KL.

      * Ya. Namanya saja tempered glass murah meriah, bagian tepinya tak bisa melekat sempurna.

      1. Dear Pak HSW,

        Terima kasih utk review2nya.
        Baru pakai satu pekan, kemarin ZE620KL saya jatuh. Tempered glass, layar, dan lcd pecah.
        garansi resmi asus.

        Gimana sarannya Pak, baiknya bawa ke SC resmi atau ke service semacam klikfi*, dll?
        Kalau di SC resmi dan pakai spare part yg ori, boleh tahu estimasi biaya ganti spare part dan servicenya, biasanya perkiraan berapa ya? waktunya brp lama?

        Terima kasih.
        Matur suwun,
        b

        1. Pak Badar,

          Kalau ingin suku cadang yang pasti orisinal, ya ke pusat perbaikan resmi Asus. Tentang harga dll silakan tanyakan langsung ke sana.

  2. Menarik juga untuk range harga under 3 juta. Btw selama koh Herry review hape Huawei sejak P8 sampai sekarang, apakah ada penyakit yg serupa dg Xiaomi? Kadang2 suka panas sendiri sampai hang dan boros batere? Saya punya Redmi 3 resmi, penyakitnya segitu suka panas sendiri sampai hang dan boros baterai, sedangkan saya tertarik meminang P20 Pro tapi penyakit hape cina itu masih mengghantui benak saya.

    1. Pak Roy Agustinus,

      * Selama menguji pakai aneka tipe ponsel Xiaomi, saya malahan belum pernah mengalami masalah yang Anda sebutkan.

      * Redmi 3 tidak beredar resmi di Indonesia lho.

  3. Berarti ghost touch bukan saya saja yang mengalami nya. Kupikir karena pake tempered glass.

    Btw Di s8 Ku yg juga Oreo g ketemu ghost touch… Mungkin karena sudah di handle tim Samsung y om…

    Btw KL suka main game, patut diacungi jempol ketahanan nya… Visual pubg kategori menengah, g kayak redmi 5 (sd450) yang detail gambarnya rendah, tapi g se-wow Samsung s8

    1. Pak Tama,

      * Oh ok.
      * Entah karena sudah ditangani Samsung atau ponsel Anda kebetulan bebas masalah. Sama dengan Zenfone Max Pro M1 saya yang kebetulan juga tak mengalami ghost touch.

  4. Dengan menggunakan pure android apakah bisa menggunakan dual apps om? Seperti 2 aplikasi WA dan sebagainya.

    1. Pak Moh. Sifa,

      Langsung dari menu bawaan sih tidak bisa. Silakan mencari aplikasi buatan pihak ketiga di Play Store.

  5. Pak Herry,

    Apakah kelak akan dibuatkan tulisan terpisah, mengenai perbandingan Asus Zenfone Max Pro M1 vs Redmi Note 5?

  6. Pa Herry..mau tanya :
    Dari segi kamera (Boleh juga untuk perekaman video sampai 1080p) mana yang lebih baik berdasarkan peringkat :
    Infinix Zero 5, Asus Zenfone Max Pro M1, Redmi Note 5, Asus Zenfone Zoom S, Asus Zenfone 5, Vivo v9

    Terima kasih

    1. Pak Slamet,

      * Jawaban saya fokus ke foto saja ya. Saya tak terlalu mengeksplorasi video.
      * Infinix mending langsung dicoret saja.
      * Ini urutannya: Zenfone 5, Redmi Note 5, Zenfone Zoom S, V9, dan Zenfone Max Pro M1.

  7. halo ko herry.
    menurut ko herry, menggunakan ponsen asus lbh nyaman pure android atau zen ui?
    fitur apa yg menjadi kelebihan zen ui?
    versi 6gb seharusnya menurut jadwal kpn ko tersedia di toko offline?
    trims sebelumnya

    1. Pak Roy,

      * Itu masalah selera sih.
      * Ada fitur-fitur bawaan yang bermanfaat untuk konsumen. Misalnya, perekam percakapan telepon.
      * Seharusnya bulan lalu. Namun, sampai kini belum muncul.

  8. mendingan mana koh max pro m1 vs redmi 5 plus? kamera depan bagusan mana? kulitas layar lebih oke mana? asus kalo claim ke unicom apa juga harus bawa invoice?

    1. Pak Bagong,

      Secara umum mending Zenfone Max Pro M1.

      Kamera depan Zenfone Max Pro M1 unggul tipis. Layar imbang.

      Asus klaim garansi ke Unicom? Bukankah Asus memiliki pusat perbaikan resmi sendiri?

  9. Dibandingkan dengan redminote 5 LBH gegas mana …dr segi performa perangkat …kamera dan kemampuan baterai….

    1. Pak Dedelesmana,

      * Kegegasan: imbang.
      * Kamera: Redmi Note 5 lebih bagus.
      * Daya tahan baterai: Zenfone Max Pro M1 lebih unggul.

  10. Om Herry, smartphone dengan stock/pure android termurah selain dari Xiaomi, Nokia, Asus yang masuk secara resmi ke Indonesia pada tahun 2017-2018 (hingga bulan Juni) apa ya?

  11. Pak Herry,
    saya galau mau beli HP yang baterai & kameranya mantap, harga 3 jutaan.
    mana yang better?
    1. Xiaomi Redmi Note 5 AI
    2. Asus Zenfone Max Pro M1
    3. Vivo V9
    4. Lainnya…

      1. Pak Herry,
        Ini kok ada info xiaomi redmi 6A udah mau rilis ya.. mau beli redmi note 5 kok ada mau muncul baru lg.. jadi ragu.

  12. “Namun, kalau diadu dengan sesama ponsel gaib versi warganet, harus diakui kinerja kamera ponsel itu belum bisa menandingi Xiaomi Redmi Note 5.”

    Pak Hery,
    Mungkin lebih menarik jika dijabarkan lagi. Kira-kira bisa dijelaskan lebih lanjut terkait keunggulan dan kekurangan satu sama lain ?.Terimakasih

    1. Pak Lukman,

      Naskah di atas kan me-review Zenfone Max Pro M1. Plus minus Redmi Note 5 kelak bisa dibaca kalau ulasannya sudah saya unggah.

  13. Ko Herry,
    Setelah sy baca reviewnya,apakah dpt disimpulkan bahwa;
    bila kita memakai SIM 1 utk internet (kartu GSM), kartu Smartfren yg di SIM 2 tetap bisa aktif utk SMS/tlp?

    Bila iya, wah…itu suatu yg sgt baik utk yg memakai kartu Smartfren sbg kartu utama & kartu GSM sbg cadangan bila Smartfren tdk ada sinyal seperti sy.
    Apakah kemampuan seperti di atas jg bisa Xiaomi Redmi Note 5 (internet dgn kartu GSM tapi kartu Smartfren tetap bs aktif)?

    Terima kasih ?

  14. Siang ko her. Mau nanya,maaf pertanyaannya sedikit melenceng dari asus ke lg hehe.
    Apakah smartphone LG pantas untuk dipinang? Seperti LG G6. Yang saya takutkan ketika membeli smartphone LG harga saat mau dijual malah jatuh dan LG cabut dari indonesia (seperti sony).
    Trimakasih ?

    1. Pak Iwan,

      Urutannya setelah Zenfone Max Pro M1. Hari ini saya mulai mengutak-atik Redmi Note 5 lagi.

  15. Ada informasi flash sale berikutnya kah om? Kalau di Erafone apa sudah tersedia dengan harga tanpa mark up?

    1. Pak Muhammad S.I.,

      Belum tahu.

      Seharusnya Erafone takkan menjual Zenfone Max Pro M1 varian 3/32 sesuai harga ritel resmi. Entah kalau beberapa bulan lagi.

      1. Kenapa gak akan jual dengan harga ritel resmi Koh ? Padahal kan juga salah satu distributor resminya, apa ‘nyambi’ jadi tengkulak ? He..

        1. Pak Dico,

          Untuk Asus, harga ritel resmi itu adalah harga ritel yang disarankan. Penjual boleh menawarkan lebih tinggi.

          TAM dan Erafone memang bernaung dalam grup Erajaya. Namun, keduanya adalah badan hukum yang berbeda. TAM sebagai distributor, sedangkan Erafone sebagai peritel. Mudahnya, Erafone itu sama dengan toko-toko ponsel lain, tetapi dia memiliki jaringan nasional dan selalu menjual barang bergaransi resmi.

  16. Yth.,
    Pak Herry SW
    Ada yang jual HP ini, ketika ditanya apakah garansi TAM ? Jawaban nya garansi Asus Indonesia. Apa perbedaan garansi TAM dengan garansi Asus Indonesia ? Terima kasih

    1. Pak RahmadiGresik,

      Distributor resmi ponsel Asus di Indonesia kan ada tiga. Yaitu, TAM/Erajaya, Metrodata, dan Datascrip. Seluruhnya resmi.

  17. Mau nanya Ko Herry Sw Yth:
    Asus zenfone max pro M1 yang dijual flashsale di lazada tertulis garansi distributor lokal. Apakah itu termasuk garansi resmi Asus Indonesia?

  18. Kamera yg terkadang tidak bisa dibuka menurut saya merupakan major bug, dan sayangnya sudah empat kali update masih seperti itu. Lalu ada juga dua versi yg disertai gyro dan tidak disertai gyro, sepertinya memang terlihat terburu-buru asus mengeluarkan ponsel ini demi menjegal pasar redmi note 5. Untuk rencana pendek ini berhasil karena hype nya banyak yg tersedot ke m1 pro. Namun efek panjangnya ponsel asus jadi kena cap ponsel setengah mateng. Saya sebelumnya sangat berminat langsung ambil Zenfone 5z ketika nanti keluar. Tapi melihat gegabah nya Asus mungkin saya tunggu dulu penilaian Zenfone 5z dari end user dan reviewer termasuk pak Herry.

    1. Pak Rido,

      * Di versi firmware 305, problem kamera yang kadang tidak bisa dibuka hampir tak pernah terjadi.
      * Yang tanpa sensor giroskop tidak dijual kok. Yang kini beredar di pasar pasti dilengkapi sensor giroskop.
      * Karena persiapan sepertinya lebih panjang, mungkin Zenfone 5Z akan lebih matang. Saya ingin mencobanya.

    1. Pak Manatar,

      Kuncinya Anda memerlukan ponsel dengan kamera bagus atau tidak. Kalau tidak, Zenfone Max Pro M1 lebih menarik.

      1. Ya pak, sy butuh kamera bagus, baterai awet, dan kegegasan kinerja. Rekomendasi pak herry apa? Utk harga 3 jutaan.

        1. Pak Manatar,

          Mengacu kepada pertanyaan Anda sebelumnya, ya berarti Asus Zenfone Zoom S.

          Kalau saya boleh merekomendasikan ponsel lain, ada Xiaomi Redmi Note 5.

  19. Zenfone Max Pro M1 yang versi RAM 6/64 apakah ada rencana untuk diuji pakai juga pak Herry? Saya penasaran dengan kemampuan kameranya yang infonya punya sensor berbeda dengan versi RAM 3/32

  20. Jadi kesimpulan untuk plus minus nya apa saja Pak HSW ?
    Seberapa layak dibeli untuk hp ini jikalau dibandingkan dengan produk dari merk tetangga ?

    1. Pak Steven Lim,

      Lah… kalau dibaca dengan cermat dari atas sampai bawah, kan langsung ketahuan plus minusnya tho.

      Samsung? Di harga yang sama sih saya lebih memilih Asus.

  21. Pak Herry, mau tanya
    1. Asus Zenfone Max Pro M1 kalau diadu Redmi Note 5 lebih gegas mana?
    2. Untuk masalah kamera sering eror itu karena software atau hardware nya koh?
    3. Tanpa memperhatikan harga, pilih mana Asus Zenfone Max Pro M1 atau Redmi Note 5 dalam semua aspek?
    4. Merk asus atau xiaomi yang harga second nya lebih jatuh?
    5. Dengan spesifikasi yang sama mengapa hp merk lokal (Evercoss/Polytron/Advan) lebih cepat rusak/kurang gegas dan lebih murah dibanding hp merk global?
    Trima kasih pak

    1. Pak Damar,

      1. Imbang.
      2. Saya tak berani memastikannya. Namun, saya lebih mencurigai firmware. Sebab, di versi 305 hal itu hampir tak pernah terjadi. Muncul lagi di versi 309.
      3. Redmi Note 5 dengan pertimbangan kameranya lebih bagus.
      4. Bergantung tipe. Secara umum harga bekasnya sama-sama kuat.
      5. Belum ada ponsel merek lokal dengan spesifikasi seperti itu deh.

      1. Kutip: “Namun, saya lebih mencurigai firmware. Sebab, di versi 305 hal itu hampir tak pernah terjadi. Muncul lagi di versi 309”

        Nah, itu pak Herry, yang bikin saya agak males dng Asus.
        Sudah update firmware sering banget, jadi kesannya produk setengah mateng, lha update yg lebih baru bukannya lebih baik.

  22. mantep om, jadi makin mepet redmi note 5 kameranya. walupun belum bisa menyaingi. hhe.
    btw review redmi note 5 kapan om? hhe
    lalu di antara charger QC 3.0 yang bagus, yang harganya paling murah apa ya om?
    saya sempet liat merk roker, anker, dll.

    1. Pak Reza,

      * Iya.
      * Hari ini saya baru mulai utak-atik Redmi Note 5 lagi.
      * Kalau ngejar murahnya, beli punya Xiaomi saja tho. Lebih terjamin. Anker sih lebih bagus. Namun, ya harganya berkali-kali lipat lebih mahal.

  23. Om Herry, dari tahun 2017 hingga 2018(tepatnya 10 Juli 2018), smartphone dengan stock/pure android selain dari Xiaomi, Nokia, Asus yang masuk secara resmi ke Indonesia apa ya?

      1. Kalau selain dari 4 merek tersebut (Xiaomi, Nokia, Asus, Motorola), ada lagi kah Om Herry ? Soalnya saya lebih senang menggunakan stock/pure android.

        1. Pak Nabil,

          Yang beredar resmi di sini rasanya tidak ada lagi.

          Eh, sepertinya Evercoss ada. Namun, jangan beli Evercoss deh.

          1. Begitu ya Om Herry.
            Oh iya, saya mau bertanya 1 pertanyaan lagi.
            Arti dari #HSWooo apa iya Om Herry? Saya penasaran 😉

            Sukses selalu untuk ponselmu.com dan juga untuk Om Herry SW.

          2. Pak Nabil,

            Ha… ha… ha… tagar #HSWooo itu saya pakai saat memberikan kode ponsel Huawei P20 Pro, ketika ponsel itu belum dirilis resmi ke Indonesia. Lensa kamera belakangnya kan ada tiga. Makanya saya tuliskan ooo. Sedangkan HSW itu singkatan nama saya.

            Amin. Terima kasih atas doanya.

  24. sepertinya bokehnya memang tidak terlalu unggul ya pak..

    mengenai update firmware, apakah setiap kali update itu ada data yg terhapus pak?

    satu lagi, apakah pengubahan fokus tersebut dilakukan sebelum rana ditekan atau setelahnya?

    1. Pak Hari,

      * Lumayan deh.
      * Data tidak terhapus. Namun, agar benar-benar segar, ponsel sengaja saya factory reset.
      * Sebelum tombol rana ditekan.

  25. Maaf oot
    1. Lebih dulu naskah zenfone 5 atau huawei p20 pro yg akan diterbitkan?
    2. Saya beberapa kali melihat gawai yg diuji pakai HSW seperti dilapis dengan skin kayu,, it softcase atau garskin? Pembelian ny dmn n merek ny apa?
    3. Sdikit spoiler karena naskah xiaomi redmi note 5 belum terbit,, uji nyata ketahanan baterai antara xiaomi redmi note 5 dan asus zenfone max pro m1 berbeda brp jam?
    Trimakasih

    1. Pak Jefri,

      1. Rahasia. 🙂

      2. Itu skin tanpa merek. Bisa dibeli di Customxskin, WTC lantai 4 ruang 402, Surabaya. Nama akun Instagramnya juga Customxskin.

      3. Dua jam saja.

  26. Mantap pak HSW ulasannya.
    Tinggal nunggu ulasan Redmi note 5.
    Semoga bisa diunggah minggu depan. Hehehe

    Mau tanya pak HSW.
    Jika pak HSW disuruh memilih [tanpa memperhatikan aspek kamera], bapak lebih pilih mana antara Zenfone Max pro M1 ataukah Redmi note 5?

  27. Malam om Herry, setelah saya membaca review tentang hp ini, dituliskan banyak mendapatkan update hingga 4x dan berkaitan dengan kinerja ponsel. Apakah ini artinya Zenfone Max Pro M1 pada saat awal diluncurkan masih terdapat banyak kekurangan atau bugs ya oom? Semisal pada sensor sidik jari, kinerja kamera, dan respon layar. Jika boleh saya menyimpulkan secara pribadi, produk ini bagus dari segi harga dan spesifikasi, namun pada kinerja masih terus dilakukan perbaikan dalam status ponsel telah dilaunching.

    Oo iya, liat spanduk Pro XL nya, saya jadi ingat pernah beli kartu perdananya dibungkus eksklusif pakai kotak berbahan aluminium tipis gitu (kalo ga salah ingat) hehehehe

    1. Pak Dil,

      * Ya, masih ada kekurangan dan Asus bergerak cepat untuk memperbaikinya.

      * Iya. Ada pula yang pakai kotak CD.

      1. Oo iya oom, mau tanya ttg Blackberry Aurora yg pernah direview sebelumnya, apakah masih ada mendapatkan update sistim terbaru hingga saat ini oom?

        Buat daily driver dengan pemakaian standar cocok ga Aurora itu oom Herry?

        1. Pak Dil,

          * Tak tahu pasti. Sebab, saya sudah lama berpisah dengan Aurora. Kemungkinan sih masih dapat update. BlackBerry terakhir menetapkan standar update berkala minimal selama dua tahun terhitung sejak peluncuran.

          * Untuk ukuran saat ini, Aurora sudah nggak menarik deh.

          1. Ooo begitu… Siap oom Herry..

            trus kalo untuk pemakaian standar harian (segi kenyamanan secara garis besar) tanpa mengacu kepada kamera, batrai, dll, oom Herry lebih milih Zenfone Max Pro M1 atau Redmi Note 5?

          2. Pak Denny,

            Dengan harga ritel resmi saat ini Rp1,499 juta, kalau Anda tidak memerlukan sensor sidik jari dan lebih mementingkan kapasitas memori, Aurora boleh dilirik lagi.

  28. Pak Manager, mau tanya donk. Asus Zenfone maaf pro M1 saya kok flash mode dan beberapa fitur di kamera non-aktif? Tidak bisa diaktifkan.

    1. Pak Arief,

      Ha? Pak Manager? #bingung

      Kalau fitur yang seharusnya aktif tak bisa diaktifkan, langkah termudah mampir ke pusat perbaikan resmi Asus deh.

  29. Pak Hery, adakah perbedaan waktu isi daya baterai menggunakan charger asli dengan charger milik anker yg support QC 3.0?

    1. Pak Ahsan,

      Charger bawaannya malahan tak pernah saya pakai. Kalau melihat spesifikasi yang tertulis, proses charging memakai charger bawaan seharusnya lebih lama.

  30. Koh, caranya liat tulisan firmware terbaru di Max Pro M1 di sebelah mana ya ? Saya udah cek di ‘about phone’ ponsel Saya, tapi ga ngerti yg mana versi firmware nya… Cuman pengen tau aja versi firmware punya saya, mohon petunjuknya.. He ?

  31. Ada saran toko online yg jual temperred glass nya Max Pro M1 ini ga Koh? Tapi yg bagusan, ini Saya beli pinggir2nya smua ga mau nempel, dan ga full juga.. Trims

  32. Koh HSW.. apakah ponsel pure android (sebut saja Max Pro M1 ini) bisa diinstalasikan ZenUI seperti ponsel2 ASUS lainnya ? Saya bertahun2 pake ASUS dg ZenUI nya beberapa apps nya lumayan membantu, ini jd kosongan smua rada2 bingung jadinya musti instal apps satu2 ?

  33. Terimakasih Pak Herry SW, untuk review yang sempurna. Very very good. Ditunggu review berikutnya Pak.

  34. Om Herry, saya sudah pakai zenfone max pro m1, sekitar dua minggu, sudah pakai rom 311 versi terbaru. Pada saat pemakaian sehari hari ponsel tiba tiba mati tanpa sebab, padahal saya tidak merasa mematikan ponsel tersebut, hal tersebut sudah berlangsung 2 kali sejak pertama kali dipakai. Biasanya ponsel saya nyalakan ulang seperti biasa dengan menekan tombol power.
    Apakah hal tersebut wajar, atau ada kerusakan di hardware, ponsel tersebut. Kalau harus dibawa ke service center Asus bagaimana cara menjelaskannya, mengingat kapan ponsel yang tiba tiba mati tidak bisa di prediksi.

    1. Pak Dwi Wibowo,

      * Anda menuliskan ponsel pernah dua kali tiba-tiba mati tanpa sebab. Hal itu terjadi saat memakai firmware yang sama (311) atau berbeda? Apakah Anda yakin tombol power tidak sengaja tertekan saat ponsel dikantongi?

      * Tiba-tiba mati jelas tidak wajar. Namun, karena baru terjadi dua kali, menurut saya, lebih baik ambil posisi tunggu dan lihat (wait and see) dulu.

      1. Om Herry, Rom nya sama versi 311.
        Kejadiannya hampir sama, pada saat ponsel habis dipakai kemudian layar terkunci,
        Saya coba aktifkan layar lewat sensor sidik jari, memencet tombol power, ketuk ketuk layar, ponsel tetap tidak mau nyala, akhirnya ponsel bisa nyala kembali setelah didiamkan lama, kemudian memencet tombol power.

        1. Pak Dwi Wibowo,

          Hmm… mungkinkah itu bug versi firmware 311? Sementara dipakai dulu saja sambil melihat perkembangannya.

          1. Halo ko Herry

            apakah eksklusif hanya erafone? toko offline jualnya biasanya nunggu brp lama lagi dr erafone?
            atau mereka jg kulak dr erafone?

            thx

          2. Pak Roy,

            * Kemungkinan tidak eksklusif Erafone. Mungkin berbeda 1-2 minggu.
            * Kulakannya dari Erajaya/TAM, bukan Erafone.

  35. met pagi 0m Herry SW,
    salam hormat & bahagia selalu.

    makasih ya 0m, atas review ASUS Zenfone Max Pro M1 nya, krn kebetulan saya sedang sangat membutuhkan ulasan ini, yg mana rasanya kurang afdol jika saya belum membaca dari Ponselmu.com sbg acuan (pribadi) saya slama ini dlm memutuskan pinangan sbuah ponsel (gadget).

    so, jika saya boleh skedar “Menebak” , pada sbuah pertanyaan yg sedang marak dewasa ini, yakni.. “pilih mana antara ASUS Zenfone Max Pro M1 dengan Xiaomi Redmi Note 5?”
    maka, (percaya) deh.. “pasti” kiranya 0m Herry akan lebih condong (Lebih Memilih) & memutuskan, menjatuhkan pilihan pada Xiaomi Redmi Note 5 berdasarkan/ menilik pada Keseluruhan Aspeknya, gimana..? iya ngga 0m..? hehee.

    oya 0m Herr,
    maaf yaa jika ini sekiranya dirasa 00T (0ut 0f Topic), namun.. bolehkah saya meminta saran (rujukan), sekiranya ponsel apa yaa, yg “worth to buy” (scara Kseluruhan) pada rentang kisaran harga Rp.4 juta – Rp.5 juta ???
    * 5 juta lebih dikit juga ndak apa² jika memang dirasa agak lebih mumpuni.

    akhir kata,
    maaf ya 0m, jika komen saya Terlalu Panjang, ini tdk lain tdk bukan, hanyalah sbg bentuk apresiasi & impresi saya terhadap 0m Herry yg selama ini saya kagumi.

    trimakasih-salam,
    aan kusuma

  36. Om Herry, Asus Zenfone 5Q diulas juga dong.
    Pertimbangan saya karena Smartphone tersebut sudah dilengkapi NFC dengan harga paling terjangkau Rp 3.500.000,-

  37. om herry , apakah nanti akan mereview nubia z17 mini ? , dari segi kamera lebih bagus mana zenfone max pro m1 dengan zenfone zoom s dan huawei nova 2i ?
    trims o?

    1. Pak Arief Sofyanto,

      * Nubia Z17 Mini takkan di-review.
      * Kamera Zenfone Zoom S terbaik, lalu Nova 2i, baru Zenfone Max Pro M1.

  38. Akhirnya bisa komentar juga di situs terbaik favorite saya ?
    Sebelumnya salam kenal buat Koh Herry, saya mau tanya koh, tapi karna pertanyaan sy untuk Artikel ini sudah terjawab di atas, maka saya akan bertanya yang lain apakah plus minus smartphone yang tak memiliki fitur Radio FM menurut pendapat Koh Herry ? Terima kasih atas jawabannya

    1. Pak Gusti Kaze,

      Plus: bisa mendengarkan siaran radio secara gratis.
      Minus: ya nggak bisa mendengarkan siaran radio secara gratis.

  39. Akhirnya bisa komen juga di blog terbaik favorite saya ?
    Sebelumnya salam kenal buat Koh Herry, berhubung pertanyaan sy tentang artikel kali ini sudah terwakili, maka sy akan bertanya yaang lain, apa plus minus samartphone yang memasang & tak memasang fitur Radio FM ?

    1. Pak Damian Kaze,

      Hmmm… komentar yang sama saya terima tiga kali dengan dua nama berbeda lho. Satu komentar lain telah saya hapus.

      1. Hehe sorry Koh Herry double post soalnya sy kira ga masuk komen sy setelah di refresh, coba dengan nama beda tapi tetap satu orang kok koh, maklum first komen ?
        Ok thanks atas jawabannya koh, berarti Radio ga ada pengaruh sama kinerja smartphone ya, btw, tanya satu lagi koh apakah ada smartphone Asus yang bisa menjalankan 2 aplikasi secara bersamaan dalam 1 layar seperti si Vivo V9 itu koh

        1. Pak Gusti Damian Kaze,

          Oh ok.

          Tidak. Lebih ke Anda memerlukan fitur radio FM atau tidak deh.

          Ponsel-ponsel keluaran terkini biasa kok. Istilahnya, split screen atau multiple window.

  40. jadi galau saya ini koh hery antara max pro sama redmi 5 plus. model saya suka max pro tapi gak ada pelindung layarnya. redmi 5 plus juga katanya banyak yang kena kasus BURN IN..

  41. Pak Herry, izin ikut tanya ya:

    1. Apakah untuk update firmwarenya punya ukuran besar dan memakan banyak space internal storage? Kira-kira setiap kali ada update firmware berpa Mb/Gb gitu pak?

    2. Kalau di Redmi Note 5 (garansi resmi) apakah juga punya kemampuan dual SIM 4G-4G secara simultan pak?

    Terima kasih. Selalu ditunggu review Redmi Note 5 nya

    1. Pak Seto,

      1. Besaran update mulai puluhan MB sampai hitungan GB. Awalnya akan mengurangi memori internal. Namun, setelah dipakai untuk pembaruan, takkan memenuhi memori Anda kok.

      2. Ya.

  42. Mau nanya Ko Herry SW:
    Kenapa fitur ketuk dua kali untuk membuka layar asus zenfone max pro M1 saya sering tidak berfungsi? Kalau buat mematikan lancat, kalau buat membuka layar yang sering macet.

    1. Pak Gondo,

      Hmmm… aneh. Mestinya kalau untuk membuka layar sering macet, hal serupa berlaku untuk mematikan layar. Apakah Anda menginstalasikan launcher atau theme tambahan?

      1. Benerr Koh.. Max Pro M1 punyaku juga gitu sama. Fitur double tap to wake up buat mematikan layar normal lancar jaya, tapi sebaliknya, buat mengaktifkan layarnya sering macet alias ga mau hidup. Sudah saya utak-atik, sementara solusinya adalah dengan menonaktifkan tab Zenmotion (off smua jadinya) trus saya hidupkan lagi baru bisa smua… dan kendala itu berulang lagi beberapa lama setelah HP dipake. Kira2 knp penyebabnya ya Koh?

        Info tambahan, software sudah paling update versi 311. Trims.

        1. Pak Dico,

          Thanks infonya, Pak.

          Saya kini sudah beralih mencoba ponsel lain. Sampai di versi firmware 309, saya hanya menggunakan fitur ketuk-ketuk untuk menyalakan layar ponsel saat tangan saya kotor karena, misalnya, sedang makan ayam goreng. Lancar-lancar saja sih. Saya lebih sering memanfaatkan sensor sidik jarinya.

    1. Pak Alvo,

      Amin. Terima kasih.

      Secara umum lebih oke V20. Zenfone Max Pro M1 unggul di daya tahan baterai dan kemampuan dual SIM simultan 4G-4G.

  43. Pak Herry SW,

    1. Pak kalau dibandingkan dalam hal daya tahan baterai, mana yang lebih baik antara Asus Zenfone Max Pro M1 atau Xiaomi Redmi Note 5..?

    2. Antara Redmi Note 5 dengan Redmi Note 4, mana yang daya tahan baterainya lebih baik..?

    Terima kasih.

    1. Pak Arta JL,

      1. Zenfone Max Pro M1.
      2. Saya sudah lupa baterai Redmi Note 4 bisa berapa lama. Sepertinya lebih awet Redmi Note 4.

  44. Maaf OOT pak HSW,
    Rekomendasi untuk hp dengan stylus pen terbaik di rentang harga 2-3 jutaan,4-5 jutaan,dan 6 jutaan ke atas apa ya pak?

    1. Pak Taufiq,

      Jawabannya, carilah Samsung Galaxy Note generasi lama yang harganya sesuai dengan masing-masing rentang anggaran. Barang dalam kondisi bekas.

  45. Maaf Out Of Topic pak HSW.
    Di kisaran harga 3,5juta mending Xiaomi Redmi Note 5 atau Zenfone 5Q ?
    Terimakasih.

    1. Pak Alvo,

      Amin. Terima kasih.

      Secara umum lebih bagus V20, kecuali dalam hal kemampuan dual SIM 4G-4G simultan dan daya tahan baterai.

  46. Pak, gimana cara ngaktifin fitur watermark camera di Zenfone Max Pro M1 ini ? dan kira2 bisa ga diinstalin aplikasi remote tv seperti MiRemote gitu? ehh, tapi setau saya Max Pro M1 ga ada infra merahnya kan ya ? ?

    1. Pak Dico,

      Fitur watermark tidak tersedia di menu kamera Zenfone Max Pro M1.

      Tidak bisa. Lha tidak ada sensor inframerahnya.

  47. Pak Herry,
    Apakah hp asus zenfone max pro m1 ini layak menggantikan xiaomi redmi 4x saya…?
    Terima kasih atas jawabannya

    1. Pak Herry,
      Maksud saya layak menggantikan dalam hal kegegasan dan daya tahan baterai
      Terima kasih atas jawabannya

  48. Permisi koh herry, saya ada beberapa pertanyaan mohon pencerahannya
    1. Bagaimana cara melihat sisa garansi yang tersedia pada ponsel asus?
    2. Bagaimana cara melihat versi firmware yang dipakai pada asus ZenFone Max Pro m1?
    3. Lebih memilih asus zenfone 3 max atau xiaomi redmi4x yang varian 3/32?
    4. Apabila dibandingkan dengan mi a1, apakah zenfone Max Pro m1 lebih unggul? Mengingat harganya yang hampir mirip, terimakasih

    1. Pak Rian Permana,

      1. Anda bisa menanyakannya dengan datang langsung ke pusat perbaikan resmi Asus. Tak dapat dilihat dari ponsel.
      2. Masuk ke setting, about, lalu software information.
      3. Redmi 4X.
      4. Zenfone Max Pro M1 unggul di daya tahan baterai dan kemampuan dual SIM 4G-4G simultan. Dalam hal kamera, Mi A1 lebih bagus.

      1. Terimakasih atas pencerahannya koh
        Mohon maaf tapi pada setting saya tidak bisa menemukan “about”, kalau mungkin yang dimaksud “system” ketika masuk saya tidak bisa menemukan software version.
        Wah kamera lebih bagus mi a1 ya, cukup mengejutkan buat saya koh hehehe

        1. Pak Rian Permana,

          * Coba cari yang namanya About Phone, Pak. Saya tak bisa langsung melihat menunya karena di sekitar saya tak ada Zenfone Max Pro M1.

          * Ya, lebih bagus kamera Mi A1.

  49. Pake Qualcomm QC 3.0 kok msih 2 jam 37 menitan ya, Pak? Baca2 di forum, grup fb, sama review youtube, ada yg bilang pake bawaannya aja 2 jam an – 2 jam 10 menit. Kok tiap orang beda2 ya?

    1. Pak Peppi,

      Lokasi pengisian ulang juga bisa berpengaruh terhadap hasil akhir. Hmm… cepat banget kalau pakai charger bawaan bisa tuntas dalam dua jam.

      1. Maksudnya gimana Koh koq tergantung juga dengan lokasi pengisian ulangnya? Apakah di dataran tinggi, rendah, bawah permukaan laut berbeda beda cepet/nggaknya pengisian batre? He he ,

        1. Pak Dico,

          Sepertinya lebih ke instalasi listrik dan kondisi kelistrikan di tempat Anda melakukan charging deh. Saya pernah membandingkan proses pengisian baterai ponsel yang sama di rumah, mal, dan hotel berbintang lima. Yang di hotel berbintang lima pengisiannya lebih cepat.

  50. Koh, mau tanya..
    Saya pengguna hp ini, serelah saya perbarui ke versi terakhir yaitu 316 kok di indikator sinyal muncul tanda silang. Adakah cara untuk membuatnya normal kembali, soalnya sebelum saya update hal tersebut tidak terjadi.
    Terima kasih.

  51. Salam, Pak Herry SW.

    Dengan budget 3,5 – 4 juta Rupiah, handphone dengan Snapdragon 636, RAM 4GB, ROM 64, Usb type C, dan dual camera dan support Qualcom fast charging apa ya, Pak? Saya sempat kepincut berat sama Asus Zenfone 5Q tapi setelah dipikir-pikir spesifikasinya serba tanggung untuk harga segitu, mungkin Pak Herry SW ada saran gawai yang lain?

    Btw, ada rencana mau review Asus Zenfone 5Q atau Nokia X6 jika kelak rilis global dan masuk Indonesia, Pak?

    Sukses terus untuk blognya, Pak. (review ini juga membuat saya tergiur sekali menjadikan seri Asus Max Pro menjadi gawai baru)

  52. Dear Pak Herry SW, mohon maaf jika pertanyaan saya oot. Saya ingin bertanya apakah Blackberry Aurora dengan harga sekitar 1,5 jutaan saat ini masih layak untuk dibeli? Untuk kinerja kamera Blackberry Aurora dibandingkan dengan Xiaomi Redmi 5A lebih unggul yang mana ya Pak? Terima kasih.

  53. Setelah menelusur internet untuk mencari handphone yang sesuai keinginan, saya menemukan Asus Zenfone Zoom S sebagai tipe yang paling mendekati hanya saja menggunakan Snapdragon 625. Menurut Pak Herry apakah Zenfone Zoom S masih layak dibeli saat ini dengan harga 3,5 juta Rupiah dalam kondisi baru? Untuk kualitas kamera depan dan belakang lebih unggul Redmi Note 5 atau Zenfone Zoom S? Dan secara rata-rata apakah kegegasan Zenfone Zoom S bisa disandingkan dengan Redmi Note 5 atau setidaknya nyaman dalam pemakaian yang cukup produktif (email, chatting, browsing, dll) ?

    1. Pak Joko,

      * Masih layak beli.
      * Kinerja kamera secara umum relatif imbang.
      * Kegegasan lebih mantap Redmi Note 5. Zenfone Zoom S masih nyaman dipakai untuk melakukan hal-hal yang Anda sebutkan sih.

  54. Malam Koh Herry,
    Mo nanya nih, maaf kalo OOT.
    Utk kualitas kamera, mana yg lebih baik antara Asus Zenfone 5Q dibanding Xiaomi Redmi Note 5?
    Lalu utk Asus Zenfone 5Q sendiri utk SIM 1 & 2 -nya apakah bisa simultan utk jaringan 4G-4G?
    Terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *