Review Asus Zenfone Zoom S: Kamera Bagus, Baterai Tahan Lama

Tak dapat disangkal kalau Huawei P9, LG G6, dan Samsung Galaxy S8 dibekali kamera yang kinerjanya pantas dipuji. Masalahnya, dengan perilaku pemakaian ala penulis alias HSW, baterai trio ponsel itu tidak mampu bertahan seharian.

Mimpi atas ponsel bergaransi resmi, berkamera bagus, dan berbaterai tahan lama terjawab lewat Asus Zenfone Zoom S. Jangankan “hanya” sehari penuh, sehari semalam pun bisa. Bahkan, daya tahan baterai Zenfone Zoom S sesekali bisa menembus 39 jam.

Kamera menjadi nilai jual utama Zenfone Zoom S. Di sisi belakang ponsel Asus membenamkan dua lensa kamera: 25 milimeter dengan bukaan f/1,7 dan 59 milimeter dengan bukaan f/2,6. Kamera dengan fokus otomatis dan lampu kilat ganda itu sanggup menghasilkan foto beresolusi 12 megapiksel. Kalau difungsikan sebagai perekam video, ia mampu memproduksi klip video beresolusi 4K alias 3.840 x 2.160 piksel.

Di iklan atau materi promo Zenfone Zoom S, Anda mungkin pernah membaca informasi bahwa kamera ponsel itu dilengkapi 2,3x optical zoom dan 12x total zoom. Sudah paham maksudnya? Bila belum, HSW yang bukan fotografer akan coba menjelaskannya.

Seperti sudah disebutkan di atas, kamera utama ponsel itu berlensa ganda: 25 mm dan 59 mm. Kalau 59 dibagi dengan 25, hasilnya 2,36. Angka tersebut oleh Asus tampaknya dibulatkan ke bawah menjadi 2,3. Itulah yang menjadi cikal bakal klaim 2,3x optical zoom.

Sama dengan kamera ponsel lain, di Zenfone Zoom S tersedia fitur digital zoom. Bila optical zoom di ponsel itu diakumulasikan dengan digital zoom, total akan didapatkan angka 12. Itulah yang kemudian disebutkan sebagai 12x total zoom.

Cara memanfaatkan fitur zoom di Zenfone Zoom S sangat sederhana. Bayangkan Anda sedang naik taksi online dan duduk di samping pengemudi. Di dashboard mobil terdapat sebuah mainan lucu. Anda ingin memotretnya.

Anda tinggal menjalankan kamera lalu membidik mainan itu. Mainan terlihat kecil. Pemutar musik dan tombol penyejuk udara juga tampak di layar ponsel. Klik. Satu foto Anda hasilkan.

Sekarang perhatikan bagian bawah layar saat sedang menjalankan menu kamera. Ada tulisan 1.0x di dalam lingkaran, bukan? Berarti tadi Anda memotret memakai lensa 25 mm yang bersudut lebar.

Kini tekanlah lingkaran tersebut. Tulisan di dalam lingkaran mestinya bakal berubah menjadi 2.3x sebagai penanda Anda sedang memanfaatkan lensa 59 mm di Zenfone Zoom S. Mainan lucu yang sebelumnya terlihat kecil bakal tampak lebih besar. Klik. Foto kedua langsung tersaji.

Bila lingkaran itu ditekan sekali lagi, tulisan di dalamnya akan berubah menjadi 5.0x. Anda berarti telah menggunakan kombinasi antara optical zoom dan digital zoom. Mainan di dashboard mobil sekarang terlihat lebih besar.

Ingin lebih besar lagi? Sapukan dua jari membentuk gerakan menjauh di layar ponsel. Angka yang sebelumnya 5.0x akan bertambah besar sampai puncaknya menyentuh 12.0x. Objek yang dibidik bakal terlihat jauh lebih besar, tetapi tidak setajam sebelumnya. Itulah ciri khas memaksimalkan digital zoom. Kualitas foto yang dihasilkan pasti merosot.

Fitur bawaan kamera utama Zenfone Zoom S bukan hanya itu. Tersedia mode portrait yang mempermudah pengguna menghasilkan efek bokeh. Mode itu baru muncul ketika versi sistem operasi ponsel diperbarui menjadi Android 7.1.1 Nougat. Ketika masih memanfaatkan Android 6 Marshmallow, mode tersebut takkan dijumpai di menu kamera.

Pengguna yang gemar bereksperimen patut pula menjajal mode manual, time lapse, smart remove, dan aneka mode lain. Di mode manual, pengguna bebas mengubah kecepatan rana (shutter speed), ISO/ASA, dan parameter lain pemotretan. Kecepatan rana bebas dipilih mulai 1/10.000 detik hingga 32 detik, sedangkan rentang ISO mulai 50 sampai 12800.

Beralih ke kamera depan. Kamera itu mampu memproduksi foto beresolusi 13 megapiksel dan klip video full HD 1080p. Walaupun tanpa fokus otomatis dan lampu kilat, realitanya pengguna bisa mendapatkan pencahayaan tambahan kala berswafoto alias selfie. Layar ponsel siap memancarkan cahaya ekstra yang lumayan terang. Seolah ia adalah lampu kilat darurat.

Membahas soal kinerja kamera, kamera Zenfone Zoom S secara umum memuaskan. Ponsel Asus dengan kamera terbaik yang pernah HSW uji pakai deh. Proses pemfokusan sangat cepat. Foto yang dihasilkan juga tergolong bagus, meskipun belum bisa mengungguli kamera Huawei P9, LG G6, dan Samsung Galaxy S8.

Kekalahan di kamera itu dibalas dengan sangat telak di sektor baterai. Baterai 5.000 mAh yang dibenamkan di Zenfone Zoom S mampu bertahan jauh lebih lama ketimbang P9, G6, dan Galaxy S8. Bahkan, pengguna bisa memfungsikan Zenfone Zoom S sebagai power bank. Ponsel dengan konektor USB tipe C itu siap membagikan daya kepada ponsel lain yang telah memperoleh notifikasi low battery.

Ponsel tanpa NFC tersebut memanfaatkan prosesor delapan inti (octa core) Qualcomm Snapdragon 625 MSM8953 2 GHz. Spesifikasi lainnya, layar AMOLED 5,5 inci full HD 1.920 x 1.080 piksel dengan Corning Gorilla Glass 5, Wi-Fi, GPS, bluetooth, RAM 4 GB, dan ROM 64 GB.

Saat ponsel masih segar, ruang kosong di memori internal mencapai 51,95 GB. Kalau ingin mengaktifkan layar tanpa menekan tombol power, pengguna dapat memanfaatkan fitur ketuk-ketuk layar maupun sensor sidik jari. Layar ponsel bisa dipadamkan hanya dengan mengetuknya sebanyak dua kali.

Sepasang kartu nano SIM dapat diselipkan dan siaga bersamaan di ponsel itu. Nomor yang dipakai berinternet leluasa masuk ke jaringan 4G LTE, sedangkan satu nomor lainnya masih bisa nongkrong di jaringan 3G. Mengacu kepada uji pakai yang dilakukan HSW, Zenfone Zoom S terbukti kompatibel dengan layanan 4G LTE Telkomsel, XL, Indosat, Smartfren, dan Tri.

Seandainya memori internal ponsel dinilai kurang besar, pengguna dapat menambahkan sekeping kartu microSD. Konsekuensinya, salah satu nano SIM yang sebelumnya terpasang wajib dilepaskan. Sebab, ponsel yang di negara tertentu dinamakan Zenfone 3 Zoom itu menganut prinsip 3-pilih-2. Pengguna harus memilih ingin memakainya sebagai ponsel dual SIM tanpa memori eksternal atau single SIM dengan memori eksternal.

Menduga Zenfone Zoom S tebal dan berat? Mengacu kepada Asus Zenfone Max (ZC550KL) yang dibekali layar dan baterai berukuran sama, HSW pun awalnya menyangka demikian. Namun, setelah memegang langsung ponselnya, dugaan tersebut spontan sirna.

Dimensi fisik Zenfone Zoom S (ZE553KL) 154,3 x 77 x 7,99 milimeter dan berat 170 gram. Pantas dibilang tipis untuk sebuah ponsel berlayar 5,5 inci dan baterai 5.000 mAh. Soal bobot, ia lebih ringan 32 gram ketimbang Zenfone Max.

Kesimpulan HSW setelah memakai Zenfone Zoom S sebagai ponsel utama selama beberapa minggu, termasuk saat meliput acara Motorola di Bangkok, Thailand, nih… dua jempol. Gegas, bisa simultan 4G-3G maupun 3G-4G, kamera bagus, dan baterai tahan lama. Ketiadaan NFC masih agak bisa ditoleransi.

Ketika ulasan ini HSW ketikkan, harga ritel resmi ponsel itu dipatok Rp 5,999 juta. Harga di pasar daring alias online lebih murah Rp 400 ribuan. Paket penjualannya termasuk satu buah jelly case transparan. Anda yang mencari ponsel andal dengan kamera prima dan baterai tahan lama layak membelinya.

Wabah Garis Putih

“Apa? HSW masih merekomendasikan Zenfone Zoom S yang layarnya banyak terkena garis putih?” Pertanyaan itu amat mungkin menari-nari di benak Anda. Sehingga, HSW sengaja memaparkannya dalam satu subbahasan tersendiri.

Harus diakui, banyak pengguna Zenfone Zoom S yang di bagian bawah layar ponselnya mendadak muncul garis putih. HSW pun mengalaminya. Wabah tersebut telah diketahui dan ditelusuri oleh Asus.

Hasilnya, “penyakit” garis putih hanya terjadi di Zenfone Zoom S yang diproduksi sebelum Mei 2017. Asus menawarkan penggantian layar gratis hingga penukaran unit kepada konsumen. Solusi yang bagus, bukan? Karena itulah HSW tetap berani menyarankan pembelian Zenfone Zoom S. Hal serupa sebelumnya HSW lakukan atas LG G4 yang sempat mengalami wabah bootloop.

Kalau Anda sekarang baru berencana membeli Zenfone Zoom S, HSW mempunyai satu kiat sederhana untuk menghindari masalah garis putih. Saat bertransaksi, perhatikan stiker di sisi belakang-atas kardus ponsel. Carilah tulisan yang diawali 2017, garis miring, dan diakhiri dua digit angka.

Dua angka terakhir itu menunjukkan bulan produksi. Carilah angka 05 atau yang lebih besar. Seandainya stok Zenfone Zoom S yang dimiliki penjual kebetulan semua berakhiran 04, pilihlah yang di kardusnya tak ada stiker berlogo TAM. Contohnya, Synnex Metrodata.

Alasannya sederhana. Walaupun di stiker masih tertulis 04 yang bermakna bulan April, unit berstiker Synnex Metrodata itu realitanya diproduksi pada Mei 2017. Jadi, seharusnya telah bebas dari “penyakit” garis putih.

***

Foto-foto di bawah ini dijepret memakai kamera Zenfone Zoom S. Semua dijepret menggunakan mode otomatis, kecuali disebutkan khusus. Olah digital yang dilakukan hanya resize foto dan kompresi ukuran file.

Menyaksikan kabaret di Bangkok, Thailand. Hanya ada dua macam pemain di pertunjukan yang sangat menghibur ini: pria berpenampilan pria dan pria berpenampilan wanita.

Satu-satunya alasan HSW membeli es ini: tampak menarik untuk difoto. Harganya THB 80 atau sekitar Rp 32 ribu.

Terus terang HSW tak mengetahui yang dijual itu daging/masakan apa.

Kali pertama melihat superhero berikut, HSW langsung teringat dengan Mr Kwik Smartfren.

Dispenser di sebuah toilet pria di Bangkok. Ada dua item yang ditawarkan. Satu untuk bagian atas tubuh, satu lagi untuk bagian bawah. πŸ™‚

Menjajal fitur zoom di Zenfone Zoom S. Perhatikan tulisan berwarna merah di bagian tengah bianglala.

Dimulai dengan pemotretan memakai lensa 25 milimeter alias 1x zoom.

Kini memakai lensa 59 milimeter atau 2,3x optical zoom.

Terakhir, 5x zoom yang memanfaatkan fitur digital zoom.

Sekarang mencicipi mode portrait.

Model satu ini sempat dijadikan tebak-tebakan. Cewek asli atau bukan? Foto terlihat kekuningan karena cahaya lampu di lokasi pemotretan memang cenderung kuning.

Yang ini dijepret di sebuah pujasera. Ia menjual berbagai es. Salah satunya yang terlihat di bagian atas halaman ini.

Walaupun sebenarnya lebih optimal saat dipakai memotret orang, mode portrait bisa digunakan untuk memotret objek lain. Misalnya, makanan.

Dua swafoto berikut dihasilkan kamera depan.

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

100 thoughts on “Review Asus Zenfone Zoom S: Kamera Bagus, Baterai Tahan Lama

  1. Hmh pak kok Iphone 7 ga disebut-sebut ya? Penasaran aja kok hehe
    Lalu lebih pilih mana ya antara Asus Zenfone Zoom S atau LG V20 dari segi kamera dan kegegasan?

    1. Pak Fauzi,

      Bergantung titik berat Anda di apa nih.
      * Baterai awet: jelas Zenfone Zoom S.
      * Layanan servis bagus: LG dong.
      * Bodi tangguh: V20.

  2. Sepertinya daya tahan batre lebih singkat dari asus zenfone max ya pak?apakah dr pemakaian atau gmn pak?

    1. Pak Iwan,

      Dulu Zenfone Max bisa tahan berapa lama ya? Saya sudah lupa.

      Pemakaian saya relatif sama. Mungkin dari kondisi jaringan operator dan aneka faktor lain.

  3. Pak Herry,
    Saya beli G4 karna review Pak Herry mengatakan kameranya salah 1 yg terbaik saat itu, namun kendalanya adalah baterai yg sangat boros utk pemakaian normal rata2 hanya bertahan sekitar 10jam an.
    Saya jg pengguna zenfone 3 max ZC520TL lagi2 karna review Pak Herry yg mengatakan baterainya tahan lama, jadi skrg saya tertarik dgn zenfone zoom S ini.
    Menurut Pak Herry bagaimana kinerja kamera antara LG G4 dan zenfone zoom S ini jika mengabaikan kemampuan optikal zoom nya, apakah zenfone zoom S ini lebih baik dari LG G4?

    1. Pak Wandi,

      Dengan asumsi sama-sama lensa normal, kamera G4 masih lebih bagus daripada Zenfone Zoom S.

  4. Oya om, apa sudah dipastikan kalau semuaaa HP Asus Zenfone Zoom S yang diproduksi Mei 2017 itu bebas dari “penyakit” white line?

    1. Pak Reza,

      Tak ada jaminan. Namun, saya belum pernah menerima testimoni garis putih dari pengguna Zenfone Zoom S yang diproduksi setelah April 2017.

  5. Terima kasih Pak untuk reviewnya
    Adakah rencana untuk me-review Zenfone 3 520KL dan apakah sudah pernah mengadu kamera Zenfone 3 520KL dengan Zenfone Zoom S ini, terima kasih.

    1. Pak Den Mas,

      Ponsel apa pun yang sedang diuji pakai sekaligus berfungsi sebagai ponsel harian saya.

      1. Jadi gak ada yg jadi jagoan hariannya Pak Herry ya (-_-“)
        Oh iya Pak, karna atas jawaban Pak Herry sblmnya galaxy note 5 tidak layak beli, buat ukuran budget 6-7 jt, yg paling direkomendasi apa? Tdk harus dr sisi apa yg menonjol, yg penting enak buat daily driver, terima kasih

  6. Dear Om HSW yg baik hati
    Kalau di atas ada P9, G6, S8, Zoom S sebagai urutan kinerja kamera yg layak dipuji. Bagaimana kalau diselipkan 3 gawai lagi, yaitu V20, Mi6 dan iPhone 7. tanpa melihat harga dan garansi, mana yg menjadi urutan pertama sampai hal yg buncit dalam hal:
    1. Kinerja kamera?
    2. Kinerja video?
    3. Kegegasan?, dan yg terakhir
    4. Built-in ?
    Thanks Om
    Oh iya.. sering2 aja Om pasang kaum hawa yg bening2 sbg objek fotografi, biar blog Ponselmu terasa sejuk dan adem, kecuali foto selfy biar Om sendiri sebagai objeknya. Hehe He… πŸ˜€

    1. Pak Saeful,

      Saya sudah tak mau mengomentari Mi 6 karena belum ada yang bergaransi resmi. Saya komentari sisanya saja ya.

      1. P9, S8, V20, G6, iPhone 7, Zenfone Zoom S.
      2. Hmm… saya cuma mencoba video sekilas sih.
      3. G6, V20, iPhone 7, Zenfone Zoom S, S8, dan P9.
      4. V20, G6, iPhone 7, S8, Zenfone Zoom S, dan P9.

  7. Koh Herry,
    Gimana proses charging nya apakah masih lama seperti Asus Zenfone Max, dan jika di adu dengan LG G5 SE dalam segi kamera lebih baik mana? Satu lagi, jika dibandingkan dengan Asus Zenfone 3 yg varian 4GB/32 GB kinerjanya bgmn koh, secara memiliki tipe prosesor yg sama hanya berbeda di kapasitas baterai??
    *maap koh kepanjangan cerita nya, sukses terus utk Blognya!

    1. Pak Ahmad,

      Saya tidak mengukur dengan detail, tetapi pasti lebih cepat ketimbang Zenfone Max.

      Lebih bagus kamera G5 SE.

      Kinerja apa? Kegegasan sih sama. Kamera unggul Zenfone Zoom S sedikit.

      Amin. Terima kasih untuk doanya.

  8. Om HSW, mohon saran, saya membutuhkan ponsel kedua dengan ekspektasi:
    1. Fisik tipis
    2. Batere tahan lama
    3. Tangguh (saya sering menjatuhkan ponsel)
    Saya tidak begitu peduli dengan camera, dan kalau bisa harganya 3 jutaan , terima kasih Om

    1. Pak Yasser,

      He… he… nggak ada deh. Lha syarat pertama bertolak belakang dengan poin 2 dan 3. Yang paling mendekati sih LG V20, tetapi harganya Rp 7,999 juta.

  9. 1.Menurut ko HSW, service center Asus itu bagus nggak selain komplain masalah white line di zenfone zoom S ini?
    2. Kalau dibandingin Zenfone zoom S dengan Mi 6 kamera nya unggul mana?

    1. Pak Suhariyanto,

      1. Saat ini cukup bagus.
      2. Mi 6 belum beredar resmi di sini. Saya tak mau mengomentarinya lagi. πŸ™‚

    1. Pak Ginanjar,

      Dikotomi itu hanya berlaku untuk Zenfone Zoom S dengan kode produksi 2017/04 kok. πŸ™‚

  10. kameranya wow untuk kelasnya. dynamic range-nya juga oke. baterai tahan lama. bener2 paket komplit, ya, Koh..

    1. Pak Fajar,

      Ya, tergolong komplet. Namun, belum superkomplet sih. Layak dibilang superkomplet kalau dilengkapi remote control, kemampuan tahan air, dan NFC. Ha… ha… ha….

  11. Selamat sore, Pak Herry. Mohon saran dengan dana kurang dari 5 juta, gegas, kamera bagus, Service Center oke, ukuran tidak besar karena pengganti Hisense Pureshot. Kalau iPhone 7 suka ukurannya, gak suka harganya soalnya, Pak, hehehe. Tadinya saya tertarik Asus Zenfone 3 ZE520KL 32 gb / 4 gb. Adakah pilihan yang lebih bagus, Pak?
    Terimakasih banyak untuk bantuan Pak Herry. Semoga makin sukses untuk Ponselmu.

    1. Pak Sofy,

      Karena ada kriteria “service center oke”, saya menyarankan LG G5 SE. Harga ritel resmi Rp 4,999 juta. Harga pasar bisa di bawah itu.

      Mengapa bukan Asus? Sebab, pusat perbaikan resmi Asus baru pada taraf cukup bagus, belum menyentuh tingkat oke alias bagus.

      1. Saya saat ini juga memakai LG G5 SE, Pak. Puas sekali, Pak. Kendala saya baterai yang sering kehabisan. Anak saya memakai Asus Zenfone 3 ZE552KL ( semua pilihan merujuk review dan saran Ponselmu tentunya ), puas juga dong, baterai lebih awet. Kalau secara keseluruhan Pak Herry sarankan yang mana, Pak? Ceritanya mau belikan ayah saya yang hobbynya lihat YouTube. Galau nih, Pak.

        1. Pak Sofy,

          Kamera G5 SE memang lebih bagus daripada ZE552KL. Namun, secara umum kamera ZE552KL masih tergolong bagus kok.

          Terkait daya tahan baterai, ZE552KL memang lebih awet ketimbang G5 SE.

          Oh, kalau ayah Anda hobi menonton YouTube, mending belikan ZE552KL daripada G5 SE.

  12. Kualitas layar amolednya bila dibanding dengan punya a7 2017 misalnya/atau hp amoled samsung yg lain bagus mana koh?

  13. Pak Herry, cuma nanya, kalau seandainya ada yang memberikan gratis ponsel tp yang tidak resmi apakah mau bikin reviewnya juga? Hehe
    Sukses untuk blognya, pak!

    1. Pak Katon,

      Mungkin akan saya review kalau memenuhi minimal salah satu kriteria berikut:

      1. Saya diundang menghadiri acara peluncurannya di luar negeri. Itu bagian dari apresiasi saya karena mereka telah mengundang saya.

      2. Merek itu untuk kali pertama akan masuk resmi ke Indonesia.

      3. Merek tersebut sebenarnya beredar resmi di sini, tetapi tipe ponsel yang akan diberikan gratis takkan beredar di sini. Padahal, tipe tersebut saya nilai unik atau menarik. Contohnya, dulu saya pernah me-review LG C299 yang dibekali empat selot kartu SIM.

      Kalau tidak memenuhi kriteria di atas, biarpun diberi gratis, takkan saya review.

  14. Koh, camera huawei p8 vs zenfone zoom s bagusan mana? Jika pindah dari huawei p8 ke asus zenfone zoom s , apakah cameranya terasa downgrade?

  15. Pak Herry,
    Untuk hasil foto terutama di area kurang cahaya rekomendasi ponsel yang mana
    Asus Zenfone Zoom S , LG G4, Sony Xperia Z3+ atau Samsung Galaxy S6 ?
    terima kasih atas sarannya

  16. Pak Herry saya mau tanya, bila dibutuhkan Hp camera untuk area rendah cahaya, rekomendasi dengan urutan yg mana berikut ini : Asus Zenfone zoom S, Sony Xperia Z3+, LG G4, Samsung Galaxy S6, LG G 5. Vibe shoot.
    Ada pilihan lain dengan harga sekitar itu?
    Terima kasih.

  17. Pak HSW, mohon petunjuk.. Ponsel non andromax apa yang bisa dipakai tlp dan sms menggunakan kartu smartfren 4G, tanpa diutak atik? Saya maunya kartu 4G smartfren dimasukkan hp langsung bisa buat tll dan sms (selain data tentinya). Bosan pake andromax pak, tp kudu tetap pake nomer smartfren sbg ketentuan dr perusahaan

  18. ko herry,reviewnya bagus banget saya suka tiap om review…kenapa om ndak bikin visual review?atau maksud saya youtube gitu…pasti subs om banyak krna bahasa om itu dapet ato ngena banget penyampaianya…semua pasti setuju dan seneng banget klo ko HSW bikin video di youtube…saran saya ini bisa direalisasikan ndak om?

      1. sudah subscribe om…tp tlg bikin review di youtube jg…toh om jg jadi panutan bagi reviewer ponsel di tanah air…istilahnya senior begitu…

  19. Membaca review Pak Herry SW itu berasa seperti baca artikel di tabloid Pulsa jaman dulu ya. Bahasa yang digunakan sangat rapi. Jadi semacam nostalgia setiap membaca postingannya, baik review maupun laporan liputan. Atau jangan-jangan Pak Herry juga pernah menjadi redaksi di tabloid handphone semacam itu? Hehe.

    1. Pak Bagas Pinantau,

      Lho… memangnya tabloid Pulsa sekarang sudah nggak ada?

      Saya nggak pernah menjadi tim redaksi tabloid ponsel.

  20. Maaf Koh Herry pertanyaannya OOT
    Kira2 Nokia 6&5 sama motorola moto E4 bakalan masuk indonesia apa tidak ya?
    Trus soal pelayanan service nokia & motorola bagaimana? Apaakah parah sprti SONY?
    Trima kasih

    1. Pak Roni,

      Dua tipe Nokia itu akan beredar resmi di sini. Moto E4 belum tahu.

      Servis Nokia yang mana? Yang terkait Microsoft (Lumia dan beberapa tipe feature phone) atau HMD Global (Nokia 5 dan 6)?

      Yang terkait Microsoft cukup bagus. Yang terkait HMD Global belum tahu. Lha ponselnya saja belum mulai dijual resmi di sini.

      Layanan pusat perbaikan resmi Motorola sama dengan Lenovo. Cukup bagus.

      Yang pasti, layanan pusat perbaikan resmi dua merek itu jauh lebih bagus daripada Sony.

  21. Pak HSW

    Oot, smartphone direntang harga 3 juta keatas dengan syarat:
    – tanpa booldware
    – kamera bagus
    – ram dan internal memori besar
    – baterai awet.

    1. Pak Ridza,

      Tanpa booldware? Mungkin maksudnya tanpa bloatware ya.

      Dengan kriteria seperti itu, jawabannya tak ada. Yang paling mendekati adalah Asus Zenfone Zoom S. Kriteria nomor 2, 3, dan 4 bisa dipenuhi. Sedangkan kriteria nomor 1 tak bisa dipenuhi, tetapi sebenarnya tak terlalu masalah. Sebab, aplikasi bawaan yang tidak diinginkan bisa dihapus atau minimal dinonaktifkan.

  22. Pak budget 5jt utk hp yg tangguh,penyimpanan dan processor ok plus kamera bgus apa ya? Sy melirik Samsung A7 2017. Apakah ada saran lain. Trims

    1. Pak Tian,

      Misalnya, untuk mengecek saldo e-money Bank Mandiri. Bisa pula mengubah profil ponsel dengan menempelkannya di tag NFC. Secara umum buat mayoritas pengguna ponsel saat ini belum terlalu dibutuhkan sih.

  23. Jangan review di youtube Om, biar bisa irit kuota buat yg bacanya haha. Lagipula, lebih susah nulis yg bagus dibanding cuma cuap-cuap di kamera ( seperti youtubers sekarang)

    Sukses untuk blognya Om

  24. Dear Ko HSW
    Mohon maaf kalau sedikit diluar topik
    apakah kalau kita mengaktifkan fitur dual space (di MIUI) atau sejenis nya, sehingga 2 akun WA sama-sama standby akan lebih menguras daya baterai?

    logika saya sih harusnya tidak ya Koh? (mohon dikoreksi jika pemahaman saya salah)

    karena dua-duanya kan jalan di background dan lalu lintas data juga relatif sama karena sama-sama push nya, kalau karena aktif dua-duanya kemudian aktivitas HP jadi lebih sering (karena banyak pesan keluar masuk) itu masalah lain, tapi jika kita berandai sama-sama dengan keadaan standby saja, apakah 2 akun WA yg aktif berbarengan akan lebih menghabiskan daya baterai ketimbang 1 akun?

    1. Pak Dony And,

      Ini berarti asumsinya sekadar siaga ya. Konsumsi baterai akan lebih boros, tetapi tidak signifikan. Lain halnya kalau dua akun WhatsApp itu sama-sama aktif.

  25. Sore Pak HSW,
    mau tanya beberapa pertanyaan.
    saat ini saya pakai G4 sesuai rekomendasi pak HSW karena kameranya oke.
    sayangnya baterainya tidak tahan satu hari (24jam).
    Menurut bapak,
    1. kalau yang saya butuhkan hp dengan kamera bagus, baterai tahan lama (minimal satu hari) dan performa gegas untuk ganti G4 saya sebagai hp harian. apa rekomendasinya?
    2. saat ini, kandidat hp pengganti G4 saya, yaitu Z5 dual, Xiaomi Mi6 dan Asus Zenfone Zoom S. apakah semuanya lebih baik dibanding G4? kalau iya, tolong diurutkan dari yang mulai direkomendasikan sampai tidak.
    3. kalau budgetnya 3,5 jutaan, apa rekomendasinya?

    terima kasih sebelumnya pak. maaf terlalu panjang

    1. Pak Fandi,

      Baterai LG G4 memang tak bisa bertahan sehari semalam alias 24 jam.

      1. Asus Zenfone Zoom S. Namun, kameranya masih kalah dibandingkan G4 ya.

      2. Xperia Z5 Dual silakan dicoret. Sudah nggak menarik. Mi 6 dicoret karena tanpa garansi resmi. Jadi, tinggal Zenfone Zoom S deh. Daya tahan baterai Zenfone Zoom S jauh lebih lama daripada G4, tetapi kameranya kalah prima.

      3. Hmmm… Infinix Zero 4 Plus. Baterai lebih tahan lama daripada G4. Namun, kameranya kalah prima.

  26. Pak Herry SW, untuk kondisi low light bagusan mana kualitas jepretan kamera asus zenfone zoom s atau Huawei P9? terima kasih

    1. Pak Zanuar Arif,

      Anggaplah lokasi pemotretan gelap sekali. Zenfone Zoom S lebih mampu menangkap objek.

      Namun, ketika lokasi pemotretan tidak supergelap, detail foto yang dihasilkan P9 lebih bagus ketimbang Zenfone Zoom S.

  27. pak herry, dengan kemampuan serupa (kamera, spek, dan baterai) dibawah 5 juta, menurut pak herry apa ya yang bagus? terimakasih.

      1. pak herry, bahkan moto e3 power belum bisa ya? baterai dan (ternyata) kameranya kan juga bagus tuh. apa dapur pacu nya kurang memuaskan?

        1. Pak/Bu Estha,

          Moto E3 Power kalau diadu dengan Zenfone Zoom S ya beda jauh deh. Ibarat sama-sama hotel, tapi yang satu hotel melati, sedangkan yang satu hotel berbintang.

          1. yang saya maksud serupa itu kelebihan mereka pak, kan sama sama lebih di baterai dan moto 3 secara mengejutkan juga baik kameranya. nah yang seperti itu dibawah lima juta sepertinya ada atau tidak ya? karna melihat beberapa review, moto e3 power kurang gegas pak.

            terimakasih, dan pak HSW boleh panggil saya pak. lebih cocok.

          2. Pak Estha,

            Oh maksudnya itu.

            Hmmm… paling Zenfone Max ya. Namun, pilihan terbaik tetap Zenfone Zoom S sih.

  28. Ko Herry, mendingan a5 2017 atau G5 SE kalo dilihat dari segi build quality, user experience (spesifikasi bukan segalanya kalo menurut saya, pengalaman pakai mi5s yang spesifikasinya oke, tapi masih sering stuttering, manajemen RAM kurang bagus walaupun sudah pakai ROM official bukan ROM abalΒ² distributor) sama ketahanan baterai? Mengingat keduanya sekarang harganya hampir sama (resmi tentunya), maturnuwun..

        1. Pak Ario,

          Tidak. Kamera lebih bagus G5 SE. Kinerja keseluruhan juga. Galaxy A5 2017 unggul di daya tahan baterai dan kemampuan tahan air.

  29. Salam Pak Herry,

    Menurut anda mana yang lebih cocok dibeli antara Asus Zenfone Zoom S dan Moto Z2 Play? Dilihat dari segi hasil kamera, battery, design model dan pelayanan service? Saya perhatikan kedua hp ini sekelas baik dari segi fitur dan harga.

    Terima kasih

  30. Hai Pak Herry.

    Dari segi kegegasan dan kamera, lebih bagus Asus Zenfone Zoom S atau Infinix Zero 4 Plus?

    Meski perbandingannya mungkin tidak apple to apple karna beda kelas & harga, tetap dipilih saja ya Pak jawabannya. πŸ™‚

  31. maaf pak,bila bajet 2-3 juta,kira2 hp yg memenuhi syarat kamera dan batre bagus apa ya…
    krn zoom s msh mahal pak,seperti xiomi mi max ato ada yg lebih baik
    terima kasih pak

    1. Pak Pangerlam,

      Jawabannya, tidak ada. Kalau anggaran bisa ditambah menjadi Rp 3,5 juta, ada Infinix Zero 4 Plus.

      Wah… saya malahan baru tahu ada ponsel bermerek Xiomi.

  32. Kmrn saya sempet tertarik ganti zenfone selfie saya dengan zoom s ini, tp budget kurang…

    Mohin saran bapak, saya butuh utk yg baterai tahan lama utk main games, dan storage yg gede dan kamera yg bagus utk video karena saya sering rekam video anak saya krn lagi masa pertumbuhan. Saran bapak apa ya? Budget 4-5jt an…

    1. Pak Herman,

      Kalau kriterianya seperti itu, yang paling pas memang Zenfone Zoom S. Ayo menabung lagi Rp 600 ribu, Pak.

  33. Salam pak Herry
    Maaf oot, Saya minta saran untuk beli hp yang memuat aplikasi banyak tapi ga cepet lemot,batery pun tahan lama dengan Kisaran harga 2 sampe 3jt an apa ya pa?
    Mohon sarannya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *