Review HP Slate 7 Beats Special Edition: Warna Merahnya Bikin Penasaran

Sejak belasan tahun silam, pasar Indonesia adalah pasar yang sangat unik. Kalau di negara lain penjualan gawai alias gadget biasanya berkorelasi dengan tingkat pendapatan per kapita, hal itu tak berlaku di sini. Masih ingat dengan betapa larisnya seri Nokia Communicator, bukan?

Uniknya pasar Indonesia juga terjadi dalam penjualan tablet Android. Pertanyaan yang sering dilontarkan calon konsumen adalah “Apakah bisa dipakai telepon?” atau “Ada televisinya nggak?” Tablet keluaran Hewlett-Packard alias HP ini tidak memenuhi dua kriteria itu. Meskipun demikian, ia sebenarnya memiliki aneka daya tarik yang pantas diketahui publik.

Slate 7 Beats-18

Bodi berwarna merah tampaknya menjadi pemikat tahap pertama. Buktinya, setiap kali penulis mengoperasikan tablet bernama lengkap HP Slate 7 Beats Special Edition itu, selalu saja ada orang yang penasaran. “Itu tablet apa? Berapaan? Merahnya ganteng banget.” Hal serupa terjadi saat penulis iseng mengunggah foto tablet tersebut ke internet.

Penampakan Slate 7 Beats memang terlihat mencolok dan tidak pasaran. Sisi belakangnya dominan berwarna merah. Logo HP berukuran cukup besar terpampang di bagian agak atas. Sedangkan di bawah ada logo dan tulisan Beats Audio. Penggemar audio pasti mengetahui asal usul Beats Audio.

Sisi depan tablet itu, tepatnya di bagian atas dan bawah, juga berwarna merah. Di dua bagian itu pula terdapat speaker yang siap memanjakan telinga pengguna. Konektor micro USB, micro HDMI, audio 3,5 milimeter, dan tombol power tersedia di bagian atas tablet. Sedangkan selot microSD, tombol volume, dan stylus bisa dijumpai di sisi kanan Slate 7 Beats.

Setelah seseorang tampak terpikat dengan tampilan fisik Slate 7 Beats, penulis biasanya iseng memutarkan beberapa lagu. Suara yang terdengar pantas mendapatkan acungan jempol. Keras dan tidak sember. Di antara aneka tablet Android yang pernah penulis coba, suara yang diperdengarkan Slate 7 Beats jauh lebih mengesankan. Dua jempol deh.

Slate 7 Beats-17

Daya tarik berikutnya adalah ketersediaan stylus. Stylus Slate 7 Beats berbeda dengan S-Pen bertombol ala Samsung seri Galaxy Note. Stylus Slate 7 Beats sepintas sama dengan stylus untuk peranti berlayar sentuh kapasitif. Karena itu, awalnya penulis tidak berani menaruh harapan berlebihan. Praktiknya, stylus dengan kombinasi warna hitam-perak itu ternyata andal dan nyaman dipakai.

Ketika stylus dikeluarkan dari selotnya, Slate 7 Voice Tab otomatis menjalankan aplikasi Tegra Draw atau aplikasi lain yang dapat diatur oleh pengguna. Stylus itu enak digenggam maupun disapukan ke layar. Selama uji pakai, penulis tak lupa mengunduh dan menginstalasikan aplikasi Graffiti dari Play Store. Penulis pun sukses bernostalgia. Kalimat demi kalimat penulis tuliskan dengan mencoret-coret layar, seperti yang dulu rutin penulis lakukan kala memakai personal digital assistant (PDA) bersistem operasi Palm.

Stylus tersebut juga dapat difungsikan untuk, misalnya, “memotong” gambar. Anggaplah pengguna sedang browsing dan menemukan gambar busana yang menarik hati. Pengguna tinggal mengklik ikon laso di layar, menggerakkan stylus mengelilingi gambar, lalu menyimpan potongan gambar tersebut.

Untuk mencegah layar tersentuh tanpa sengaja, saat memakai stylus pengguna bisa mengunci layar. Selama pengunci aktif, layar IPS tujuh inci beresolusi 1.280 x 800 piksel itu hanya akan merespons sentuhan stylus. Layar takkan bereaksi terhadap sentuhan jari atau telapak tangan.

Slate 7 Beats-19

Ingin menampilkan layar Slate 7 Beats ke layar televisi? Hal itu bukan mustahil diwujudkan. Tersedia dua alternatif koneksi. Pertama, menggunakan kabel HDMI. Kedua, secara nirkabel dengan memanfaatkan fitur wireless display. Kompatibilitas televisi dengan ragam koneksi itu tentu perlu diperiksa lebih dulu. Setelah terkoneksi, apa yang tersaji di layar tablet otomatis juga muncul di layar televisi.

Suatu saat, mungkin ada orang lain yang akan meminjam tablet Android 4.4.2 KitKat tersebut selama beberapa menit. Dalam kondisi seperti itu, pengguna Slate 7 Beats tak usah terlalu mencemaskan keamanan data miliknya. Pengguna tinggal membuat satu profil pengguna baru. Misalnya, profil itu diberi nama Tamu. Pengguna leluasa menentukan daftar menu atau aplikasi yang boleh diakses pengguna tamu. Tamu takkan bisa mengakses kumpulan data milik pengguna yang berstatus sebagai owner atau pemilik tablet. Kumpulan foto, video, lagu, maupun daftar kontak otomatis disembunyikan.

Slate 7 Beats-15

Slate 7 Beats-16

Spesifikasi lain Slate 7 Beats, di antaranya, prosesor empat inti (quad core) NVIDIA Tegra 4 A15 dengan kecepatan 1,8 GHz, RAM 1 GB, ROM 16 GB, Wi-Fi, bluetooth, dan GPS. Kala tablet belum diutak-atik, ruang kosong di memori internal mencapai 10,51 GB.

Sepasang kamera ditanamkan ke tablet berdimensi fisik 199,8 x 119,9 x 9,6 mm dan berat 360 gram itu. Kamera di sisi belakang dilengkapi fokus otomatis, tetapi tanpa lampu kilat. Kamera dengan fitur instant HDR tersebut mampu menghasilkan foto beresolusi lima megapiksel dan klip video full HD 1080p. Sedangkan kamera depan tablet hanya sanggup memproduksi foto dan klip video beresolusi maksimal VGA.

Secara umum, Slate 7 Beats adalah tablet Android non-3G yang menarik. Ia cukup responsif. Dipakai bekerja maupun bermain game sama-sama lancar. Baterai 4.100 mAh yang dibenamkan ke tablet itu rata-rata perlu diisi ulang dua hari sekali. Sekadar informasi, frekuensi pemakaian tablet ala penulis tidak setinggi frekuensi pemakaian ponsel pintar (smartphone).

Slate 7 Beats-20

Absennya selot kartu SIM memang lumayan membatasi konektivitas tablet itu. Namun, karena penulis biasanya baru mengeluarkan tablet saat duduk cukup lama di satu tempat, limitasi tersebut tak terlalu mengganggu. Minimal penulis memiliki waktu untuk mengoneksikan Slate 7 Beats dengan hotspot Wi-Fi dulu. Entah dengan memanfaatkan hotspot di lokasi penulis berada maupun tethering dari ponsel/modem.

Satu hal lain yang perlu diketahui, pemilik Slate 7 Beats harus rajin membersihkan layar dan bodi belakang tablet itu. Kalau aktivitas itu tidak rutin dilakukan, tablet merah tersebut bakal tampak kurang terawat. Sidik jari terlihat menempel di sana-sini.

Hingga penulis tuntas mengetikkan tulisan ini, Slate 7 Beats belum dipasarkan resmi ke Indonesia. Harga pasar di luar negeri sekitar USD 250 atau sekitar Rp 3.075.000. Penulis sempat mendengar rumor, sebelum 2014 berakhir, tablet itu akan dijual resmi di Indonesia. Harga jualnya kurang dari Rp 3 juta. Semoga saja kabar tersebut benar.

Dengan memperhatikan “harga” Beats Audio dan ketiadaan selot kartu SIM, penetapan harga sangat menentukan kesuksesan pemasaran HP Slate 7 Beats Special Edition. Kalau banderol harganya menyentuh kepala tiga, lebih baik HP Indonesia jangan menjualnya di sini. Daripada menggali lubang kubur sendiri.

***

Foto-foto lain yang memperlihatkan tampilan fisik Slate 7 Beats Special Edition dapat dilihat di tautan ini.

Inilah berbagai foto yang dihasilkan kamera tablet tersebut.

Slate 7 Beats-1

Slate 7 Beats-2

Slate 7 Beats-3

Slate 7 Beats-4

Slate 7 Beats-5

Slate 7 Beats-6

Slate 7 Beats-7

Slate 7 Beats-8

Slate 7 Beats-9

Slate 7 Beats-10

Slate 7 Beats-11

Satu foto berikut diproduksi oleh kamera depan.

Slate 7 Beats-12

***

Screen capture Antutu Benchmark dan Sensor Box for Android.

Slate 7 Beats-13

Slate 7 Beats-14

 

78 thoughts to “Review HP Slate 7 Beats Special Edition: Warna Merahnya Bikin Penasaran”

  1. kalau harganya mendekati kepala tiga, untuk tablet tanpa dukungan slot kartu sim gimana ya om, apakah nanti ndak akan digilas sama tabletnya samsung yang udah ada kartu sim dan punya brand yang mapan disini?

    1. Pak Kuatwj,

      Ada “harga” Beats Audio yang harus dipertimbangkan. Peranti dengan Beats Audio harganya memang selalu lebih mahal. Hal itu berlaku untuk ponsel, tablet, maupun laptop.

  2. Wah Beats-nya ini yang bikin saya kesengsem sama tablet ini pak… Kalau misal dijual dengan harga kepala tiga, saya rasa masih bisa dikatakan kompetitif, ya pak? 😀 Pakai Tegra 4 lagi 😀

    1. Pak Tuxlin,

      Kalau sampai tembus kepala tiga akan tidak kompetitif, Pak. Saya sih sebenarnya berharap harganya sekitar Rp 2,5 juta. Namun, dengan kurs dolar AS seperti sekarang, tampaknya lumayan sulit terwujud. Entahlah kalau ada pre-order dulu. Harga saat pre-order kan biasanya lebih murah.

  3. i dont need tab without sim card anymore,,kapok,,,ribet,,kudu make mobile wifi,hehehe,,udh pny galtab2 wifi only soal nya,,hehehe

    1. Pak Tuxlin,

      Benar. Sesuai yang sudah saya sebutkan di naskah, tidak ada selot kartu SIM.

      Rumornya sih akan dijual di sini sebelum pergantian tahun. Berarti, tak lama lagi deh.

  4. Wah akhirnya keluar jg review nya. Terima kasih masbro Herry untuk review nya.
    Saya ga gitu ngerti ttg spec, tp dengan kapasitas processor dan ram kek ini, untuk game hardcore (kek fps yg bagus bagus, atau batman kaya ps3) bisa nge lag ga ya.
    Pantesan di cari cari ga pernah ada, banyakan ga tau pula ada tab ini. Asumsi yg plg salah waktu pertama ngeliat kok kesannya bongsor banget, bezel tebal. Tp waktu jalan jalan k jakarta liat versi hp slate 7 voicetab nya, cukup kecil jg ya.

  5. FPS : First Person Shooter, ya model tembak tembakan gitu de Pa Herry. itu kan biasa nya grafik nya ajib ajib. Saya lagi mempertimbangkan untuk punya 1 gadget untuk browsing dan game (saya suka film dan suara yang bagus). alternatifnya :
    1. HTC One E8 : pertimbangannya 5 inch, ppi tinggi, spec bagus, suara ajib, dual sim jg (untuk ganti ganti provider, di daerah saya tinggal providernya kuat di daerah tertentu saja), sekaligus jadi bisa jadi hp.
    2. HP slate 7 beats : beats audio jadi sisi yang plg menarik buat saya pribadi.
    boleh saya minta opini pa Herry? mungkin ada alternatif lain yang terlewatkan ?

    1. Pak William,

      Terima kasih atas informasinya soal FPS.

      Saya belum pernah coba E8. Yang perlu diperhatikan saat membeli ponsel HTC:
      * Harga jual barunya di atas rata-rata.
      * Harga jual bekas terjun bebas.
      * Layanan service center seringkali mengesalkan.

  6. Wah tabletnya cakep, merah menggoda
    Spec juga cukup oke, ada beats pula yang bikin mupeng
    Btw klo diadu ama Nokia N1 menang mana nih pak? Suwun ????

    1. Pak Ray,

      Maaf, lain kali bila mengetikkan komentar cukup satu kali ya. Kali ini komentar Bapak masuk lima kali lho. Isinya sama semua. Jadi, empat yang lain saya hapus.

      Wah, belum tahu lebih bagus mana kalau diadu melawan Nokia N1. Lha saya belum pernah menyentuh N1.

  7. Terus terang kala membeli hape, yang saya pertimbangan pertama kali adalah kualitas audio (klo pake earphone). Makanya selama ini saya pake HTC, tapi berhubung harga HTC semakin tidak terjangkau, mungkin Hp Slate ini pilihan masuk akal.

    Memang tanpa SIM card jadi merepotkan. Saya pernah punya pengalaman dengan Nexus 7 Wifi Only, terus terang sangat merepotkan klo harus nyari wifi. Masak untuk dapat wifi harus nyari cafe dulu ha ha ha.

    Meskipu demikian, menurut Oom Herry gimana, apakah kualitas Beats Audio HP Slate ini cukup mumpuni untuk penggemar musik seperti saya?

    1. Pak Yeddy Hendrawan S.,

      Selera penggemar musik berbeda-beda. Buat saya yang bukan penggemar berat musik, suara Slate 7 Beats Special Edition sudah enak banget. Saya sampai terkaget-kaget dengan suara yang dihasilkan, sama dengan kala dulu saya mencoba HTC One M7.

  8. Maaf pak Herry SW saya mau nanya tapi OOT. Mungkin anda punya pengalaman lebih di belanja online, saya mau beli power bank delcell secara online, dan saya temukan di lazada dan elevenia. Lebih baik beli dimana.? atau punya rekomendasi yg lain.?
    Terima kasih banyak.

    1. Pak Anton,

      Yang power bank bentuk iPhone, saya lebih memilih bertransaksi di Lazada karena ongkos kirim lebih murah. Harga barangnya sih sama saja.

      Sedangkan untuk headset Nokia, saya tak berani memberikan rekomendasi. Sebab, terus terang saya agak ragu dengan orisinalitasnya.

  9. Kalau tidak di liat dari ongkos kirimnya lebih baik dan lebih terpercaya mana pak.?
    saya beli headset nokia juga sebenarnya buat ngejual Lumia 520 saya buat ganti Lumia 535, karna headset bawaan hilang jadi biar harganya ga turun banget hehe..
    Mungkin pak Herry SW punya rencana ngeriview smartphone pertama Microsoft ini.?
    Terima kasih banyak..

    1. Pak Anton,

      Kalau hanya melihat Elevenia dan Lazada-nya, saya sih sama-sama tak berminat belanja di sana. Namun, saya lihat penjualnya sama (Delcell) dan itu penjual kredibel. Jadi, bebas mau pilih mana.

      Dijual tanpa handsfree penurunannya tidak terlalu parah kok. Jatuhnya ya sama saja dengan kalau Anda bela-belain cari handsfree baru.

      Soal Lumia 535, belum saya putuskan. Lha review Lumia 730 saja masih belum selesai.

  10. Oh begitu terima kasih banyak jawabannya..
    Emang butuh berapa lama ya 1 acang yg anda gunakan sampai bisa menulis review.?

    1. Pak Anton,

      Berapa lama? Bergantung ponsel yang dicoba juga sih. Kalau dirata-rata sepuluh hari. Bisa lebih cepat, bisa pula lebih lama.

      Yang prosesnya butuh waktu lebih lama justru power bank. Minimal dua minggu. Minimal ya, bukan maksimal.

    1. Pak Roni Sanjaya,

      Masih dalam proses uji pakai nih. Semoga besok malam selesai sehingga lusa review bisa nongol.

    1. Pak Yogi Ardhi,

      Oh, ada acara peluncuran untuk media ya. Awal Januari 2015 dijual itu dalam bentuk pre-order atau langsung masuk ke pasar bebas?

  11. Bagaimana dengan stylusnya pak ? apa semudah menulis dengan pensil di atas selembar kertas ? terima kasih

    1. Pak RahmadiGresik,

      Zaman dulu apakah Anda pernah memakai PDA Palm atau Pocket PC? Kalau pernah, sensasi pakai stylusnya sangat mirip dengan itu.

      Bila dulu kebetulan tak pernah pakai PDA, ehmm… ya boleh juga dianggap seperti menulis dengan pensil di atas selembar kertas. Ujung pensilnya yang agak tumpul ya.

    1. Pak/Bu Dwi,

      Boleh coba Slate 7 Beats yang saya ceritakan di atas. Harga ritel resminya Rp 2,799 juta alias melebihi anggaran Anda. Namun, sekarang sedang ada pre-order di Bhinneka.com dengan harga sesuai anggaran.

      Alternatif lain, silakan berburu iPad bekas. iPad generasi pertama pun sudah enak untuk nonton film.

  12. Om Herry
    Jika ada dua pilihan antara HP Beat edition sama LG G Pad 8″ LTE , om herry memilih mana?
    Karena LG G Pad ada slot sim dan LTE , tetapi secara proci masih kalah.
    Terima kasih

    1. Pak Bambang EP,

      Saya belum pernah mencoba LG G Pad.

      Pilih mana? Mestinya bergantung kebutuhan utama Anda. Kalau Anda lebih perlu musik yang bagus daripada ketersediaan selot kartu SIM, ambillah Slate 7 Beats. Sementara itu, bila Anda lebih memerlukan ketersediaan selot kartu SIM, pilihlah LG G Pad.

  13. ijin mau share pengalaman merasakan proses klaim garansi yg positif ya Pak Herry SW, saya beli tablet HP Slate 7 Beats SE via bhinneka saat ada preorder yg lalu. Baru 2 bulan dipakai hp tersebut terjatuh saat dimainkan anak saya. Saya hubungi service centre nya, ternyata responnya sangatlah positif dan cepat, bahkan team dari HP bersedia mengirimnya via kurir (Cesco) sampai ke tempat tinggal saya di kota Purworejo, Jawa Tengah. Total waktu yg dibutuhkan sekitar 12 hari dari antara saya ajukan klaim sampai saya bisa menikmati kembali tablet saya. Demikian sekedar share dari saya, yg merasakan bahwa HP benar-benar nggak ribet layanan after sale service nya.

    1. Pak Lukito,

      Terima kasih atas sharing-nya.

      Tablet itu kan ceritanya rusak karena terjatuh. Yang rusak bagian apanya, Pak?

      Untuk perbaikan, Anda dikenakan biaya atau gratis? Kalau gratis, berarti HP perlu diberi dua jempol deh.

    1. Pak Lukito,

      Wuiks… kaca luar retak bisa diganti tanpa kena biaya? Mantap. Harusnya tidak termasuk dalam garansi tuh.

  14. Selamat sore pa Herry …
    Mohon infonta mmih HP Slate 7 Beats Special Edition , bisa mengambar sketa warna dgn stylusnya ,ya ? terimakasih

  15. pak herry mohon infonya Hp slate itu buatan cina atau amerika . karna aku lihat di wikipedia hp itu dibuat oleh orang amerika . dan maaf( oot )lagi cari hape android kisaran 1 juta maks 2 juta saya sih maunya hp yg gak gampang rusak dan baik buat game 3d aja terimah kasih

    1. Pak Muhammad Amar,

      Dulu waktu mencoba, saya tidak memperhatikan negara produsennya. Kemungkinan sih dibuat di Tiongkok. Kalau merek HP memang dari AS.

      Untuk pertanyaan kedua, saya bukan pemain game 3D. Jadi, kurang tahu.

    1. Pak Muhammad Amar,

      Layanan purna jual yang dimaksud apakah layanan pusat perbaikan resminya? Kalau iya, lebih bagus Acer.

  16. maaf yah komentar dua kali. Kalau menurut pak herry smartphone terbaik 2015 semuanya bagus misalnya layar 5 inci operasi android atau ios kamera bagus sekali ram besar budget 5 – 10 juta terima kasih atas jawabannya

    1. Pak Muhammad Amar,

      Sampai saat ini, ponsel terbaik 2015 versi saya adalah LG G4. Layarnya 5,5 inci, bukan lima inci.

  17. Malam Pak Herry,

    Terima kasih atas review nya.. Saya berminat buat ambil Tablet ini cuma yg mau saya tanyakan apakah ada slot micro SD nya dan apakah support OTG, karena kalo saya lihat spek nya sangat mendukung multimedia nah disitu kadang saya butuh tambahan memory external buat simpen file musik, foto, film dll.

    1. Pak Iyoez RZL,

      * Ada selot microSD-nya. Sudah saya sebutkan di naskah review lho. 🙂
      * Soal USB OTG, saya tak ingat telah mendukung fitur itu atau belum.

  18. Hello pak,,,klo hp slate 7 beat SE ini,,mumpuni ga untuk di pakai menggunakan speaker aktif khusus laptop semacam merk SIMBADA,,,

  19. Pak herry, mau tanya kalo untuk sekarang Slate 7 Beats special edition ini masih layak beli kah? Kalo masih layak online shop yg terpercaya apa ya pak, ada saran? Di bhinneka.com harganya ga pernah turun. Mksih pak

    1. Pak Rizky,

      Sudah kurang menarik sih. Kecuali, ngejar suaranya yang memang mantap.

      Walaupun sudah tidak sebaik dulu, saya masih lebih percaya Blibli.com daripada Lazada.co.id. Erafone.com juga oke.

    1. Pak Rizky,

      Tablet tersebut memang sudah diskontinyu. Di distributor pun sudah tak ada barang. Tadi saya coba cek ke berbagai situs, di Blibli dan Erafone memang tidak tersedia. Saya lihat di Tokopedia dan Lazada masih ada.

      Di Bhinneka sebenarnya juga masih ada, tetapi harganya masih mengacu kepada harga lama.

  20. https://www.tokopedia.com/blitzyshop/hp-slate-7-beats-special-edition

    ini ada link yang jualnya pak di tokopedia..

    saya ingin berbagi pengalaman juga mengenai layanan purna jual HP yang menurut saya sangat bagus..

    saya beli HP stream 8 windows 8.1
    karena saya install windows 10 jadi sering hang akhirnya saya reset nah pas reset factory settings itu stuck di progress 85% sampai batrainya habis.. setelah saya charge dan coba nyalakan akhirnya dibilang no boot jd ngga bisa dipakai.
    saya bawa ke HP service center Kota Kasablanka jakarta..
    niatnya sih minta diinstallin ulang aja.. eeh ternyata langsung diganti unit baru pada saat itu juga tanpa menunggu.. bukan unit tabletnya saja yang diganti tapi 1 paket dus baru.. jadi imei dus dan imei pastinya sama..

    top banget deh HP..

  21. Waaaah baru tau ada tablet cadas besutan HP ini, jadi pengen nih..
    Tapi apa masih layak kalo saya beli tablet ini, mengingat tablet ini keluaran 2014/2015

  22. Malam pak HSW.
    Membaca dari awal artikel sampe akhir komentar postingan ini,ada beberapa hal yg ingin saya tanyakan :
    -1,hp slate 7 beats SE ini kan (sesuai komen njenengan) udah diskontinyu ya,nah utk brg yg diskontinyu itu,apakah masih ada (berlaku) masa garansinya?jujur saya minat tablet ini (naksir tegra 4 sama beat audionya).tapi bingung kalo misal beli (baru) apa masih ada garansinya gak?karna saya liat masih ada ol shop yg masih menjualnya dalam kondisi baru pula.
    -2,apa alasan (dan mungkin pengalaman yg pak HSW alami) kenapa tidak merekomendasikan belanja ol di lazada?

    Terimakasih buat jawabannya ya pak.
    Salam.

    NB : mohon kalo sudah dijawab,konfirmasikan ke email saya : ***@gmail.com ya pak.

    1. Pak Ipul,

      1. Silakan menghubungi service center HP untuk menanyakan kebijakan yang berlaku.

      2. Terlalu banyak pengalaman pahit yang saya dapatkan selama berbelanja di Lazada. Mulai pengiriman lama, transaksi yang sudah dilunasi dibatalkan sepihak, hingga proses komplain yang berbelit-belit.

      Maaf, saya tidak melayani permintaan konfirmasi via email.

  23. Oia,satu pertanyaan lagi :
    Saya liat bezel tab ini kan lumayan tebel ya,nah saat dalam posisi tegra drawer (posisi corat coret make stylus) itu bisa sampe bezelnya juga (buat di coret2) atau cm layar utama aja?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *