Review Huawei P9: Sinergi Huawei-Leica yang Tak Sia-Sia

Sinergi antara Huawei dan Leica dalam pengembangan ponsel Huawei P9 membuat penasaran sebagian penggemar ponsel. Terutama, mereka yang sangat memedulikan performa kamera ponsel. Mereka yang tak pernah bermimpi membeli ponsel Huawei pun berminat memilikinya.

Kerja sama produsen ponsel dengan produsen lensa terkemuka itu tidak sia-sia. Kinerja kamera P9 memang layak diacungi jempol. Kenyataan tersebut membuat penulis alias HSW tanpa ragu menobatkan P9 sebagai ponsel berkamera terbaik 2016 versi HSW.

Perkenalan HSW dengan P9 sebenarnya sudah terjadi pada Mei tahun lalu. Saat itu HSW bersentuhan dengan P9 warna abu-abu dan perak (silver). Namun, kesempatan yang tersedia untuk mencicipi ponsel itu sangat terbatas. Total kurang dari 1,5 jam.

Berikutnya, pada Oktober tahun lalu, HSW kembali berjumpa dengan P9. Kali ini lebih lama. Hampir satu minggu. Ia menjadi kamera utama saat HSW diundang menghadiri acara Xiaomi di Beijing, Tiongkok. Hasil fotonya bisa dilihat di sini.

Sampai saat itu HSW belum akan me-review P9. Ada dua alasan. Pertama, ponsel itu belum beredar resmi di Indonesia. Kedua, meskipun telah berhari-hari menggunakan P9, HSW baru sempat menguji pakai sebagian fitur yang berhubungan dengan kamera. Selebihnya belum bisa dieksplorasi karena aktivitas HSW relatif padat. Perjalanan Surabaya-Jakarta-Hongkong-Beijing pulang pergi, mengikuti rangkaian acara Xiaomi, dan setiba di kamar hotel menuliskan laporan pandangan mata.

Cerita berlanjut ke akhir November 2016. Pre-order P9 bergaransi resmi dimulai. Huawei hanya menawarkan satu varian warna, yaitu P9 emas alias gold. Tanpa berpikir lama, HSW langsung memesannya. Barang tiba pada 6 atau 8 Desember 2016. Entah mana yang tepat. Sudah lupa.

Ah, ternyata penampakan P9 warna emas kalah menawan dibandingkan P9 abu-abu maupun P9 perak. Hasrat menguji pakai lenyap. P9 emas itu langsung dijual deh. Minat mengulas P9 baru muncul kembali pada bulan lalu, saat P9 merah resmi didistribusikan di Indonesia dalam jumlah terbatas oleh Huawei. Inilah review versi HSW.

P9 hadir dengan layar 5,2 inci beresolusi full HD 1.920 x 1.080 piksel. Bagian tepi kaca layar sedikit melengkung atau lazim disebut layar 2,5D. Tombol navigasi ponsel itu menyatu dengan layar, bukan berupa tombol kapasitif di bawah layar.

Asyiknya, pengguna bebas memilih ingin menempatkan tombol back di ujung kiri atau kanan deretan tombol. Ya, memang tidak sebebas aneka tipe ponsel LG yang mempersilakan pengguna menyusun sendiri deretan tombol navigasi virtual. Namun, minimal Huawei tidak memaksa penggunanya dengan pilihan tunggal. Lumayan, bukan?

Dengan dimensi fisik 145 x 70,9 x 6,95 milimeter dan berat 144 gram, P9 terasa nyaman digenggam maupun dikantongi. Di sisi kiri bodi ponsel terdapat selot yang siap menampung dua nano SIM secara bersamaan atau satu nano SIM dan satu kartu microSD. Tombol volume dan power ditempatkan di sisi kanan. Sedangkan di bagian bawah P9 tersedia konektor audio 3,5 milimeter, konektor USB tipe C, dan speaker.

Sekitar seminggu memakai P9 warna merah sebagai ponsel utama, ponsel itu masih memanfaatkan sistem operasi Android 6.0 Marshmallow. Sehari sebelum uji coba direncanakan selesai, eh… muncul update berukuran 2,1 GB. Pembaruan dilakukan dan ternyata P9 menjadi ber-OS Android 7.0 Nougat.

Asalkan pengguna memilih tidak menyelipkan kartu memori tambahan, dua nomor dapat siaga bersamaan di P9. Salah satu di antaranya, tak peduli berada di selot SIM mana, dapat masuk ke jaringan 4G LTE. Satu nomor lainnya bakal terkunci di jaringan 2G saja. Selama menggunakan P9, HSW sempat memadukan ponsel itu dengan nomor Telkomsel, Smartfren, Indosat, XL, dan Tri. Layanan 4G LTE seluruh operator tersebut sukses dinikmati secara bergantian.

P9 memanfaatkan prosesor delapan inti (octa core) Huawei Kirin 955 yang terdiri atas empat inti 2,5 GHz dan empat inti 1,8 GHz. Wi-Fi, bluetooth, GPS, RAM 3 GB, dan ROM 32 GB merupakan sebagian spesifikasi lain ponsel itu. Kala ponsel belum diutak-atik, sisa memori internal mencapai 22,02 GB.

Ponsel tanpa NFC itu juga dilengkapi dengan block list dan app twin. Block list berfungsi menyaring panggilan telepon dan SMS masuk. Sementara itu, app twin yang baru muncul saat P9 diperbarui ke Android 7.0 Nougat memungkinkan pengguna login ke dua akun WhatsApp dan Facebook secara bersamaan. Sayang, login ke dua akun Twitter maupun BBM saat ini belum bisa dilakukan.

Sama dengan aneka ponsel flagship keluaran terkini, P9 dibekali sensor sidik jari. Saat ponsel siaga, tetapi layar padam dan terkunci, pengguna cukup menyentuhkan ujung jari ke sensor tersebut. Spontan layar ponsel menyala dan terbuka. Ketika kamera sedang aktif, sentuhan di sensor sidik jari bakal menginstruksikan kamera memotret.

Seperti telah disinggung di awal tulisan, kamera menjadi nilai jual utama P9. Kamera belakang ponsel itu dibekali dua lensa yang telah disertifikasi Leica. Masing-masing memiliki tugas tersendiri. Lensa kiri menangkap detail objek dan menghasilkan foto hitam putih, sedangkan lensa kanan memproduksi foto berwarna. Dua foto itu digabungkan otomatis dengan algoritma tertentu untuk menghasilkan sebuah foto berwarna yang detail.

Kamera dengan fokus otomatis dan lampu kilat ganda itu sanggup menghasilkan foto beresolusi maksimal 12 megapiksel. Kalau difungsikan sebagai perekam video, ia mampu memproduksi klip video full HD 1080p dengan 60 bingkai per detik (frame per second, fps).

Pengguna yang gemar mengekplorasi kemampuan kamera ponsel layak menjajal aneka fitur tambahan kamera di P9. Pada mode otomatis, misalnya, ada pilihan wide aperture untuk menghasilkan efek bokeh. Ada pula mode profesional yang mengizinkan pengguna mengatur parameter pemotretan secara manual. Misalnya, ISO diubah menjadi 50-3200 dan kecepatan rana (shutter speed) diubah antara 1/4.000 detik hingga 30 detik.

Belum habis. Masih ada mode monochrome, beauty, HDR, beauty video, panorama, dan night shot yang bisa dijadikan bahan eksperimen. Mode light painting, time-lapse, slow-mo, watermark, audio note, dan document scan juga menanti dicoba. Sekitar dua minggu sejak ulasan ini ditayangkan di blog Ponselmu, HSW akan mengunggah satu tulisan yang khusus membahas fitur kamera P9. Tunggu ya.

Beralih ke kamera depan. Kamera itu tanpa fokus otomatis. Kemampuan maksimalnya menghasilkan foto beresolusi delapan megapiksel dan klip video full HD 1080p. Dengan menekan simbol petir di sudut kiri atas layar, saat pengguna berswafoto alias selfie di lokasi gelap, bakal muncul lampu kilat darurat. Layar ponsel akan berwarna putih polos untuk memberikan pencahayaan tambahan.

Sumber daya P9 berasal dari baterai tanam berkapasitas 3.000 mAh. Dengan perilaku pemakaian ala HSW, sekali diisi ulang sampai penuh, baterai itu mampu bertahan selama delapan jam.

Untuk menghemat baterai, pengguna bisa menurunkan resolusi layar P9 dari full HD 1.920 x 1.080 piksel menjadi HD 1.280 x 720 piksel. Caranya, dari halaman utama pengguna tinggal masuk ke menu settings, battery, lalu menekan tombol geser di baris low resolution power saving. Bila fitur itu diaktifkan, daya tahan baterai yang awalnya hanya delapan jam akan meningkat menjadi sekitar 9,5 jam.

Saat ini harga ritel resmi P9 dipatok Rp 6,999 juta. Asalkan mengenal penjual atau rajin mencari penawaran di berbagai situs, Anda bisa mendapatkan ponsel itu dengan harga jauh lebih murah. Sama-sama baru dan bergaransi resmi.

Rekomendasi HSW, kalau Anda mencari ponsel dengan kamera bagus dan relatif mengabaikan fitur lain, membeli P9 merupakan langkah bijak. Namun, bila Anda mengidamkan ponsel berfitur lebih komplet dan memiliki performa keseluruhan memuaskan, di pasar tersedia beberapa tipe ponsel lain yang lebih sesuai.

***

Inilah hasil jepretan P9.

Satu foto berikut dijepret menggunakan kamera depan.

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

113 thoughts to “Review Huawei P9: Sinergi Huawei-Leica yang Tak Sia-Sia”

  1. Om herry, kalo dibandingkan dgn kamera digital, kira2 sepadan dgn kamera digital kelas yang mana? Misal dari merk canon ato sony.

    1. Pak Uqil,

      Dugaan saya setara dengan kamera saku digital Canon atau Sony berharga jual maksimal Rp 2 juta. Sekali lagi, itu hanya dugaan karena saya terakhir membeli kamera digital pada enam tahun lalu.

  2. Akhirnya keluar juga reviewnya.
    Oya Pak Herry, kalau dibandingkan dengan hasil jepretan dari kamera saku seharga 1 jutaan (semisal Canon LXUS 175), kira-kira gimana? Apakah layak dibilang hampir setara atau bahkan setara?

    1. Pak Iskandaria,

      Mungkin setara, kecuali dalam hal bokeh. P9 bokehnya lebih mantap. Saya bilang mungkin karena saya sudah lama banget tidak mencoba kamera digital non-ponsel. Saya terakhir kali membeli kamera digital non-ponsel pada enam tahun lalu.

  3. Dear Ko Herry,

    Kalau menurut Ko Herry, minus atau kekurangan P9 ini apa ya? Saya seorang multitasker sih, banyak jalankan sosmed gitu. Sekali2 juga main game, tapi yang ringan2 aja gamenya. Dengan spesifikasi P9, apakah bisa memenuhi kebutuhan saya itu ya ko? Saya udah kepincut banget sih sama P9 ini soalnya saya juga suka foto2. Hehehe.

    Thank you πŸ™‚

    1. Bu Merry,

      Sisi minus P9 sebenarnya sudah saya sebutkan di naskah lho. Misalnya, tidak bisa 4G-3G secara simultan. Konsumsi baterainya juga tergolong boros.

      Hmmm… kalau Anda multitasker dan banyak jalankan medsos, rasanya peluang P9 nge-lag akan terbuka cukup lebar.

      1. Yahh gawat kalo sampe ngelag gitu ya. apalagi baterainya juga boros πŸ™
        Untuk hp merk lain, di rentang harga yang sama, yang sesuai dengan kebutuhan saya plus kameranya bagus apa ya ko? Kalau iPhone 6+ atau 6s+ kira2 layak beli nggak ya ko? Kebetulan ada teman yang mau jual iPhone-nya di rentang harga yang sama kayak P9 ini.

        Thank you πŸ™‚

        1. Bu Merry,

          Hmm… LG V20 boleh dilirik.

          Tak tahu. Saya tak pernah mencoba iPhone 6 Plus maupun iPhone 6s Plus.

          1. Kalau lenovo vibe shot apakah masih worth to buy ya ko? Dibandingkan dgn LG G5 SE apakah performanya kalah jauh?

            Thank you πŸ™‚

          2. Bu Merry,

            Sudah nggak menarik deh.

            Ya, kalah jauh dibandingkan G5 SE. Kalau ingin beli G5 SE, harap tahan diri dulu sebentar. Bakal ada promo yang menarik.

          3. Wahh promonya apa itu ko? Mau dong bocorannya. Heheheh. Ini memang rencananya mau ambil G5 SE sih stlh baca reviewnya Ko Herry ?

            *sorry ko saya reply lewat yg ini. yg postingan satunya entah kenapa kok gak bisa direply*

          4. Bu Merry,

            Intinya dana yang Anda keluarkan tetap sama, tapi dapat bonus yang nilainya mencapai hitungan juta. πŸ™‚ Tunggu tanggal mainnya deh.

          5. Wow. Asik dong kalo dpt bonusan gitu. Hehe. Nanti bakal diposting kah ko buat promonya itu? Biar gak ketinggalan infonya. Hehe. Kira2 bulan apa ya? Untuk semua merk LG ya ko?

          6. Bu Merry,

            Kelak akan saya twit via Twitter @herrysw. Mestinya bulan ini. Hanya untuk LG G5 SE.

          7. Koh Herry, kalau lg v20 ada kemungkinan botloop seperti lg g4 ataupun lg v10 apa tidak, terima kasih

          8. Pak Dedy,

            Kalau bicara mungkin atau tidak, pasti mungkin. Namun, peluangnya jauh lebih kecil.

  4. Kameranya gagah Pak… Kalo hasil foto dibandingkan dgn LG V20 mnrt Bapak gmn?
    Lalu bagaimana cara membuat foto air mjd tampak tenang pada foto pertama itu Pak?

    1. Pak Edwin,

      Dengan asumsi V20-nya memakai lensa kamera standar, bukan yang wide, lebih bagus hasil jepretan P9.

      Oh, itu memanfaatkan fitur light painting. Pada tulisan berikutnya saya akan jelaskan detail caranya.

  5. Wow..
    Huawei P9 keren ya Pak.
    Mohon sarannya ya Pak saya mau beli smartphone dengan budget max 4.5 jt diutamakan kamera sama kinerjanya. Terimakasih.

  6. Jadi ragu buat beli, karena daya tahan baterei yang ngos ngosan kayanya. 8jam di full hd, 9,5jam di hd, itu kondisi 2sim card aktif atau 1sim aktif?

    1. Pak Luqman,

      Dua kartu siaga. Ponsel sama sekali tidak digunakan untuk bermain game atau menonton video streaming.

  7. “kalau Anda mencari ponsel dengan kamera bagus dan relatif mengabaikan fitur lain, membeli P9 merupakan langkah bijak. Namun, bila Anda mengidamkan ponsel berfitur lebih komplet dan memiliki performa keseluruhan memuaskan, di pasar tersedia beberapa tipe ponsel lain yang lebih sesuai”
    CONTOHnya apa ya pak herry??
    suwun

    1. Pak Bagus,

      LG V20.

      Mau yang lebih murah, ada LG G5 SE. Harga barunya saat ini Rp 5,999 juta alias lebih murah daripada P9.

      Mau yang lebih murah lagi? Asus Zenfone 3.

  8. Kalau dibandingkan dengan Samsung S7, secara build quality dan feeling, rasanya lebih mewah mana, Pak Herry?

  9. Pak, penasaran…

    Itu mainan di atas waffle coklat keju itu memang dapat ya waktu pesan makanannya ya?
    Kok lucu amat ya. Sepertinya sering lihat mainan2 sejenis itu di foto makanan Pak HSW. hahah

    1. Bu Virya,

      Tidak dapat. Itu mainan milik saya yang hari itu sengaja dibawa untuk mengetes kamera ponsel.

      He… he… he… dulu saya memang sengaja membeli beraneka mainan mungil untuk objek foto saat mengetes kamera ponsel.

  10. saLam kenaL om herry sw..
    saya juga pake huawei P9 garansi resmi. cuma saya cek update os. tidak ada pembaruan ke nougat.. apa updatenya dengan cara manuaL? saya sempat ke huawei servis center di mall kawasan margorejo, jawabannya belum ada update’an.. makasih..

    1. Pak Sudiono,

      Yang saya alami, di layar ponsel muncul notifikasi update. Trus, saya jalankan sampai tuntas. Jadi, saat itu saya tidak mengeceknya secara manual.

    1. Pak Rido,

      Minusnya telah dituliskan di naskah lho. Saya bantu rangkum ya.

      1. Tidak bisa simultan 4G-3G. Salah satu nomor akan terkunci di jaringan 2G saja.
      2. Baterainya tergolong boros.
      3. Ini yang saya lupa sebutkan di naskah review: setelah update ke Android 7.0 Nougat, pesan WhatsApp sering terlambat masuk.

  11. selamat malam pak hsw,
    saya sedang mencari smartphone dgn pertimbangan prioritas pada ketahanan baterai dan 4g, kalau bisa sih merk global, kalaupun tidak ‘terlalu global’ juga tidak apa2. ada saran pak? terima kasih.

  12. Huawei semakin kesini semakin mantap didunia per smartphone. Hasil kamera bagus sekali om apalagi efek bokehnya ?
    Saya yg dulunya kurang tertarik ke huawei malah sekarang pengen nyoba. Pernah minat sama P9 lite tapi sayang tipenya hybrid dan ditambah pula memori internal cuma 16gb. batal deh untuk meminang padahal keseharian saya sering pake kartu dual sim dan sering menyimpan data-data besar di hp. Sekarang lagi suka huawei honor 6x/ GR5 2017 karena lihat review di youtube banyak yang bilang hpnya sangat bagus. Best value di kelasnya, Cuman sayang belum masuk ke indonesia. ?. Semoga cepat masuk tuh hp.

  13. “Rekomendasi HSW, kalau Anda mencari ponsel dengan kamera bagus dan relatif mengabaikan fitur lain, membeli P9 merupakan langkah bijak. Namun, bila Anda mengidamkan ponsel berfitur lebih komplet dan memiliki performa keseluruhan memuaskan, di pasar tersedia beberapa tipe ponsel lain yang lebih sesuai.”
    Apakah Huawei P9 performanya masih kurang utk ponsel seharga 6jutaan? Kekurangan yg paling terasa apa?
    Kalo bisa, menurut HSW rekomen tipe ponsel lain yg lbh memuaskan di rentang hrg yang sama dgn P9 apa ya?

    1. Pak Roni,

      Kameranya memang bagus. Namun, lain-lainnya biasa saja.

      Ketika salah satu nomor berada di jaringan 4G, satu nomor yang lain cuma bisa berada di jaringan 2G. Baterainya juga tergolong boros. Tak ada fitur ketuk-ketuk layar, remote control, dll.

      LG G5 SE. Harga ritel resminya Rp 5,999 juta alias lebih murah daripada Huawei P9. Harga pasar bisa di bawah itu.

  14. bokehnya keren banget koh,bisa2 gak perlu bawa DSLR lagi.

    tapi sayang terlalu mahal buat saya hehe

  15. Ko herry mo nanya oot nih
    Saya pernah baca komentar koko di artikel mana saya lupa, kalau habis melakukan update besar setelahnya harus di factory reset ya? Itu supaya apa ya ko? Hp saya, redmi note 3, bbrp bln lalu upgrade dari android L ke M tpi blum pernah di fctory reset. Apa saya perlu factory reset sekarang atau nunggu update selanjutnya? Satu lagi ko, touch screen saya pernah tidak merespon sentuhan tpi tombol fisik berfungsi, klo pencet tombol vol ada tampilan volume di layar. Setelah di restart (than tombol on off sampai restart sendiri) baru balik normal lagi. Sudah 2 kali kejadian begitu, kemarin sekali dan satu lgi bbrp bulan lalu. Apa mungkin karena blum di factory reset ko?
    Sorry kalau kepanjangan ko. Trimakasih.

    1. Pak Rico,

      Benar. Supaya integrasi OS barunya lebih optimal.

      Lebih baik di-factory reset sekarang.

      Hmmm… bisa ya, bisa tidak.

  16. Pak hsw
    Rekomendasi smarthphone dibawah 4 juta untuk temanku, apakah zenfone 3 ze520kl? Kalo iya ,tolong sebutkan kelebihannya dengan sedetail-detailnya ?agar teman saya tidak ngotot beli f1s

  17. Oh iya kelupaan,
    Pak hsw

    Tolong carikan link zenfone 3 ze520kl termurah dan zenfone 3 versi ram 4gb yang termurah

  18. Koh HSW,

    Maaf OOT
    Minggu lalu kalau tidak salah mau ngasih tau gadget yang kemungkinan lebih worth it dari Hisense Pureshot / Pureshot +. Apakah sudah ketahuan jawabannya ?

    Matur nuwun

    1. Pak Eko Kaleksanan,

      Xiaomi Redmi 4A bergaransi resmi. Kamera tidak sebagus Pureshot. Lain-lainnya sih lebih oke. Harga Rp 1,499 juta.

      1. Jika redmi 4a dibandingkan dengan hot S, bagaimana pa utk kualitas kamera, kegegasan, dan baterainya… ? Tq

  19. Koh kalau beli xiaomi redmi 4a secara offline apakah hanya ada di erafone, apakah di toko-toko biasa juga menjualnya?

    1. Pak Ferdi,

      Diusahkan sebelum saya terbang lagi pada 20 Maret 2017. Kalau nggak keburu, ya berarti nunggu saya balik deh.

  20. Mau tanya koh, apa benar klo xiaomi redmi 4a 4g-nya tidak ada ferkuensi 900 ? Trus apa 4g-nya bisa digunakan di kota yang menggunakan double carier ?

    1. Pak Udin,

      Mengacu kepada lembar spesifikasinya, memang benar. Namun, menurut saya, tak masalah sih. Lha Telkomsel dkk lebih banyak menggelar 4G LTE di frekuensi 1800 kok. Sedangkan Smartfren di 850 dan 2300.

      Double carrier yang Anda maksud itu bagaimana ya?

  21. Siang koh Herry,soal kamera, dengan mengabaikan bokeh,, dibanding infinix zero3,, apakah infinix zero3 ketinggalan jauh? Kalau diberi nilai,,berapa vs berapa koh? Makasi koh.

  22. Maaf koh, bukan double tapi dual carrier, karna saya baca di artikel kalau kartu indosat di jogja menggunakan double carrier frekuensi 900 & 1800 sedangkan di semarang menggunakan single carrier frekuensi 1800.

    1. Pak Udin,

      Oh maksudnya itu. Iya, berarti hanya bisa memanfaatkan 4G LTE yang 1800. Kalau GSM-nya tetap bisa 900/1800. Menurut saya, hal itu tak perlu dirisaukan karena Telkomsel, Indosat, XL, dan Tri jauh lebih banyak menggelar 4G LTE di 1800.

    1. Pak Galih,

      Hmmm… nggak ada deh. Yang paling mendekati S7 Edge, tapi baterainya perlu di-charge dua kali dalam sehari.

    1. Pak Kevin,

      Tergantung Anda menitikberatkan di faktor apa. Kalau kamera dengan lensa normal, P9 lebih bagus. Kalau kinerja keseluruhan plus lensa sudut lebar, ya mending beli G5 SE. Apalagi, harga G5 SE lebih murah daripada P9.

  23. Ko Herry mau tny utk Samsung J7 prime dan oppo F1s lbh bagus mana ya, dr segi spek’nya ? Trs kedua hp tsb apakah simcard dual 4G smuanya ato gmn ? Klu utk xiomi spek yg hampir sama dgn 2 tipe tsb itu tipe xiomi apa ya… Mohon bantuannya

    Terima Kasih

    1. Bu Dina,

      Coret keduanya deh. Samsung seri J itu jelek. Oppo mending jangan dibeli.

      Xiomi? Tak ada ponsel bermerek itu deh.

      Dengan anggaran segitu, mending beli Huawei P9 Lite. Harga ritel resmi Rp 3,299 juta. Harga pasar lebih rendah.

  24. Malam pak.
    maaf OOT , Tapi belakangan ini saya comment di ponselmu.com knp tdk ada balasan y pak? apakah tdak masuk comment saya?

    pertanyaan terakhir yg saya ingat ttg Temperd glass ( untuk smartphone 2.5D )dan soft case transparan yg pak HSW sarankan merk apa y?

    Terima kasih

    1. Pak Hendra,

      Kapan tuh, Pak? Pada tanggal tertentu di bulan ini, saya memang sedang cuti karena berada di luar Surabaya.

  25. pagi koh herry

    oot nih, mau nanya kira-kira ada tidak mifi yang support 2G yang murah dan jika ada, apa yang bapak rekomendasikan? soalnya di tempat saya jauh di pelosok dan jika mau online mesti panjat pohon itupun cuman dapat signal 2g. rencananya jika ada mifi yang 2g mau dipasang di pohon. makasih sebelumnya koh…..

    1. Pak Hamka,

      Coba cari SpeedUp UM-31 dan padukan dengan power bank. Namun, kalau dipasang di pohon, trus nge-charge-nya gimana ya?

  26. Makasih infonya sangat membantu. iaya ya, baru kepikiran dipadukan sama powerbank. di perkirakan aja Koh jika dah mau habis batreinya. sekali lagi makasih ya Koh.

  27. Selamat pagi pak Herry

    Salam kenal,
    Saya mau tanya advise bapak, huawei p9 vs lg g5se vs infinix zero 4 plus, bapak lebih rekomendasikan apa? Ketiganya menurut saya unggul di kamera, karena saya orang yg suka fotografi ringkas di kamera.
    Karena harga LG dan huawei hampir2 sama untuk flagship ini.
    Mohon sharing pendapatnya oak Herry.

    Terima kasi pak, terus berkarya pak untuk dunia gadget y.

    1. Pak Widodo Gani,

      Yang Zero 4 Plus belum bisa komentar.

      Kalau titik berat di kamera, P9 lebih menarik daripada G5 SE. Untuk kinerja keseluruhan, G5 SE lebih bagus.

      Amin. Terima kasih atas doanya.

  28. Pak Herry, saya mau minta pendapat sama bapak, Dual camera P9 menurut bapak menarik nggak sih? Atau lebih menarik LG G5 SE? Hasil kameranya gimana pak ? Bagusan mana antara P9 Dengan G5 SE ? Kalo ponsel untuk investasi atau Harganya nggak cepat turun kalo dijual lagi kira kira yang mana ya pak diantara 2 merk yang saya sebut itu? Dan untuk pelayanan service centrenya huawei gimana pak? Nyebelin nggak? , Maaf kalo banyak tanya pak, Terimakasih

    1. Pak Gilang Ramadhan,

      Buat saya lebih menarik kamera ganda di LG G5 SE sih. Lensa sudut lebar lebih bermanfaat daripada lensa dengan sensor monokrom.

      Secara umum, kinerja kamera P9 lebih bagus daripada G5 SE. Namun, fitur-fitur lain P9 kalah telak bila diadu dengan G5 SE.

      Ponsel sebagai investasi? Ya Anda salah besar deh kalau berinvestasi di ponsel. Harga ponsel akan selalu turun dari waktu ke waktu.

      Kalau berminat beli G5 SE, tunggu sebentar lagi. Bakal ada sesuatu yang membuat G5 SE lebih menarik.

      Service center Huawei tidak sebagus LG.

    1. Pak Irwan Andriant,

      Redmi Note 4 pasti di-review. Ponselnya sudah ada di lemari kok. Namun, masih antre.

      Redmi 4X belum saya putuskan akan di-review atau tidak.

  29. Ko, bagusan mana ya p9 lite sama zenfone 3?
    saya sekarang lebih pengen nyari hp yang kamera nya, terus untuk sosmed ringan lah.

    terima kasih ko.

      1. makasih ko sharing nya..
        terus ko ada saran kah untuk hp di kisaran 4 jtan?
        sama kyk diatas ko lagi nyari yang kamera bagus sama untuk sosmed ringan

  30. Bang mau nanya.
    Notifikasi whatsapp huawei p9 punya saya kadang2 kok sering telat masuk ya.
    Oh iya posisi android sudah nougat 7.0

    1. Pak Romadhoni,

      Nah… saya jadi bingung nih. Sebab, saya tak mengalami hal itu di dua unit P9 yang berbeda. Satu Nougat, satu Marshmallow.

      1. Sama bang saya juga bingung hehehe.
        Terkadang notifikasi whatsapp nya lancar,terkadang baru masuk kalau aplikasi whatsapp nya dibuka.
        Barangkali ada trik trik khusus untuk mengatasinya bang.

        1. Pak Romadhoni,

          Nggak ada trik khusus. Kalau mau coba-coba, saat menjalankan beberapa aplikasi, cek recent apps yang berjalan. Kemudian cermatilah apakah ada semacam fitur gembok yang bisa diaktifkan untuk WhatsApp.

          Maaf, saya tidak bisa memandu dengan detail karena telah lama berpisah dengan P9. Jadi, saya tak dapat mengecek menunya secara langsung.

  31. Oh iya bang, huawei p9 mendukung qualcomm quick charger 3.0 gak. Mau saya padukan dengan charger aukey. Charger bawaan kurang cepat untuk mengisi baterai nya

  32. Mau beli huawei p9 tapi masih nunggu p10 dulu barangkali masuk resmi ke indonesia.
    Di surabaya yang jualan tipe huawei yang lengkap di marina atau wtc pak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *