Review Huawei TalkBand B1: Gelang Pintar Sekaligus Headset Bluetooth

Sulit disangkal bila keberadaan gawai Huawei di Indonesia masih sering dipandang sebelah mata. Padahal, sebenarnya pabrikan asal Tiongkok itu memiliki aneka produk yang unik dan layak dicoba. Misalnya, Huawei TalkBand B1.

TalkBand. Talk berarti berbicara, sedangkan band bisa dimaknakan sebagai gelang. Jadi, apakah TalkBand adalah gelang yang dapat dipakai berbicara? Ya. TalkBand B1 adalah gelang pintar yang sekaligus berfungsi sebagai headset alias handsfree bluetooth.

TalkBand B1-1

Bentuk fisik TalkBand B1 laksana gelang. Anda boleh pula mengatakannya seperti arloji berukuran kecil. Layar OLED-nya melengkung dan berukuran 1,4 inci. Di sisi kanan terdapat sebuah tombol kecil. Tekan dan tahan tombol itu selama beberapa detik untuk menyalakan TalkBand B1.

TalkBand B1-2

Setelah peranti tersebut menyala, pengguna sesekali perlu memencet tombol untuk beragam keperluan. Tekan satu kali untuk melihat waktu, dua kali untuk mengetahui kalender, dan tiga kali untuk memantau jumlah langkah kaki pada hari itu. Bila pengguna ingin melihat jumlah kalori yang telah dibakar, tekanlah tombol mungil itu empat kali. Baru bangun tidur dan penasaran mengetahui usai tidur berapa lama? Tekanlah tombol yang sama sebanyak lima kali.

TalkBand B1-4

TalkBand B1-7

Di bawah layar non-sentuh TalkBand B1 terlihat suatu tombol. Kalau tombol tersebut ditekan, layar bakal mengangkat. Pengguna tinggal mengambilnya dan tampaklah wujud nyata sebuah headset bluetooth.

Paket penjualan TalkBand B1 menyertakan tiga eargel dalam berbagai ukuran. Satu telah terpasang, dua lainnya berada di dalam kardus. Pengguna tinggal memilih ukuran eargel yang paling sesuai dengan bentuk telinganya.

Peranti yang sekarang dijual Rp 1,499 juta itu diklaim tahan air dan debu. Ia telah mengantongi sertifikat IP57. Dengan demikian, TalkBand B1 mestinya takkan rusak gara-gara terkena keringat atau diajak mandi. Mau direndam air tawar sedalam satu meter selama setengah jam pun bakal baik-baik saja.

Huawei menyatakan TalkBand B1 kompatibel dengan ponsel bersistem operasi minimal Android 4.0 ICS dan iOS 5.0. Pengguna idealnya menginstalasikan dulu aplikasi Huawei Wear yang dapat diunduh dari Play Store maupun Apple App Store. Proses “pernikahan awal” antara TalkBand B1 dan ponsel dapat dilakukan secara nirkabel, baik via NFC maupun bluetooth.

Dalam uji pakai yang penulis lakukan, secara bergantian TalkBand B1 dipasangkan dengan tiga ponsel. Awalnya dengan Nexian Journey 1, lalu Sony Xperia M2 Aqua yang dilengkapi NFC, dan terakhir Lenovo Livo S90.

Selama terhubung dengan ponsel, TalkBand B1 akan bergetar setiap kali ada panggilan telepon masuk. Nomor penelepon langsung tampil di layar OLED. Penulis tinggal menekan tombol untuk mengeluarkan headset bluetooth dan bergegas memasangkannya ke telinga seraya satu kali memencet tombol di sisi kanan peranti. Penulis selanjutnya leluasa bercakap-cakap dengan lawan bicara.

TalkBand B1-3

Satu hal yang patut disayangkan, rancang bangun headset bluetooth itu kurang prima. Peranti tersebut gagal melekat erat di telinga penulis. Dag dig dug khawatir terjatuh pun menerpa.

“Hmm… jangan-jangan bentuk telingaku abnormal,” gumam penulis dalam hati. Penulis kemudian sengaja menyodorkan headset bluetooth itu kepada 6-7 orang lain. “Coba pasangkan ke telinga,” pinta penulis. Ternyata, di telinga mereka TalkBand B1 juga tak bisa menempel sempurna.

TalkBand B1-8

TalkBand B1-9

Kejernihan suara TalkBand B1 relatif setara dengan headset bluetooth bermerek terkenal yang dijual di kisaran harga Rp 300 ribu. Jangan membayangkan suaranya sebening headset bluetooth premium. Sebaliknya, pantang pula mengira suaranya cenderung sember bagaikan headset bluetooth abal-abal.

Terkait fungsi headset bluetooth, terus terang ada satu hal yang membuat penulis penasaran sekali. Bila mengamati gambar di situs resmi Huawei, layar TalkBand B1 seharusnya sanggup menampilkan nama penelepon yang sudah disimpan di ponsel. Praktiknya, entah salah di mana, kemampuan menyajikan nama itu malahan menjadi teka-teki yang sangat misterius.

Selama memakai TalkBand B1, peranti tersebut hanya tiga kali sukses memunculkan nama penelepon. Satu kali saat dipadukan dengan Nexian Journey 1 dan dua kali ketika terhubung ke Sony Xperia M2 Aqua. Selain itu, TalkBand B1 hanya menampilkan nomor penelepon. Padahal, nomor tersebut pasti sudah disimpan atas nama tertentu di daftar kontak ponsel.

Bisakah TalkBand B1 berdering? Bisakah peranti itu memberikan notifikasi kalau ada SMS, email, atau BBM masuk? Jawabannya, tidak bisa. Namun, sebaiknya Anda tidak langsung masygul. Ketidakmampuan melakukan beberapa hal tersebut ditebus dengan kemampuan lain.

TalkBand B1-13

TalkBand B1 berbobot 26,2 gram itu dapat difungsikan sebagai alarm. Pada waktu yang telah diprogram, ia akan bergetar. Anda yang sedang tidur bakal terbangun tanpa mengusik teman sekamar, bahkan teman seranjang.

Ada pula fitur activity reminder yang setia mengingatkan pengguna bila dalam periode tertentu, misalnya 30 menit, terdeteksi duduk diam. Bagi penulis yang tiap hari berjam-jam menatap layar laptop, fitur itu berguna sekali. Minimal penulis diingatkan untuk sejenak mengalihkan pandangan mata.

Masih ada satu fitur lagi. Namanya, bluetooth disconnection reminder. Fitur itu bermanfaat untuk pengguna yang sering lupa membawa ponsel. Anggaplah pengguna terburu-buru meninggalkan rumah. Ia lupa mengantongi ponsel. Kala TalkBand B1 terpisah dengan ponsel sekitar sepuluh meter sehingga koneksi terputus, fitur itu langsung “berteriak”. TalkBand B1 bergetar, sedangkan ponsel berbunyi.

Dalam kehidupan sehari-hari, fitur itu dapat digunakan pada situasi yang berbeda. Sebut saja Anda sedang berjalan-jalan bersama anak di sebuah pasar malam. Pasangkan TalkBand B1 di lengan anak. Seandainya anak tiba-tiba bergerak menjauh, Anda akan memperoleh peringatan.

Seluruh pengaturan fitur tambahan itu leluasa dilakukan pengguna lewat aplikasi Huawei Wear yang diinstalasikan di ponsel. Biarpun tampilan antarmukanya terlalu sederhana dan tak menarik, Huawei Wear memang bermanfaat. Pengguna bisa memantau aktivitasnya secara detail. Selain jumlah langkah kaki dan kalori yang dibakar, tersaji informasi jarak tempuh dan durasi aktivitas.

TalkBand B1-5

TalkBand B1-11

Penjejak waktu tidur (sleep tracker) yang di layar TalkBand B1 hanya menyajikan durasi total, di Huawei Wear dipaparkan lebih rinci. Tersedia informasi tentang durasi tidur lelap (deep sleep) dan light sleep. Ada pula frekuensi falling asleep (jatuh tertidur).

Entah bagaimana cara TalkBand B1 membedakan deep sleep dengan light sleep. Mengacu kepada hasil pengukuran peranti itu, kualitas tidur penulis selalu dikategorikan buruk (bad). Setiap malam, durasi deep sleep yang tercatat selalu kurang dari satu jam. Sisanya light sleep. Sedangkan jumlah falling asleep bervariasi, minimal nol dan maksimal tiga kali.

TalkBand B1-6

TalkBand B1-12

Sumber tenaga TalkBand B1 berasal dari baterai 90 mAh yang dibenamkan ke dalam bodi. Empat hari sekali penulis biasanya harus mengisi ulang baterai tersebut. Caranya mudah. Bukalah penutup mungil di salah satu ujung tali gelang pintar itu. Konektor USB yang terlihat kemudian tinggal dipasangkan ke port USB di laptop atau kepala charger ponsel.

TalkBand B1-10

36 thoughts on “Review Huawei TalkBand B1: Gelang Pintar Sekaligus Headset Bluetooth

  1. Maaf Ko, OOT:
    “Kejernihan suara TalkBand B1 relatif setara dengan headset bluetooth bermerek terkenal yang dijual di kisaran harga Rp 300 ribu”
    Kebetulan saya lagi cari headset bluetooth, boleh disebutkan disini nggak Ko, alat yg termaksud dari pernyataan diatas. Atau setidaknya diberikan beberapa pilihan dibawah 500rb. Lantas beli offline/online yg dijamin keasliannya dimana ya? Terima kasih …

    1. Pak Surya Pramono,

      Tak perlu tipe headset bluetooth yang spesifik deh. Tinggal cari headset bluetooth merek Jabra, Sony, atau Nokia yang harganya Rp 300 ribuan. Kalau sudah cocok dengan bentuk fisiknya, langsung dibayar saja. Mau tipe apa pun, dengan kriteria yang saya sebutkan itu, performanya relatif sama kok.

  2. kalau harus memilih huawei ini dengan acer leap , bro herry memilih yang mana ?
    karena berdasarkan review keduanya saya lebih condong ke acer leap.
    sayang acer leap susah di cari dikota saya ( semarang )
    Salam

    1. Pak Bambang Eko,

      Saya lebih memilih Acer Liquid Leap. Alasannya, fitur notifikasi SMS dan WhatsApp buat saya lebih bermanfaat daripada fitur headset bluetooth. Kala dikenakan di pergelangan tangan, Liquid Leap juga terasa lebih nyaman.

      Coba pesan lewat gerai Erafone di Semarang, Pak.

  3. Pak Suryo Pramono

    Headset Bluetooth merk Plantronics juga ada yg di bawah 500rb. Saya pakai yg tipe M70.

    Kl ga salah saat ini lazada dan bhinneka ada diskon. Cuma saya ga tahu apakah harga stlh diskon itu lebih murah drpd beli offline..

    1. Pak Halloarie,

      Wah, harganya sudah di bawah Rp 500 ribu ya.

      Pak Suryo Pramono, kalau akhirnya mau coba Plantronics, sebaiknya beli di Bhinneka atau Wellcommshop. Hindari beli di Lazada. Saya dapat satu laporan dari seorang pembeli Plantronics di Lazada. Barang yang dikirimkan diduga keras palsu.

    1. Pak Gede,

      Empat hari itu termasuk dipakai bertelepon. Saya tak pernah mencobanya hanya dibiarkan siaga alias standby.

  4. Om, aku mau tanya tablet apa yah yag bagus harga 1,5juta.. 7/6 inchi… Aku browsing ada asus fonepad 7 sama lenovo a3300 atau mungkin om punya pandangan lain??
    Thank you berat om…

  5. Yaudah om, diantar Acer sm hp dari segi kamera bagus mana???? Dulu aku emang pake tablet asus om, yg wifi only.. Bagus bgt.. Kuat juga.. Ga masalah, begitu garansi abis, Lcd pecah.. Benerin nya hampir sama sm harga beli.. :’p

    1. Bu Adila,

      Kamera sih relatif imbang. Sama-sama kurang mampu menghasilkan foto yang tajam dan cemerlang.

  6. ko, mau tanya belanja online yg aman dan pasti sampai di tempat di jamin asli di mana saja???. apa memang di lazada sekarang banyak yg palsu dikirimnya???. trimaksh

    1. Pak Nouval,

      Boleh coba di Erafone.com, Oke.com, Globalteleshop.com, Delcell.com, dan Wellcommshop.com.

      Saya tak berani mengatakan kalau di Lazada sekarang ada banyak barang palsu. Yang lebih tepat, ada barang diduga keras palsu yang dijual di Lazada.

  7. Selamat udah dpt om di oke shop.. Lenovo A3300 3G gratis flip case lenovo lagi.. Mantab om, kamera juga lumayan.. Cukup gegas.. Harga murah, 1.3 saja.. Makasih om.. Masukan nya..

  8. Bisakah huawei talkband b1 ini dipakai mendengarkan lagu (via bluetooth)? Kalau bisa caranya bagaimana?

    1. Pak Jeffrey,

      Saya sama sekali tidak berpikir mencobanya untuk mendengarkan lagu via bluetooth. Sebab, headset bluetooth-nya tak nyaman kala dikaitkan ke telinga. Cenderung mau jatuh terus.

  9. Pak herry, kapan Ada ulasan HP smartfren? Atokah HP smartfren TDK masuk criteria bpk? Kalau mmg iya mohon dijelaskan
    Trims

  10. agan herry saya mau nanyain nih, kira2 ada bocoran ga kapan huawei 4C keluar?
    dan keluarnya kemungkinan dikisaran berapa ya?
    terima kasih

    1. Pak Nurman,

      Maaf, harap tidak menggunakan kata sapaan “agan” atau “gan” di blog ini.

      Saya tak tahu pasti kapan Huawei 4C akan beredar di sini. Demikian pula harga jualnya.

    1. Bu Anyssa,

      Huawei apa nih? Kalau yang Anda maksud adalah memakai dua nomor di satu ponsel, ya tinggal beli ponsel dual SIM.

  11. Malam pak,

    Sy pengguna talk band b1, sudah hampir 1 tahun.

    Saat ini di display nya petunjuk huruf dan angka berangsur2 hilang dan tali jam nya mulai putus.

    Dimana saya dapat melakukan service dan mendapatkan part nya yah?

    Terima kasih,
    Irsan

  12. salam kenal
    saya mau tanya pk
    untuk beli gelang talk band b1 ada gak n harga brp…
    gelang sudah g ada tinggal alatya saja
    susah mo cas
    trimakasih

  13. Gan, talkband b1 saya ngga bisa nyala, kira2 kenapa ya??, Pernah bermasalah yg sama kah, kondisinya memang lama tidak saya charge..
    Apakah pengaruh di batre?
    Sudah saya coba charge 1 jam tapi cuman getar saja ketika saya tekan tombol powernya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *