Review Huawei Watch W1: Peranti Asyik dengan Harga Mengejutkan

Beberapa hari setelah mencicipi Moto 360 2nd Generation yang ulasannya dapat dibaca di sini, penulis alias HSW mulai menjajal Huawei Watch W1. Sama dengan Moto 360, jam tangan pintar itu menggunakan sistem operasi Android Wear. Jadi, tak perlu heran bila fitur-fitur dasar keduanya relatif sama.

Tuntas menguji pakai, menurut HSW, kinerja umum Watch W1 tergolong bagus. Peranti itu siap mempermudah pengguna melakukan berbagai aktivitas tanpa perlu menyentuh ponsel. Harga arloji pintar tersebut juga siap mengejutkan para peminat.

Huawei Watch-1

Bodi Watch W1 dibuat dari stainless steel. Arloji itu berdiameter 42 milimeter dengan layar AMOLED 1,4 inci beresolusi 400 x 400 piksel. Tampilan layarnya tergolong tajam dan cemerlang. Asalkan tingkat pencahayaan diatur pada posisi tertinggi, siang hari di luar ruangan pun layar Watch W1 masih cukup mudah dilihat.

Layar peranti tersebut juga peka terhadap sentuhan jari. Sentuhan atau sapuan ringan langsung membuatnya bereaksi. Satu hal yang agak mengganggu, kadang layar sentuh Watch W1 kurang pintar membedakan sapuan (swap) jari dengan sentuhan bertekanan (tap). Ketika HSW menyapukan jari untuk berpindah dari satu layar ke layar berikutnya, ehโ€ฆ jam tangan itu malahan menganggap HSW ingin memilih dan masuk ke menu tertentu.

Kalau Moto 360 menggunakan Corning Gorilla Glass 3, permukaan layar Watch W1 memanfaatkan kaca kristal safir yang diklaim tahan gores. Serupa dengan Moto 360, di sisi belakang Watch W1 terdapat sensor denyut nadi alias sensor detak jantung (heart rate sensor).

Huawei Watch-3

Watch W1 kompatibel dengan ponsel Android dan iPhone. Koneksinya memanfaatkan bluetooth. Setelah terhubung, Watch W1 akan setia memberikan aneka notifikasi kepada penggunanya. Peranti itu juga siap memantau aktivitas harian pengguna, mulai dari jumlah langkah kaki sampai jumlah kalori yang dibakar.

Asyiknya, Watch W1 bisa pula dipakai bertelepon. Ketika ada panggilan telepon masuk, pengguna dapat menerima panggilan itu dan bercakap-cakap langsung lewat jam tangan. Di lokasi yang sunyi, volume suara yang keluar bakal terasa cukup keras. Namun, di lokasi gaduh, suara lawan bicara takkan terdengar jelas lantaran kalah bersaing dengan kebisingan di sekitarnya. Sssttt… tak usah bingung kalau Anda dipandang aneh oleh orang lain saat bertelepon via Watch W1 ya.

Apakah jam tangan pintar itu bisa melakukan panggilan keluar? Bisa! Keypad numerik virtual dapat ditampilkan di layar Watch W1. Pengguna tinggal menekan nomor tujuan lalu memulai sambungan telepon.

Prosesor empat inti (quad core) Qualcomm Snapdragon 400 MSM8926 1,2 GHz, RAM 512 MB, ROM 4 GB, dan baterai tanam 300 mAh merupakan sebagian spesifikasi lain Watch W1. Dengan perilaku pemakaian ala HSW, sekali diisi ulang baterai arloji pintar itu sanggup bertahan sekitar 30 jam.

Huawei Watch-4

Huawei Watch-5

Jika dikomparasikan dengan Moto 360, menurut HSW, tampilan layar Watch W1 lebih unggul. Selain tampilannya satu layar penuh, jam tangan pintar itu dapat menyajikan gambar, huruf, maupun ikon dengan lebih cemerlang.

Namun, berbeda dengan Moto 360, Watch W1 tidak memiliki fitur auto brightness. Tingkat pencahayaan layar tidak bisa otomatis menyesuaikan diri dengan kondisi di sekelilingnya. Pengguna harus rajin mengubah tingkat pencahayaan secara manual.

Terkait pengisian ulang baterai, HSW menilai Moto 360 yang menggunakan wireless charging dock lebih praktis ketimbang Watch W1 yang memakai magnetic charger. HSW cukup asal menaruh Moto 360 ke docking yang disertakan dalam paket penjualan. Proses charging spontan dimulai. Hal serupa tidak bisa dilakukan dengan Watch W1. Konektor di bodi jam tangan harus tepat bersentuhan dengan konektor di magnetic charger. Bila tidak, walaupun Watch W1 sudah melekat di charger, proses pengisian ulang takkan dimulai.

Huawei Watch-2

Tertarik dengan Watch W1? Bersiaplah terkejut saat mengetahui harganya. Harga ritel Watch W1 bergaransi resmi dibanderol mulai Rp 5,999 juta sampai Rp 9,799 juta, bergantung warna bodi jam dan jenis tali jam tangan. Varian termurah seperti yang HSW uji pakai, sedangkan varian termahal berwarna emas.

Kala mendengar harga jualnya, sebagian orang mungkin bakal berkomentar, “Merek Huawei dijual segitu? Mending beli Motorola, Samsung, atau Apple Watch dong.” Pendapat itu sah-sah saja sih. HSW pun lebih memilih Moto 360 2nd Generation daripada Watch W1 kok.

Sementara itu, bila tidak memedulikan harga jualnya, harus diakui Watch W1 sebenarnya masih layak dimiliki. Seandainya Anda akan nekat membelinya, HSW merekomendasikan Anda berburu Watch W1 bekas. Selisih harganya sangat lumayan. Anda bisa berhemat sampai 50 persen dibandingkan harga barunya.

52 thoughts to “Review Huawei Watch W1: Peranti Asyik dengan Harga Mengejutkan”

  1. Kirain kaget dengan harga jualnya yang murah.
    Pas di akhir artikel, saya beneran kaget koh hahaha…

    1. Pak Alan,

      Fiturnya sih plus minus dengan Moto 360. Namun, kalau harga sudah diikutsertakan, ya mending beli Moto 360 2nd Generation.

  2. mahal ya …..

    tunggu 4 tahun lagi aja

    oh ya pak herry

    bener tidak motorola mengeluarkan produk baru ponsel type flip

    thx

  3. Maaf pak oot, saya baru dengar kabar launchinh pureshot+2 dan kingkong ada rencana review kah pak??

    1. Pak Adit,

      Benar. Spesifikasinya bisa dilihat di Hisense.id.

      Belum tahu nih akan review atau tidak.

  4. pagi om….hsw
    mau tanya nei Onix Cognos U Watch U8 Smartwatch itu bagus gk mnurut om dan compatible dgn hp alcatel flash 2 …

    1. Pak Thoriq,

      Jelek dan tidak bisa diandalkan. Jangan dibeli.

      Saya tak pernah memadukannya dengan Flash 2.

  5. Saya kira harganya mengejutkan itu satu jutaan, eh ternyata, malah selangit. Pede banget ya pak si huawei ngasih harga segitu. Memang dibanding apple watch atau moto 360 keunggulan mencolok si huawei ini dimana ya pak herry?

    1. Pak Ramdan Aji,

      Kalau Apple Watch saya belum pernah coba.

      Kalau dibandingkan dengan Moto 360, keunggulan yang mencolok dari Huawei Watch adalah bisa dipakai bertelepon.

  6. Nanya om..
    Hasil foto Infinix hot 3 apakah jika diadu dengan xiaomi redmi 2 prime, hisense pureshot, dan asus zenfone laser, Hasilnya apakah selevel, lebih bagus, atau lebih jelek?
    Dan apakah infinix hot 3 layak beli dengan harga 1,5 juta kurang seribu?

    1. Pak Radi,

      Hasil jepretan Hot 3 lebih jelek.

      Masih layak beli. Siang ini saya akan mengunggah review Hot 3.

  7. Kirain mengejutkannya karena harga jual murah seperti produk smartband B0 nya yg lumayan terjangkau dan ga ada tandingannya dari merk terkenal lain menurut saya, eh ternyata.. ๐Ÿ˜€

    Oh iya pak herry maaf OOT nih, dengan budget maks 5jt, LG G4 (kapan hari lihat di blibli promo 4.899jt garansi resmi) masih layak beli nggak ya pak kalau dibandingkan sama hp2 flagship keluaran terbaru? sebab lihat hp2 midrange yg baru2 ini keluar speknya udah hampir sama 3gb/32gb RAM/ROM, bahkan lenovo P1 Turbo baterenya lebih awet.

    Dan apakah di bawah harga 5jt ada smartphone lain yg kualitas camera depannya bisa mengalahkan LG G4?

    1. Pak Wisnu,

      Ngejar kamera bagus nggak? Kalau iya, LG G4 masih layak beli.

      Hmm… saya sih masih menjagokan G4.

  8. Sore ko..tlg refiew sony smartwatch 3 dong..kompiteble dgn android apa ya ko??pernah pakai gak???
    Thx ko

    1. Pak Bennidiharjo,

      Rasanya Anda sudah pernah tanya dan telah saya jawab pula deh.

      Lha saya belum pernah mencoba gawai tersebut. Gimana mungkin bisa me-review-nya.

  9. hallo hsw
    katanya hisense kingkong 2 waterproof ya koh ? niat review nggak nih ? tapi sayang ramnya masih 2 gb dan procie model lama.-.
    terus koh herry tertarik review alcatel flash plus 2 nggak ? btw infinix hot 3 belum keluar reviewnya ya koh ?

    1. Pak Ubay,

      Belum saya putuskan akan me-review Kingkong 2 yang tahan air itu atau tidak. Lha penjualan pun belum dimulai kok.

      Jawaban serupa berlaku untuk Flash Plus 2.

      Review Hot 3 siang ini saya unggah ke blog.

  10. finally, di upload juga. Tadi pagi cek masih belum ada.

    Nice review. Kayaknya saya tetap dengan watch W1. Sudah terlanjur punya wkwkwk…
    Sebenarnya tidak semahal yang Pak Herry sebutkan kok, malah bisa 10% lebih murah daripada Moto 360 2nd Gen baru. asal belinya tidak di Indonesia. hahahaha.

    Memang di Indonesia ini sudah masuk secara resmi ya pak?

    Anyhow, thanks in advanced Pak Herry.

      1. Saya beli di toko challenger Singapore pak.
        Harganya SG$549. Diskon Member (pinjam kartu teman) jadi SG$499. Lalu klaim GST di bandara jadi tinggal SG$475.

        Itu transaksi per Dec 2015.

        Syukurlah kalo masuk resmi.

  11. wahh untung saya mau beli pureshot+ gak jadi mending nunggu ini aja hheheh
    makasih infonya mas adit dan pak HSW
    oiya koh kalo boleh minta saran hisense sm asus itu mending mana kualitasnya..
    makasihh

    1. Pak Bambang,

      Secara kinerja saya belum bisa berkomentar karena dulu gagal menguji pakai Gear S2 Classic.

      Kalau hanya berdasarkan tampilan fisik, saya lebih memilih Moto 360 2nd Generation. Sebab, terlihat lebih gahar dan kukuh.

  12. mending beli smartwatch pebble aja.. walau tampilanny simple n bukan android wear.. tp batere tahan 7 hari, notif lancar

    1. Pak Thoriq,

      Wah, kalau yang harga di bawah Rp 500 ribu, saya tak berani memberikan rekomendasi smartwatch deh.

    1. Pak Awal,

      Di bawah lima inci berarti kurang dari lima inci kan? Silakan mencari Xiaomi Redmi 2 Prime. Pastikan membeli yang bergaransi resmi ya.

  13. Pak Herry..

    Emm.. Pak, Minta rekomendasinya dong untuk ponsel android yang mungil, dibawah 5inch..
    Tapi yang “berspek tinggi”, ram lega, batrai awet dll
    Tidak peduli apapun mereknya dan berapapun harganya..
    Soalnya Layar 5inch itu besar banget menurut saya pak.

    Oh iya maaf pak HerrySW, Nanya dikit, SW itu singkatan dari apa pak? Hehe

    Terimakasih ๐Ÿ™‚

    1. Pak Dwi Fardi Suhudi,

      Ada Sony Xperia Z5 Compact yang berlayar 4,6 inci. Namun, saya belum pernah mencobanya.

      SW itu singkatan dari Setiadi Wibowo.

  14. Smartwatch yg bisa melakukan panggilan telpon apa saja? Sekarang sih saya pake sony smartbandtalk.
    Sayang bgt smartwatch huawei harga gk terjangkau padahal saya sudh sudah tertarik dgn kemampuan telpon nya.

    1. Pak Tri,

      Untuk smartwatch dengan kemampuan bertelepon, di antara yang pernah saya coba ya baru Huawei. Namun, benar, harganya mengerikan.

  15. Mau nanya P.Herry
    Kalau hp letTV 1 Pro layar 5,5inchi itu
    Sudah ada di Indonesia atau tidak
    Denger2 masuk 10 besar besar tercepat di dunia
    Dan bazelnya kecil juga
    Menuru P.Herry tuh hp bagus gk yaaa
    Tks
    Good Luck

    1. Pak Acipp,

      Rasanya saya pernah melihat ada yang menjual secara online. Namun, saya lupa di mana.

      Tak tahu bagus atau tidak. Lha sekadar menyentuh pun belum pernah.

  16. Nanya om, lebih elegan mana antara huawei watch, samsung gear s2 atau moto 360 2nd? Rekomendasi nya apa? Harga ga masalah

    1. Pak Mukti,

      Kalau harga diabaikan dan yang dipentingkan adalah faktor elegan, jawabannya ya Huawei Watch. Namun, siap-siap harga jual bekasnya terjun bebas ya. Mencari peminat Huawei Watch bekas juga sangat sulit.

      Bila unsur harga dan kinerja turut diperhitungkan, saya lebih merekomendasikan Anda membeli Moto 360 2nd Generation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *