Review Infinix Xband: Pemberi Notifikasi Sekaligus Headset Bluetooth

Sama dengan Xiaomi, Infinix identik dengan ponsel berspesifikasi menarik yang harga jualnya dipatok relatif miring. Bedanya, Xiaomi masih kesulitan memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), sedangkan Infinix telah “lulus ujian” tersebut. Tradisi menghadirkan ponsel menggiurkan dengan harga jual terjangkau dilanjutkan Infinix saat menawarkan peranti sandang alias wearable devices.

Smartband Infinix Xband menjadi peranti sandang pertama Infinix yang resmi dipasarkan di sini. Xband ibarat aksesori 2-in-1. Ia berfungsi sebagai gelang pintar sekaligus headset bluetooth. Harga ritelnya Rp 599 ribu.

Xband-21

Xband tersedia dalam dua pilihan warna, hitam dan emas. Kali pertama melihat fotonya, kemudian memegang produk aslinya, penulis alias HSW langsung teringat dengan Huawei TalkBand B2. Desain dua peranti itu bak pinang dibelah dua. Namun, harga jual keduanya berbeda sangat jauh.

Seberapa jauh? Karena Xband dijual secara online via Lazada, HSW awalnya mencermati harga TalkBand B2 di marketplace tersebut. Hasilnya, harga termurah TalkBand B2 di Lazada Rp 1,899 juta. Mahal, tetapi sebenarnya sudah turun signifikan dibandingkan harga perdananya. Dulu, saat baru diluncurkan, harga jual peranti itu lebih dari Rp 2 juta. HSW lupa tepatnya Rp 2,499 juta atau Rp 2,999 juta.

HSW kemudian menelusuri harga jual TalkBand B2 di Bukalapak. Harga terendah Rp 1,5 juta. Sedangkan di Blibli, harga termurah produk yang sama Rp 1,919 juta. Andaikan dana berjumlah sama dibelikan Xband, konsumen akan memperoleh 2-3 unit. Dan… masih ada sisa uang.

Xband-1

Dalam uji pakai kali ini HSW menggunakan Xband warna hitam. Alasan pemilihan varian warna itu sangat sederhana. HSW tak cukup percaya diri mengenakan Xband warna emas yang gemerlap.

Tali Xband terbuat dari kulit. Tersedia sepuluh lubang di tali tersebut. Panjang talinya lebih dari cukup. Buktinya, HSW yang memiliki pergelangan tangan besar pun bisa mengaitkan tali di lubang keenam. Masih tersisa tiga lubang lagi. Pengguna yang mempunyai pergelangan tangan kecil pasti akan menyisakan lebih banyak lubang.

Tali kulit di Xband dapat dilepas pasang dengan mudah. Pengguna cukup memakai kuku untuk menggeser pengait tali jam. Sama sekali tak perlu memanfaatkan obeng atau alat bantu lain. Jadi, seandainya suatu ketika pengguna bosan dengan tampilan tali Xband, dia tinggal mampir ke toko jam untuk membeli tali pengganti.

Xband-10

Xband-11

Sebelum menghubungkan Xband dengan ponsel Android via bluetooth, pemilik gelang pintar itu perlu menginstalasikan aplikasi X-Band yang tersedia di Google Play Store. Masukkan kata kunci Xband, lalu pilih aplikasi X-Band keluaran Wheatek inc. Berikutnya, aktifkan bluetooth ponsel, jalankan aplikasi X-Band, dan ikuti petunjuk yang tersaji di layar.

Xband-24

Xband secara umum memiliki dua bagian utama. Pertama, unit utama Xband yang dilengkapi layar POLED 0,96 inci dan dapat difungsikan sebagai headset bluetooth. Kedua, tali kulit yang saat terpasang akan menyatu dengan cangkang. Di kiri-kanan cangkang itu terdapat tombol mungil untuk melepaskan unit utama Xband.

Xband-8

Kalau ingin mengaktifkan layar Xband, pengguna cukup memutar pergelangan tangan dengan agak keras. Alternatif lain, tekanlah tombol di sisi kanan unit utama. Layar gelang pintar akan menampilkan waktu dan tanggal terkini. Sapukan jari ke atas atau bawah untuk melihat menu lain Xband.

Tampilan penunjuk waktu di Xband leluasa diubah. Saat layar menyajikan waktu alias jam, sentuhkan jari ke permukaan layar peranti itu. Tahan sampai Xband terasa bergetar. Selanjutnya, sapukan jari ke atas atau bawah hingga menemukan tampilan yang disukai. Akhiri dengan mengetuk layar satu kali.

Xband-12

Xband-13

Xband-14

Xband-15

Melalui aplikasi Xband yang telah diinstalasikan di ponsel, pengguna bisa mengatur ragam notifikasi yang ingin diteruskan ke ponsel. Selama uji pakai, HSW memadukan Xband dengan ponsel dual SIM. Notifikasi diaktifkan khusus untuk fitur telepon, SMS, email, dan WhatsApp.

Bagaimana hasilnya? Saat ada panggilan telepon masuk, baik ke nomor pertama maupun kedua, Xband spontan bergetar sambil menampilkan nama atau nomor penelepon. Kalau panggilan masuk itu ingin diterima tanpa menyentuh ponsel, pengguna tinggal menekan dua tombol di kiri-kanan cangkang, kemudian melepaskan unit utama Xband.

Xband-2

Kaitkan unit utama Xband di telinga dan silakan berhalo-halo seperti sedang memakai headset bluetooth. Pengguna bakal mendengar suara lawan bicara dengan cukup jelas, walaupun tidak ekstrabening. Sementara itu, lawan bicara kadang dapat menangkap suara pengguna dengan jelas, kadang sebaliknya. Kalau dikomparasikan dengan headset bluetooth konvensional, kualitas suara yang dihasilkan Xband setara dengan headset bluetooth berharga jual sekitar Rp 300 ribu.

Tampilan notifikasi kala ada SMS atau email masuk relatif sama. Xband sebatas menyajikan nama, nomor pengirim SMS, atau alamat pengirim email. Isi pesan tak bisa dibaca di layar Xband. Pengguna harus membuka ponsel miliknya untuk membaca isi SMS maupun email.

Xband-3

Xband-4

Xband-5

Kondisi yang agak unik terjadi dengan notifikasi WhatsApp. Saat pengguna mendapatkan panggilan WhatsApp Call, Xband rajin memberikan notifikasi. Anehnya, Xband sama sekali tak mampu memberikan notifikasi ketika ada pesan WhatsApp baru yang masuk ke ponsel.

Xband-6

Fitur lain peranti dengan kode tipe XB01 itu, di antaranya, alarm, penghitung langkah kaki, dan penghitung jumlah kalori yang dibakar. Pemantauan yang lebih intensif dilakukan saat pengguna berlari. Xband akan menyajikan jumlah langkah kaki, durasi aktivitas, sekaligus jumlah kalori yang dibakar secara bersamaan.

Xband-16

Xband-17

Xband-18

Lupa meletakkan ponsel di mana? Asalkan ponsel yang menghilang itu terhubung dengan Xband, mintalah bantuan fitur phone finder. Tekan tombol di sisi kanan Xband selama satu detik, sapukan jari ke bawah satu kali sampai terlihat ikon kaca pembesar, lalu ketuklah layar.

Xband-19

Dengarkan baik-baik. Seharusnya akan terdengar melodi mengalun diikuti suara right hereright here…. Nah, ponsel yang terselip berhasil ditemukan deh.

Xband-31

Fitur tersebut tetap berfungsi sempurna walaupun ponsel sedang dalam mode sunyi (silent) atau bergetar (vibrate). Silakan mencermati klip video cara kerjanya di bawah ini.

Xband memiliki rating IP55. Hal itu bermakna peranti tersebut tahan terhadap percikan air. Saat pengguna mencuci tangan atau berwudu, contohnya, Xband tetap boleh dipakai. Namun, ketika pengguna mandi, berendam, atau berenang, gelang pintar berdimensi fisik 46,6 x 20 x 10,5 milimeter dan berat 26,7 gram itu wajib dilepaskan.

Dengan perilaku pemakaian ala HSW, sekali diisi ulang baterai Xband dapat bertahan sampai tiga hari. Konektor charger Xband berwujud micro USB. Waktu yang diperlukan untuk mengisi ulang daya sampai penuh tak lebih dari satu jam.

Xband-9

Menurut HSW, Xband memiliki satu kekurangan mayor dan dua kekurangan minor. Kekurangan mayor alias kekurangan utamanya, saat akan dilepaskan dari cangkang, tidak tersedia pegas yang cukup kuat untuk mendorong unit utama Xband. Pengguna harus menarik/mengangkat unit utama itu.

Xband-7

Beralih ke kekurangan minor. Sisi minus yang juga ditemukan di smartband berharga jual lebih mahal HSW masukkan ke daftar kekurangan minor. Apa saja? Pertama, saat difungsikan sebagai headset bluetooth, peranti itu sulit melekat erat di telinga. Kedua, Xband kurang akurat dalam menghitung langkah kaki pengguna. Rutin terjadi, gerakan-gerakan saat HSW mengendarai sepeda motor dianggap Xband sebagai aktivitas berjalan kaki.

Xband-25 Xband-26 Xband-27 Xband-28 Xband-29 Xband-30

Kesimpulan akhir versi HSW, kalau Anda memerlukan gelang pintar yang setia memberikan notifikasi telepon, SMS, dan email, Xband layak dipertimbangkan. Ketika suatu hari perlu bertelepon sambil mengetik atau mengemudi, di pergelangan tangan Anda telah tersedia headset bluetooth siap pakai. Xband bukan pilihan tepat buat Anda yang ingin merekam aktivitas harian dengan presisi.

Sampai saat ini, jalur pemasaran resmi Xband hanya via Lazada. Karena permintaan dan penawaran tampaknya tidak seimbang, Anda yang berminat membeli peranti itu sebaiknya rajin memantau akun Facebook Infinix Mobile atau Twitter @infinixindo. Calon pengguna pria disarankan membeli Xband warna hitam, sedangkan calon pengguna wanita direkomendasikan meminang Xband warna emas.

Xband-20

Xband-22

Xband-23

119 thoughts to “Review Infinix Xband: Pemberi Notifikasi Sekaligus Headset Bluetooth”

  1. Lho Pak… sepertinya sebelum dipake jadi bluetooth earpiece, unit utama harus dipasangi silicon nya dulu ya?. Lha kalo simpan silicon earpiece sekecil itu, kan ya merepotkan…?

    benar begitukah?

    1. Pak SB,

      Karet earpiece-nya lunak kok. Jadi, dalam kondisi terpasang pun bisa diselipkan ke cangkang. Tak perlu bongkar pasang karet hitam earpiece.

  2. Wah murah banget smartbandnya cuma 500 ribuan, bisa dipakai di iPhone nggak om herry? Kalau iya, support iOS minimal iOS versi berapa?

    1. Pak Hendrik,

      Soal kompatiblitas dengan iPhone, saya tak mengetahuinya. Di lembar spesifikasi tak disinggung. Saya juga tak memiliki peranti iOS sehingga tidak dapat mengetesnya.

    1. Pak Zaki,

      Asalkan berfungsi normal, lebih bagus Liquid Leap. Sebab, yang disajikan di nofifikasi bukan hanya nama/nomor telepon. Isi SMS pun bisa dibaca. Saat ada pesan WhatsApp baru, notifikasi juga akan muncul.

      Masalahnya, fitur notifikasi itu kadang tak berfungsi sempurna kala Liquid Leap dipadukan dengan ponsel dual SIM. Notifikasi ke SIM1 bisa berjalan baik, sedangkan ke SIM2 kadang masuk, kadang tidak. Hal serupa tidak terjadi di Xband. Di Xband, kalau bisa masuk ya akan masuk, tidak peduli di SIM1 atau SIM2.

  3. Terima kasih banyak Pak Herry untuk review-nya.

    Sayang sekali tidak ada notifikasi untuk pesan baru yang masuk di WA. Apakah Pak Herry sempat mencoba dengan aplikasi chatting lain seperti Telegram atau LINE, Pak?

    Terima kasih.

    1. Pak Bungsu,

      Iya, aneh deh. Notifikasi pesan WhatsApp tak bisa masuk, tapi WhatsApp Call bisa. Biasanya kan kalau WhatsApp bisa, ya semua yang berhubungan dengan WhatsApp akan bisa. Demikian sebaliknya.

      Saya tidak memakai Telegram maupun Line.

  4. Review yang jelas, Pak Herry.
    Hanya saja saya masih belum paham, apa perbedaan smartband seperti ini dengan smartwatch?
    Terimakasih

    1. Pak Hari,

      Yang bentuknya kecil biasanya disebut smartband. Kalau smartwatch layarnya lebih luas dan tampilannya lebih komplet.

  5. jadi karet yg untuk headset g perlu bongkar pasang saat d pk jd jam.? mantap jg.. pesan wa g bs conect.? wah.,saya kl komunikasi dgn istri pk WA.. bs berabe nch.. haha

    1. Pak Deko,

      Tak perlu bongkar pasang karet.

      Pesan WA tidak bisa muncul notifikasinya. Kalau WA Call bisa nongol.

  6. Dear pak herry,
    maaf diluar tema, apakah ada hp yg direkomendasikan utk game, harga dibawah 1 jt? Daya tahan batere dan tdk ngelag.. untuk main anak2 saja.. hehe..
    terima kasih

    1. Bu Rani,

      Dengan anggaran segitu, Anda harus menurunkan ekspektasi Anda dulu. Baterainya tak ada yang bisa bertahan ekstralama. Ponselnya juga takkan bebas dari lag.

      Silakan melirik Andromax E2+. Menurut saya, dengan anggaran segitu, saat ini ponsel itulah yang menjadi pilihan terbaik.

  7. Bung HSW

    Jika konsumen tidak suka memakai jam tangan.
    BisaKah Infinix Xband di jadikan liontin Bung?
    ~terima kasih~

    1. Pak Yoobee,

      Bisa, tetapi tidak direkomendasikan. Sebab, tali/kalungnya harus dikaitkan ke karet headset bluetooth. Terlalu rawan jatuh deh.

  8. Pak herry selama ini kalau mau foto gadget pake smartphone apa? Yang kira paling recomended buat foto apa ya?

    Thanks

    1. Pak Awang Dendi,

      Biasanya saya pakai kamera Sony NEX-3. Namun, karena kamera itu sedang dirawat di “rumah sakit”, untuk review Xband dan kemungkinan Redmi Note 3 saya memanfaatkan kamera LG G5 SE.

      Wah, kalau rekomendasi kamera non-ponsel sih saya tak tahu.

  9. Koh Herry, perkenankan saya sedikit sharing. Liburan panjang ini, istri & anak2 mudik ke jawa, daripada bengong saya coba2 belanja Online. Sebetulnya ini bukan coba2 pertama kali, dulu yg pertama kali adalah saat flash sale Xiaomi Redmi Note 3G, namun selalu gagal saking larisnya flash sale tsb. Setelah percobaan gagal tsb saya vacum ber tahun2 apalagi baca kisah2 koh Herry belanja di Lazada, ngeri sekali bacanya. Tapi karena trend kedepan adalah online maka saya memaksakan diri untuk mencobanya.
    Pertama saya coba Bhinneka, beberapa kali saya coba namun tak jadi. Itu karena saat saya tertarik dengan suatu barang dan kemudian saya klik beli, maka harga jadi berubah lebih tinggi sedikit (kalau lebih rendah sikh itu enak namanya, alias gak perlu diceritakan). Kemudian beralih ke Elevania yg punya tagline ‘LEBIH MAHAL KAMI GANTI SELISIHNYA”. Memang nampaknya lebih murah namun harus pakai voucher, saya bingung jadinya. Beberapa kali saya coba mau pakai voucher namun gagal, yg berhasil cuma voucher pengiriman gratis doang. Maka akhirnya bagi saya yg pemula ini, harganya bukan yg termurah, malah lebih mahal. Tapi yaa udah “Jer Basuki Mowo Beo” (Belajar itu Butuh Biaya), apalagi yg saya beli bukan barang yg mahal harganya, hee hee belum berani koh … masih tahap belajar. Kemudian ke Lazada, karena ngeri dg berita yg begitu gencar maka saya coba cash on delivery (CoD), kemudian saya susul dg beli lagi pakai klik pay BCA sebab di Elevania teoritis bisa pakai klikpay namun dalam praktek saya tak pernah berhasil, bahkan sampai coba telp Hallo BCA tetap gagal. Sebetulnya saya sempat kepikir juga, kok berani bayar di depan bukan CoD … tapi ya udahlah tokh nilainya agak kecil. Di luar dugaan, kedua barang tsb tiba di tempat dengan cepat (pagi terkirim Xiaomi Bluetooth Speaker, sore terkirim Logitech keyboard & mouse wireless) bahkan mendahului Elevania yg hingga tulisan ini saya buat belum nyampai juga. Padahal beli di Elevania sehari lebih duluan, dan Hebatnya ke 2 nya Original, beda dg mouse kabel Logitech yg saya beli dari Matahari Mall dotcom. Dari yg saya sebut, kali ini Lazada yg tercepat, mungkin karena kirimannya paling banyak, jadi bisa sekaligus kirim tokh searah.
    Memang beli mouse Logitech B100 merupakan ujian tersulit sebab mouse tsb larisnya bak kacang goreng, sehingga jadi inceran pemalsuan. Di Lazada saat ini ada yg Rp 31.449, hee hee langsung saya coret sebab saya tahu persis di toko langganan saya dijual Rp 48.000. No way, impossible original. Kemudian saya lihat di Matahari Mal, tertulis Rp 47.500. Disini saya jadi bimbang. Mestinya saya coret yaa sebab di bawah harga patokan, namun saya terpikir memang beda Rp 500 namun dia khan gak pakai toko (apalagi kalau Tokonya di Mall yg kena service charge), gak perlu repot bayar sewa ini itu, karyawan juga sedikit. Yaa intinya saya tergoda dan hari ini barang tiba, eeh ternyata cuma kw, gak usah dilihat apalagi diteliti, diangkat aja terasa bobotnya lebih ringan dan kabelnya lebih tipis & lebih pendek (persis mirip mouse china murahan yg lampunya nyala warna warni itu lho). Kalau di check pakai program Speccy maka Vendornya tertulis 0000, yg asli vendornya tertulis Logitech, program Speccy itu fungsinya khan melihat jeroan di dalam, cassing mousenya mau dibagusin kayak apa Speccy gak akan peduli, yg dilihat dalamnya doang. Mungkin terpikir bisa jadi ada sedikit penurunan mutu dari logitech demi menekan harga, ya itu masuk akal, namun perlu diketahui di segel distributornya tertulis 2015, alias itu bukan barang baru. Ya udahlah, belinya khan cuma 5 biji, itupun buat belajar belanja online. Untung (he he org jawa khan selalu beruntung, meski dirugikan) gak beli banyak. Saya sama sekali tak salahkan matahari mall, toko semacam J*y* Computer itu pastilah banyak, gak cuma di Medan, dimana mana selalu ada, kitanya yg konsumen ini yg harus hati2 dan selalu share informasi. Selanjutnya saya akan beli laptop lagi secara offline aja ahh, lebih tentram, tunggu YLKI tidak mandul seperti sekarang ini. Maaf kalau kepanjangan koh Herry, semoga berguna. Saran saya, sebaiknya koh Herry terbitkan artikel panduan belanja online agar orang gaptek seperti saya ini punya panduan. Terima kasih. GBU

  10. Review yang bagus bung HSW

    Biasanya setelah di review, apakah dijual kembali atau bagaimana? Kalau dijual, saya tertarik untuk membelinya. Hehe

    1. Pak Ganang,

      Untuk mengetahui jawabannya, silakan rajin-rajin mengintip timeline saya di Twitter @herrysw.

  11. Koh Herry, sekedar tanya, gimana ya caranya kalau claim pengembalian barang di MM.com karena barang yg diterima tidak original. TQ. GBU

  12. Hmm kebetulan banget nih pak hsw saya lagi ingin beli smartband. Inceran saya acer liquid leap. Setelah saya baca review infinix xband punya pak hsw saya juga tertarik nih dengan xband. Kira-kira antara Infinix Xband dengan Acer Liquid Leap lebih bagus yg mana?

    1. Pak Rudi Ismayadi,

      Masing-masing ada plus minusnya.

      Cara memilihnya saya buat lebih sederhana deh. Apakah kondisi Anda seperti dua poin berikut?
      1. Anda rutin bertelepon dari satu nomor ponsel saja, tak peduli sedang memakai ponsel single SIM maupun dual SIM.
      2. Anda memerlukan notifikasi saat ada pesan WhatsApp masuk ke ponsel.

      Kalau kondisi Anda seperti dua poin di atas, berarti silakan membeli Liquid Leap. Dalam hal ini Liquid Leap Active karena Liquid Leap sudah diskontinyu.

      Kalau kondisi Anda bukan seperti dua poin di atas, silakan beli Xband.

  13. Hallo Pak HSW,

    maaf klo pertanyaan saya ini diluar topik. Saya berencana mau beli smartphone secara online lewat erafone.com. Pak HSW sendiri pernah punya pengalaman beli online lewat erafone.com ga ya? kira kualitas pelayanannya bagus/memuaskan atau kurang bagus. Trims 🙂

    1. Pak Farid LM,

      Saya sudah berkali-kali berbelanja via Erafone.com. Secara umum cukup memuaskan. Kunci berbelanja di sana seperti ini:
      1. Silakan pilih, beli, dan bayar.

      2. Setelah itu, tunggulah barang datang. Jangan berharap ada update nomor resi. Jangan pula berharap customer service mudah dihubungi.

      3. Saya di Surabaya. Barang biasanya datang lima hari kerja terhitung sejak tanggal pelunasan.

    1. Pak Next,

      Uji pakai ditargetkan selesai akhir minggu depan. Setelah itu saya baru akan mengetikkan ulasannya.

  14. Pak Herry, oot dulu ya 😛 katanya bapak mau review LG K10 ya? Kapan nih reviewnya dirilis? Pas handson di mall langsung kepengen beli tapi mau nunggu review dari bapak dulu hehe

  15. “Kedua, Xband kurang akurat dalam menghitung langkah kaki pengguna. Rutin terjadi, gerakan-gerakan saat HSW mengendarai sepeda motor dianggap Xband sebagai aktivitas berjalan kaki.”

    kalau mau akurat pakainya di kaki pak.. hehe..

    btw, selama ini kan sudah banyak ponsel seharga 2 jutaan yang punya spesifikasi mirip dg ponsel 5 jutaan.. apa pengalaman penggunaan sehari2 ponsel yg 2 jutaan itu jg sama seperti ponsel 5 jutaan?? atau justru beda???

    1. Pak Kenyalkenyal (serius ini nama asli Anda?),

      Ha… ha… ha….

      Biasanya tetap ada yang terasa berbeda. Entah dalam hal kualitas finishing-nya, kamera, atau hal lain.

  16. Halo Pak HSW,

    Maaf OOT,

    Saya mau minta rekomendasi tablet di range budget Rp. 2juta hingga Rp. 3juta. Kriterianya:

    * Lancar digunakan untuk membaca ebook (epub, mobi, azw, djvu), file buku PDF, dan file Office (Word, PowerPoint, dan Excel).

    * Layar minimal 9inch, PPI diatas 300

    * Opsional: sudah bisa LTE 1800 dan 2300 Mhz

    Apakah bapak ada rekomendasi? Kalau tidak ada dirange segitu, apakah ada yang mendekati?

    Terima kasih sebelumnya.

    1. Pak Ari,

      Maaf, saya tidak ada rekomendasi. Sudah lama saya tak menguji pakai tablet nih. Tablet terakhir yang saya uji pakai adalah Xiaomi Mi Pad. Itu barang bagus, tetapi sekarang sudah diskontinyu.

  17. Pak Herry… saya pengguna layanan smartfren. Baik 4G maupun Evdo. Kuota 4G saya kok jauh lebih cepat habis ya pak dibanding Evdo. Dgn asumsi kuota sama, pemakaian sama dan standart. Saya bukan gamer. Jarang banget streaming youtube. Tidak suka coba2 aplikasi. Mohon pencerahannya pak…
    Matur nuwun

    1. Pak Joko,

      Coba saja perhatikan jumlah pemakaian data yang dicatat oleh ponsel Anda, bukan sistem Smartfren. Apakah saat di jaringan 4G sama dengan saat di jaringan EvDO?

      Mengacu kepada pengalaman pribadi, banyak pengguna yang terlalu asyik merasakan ngebutnya berinternet di jaringan 4G LTE. Akibatnya, tanpa sadar mereka mengonsumsi kuota jauh lebih banyak.

  18. Pak HSW

    Kalau dibandingkan dengan smartband sejenis yang pernah pak herry coba, yang mana paling bisa diandalkan dalam menunjukkan notifikasi. Terutama dari segi ketepatan waktu dan kemudahan membaca notifikasinya. Kebutuhan saya wearable yg bisa menunjukkan waktu dan notifikasi. Terimakasih

  19. Mas Herry gak berencana untuk mereview Xiaomi Redmi Note 3 garansi resmi kah? Dan kalau dibandingkan dengan LG K10 sama Lenovo K4 Note, mas lebih pilih yang mana?

    1. Bu/Pak Keke,

      Berencana banget. Redmi Note 3 bergarasni resminya sedang saya uji pakai.

      Tak tahu karena saya belum pernah menguji pakai K10.

      1. Wah ditunggu ya reviewnya mas! Sejauh ini gimana impresi mas? Dan kalau dibandingkan dengan lenovo k4 note lebih bagus mana? Terutama di baterai, kamera, dan gaming

        Btw saya kayaknya sudah lama nggak lihat mas Herry review handphone Samsung ya, terakhir lihat mas review Galaxy Note 5 hampir setahun yang lalu

        1. Bu Keke,

          Tunggu review finalnya langsung deh.

          Benar. Alasannya, S6 Edge warna hijau yang saya incar terlambat masuk. Batal coba deh. Sedangkan Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge harganya di luar jangkauan. Samsung tipe selain seri S dan Note sih nggak menarik.

  20. Pak herry, saya minta rekomendasi 2 atau 3 smartphone harga 2-3 jutaan yang kameranya bagus….terimakasih

  21. Om HSW mau nanya sedikit…
    saya punya teman yang HP.nya Lenovo a6000 sama kayak punya saya…
    tapi kenapa HP teman saya itu ada pemberitahuan buat upgrade ke lollipop sedangkan HP saya tidak??
    thanks

    1. Pak Budi,

      Apakah Anda sudah mengecek secara manual via menu software update? Apakah ponsel Anda di-root atau mengalami modifikasi software lain?

  22. Pak herry,
    Saya pengguna smartphone lenovo a6000+. Jadi waktu itu smartphone saya jatuh dan lcd nya pecah. Saya udah bawa ke service center lenovo, saya merasa senang sebab biaya perbaikan gratis. Tapi setelah perbaikan itu jaringannya jadi susah, hanya di kota saja dapatnya. Kalau di daerah yang belum 3G sama sekali gak bisa jaringannya walaupun dibuat gsm/2G sama sekali gak dapat jaringan. Mohon bantuannya ya pak herry, mungkin ada solusinya. Terimakasih

    1. Pak Js,

      Lho, layar pecah perbaikannya dilayani gratis? Wah, kejadian langka nih.

      Solusinya ya silakan diperiksakan ke service center deh.

  23. pak Herry,

    mohon infonya untuk gawai dengan budget maxksimal 3juta.
    Ram 3gb, dan internal 32gb, baterai besar,
    merek apapun ga masalah,
    mohon pencerahannya pak
    terimakasih

  24. Dear Koh HSW

    saya beberapa waktu lalu sempat memantau launching infinix xband ini untuk menggantikan pebble smartwatch saya, karena tertarik dgn fungsi headset nya dan fakta bahwa ini adalah smartband bukan smartwatch (ga lucu kalau saya maksa pakai jam tangan koleksi saya plus smartwatch serasa jadi wasit sepakbola saja, maka saya tertarik smartwatch saja sebagai pendamping jam tangan konvensional)
    tetapi sempat kecewa berat karena udah memantau launching eh ternyata mundur2 terus tanpa kejelasan sampai akhir nya udah lupa kena urusan2 lain dan liburan (ditambah THR juga udah ludes :D) eh tau-tau muncul di ponselmu.com jadi tertarik lagi
    tapi ada yg mau saya tanyakan ko, ini headset/smartband apakah support multipoint? karena sehari2 saya pakai 2 HP android jadi akan sangat bermanfaat jika 2 HP tsb bisa masuk notifikasinya sekaligus headset ke smartband ini

    terima kasih

  25. Halo Pak HSW,

    Maaf OOT,

    Saya mau minta rekomendasi tablet di range budget Rp. 1jt kebawah

    Terima kasih

  26. kalau poin no 1 sih kayaknya semua tablet jg udah bisa, tinggal download aplikasi ebook dan aplikasi office yg banyak tersedia di playstore..

    poin no 2, wah yg ini kayaknya gk ada yg harganya 2-3 jutaan.. kalo diatas 300 ppi paling jg merek tiongkok yg gk terkenal macam ainol, ramos (bukan beras), dll.. gk berani rekomendasiin yg kaya begitu..

    kalo mau 300 ppi sih paling xiaomi mipad, itupun 7,9 inchi dan cuma wifi aja, tanpa seluler..

  27. Maaf sebelumnya ya koh.. pertanyaan saya oot banget… Saya pakai hp Meizu m2 Note, Samsung galaxy S2 dan tablet Samsung tab 2 yg wifi only… Dikantor saya kan ada wifi , nah dari ke 3 gadget itu yg bisa connect wifi dgn bagus untuk donlot2 cuma Meizu saja. Yg 2 lainnya susah connect nya. Itu penyebab nya apa ya koh ? Thanks

    1. Bu Cisca,

      Sudahkah Anda coba me-restart router Wi-fi di kantor? Kalau sudah dan hasilnya tetap sama, berarti komponen Wi-Fi di dua gawai Samsung Anda mulai bermasalah.

  28. Pak HSW,

    Ponsel Xiaomi Note 3 tampaknya masih dalam pengujian oleh Bapak, tapi kalau dibandingkan dengan Asus Zenfone 2 Laser apakah ada bocoran lebih bagus yang mana dari segi kamera dan kinerja?

    Terima kasih banyak, Pak HSW.

    1. Pak Windy,

      Saya tidak menguji pakai Xiaomi Note 3. Yang sedang saya uji pakai Xiaomi Redmi Note 3. Tunggu review finalnya deh. Secara umum sepertinya menang Redmi Note 3.

  29. selamat pagi pak Herry
    maaf oot nich pak Herry.. mau tanya pak utk flash plus 2 yg bergaransi resmi apakah sudh dijual offline krn sy liat di lazada sudah tdk ada stoknya, sy bs dpatkan dmn pak kl di daerh depok jawa barat? dan garansi resmi dari flash plus 2 apa ya pak nama perusahaannya? lalu flash plus 2 yg beredar di indonesia ada dua versi ROM 16 GB & 32 GB itu jg dua” nya resmi?
    terima kasih atas jawabannya.

    1. Bu Sila,

      Beberapa hari lalu Flash Plus 2 sempat dijual lagi di Lazada deh. Besok (28 Juli 2016) juga akan di-flash sale lagi.

      Resminya ponsel itu belum dijual offline, tetapi realitanya ada pedagang offline yang menjualnya. Tentu saja dengan harga lebih mahal daripada Lazada.

      Saya tak mengetahui lokasi penjual offline Flash Plus 2 di Depok.

      Nama distributornya Bintang Cemerlang. Untuk sementara masih satu varian.

  30. Pak herry

    Boleh minta pendapat soal kamera asus zenfone laser 2, infinix zero 3, sama redmi note 3? Lebih bagus yang mana ya pak? Saya tau redmi note 3 sedang dalam proses review… Hehehe.

    Sekilas gimana pandangan pak herry tentang redmi note 3? Layak belikah pak?

    Trims

    1. Pak Andri,

      Dalam hal kamera, Zero 3 yang jadi juara.

      Dalam hal baterai, Redmi Note 3 yang jadi juara.

  31. Pak Herry maaf OOT
    saya pengguna redmi 2, rencana mau ganti sama pureshot tapi masih ragu lihat hisense keluarin produk baru seperti pureshot+ 2, pureshot lite, dan kingkong..
    Apa yang bagus yang saya sebutin atau merk lain juga boleh..
    Dana saya kisaran 2jutaan.
    Saya mengutamakan yang gegas ,ram min 2gb ,kamera bagus dikelasnya ,dan kalo bisa 4g di semua operator.

    1. Pak Iyas,

      Benar. Hisense telah mengeluarkan beberapa tipe ponsel baru. Namun, saya belum pernah mencobanya.

      Kisaran Rp 2 jutaan itu maksimal berapa? Sebab, Rp 2,999 juta pun masih termasuk Rp 2 jutaan.

      Hmmm… dengan kriteria kayak gitu, saya sih merekomendasikan Infinix Zero 3. Harga Rp 2,599 juta.

  32. Pak Herry , maaf oot
    mau tanya ada gak ya modem mifi 4G yg unlock
    saya rencana mau pakai kartu XL 4G buat di modem
    Thanks before

  33. Oh ya, Pak, lupa satu lagi yang mau saya tanyakan.
    Ada Bapak ada saran ponsel layar 6 inchi yang bagus dengan harga dibawah 3 juta?

    Terima kasih Pak HSW.

  34. Pak mau minta saran beli smartphone harga dibawah 2 juta bagus nya apa ya pak? Tapi jangan samsung. Spesifikasi nya yang ram nya agak gede.
    Maaf nanya gak nyambung sama artikel nya pak.

    1. Bu Gita,

      Setuju. Jangan beli Samsung yang harga jualnya di bawah Rp 2 juta. Barangnya jelek.

      Silakan melirik Asus Zenfone 2 Laser ZE500KL atau Hisense Pureshot.

    1. Bu Gita,

      Tak tahu karena saya belum pernah menguji pakai Redmi 3. Saya tak berminat mencobanya karena belum ada yang bergaransi resmi.

  35. dear pak Herry

    terima kasih pak untuk jawabannya. iya pa kmren siang pas liat lazada muncul lg flash sale nya langsg pesen krn kayanya spek nya sesuai dengan yg sy mau. mudah”an hp nya ga da masalah selama pemakaian 🙂

    terima kasih pak Herry semua infonya.
    sukses selalu.
    🙂

    1. Pak John Marten,

      Perlu 4G LTE dan fitur VR nggak? Kalau nggak perlu, silakan ambil Redmi Note 3. Kalau perlu, silakan membeli Vibe K4 Note.

  36. Mas Herry, Infinix X bandnya ad dijual ga?
    Soalnya tertarik mau beli di online shop susah nyarinya. Klo mas herry niat jual bs inform ya trims

  37. Om Herry,
    Saya pakai Xband ini, selama ini oke, cuma beberapa hari lalu saya menyadari, setiap notif yang masuk ga bisa tampil di xband saya. Telepon pun ga bisa muncul. Saya coba dengar lagu bisa kedengaran di xband saya. Mungkin apakah ada setting yang saya salah di smartphone saya? Semua sepertinya sudah saya lewati tidak ada yang aneh. Saya pakai Zero 3.
    Pas xband saya pakai di telinga, smua notif bunyi, telepon terdengar. Ketika ditempatkan sebagai jam tangan, semua fungsi hilang.
    Apa mungkin Pak Herry bisa bantu. Thx

    1. Pak Chandra,

      Mohon maaf atas keterlambatan respons. Sesuai pengumuman di blog, sejak 23 Oktober lalu saya cuti sementara dan baru aktif lagi mulai 30 Oktober 2016.

      Hmm… coba di-reset dulu deh. Itu jurus pamungkas yang paling gampang.

      1. Om Herry,
        Xband sdh saya reset, masih begitu.
        Cara reset smartphone tanpa wipe biar aplikasi tidak hilang seperti apa om? Jadi hanya setting saja yg seperti baru. Apakah bisa?

        1. Pak Chandra,

          Ponsel dimatikan, lalu dinyalakan lagi, itu sudah seperti “reset” yang Anda inginkan. Kalau masih tidak normal, mampir ke service center saja untuk diperiksa deh.

  38. Pak mau tanya, untuk daya tahan baterai infinix xband ini gimana ya? Pemakaian normal bs sampai brp lama? Lalu pengisian daya makan waktu brp lama sampai full? Terimakasih..

    1. Pak Rendy,

      Hayo… naskah di atas belum Anda baca dengan baik ya? Jawaban dua pertanyaan Anda sudah saya sebutkan di naskah lho. Ini saya copy paste-kan:

      Dengan perilaku pemakaian ala HSW, sekali diisi ulang baterai Xband dapat bertahan sampai tiga hari. Konektor charger Xband berwujud micro USB. Waktu yang diperlukan untuk mengisi ulang daya sampai penuh tak lebih dari satu jam.

  39. Pak Herry, apakah x band ini tidak dijual lg? Spalnya saya cari di mana2 tdk ada lg..
    Seandainya memang tdk dijual lg, smart band apa yg layak beli dgn budget tdk jauh beda dgn x band?
    Trims.

  40. hi

    I’m in Thailand, I have been looking for that X band smart watch with Bluetooth and headset but no where to be seen what can I do to get it please.

    yours

    moon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *