Review Infinix Zero 5: Bisa Diandalkan, Sayang Nakal

Dibandingkan seri lain bermerek sama, ponsel Infinix seri Zero biasanya memiliki spesifikasi dan kinerja terbaik. Penulis alias HSW telah membuktikannya ketika menguji pakai Zero 2, Zero 3, dan Zero 4 Plus. Bagaimana dengan Infinix Zero 5? Sama! Ia pantas dianggap sebagai ponsel flagship versi Infinix.

Zero 5 dibekali layar IPS 5,98 inci beresolusi full HD 1.920 x 1.080 piksel. Layar yang masih memakai rasio 16:9 itu telah mengadopsi Corning Gorilla Glass 3. Di dalam ruangan maupun luar ruangan yang tidak terlalu terang, tampilan layar Zero 5 mudah dilihat. Namun, kala diajak berpanas-panas di bawah terik sinar matahari, huruf dan gambar yang tersaji di layar relatif sulit terbaca.

Speaker, konektor USB tipe C, dan konektor audio 3,5 milimeter dapat dijumpai di bagian bawah bodi Zero 5. Sebuah selot untuk menampung kartu microSD tersedia di sisi kiri ponsel. Sedangkan di sisi kanan, terdapat selot kartu SIM, tombol volume, dan tombol power.

Dua keping micro SIM, bukan nano SIM seperti di aneka ponsel keluaran terkini, bisa diselipkan serentak di Zero 5. Keduanya bakal siaga bersamaan. Tak peduli terpasang di selot SIM1 atau SIM2, nomor yang digunakan berinternet leluasa berada di jaringan 4G LTE, 3G, maupun 2G. Sedangkan satu nomor lainnya masih bisa menduduki jaringan 3G dan 2G.

Merujuk kepada spesifikasi di situs Infinix, Zero 5 mendukung LTE di band 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 20, 28, 38, dan 40. Hal itu bermakna ia siap dipakai menikmati layanan 4G LTE Telkomsel, Indosat, XL, Tri, maupun Smartfren. Namun, ponsel itu belum kompatibel dengan native VoLTE Smartfren.

Saatnya memperhatikan sisi belakang ponsel. Lho… kok seperti Huawei P9 yang ukurannya diperbesar? Silakan memperhatikan dan menilainya sendiri deh. Kamera utama dengan fokus otomatis dan lampu kilat itu dibekali lensa ganda.

Hanya dengan membaca tulisan yang tercetak, pengguna langsung mengetahui kalau salah satu lensa kamera belakang Zero 5 adalah lensa wide beresolusi 12 megapiksel. Satu lagi berupa lensa tele 13 megapiksel. Realitanya, kemampuan maksimal masing-masing lensa adalah memproduksi foto 12 megapiksel dan klip video full HD 1080p.

Dalam pemakaian sehari-hari, performa kamera Zero 5 tergolong cukup bagus di kelasnya. Lensa yang disebut lensa wide sebenarnya lensa standar ala kamera ponsel, sedangkan lensa telenya memang benar dapat “mendekatkan” objek pemotretan.

Tersedia mode portrait untuk menghasilkan efek bokeh. Sebelum atau sesudah memotret, pengguna leluasa mengubah bukaan lensa menjadi antara f/0,8 dan f/11. Besar bukaan yang dipilih kemudian dieksekusi melalui olah software. Asal tahu, fisik lensa kamera Zero 5 sebenarnya memiliki bukaan f/2 (lensa wide) dan f/2,6 (lensa tele) saja.

Kamera Zero 5 juga dilengkapi mode profesional yang mengizinkan pengguna mengatur sebagian parameter pemotretan secara manual. Di antaranya, pilihan cara pengukuran cahaya, kompensasi pencahayaan, kecepatan rana mulai 1/1.500 detik hingga enam detik, ISO 100-3200, white balance, dan pemfokusan manual.

Bagaimana kamera depannya? Kamera itu tanpa fokus otomatis, tetapi dilengkapi lampu kilat. Ia sanggup menghasilkan foto beresolusi 16 megapiksel dan klip video full HD 1080p. Tersedia mode bokeh yang boleh dijajal agar hasil swafoto terlihat lebih artistik.

Sensor sidik jari, Wi-Fi, bluetooth, GPS, dan radio FM yang siarannya bisa direkam merupakan sebagian fitur lain Zero 5. Ada pula fitur perekam percakapan dan penyaring panggilan telepon maupun SMS masuk. Anggaplah pengguna enggan memakai sensor sidik jari. Untuk mengaktifkan dan memadamkan layar, pengguna cukup mengetukkan jari di permukaan layar sebanyak dua kali.

Ponsel bersistem operasi Android 7.0 Nougat itu memanfaatkan prosesor delapan inti (octa core) MediaTek Helio P25 MT6757CD dengan kecepatan hingga 2,6 GHz. Memorinya terdiri atas RAM 6 GB dan ROM 64 GB. Kala ponsel baru dikeluarkan dari kardus, ruang kosong di memori internal mencapai 49,16 GB.

Baterai tanam berkapasitas 4.350 mAh menjadi pemasok daya Zero 5. Selama uji pakai ala HSW, baterai itu minimal sanggup bertahan mulai pagi sampai tengah malam. Teknologi X-charge yang diterapkan membuat pengisian ulang daya relatif cepat. Dengan menggunakan charger bawaan, proses charging tuntas paling lama 2 jam 20 menit. Durasi tersingkat hanya 1 jam 40 menit.

Kalau dirangkum, baterai yang awet, kamera yang cukup bagus di kelasnya, dan respons ponsel yang selalu gegas menjadi kombinasi kelebihan Zero 5. Tidak adanya NFC menjadi pengurang daya tarik. Dimensi fisik yang 166,38 x 82,38 x 7,95 milimeter dan berat 197 gram buat sebagian orang mungkin bakal dianggap terlalu besar sekaligus berat.

Zero 5 tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu hitam, merah, dan emas. Harga ritel resminya dipatok Rp3,499 juta. Seperti biasa, ponsel digaransi selama setahun. Infinix memberikan jaminan tambahan berupa penggantian LCD gratis bila komponen itu rusak atau pecah pada enam bulan pertama sejak tanggal pembelian.

Sampai titik pembahasan ini, HSW sebenarnya menyimpulkan Zero 5 sebagai ponsel yang bisa diandalkan dan layak beli. Masalahnya, seiring bergulirnya waktu, HSW menemukan kenakalan dalam penjualan ponsel itu.

Nakal bagaimana? Begini. Zero 5 lulus TKDN lewat jalur hardware alias manufaktur. Hal tersebut bermakna Zero 5 harus dirakit di Indonesia. Realitanya unit yang dijual via Lazada sebagai jalur distribusi resmi ada yang made in China. Di dalam kardus ponsel terdapat kartu garansi berbahasa Indonesia.

Karena faktor tersebut, rekomendasi HSW terhadap Zero 5 berubah 180 derajat. Review yang sedang Anda baca ini sekaligus menjadi review terakhir HSW atas ponsel Infinix. Sampai 26 September 2018 merek ponsel itu dimasukkan ke dalam daftar hitam. HSW tak bersedia mengomentari dan merekomendasikan ponsel Infinix lagi.

Kelak HSW akan meninjau ulang status Infinix. Kalau mereka terpantau taat terhadap regulasi yang berlaku di negeri ini, HSW bakal kembali menguji pakai dan mengulas ponsel tersebut. Namun, seandainya Infinix masih membandel, berarti “masa aktif” daftar hitam diperpanjang.

***

Berikut contoh hasil jepretan Infinix Zero 5. Seluruhnya memakai mode otomatis dan tanpa lampu kilat. Agar lebih ringan diakses, foto telah di-resize dan dikompresi. Tak ada olah digital lain yang dilakukan.

Dijepret memakai lensa wide.

Kali ini diabadikan menggunakan lensa tele.

Sekarang menjajal efek bokeh.

Dua foto di bawah ini dihasilkan oleh kamera depan Zero 5.

***

Tangkapan layar Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

97 thoughts to “Review Infinix Zero 5: Bisa Diandalkan, Sayang Nakal”

  1. Sayang sekali ya pak, prestasi & potensi infinix selama ini harus padam karena satu masalah saja..

    Kira-kira, akankah Honor jatuh lebih dalam?

  2. Sayang sekali ya pak ? btw tidak ada komunikasi pribadi antara pak Herry sama perwakilan Infinix Indonesia mengenai hal ini?

    1. Pak Khal,

      Ada. Beberapa jam setelah saya mentwit soal dugaan kenakalan, pihak Infinix menelepon saya untuk tanya-tanya kok.

  3. Saya menjadi salah satu yang menunggu kabar baik dari Infinix Zero 5 ini, karena sedang mencari ponsel keluaran baru dengan kualitas kamera, baterai serta multi tasking yang baik. *sebelumnya pak HSW merekomendsikan Asus ZenFone Zoom S untuk saya

    Rada “gregetan” juga dengan kenakalan yang terjadi, tapi masih “kecanthol” sama Infinix dengan harapan keluar seri Pro dengan harga 4jt an.

    Pengantarnya terlalu panjang, hehe
    Yg jadi pertanyaan, 28 September 2018 itu patokan terkait apa ya? Kok lama? Ada event ataukah apa?
    Mohon bagi ilmunya
    Terima kasih sebelumnya

    1. Pak Yoska Tulus S.,

      Tanggal 26 September 2018 lho, bukan 28 September 2018. Itu patokan terkait apa? Jadi begini, saya resmi memasukkan daftar hitam pada 26 Maret 2018. Status Infinix akan saya evaluasi lagi setengah tahun kemudian alias 26 September 2018.

  4. Aslinya keren yah ko herry… sudah ram 6gb dan 64gb… baterainya juga tergolong besar… sayang nakal soal tkdn dan kabarnya harus ditarik ponselnya ya ko…?

    1. Pak Galih,

      Ya. Yang harus ditarik itu Zero 5 made in China. Kalau dibuat di Indonesia sih tak ada masalah.

      1. lantas kapan beredar resmi nya koh? di akun asusid sudah mempromosikan gawai tersebut?.

        Terimakasih

          1. Pak Hari,

            Tautan yang Anda berikan itu Zenfone Max Plus M1 lho. Sedangkan yang ditanyakan Pak Criscito adalah Zenfone Max M1. Beda tipe deh.

          2. Pak Criscito,

            Oh, kalau Zenfone Max Plus M1 kan sudah lumayan lama beredar. Saya telah menguji pakai ponsel itu, tetapi naskah review-nya masih dalam antrean. Kesimpulan akhir sih kurang menarik untuk dibeli.

  5. Mau tanya pak bagaimana dengan nasib barang “made in China” yang diterima sebelum 1 April 2018? Apakah ada efeknya terhadap jaringan 4G? Atau adakah efek yg lainnya juga?

    1. Pak Erka Wahyu Kinanda,

      Kalau 4G LTE-nya sudah sempat aktif, seharusnya aman. Namun, bila belum sempat 4G LTE, rasanya berpeluang kecil bisa merasakan 4G LTE.

  6. Salut buat semangat nasionalisme pak Herry dalam mendukung ponsel2 yg menggunakan komponen dalam negeri.

  7. Om mau nanya, kan om Herry sempat berencana membuat kultwit mengenai berganti nomor walaupun sudah dipakai sejak lama. Saya berniat berganti nomor yang saya gunakan kurang lebih sejak 2012 karena pulsa saya tersedot terus menerus sedangkan komplain sangat sulit dan tidak direspon dengan baik. Terima kasih Om Herry sebelumnya.

    1. Bu Tasalina Yohana,

      Iya, saya berencana bikin kultwit itu. Besok siang saya bikinkan di Twitter @herrysw deh.

  8. Saudara baru beli Hot 4 Pro di Lzd. Saat di coba tidak bisa 4G. Padahal secara spek di laman resmi sudah 4G. Setelah dicek baru terlihat di kardus “made in China”, bukan rakitan pabrikan lokal. Setelah di bawa ke service center resmi, di upgrade ke Nougat plus diaktifkan 4G nya..

    1. saya juga mengalami di kardusnya tertulis 3G, setelah di update baru bisa 4G, sebelumnya padahal tidak loh…

  9. Apakah semua zero 5 made in china (nakal), adakah yg made in indonesia? Setau saya sudah ada tempat perakitannya juga di Indonesia kan?

    1. Beberapa kali membeli tipe infinix yang sama buat teman pak, sebelumnya 4g langsung nyala aja, made in indonesia. Kemudian yang terakhir ini seperti yang dialami Pak Arie.

  10. “Kalau 4G LTE-nya sudah sempat aktif, seharusnya aman. Namun, bila belum sempat 4G LTE, rasanya berpeluang kecil bisa merasakan 4G LTE.”
    1. Maksudnya bagaimana ya Om?
    2. Kalau menurut om Herry ke mana konsumen harus komplain, ke Lazada atau Infinix?

    1. Pak Arie,

      1. Jadi begini. Sebelumnya saat ponsel diaktifkan akan ada pembaruan firmware yang mengaktifkan fitur 4G LTE-nya. Nah, akses ke pembaruan itu kini tampaknya sudah ditutup.

      2. Lazada dulu saja.

  11. **Pak Herry..3 bulan yang lalu saya beli infinix note 4 lewat tokopedia bukan lazada, setelah cek di boxnya ternyata “Made in China” juga, ada stiker tulisan 3G agak besar, tapi pas dipasang kartu three, sinyalnya langsung 4G..apakah itu juga merupakan pelanggaran infinix juga di varian note?

    **Jadi kesal juga sih sama infinix..padahal selama ini saya penggemar infinix..

    1. Pak Slamet,

      Hmmm… kalau Tokopedia belum bisa langsung disimpulkan. Kalau transaksi dilakukan via Infinix Official Store di Lazada, hal itu jelas-jelas merupakan pelanggaran.

  12. Om Herry, bisa minta tolong untuk push up lazada perihal recall infinix zero 5 yang made in china pemerintah mewajibkan untuk ditarik kembali. Tetapi sampai sekarang kok belum ada kejelasan dari lazada perihal recall tersebut ya. Terima kasih om

    1. Pak Samsul,

      Ditarik kembali itu buat yang masih berada di toko. Kalau sudah terlanjur di tangan konsumen, rasanya susah deh. Silakan coba kontak sendiri ke Lazada.

  13. Om herry izin tanya..gadget yg baterainya besar perfomance sedang harga kisaran 1.5-2 jt apa y?.mksih sblmnya atas responnya.

  14. jika infinix sudah berbenah dan tkdn beres, bapak juga pernah mereview huawei nova, sekarang huawei turun harga dan berada di rentang harga sama,
    menurut bapak, pilih mana yg layak diambil? zero 5 atau nova? makasih, mohon jawaban secepatnya

    1. Pak Sugeng,

      Maaf, saya tak mau berandai-andai. Setidaknya sampai 26 September 2018 saya takkan merekomendasikan Infinix.

  15. Koh, mungkin ga ya misal si Honor 9 lite yg rencananya didistribusikan tanggal 9 besok itu dilepas dgn sinyal 3G dan setelah surat2 beres bakal ada pembaharuan software?

    1. Pak Giovanni Dewangga,

      Kalau hal itu dilakukan, maka Honor bisa dijerat berbagai pasal.
      * Melakukan penjualan dan distribusi sebelum memiliki sertifikat SDPPI (bukan TKDN ya).
      * Mengirimkan barang tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Di iklan kan dibilang sudah 4G LTE.

  16. Terima kasih Om Herry karena pulsa mendadak hilang walaupun sudah unreg konten seperti yang disarankan CS, pulsa sms ada sendiri, internet saya menggunakan kartu yang berbeda. Sudah komplain sempat DM di Twitter CS operator tersebut tapi tidak ada tindak lanjut, layanan khusus yang menurut mereka tarif baru tidak kunjung diberhentikan.

        1. Pak Wahyu,

          Kalau Anda mengutamakan daya tahan baterai dan layar kekinian: Redmi 5 Plus.
          Kalau ada memprioritaskan kamera: Mi A1.

  17. Melihat berita para tech-reviewer saat di Dubai, saya sangan tertarik dengan device ini. Namun dengan kondisi saat ini, mending ponsel flagship bekas aja deh.

    1. Pak Didno Bin Rusli,

      Zero 5 sebenarnya sudah mengantongi TKDN kok. Namun, saat penjualan ternyata ada barang made in China yang didistribusikan.

    1. Pak Arga,

      * Rp3 juta sampai Rp4 juta: Moto Z2 Play.
      * Rp4 juta sampai Rp5 juta: Asus Zenfone Zoom S.

  18. Seberapa jauh perbedaan kamera Mi A1 vs redmi 5 plus..dan bgmn pula perbedaan layarnya, terima kasih Koh

  19. Koh herry, ada ga ya gawai under 3 jt yang layarnya kekinian dan ada nfc nya, mengingat cashless sudah diterapkan dimana2.. Makasih koh

    1. Pak Nunu,

      Hmmm… rasanya tak ada yang bisa saya rekomendasikan. Anda harus memilih salah satu, layar kekinian atau NFC.

      1. Koh herry, berarti gawai terbaik sampai dengan harga 3 jt apa ya? Terutama user experience bagus. Makasih koh

        1. Pak Nunu,

          Ada Xiaomi Mi A1 (kalau Anda lebih sering memotret) dan Asus Zenfone 3 ZE552KL (kalau Anda lebih sering merekam video).

  20. Kalau beli Di toko offline bisa cek dulu yah koh HSW made in Indonesia atau rrc? Wah infinix kena suspend dari koh HSW hehehe…..

  21. Pak Herry SW,

    Pak kalau dari sisi hasil foto, jika Zero 5 dibandingkan dengan Asus Zoom S, mana yg hasil fotonya lebih bagus?

    Terima kasih.

  22. Pak Herry,

    Kapan review Nokia 8 keluar di blog? Saya masih menantikan sudut pandang dari Bapak.

    Terima kasih.

    1. Pak Rehan,

      Belum berani saya pastikan. Apalagi, mulai besok sampai akhir bulan saya hanya punya waktu agak senggang selama empat hari. Selebihnya padat beraktivitas di luar kota.

  23. Koh Herry, rekomendasi HP harga maksimal 2 juta pas dengan kriteria :
    1. Kamera belakang (foto & video)
    2.baterai (awet atau biasa aja tapi charging nya agak cepat)
    Apa saja?

  24. Sayang sekali ya Pak Herry, padahal saya berharap ada review infinix hot s3 dr Pak Herry.. Krn sy akhirnya dapat ponsel ini lewat flash sale di lazada. Selama ini sudah dua kali ini sy beli infinix (yg pertama android one X510) dan cukup puas dengan performa maupun keawetannya. Oiya sy sudah 1bulan pake infinix hot s3 dan sudah 2 kali update. Sekarang jadi bisa unlock pake face id ala ala apple.

    Sy minta saran kira2 kalo infinix hot s3 mau sy lepas, yg cocok jd penggantinya apa ya? yang spek sama dan berlayar 18:9, kalo bs yang ga harus flash sale pak… untung2an banget soalnya…

    Makasih…

    1. Bu Rere Jambore,

      Saya sebenarnya sudah memasukkan Hot S3 dalam rencana uji pakai. Karena kenakalan dalam penjualan Zero 5 terkuak, rencana uji pakai Hot S3 saya batalkan.

      Hmmm… Xiaomi Redmi 5 Plus? Namun, kalau nggak mau ikut flash sale, ya berarti akan terkena harga di atas harga ritel resmi.

  25. Haloo om HSW,

    Ijin bertanya, hp apa ya om yang cukup bagus kameranya dan bisa dual apps di rentang harga 1.5-2.5jt?
    Terima kasih Om.

  26. Pagi Kho Herry, mohon rekomendasi. Sy mau ganti hp dng dana 4 jt an. Kiranya hp apa yg menurut saran Kho Herry baik. Syaratanya ram 4g. Sy lagi demen sama huawei nova 2i. Tapi masih cari-cari rekomendasi. Waktu lalu sy ikut saran Kho Herry saat beli hp Lenovo S92 (dan memang awet sampai skrg, nah skrg mau diganti).
    Terima kasih sebelumnya.

    1. Pagi Kho Herry, mohon rekomendasi. Sy mau ganti hp dng dana 4 jt an. Kiranya hp apa yg menurut saran Kho Herry baik. Syaratanya ram 4g. Sy lagi demen sama huawei nova 2i. Tapi masih cari-cari rekomendasi. Waktu lalu sy ikut saran Kho Herry saat beli hp Lenovo S92 (dan memang awet sampai skrg, nah skrg mau diganti).
      Terima kasih sebelumnya.

      1. Pak Hendra Sutanto,

        Sepertinya saya pernah menjawab pertanyaan serupa. Entah dari Anda atau bukan. Silakan membeli Asus Zenfone Zoom S.

    2. Pak Hendra Sutanto,

      Kalau anggaran Rp4 jutaan, ya lebih baik beli Asus Zenfone Zoom S deh. Kamera mantap, baterai pun tahan lama.

  27. Selamat malam mas Herry
    ada yang mau saya tanyakan nih

    1. Kenapa HP brand Samsung selalu lebih mahal di bandingkan yang lainnya? apakah worth it untuk membelinya?

    2. saya sedang mencari smartphone dengan keperluan berikut;
    a. Baterai tahan lama
    b. Prosesor dan RAM bagus. tidak perlu yang high end, hanya untuk penggunaan sehari hari seperti browsing, multimedia, social media & chatting, game menengah ke bawah
    3. Kamera bagus, baik foto maupun video dan yang terpenting juga kualitas audio dari video record
    4. HP awet (minim kena penyakit/rusak)

    budget saya 2 – 3 jutaan

    mohon di bantu mas Herry
    terima kasih

    1. Pak Frendy,

      1. Sebab, ada “harga merek” yang harus dibayar oleh konsumen. Hal itu lazim terjadi atas merek yang sedang populer. Kalau Anda mencari kesepadanan antara harga, spesifikasi, dan kinerja, ponsel Samsung lebih baik dilupakan.

      2. Hmm… dengan kriteria seperti itu, jawabannya belum ada deh. Anda harus memilih salah satu. Ingin yang baterai tahan lama atau kamera bagus.

  28. Maaf koh, keluar dari pembahasan. Saya mau tanya tentang koneksi internet. Beberapa hari ini koneksi internet telkomsel 4G saya kenapa sering hilang ya, koh? Saya beli paket internet di daerah Solo dan ketika saya bawa keluar Solo sinyal kadang ga keluar sama sekali. Apakah problemnya terkait provider atau dari handphone-nya?

    1. Pak Jibril,

      Saya kurang tahu kondisi di Solo gimana. Kalau di Surabaya, beberapa waktu terakhir performa 4G LTE Telkomsel memang memburuk.

    1. Pak Farhan Ramdhani,

      Beli Asus Zenfone Zoom S saja, Pak. Harga sekitar Rp4,6 juta. Sisa anggaran bisa disimpan dulu.

  29. Halo Pak Herry
    Semoga sehat selalu
    Langsung saja pak…dibanding LG V20 bagus mana pak?
    Pak Herry tidak review LG V30+ ?

    Terima kasih

  30. Pak Herry, saya rencana mau ganti ponsel budget 3jtan, sementara ini pilihan jatuh ke miA1 & Moto G5S+ gmn menurut pak Herry? apa ada rekomendasi lain atau ada bocoran ponsel yg mau rilis dlm waktu dekat hehe
    saya prefer yg ada nfc dan layar 5-5.5″
    Terima kasih

    1. Pak William,

      Boleh-boleh saja sih. Mi A1 dan Moto G5s Plus barang bagus kok.

      Hmmm… kalau ada NFC dan berlayar 5-5,5 inci, belum ada lagi deh di kisaran harga segitu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *