Review Lenovo A660: Si Oranye Tak Takut Air

Entah karena alasan apa, Trikomsel sebagai distributor resmi ponsel Lenovo di Indonesia tidak memasarkan Lenovo A660 ke Indonesia. Padahal, ponsel itu sepintas terlihat menarik. Berwarna oranye, tahan air, dual SIM, dan bersistem operasi Android 4.0 ICS.

Adanya permintaan pasar membuat pengimpor independen berani mendatangkan A660 dalam jumlah terbatas. Saat ini penjual biasanya mematok harga jual Rp 2,1 juta sampai Rp 2,15 juta. Hal itu berarti turun signifikan dari harga sebelumnya yang sempat menyentuh Rp 2,9 juta.

A660-1

Penulis menjadi salah satu pembeli A660 tanpa garansi resmi itu. Bodi oranye ponsel tersebut ternyata semimetalik, mengingatkan penulis dengan Nokia N8 keluaran tiga tahun silam. Jadi, selain sedap dipandang mata, tercuat sedikit kesan garang.

A660 hadir dengan layar sentuh empat inci beresolusi 480 x 800 piksel. Tampilan layar itu, menurut penulis, tak bisa dibilang istimewa. Biasa-biasa saja. Kendati telah mengadopsi Gorilla Glass yang diklaim lebih tahan terhadap goresan, penulis tetap memasangkan pelindung layar alias screen protector. Toh aksesori itu sudah disertakan dalam paket penjualan. Tak perlu membelinya lagi.

Sebagai ponsel yang mengantongi sertifikasi IP67, A660 tidak takut air. Ia siap dicuci, diajak mandi, atau berendam. Syaratnya, hanya boleh di air tawar bersuhu normal dengan kedalaman maksimal satu meter dan durasi paling lama 30 menit. Setelah diajak berbasah-basah, ponsel sebaiknya dikeringkan memakai kain yang lembut. Bagaimana kalau ponsel direbus bersama mie instan? Jawabannya, silakan membeli satu unit A660, kemudian lakukan eksperimen tersebut. Terus terang penulis ingin mengetahui hasilnya.

Ponsel yang menggunakan baterai lithium 1.500 mAh itu dibekali sepasang kamera. Kamera belakang dengan fokus otomatis, tetapi tanpa lampu kilat. Ia mampu menghasilkan foto beresolusi lima megapiksel dan klip video VGA. Satu kamera lain berada di atas layar. Resolusi foto dan video yang diproduksinya hanya VGA.

A660-2

Spesifikasi lain A660, antara lain, prosesor dua inti (dual core) MTK MT6577 1 GHz, Wi-Fi, bluetooth, GPS, RAM 512 MB, ROM 4 GB, dan selot microSD. Ruang penyimpanan ponsel terdiri atas internal storage dan phone storage. Ketika ponsel kali pertama diaktifkan, internal storage yang leluasa dipakai pengguna sebanyak 0,93 GB dari total kapasitas 2,43 GB. Sementara itu, daya tampung phone storage masih utuh 1,55 GB.

A660 merupakan ponsel dual standby GSM-GSM yang mendukung layanan 3G. Pengguna bebas menentukan nomor di selot kartu SIM pertama atau kedua yang diizinkan masuk ke jaringan 3G. Satu nomor di selot lain otomatis hanya dapat menikmati jaringan 2G.

Saat ingin menikmati lagu, selain memutar file musik yang telah dimasukkan ke ponsel, pengguna dapat memantau siaran radio FM. Pengguna wajib menancapkan handsfree berkabel. Siaran yang sedang didengarkan dapat direkam dan diputar ulang lain waktu.

Kemampuan tahan air sekaligus dual standby menjadi daya tarik utama A660. Warna bodi yang tidak pasaran boleh pula dijadikan poin plus ponsel berdimensi fisik 65 x 125 x 10,5 mm dan berat 138 gram itu. Sisi minusnya, saat dioperasikan ia sesekali terasa kurang gegas. Ada jeda alias lag sepersekian detik. Tampilan layar dan kinerja kamera A660 juga kurang prima.

27 thoughts to “Review Lenovo A660: Si Oranye Tak Takut Air”

  1. OOT nih pak Heri,
    Saya koq merasa Trikomsel ini kurang serius jualan Lenovo. Peminatnya banyak, tapi distribusi barangnya minim sekali.
    Salah satu contohnya ya A660 ini malah Trikomsel tidak jualan sama sekali. Begitu pun S890 & P770 yg udah lama kosong.
    Apa Pak Heri merasa demikian juga?

    1. Pak Iwan,

      Saya lebih melihat Trikomsel sempat salah memprediksi permintaan pasar plus terkena imbas aturan impor yang baru. Akibatnya, barang jadi langka di pasar deh.

    1. Pak Christian Utomo,

      Digit pertama di penulisan IP biasanya merujuk ke daya tahan ponsel terhadap benda padat, sedangkan digit kedua terhadap benda cair (dalam hal ini air).

      Ponsel dengan IP67 berarti aman terhadap debu. Ia juga boleh dicelupkan ke air tawar bersuhu normal dengan kedalaman maksimal satu meter dan durasi paling lama 30 menit.

      Bagaimana kalau IP52? Berarti, ponsel itu tahan terhadap debu dalam batas tertentu (debu masih bisa masuk sedikit) dan boleh terkena tetesan air. Tetesan air ya, bukan cipratan atau guyuran air.

      Yup, intinya semakin besar angkanya, biasanya bermakna semakin tahan.

  2. Pak HSW,

    Hmm kalau begitu Lenovo A660 lebih tahan debu dan air ya dibandingkan Xperia Z. Kalau Lenovo K900 kapan pak masuk Indo?

  3. Pak HSW,

    Hmm, kalau begitu Lenovo A660 lebih tahan debu dan air ya pak jika dibandingkan Xperia Z. Kalau Lenovo K900 kapan masuk Indo?

  4. Pak Christian Utomo,

    Kemampuan tahan airnya sama. Sedangkan daya tahannya terhadap debu satu tingkat lebih tinggi.

    K900 dijadwalkan beredar di sini paling cepat bulan ini dan paling lambat bulan depan. Harga jual yang awalnya direncanakan Rp 4,999 juta terakhir direvisi jadi Rp 5,499 juta.

  5. Pak harry Lenovo masa setahun masuk sini gitu terus distribusinya, Gw berburu dulu s880 aja sampe sebulan, ahirnya dapet beli online di okshop. Tgl 15 lalu genap setahun tuh hp saya.

    1. Pak Yuwono,

      Berarti, Anda lebih dulu memiliki Lenovo S880. Saya baru membawanya pulang pada 18 Agustus 2012.

      Kita lihat saja perkembangannya, Pak. Semoga setelah ini Lenovo lebih baik. Selama ini dari sisi Lenovo Indonesia, bukan Trikomsel sebagai distributornya, belum ada tim khusus yang mengembangkan dan merawat pasar ponsel Lenovo di sini. Nah, kini sudah ada tim yang bertugas melakukan hal itu. Anggotanya mayoritas telah berpengalaman dalam pemasaran ponsel merek global maupun merek lokal di Indonesia.

    1. Pak Nur Cholis,

      Saya sih prinsipnya bergantung ada tidaknya undangan menjadi narasumber. Kalau tawarannya cocok, ya saya siaran atau seminar lagi.

    1. Pak Agus,

      Saya belum pernah mencoba A706. Jadi, kinerjanya belum saya ketahui.

      Btw, dulu saya pernah mencoba beberapa ponsel Lenovo seri A. Kebanyakan kok gagal mengesankan saya ya. Sangat berbeda dengan seri P dan S yang berkali-kali sukses memikat saya. Untuk seri K, kebetulan saya belum pernah mengujipakainya.

  6. “Bagaimana kalau ponsel direbus bersama mie instan? Jawabannya, silakan membeli satu unit A660, kemudian lakukan eksperimen tersebut. Terus terang penulis ingin mengetahui hasilnya.”

    Tulisan bapak menarik, wal-hamdu lillah, terima kasih pak..

  7. Ko untuk bujet maksimal 2jt, apa rekomendasi Koko untuk HP Lenovo?
    Lalu adakah rekomendasi terhadap Lenovo seri A lainnya yang maksimal 2jt?

    1. Pak Rizqyaf,

      Mengacu kepada pengalaman mencoba beberapa ponsel Lenovo seri A, terus terang saya cenderung tidak merekomendasikannya. Dengan anggaran segitu, Anda boleh melirik Lenovo S650.

    1. Pak Rizqyaf,

      Macam-macam, Pak. Ada seri A yang terasa lemot, padahal spesifikasinya cukup bagus. Ada seri A yang kameranya kurang nendang, meskipun di atas kertas spesifikasinya lumayan.

      Seri A di Lenovo diposisikan sebagai ponsel affordable (harga terjangkau), sedangkan seri S diposisikan sebagai ponsel stylish (tampilan fisik indah, kelas menengah).

  8. Saya tertarik dengan modelnya, kira2 ada gak yg model mirip2 dengan a660 tetapi dengan spek yg lebih tinggi. Misal jringn 4gLTE
    Maksih

    1. Pak Frustasi,

      Tak ada. Lenovo belum pernah menawarkan ponsel semacam itu secara resmi ke Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *