Review LG Optimus G: Paduan Optimus L9 dan Nexus 4

Umpama harus mengomentari LG Optimus G alias E975 hanya dalam satu kalimat, penulis bisa melakukannya dengan mudah. Bagi penulis, Optimus G merupakan hasil perkawinan antara LG Optimus L9 dan LG Nexus 4. Personalisasi mendalam, kecantikan fisik, dan kinerja prima terangkum dalam satu ponsel.

Sisi depan maupun belakang Optimus G telah mengadopsi Gorilla Glass 2 yang lebih tahan terhadap goresan. Layar sentuh 4,7 inci true HD IPS+ beresolusi 1.280 x 768 piksel plus penerapan zerogap touch membuat tampilan layar terasa lebih nyata. Segar dan sedap dipandang mata. Sementara itu, permukaan belakang Optimus G bakal memancarkan aura kemewahan saat diterpa cahaya.

Optimus G-1

Pengguna leluasa melakukan personalisasi home screen dengan mendalam. Ikon aplikasi bisa diganti dengan huruf atau foto. Deretan ikon di baris notifikasi (notification bar) juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan atau selera. Ada pula Quick Memo dan QSlide.

Quick Memo memungkinkan pengguna “memotret” layar, lalu menambahkan coretan kreatif atau catatan singkat. Sedangkan QSlide mengizinkan pengguna melakukan dua aktivitas secara bersamaan di satu layar. Misalnya, menonton video sambil menjalankan kalkulator. Tingkat transparansi tampilan aplikasi dapat diatur sesuai kebutuhan.

Optimus G-3

Masih berhubungan dengan layar. Ketika sedang membaca SMS dan pengguna merasa ukuran huruf kurang nyaman, dengan cepat pengguna bisa mengubahnya. Cukup renggangkan dua jari untuk memperbesar huruf atau cubitlah layar untuk memperkecil huruf.

Ponsel yang menggunakan kartu micro SIM itu dibekali sepasang kamera. Kamera di sisi belakang memiliki fokus otomatis dan lampu kilat. Ia mampu menghasilkan foto beresolusi 13 megapiksel dan klip video full HD 1.920 x 1.080 piksel. Tersedia fitur panorama, HDR, time catch shot agar pengguna tak kehilangan momen berharga, dan cheese shutter untuk menginstruksikan kamera memotret lewat perintah suara.

Satu kamera lain terdapat di bagian muka ponsel. Kamera tanpa fokus otomatis dan lampu kilat itu sanggup menghasilkan foto beresolusi 1,3 megapiksel dan klip video HD 1.280 x 720 piksel. Karena juga mendukung cheese shutter, pengguna bisa berfoto narsis dengan lebih mudah. Aturlah komposisi foto terbaik, kemudian ucapkan kata cheese, smile, whisky, kimchi, atau LG dengan cukup lantang. Kamera bakal segera menjepret.

Bila pengguna ponsel bersistem operasi Android 4.1 Jelly Bean itu ingin memadukan foto atau video dengan musik secara mudah, cepat, dan cantik, manfaatkan aplikasi Video Wiz. Kalau mau, pengguna bisa menambahkan teks dan stiker di klip video yang dihasilkan.

Spesifikasi teknis lain Optimus G tergolong menggiurkan. Di antaranya, prosesor empat inti (quad core) Snapdragon S4 Pro 1,5 GHz Krait, RAM 2 GB, ROM 32 GB, dan mendukung layanan HSPA+ 42 Mbps maupun LTE. Baterai lithium polymer 2.100 mAh dibenamkan ke bodi ponsel berdimensi fisik 131,9 x 68,9 x 8,45 mm dan berat 144,3 gram itu.

Optimus G-2

Ada pula bluetooth, Wi-Fi, GPS, NFC, radio FM, Quick Translator, dan Safety Care. Fitur Safety Care akan menginformasikan lokasi pengguna kepada nomor tertentu yang sudah ditentukan, ketika pengguna Optimus G diduga berada dalam kondisi darurat.

Mengacu pada hasil uji pakai, Optimus G adalah ponsel yang selalu responsif terhadap perintah yang diberikan pengguna. Ia pantas dilirik oleh pengguna yang menomorsatukan kinerja, bukan popularitas merek. Umpama dilengkapi selot microSD dan selot micro SIM-nya dapat dibuka tanpa perlu menusukkan jarum atau peniti, ponsel itu bakal lebih memesona. Apalagi, kalau baterainya bukan ditanamkan dan hasil jepretan kameranya lebih prima.

Harga ritel yang disarankan untuk satu unit Optimus G sebenarnya Rp 6,499 juta. Dalam pantauan penulis, saat ini gerai ritel berjaringan nasional seperti Erafone menjualnya Rp 5,999 juta. Sedangkan toko-toko independen di pusat penjualan ponsel biasanya mematok harga Rp 5,8 juta.

Update: saat penulis mengunggah naskah ini pada 1 Mei 2013, harga pasar Optimus G telah bergerak turun ke kisaran Rp 5,5 juta.

22 thoughts to “Review LG Optimus G: Paduan Optimus L9 dan Nexus 4”

  1. apa di menunya ini ada fasilitas aplikasi smemo kayak di samsung note ? saya butuh yg model gitu, tp harga samsung note masih tll mahal -.-. mau lenovo s890/p770 tp masih banyak yg kosong dtoko2 surabaya -.-

  2. Bu Meiliani,

    Anda bisa memanfaatkan fitur Quick Memo di Optimus G. Namun, tidak ada stylus bawaan ya.

    Lenovo S890 seharusnya masih bisa ditemukan di pasaran. Kalau P770 memang sedang kosong.

  3. Pak Edo Firmansyah,

    Iya, racun baru. Kalau soal ketersediaan update firmware dan potensi dioprek, seri Nexus biasanya memang lebih dahsyat sih. πŸ™‚

  4. Pak Herry, ini LG free RAM nya waktu pertama kali dipake berapa ya ? sama bagaimana sistem partisi internal nya ?

  5. Pak Rianto,

    Maaf, saya tidak memperhatikan free RAM-nya berapa.

    Memori internalnya digabung jadi satu saja dan diberi nama internal storage. Kondisi awal, dari total space 25,04 GB, sebanyak 24,8 GB di antaranya berstatus kosong.

  6. Bentuknya cukup mirip dengan Lenovo K860 ya, apalagi internalnya yang menggiurkan bisa diisi aplikasi sebanyak-banyaknya apalagi jadi 1 internal gitu, di K860 saya ini dipartisi jadi 2 (dari Lenovo nya sendiri) dan akhirnya nda bisa maksimal dalam pengisian aplikasinya, ada yang masuk internal, internalSD.

    Kena racun RAM ama size internal nya nih.
    Tapi battery tahan berapa lamaan ya ? Harga ? Sama tombol menu, options & task manager nya itu fisik atau berada di layar HP nya ya ?

    1. Pak Rianto,

      Daya tahan baterai rata-rata pagi sampai sore. Sesekali bisa sampai malam.

      Harga sudah saya sebutkan di naskah review lho. Silakan dibaca lagi.

      Tombol menu dll berupa tombol sentuh. Kalau lihat di foto yang saya unggah, posisinya di bawah layar.

      Btw, harga baru K860 kini sudah Rp 3,4 juta lho. Tadi nggak sengaja lihat di WTC.

  7. Oh iya maaf tadi bacanya saya sedikit cepat-cepat. Hahahha
    Kalo dilihat-lihat berarti secara jeroannya kan mirip sekali ya sama Sony Xperia Z, menurut Pak Herry kinerjanya lebih baik yang mana ya ? Lalu juga daya tahan battery Optimus G ini vs. Xperia Z ?

    Saya benar-benar pikiran battery banget soalnya kadang lihat HP Android sekarang jeroan hebat sepeerti quadcore, octacore, trus GPU ini itu, eh tapi ternyata battery kecil banget, (saya pernah lihat HP merk apa gitu quadcore Qualcomm, 1,4Ghz, GPU Adreno berapa gitu, kamera bagus, eh tapi ternyata battery 1700 mAh) Capedeh.
    Kan namanya HP masa mau dipake cuma 6 jam aja gitu. Padahal dulu jamannya Nokia seharian lebih aja bisa, kok sekarang jadi penurunan besar-besaran atau development nya seperti tak terpedulikan πŸ™

    Saya baru tau K860 turun lagi, itu di gerai official (oke & GT) atau gerai biasa ya ? (kan WTC banyak banget toko HP nya)
    Sepertinya memang penghabisan dan cuci gudang K860 deh, salut grup FB K860 jadi tambah besar akhirnya πŸ˜€

  8. Oh iya, salut pada Pak Herry yang beberapa hari yang lalu kata-katanya masuk di Deteksi koran JawaPos πŸ˜€

  9. Pak Rianto,

    Plus minus sih. Yang saya suka dengan Optimus G, tampilan layarnya segar dan sedap di mata. Namun, kalau soal kamera, Xperia Z lebih unggul. Daya tahan baterai Optimus G lebih lama daripada Xperia Z, meskipun kapasitas baterai Optimus G lebih kecil ketimbang Xperia Z.

    Iya, apalah artinya spesifikasi gahar dan keren kalau cuma dipakai beberapa jam sudah kehabisan baterai. Ya, idealnya minimal berdaya tahan kayak baterai Lenovo P770 gitu deh. Dengan pemakaian ala saya, selalu tembus 24 jam.

    Harga ritel resmi turun jadi Rp 3,399 juta. Namun, di Oke Shop dan Global Teleshop kosong terus. Nah, yang kemarinnya saya lihat Rp 3,4 juta itu di toko biasa.

    He.. he.. iya, sempat numpang narsis di DetEksi. πŸ™‚

  10. iya sih UI nya Optimus G tentu jauh lebih baik daripada UI nya Sony (yang menurut saya terkaku sepanjang saya kenal Android).
    Jika kinerja nya antara Optimus G & Xperia Z bagaimana (dilihat sama-sama Qualcomm Snapdragon quad 1,5Ghz)

    Iya inih mangkannya saya salut & suka banget dengan merk Lenovo yang ngerti kepribadian orang macam-macam yang terpampang di tiap seri nya (seperti K860 untuk gamer, P770 untuk yang sibuk terus, S890 yang media lover)

    Iya mangkannya itu turun harga cuma habisin gudang aja, kan juga nda ada distribusi & produksinya lagi dari Lenovo untuk produk K860.

  11. Pak Rianto,

    Susah menentukan mana yang terbaik dari Optimus G dan Xperia Z. Tergantung prioritasnya ke fitur mana. Kalau prioritas ke kamera plus suka berponsel sambil main air, ya ambil Xperia Z. Kalau lebih ke tampilan layar dan antarmuka, lebih baik ambil Optimus G.

  12. P.Rianto, saya jg pengguna K860, numpang tanya group FB k860 itu dimana yaa nyarinya ? Mau add juga nich

  13. Pak herry sy mw ty LG pro G ada quick translatorny ?Βͺk>:/? Jika dibandingkan dg LG L9, Lenovo s820 dan LG pro G yg mana yg dipilih pak? Sy mw bt browsing, layar min 4,5 – 5,5, kamera hasilny ?Βͺk>:/ blur, ?Βͺk>:/ ngelek atw hang,body ?Βͺk>:/ cpt panas, batre mayan tahan minimal pagi smp mlm jika tidak dilihat dr harga dan dual sim atw 1 sim..

    1. Bu Leni,

      Maaf, saya belum pernah mencoba LG Optimus G Pro.

      Kalau Optimus L9 versus S820, saya memilih S820. Kinerja secara keseluruhannya lebih bagus.

      Btw, mengapa di pertanyaan Anda muncul banyak karakter aneh ya?

  14. Maaf sy lupa hapus karakter edit auto textnya… Hehehe.. S820 dengan P780 pilih yang mana pak? Bt browsing, kamera jg bagus, ?Βͺk panas bodynya kalo dipake, batre tahan min pagi smp mlm gt.. Klo bs 1 hari cm charger 1x.. Game skali2 la..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *