Review LG Optimus L9: Arahkan Kamera untuk Terjemahkan Kata

LG Optimus L9-1

Jangan membandingkan popularitas ponsel LG di Indonesia dengan Samsung. Biarpun sama-sama berasal dari Negeri Ginseng, eksistensi keduanya di negeri ini bak bumi dan langit. Yang satu gencar berpromosi dan “mencuci otak” pemburu ponsel maupun tablet Android, sedangkan yang satu lagi seolah bertapa.

Meskipun demikian, kalau rajin mengamati pergerakan LG, semakin mendekati akhir 2012 mereka terlihat semakin menggeliat. Tanda-tanda serius menggarap pasar Indonesia? Semoga saja demikian. Waktu pembuktiannya pada tahun ini.

Optimus L9 alias P765 merupakan ponsel cerdas terbaru yang diusung LG. Harga ritel yang disarankan untuk ponsel itu Rp 3,399 juta. Gerai modern seperti Global Teleshop dan Erafone, dalam pantauan penulis, mematuhi patokan harga tersebut. Sementara itu, para pemilik gerai ponsel independen lebih suka mengikuti mekanisme pasar. Mereka kebanyakan mematok harga antara Rp 3,25 juta dan Rp 3,3 juta. Paket penjualan termasuk leather case dan microSD 8 GB.

Begitu mengetahui harga jualnya, penulis yakin sebagian di antara Anda akan langsung mencoret Optimus L9. Entah dengan alasan mahal atau lebih baik membeli ponsel merek lain yang lebih terkenal. Saran penulis, jangan terburu-buru melakukan hal itu. Sebab, dari hasil uji pakai yang penulis lakukan, Optimus L9 ternyata menarik lho.

Apa saja daya tariknya? Optimus L9 dilengkapi fitur Quick Translator yang dapat menerjemahkan kata, kalimat, atau paragraf dengan cepat. Pengguna tak perlu mengetikkan rangkaian kata yang ingin diketahui artinya. Cukup jalankan Quick Translator, lalu tekan tombol word, line, atau block. Berikutnya, arahkan kamera ponsel ke kalimat yang ingin diterjemahkan. Ponsel yang terkoneksi ke internet akan segera menerjemahkannya. Fitur Quick Translator akan bermanfaat ketika, misalnya, pengguna berwisata ke luar negeri dan berhadapan dengan petunjuk jalan yang tidak mencantumkan bahasa Inggris.

LG - Quick Translator

Ada pula my style keypad yang memungkinkan pengguna mengubah tampilan papan ketik supaya lebih nyaman. Contohnya, saat mengetik SMS atau email, pengguna sebenarnya lebih menyukai ponsel dalam posisi horizontal. Namun, karena ukuran telapak tangan pengguna tak terlalu besar, ia sulit menjangkau tombol di bagian tengah papan ketik. Solusinya, “pecahlah” papan ketik menjadi dua. Sebagian di kiri dengan ukuran yang lebih ramah tangan, sisanya di sisi kanan. Biarkan bagian tengah kosong.

LG - My Style Keypad

Lain waktu, bila pengguna ingin melakukan pencatatan dengan cepat atau membubuhkan coretan tangan di atas foto, optimalkan Quick Memo. Dibandingkan aneka ponsel Android lain, personalisasi home screen dan quick settings Optimus L9 dapat dilakukan lebih mendalam. Kalau mau, ikon asli aplikasi di home screen alias layar muka dapat diganti dengan foto atau abjad. Misalnya, penulis sempat mengubah deretan ikon aplikasi dengan foto penulis plus inisial HSW.

LG - home screen

Sepasang kamera dibenamkan ke ponsel bersistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich itu. Kamera belakang yang dilengkapi autofocus dan lampu kilat mampu menghasilkan foto beresolusi lima megapiksel dan klip video full HD 1.920 x 1.080 piksel. Sedangkan kamera depan tanpa autofocus dan lampu kilat. Kamera tersebut sanggup memproduksi foto maupun klip video beresolusi VGA.

Kala ingin memotret diri sendiri, pengguna tak perlu khawatir hasil foto kabur akibat ponsel bergoyang saat tombol penjepret ditekan. Pasalnya, Optimus L9 dibekali cheese shutter. Sesaat setelah pengguna mengucapkan kata cheese, kimchi, smile, LG, atau whisky, kamera bakal mengabadikan objek yang terlihat di layar.

LG Optimus L9-2

Layar sentuh IPS 4,7 inci beresolusi 540 x 960 piksel, prosesor dual core 1 GHz, baterai 2.150 mAh, RAM 1 GB, ROM 4 GB, dan selot microSD adalah sebagian spesifikasi lain Optimus L9. Ketika ponsel usai diatur ulang sesuai standar pabrik, kapasitas memori internal tercatat 2,33 GB. Sebanyak 2,16 GB di antaranya masih kosong. Pengguna bebas memakainya untuk menginstalasikan aplikasi tambahan maupun menyimpan file multimedia.

Spesifikasi lain Optimus L9 yang tebalnya cuma 9,1 mm atau kurang dari satu sentimeter itu, di antaranya, GPS, Wi-Fi, bluetooth, Wi-Fi tethering, dan mendukung layanan HSDPA. Tersedia pula radio FM dan Polaris Office yang mampu membuat file dokumen baru.

LG Optimus L9-3

Apakah sisi kurang menarik Optimus L9? Bagi penulis, dengan perilaku pemakaian ala penulis, baterai ponsel itu tak bisa menemani sejak pagi hingga malam. Paling lambat pukul 18.00 ponsel sudah harus dihubungkan dengan sumber listrik lagi. Sedangkan bagi beberapa orang yang sempat penulis sodori Optimus L9, desain ponsel itu mereka anggap terlalu kaku.

62 thoughts on “Review LG Optimus L9: Arahkan Kamera untuk Terjemahkan Kata

  1. hyy ko hery ada bbrp yg pengen sy tanyakan :
    -memori internalx khan kcl cm 2gb sekian nah klo kt mau instal aplikasi apa bs lsg dipasang di memori tambahanx (micro sd external) Soalx sy gamer, sementara game2 skrg ada yg filex sgt bsr sktr 2-3,5gb.
    -baterex low dipake trus sktr 1jam aja panas ga? -Diksh micro sd 8gb yg clas brp eaa ko?
    Mkshhhh…..

  2. hyy ko hery ada bbrp yg pengen sy tanyakan :
    -memori internalx sisax khan kcl cm 2gb sekian nah klo kt mau instal aplikasi/game apa bs ditaruh di memori tambahanx (micro sd external) Soalx sy gamer, sementara game2 hd skrg ada yg filex sgt bsr sktr 2-3,5gb. pengalaman dgn bbrp hp android aplikasi & game ga bs ditaruh ke memori external. Jadix mmc external cm bs simpan foto,musix, video aja.
    -baterex low dipake trus sktr 1jam aja panas ga? -Diksh micro sd 8gb yg clas brp eaa ko?
    Mkshhhh…..

  3. Pak Budi,

    Maaf, lain kali kalau mengetikkan pertanyaan jangan disingkat-singkat ya. Saya bingung saat membacanya.

    Sekarang pertanyaan Bapak saya jawab satu per satu.

    1. Saya tak berani memastikan. Sebagian aplikasi ada yang mengizinkan pengguna memindahkan data tambahan ke microSD. Sebagian lain tak mengizinkan hal itu. Yang pasti, instalasi file utamanya harus dilakukan di internal storage.

    2. Satu jam itu dipakai untuk koneksi internet atau tidak? Kalau terkoneksi, bodi terasa hangat mendekati panas. Sedangkan bila tidak dipakai berinternet, hanya hangat.

    3. Maaf, saya tidak memperhatikan microSD bonusnya yang kelas berapa.

  4. pak herry , jujur saja klo mo beli LG harus berpikir lebih dr 2X, 3 bln yg lalu beli LG L7 dan saya coba bandingkan dgn XPERIA NEO V saya yg lama. dr layar, kamera dan suara lebih bagus neo v, LG L7 bru pke 3 hari lgsung saya jual lg..

  5. Pak Lurah,

    Saya belum pernah mencoba LG Optimus L7. Jadi, belum tahu kinerjanya bagaimana.

    Satu hal yang, menurut saya, sangat perlu diperhatikan oleh LG adalah update firmware. Update firmware ponsel Android LG selalu amat terlambat dibandingkan merek lain.

  6. mencuci otak ? lha kalau dibandingkan samsung dengan nokia pasti user lebih memilih samsung pak, bukan karena dicuci otaknya melainkan user sekarang lebih pandai memilih produk
    yang bagus dan lebih bermanfaat daripada user jaman dulu.
    saran saya kalau menulis review jangan selalu memojokkan merek tertentu pak,

  7. @ rudy
    Gaya penulisan sesorang memang beda beda. tinggal bagaimana kita memahami tulisan itu. Toh tata bahasa dr Pak Herry saya rasa tidak dengan sarkasme. Apalgi kan kata sampaean, user sekarang dah pinter pinter. πŸ™‚

    BTW, antara Samsung dan Nokia lebih milih Samsung? Tergantung Nokia mn dl. Kalo Nokia nya Lumia 920, weh bejaban tu bro. Apalgi cameranya.TOP

    PISS.. πŸ™‚

  8. @ Beco ya… oke lah cuman aku sih heran saja kenapa mesti samsung yang selalu disebut, kenapa tidak BB/rim, Iphone atau Nokia aku bukannya membela samsung, cuman heran saja kenapa kok samsung ? mungkin saja tidak pernah dapat undangan dari samsung ? atau tidak pernah dianggap oleh samsung ?

  9. sampai sekarang saya masih punya LG Optimus 2X ponsel dual core pertama di dunia, tapi nasibnya paling apes, betah banget di gingerbread di mana teman2 segenerasinya minimal sudah ICS. untuk urusan update rom LG memang payah! bandingkan dengan galaxy nexus, baru 2 bulan sudah dapat Jellybean. thanks Ko Herry

  10. Pak Rudy,

    Setelah sekian lama memilih tidak berkomentar, maaf, kali ini saya akan merespons. Saya juga penasaran dengan Bapak. Setiap kali saya memberikan komentar negatif tentang Samsung, Bapak akan merespons. Sebaliknya, ketika saya menulis review yang cenderung positif mengenai produk Samsung, tak ada komentar apa-apa.

    Samsung saat ini menjadi market leader di Indonesia. Karena itu, ia pantas dijadikan pembanding atau semacam barometer. Dalam kaitannya dengan review LG, kebetulan dua merek itu juga sama-sama berasal dari Korea.

  11. Pak Charles,

    Setuju banget. LG selalu terlambat dalam mengeluarkan update firmware.

    Terkait Optimus 2X, setahu saya update ke ICS-nya sudah muncul beberapa bulan lalu. Tetapi, kalau dibandingkan merek lain, memang telat banget sih.

    Ponsel Android seri Nexus memang update-nya cepat, bahkan tergolong paling cepat. Jadi, mungkin LG Nexus 4 juga akan menjadi ponsel Android pertama LG yang update-nya cepat.

  12. bukannya membela samsung atau saya bukan pencinta samsung pak. cuman heran saja kalau mau membandingkan ya dari A sampai Z maksudnya bukan disebut merk saja melainkan tipe sampai detailnya, seharusnya kalau menilai barang harusnya yang adil pak, semisal membandingkan 2 tipe barang harusnya kan sekelas dan dijabarkan kekurangan dan kelebihan barang tersebut bukannya langsung berkomentar “mencuci otak” lha itu kan tidak adil bagi tim marketing nya samsung mereka no 1 kan berkat kerja keras pak kita pun harus hargai itu bukannya komentar negatif. dan sekali lagi kalau saya baca review 1 produk/merek kan seharusnya tidak menyebutkan merek lain pak apalagi diawali dengan komentar mencuci otak,

  13. Pak Rudy,

    Menurut saya tidak ada yang aneh atau merendahkan dari tulisan awalnya pak Hery terhadap merek Samsung. Samsung sebagai brand pembanding tentu wajar saja karena dia market leader smartphone, apalagi yg sedang direview adalah LG yg merupakan pesaing Samsung yg sama2 dari Korea. Dan akan terasa aneh jika dlm review ini yg LG Android dibandingkan dengan BB/Rim. iphone, Nokia bukan?
    Ketidaksenangan pak Rudy yg merasa Pak Hery menghina Samsung merupakan persepsi / interpretasi pribadi pak Rudy sendiri. Saya dan teman2 yang lain saya rasa tidak merasa pak Hery menghina Samsung.
    Saya melihatnya justru pak Rudy pada dasarnya yg memang tidak senang sama pak Hery (entah krn hal apa) shg apapun tulisan pak Hery selalu membuat pak Rudy tdk senang.
    Atau jangan2 pak Rudy ini salah satu pemilik saham perusahaan Samsung shg pak Rudy sangat sensitif thd hal2 yg menyangkut Samsung….

  14. bukan tidak senang pak, lah buktinya saya koment disini kan sifatnya membangun… justru saya terpancing hanya gara2 tulisan yang “mencuci otak” seolah olah pihak samsung melakukan hal yang negatif pak. lah kerja keras marketing mereka dianggap negatif sama om herry dong.
    btw saya bukan pegawai atau yang punya saham samsung pak,

  15. Kalau menurut saya, kenapa kita harus “bertengkar” membela atau mengkritik suatu merk? Toh secara langsung mereka tidak memberikan sesuatu kepada kita, tidak memberikan imbalan kalau kita membelanya atau tidak memberikan hukuman kalau kita mengkritiknya. Tidak ada untungnya secara langsung untuk memperdebatkan hal itu.

    Di samping itu kalau menurut pendapat saya penggunaan istilah “mencuci otak” saya pikir sah-sah saja. Kalau saya menangkap maksud dari Pak Herry adalah dengan banyak dan gencarnya promosi dari Samsung membuat konsumen “tercuci otaknya” sehingga tergerak untuk membeli. Saya kira wajar saja, secara tidak langsung kalo kita diperlihatkan sesuatu secara terus menerus tentunya menimbulkan rasa ingin tahu kita sehingga akhirnya ingin mencoba.

    Salam, damai itu Indah πŸ™‚

  16. @pak rudy

    Maaf sebelumnya, menurut saya memang benar yang di katakan teman teman semua, samsung memang menjadi market leader smartphone saat ini. Dan juga pada review dikatakan “Biarpun sama-sama berasal dari Negeri Ginseng, eksistensi keduanya di negeri ini bak bumi dan langit”. Jadi wajar juga kalau penulis memilih samsung untuk dijadikan pembanding karena kedua produsen smartphone tersebut berasal dari negara yang sama.

  17. Pak Rudy,

    Mencuci otak itukan cuma metafora dari giatnya Samsung berpromosi.
    Kalo pak Rudy sangat peduli dan simpati thd marketing suatu perusahaan, harusnya pak Rudy lebih terpancing thd komen pak Hery yg menyatakan LG “seolah bertapa”, yg bisa pak Rudy interpretasikan bahwa marketing LG tidak ngapa2in, makan gaji buta, dll. Bukan begitu pak Rudy πŸ˜‰

  18. tolong dilihat dulu review review yang sebelumnya komentar negatif selalu disandangkan ke pihak samsung bukan kali ini saja.

  19. cuman 2 pak? kalau contoh yg saya sebutkan lebih dari 2
    saya heran saja kok kalimat diatas sepertinya menyudutkan samsung

  20. koq malah ramai kemana-mana?

    saya hanya mau tanya apa LG Optimus L9 ini mendukung NFC? Review di tetangga bilang ada NFC-nya, tp ketika ditanya dan minta di review, jawabannya tidak jelas. Tapi pas saya tanya ke Salespromotion LG di Bandung dikatakan L9 belum mendukung NFC. Sayang nih di bandung belum ada show unit L9 yg nyala untuk saya cek apakah fitur NFC tersedia atau tidak. Setahu saya LG Optimus L9 untuk pemasaran di italia di lengkapi NFC untuk mendukung LG smart tag (saya lihat dari youtube). Seandainya saja benar ada NFC-nya, pasti LG akan bisa jd pesaing saudara-saudaranya yg cukup di segani! semoga LG Indonesia mendengarkan.

    Tolong di review ya supaya informasinya tidak simpang siur mengenai fitur NFC di LG Optimus L9 ini?

  21. Pak Totok Samsudin,

    LG Optimus L9 yang saya coba bergaransi resmi LG Electronics Indonesia. Ponsel itu konfirm tidak ada NFC-nya.

  22. yah ternyata memang benar tidak di lengkapi NFC. Pantas saja review tetangga yg bilang kalau LG Optimus L9 ini terdapat NFC, hari ini susah di buka. Tetapi masih ada 1 alamat web di Indonesia yg bilang kalau L9 ini memiliki konektifitas NFC. Mari berkhayal kalau L9 yg di pasarkan LG Mobile Indonesia memiliki spesifikasi yg sama dgn L9 yg di pasarkan LG Mobile italia sana!

  23. Pak Totok Samsudin,

    LG Optimus L9 yang dipasarkan di AS pun tanpa NFC. Semgoa kelak LG mengeluarkan ponsel Android berharga jual miring dan ber-NFC ya.

  24. LG optimus L9 yg di pasarkan di amerika punya layar lebih kecil jika di banding L9 yg beredar di Indonesia. Bisa di katakan kalau L9 di amerika beda sama L9 di Indonesia. Tapi L9 di italia sama persis tampilan luarnya sama L9 di indonesia, hanya saja versi Indonesia tanpa NFC. Apa karena L9 punya design italia jadi disana dpt fitur plus yaitu NFC? Berharap suatu saat LG punya design Indonesia jd yg di pasarkan di Indonesia lbh keren fiturnya.

  25. Blog ini adalah review menurut PENDAPAT PRIBADI Om Herry SW. Tentu isinya adalah dari sudut pandang beliau. Kalo tidak setuju ya boleh2 saja, silahkan membuat blog sendiri & tulis pendapat pribadi anda, tidak ada yang melarang. Tidak perlu ribut disini. Titik.

  26. Mas Rudy…

    Dari komentar anda sudah kelihatan kalau anda itu sebenarnya memang ada kaitannya dg samsung. Dan menurut saya anda bukan bos atau pejabat samsung, melainkan hanya salesman biasa. Ya kan?
    Makanya saya gak manggil anda Pak, melainkan mas. Karena panggilan itu yg cocok utk gaya bicara anda ynng terlihat kurang intelek.

    Satu lagi, jika anda ternyata bukan salesman samsung, pasti anda hanya fans samsung dan pengguna samsung. Saya yakin dengan cara anda berkomentar, anda sepertinya bukan pengguna samsung galaxy S3, atau note 2 atau level atas lainnya. Melainkan anda adalah pengguna samsunf ALE (android low end) spt galaxy spica, mini atau paling mentok galaxy gio. Ya kan mas rudy?

    Hihihihi….
    Makanya lain kali kalo komen jgan pake urat.

  27. lha saya komen ngggak pake urat kok. cuman heran saja kenapa samsung terus yang disindir. terus kenapa nokia yang terus digandang gandang apa karena nggak pernah dapat undangan dari samsung atau sering dapat undangan dari Nokia ?

  28. Lihat komentarnya fans fanatic samsung jadi gatel pingin komen juga. Selama ini review pak Herry menurut saya fair kok dan tidak menyudutkan atau mendiskreditkan merk tertentu. Malah jika review-nya HP android versus Nokia ya jadinya beda segmen…CMIIW

    @Rudy jika anda bukan pegawai samsung kenapa merasa tersindir karena kalimat yang anda highlight “Mencuci Otak”. Itu kalimat common kok menurut saya dan itu juga bukan berarti negatif karena justru membuktikan keberhasilan sistem marketing mereka sehingga setiap orang yang ingin beli android pasti yang ada dipikiran mereka pertama kali adalah Samsung. Seperti halnya jika orang ingin beli air mineral pasti bilangnya merk A walaupun yang diberikan ternyata berbeda merk.
    Dalam hal ini justru Samsung telah sukses melakukan edukasi itu atau “Mencuci Otak” para konsumen dan itu merupakan nilai plus bukan negatif.

  29. pak HERRY:
    saya harap bapak tidak ada terganggu dengan komentar-komentar buruk dari pak rudy diatas. saya dan banyak teman lainnya pasti masih sangat meng apreciate tulisan bapak. karena kami lihat tulisan bapak sangat netral tanpa memojokkan satu merk atau brand. kalau boleh jujur mungkin saya malahan sedih ketika jika ada satu pelanggan yang awam ingin membeli android, tanpa pikir panjang mereka hanya akan beli samsung tersebut. padahal mungkin dengan budget yang dia punya dia bisa mendapatkan unit yang lebih mumpuni dari brand samsung. walhasil? kecewalah sang awam tersebut (ini interpretasi saja ya)

    pokoknya keep up ur good work pak!. kami senang dengan tulisan yang se NETRAL mungkin. kalau jelek ya bilang jelek, bagus ya bagus. toh hal inipun sempat dulu dilakukan tabloid S*S. dan sekarang P*L*A pun juga me review se natural mungkin dengan tagline “barang kami beli, bukan pinjaman vendor”.

    salam…

  30. Pak Prams,

    Tabloid S*S itu tabloid apa ya? Saya coba isi jadi SOS, SAS, SUS, SES, dan SIS kok kayaknya belum nyambung.

    Terima kasih.

  31. saya sudah beli handset ini overall puas sekali…
    nah sekarang LG sedang berbenah terutama untuk update firmwareny
    terbukti dalam 6 bulan sejak peluncurannya sudah ada upgrade versi jelly bean nya
    jadi LG sekarang sudah boleh d blang sebagai penantang baru yang akan menyaingi merek Samsung di Indonesia

  32. Pak Andrian,

    Terima kasih atas sharing-nya. Kini Optimus L9 sudah ber-Jelly Bean? Wah bagus deh. Berarti, LG Mobile mulai berbenah.

  33. yap betul sekali Pak Herry pak tolong review LG optimus seri ii nya yah..
    L3 II , L7 II sama L5 II mereka sangat bagus dan worth to buy

  34. Pak Andrian,

    Saya belum bisa me-review LG Optimus L3 II, Optimus L5 II, dan Optimus L7 II. Sebab, saya belum pernah mencobanya.

  35. Pak Herry:

    Sekarang ini saya sedang melirik SAMSUNG GALAXY GRAND DUOS dan LG OPTIMUS L9. Menurut pak Herry sendiri yang mana yang lebih bagus? apakah l9 sudah dilengkapi dengan fitur Qslide? dan apakah kamera depan vga na sudah cukup untuk video call? lalu menurut teman saya samsung Grand duos dia suka mati sendiri karena kepanasan. lalu bagaimana untuk kecepatan browsing dan download?

    Terima kasih

    1. Pak Ritchie,

      Dua ponsel itu kurang bisa dibandingkan satu sama lain. Sebab, yang satu dual SIM, yang satu bukan dual SIM.

      Kalau Anda memerlukan ponsel dual SIM, berarti pilihannya Galaxy Grand Duos. Sementara itu, bila Anda mencari ponsel Android single SIM, dengan memperhatikan harga jualnya saat ini, Optimus L9 lebih menarik untuk dilirik.

      Optimus L9 yang dulu saya coba masih memakai sistem operasi Android 4.0 ICS. Saat itu, belum ada fitur Qslide di ponsel tersebut. Konon setelah di-update menjadi Jelly Bean, fitur Qslide tersedia di Optimus L9.

      Kamera VGA sudah memadai untuk video call.

      Galaxy Grand Duos mati sendiri karena kepanasan? Selama berhari-hari memakainya, saya tak pernah mengalami hal itu.

      Soal kecepatan browsing dan download, yang lebih menentukan adalah performa layanan operator GSM yang digunakan. Secara spesifikasi, baik Galaxy Grand Duos maupun Optimus L9, mendukung layanan internet dengan kecepatan tinggi.

  36. oh iyaa.. saya lupa, bagaimana dengan andromax V dan oppo find way u7015 ? kalo dengan anggaran sampai dengan 4jt pas, hp apa yang sebaiknya saya beli? dengan mempertimbangkan :
    1.games HD (seperti Asphalt7,fruit ninja, dll)
    2.ukuran layar (4,5/4,7 – 5 inch)
    3.video call
    4.browsing

    Terima kasih

    1. Pak Ritchie,

      Maaf, saya belum pernah menguji pakai dua ponsel tersebut sehingga belum bisa menjawab pertanyaan Anda.

  37. Pak Herry,

    Lalu dengan anggaran sampai dengan 4jt pas, hp apa yang sebaiknya saya beli? dengan mempertimbangkan :
    1.games HD (seperti Asphalt7,fruit ninja, dll)
    2.ukuran layar (4,5/4,7 – 5 inch)
    3.video call

    Terima kasih

    1. Pak Ritchie,

      Karena ada kriteria nomor 3, tampaknya pilihan mengerucut ke Samsung atau Lenovo.

      Kandidatnya Samsung Galaxy Grand Duos, Lenovo K860, S890, dan P770. Keempatnya memenuhi kriteria nomor 2. Untuk kriteria nomor 1, Fruit Ninja bisa. Sedangkan Asphalt 7 belum pernah coba.

      Kalau nggak perlu dual SIM, K860 yang harga barunya Rp 3,4 juta paling menarik untuk dipinang. Ia memakai prosesor quad core.

  38. Pak Herry,

    Bagaimana klo pilihan nomor 3 di ganti dengan kualitas mesin? Maksud na gk mudah panas ato nge-laq.. Tapo tetap memiliki kamera depan paling tidak vga.. maaf ya pak banyak nanya.. Takut salah pilih.. Soal na saya mengutamakan gaming siiih.. Hehe.. Terima kasih..

    1. Pak Ritchie,

      Panas atau lebih tepatnya hangat pada bodi juga dipengaruhi perilaku pemakaian dan kondisi jaringan operator. Alternatif pilihan sih tetap sama, ditambah dengan LG Optimus L9.

  39. Pak Herry SW,
    kalo LG L9 ini dibandingkan dengan Samsung S3 mini, mnrt bpk worthed yg mana pak?

    1. Pak Darwis Chandra,

      Optimus L9 lebih menarik. Dibandingkan Galaxy S III mini, Harga Optimus L9 lebih murah, layarnya lebih lega, dan kapasitas baterainya lebih besar.

    1. Pak Febian,

      Maaf, saya tidak pernah nge-root. Rekan lain yang memantau thread ini mungkin bisa membantu. Rekan-rekan, Pak Febian tolong dibantu ya.

      Ya, Optimus L9 memakai Corning Gorilla Glass 2.

  40. Pak Herry yang saya hormati, ada yg ingin saya tanyakan mengenai produk LG optimus P765. Bagaimana cara setting camera nya. Karena setelah photo, file nya menumpuk di internal memori. Gimana setting agar bisa langsung berada di SD card. Terima kasih atas informasi nya.

    1. Pak Hann,

      Karena sudah lama banget mencoba Optimus L9 alias P765, saya telah lupa dengan struktur menunya. Di dalam menu kamera apakah tak ada pengaturan untuk mengubah tempat penyimpanan? Bila tak ada, dari halaman menu utama, cobalah mencarinya di settings, lalu storage.

    1. Pak Arfin,

      Maaf baru bisa menjawab pertanyaan lagi. Karena padatnya aktivitas, sampai minggu pertama Desember 2013 saya akan lambat dalam merespons pertanyaan.

      Kalau aplikasi kamera dijalankan, apakah sempat muncul notifikasi atau pesan error tertentu? Coba lakukan factory data reset.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *