Review LG Q6: Modal Tampang Doang

LG Q6 dipersepsikan sebagai versi murah LG G6. Spesifikasinya tidak setinggi G6, tetapi sama-sama mengadopsi layar FullVision dengan rasio 18:9. Usai mencobanya, penulis alias HSW menyimpulkan Q6 adalah ponsel modal tampang doang. Mencoret Q6 lalu membeli ponsel lain merupakan langkah yang lebih bijak. Mengapa begitu?

Harus diakui kalau layar menjadi nilai jual utama Q6. Layar IPS 5,5 inci beresolusi full HD+ 2.160 x 1.080 piksel di ponsel itu pantas diberi acungan dua jempol. Tampilan layarnya tergolong tajam dan cemerlang. Dipadu bingkai yang tipis, menggenggam Q6 dengan bentang layar 5,5 inci serasa memegang ponsel berlayar lima inci. Sangat nyaman.

Di sisi kiri ponsel terdapat tombol volume, selot kartu SIM, dan selot microSD. Berbeda dengan kebanyakan ponsel dual SIM keluaran terkini, Q6 bukan mengadopsi sistem hybrid alias 3-pilih-2. Dua keping nano SIM dan satu kartu microSD dapat dipasangkan bersamaan.

Sepasang nomor yang diselipkan bisa siaga bersamaan. Pengguna bebas memilih akan berinternet memakai nomor di selot kartu SIM pertama atau kedua. Nomor mana pun yang dipilih pengguna bakal leluasa masuk ke jaringan 4G LTE. Sedangkan satu nomor lainnya masih dapat menduduki jaringan 3G.

Selama menguji pakai Q6, HSW sukses menikmati layanan 4G LTE Telkomsel, Indosat, XL, dan Smartfren. HSW tak pernah coba memadukan ponsel itu dengan layanan 4G LTE Tri. Hal yang diluar dugaan, Q6 ternyata mendukung native VoLTE Smartfren. Aktivitas bertelepon dan ber-SMS di jaringan 4G LTE Smartfren lancar dilakukan tanpa perlu menginstalasikan aplikasi tambahan.

Sampai pada titik ini, menurut HSW, habis sudah daya tarik Q6. Berikutnya yang silih berganti muncul justru beragam poin minus. Misalnya, ponsel berdimensi fisik 142,5 x 69,3 x 8,1 milimeter dan berat 149 gram itu tidak dibekali pemindai/sensor sidik jari. Fitur Knock Code khas LG pun tak tersedia.

Untuk pengguna yang memedulikan keamanan, LG sebenarnya menawarkan fitur face unlock alias face recognition. Sodorkan wajah ke ponsel, layar ponsel yang sedang padam dan terkunci akan segera terbuka dan aktif.

Teorinya tampak canggih dan praktis, realitanya tidak demikian. Tingkat kegagalan fitur face unlock tergolong tinggi. Jangankan di lokasi remang-remang, di ruangan yang relatif terang pun pengunci ponsel seringkali gagal dibuka. Alhasil, selama menggunakan Q6, HSW terpaksa kembali ke cara konvensional khas ponsel LG. Ketuk permukaan layar dua kali untuk mengaktifkan layar, ketuk lagi dua kali untuk memadamkan layar.

Saatnya membahas kamera. Kamera utama Q6 siap menghasilkan foto beresolusi maksimal 13 megapiksel dan klip video full HD 1080p. Sama dengan G6, kamera berfokus otomatis dan lampu kilat itu dilengkapi mode square. Berbekal mode square, pengguna bisa menciptakan foto kreatif berbentuk bujur sangkar.

Beralih ke kamera depan. Kemampuan maksimalnya memproduksi foto beresolusi lima megapiksel dan klip video full HD 1080p. Walaupun hanya dibekali satu lensa, tersedia dua mode swafoto: normal dan wide.

Menurut HSW, kinerja kamera Q6 secara umum tergolong kurang memuaskan. Di lokasi yang terang benderang pun kemampuannya mereproduksi warna cukup sering meleset. Kala dipakai memotret jarak dekat atau di lokasi yang temaram, foto yang dihasilkan tak mengesankan.

Prosesor delapan inti (octa core) Qualcomm Snapdragon 435 MSM8940 1,4 GHz, Wi-Fi, bluetooth, GPS, RAM 3 GB, dan ROM 32 GB adalah sebagian spesifikasi lain Q6. Tidak tersedia NFC. Ketika ponsel Android 7.1.1 Nougat itu kali pertama diaktifkan, sisa memori internalnya tercatat 22,24 GB.

Rangka bodi Q6 terbuat dari aluminium seri 7000 yang biasanya digunakan di industri pesawat terbang. LG menyebutkan ponsel itu mengantongi sertifikat MIL-STD 810G. Hal tersebut bermakna Q6 dianggap memenuhi standar ketahanan ala militer AS.

Sumber daya ponsel berasal dari baterai tanam berkapasitas 3.000 mAh. Dengan perilaku pemakaian ala HSW, baterai bawaan Q6 rata-rata bertahan sepuluh jam. Selama rentang waktu tersebut, ponsel sama sekali tidak digunakan untuk bermain game. HSW hanya memakai Q6 untuk bertelepon, email, browsing ringan, WhatsApp, dan menjalankan aplikasi transportasi daring (online). HSW sesekali juga mengakses Twitter, Facebook, dan Instagram.

Apakah Q6 selalu gegas dalam pemakaian sehari-hari? Tidak! Ponsel berkali-kali terasa tersendat alias nge-lag. Kondisi itu terus terang agak mengejutkan HSW. Sebab, Xiaomi Redmi 4X yang dibekali prosesor dan konfigurasi memori sama tak mengalami hal serupa.

Saat ini harga ritel resmi Q6 dipatok Rp 3,199 juta. Paket penjualan termasuk jelly case merek Voia yang presisi dengan lekukan dan lubang di bodi ponsel. Seperti yang telah HSW tuliskan di bagian awal ulasan ini, mencoret Q6 lalu membeli ponsel lain merupakan langkah bijak.

Dana untuk membeli Q6 lebih baik dibelanjakan Xiaomi Mi A1 atau Motorola Moto G5s Plus. Kalau membutuhkan ponsel dengan baterai yang tahan lama, Asus Zenfone Max 4 Pro boleh dipinang.

Umpama Anda cuma mau membeli ponsel LG dan kebetulan memiliki anggaran ekstra, lebih baik membeli LG G5 SE deh. Harga ritel ponsel itu sebenarnya Rp 3,999 juta, tetapi harga pasarnya ratusan ribu rupiah lebih rendah.

Sementara itu, seandainya Anda tetap ngotot membungkus satu unit Q6, HSW tak bisa melarangnya. Lha yang mempunyai uang Anda kok. Inilah rangkuman tujuh alasan membeli Q6.

Oh ya, sekarang di pasar juga tersedia LG Q6 Plus. Harganya Rp 3,699 juta. Dibandingkan Q6, Q6 Plus dibekali kombinasi memori yang lebih besar. RAM-nya 4 GB, sedangkan ROM 64 GB. Spesifikasi lainnya identik.

***

Inilah contoh hasil jepretan kamera LG Q6. Seluruhnya dijepret tanpa mengaktifkan lampu kilat. Olah digital yang dilakukan hanya resize foto dan kompresi ukuran file.

Dua foto berikut dijepret menggunakan kamera depan. Satu mode normal, satu lagi mode wide.

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

130 thoughts to “Review LG Q6: Modal Tampang Doang”

  1. Awalnya naksir nih hape buat nemenin s8… Tp batal karena liat posisi speaker dan desain lubang speakernya…

    Untungnya niatan tersebut batal…
    Tapi mungkin tetap bakal beli andai nya om Herry jual isi lemari dikirim keluar jawa

  2. Wah, sepertinya pertamax nih pak
    hehehe

    Mau mengomentari tentang kamera.
    Menurut saya, sebagian besar foto Pak Herry memang ada kurangnya.. Seperti kurang fokus, warna kurang tepat, kurang realistis, dsb
    Namun pada beberapa foto, terus terang saya malah merasa bagus pak, khususnya karena saya merasa foto tersebut (yg bapak jamin bebas edit) seperti foto hdr.
    Namun, tentu saja sedikit aspek tersebut tidak sebanding dengan kekurangan utamanya; performa & baterai. Sehingga, harganya terkesan terlalu tinggi.

    Akhir kata, saya tunggu review perbandingan Xiaomi Mi A1 dengan Motorola Moto G5S Plus nya, pak..

    Terimakasih

    1. Pak Hari,

      Betul sekali, Pak. Kadang-kadang hasil jepretan Q6 bisa terlihat bagus. Masalahnya, hal itu jarang terjadi.

      Ha… ha… banyak yang penasaran dengan review Mi A1 dan Moto G5s Plus nih.

  3. Om Herry, kalimat ini :
    ” Sedangkan satu nomor lainnya masih dapat menduduki jaringan 4G LTE.”
    apa benar dua-duanya 4G?

  4. Halo Om Herry, mau tanya Mi A1. Apakah ada aplikasi file manager dan gallery? Atau hanya menggunakan google photos?

    1. Pak Dony,

      Sama dengan Android polosan lain, tidak ada file manager dan gallery. Ya, Anda bisa memakai Photos.

  5. Maaf om, agak melenceng,
    Apakah dengan sedikit dana tambahan lebih baik membeli LG G5 SE atau lebih baik Xiaomi MiA1?
    Atau ada rekomendasi lain untuk smartphone dikisaran 3 juta an??

    Trims om

    1. Pak Leno,

      Kalau anggaran memang tersedia, langsung naik ke LG G5 SE tentu lebih baik.

      Seandainya tak bisa menambah anggaran, silakan beli Mi A1.

        1. Bu Vonny,

          Terima kasih atas informasinya. Namun, menurut saya, sudah nggak menarik deh. Sebab, harga segitu tidak dapat battery kit.

  6. Ko Herry,
    Saya lihat kesannya overprice sekali ya?
    Prosesor menengah dengan harga di atas menengah menurut saya. Mungkin kalau harganya 2 juta an, masih masuk pertimbangan.

    oh iya satu lagi, walaupun skor Antutu tidak bisa sebagai perbandingan real, saya lihat di review Redmi 4X mencapai 44 ribu, sedangkan LG Q6 hanya 37 ribu.
    (Saya pemakai Redmi 4X 3/32 dengan MIUI 9).

    Sepertinya ada masalah di software LG Q6, sehingga sering nge-lag, mungkin apabila ada pembaharuan bisa terobati.

    1. Pak Ren,

      Ha… ha… iya. Harga di kisaran Rp 2,5 juta sepertinya lebih masuk akal. Itu sudah dengan memperhatikan layar yang dipakai dan “harga merek”.

  7. Tanpa knock code: kurang penting
    Tanpa sidik jari: kurang penting juga
    Face recognition dan face unlock: kurang penting juga
    Kamera: klo siang hari ternyata bagus juga
    Overpriced: iye

    Menurut penilaian saya pribadi lho ya 😀

  8. Pak Herry, saya ad budget skitar 3juta, bingung milih antara xiaomi Mi A1, huawei honor 6x & moto g5s plus. Prioritas adalah display, kamera& performa..bagusan mana ya?

  9. koh mau nanya nih,
    sedang ada dana maksimal 4jt, tapi belum bisa nentukan mau pilih hp apa.
    sekarang pilihannya sih asus Ze552kl, xiaomi A1, moto g5s plus dan lg g5 se. kalau koh herry saranin yang mana?
    kebutuhan kamera, dan performa ya koh.
    makasih

    1. Pak Radit,

      Untuk kamera dan performa keseluruhan, kecuali daya tahan baterai, saya masih menjagokan LG G5 SE.

          1. Pak Radit,

            Ya berarti LG G5 SE. Namun, baterai ponsel itu lebih boros dibandingkan tiga ponsel lain yang Anda sebutkan ya.

  10. Pak Herry,

    Apa mungkin karena layar dipaksakan full HD, atau sekadar kutu di software-nya performa jadi begitu?

    Kalau software aman, ya wasalam berarti. He.

    Salam,
    diki septerian

    1. Pak Diki Septerian,

      Spesifikasi hardware sebenarnya juga berpengaruh. Kalau diperhatikan, spesifikasi Q6 nggak terlalu tinggi kan. Namun, mestinya beberapa hal terkait performa, misalnya sering nge-lag, bisa diperbaiki lewat update firmware.

      1. Saya berminat ganti gawai dari xiaomi redmi note 4 ke nubia m2,,
        1. apa mnrt HSW sdh tepat?
        2. Daya tahan baterai mn yg lbh oke xiaomi redmi note 4 atau nubia m2?
        3. Dr sektor kamera mn yg lbh oke urutan ny, asus zenfone 3, nubia m2, xiaomi redmi note 4?
        4. Tp skrg saya jg melirik motorola g5s plus,, semoga review motorola g5s didahulukan dr xiaomi a1 haha

        1. Pak Jefri,

          1. Tergantung alasan gantinya karena apa dulu.

          2. Redmi Note 4.

          3. Nah… urutannya sesuai penulisan Anda tuh.

          4. Yang saya dahulukan Mi A1.

  11. Pak HSW… kayanya harganya ketinggian ya pak? Tapi ada hp lain yang jauh lebih tinggi lagi dengan spesifikasi lebih rendah dari Q6.. namanya Vivo V7+. Berminat mencobanya pak? Hehehe..

  12. pak Herry,
    maaf diluar topik, sy penasaran apakah ada kemungkinan ada smartphone yg pakai snapdragon 835 masuk ke pasar indonesia?
    awalnya harapan sy di v30, cuman seingat sy pak Herry pernah tweet kl gak salah: jangan harap v30 masuk indo.
    kl memang gak mungkin, barangkali pak Herry pernah dapat info alasannya.
    terima kasih pak.

    1. Pak David,

      Sebelum 2017 berakhir kemungkinan ada satu ponsel dengan Snapdragon 835 yang akan beredar resmi di sini. Saya belum bisa menjelaskan detailnya.

  13. Ko.. kamera hp yg terbaik menurut koko herry apa ya? (Termasuk yg low lightnya jempolan)
    Bisa bantu saya kasih opsi..
    Saya juga butuh batrai yg awet..
    Kebutuhan untuk jualan onlen .. Dan fotoin para konsumen saya ko..

    1. Pak Dhan,

      Huawei P9. Namun, baterainya tergolong boros.

      Kalau yang kamera oke dan baterai relatif awet, iPhone 7.

  14. Om Herry, saya berencana untuk beli Xiaomi Mi A1. Mi A1 bisa pakai kartu Smartfren gak om? Bukan cuma untuk internet, tapi telepon dan sms juga. Soalnya sayang kalau nomor smartfren saya dibuang, tiap bulan dapat pulsa 50rb dari kantor. Makasih om

    1. Bu Nur Ami,

      Bisa. Default-nya hanya untuk internet. Bila Anda juga ingin memakainya untuk telepon dan SMS, Anda wajib menginstalasikan aplikasi Smart VoLTE dari Play Store dulu.

  15. minta saran Koh adu hape under 3jt
    1. Kamera terbaik
    2. performa terbaik
    3. batere paling awet
    4. bodi agak kuatan

    1. Pak Abusha,

      1. Infinix Zero 3.
      2. Motorola Moto G5s Plus.
      3. Xiaomi Redmi 4X.
      4. Entahlah. Sayang deh kalau ponsel milik pribadi dihancurkan. 🙂

  16. Pak Herry bisa tolong disebutkan fitur unggulan dari Motorola Moto G5S Plus?
    Jujur sebenarnya saya tertarik dengan LG Q6 ini terlepas dari kekurangan yang sudah diulas,saya sendiri pengguna setia LG makanya saya kaget ketika Pak Herry mengatakan review yang “menusuk”

    1. Pak Bondan,

      * NFC
      * Sensor sidik jari bisa difungsikan sebagai tombol navigasi.

      Ha… ha… sama, Pak. Kalau Anda cermati, saya selama ini rutin merekomendasikan pembelian ponsel LG. Nah, Q6 itu saya nilai keterlaluan sih.

          1. Pak Herry,saya mau tnya toko offline (klo online ada juga gpp,saya sdh cari habis semua) di Surabaya yg ada stock Motorola Moto G5S Plus di mana ya?
            Setelah saya pikir2 lagi,baru sekarang saya “jatuh hati” sm gawai ini dripada LG Q6
            Mohon infonya Pak
            Terima kasih

          2. Pak Bondan,

            Di WTC ada sih. Namun, harga tembus Rp 3,5 juta.

            Btw, saya kebetulan mau jual Moto G5s Plus + bonus jelly case. Barang dalam kondisi 100% baru. Harga Rp 3,3 juta.

  17. Pak Herry,
    Maaf oot nih pak. Butuh advice pak Herry nih, kira2 hape apa yg memiliki kamera yg bagus baik kamera utama ataupun kamera untuk selfie, memiliki kapasitas baterai yg besar, quick charge, bisa dimasuki microSD card dan layar 5,5′? Budget sih maksimal 4jt pak.
    Terima kasih pak Herry

    1. Pak Erwin,

      Dengan kriteria seperti itu, jawabannya tidak ada deh. Bahkan, walaupun anggaran Anda naikkan dua kali lipat.

  18. Pak Herry,
    Saya mau bertanya dan minta advice smartphone untuk daily driver saya yang compact, lebih baik lg q6, atau j5 pro, atau a3 2017? Atau ada pendapat lain? Budget 4jt pas. Terima kasih sebelumnya.

  19. Met Pagi Pak Herry,

    Saya berencana ingin beli LG G5 SE, yang saya tanyakan dalam penggunaan sehari-hari apakah prosesornya cepat mudah panas?
    apa LG G5 SE punya fitur Quad Hifi DAC untuk rekam video?
    Bagaimana kualitas foto malam hari apa bersih atau banyak noise?

  20. tampilan sih kece pak,, tapi performa bener2 jengkel dibuatnya ,hahaha
    saran untuk temen2 yang berniat beli baiknya cancel aja dan cari hape lain yang lebih masuk akal.

  21. Pak Herry, aku ada teman mau jual LG Q6 1.8jt baru pakai 10 hari, saya minat, tapi masih banyak pertimbangan.
    apa LG Q6 ini penangkapan sinyalnya bagus?
    denger2 isu LG nanti sudah gag main hp lagi di Indonesia, apa bener begitu pak??kan eman garansinya.

  22. Pak herry mau bertanya apakah bener hp Lg sering mengalami gejala bootloop?Karena sering kali saya mendengar omongan dari orang lain klau hp LG mengalami gejala tersebut.

  23. Pak Herry,

    Saya hendak meminang salah satu ponsel LG. Secara keinginan dan kebutuhan sebetulnya sangat tertarik dengan V20, namun mengingat harganya masih diatas Rp 5 juta, saya jadi urung dan cenderung memilih G5SE atau Q6+.

    Yang saya butuhkan adalah bisa menggunakan kartu Smartfren, dapat digunakan dalam jangka panjang (lebih dari 3 tahun), namun anti lemot dan berukuran tidak besar (karena ukuran tangan saya kecil).

    Melihat besarnya RAM dan ukuran hp itu sendiri, tentu Q6+ lebih baik.. namun secara performa, secara keseluruhan G5SE tentu jauh lebih unggul.

    Mohon pencerahannya Pak, lebih baik saya tunggu V20 turun harga atau memilih antara G5SE atau Q6+ saja.

    Terima kasih.

    1. Pak/Bu Tri,

      * Kalau rencana pemakaian lebih dari tiga tahun, berarti G5 SE dicoret karena sudah lumayan uzur.

      * Aduh… jangan beli LG Q6+ deh. Saya memang belum pernah mencobanya, tetapi sudah pernah menguji pakai Q6 yang spesifikasinya hanya berbeda di kapasitas memori dibandingkan Q6+. Ponsel itu terbukti tidak antilemot.

      * Mending ambil V20 deh. Tadi tengah malam sempat ada situs belanja yang menjual V20 dengan harga kurang dari Rp 5 juta.

  24. Pak Herry, maaf apakah lg g5 se mendukung volte utk semua provider? saya pakai indosat dan xl. Terus, tadi pak Herry bilang mending jangan beli LG G5 SE kalau mau pakai lama, kenapa pak?

    1. Bu Vonny,

      * Tidak. Apalagi, Indosat dan XL belum menawarkan layanan VoLTE.

      * Kayaknya Anda salah tangkap. Saya menyatakan, “Kalau rencana pemakaian lebih dari tiga tahun, berarti G5 SE dicoret karena sudah lumayan uzur.”

  25. Terima kasih mas. Infonya sangat akurat. Sedih ya Mas, seri Q ini memang hanya jual tampang. Sementara seri LG yang lain pun sepertinya belum punya taji di mata saya. Saya masih memilih Motorola G5s saja

  26. Kalau tidak salah, rasio layar hape ini 18:9 ya pak? Rasio layar yg cukup baru, batul pak? Kelebihan nya apa jika dibandingkan dengan rasio layar hape pada umumnya? Hape jadi makin panjang dong ya? Lebih nyaman dipegang satu tangan, kah?

  27. dengan harga yang sama atau lebih dikit dgn model layar 18:9 dan kamera belakang yg lebih baik juga apa yang koh Herry rekomendasi kan

  28. Hiks seandainya suami mau baca2 dulu review Q6… Udah terlanjur dibeliin Q6 ya sudah diterima saja…
    Overall belum ada kendala apapun sama dalamannya kecuali hasil foto yg terrible and disaster…

  29. Selamat malam koh Herry, saya Rizki, pendatang baru disini karena sebelumnya biasa nonton review Gadget di youtube seperti Gadgetin, Putu Reza dan Sobat Hape.
    Setelah membaca artikel ini dan beberapa komentar yang kebanyakan pertanyaan sama, LG Q6 mendapat nilai “kurang baik” jika dibandingkan dengan hp lain di range harga yang sama, kebetulan sekali saya “khilaf” beli hp ini karena kurang survey dulu. Saya berencana ganti hp baru dengan mengedepankan performa baterai yang kuat dan kualitas kamera nomor 2, untuk gaming bisa diakali. Saya butuh pencerahan dari koh Herry,
    1. Hp pengganti yang cocok di range harga 2.5-3 juta dengan spesifikasi yang saya sebut tadi apa saja?
    2. Hp ini harus sy keep berapa lama sampai menemukan hp yang cocok? Mengingat 2018 sudah dekat dan pasti banyak hp baru rilis dan dengan harga yang tergolong terjangkau. Saya takut salah ambil langkah lagi, takutnya ganti ke merk A keluaran 2017, merk B udah keluarin hp baru dengan spek mantap di 2018.

    Itu saja koh, maaf kalo kepanjangen. Soalnya kalo saya baca pertanyaan disini salah sebut tipe/merk hp, atau nulisnya disingkat gitu bisa kena sentil koh Herry 😀

    *menunggu balasan*

    1. Pak Rizki,

      Mohon maaf karena saya baru bisa merespons pertanyaan Anda pada hari ini. Dua minggu terakhir aktivitas saya kebetulan sedang sangat padat.

      Selamat datang di blog yang sangat sederhana ini.

      1. Kalau Anda tidak mementingkan kamera, silakan membeli Xiaomi Redmi Note 4 varian RAM 4 GB dan ROM 64 GB.
      2. Bila kebutuhan Anda seperti itu, sekarang juga silakan berpisah dengan Q6.

      1. Terima kasih koh Herry. Kebetulan saya sudah memantapkan hati meminang Resmi Note 4 ram 3gb (karena budget mentok di 2.4 juta disebabkan karena harga jual kembali LG yang terjun bebas) tapi semua terbayarkan dengan mantap oleh redmi note 4 ini.

        Ditunggu review-review yang membuka pikiran seperti ini koh 😀
        Salam

  30. nitip review ya Ko Herry
    pemakaian 3 bulan Q6 sudah memenuhi apa yang koko sampaikan, kayanya kena semua untuk kritiknya
    tambahan lagi untuk sisi minusnya Q6 mudah panas dalam pemakaian game atau multitasking dibandingkan hp hp saya yg terdahulu.
    sisi plusnya ada di bagian layar dan kamera karena kebutuhan jaman now.
    menunggu budget untuk G6+ saja lah …

    1. Pak Mr Sidiq,

      Mohon maaf karena saya baru bisa merespons pertanyaan Anda pada hari ini. Dua minggu terakhir aktivitas saya kebetulan sedang sangat padat.

      Terima kasih atas sharing-nya.

  31. Saya sudah pakai q6 kurang lebih 2 minggu sbg daily driver, dalam kurun waktu tsb memang performa & pengalaman multitasking yang diberikan kurang begitu memuaskan utk saya pribadi, bahkan dibanding zte a711 yg dirilis 2 tahun lalu ponsel ini masih sangat kurang, tapi setelah ada pembaruan software ota dari LG saya unduh dan install, kendala lagging saat multitasking tadi sepertinya mulai bisa diatasi, tidak ada gejala freeze lagi. Dan untuk ukuran updatenya sekitar 700an MB. Sekian sharing saya , terimakasih.

  32. Saya baru 3 minggu pakai LG Q6+! Pertama aktifin memori yang tersisa tinggal 50gb (untuk sistem yang terpakai 12gb), langsung saya perbarui sofware sekitar 700mb lbih. Untuk multi taskting saya tidak begitu mempunyai kendala, fitur face regonition lancar2 saja walau di tempat minim cahaya, main game yang kwalitas HD juga tanpa ‘Lag’. Tapi memang saya sangat kecewa dengan kwalitas “kamera”nya, masih bagus kamera LG G2 mini yang 8MP (HP saya sebelumnya yang sudah saya pakai 3,8 tahun, baru kena bootloop 1 bulan yang lalu) makanya saya ganti Q6 karena pengalaman saya nemakai G2 mini (puas) dan harganya pun sama waktu pertama kali keluar ‘3jt an’. Saya pikir kwalitas nya 11 12 lah! Memang saya menomor 2 kan utk kamera, tapi Q6 buat saya “kecewa” berat di kamera. Apa mungkin seri G lbih unggul dari yg lain, mengingat seri G untu produk premium LG.

    1. Pak Wahyu182,

      Kalau melihat penamaan LG zaman dulu dan sekarang, G2 Mini dan Q6+ sama-sama berada di kelas menengah. Bedanya, dulu LG menggunakan ekor “mini” untuk versi lebih rendah. Sedangkan sekarang LG memakai nama berawalan K, X, atau Q.

  33. Om, mau nanya. Saya nyari hp tuh dengan pertimbangan enak digenggam soalnya telapak tangan saya kecil.
    Dulu saya pengguna iPhone 5, pengen beralih ke android, tapi diliat2 ukurannya gede2. Nah q6 ini ramping juga dan masuk bajet, tapi setelah baca review om kok saya jadi ragu ya? Kira2 ada hp bajet maksimal 3jt keluaran 2017-2018 lain yg ramping nya hampir sama kyk gini ga ya? Makasih sebelumnya.

    1. Pak Bangga,

      Jangan beli Q6, Pak. Kurang bagus.

      Hmm… saat ini belum beredar resmi. Harap bersabar sebentar deh.

      1. Berarti yg paling mendekati apa ya? Biar saya ada inceran gitu. Setelah saya itung2 mungkin yg cocok di genggaman saya itu yg lebar nya maksimal 7cm (70mm).
        Kan kalo yg q6 ini sekitar 69mm an, jadinya emang nyaman digenggam.

  34. mau tanya om, apakah LG Q5 support LTE band 40 operator bolt? kalo smartfren kan support, tapi dia dapet yang freq 850 atau 2300 ya

          1. Pak Furkon,

            Oh Anda bertanya kepada saya (Herry) tho.

            Saya tak yakin Q6 mendukung LTE di frekuensi 2300 MHz alias band 40. Logikanya sih bisa. Sebab, saya pernah mendapatkan sinyal 4G+ saat memakai Smartfren di Q6. Itu berarti carrier aggregation-nya aktif. Berarti pula bisa jalan di frekuensi 850 dan 2300 MHz.

  35. Saya pengguna LG Q6+ cukup terkejut membaca review disini. Apakah perbedaan Q6 dan Q6+ benar2 hanya pada pada ram saja?? Karena apa yg saya alami berbeda jauh dari apa yg tertulis di review ini.
    Fitur Face Recognition bekerja sempurna di Q6+ bahkan baru sekedar melirik ke screen (niatan pengen bercermin) screen lock sudah terbuka. Sedangkan utk di ruang dgn intensitas cahaya rendah jg tdk ada kesulitan. Memang kalau utk mlm hari di kamar tidur tanpa cahaya (posisi lampu mati) fitur ini jelas tdk bisa. Tp jika ada cahaya sedikit misal dari pantulan screen laptop fitur face recognition ttp bisa digunakan.
    Utk kamera dpn memang hasil jepret kurang bagus karena kualitas ya hnya 5MP, wajar. Tapi di video recorder dan kamera belakang 13 MP’nya cukup mewah. Hasil video nya mewah walaupun ngrecord’nya sambil gerak2, sambil jalan2.
    Penggunaan sehari2 utk berbagai aplikasi dan game jg gak ada masalah, tdk pernah lag ataupun freeze (mgkn karena didukung ram 4).
    Untuk baterai hnya bertahan 10 jam itu benar, bahkan di Q6+ kalau di tempat yg sulit sinyal (hnya 1-2 bar sinyal 3G) hnya bertahan 6 jam saja padahal tanpa game.
    Kemudian utk review2 yg mengatakan LG Q6 panas overheating, syukurlah di Q6+ saya tdk pernah mengalami yg namanya Overheating atau panas berlebih. Bahkan saya sering mnggunakan ponsel ketika sedang dlm proses charging. Utk bermain game2 memang hp gampang mnjdi panas karena tipe ini memang bukan utk game. Jd klau berencana beli hp yg fokus ke game tipe ini bkn tipe yg pas.
    Dan 1 lg ada fitur yg menurut saya adalah paling favorite yaitu fitur multitasking dan long-capture’nya (screenshot panjang).
    Multitasking jika digunakan utk chat posisi keyboard bs digeser2 jd gak menghalangi kedua aplikasi yg sedang dibuka bersamaan. Cocok utk keperluan office rekap data2.
    Sedangkan fitur long capture bisa utk menjadikan screenshot memanjang, misal sedang baca artikel panjang /chat panjang beberapa halaman bisa kita screenshot hasilnya akan jd file png (file foto) yg bisa di scroll kebawah (seluruh artikel/chat tdk kepotong). Dan itu fitur asli bawaan dari LG gak perlu install app tambahan lagi.

  36. Saya baru beli hp LG Q6+ 1 hari yg lalu. Belum sempet cek fiturnya, tapi yg bikin kesel, hp cepet panas banget, apalagi buat dipakai video call, panasnya kebangetan. Saya jadi khawatir ada yg bermasalah.

    1. Pak Wanto,

      Saya tak pernah memakai LG Q6+. Yang pernah saya gunakan LG Q6 yang spesifikasi dasarnya sama dengan Q6+. Menurut saya, Q6 memang tidak layak beli.

    2. Pak Wanto,
      Saya jg pengguna LG Q6+ mgkn bs sharing2. Coba ganti saja kartu internet pak, sinyal yg tdk stabil membuat ponsel bekerja 2x lipat lebih keras, mengakibatkan ponsel cpt panas dan menguras baterai. Ganti kartu yg jaringan di tempat pak wanto lebih kuat stabil di 4G kartu apa silakan dicoba.
      Kemudian matikan saja fitur auto-update utk aplikasi2 di playstore.
      Kalau auto update sudah dimatikan coba Update Software nya yg terbaru. Cek di software update, kalau ada update’an terbaru silakan Cari wifi yg koneksinya cpt lalu update saja.
      Karena kalau fitur auto-update di playstore masih on nanti bgtu konek ke wifi akan melakukan update otomatis utk semua aplikasi termasuk app yg jarang/tidak pernah digunakan. Jd lebih baik di offkan dulu sebelum update software OS nya.
      Skedar ikut berargumen utk ponsel2 sekelas harga 3,5jt an itu sudah melalui beberapa tes uji coba pak. Jd gak perlu kawatir dgn ponsel2 seharga segitu. Kalaupun ada yg mengalami cacat/gagal software itu ibarat hnya trjadi di 1:1000 produksi. Tidak semua produk cacat.

  37. Pak sy mau tanya ttg ponsel ini padahal sudah maret 2018, jadi saya sebelumnya pakai LG G2 mini yang sudah hampir 4 tahun. Secara keseluruhan saya sangat puas sekali dengan LG terlebih G2 mini, ponsel LG selalu memberikan fitur-fitur beda yang membuat saya tidak bosan, desainnya juga saya suka, tahan banting (karena saya pemakai ponsel yang sering sekali tidak sengaja menjatuhkan ponsel dll). Hmm rencana sih mau beli LG Q6+ karena seperti yg saya butuhkan dan memori internal besar, tapi saya jadi ragu setelah membaca ini. adakah saran ya pak di range harga 3,5 jutaan dengan kebutuhan:
    1. Pemakaian sering untuk sosmed, online shop, browsing, streaming, game jarang-jarang.
    2. Kalau bisa yang multitasking seperti Q6 atau LG lain yg bisa multi window
    3. kamera belakang kalau ada yg lumayan bagus (untuk foto produk), kamera depan tidak jadi prioritas.
    4. baterai yang lumayan awet, atau setidaknya fast charging karena saya suka males ngecharge
    5. memori internal besar, karena pakai G2 mini sejauh ini sangat puas tapi memori internalnya kecil untuk aplikasi2 saat ini jadi sy melirik yang memori internalnya besar.
    6. ukuran tidak terlalu besar karena suka memakai hp dengan 1 tangan.

    Kira-kira menurut bapak dengan kebutuhan tersebut saya sebaiknya beli apa ya Pak, ? saya sangat ragu kalau harus beli xiaomi, oppo, dkk karena pengalaman pakai merk yang bukan dr korea kok ya gampang rusak. Jadi sejauh ini saya tidak berani aneh-aneh memilih HP kalau g Samsung ya LG, pernah juga Asus tapi yang jaman dulu dan pengalaman Asus baru-baru punya temen gampang rusak juga.
    Saya sempat mempertimbangkan LG G5 se Pak, tapi kan rilis sudah lama takut g worth to buy juga. Maaf Pak agak panjang pertanyaannya. Trimakasih

    1. Bu Mira,

      Dengan kriteria seperti itu, kalau mereknya harus Samsung atau LG, jawabannya tak ada yang memenuhi syarat deh.

  38. Selamat Sore Koh Herry,

    saya ingin tanya untuk applikasi Launcher themes yang cocok untuk Q6 ini apa y koh, yang pilihan font dan display themesnya bervariasi dan tidak banyak iklan.

    Terima kasih & sukses selalu untuk bapak ^^

  39. Pak sy masih galau antra q6 & moto g5s plus.
    Bujet dibawah 3,1 jutaan.

    Kebutuhan kamera/video bagus, batere awet..

    Pengen condong ke moto g5s plus cuman ga punya file manager, foto nya aja taro di google drive bagaimana klo lg blankspot inet bakalan ga bs liat2 foto :(. Apakah ada masukan pak??

    Tks

    1. Pak Sadli,

      Jangan beli Q6, Pak. Barang jelek itu.

      File foto di Moto G5s Plus tetap bisa disimpan di memori internal ponsel kok. Soal file manager, Anda tinggal mengunduhnya dari Play Store.

  40. Saya pakai lg q6+ overall hampir sama dengan review om. Tapi face recognition responsif kok, plusnya 1 lagi service centernya baik, kemarin hape mati ketumpahan air masih diterima klaim garansi, hahaha

    1. Pak Andrea Dolores,

      Mungkin versi firmware yang Bapak gunakan sudah lebih sempurna. Sehingga, face recognition-nya lebih oke.

      Layanan pusat perbaikan resmi LG memang mantap. Saya menilainya lebih bagus daripada pusat perbaikan resmi Samsung.

  41. Duh parah nih judulnya ? rasanya reviewer indo gini semua ya? Kalo nilai pedes se pedes pedesnya ga liat harga. Ya bagus sih biar orang kiblatnya pada ke iPhone X

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *