Review LG V30 Plus: Siap Memanjakan Mata dan Telinga

Hadir sebagai ponsel dengan prosesor Snapdragon 835 pertama yang beredar resmi di Indonesia, keberadaan LG V30 Plus hanya sayup-sayup terdengar. Satu kondisi yang tampaknya takkan terjadi seandainya ia bermerek Oppo, Samsung, Vivo, atau Xiaomi. Padahal, setelah penulis alias HSW menjajalnya, V30 Plus alias V30+ sebenarnya bukan ponsel yang pantas dicampakkan.

V30 Plus dibekali layar OLED FullVision enam inci beresolusi QHD+ 2.880 x 1.440 piksel. Layar itu mendukung HDR10 yang kedahsyatannya bakal terasa ketika pengguna menyaksikan klip video berstandar tersebut. Ingin coba? Buka saja aplikasi YouTube, lalu ketikkan kata kunci HDR10 demo video.

Dengan bentang layar enam inci, awalnya Anda mungkin menduga V30 Plus takkan nyaman digenggam. Realitanya berbeda 180 derajat. Rasio layar 18:9 dipadu bingkai yang tipis memberikan sensasi ala menggenggam ponsel berlayar 5,5 inci. Kalau diukur, inilah dimensi fisik V30 Plus: 151,7 x 75,4 x 7,39 milimeter dan berat 154 gram.

Ketika ponsel siaga, tetapi layar padam dan terkunci, pengguna memiliki aneka alternatif untuk membuka layar. Di antaranya, memanfaatkan sensor sidik jari di sisi belakang ponsel, pemindai wajah (face recognition), maupun pengenalan suara (voice recognition). Pengguna bebas merekam perintah suara yang kelak harus dikenali oleh V30 Plus. Ini contohnya.

Mau iseng? Anda boleh memaki-maki ponsel. Silakan beruji nyali dengan mempraktikkannya di hadapan klien atau bos Anda.

Ponsel dengan konektor USB tipe C itu menganut dual SIM hybrid. Pengguna harus memilih akan menyelipkan dua nano SIM atau satu nano SIM dan satu keping microSD. Anggaplah pengguna memasangkan sepasang nano SIM. Dua nomor itu dapat siaga bersamaan. Nomor yang dipakai berinternet leluasa masuk ke jaringan 4G LTE, sedangkan satu nomor lainnya masih bisa menduduki jaringan 3G.

Merujuk kepada uji pakai yang dilakukan HSW, V30 Plus kompatibel dengan 4G LTE Telkomsel, Indosat, XL, Tri, dan Smartfren. Khusus Smartfren, aktivitas bertelepon dan ber-SMS dapat dieksekusi tanpa perlu menginstalasikan aplikasi Smart VolTE. Sebab, ponsel itu telah mendukung native VoLTE.

V30 Plus memanfaatkan prosesor delapan inti (octa core) Qualcomm Snapdragon 835 MSM8998 yang terdiri atas empat inti berkecepatan 2,45 GHz dan empat inti 1,9 GHz. Wi-Fi, bluetooth, GPS, NFC, RAM 4 GB, dan ROM 128 GB merupakan sebagian spesifikasi lain V30 Plus. Ketika ponsel baru diaktifkan, sisa memori internal mencapai 109,14 GB.

Baterai tanam berkapasitas 3.300 mAh menjadi sumber daya ponsel bersistem operasi Android 7.1.2 Nougat itu. Dengan perilaku pemakaian ala HSW, sekali diisi ulang hingga penuh, baterai tersebut biasanya mampu bertahan 12-13 jam.

Karena telah lulus uji ketahanan terhadap air, debu, dan benturan sampai batas tertentu, V30 Plus berhak mengantongi sertifikat IP68 dan US MIL-STD 810G.Asal tahu, permukaan layar dan bodi belakang ponsel itu menggunakan Corning Gorilla Glass 5.

Kini saatnya membicarakan dua fitur yang rutin dibanggakan LG saat memasarkan V30 Plus: kamera dan audio. Meneruskan jejak pendahulunya, kamera di sisi belakang ponsel itu berlensa ganda. Tentu saja dengan fitur fokus otomatis dan lampu kilat.

Lensa normal kamera utama V30 Plus siap menghasilkan foto beresolusi hingga 16 megapiksel. Bukaan lensa yang mencapai f/1,6 memberikan keuntungan ekstra kala ponsel dipakai memotret di lokasi minim cahaya. Satu lensa lain berupa lensa sudut lebar 120 derajat dengan bukaan f/1,9. Kemampuan maksimalnya memproduksi foto beresolusi 13 megapiksel.

Tersedia mode manual yang mengizinkan pengguna mengatur parameter pemotretan dengan lebih leluasa. Kecepatan rana alias shutter speed, misalnya, bisa diubah mulai 1/4.000 detik sampai 30 detik. Sedangkan ISO dapat dipilih antara 50 dan 3200. Pengguna juga dipersilakan mengatur white balance, pemfokusan, dan kompensasi pencahayaan.

Bila difungsikan sebagai perekam video, kamera belakang V30 Plus siap memproduksi klip video beresolusi 4K 3.840 x 2.160 piksel. Adanya fitur point zoom memungkinkan pengguna menentukan objek yang ingin ditonjolkan saat syuting dan melakukan perbesaran.

Bukan hanya itu. Pilihan efek di menu Cine mempermudah pengguna menghasilkan klip video yang lebih artistik. Singkatnya, dengan mengoptimalkan fitur-fitur bawaan kamera V30 Plus, pengguna dapat menjadi videografer dadakan deh.

Beralih ke kamera depan. Spesifikasinya lumayan “mengagetkan” untuk kelas ponsel flagship. Baik pada mode pemotretan normal maupun sudut lebar, ia hanya sanggup memproduksi foto beresolusi lima megapiksel dan klip video full HD 1080p.

Bagaimana dengan kemampuan audionya? V30 Plus mendukung Hi-Fi Quad DAC. Bagi HSW yang bukan seorang audiophile, penikmat musik, atau pemilik “telinga emas”, suara yang dihasilkan ponsel itu tergolong mantap. Untuk uji coba, HSW hanya memakai earphone berharga jual Rp70 ribuan. Detail suara yang terdengar kala fitur Hi-Fi Quad DAC diaktifkan sangat berbeda dibandingkan kala fitur tersebut dinonaktifkan.

Kalau dirangkum, inilah deretan kelebihan V30 Plus: layar prima, selalu gegas, dan dibekali memori internal berkapasitas besar. Kinerja kamera utama memuaskan, performa audio mantap pula. Ponsel tersebut benar-benar siap memanjakan mata maupun telinga penggunanya.

Sedangkan yang bisa dianggap sebagai kekurangan, antara lain, bodi agak licin dan sesekali lumayan panas kala ponsel aktif dipakai. Sidik jari pengguna juga relatif mudah menempel di permukaan belakang V30 Plus. Soal kamera depan, jujur nih, ia layak diberi acungan jempol terbalik.

Harga ritel resmi V30 Plus dipatok Rp10,499 juta. Karena sedang ada promo cashback Rp500 ribu, kini total dana yang harus dibayarkan pengguna sebesar Rp9,999 juta. Kenapa lihat-lihat? HSW paham kok Anda menganggap harga tersebut kurang seksi untuk sebuah ponsel LG.

***

Inilah contoh hasil jepretan kamera V30 Plus. Perhatikan perbedaan area tangkapan lensa normal dan lensa sudut lebar.

Tulisan di kaki mainan ternyata masih terbaca.

Satu foto di bawah ini dijepret menggunakan kamera depan.

***

Tangkapan layar Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *