Review LG X Screen: Dua Kartu, Dua Layar, Dua Jutaan

Dalam kehidupan sehari-hari, karakter “x” sering diartikan sebagai ekstra. Kaos berukuran XL bermakna extra large. Ekstrabesar. Lain waktu, kalau ada produsen speaker yang menambahkan embel-embel x-loud, calon pembeli mafhum hal itu bermakna extra loud. Maksudnya, speaker tersebut sanggup mengeluarkan suara ekstrakeras.

Bagaimana bila ada ponsel yang bernama lengkap LG X Screen? Berarti, ponsel LG itu memiliki ekstralayar. Kali ini bukan bermakna layar ponsel tersebut ekstralebar, melainkan ekstra yang berhubungan dengan jumlah. Ponsel itu dibekali dua layar sekaligus.

x-screen-1

Layar utama X Screen sama dengan layar ponsel-ponsel yang beredar di pasar. Ia menampilkan home screen, ikon aplikasi, dan aneka menu. Bentang layarnya 4,93 inci dengan resolusi HD 1.280 x 720 piksel.

Di atas layar utama terdapat layar kedua yang berukuran 1,76 inci saja. Resolusinya 520 x 80 piksel. Mungil? Iya sih. Jari kelingking penulis alias HSW pun masih lebih besar daripada tinggi layar tersebut.

Walaupun mungil, jangan menyepelekan keberadaan layar kedua tersebut. Selama HSW menguji pakai X Screen, layar itu terbukti benar-benar bermanfaat. Saat ponsel siaga, tetapi layar utama padam, pengguna leluasa melihat waktu terkini maupun notifikasi pesan baru via layar kedua.

Ketika ponsel tidak terkunci dan layar utama aktif, layar kedua X Screen mempermudah pengguna berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain. Beberapa jalan pintas (shortcuts) fitur juga bisa diakses dari layar kedua.

Bukan hanya itu. Empat kontak yang paling sering dihubungi dapat pula ditambahkan ke sana. Kalau mau agak narsis, pengguna boleh menuliskan namanya di layar kedua.

x-screen-2 x-screen-3 x-screen-4 x-screen-5

Dua nomor, keduanya memakai kartu nano SIM, dapat siaga bersamaan di X Screen. Pengguna bebas memilih ingin berinternet memakai nomor di selot kartu SIM1 atau SIM2. Nomor yang dipilih selanjutnya leluasa berpindah-pindah ke jaringan 2G, 3G, dan 4G LTE. Layanan 4G LTE Telkomsel, XL, dan Indosat terbukti dapat dinikmati via X Screen. Satu nomor lain yang tidak dipakai berinternet otomatis akan terkunci di jaringan 2G.

Bisakah pengguna menambahkan kartu microSD? Mungkin bisa, mungkin tidak. Maksudnya begini. X Screen adalah ponsel dual SIM hybrid. Pengguna diberi dua pilihan. Pertama, menggunakan ponsel itu sebagai ponsel dual SIM tanpa selot kartu memori. Kedua, menjadikan ponsel tersebut sebagai ponsel single SIM dengan selot kartu microSD. Jadi, pilihan sepenuhnya berada di tangan pengguna.

X Screen dibekali sepasang kamera. Keduanya sanggup menghasilkan klip video beresolusi full HD 1080p. Kamera di sisi belakang dilengkapi fokus otomatis dan lampu kilat. Ia mampu menghasilkan foto beresolusi maksimal 13 megapiksel. Sementara itu, kamera depan ponsel siap memproduksi foto beresolusi delapan megapiksel. Tersedia fitur autoselfie yang memungkinkan ponsel otomatis memotret saat mendeteksi wajah pengguna.

Kamera depan X Screen sebenarnya tanpa fokus otomatis dan lampu kilat. Namun, terdapat alternatif solusi untuk menambah pencahayaan saat pengguna berswafoto. Caranya mudah. Tekan saja ikon lampu kilat di bagian atas layar. Tampilan layar ponsel bakal berubah menjadi polos dan memancarkan cahaya yang lumayan terang.

Radio FM yang siarannya bisa direkam, penyaring panggilan telepon, dan penjadwal pengiriman SMS merupakan sebagian fitur lain X Screen. Fitur ketuk-ketuk layar untuk mengaktifkan atau memadamkan layar juga masih dipertahankan di ponsel Android 6.0.1 Marshmallow itu.

Berbincang tentang spesifikasi teknis, ada prosesor empat inti (quad core) Qualcomm Snapdragon 410 MSM8916 1,2 GHz, Wi-Fi, bluetooth, GPS, RAM 2 GB, dan ROM 16 GB. Ketika ponsel baru diaktifkan, sisa memori internal yang tersedia mencapai 9,99 GB. Ponsel yang tidak mendukung USB On-the-Go (USB OTG) itu memperoleh daya dari baterai tanam berkapasitas 2.300 mAh.

x-screen-6

Dalam pemakaian sehari-hari, menurut HSW, secara umum ponsel berdimensi fisik 142,6 x 71,8 x 7,1 milimeter dan berat 120 gram itu baik-baik saja. Ponsel terasa gegas. Layarnya pun responsif.

Asalkan dipakai memotret di lokasi yang terang benderang, hasil jepretan kamera X Screen cukup bagus. Sebaliknya, di lokasi yang temaram atau menentang lampu, foto yang dihasilkan lumayan mengecewakan. Kecepatan pemfokusan kamera juga kurang memuaskan.

Beralih ke daya tahan baterai. Di tangan HSW, baterai ponsel itu tak pernah mampu bertahan sejak bangun pagi hingga menjelang tidur. Rata-rata sudah harus dihubungkan ke charger setelah dipakai selama sepuluh jam. Itu menjadi satu poin pengurang daya tarik X Screen.

Kesimpulan versi HSW, dengan memperhatikan berbagai aspek, X Screen sebenarnya bukan ponsel jelek. Namun, harga ritel resminya yang kini dipatok Rp 2,999 juta masih terasa terlalu mahal. Supaya lebih menarik, harga jual ponsel itu idealnya diturunkan setengah juta rupiah. Perbedaan harga X Screen dengan LG K10 yang sekarang dijual Rp 2,299 juta tak boleh terlalu jauh.

***

Contoh foto yang dihasilkan X Screen.

x-screen-7

x-screen-8

x-screen-9

x-screen-10

x-screen-11

x-screen-12

x-screen-13

x-screen-14

x-screen-15

x-screen-16

x-screen-17

x-screen-18

x-screen-19

x-screen-20

x-screen-21

Satu foto berikut dijepret memakai kamera depan.

x-screen-22

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

x-screen-23

x-screen-24

x-screen-25

142 thoughts to “Review LG X Screen: Dua Kartu, Dua Layar, Dua Jutaan”

  1. Halo Pak Herry, selama HP dalam keadaan hidup itu layar yg kecil, akan terus nyala (terlihat) ya? Nyedot batre banyak dong? Dual screen disini apakah teknologi layarnya sama dengan yang di Yotaphone?
    Terima Kasih Pak Herry.

  2. Pak, maaf oot. Mohon rekomendasi feature phone untuk ibu saya. Hanya untuk telepon dan SMS, dan batreinya yang agak besar (karena ibu saya sering lupa charge). Kalau bisa juga ukuran alfanumerik di layar yang besar.
    Terima kasih

  3. Tanyak nih
    Dana 1,5-1,7 jt nih pilih Xiaomi redmi 3x 2/32 , infinix hot 3, Hot S, Pureshot biasa ato Hh laen yah koh herry rekomendasiin ? Thanks

    1. Pak Bang,

      Redmi 3x silakan dicoret karena tanpa garansi resmi. Hot S saya belum pernah coba.

      Tersisa dua pilihan: Hot 3 dan Pureshot. Sebenarnya lebih bagus Pureshot. Namun, kalau anggaran Anda Rp 1,7 juta, ya belum bisa dapat Pureshot. Anda mesti menambah anggaran Rp 100 ribu.

  4. Pak Herry, mumpung lagi bahas HP LG. Saya mau minta saran, LG G3 saya rencana mau saya jual karena single sim. Saya tidak berencana menambah dana lebih untuk ganti HP dual sim sebagai gantinya. Tetapi saya bingung enaknya saya ganti HP apa ya supaya saya tidak menyesal kelak.
    Terimakasih banyak untuk bantuannya.

  5. Waaah…benar-benar inofatif & intuitif seperti tap to wake di LG G2.
    tapi harganya mahal juga ya Bung?
    apakah layar ke 2 mampu menampilkan teks berjalan saat ada sms atau yg lainya masuk bung?
    ~terima kasih~

    1. Pak Yoobee,

      Teksnya tidak berjalan. Silakan melihat foto di atas. Di salah satu foto saya contohkan tampilan layar kedua ketika ada SMS masuk.

  6. Pak Herry, di akhir naskah anda membandingkan harga X Screen ini dgn K10. Menurut anda, mana yang lebih layak beli di antara kedua ponsel tsb? Mohon beri alasannya juga. Terima kasih.

    1. Bu Yulia,

      Tak tahu. Saya belum pernah mencoba K10. Namun, kalau ingin X Screen laku, harga jual ponsel itu harus dibuat tidak terlalu jauh dengan K10.

  7. Pak Herry mau tanya rekomendasi smartphone d bawah 1 juta yang udah 4G LTE dan bisa operator Indosat / XL / Tsel apa ya?

    Sementara masih lirik Polytron Zap 5

    trus 1 lagi Huawei Y3 II yang resmi masuk Indonesia itu versi 3G apa udah bs 4G LTE kah ??

  8. Halo pak herry,

    Mau nanya .. Menurut bapak kwalitas jepretan kamera antara : hisense pureshot , zenfone max dan LG x screen . jika diurutkan hasil jepretan lebih prima ?
    Makasih

  9. Kalo LG X Cam gimana om bagus enggak? Ada rencana untuk mereview nya gak? Penasaran dengan kemampuan dual kamera belakangnya hehehe.
    Lalu Xiaomi Redmi 3 Pro/Prime (Pro apa Prime sih namanya yg masuk resmi ke Indonesia) apakah bakal direview oleh Om HSW?

    1. Pak Rudi,

      Tak tahu. Saya belum pernah menguji pakai X Cam. Saya tidak berencana me-review-nya.

      Yang resmi pakai embel-embel Prime. Saya akan me-review-nya.

  10. Hehe, itu foto nya di Siola (Museum Surabaya) ya pak? Pas di lantai atas itu? Btw, noise nya lumayan ya itu saat low light?

  11. Strategi bisnis ponsel LG harus diubah ya pak. Bolak-balik salah langkah.
    Daftar kesalahan (menurut saya):
    – Tdk Memasukan LG G5, banyak konsumen yg kecewa.
    – Iklan di tv belum di jamah, oppo sj berani. Bayangkan seumpama LG G5 dulu masuk tv, akan banyak org yg tertarik. Nah LG V20 harus tayang tuh, mudah-mudah sudah TKDN.
    – Harga X Screen yg tdk kompetitif, nasib akan beda lg kalau RAM-nya 3 GB
    – Tidak melakukan pantauan suara konsumen di blog review smartphone paling beda; ponselmu.com ( Jangan Geer pak HSW!)

    Gimana Pak? Blog anda sudah sy puji, apakah saya bakal dikirimi ponsel bekas review? Hehe

    1. Pak Sepertinya Saya Likhin,

      Lha kalau nggak ada anggaran, gimana mau beriklan besar-besaran di TV. 🙂

      Mau dikirimi ponsel bekas review yang mana? Silakan pilih dulu. Nanti saya sebutkan sejumlah angka dan tinggal Anda transfer ke rekening saya. He… he… he….

  12. Sekedar saran untuk Bapak Haditiya, ponsel dibawah 1jt yg sdh 4g semua operator termasuk smartfren dan bolt, mending beli zte blade q lux, harganya sekitar 850rb, baterainya lumayan besar 2300mah, sdh ada led notifikasi, sy make sekitar 3 bulan dan alhamdulillah ga ada kendala

    1. Pak Penaelfishy,

      Sayangnya saya belum cukup gila untuk membeli ponsel merek “mengerikan” dengan harga setinggi itu, Pak.

  13. Tanya lagi hehehee saya memang punya segudang pertanyaan hp xiaomi punya saudara saya kok nggak ada menu bahasa indonesianya?

    1. Di flash rom Global aja coba hehehe…

      Btw saya pernah loh dapat Xiaomi resmi TAM tapi gaada Bahasa Indonesia nya ?
      Dulu beli Redmi 1S resmi TAM (beli di Erafone) chargernya kaki 3 dan bahasanya Malaysia ?

  14. Maaf OOT Oom HSW,,,
    Saya berencana ganti smartphone,dengan budget 3 jt pas dengan kriteria
    Layar 5 inch
    Body langsing (maksudnya gak berat-berat amat)
    Ram kalau bisa 3 GB/ Rom 16 GB
    Ada Fingerprint
    LTE
    Jangan brand ASUS
    Dual Sim
    Terimakasih

    1. Bu Farida,

      Dengan G4 Stylus mirip-mirip deh. Kalau diadu dengan Zenfone 2 Laser, hasil jepretan X Screen jelas kalah prima.

  15. Reviewnya singkat tapi lengkap, Favorit lah kalau baca2 review disini.
    Salam untuk pak Kario Tegar, salam sapu juga 😀

  16. Pak HSW, maaf diluar topik
    Seingat saya dulu bapak sangat tidak menyarankan membeli smartphone merek Asus karena aftersalesnya yg buruk, bagaimana dengan sekarang?
    Apakah sudah ada pengalaman baru lagi dengan Asus?
    Masihkah Pak HSW tidak merekomendasikan Asus?
    Terimakasih

    1. Pak Ageng Kuncoro,

      Benar sekali. Dulu saya rutin menyarankan jangan beli ponsel merek Asus karena empat alasan. Nah, dari empat alasan itu, tiga di antaranya sudah membaik. Tinggal satu alasan yang masih valid, yaitu layanan service center buruk.

      Karena tiga di antara empat poin telah membaik, kini saya mempersilakan Anda membeli ponsel-ponsel Asus keluaran terbaru.

      1. Terimakasih pak, soalnya saya memang sedang tertarik dengan zenfone 3 series. Tapi masih berfikir ulang karena harganya diatas perkiraan. Kira kira kalau setelah diriview Pak HSW, ze520kl jadi berapa ya dilepasnya ?

  17. Nggak sabar menunggu review Asus Zenfone 3 ZE520KL dari om Herry. Saya pribadi puas pakainya, dan akhirnya kini jadi daily driver untuk menunjang pekerjaan 🙂

  18. Pak Herry,

    BB seri brp yah Pak yg mengantongi spek tertinggi di kelas OS 7? Dan di peringkat kedua dan tiga alias sebawahnya BB dgn spesifikasi tertinggi di OS 7, ditempati oleh BB seri brp Pak?

    Terimakasih

  19. Pak Herry,

    Iya Saya tau bahwa ponsel Blackberry yg memakai OS7 itu sdh tertinggal, tetapi yg bekas kan msh berkeliaran Pak.

    Mksd Saya disini Saya sdg mencari BB second yg msh menggunakan OS7, tetapi Saya msh bingung menentukan seri BB yg akan saya pinang nantinya, yg pasti BB yg akan Saya beli itu merupakan BB dgn spek plg unggul di kasta Blackberry OS7, Makanya Saya tanya Pak Herry, dikarenakan Saya tdk sempat membanding-bandingkan seri BB OS7 satu per satu, bukanya malas alasanya tdk lain adl keterbatasan koneksi, asal tau sj gawai yg Saya gunakan ini msh 2G (Saya memakai Davis), kalo urusan byknya seri BB bwt Saya no problem utk membandingkanya.

    Maaf yah Pak Herry klo coretan Saya terlalu ruwet Saya harap bs dimengerti

    Terimakasih

    1. Pak Dhimas,

      Biarpun BB OS7 bekas masih banyak berkeliaran, saya tetap tidak merekomendasikan Anda untuk membelinya, Risikonya terlalu besar, Pak. Kemungkinan dapat baterai drop tergolong besar. Kemungkinan memperoleh barang bekas yang sudah tidak prima lagi juga sangat besar.

      Singkatnya, buanglah jauh-jauh rencana membeli BB OS 7 deh. Peranti BB10 pun sebaiknya juga diabaikan karena para pengembang aplikasi tambahan sudah mulai tidak memberikan dukungan teknis lagi.

    1. Pak Valiant Puspo N,

      1. Unit yang didapatkan belum tentu 100% baru. Mungkin saja itu barang bekas yang disulap seolah jadi baru.

      2. Unit yang diperoleh belum tentu orisinal. Bisa jadi Anda memperoleh ponsel palsu alias replika.

      3. Aksesori yang disertakan dalam paket penjualan mungkin palsu. Kualitasnya tidak jelas.

      4. Biarpun ada kartu garansi, proses klaim garansinya melelahkan. Seringkali petugas mencari alasan untuk menghanguskan garansi. Ada goresan sedikit saja di bodi langsung dianggap garansi hangus. Hal paling konyol yang pernah saya dengar, garansi tidak resmi dinyatakan hangus karena konsumen memasangkan screen protector di layar ponsel.

    1. Pak Andhy,

      Nggak ada cara khusus yang ruwet sih. Sebaiknya ponsel di-charge dalam kondisi padam total. Ketika sudah penuh, ya langsung saja dicabut.

    1. Pak Firmanto Yoedono,

      Tak tahu. Saya belum pernah mencobanya. Kalau Anda nekat mau beli, jangan sekarang. Tunggu sampai paling lambat minggu kedua Oktober. Sebab, harganya akan turun. 🙂

  20. Salam kenal Pak Herry,
    Dgn budget 2,8 – 3,3 jt an, hp 4G apa yg direkomendasikan dgn kriteria tambahan hasil kamera blkg terbaik dan baterai bagus ? Sekalian pak alternatif pilihannya.
    Terima kasih..

    1. Pak Firman,

      Hmmm…. Anda harus memilih kamera belakang bagus atau baterai bagus/tahan lama. Tak bisa keduanya.

      Kamera belakang bagus: Infinix Zero 3.
      Baterai tahan lama: Lenovo Vibe P1 Turbo.

  21. Untuk Pak Dhimas, BB OS 7.1 adalah BB 9720, BB 9320, dan BB 9220. Yang lainnya OS 7.0 adalah BB 9900, BB 9790, BB 9810.

    Ko Herry, di Galeri Smartfren Hisense Pureshot harganya menjadi 1,799 jt dan Pureshot+ menjadi 2,199 jt.

  22. Maaf koh
    Kalau koh sendiri lebih suka mediatek atau snapdragon?bingung milih antara vibe p1 turbo atau zenfone 3 max 3giga (kalau sudah beredar)

  23. pak,kenapa yah hp merk seperti Samsung,LG,Sony, itu tidak pernah memberikan sensor fingerprint padahal harganya sudah 3jutaan berbeda sekali dengan merk Tiongkok seperti Xiaomi,infinix,zte,meizu padahal sensor itu sudah banyak diterapkan di hp low-end?

  24. salam pa HSW, Ponsel Tizen Samsung resmi beredar di sini, saya tagih janji nya Tahun lalu untuk mereview HP tersebut.:)

  25. Om Herry,
    Saya mau ganti smartphone yang memiliki spesifikasi 3gb ram, 32gb rom, LTE, fingerprint, kamera cukup oke (bisa manual kalau bisa), anggaran max 3.5jt. Kira-kira dapat model seperti apa saja om?
    1 lagi, apakah merek Vivo/Infinix layak di lirik?
    Sebelumnya saya pakai Pureshot Plus. Thanks

    1. Pak Chandra,

      Dengan kriteria seperti itu, silakan melirik Lenovo Vibe P1 Turbo. Harga ritel resmi saat ini Rp 3,299 juta.

      Dua merek itu boleh dilirik. Namun, saya sudah lama tidak mencoba tipe terbaru Vivo. Kalau Infinix cukup sering mencobanya.

  26. Halo pak Herry senang sekali bisa menemukan web ini.. Mhon izin untuk bertanya saya sedang mencari android dengan budget 5-6 juta, prioritas saya dalam memilih handphone adalah baterai (4000 mAh) dan Kamera dengan kualitas yg baik, soal kinerja prosesor asal msih cukup baik tidak masalah.. Mhon rekomendasinya pak HSw
    Salam

  27. Salam sejahtera koh HSW. Sy ingin meng upgrade mi4i sy. Kira kira adakah device yang di kisaran harga 3-4 jt an yang layak untuk menggantikan mi4i sy ?

  28. Pak Herry maaf OOT,

    Sepertinya masalah pembaca bisa melihat email pembaca lain timbul lagi. Ini barusan saya bisa lihat emailnya pak chandra (long***@gmail.com).

    1. Pak Pahala,

      Terima kasih atas informasinya.

      Kasus itu bersifat sporadis dan terus terang saya belum menemukan solusi maupun penyebabnya. Awalnya saya mencurigai plug-in tertentu di WordPress. Namun, setelah plug-in itu saya hapus, ternyata masalah serupa masih muncul.

  29. Pak Boss,

    Tanya, X Screen layar depan dan juga layar belakang (kan dari kaca) seberapa perlu kah untuk dilapisi anti gores / tempered glass tidak ya?.

    1. Pak Ibnu Ridho,

      Ya, sebaiknya tetap diberi perlindungan tambahan. Kalau saya, kaca layar diberi pelindung layar bening biasa. Selanjutnya ponsel dipadukan dengan jelly case. Jadi, permukaan belakang tak usah diberi pelindung tambahan lagi.

  30. maaf mw nax dan minta saran nih,,,,, kira2 hp yg sdh dilengkapi sm usb OTG dan NFC, merk apa aj yaa…… tapi yg ag murah dkit

    1. Bu Lyly,

      Silakan mengetikkan ulang pertanyaan Anda dulu dengan kata demi kata yang dituliskan lengkap. Ini bukan SMS atau chatting.

  31. pak herry, maaf dah ganggu waktunya,,,,,,gini loh ceritanya q lg mw nyari hp yang dilengkapi dgn usb otg dan NFC,,,, kira2 menurut Bpk. hp yang ada fitur trsebut merk apa aja ya ?????
    terima kasih

    1. Bu Lyly,

      Nah… Anda masih menuliskan pertanyaan pakai singkatan lagi. Lain kali harap dituliskan tanpa singkatan ya.

      Dengan kriteria seperti itu, ada banyak sih. Saya tak hafal satu per satu. Misalnya, LG G5 SE dan Sony Xperia Z5 Dual.

  32. pak saya ingin bertanya kenapa hp merk seperti LG,sony,samsung kenapa diharga 2-3jutaan tidak memakai ram 3gb,fingerprint,gyro berbeda sekali dengan merk infinix,meizu,asus,flash mereka mengerti spesifikasi mantap dengan harga yang murah? Tolong di jelaskan pak

    1. Pak Akfariz,

      Pertanyaan ini mestinya dikirimkan kepada petinggi produsen ponsel. Intinya, ya itu strategi mereka.

  33. tolong minta pendapat dong koh tentang strategi marketing gila-gilaan dan berani ala oppo di media massa.
    Saya sendiri malah “kepanasan” dengan iklannya. seperti yg saya bilang dulu, saya gak suka bgt sama oppo walau speknya mantap

    LG X screen mantap tuh tapi sayangnya mahal, kualitas kamera setara G4 stylus atau magna, sama dual sim hybrid

    Samsung note 7 udh dirilis ulang katanya mulai bulan ini.. Harusnya dijamin gak bakal meledak

    1. Pak You,

      Beriklan masif kan memang bagian dari strategi pemasaran Oppo. Jadi, ya wajar saja mereka melakukannya. Biaya beriklan gila-gilaan itu selanjutnya dibebankan kepada konsumen. Makanya, pembeli Oppo harus mengeluarkan dana banyak untuk ponsel dengan spesifikasi yang kalah asyik dibandingkan merek lain.

  34. Permisi om , Saya tertarik sekali membaca postingan om sangat atraktif dan membuat saya tidak penasaran lagi dengan ponsel ponsel yang ingin dibeli.
    Oiya om , Lebih Preffered mana kamera Asus zenfone 2 dengan Zenfone 2 Laser ?? Saya ingin tau hasil kualitas gambar sama tone warna , dll ya om , Bukan dari kecepatan Autofokus , Terimakasih om

  35. Pak Herry,
    Apakah hp ini dan (Mungkin bpk jg tahu) hp2 LG keluaran baru lain masih memiliki fitur knock-code?
    Trima ksh.

  36. Pak Herry,
    Mohon saran dengan dana 2,5 jt, dual sim, kamera bagus, battry awet
    fitur lain ga begitu penting, hp buat istri.
    setelah membaca review bapak diatas jadi ragu dengan pilihan sebelumnya.

    Terima kasih, maaf fast respon sangat ditunggu buat hadiah ultah Pak

    1. Pak Fadjar,

      Asus Zenfone Max. Namun, kalau buat pengguna wanita, ponsel itu mungkin akan dianggap terlalu berat.

  37. Malem ko Herry SW

    Ko Herry sehat?
    Tambah lama tambah rame ya ko yang nongkrong disini heheh

    Mau tanya diluar topik ko
    mungkin ko herry tau, LG Magna saya kalau dicharging dalam keadaan nyala malah berkurang persentase batreinya? Itu masalahnya apa ya ko? Apa dari adaptor? Kabel? Konektor? Atau batreinya? Bukan kali ini saja saya mengalaminya di LG L3 juga begitu….LG G2 mini aja yang nggak
    Makasi ko herry

    Gak mau mereview LG X Power ko Herry hheeh

    1. Pak Febri,

      Mohon maaf atas keterlambatan respons. Sesuai pengumuman di blog, sejak 23 Oktober lalu saya cuti sementara dan baru aktif lagi mulai 30 Oktober 2016.

      Sehat. Namun, masih ada sisa kelelahan dari Beijing. 🙂

      Ponsel kan di-charge dalam kondisi menyala. Nah, ponsel hanya siaga atau juga dioperasikan? Persentase baterai berkurang karena daya yang masuk lebih kecil daripada daya yang keluar. Penyebabnya bisa beragam:
      * Ponsel aktif dipakai saat sedang di-charge.
      * Kepala charger bermasalah.
      * Kabel charger bermasalah.

      Niat awal ingin me-review X Power. Namun, kayaknya saya bakal langsung ke Moto E3 Power saja deh.

  38. Pak herry sw,

    Saya baru masuk sma dan minta smartphone pertama saya ke orang tua untuk menggantikan nokia x2 saya yg sudah jadul. Karena ortu brandminded ke lg dan samsung saya hanya diberi pilihan lg k10 atau samsung j3. Saya tahu mungkin pak herry belum mencoba kedua ponsel tersebut, tapi saya mohon bapak bisa memberikan rekomendasi dari dua pilihan diatas beserta alasannya.

    1. Pak Koswala Mahayana,

      Kalau harus memilih buta, saya sih pilih K10. Alasannya sederhana. Samsung selain seri S dan Note itu jelek.

      1. hahaha saya masih 15 tahun pak herry,
        terima kasih rekomendasinya akhirnya saya memilih lg k10 dan ayah membelikan di erafone sehara 2,3 juta bonus sandisk uhs1 16GB. lg ini enak dipakainya, tidak panas, layar enak dimata, cukup gegas dan 4Gnya cepet. yah walaupun di kelas dibully temen temen karena hanya saya yg pakai lg, kayanya 90%anak di smu saya pakai samsung sih…

        1. Pak Koswala Mahayana,

          He… he… di sini semua saya panggil Pak atau Bu kok. 🙂

          Selamat menikmati K10. Kalau hanya Anda yang memakai LG, malahan lebih asyik tho. Tidak pasaran.

  39. Pak Herry

    iya sdah paham kok pak hery kalau libur heheheh

    Persentase batre berkurang jika paket data aktif, dan persentase berkurang disaat sampe 80% .
    dan lagi pak herry charginya lumayan lama dari 90% ke 100% butuh waktu 1jam 30 menit dalam keadaan mati

    kayaknya butuh charger baru

    oklah aku cuma ingin tau ketahanan batrenya

    makasi

    1. Pak Febri,

      Oh ok. Proses pengisian ulang baterai dari 90 persen ke 100 persen memang lama. Namun, kalau sampai butuh waktu 1 jam 30 menit, rasanya ada yang tidak normal deh.

    1. Pak Febri,

      Mending diperiksakan di pusat perbaikan resmi dulu deh. Bisa saja yang bermasalah bukan kepala charger-nya, melainkan kabel charger atau komponen lain.

  40. Pak Herry

    Menurut pak Herry lebih merekomendasikan lg x screen atau asus zenfone max(3gb)? Kalo bisa sertakan alasan

    Makasi

    1. Pak Harsono,

      Tak tahu. Lha saya belum pernah menguji pakai Zenfone Max 3 GB. Ponsel itu tidak beredar resmi di sini.

  41. maaf, kenapa pak takaakn mereview lg stylus 2? karna kan bisa jdi kelanjutan/penerus lg g4 stylus,..maaf klo berlebihan nanya,..

  42. Siang, Om HSW,

    Saya sedang mencari smartphone android dengan harga maksimal dua juta, kamera bagus, baterai tahan lama, support 4G LTE, ukuran layar berapapun tak masalah, RAM minimal 2GB internal memory 16GB dan tidak hybrid (bisa pasang memory card dan tetap pasang dua kartu). Om HSW ada rekomendasi? Terima kasih 🙂

  43. Pak HSW, untuk hasil kameranya kira-kira setara sama hp apa yg pernah direview disini ? Terus ada niat buat review Samsung J7 Prime ga pak ? Thx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *