Review Luna V Lite: Punya Pilihan Lengkap Pembuka Layar

Diklaim sebagai merek asal Korea Selatan, eksistensi ponsel Luna di Indonesia masih sayup-sayup terdengar. Padahal, secara berkala mereka menghadirkan tipe baru ke pasar. Misalnya, Luna V Lite alias V55.

V Lite telah mengadopsi rasio layar ponsel kekinian 18:9. Layar IPS 5,5 inci itu beresolusi HD+ 1.440 x 720 piksel. Ketika ponsel siaga, tetapi layar padam dan terkunci, pengguna memiliki beragam pilihan cara untuk mengaktifkan lalu membuka layar.

Cara yang paling konvensional adalah menekan tombol power lalu menyapukan jari di layar. Pilihan berikutnya, dua kali mengetukkan jari di permukaan layar diikuti dengan mengusap layar. Untuk memadamkan layar, ketuk layar lagi sebanyak dua kali.

Selama menguji pakai V Lite, penulis alias HSW enggan memakai dua pilihan di atas. HSW memilih cara lain yang lebih canggih sekaligus aman. Manfaatkan saja sensor sidik jari yang terdapat di bagian belakang ponsel. Cukup sentuhkan ujung jari, layar pun bakal menyala dan terbuka.

Bagaimana bila tangan HSW sedang kotor karena sibuk melahap ayam goreng, ketan bubuk, atau tiwul? Dengan menggunakan jari kelingking, ketuk permukaan layar dua kali hingga layar terlihat menyala. Kemudian sodorkan wajah. Layar segera terbuka karena fitur face unlock langsung mengenali wajah HSW.

Ponsel bersistem operasi Android 8.0 Oreo itu menggunakan prosesor empat inti (quad core) MediaTek MT6737H 1,25 GHz. Wi-Fi, bluetooth, GPS, USB OTG, RAM 2 GB dan ROM 16 GB merupakan sebagian spesifikasi lain V Lite. Ketika ponsel baru dikeluarkan dari kardus, sisa memori internalnya mencapai 9,01 GB.

Ada pula kompas, radio FM yang siarannya bisa direkam, dan ECbook. Dengan mengakses ECbook, pengguna dapat mengunduh aneka buku pelajaran untuk SD, SMP, SMA, dan SMK secara gratis.

V Lite menganut dual SIM hybrid. Pengguna harus memilih akan memadukan satu micro SIM dengan nano SIM atau kartu microSD. Asumsikan pengguna menyelipkan micro SIM dan nano SIM. Kedua nomor itu dapat siaga bersamaan. Nomor yang aktif digunakan berinternet leluasa berpindah-pindah ke jaringan 4G LTE, 3G, dan 2G. Sedangkan satu nomor lainnya selalu terkunci di jaringan 2G.

Merujuk kepada uji pakai yang dilakukan, V Lite kompatibel dengan layanan 4G LTE aneka operator di Indonesia. Karena mendukung native VoLTE Smartfren, kala dipadukan dengan operator itu, pengguna bisa menikmati paket komplet telepon, SMS, dan internet tanpa perlu menginstalasikan aplikasi tambahan.

Dengan perilaku pemakaian ala HSW, baterai 3.000 mAh yang dibenamkan ke bodi V Lite mampu bertahan selama 8-10 jam. Ketika daya baterai melemah, tancapkan charger ke konektor micro USB yang terletak di bagian bawah ponsel. Proses pengisian ulang baterai biasanya tuntas dalam waktu sekitar 2 jam 10 menit.

Apakah kamera utama V Lite berlensa ganda? Tidak! Kamera berlensa tunggal itu dilengkapi fokus otomatis dan lampu kilat. Ia sanggup memproduksi foto beresolusi maksimal 13 megapiksel dan klip video full HD 1080p.

Sedangkan kamera depan yang tidak memiliki fokus otomatis dibekali lampu LED untuk membantu aktivitas swafoto di lokasi temaram. Kamera tersebut mampu menghasilkan foto beresolusi delapan megapiksel dan klip video HD 720p.

Berbincang tentang kegegasan, kegegasan V Lite dalam pemakaian sehari-hari mirip dengan Xiaomi Redmi 5A. Kinerja kameranya tergolong lumayan di kelasnya, kecuali untuk pemotretan jarak dekat. Titik fokus terdekat kamera utama V Lite tampaknya lebih jauh daripada kebanyakan ponsel. Pada jarak yang sama, ketika kamera ponsel lain sukses memotret sepiring atau semangkuk makanan dengan fokus, kamera V Lite meleset sedikit.

Daya tahan baterai yang tidak terlalu panjang membuat pengguna perlu membawa charger atau power bank saat sehari-hari beraktivitas. Terkait kualitas pengerjaan bodi, V Lite pantas mendapatkan pujian. Penampakan fisiknya terlihat cukup elegan dan mewah. Paket penjualannya ponsel komplet karena telah menyertakan pelindung layar (screen protector) dan jelly case transparan.

Tantangan terbesar dalam memasarkan V Lite, menurut HSW, terletak di penetapan harga jual. Harga ritel resmi ponsel itu dipatok Rp1,899 juta, sedangkan harga pasar tak lebih dari Rp1,699 juta. Bukan harga yang amat menggiurkan. Menurut Anda, berapakah harga yang pantas untuk ponsel tersebut? Silakan menuliskannya di bagian bawah halaman ini.

***

Inilah contoh foto yang dihasilkan kamera Luna V Lite.

Dua foto berikut dijepret memakai kamera depan.

***

Tangkapan layar Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

 

56 thoughts to “Review Luna V Lite: Punya Pilihan Lengkap Pembuka Layar”

  1. Selamat siang Pak , Saya baru beli Zenfone Live L1 dari seseorang yang dapat presale di JD.ID, baru 4 hari saya pakai udah restart restart sendiri, saya bawa ke Asus center katanya harus ganti main board, apakah tidak ada kompensasi ya dari pihak Asus atas pengalaman yang sangat mengecewakan tersebut ya Pak ? Soalnya saya hubungi CS di tanggapi dingin dan tidak menyelesaikan masalah tersebut, yang saya mau tanyakan juga apakah ada cara untuk mempercepat kinerja perbaikan dari Asus ? Terima Kasih Pak… Fendi Yogyakarta

    1. Pak Fendi,

      Kompensasi apakah yang dimaksud?

      Cara untuk mempercepat kinerja perbaikan Asus? Tak ada. Ikuti prosedur normal dulu. Biasanya tak terlalu lama kok.

      1. Terima kasih sarannya.. sudah beli dan pakai redmi note 5 seminggu ini.. memuaskan.. hanya hasil kamera low light dalam ruangan warnanya cenderung pucat.. apa salah di pengaturan ya?

        1. Pak Donny,

          Seharusnya tidak ada pengaturan khusus. Pucat seperti apa ya, Pak? Mungkin Anda bisa mengunggah 1-2 contoh foto ke suatu tempat, lalu tautan atau link-nya dikopikan ke sini.

  2. Sepertinya kalau dibandingkan dengan Asus Zenfone max M1 zb555kl masih unggul Asus ya pak? Apa nanti akan coba review Asus Zenfone zb555kl? Terima kasih

  3. Pak Herry SW, apakah masih layak untuk membeli ponsel Moto G5s Plus? Saya tertarik dengan smartphone tsb. atau mungkin Pak Herry SW punya rekomendasi lain dengan smartphone tsb dengan harga yang relatif sama selain Xiaomi? Terima Kasih Pak Herry SW, sukses selalu.

    1. Pak Laurance Feien,

      Masih layak, terutama kalau Anda membutuhkan NFC.

      Awalnya saya akan merekomendasikan Redmi Note 5. Namun, ternyata Anda mencari non-Xiaomi. Jadi, ya ambil Moto G5s Plus saja deh.

  4. Pak Herry,

    mau nanya off-topic Pak. Apa pernah memperhatikan sinyal Zenfone 5 menunjukkan “4G+” ketika menggunakan kartu Smartfren? Trus, apa native VoLTE Smartfren juga sudah enable?

    Terima kasih Pak ..

    1. Pak Zar,

      * Saya tak pernah khusus memperhatikan indikator sinyalnya. Selama menggunakan ponsel itu rasanya tak pernah berubah menjadi 4G+.

      * Belum native VoLTE Smartfren.

  5. Selamat sore, Pak Herry. Melihat foto-foto makanan di atas, maaf oot, bolehkah minta saran kuliner Yogya Semarang dari Pak Herry? Saya mau jalan2 ke sana lebaran ini hahaha. Jadi butuh rekomendasi beneran nih. Terimakasih banyak sebelumnya.

    1. Pak Sofy,

      Saya coba berikan saran berdasarkan yang saya ketahui. Kalau nama tempat makannya diikuti tanda (TH), berarti tidak halal atau diduga tidak halal ya.

      *** Jogja
      1. Ayam Goreng Bu Tini. Ayam gorengnya dibacem.
      2. Ayam Panggang 3 Berku.
      3. Warung Bakso Pak Jam Ironayan.
      4. Bakmi Jawa Mbah Mo.
      5. Kopi Klotok. Saya nggak suka minum kopi. Masakan rumahan di sana plus pisang gorengnya enak.
      6. Gudeg Yu Djum. Ada banyak cabang. Cita rasa boleh dibilang sama saja.
      7. Bakso Bethesda.
      8. Gudeg Sagan
      9. Lotek Bu Bagyo.

      *** Semarang
      1. Lumpia Gang Lombok.
      2. Mie Pangsit Siang Kie (TH). Lokasi tepat di sebelah Lumpia Gang Lombok.
      3. Nasi Ayam Bu Pini.
      4. Rumah Makan Air Mancur (TH). Ada nasi rames, nasi sosis, dll. Sebagian menu tidak halal.
      5. Pia Tjap Bayi. Lokasi sangat dekat dengan nomor 3 dan 4. Jalan kaki hanya 1-2 menit.
      6. Asem Asem Koh Liem. Asem-asemnya halal. Ada beberapa menu tidak halal di sana.
      7. Lekker Paimo.
      8. Rujak Marem Pak Man Jl Karanganyar. Lokasi nomor 6, 7, dan 8 sangat berdekatan. Dari satu tempat ke tempat lain hanya satu menit.
      9. Soto Kudus Mbak Lien.

      1. Alasannya apa pak, sampai Redmi 5 tidak akan di-review? Padahal sudah masuk di Indonesia secara resmi lho

        1. Pak Ardan,

          Saya takkan bisa mencoba semua ponsel yang beredar resmi di Indonesia. Karena saya memutuskan menguji pakai Redmi 5 Plus, maka Redmi 5 yang keluar bersamaan saya putuskan dilewati.

  6. mantab, edisi jalan2 di semarang y pak, nanti mampir lagi ketika penataan kota lama sudah rampung ya, mudah2an tmbh bagus lagi

    1. Pak Virdian Tri S,

      Foto itu saya jepret beberapa bulan lalu. Beberapa jalanan terlihat sedang digali. Itu untuk penataan Kota Lama tho, Pak?

    1. Pak Wahid,

      Saya malahan baru dengar nih. Yang sempat saya lihat, ada warung kecil di sebelah gedung Marba. Namun, saat itu sedang tutup.

      Tongseng berarti daging kambing ya? Saya tidak doyan kambing.

  7. menurut saya pantesnya di harga 900rban. tapi kalo disuruh milih mending beli sharp second. spec lebih wah harga istimewah.

  8. Pak Herry SW,
    Ada promo di BL Asus zenfone zoom s harga 3,25jt New, garansi resmi. Pertanyaan sy lebih worth it mana Asus zenfone zoom s, max pro m1, ato xiaomi redmi note 5, jika pertimbangannya: kegegasan dan kamera,,, dgn mengesampingkan faktor baterai. Trims sebelumnya Pak Herry,,, ???

        1. Pak Ikipyon,

          Redmi 5 varian 2/16 harganya Rp1,699 juta. Yang varian 3/32 Rp1,899 juta.

          Kalau yang lebih dari Rp2 juta itu Redmi 5 Plus. Harganya Rp2,199 juta (3/32) dan Rp2,699 juta (4/64).

  9. Pak Herry, minta rekomendasinya. Mending Samsung j6, j7 pro, j7 duo, atau samsung A6? Terimakasih.

        1. Bu Adilfiya Noor Fiqis,

          Karena Samsung selain seri S dan Note saya nilai tidak layak beli. Kinerjanya kurang nendang.

  10. Pak Herry SW, minta rekomendasi HP dengan layar ? 5″ ratio 18:9 baterai awet, budget ? 3 juta.
    Terima kasih, Pak Herry

  11. max pro m1 di sby sudah ada ya ko ..
    harganya sekitaran berapa disana ?
    saya ada rencana jalan2 ke sby sekalian mampir mi store..
    terima kasih

    1. Pak Gurid,

      Sudah lama ada. Harga pasaran saat ini Rp2,6 juta sampai Rp2,8 juta untuk varian 3/32.

      Oh ok. Selamat jalan-jalan di Surabaya.

  12. Mantap koh HSW main ke Semarang lagi hehehe… Btw bahas kuliner nih, saya minggu depan kan mau main ke Surabaya yg kedua kalinya (sebelumnya pernah tahun lalu tapi cuma transit hotel sebentar sebelum langsung melanjutkan perjalanan ke Bali). Tolong minta rekomendasi kuliner enak murah meriah di Surabaya dong koh.. tks

    1. Pak You,

      Aslinya ingin ke Semarang lagi. Pada kunjungan terakhir tak sempat menikmati Lumpia Gang Lombok karena sedang tutup.

      1. Silakan coba mie pangsit Kedondong di https://goo.gl/maps/3CakK2hFxMo.
      2. Nasi udang Bu Rudy di https://goo.gl/maps/roWuZ8rYUCE2.
      3. Nasi rawon atau sup di Depot MM Jl RA Kartini. Saya lupa nomor 21 atau 23.
      4. Nasi kuning Wijaya di https://goo.gl/maps/kHXzfUx8PbB2. Harganya agak premium, tapi mantap.
      5. Aneka Chinese food di Lolita https://goo.gl/maps/iyTPUxVNyQ22.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *