Review MiLi Power Passion I dan Power Passion II: Tak Khawatir Kabel Tertinggal

Pernah gagal mengisi ulang baterai ponsel gara-gara kabel tertinggal, padahal Anda sudah membawa charger atau power bank? Penulis pernah mengalaminya 2-3 kali. Meskipun frekuensi lupa itu sangat jarang, kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas.

Barangkali desainer power bank MiLi pernah mengalami kejadian serupa. Hal itu lantas menginspirasinya merancang MiLi Power Passion I dan Power Passion II. Sisi unik power bank tersebut, keduanya dilengkapi ruang penyimpanan kabel. Sehingga, pengguna seharusnya tak perlu lagi khawatir kabel tertinggal.

Power Passion I

MiLi Power Passion I hadir dengan bodi glossy alias mengilap. Power bank berdimensi fisik 94,8 x 58 x 24 mm dan berat 146 gram itu memiliki dua konektor output. Port atau colokan USB pertama mampu melewatkan arus hingga 1A, sedangkan colokan USB kedua maksimal mengalirkan arus 2,1A.

Kala daya baterai berkapasitas 5.200 mAh yang dibenamkan ke Power Passion I mulai melemah, pengguna tinggal menghubungkannya dengan charger. Konektor charger atau konektor input peranti itu berwujud micro USB. Jadi, pengguna leluasa memanfaatkan charger ponsel atau tablet keluaran terkini yang biasanya berkonektor micro USB. Dengan asumsi memakai charger 1A, dibutuhkan waktu 6-7 jam untuk mengisi ulang Power Passion I hingga penuh.

Beralih ke MiLi Power Passion II yang lebih bertenaga. Kapasitas baterainya 7.800 mAh. Peranti berukuran 94 x 74 x 24 mm dan berat 199 gram itu memiliki tiga konektor output. Dua di antaranya dapat mengalirkan arus maksimal 1A. Satu konektor lainnya memiliki kemampuan lebih tinggi, yaitu mempunyai output sampai 2,1A. Untuk mengisi ulang baterai tablet atau ponsel high end terbaru, pengguna pantas mendayagunakan colokan USB ketiga itu.

Power Passion II

Sama dengan Power Passion I, Power Passion II memiliki konektor charger micro USB. Arus maksimal yang sanggup diterimanya sebesar 1A. Jadi, bila dipadukan dengan charger 1A, baterai yang tertanam di dalam power bank itu akan terisi penuh setelah 9-10 jam.

Bagaimana kinerja Power Passion I dan Power Passion II? Singkat saja. Keduanya lancar dipakai mengisi ulang aneka gawai.Kapasitas baterainya juga sesuai dengan yang tercetak. Buat pengguna yang mementingkan kualitas dan pemakaian jangka panjang, dua produk itu menjadi alternatif pilihan bijak.

Paket penjualan sepasang power bank di atas kebetulan sama. Selain kardus, lembaran panduan pemakaian, dan tentu saja power bank, disertakan dua kabel micro USB. Salah satu kabel micro USB memiliki panjang 60 cm. Satu kabel micro USB lainnya, yang lebih tebal dan kaku, panjangnya hanya tujuh cm. Supaya tidak hilang atau ketinggalan, sehari-hari kabel pendek itu sebaiknya diselipkan ke ruang penyimpanan yang tersedia.

Saat penulis menyelesaikan ulasan ini, harga jual eceran Power Passion I dipatok Rp 398.000, sedangkan Power Passion II Rp 498.000. Lebih baik memilih yang mana? Jurus memilih versi penulis, kalau Anda menyukai power bank berwarna-warni, silakan melirik Power Passion I. Tersedia warna putih, hitam, merah muda seperti yang penulis uji pakai, kuning, dan biru.

Sementara itu, Anda yang tak suka terlihat mencolok mata lebih baik membeli Power Passion II. Dimensi fisiknya berbeda sedikit saja dengan Power Passion I. Penulis sendiri lebih menyukai Power Passion II karena satu alasan: ruang penyimpanan kabel lebih mudah diakses. Kabel micro USB pun lebih gampang dikeluarkan.

25 thoughts on “Review MiLi Power Passion I dan Power Passion II: Tak Khawatir Kabel Tertinggal

  1. Power Passion II lebih menarik minat saya, selain harga enggak beda jauh dari Power Passion I desainnya juga menurut saya lebih bagus, terima kasih pak reviewnya

  2. Selamat malam Pak Herry,
    untuk power bank ini apa bisa dibeli ditoko offline atau ditoko online? dan apabila kita mau klaim garansinya kemana Pak?

    1. Pak Deny Yen Martin Rahman,

      Paling mudah sih beli online di Delcell.com. Barusan saya membuka situs itu, ternyata sedang ada perawatan. Jadi, coba kontak via email ke info@delcell.com saja. Alamat email itu juga dipakai kalau Anda akan mengajukan klaim garansi.

      Khusus bila Anda berada di Jakarta, mereka memiliki gerai di beberapa mal. Saya tak hafal di mana saja. Dua yang saya ingat di Ratu Plaza dan ITC Roxy Mas.

    1. Pak Elvin Pras,

      Produk MiLi harganya memang selalu premium. Kabel charger saja bisa menembus Rp 200 ribu. Namun, memang sepadan dengan kualitas dan daya tahannya sih.

      Ups… lupa satu hal. MiLi dibuat di Tiongkok.

  3. boleh minta pendapatx ko? klo dibandingkan vivan lbh recomended mana? secara garansi vivan berani ksh garansi setahun. mksh…

    1. Pak Budi,

      Wah, ya jelas saya memilih MiLi. Kelasnya berbeda. MiLi itu kelas premium dan internasional. Lawannya merek seperti Energizer dan Sony.

      Kalau Vivan merek lokal dan tergolong menengah. Tahukah Anda kalau saat melakukan klaim garansi power bank Vivan konsumen harus membawa semua kelengkapan? Termasuk kardus, kartu garansi, semua kabel, dll? Satu saja tidak ada, biasanya klaim garansi akan ditolak.

  4. Terima kasih atas responnya pak.
    dan disini saya juga ingin meminta pendapat Pak Herry, “Ada seorang teman saya yang mau membeli power bank dengan merek apa saja. lalu teman itu bertanya kepada saya kira-kira power bank merek apa yang rekomended, teman saya merek apa saja mau, dengan kapasitas antara 7800 s/d 18000ma. karena pengetahuan saya akan merek-merek power bank yang beredar saat ini kurang update. maka saya coba merekomendasikan beberapa merek, antara lain :
    DelCell P78, DelCell P180;MiLi Power Crystal I, MiLi Power Crystal II, MiLi Power Passion I, MiLi Power Passion II;Sony, Energizer”
    dan menurut Pak Herry apakah saya sudah tepat memberikan merek-merek tersebut diatas sebagai rekomendasi?
    Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas perhatiannya.

    1. Pak Deny Yen Martin Rahman,

      Maaf baru bisa membalas pertanyaan pada hari ini alias dua hari setelah pertanyaan dikirimkan.

      Rekomendasi yang Anda berikan sebenarnya sudah tepat. Namun, ada dua hal yang perlu diketahui lebih lanjut.

      1. Sebagian tipe power bank yang disebutkan kini sudah diskontinyu.

      2. Saya belum mengetahui anggaran maksimal teman Anda. Kalau anggarannya terbatas, power bank merek MiLi, Energizer, dan Sony mungkin akan dinilai terlalu mahal.

  5. Pak Herry, maaf OOT dari artikel diatas, hehehe.
    Saya mau tanya, Pak. Menurut Bapak, antara SONY XPERIA T2 ultra dengan SONY XPERIA C3 mana yang lebih baik untuk saya beli.
    Terimakasih

    1. Pak Djarot,

      Saya belum pernah menguji pakai Xperia T2 Ultra. Jadi, tak tahu lebih bagus mana dibandingkan Xperia C3.

  6. Wah penampilan Mili Passion 2 lebih menggoda, hehehehe… ada harga ada rupa memang… Kalau saya masih pake Mi Power Bank 😀

  7. kl mili sama xiaomi powerbank masih worth mili pak? yg 16000mahnya aja lbh murah dr passion I. yg 5600mah keknya masih stock hehe

    1. Pak Amunes,

      Kalau yang dibandingkan sama-sama harga resmi, ya Xiaomi yang jadi jawara. Lha harga resminya ajaib banget. Murah meriah bagus.

  8. sekali lagi saya mengucapkan terima kasih pak. dan untuk anggaran yang tersedia 500 ribu s/d 2 juta. karena teman saya untuk penggunaan jangka panjang. karena merasa kapok dengan harga power bank dibawah 300 ribuan.

    1. Pak Deny Yen Martin Rahman,

      Dengan anggaran sebesar itu, ada banyak sekali pilihan.

      Apakah teman Anda juga rutin memakai laptop kala beraktivitas di luar kantor/rumah? Kalau iya, sekalian membeli power bank yang bisa untuk laptop saja. Boleh coba MiLi Power King yang kapasitas baterainya 18.000 mAh. Harga baru sekitar Rp 1,7 juta.

  9. Pernah pesan power bank mi, trus dibayarin sama temen yang pake xiaomi. Akhirnya cuma sempet pinjam, arus pengisiannya ok. Punya dellcell tapi kayaknya ga sebagus mi,makanya kemaren pengen MiLi pak herry.

    1. Pak Priyo,

      Oh iya. Orang Delcell sendiri mengakui kalau di kelas yang sama, power bank Xiaomi lebih bagus daripada miliknya.

  10. Teman saya ini orangnya sering jobtraveling, setelah saya sampaikan tentang pendapat Pak Herry tentang pertanyaan saya beberapa waktu yang lalu, teman saya senang mendengarnya. dan teman saya ini sepertinya ingin memilih MiLi Power King. tapi kira-kira jika dibandingkan dengan Energizer menurut Pak Herry lebih unggul yang mana? baik dari sisi kinerjanya pada saat proses pengisiannya pada Smartphone/Tablet/NotBook/NetBook, build in qualitynya, serta layanan purna jualnya.

    1. Pak Deny Yen Martin Rahman,

      Kinerja sih boleh dibilang berimbang. Layanan purna jual juga setara.

      Khusus MiLi yang di kardus atau bodi produknya dilengkapi stiker hologram bertuliskan Delcell, layanan purna jualnya (dalam hal ini klaim garansi) lebih bagus daripada Energizer.

  11. Ko herry

    Ada saran merk charger yg outputnya 1,5A ga? Yg bagus & harga nya ga mahal.
    Mau dipake buat charge powerbank delcell turbo. Kl pake charger bawaannya hape acer z4, kok lama banget…
    Mau beli charger delcell 4port, tp outputnya cuma 1A.

    1. Pak @halloarie,

      Oh ok. Saya belum pernah coba yang itu.

      Kalau begitu, ya beli Quad Charger yang saya ceritakan itu saja lho. Untuk nge-charge power bank, gunakan output yang 2A.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *